Pos-pos oleh Ahmad Elqorni

Strategi bercerita pada anak


  • 9786025448263_Strategi-Bercerita-Kepada-Anak__w414_hautoPenulis            : Wahyu Madya Gunawan
  • Editor               : Odilia Melisa
  • Layout             : Rustam Setting
  • Desain Cover  : Ndaru
  • penerbitkan     : C-Klik Media
  • tahun  : 2018

A. Anak-Anak Yang Menakjubkan

Seringkali kita melihat betapa marahnya para orang tua kepada anak-anaknya hanya karena apa yang dilakukan anak tidak sesuai dengan apa yang diinginkan orang tua. Sering pula kita saksikan betapa jengkelnya para orang tua mendapati anak-anaknya tidak menuruti perintah yang di berikan. Para orang tua juga sering di buat kesal akibat ulah anak-anaknya yang memebuat berantakan isi kamar dengan mainannya. Padahal hal itu adalah hal yang lazim yang kita temui di dalam dinamika dunia anak. Di sisi lain, para orang tua juga sering di buat takjub dengan aksi anak-anak yang berbicara kepada mainannya, dan bertingkah leku seperti tokoh tertentu yang mereka suka. Seolah-olah mereka mempunyai dunianya sendiri yang tidak dapat kita masuki.

Banyak sekali hal yang menakjubkan pada diri anak yang selama ini jarang kita perhatikan. Salah satunya dimana saat mereka memanipulasi benda yang ada disekitarnya menjadi seperti teman yang nyata dalam benak mereka. Manipulasi semacam ini sering terjadi kepada mereka yang relative tidak memiliki banyak teman, jadi mereka membuat teman imajiner yang berasal dari mainan-mainan kesukaan mereka dan memberikan nama-nama kepada mainan tersebut. Hal ini sering terjadi kepada semua anak yang tidak mendapatkan teman yang didambakannya di dunia nyata, sehingga mereka menciptakan teman imajiner yang sesuai dengan apa yang mereka dambakan.

Jadi, ketika kita melihat kamar anak kita berantakan dan berbicara dengan mainannya yang di anggap sebagai teman imajinernya, kita tididak perlu marah dan menyuruh mereka membereskannya. Karena hal ini merupakan salah satu proses pengembangan sifat simpati dan empati anak dalam lingkungan pergaulan mereka. Dengan demikian, sosok teman imajiner bagi anak-anak kita adalah teman nyata mereka. Hal lain yang menakjubkan lagi adalah sifat mereka yang cenderung meniru perilaku orang tertentu dan situasi tertentu. Kita tidak perlu merisaukan tentang perilaku ini, karena periaku ini cenderung menghilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia.

Pada perkembangan berikutnya, anak-anak akan berusaha menciptakan tokoh dan jenis permainannya sendiri (produktif) dengan mainannya yang dapat menimbulkan kesenangan tersendiri untuk mereka. Lalu, mereka memberikan kekuatan kepda salah satu maianan kesukaannya untuk melibas habis maianan yang lainnya. Ini adalah ekspresi egosentrisnya yang tidak terima diperlakukan kasar atau tidak adil oleh orang lain atau orang tuanya.

Pada umumnya, anak-anak lebih memenuhi keinginan mereka sendiri di bandingkan kepada orang lain, disinilah sifat egosentris lebih dominan, dimana mereka tidak perduli dengan perasaan orang lain, dan lebih sukaperduli dengan kebutuhannya diri sendiri. Sisi lain yang menakjubkan pada diri anak adalah kecendrungannya melamunkan sesuatu untuk menyesuaikan diri dengan kehidupannya. Biasanya lamunan itu tentang tokoh pahlawan yang punya kekuatan super namun memiliki keterbatasan fisik.

Pada perkembangan berikutnya, di masa puber, anak-anak yang rendah diri karena masalah fisik yang kurang sempurna dan merasa bodoh akan semakin memuja tokoh-tokoh pahlawan.Anak-anak kita memang menakjubkan, terutama saat memasuki yahap peniruan-peniruan mencari jati diri pertamanya. Namun, ketika mereka sudah menemukan peniruan untuk jati dirinya, lalu ada yang mengejeknya dengan peniruan tersebut, maka ia akan mengurungkan keinginannya dan mencari tokoh lain yang bisa diterima teman pergaulannya. Akan tetapi, identifikasi pencarian jati diri itu akan terus berkembang, dan konsep diri pun akan cepat berubah.

  • Fantasi yang memesona

Kita pernah menyaksikan anak-anak kita menyusun permainannya sendiri dengan property seadanya, untuk memerankan tokoh kesukaan mereka. Bagi mereka semua benda yang ada di sekitar bisa saja di jadikan mainan. Membuat yang tidak ada menjadi ada. Hal ini bisa disebut sebuah fantasi. Begitu pentingnya fantasi dalam kehidupan anak, sehingga begitu perlunya upaya membangkitkan dan mengembangkan fantasinya. Fantasi, imajinasi, dan kreativitas memang bagian yang tak bisa lepas dari kehidupan anak dan sangat dibutuhkan bagi perkembangan jiwanya. Bila fantasi anak tidak bisa dikendalikan, maka fantasi itu akan berkembang menjadi fantasi yang liar. Hal ini akan merugikan bagi anak karena akan menghantui kondisi psikis mereka.

Dengan demikian daya fantasi dan imajinasi anak yang meruopakan bagian dari kognasi, ikut berperan serta dalam menentukan kekuatan jiwa anak. Fantasi pada anak juga berkaitan dengan intelegensi atau kecerdasan yang dimilikinya. Namun nyatanya, timgkat kecerdasan yang dimiliki setiap anak berbeda-beda. Banyak orang tua yang terjebak dalam mengambil keputusan yang salah, akibat tergesa-gesa mengambil keputusan tentang potensi kecerdasan anak mereka. Akibatnya, terjadi pemaksaan yang berdampak buruk kepada  kepribadian anak mereka.

  • Kecerdasan yang Memukau

Betapa terenyuhnya hati kita ketika melihat orang tua atau guru memarahi anak-anak yang tampaknya sedang tidak memperhatikan pelajaran yang sedang di berikan. Apalagi ketika tahu penyebab kemarahannya hanya berdasarkan nilai raport anak yang jelek. Memang pada dasarnya setiap anak memiliki kapasitas dalam semua kecerdasan yang berfungsi bersamaan tetapi dengan cara yang berbeda. Namun, ada pula yang memiliki kekurangan hampir pada semua jenis kecerdasan itu seperti pada anak-anak dengan keterbelakangan mental.

Pada umumnya, kecerdasan-kecerdasan ini bisa dikembangkan sampai batas yang memadai atau sampai pada tingkat tertinggi. Hanya saja hal ini sangat bergantung kepada perkembangan jiwanya.

  • Emosional yang Unik

Kita pernah mendapati berbagai penolakan anak atas apa yang kita berikan kepadanya. Itu karena anak adalah sosok individu yang utuh, dimana ia juga memiliki kemauan untuk mengekspresikan dirinya. Namun reaksi anak-anak bermacam-macam, tergantung apa yang kita berikan kepada mereka, terutama yang berbentuk reaksi penolakan. Bila reaksinya ekstrim, kita biasa menyebutnya reaksi emosianal. Reaksi anak-anak sering di ekspresikan melalu gerakan mimik dan pantomimik . Namun tingkat emosional yang ada pada anak berbeda-beda. Jadi, walaupun mereka adalah saudara sekandung, mereka bisa memberikan reaksi yang berbeda jika di berikan suatu cerita yang sama.

  • Temperamen yang Majemuk

Bisa kita bayangkan betapa sulitnya kita memberikan pembelajaran melalui cerita kepada anak yang memiliki temperamen yang berbeda-beda. Walaupun tipologi salah satu dari sekian banyak upaya mengenali jati diri anak dan tidak bersifat mutlak, namun mengenali anak-anak dari pola perilaku yang tampak secara lahiriah, tidaklah buruk.

  • Kecerdasan yang Memukau

Kita sering menyebut bahwa anak itu sangat berminat pada apa yang begitu menarik perhatiannya.minat anak adalah sumber motivasi yang mendorong ana melakukan apa yang mereka inginkan. Minat dan bakat anak berkaitan erat. Hanya saja kalau minat mudah diketahui dari perilaku lahiriah sang anak dan kecenderungan  terhadap sesuatu. Sedangkan bakat bersifat herediter. Bakat merupakan satu keahlian atau kecakapan khusus yang di bawa sejak lahir.

B.Cerita Anak-Anak Yang Memukau Perhatian

Yang di maksud disini adalah cerita yang materinya disusun dengan kebutuhan dan perkembangan jiwa anak, dan memang di tujukan untuk konsumsi anak, walaupun tidak menutup kemungkinan para pelaku cerita itu adalah orang dewasa. Anak-anak sebenarnya sangan dimanjakan oleh banyaknya cerita dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan jiwanya, baik dari ranah tanah air sendiri maupun dari luar negeri.

Semua orang tua tahu bahwa cerita sangat penting bagi anak-anak, sayangnya tidak semua dari kita bisa memahami seberapa pentingnya cerita iru dapat mempengaruhi perkembangan kejiwaan anak.

Hal ini buka berearti dengan cara bercerita kita bisa mengubah karakter anak. Namun, setidaknya kita berharap cerita-cerita yang kita sampaikan mempunyai potensiuuntuk mempakaya jiwa anak

  • Fungsi Cerita yang Menjanjikan

Keberadaan cerita merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan dunia anak. Bagi anak, mendengarkan cerita tidak sama dengan orang dewasa yang tengah menonton film. Artinya, cerita film adalah cerita film, yang tidak ada kaitannya dengan kehidupan pribadi penontonnya sehari-hari. Seperti yang kita ketahui kejiwaan anak-anak pra sekolah sampai usia sekolah dasar (4-10 tahun), sangat menarik perhatian perkembangan yang sangat cepat dimulai dari masa kanak-kanak sampai masa prasekolah.

Demikian juga pada masa-masa awal di sekolah dasar (6-8 tahun), dimana ia masih begitu dikuasai imajinasi yang hebat, dan gandrung dengan fantasi-fantasi yang memukau, serta sering menjadikan cerita itu sebagai bagian dari kehidupannya. Bahkan pada masa-masa akhir sekolah dasar (9-11 tahun), di mana kesadarannya akan realitas sosial semaki baik, ia juga masih merasa menjadi pelaku utama pada setiap cerita yang dibaca atau didengarnya, terutama untuk peran protagonist.

  • Karakter yang Tak Terlupakan

Selain memiliki tema yang sederhana, cerita anak-anak mempunyai karakter yang kuat dan konsisten, sehingga kepribadian tokoh tersebut melekat erat secara permanen dalam kegiatan anak-anak.Cerita-cerita binatang (fabel) ini sangat sesuai untuk anak-anak pra sekolah dasar (4-5 tahun) yang memang dalam relasi sosialnya masih begitu sederhana.

C. Strategi Bercerita yang Mengasyikkan

Agar kita bisa mencapai tujuan penceritaan yang kita inginkan, diperlukan satu factor lagi, yaitu strategi penceritaan. Strategi ini berkaitan dengan ‘cara’ bagaimana sebuah cerita itu bisa disampaikan dengan tepat sasaran. Dengan kata lain, mengenal jati diri anak, mengenal matericerita yang dibutuhkan anak, dan mempunyai strategi yang tepat untuk menyampaikannya pada anak.

  • Tujuan yang Didambakan

Saat kita dibuat kesal oleh perilaku anak-anak yang acuh tak acuh dan sibuk dengan mainannya sendiri padahal kida sedang menyampaikan cerita, kita tak perlu tergesa-gesa bertindak memarahinya atau memaksanya untuk mendengarkannya.

Ada empat tujuan yang bisa kita lakukan dalam proses penyampaian

  1. Menanamkan Budi Pekerti
  2. Mengurangi Ketegangan
  3. Memperbaiki Sikap
  4. Menumbuhkan Motivasi
  • Pendekatan yang Menyenangkan

Sebelum kita mulai bercerita, kita harus memastikan dulu bahwa pendekatan yang kita pergunakan sudah benar. Berikut adalah beberapa pendekatan.

  1. Suasana Hati. Pastikan Suasan Hati Sang Anak Sedang Dalam Kondisi Baik Untuk Mendengarkan Cerita Kita.
  2. Waktu Yang Tepat. Pastikan Kita Bercerita Kepada Anak Di Waktu Yang Tepat.
  3. Usia Yang Ideal. Pastikan Cerita Yang Akan Kita Ceritakan Sesuai Dengan Usia Anak Kita.
  4. Jenis Kelamin. Pastikan Apa Yang Akan Kita Ceritakan Sesuai Dengan Jenis Kelamin Anak Kita.
  5. Lingkungan Dan Kultur Budaya. Pastikan Cerita Yang Akan Kita Ceritakan Berlatar Lingkungan Yang Baik Dan Mempunyai Kultur Budaya Yang Baik.
  6. Sifat Layanan. Pastikan Kita Bisa Memberikan Cerita Yang Baik Dari Pelayanan Atau Penyampaian Cerita

Daftar situs pencarian jurnal ilmiah


1. E-resources.perpusnas.go.ig

Situs web Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) ini sudah menjadi langganan akademisi untuk berburu jurnal. Untuk cara masuknya, anda harus menjadi anggota perpus secara online supaya bisa mengakses dimanapun.

2. LIPI.go.id

Ini dia referensi untuk kamu yang suka pusing baca jurnal Bahasa Inggris. LIPI atau Lembaga Imu Pengetahuan Indonesia merupakan lembaga pemerintah non kementerian tapi koordinatormya adalah Kemenristekdikti. Hampir semua jurnal disini bisa diunduh gratis dan berbahasa Indonesia.

3. ijern.com

International Journal of Education and Research mereview jurnal penelitian yang diterbitkan oleh Kontemporer Research Center (CRC Publications). Situs ini adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa berbagi ilmu pengetahuan.

4. doaj.org

Directory of Open Access Journal (DOAJ)
Direktori khusus untuk jurnal berstatus open access, menyediakan fasilitas pencarian link menuju laman jurnal internasional gratis. Tinggal ketik saja jurnal yang dikehendaki, doaj.org akan memberikan jurnal lewat data yang dimiliki.

5. sciencedirect.com

Yang ini adalah situs penyedia artikel, jurnal, dan buku. Meskipun ada yang berbayar, tapi yang gratis bisa dicari pada bagian open access.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah yang Benar dan Baik

6. Researchgate.net

Ini adalah situs tempat berkumpulnya komunitas online peneliti, peneliti bisa mengupload jurnal atau saling request jurnal secara gratis. Untuk mendaftar menggunakan email institusi atau kampus. Kamu bisa ke IPTIK atau ICT kampus masing-masing untuk meminta email student atau email khusus mahasiswa

7. Google Scholar

Seperti mesin pencari pada umumnya, hanya saja dikhususkan untuk jurnal ilmiah maupun skripsi. Tinggal ketik scholar.google.com dan cari kata kunci yang sesuai dengan yang kamu inginkan.

8. Freefullpdf.com

Pencarian khusus untuk menemukan paper atau publikasi.

9. libgen.org

Library Genesis menyediakan jurnal lama sampai baru, bisa diakses secara gratis juga lho. Tetapi situs ini ilegal, kata teman-teman.

(bersambung)

Mengenal Roadmap (Peta jalan) penelitian


Peta jalan penelitian memberikan gambaran yang jelas tentang sPETA+JALAN+(ROADMAP)+PENELITIANtatus kegiatan yang diusulkan oleh ketua tim, terhadap hasil kegiatan sebelumnya (dari pustaka dan karya sendiri) dan terhadap kemungkinan pengembangan kegiatan tersebut di masa depan dan diakhiri dengan tujuan yang ingin dicapai.  Rekam jejak kerjasama penelitian yang sudah berlangsung selama ini dan hasilnya (bila sudah ada) serta peta jalan (road map) penelitian kerjasama tersebut secara garis besar.

A.Definisi Roadmap .

Peta pemikiran dan hasil penelitian yang ada terkait tema penelitian (jurnal) (state of the art), hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti sebelumnya dan posisinya dalam peta pemikiran, rencana pengembangan luaran ke depan, rencana dan tahapan riset yang akan dialakukan mendukung luaran yang akan dicapai

B. Isi dari Roadmap Penelitian.

Roadmap mencakup kegiatan penelitian yang telah dilakukan pengusul beberapa tahun sebelumnya dalam topik ini, penelitian yang direncanakan dalam usulan ini, serta rencana arah penelitian setelah kegiatan yang diusulkan ini selesai. Road map penelitian atau peta jalan penelitian memiliki tiga komponen penting yang harus saling terkait satu dengan yang lainnya.  Ketiga komponen tersebut adalah:

  1. Aktifitas penelitian yang telah dilakukan,
  2. Aktifitas penelitian yang pada periode ini akan dilakukan, dan
  3. Aktifitas penelitian pada periode berikutnya yang akan menuntun seorang peneliti mencapai tujuan akhirnya.

Dengan demikian jelas bahwa peta jalan akan dapat memperlihatkan keterkaitan antara aktifitas penelitian yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh seorang peneliti. sedangkan berdasarkan Standar kemenristekdikti tentang roadmap adalah :

  1. Mile stones kegiatan penelitian dalam ruang waktu tertentu (5-20 tahun) yang dilakukan oleh peneliti (mono disiplin) dan atau kelompok peneliti baik secara multidispliner atau intra/inter disiplin atau industri R&D
  2. Peta jalan R & D (Research & pengembangan), peta jalan teknologi dan peta jalan produk.
  3. Satu peta jalan penelitian dapat mencakup 3 bagian sekaligus: risetdasar (R & D), riset terapan (Teknologi) dan riset pengembangan (produk).
  4. Peta jalan sebaiknya ditampilkan sebagai bentuk grafik (sumbu x sebagai waktu, dan sumbu y (sumbu kegiatan penelitian) atau diagram fishbone. Atau bentuk lain diagram, dengan tujuan untuk memudahkan dalam visualisasi peta jalan
  5. Peta jalan penelitian bukan alur penelitian atau metoda
  6. Luaran (outcome) peta jalan dapat berupa hak Kekayaan intelektual (HKI)

Salah satu kekeliruan yang umum terjadi adalah pada saat seorang peneliti membangun road map penelitiannya maka seringkali yang diletakkan pada bagian penelitian terdahulu adalah milik peneliti lain. Hal ini kurang tepat, karena sepatutnya road map penelitian memang menggambarkan aktifitas perseorangan dari seorang peneliti. Road map penelitian dapat dibuat dalam berbagai bentuk diagram seperti misalnya fishbone diagram ataupun diagram dalam bentuk lainnya selama substansinya tetap tersampaikan.

C. Unsur-unsur dalam penyusunan roadmap.

Roadmap  harus menampilkan dalam rencana penelitian antara lain berhubungan dengan unsur-unsur :

  1. Data SDM, judul, fokus, tema/topik, luaran dan hilirisasi
  2. Proyeksi tantangan dan peluang swot
  3. Pemilihan keunggulan
  4. Proyeksi tahun dan tahapan
  5. Alokasi anggaran, sarana, dan organsiasi
  6. Penetapan tinjauan mutu

Demikianlah semoga bermanfaat bagi semua.

Ubahlah Semuanya Menjadi Peluang


Kesuksesan semata-mata hanya masalah keberuntungan, oleh karenanya hadapilah segala kemungkinan kegagalan. (Anonim)

Keberuntungan hanya mungkin terjadi bila persiapan mampu menangkap kesempatan. (Elmer Letterman)

Keberuntungan pastilah sesuatu yang berada pada tempat dan waktu yang tepat. Mungkin saja, ciri paling umum yang dapat ditemukan pada orang-orang beruntung adalah bahwa mereka memanfaatkan kesempatan yang mereka dapatkan. Keberuntungan bukan sesuatu yang harus Anda tunggu sambil santai, tetapi  harus diraih. Napoleon pemah berkata: Jangan  jendral-jenderal brilian, tetapi berilah saya jendaral—jenderal yang memiliki keberuntungan.”

William E. Heinecke, konglomerat yang menuliskan tips bisnisnya itu, pernah menyatakan, ”Saya cukup beruntung menapakkan kaki di Thailand di tahun 1960an yang penuh peluang. Kami sering mengingatkan kepada tim kami bahwa semakin keras kita bekerja, akan semakin banyak keberuntungan yang akan kita dapatkan. Nasib baik bisa datang dengan berbagai macam bentuk. Bisa lewat peningkatan kesempatan bisnis, orang yang Anda sewa, kontrak personal yang Anda buat serta kesehatan yang Anda nikmati.”

Sebagai pendatang di Negeri Gajah Putih, Heinecke merasa keberuntungannya juga berkat pertemanannya yang kental dan luas di Thailand, hal yang berat ia tingalkan. Untuk itu, ia tak ragu-ragu menolak nasihat orangtuanya untuk meninggalkan Thailand. Ayahnya, seorang koresponden Voice of Amerika, berwawasan luas mengenai masalah-masalah dunia, mengatakan,” Nak, carilah keberuntunganmu di Pilipina atau Iran. Di Thailand tempat yang tidak menjanjikan untuk bisnis.” Heinecke ”bandel” karena yakin, sahabat-sahabat Thai-nya turut berperan penting mem-back up sukses bisnisnya. Apa yang ia dapat?

Kata-kata ayahnya, tak berlaku lagi. Memang, saat 1960-an, gagasan sang ayah masuk akal, karena Thailand saat itu merupakan salah satu negara miskin. Di bawah kepemimpinan Shah dan juga Ferdinand Marcos, ekonomi Iran dan Philipina lebih stabil. Heinecke sendiri, dibesarkan di Asia. Philipina, memang lebih prospektif, persis nasihat ayahnya. Secara ekonomi, Philipina berada di atas Thailand dan karena kehadiran tentara pertahanan Amerika maka ada banyak pengaruh baru di tengah masyarakat  Thailand. Di mata Heinecke, ada elemen keberuntungan di dalamnya. Heinecke, adalah pelajaran sukses entrepreneurship dengan pertemanan luas yang terawat baik.

Menyembuhkan masalah depresi


MEMAHAMI MASALAH ANDA

Ada empat kasus dengan permasalahan mengenai depresi. Ben yang depresi karena tidak ingin menjadi tua, Marissa yang mudah marah dan tidak bias mengontrol diri, Vic yang merasa dirinya tidak berharga, dan Linda yang selalu mengalami kecemasan. Untuk memahami masalah-masalah mereka, para ahli terapi mereka melakukan hal yang sama yaitu mengajukan pertanyaan-pertanyaan dengan lima aspek kehidupan: 1) Pikiran(Keyakinan, bayangan, kenangan), 2) suasana hati, 3) perilaku, 4) reaksi fisik, dan 5) lingkungan(yang dulu maupun yang saat ini).  Setelah memberikan pertanyaan-pertanyaan tersebut, para pasien yang mengalami depresi jadi mengetahui apa yang menyebabkan mereka depresi, selain itu ahli terapi pun jadi mengetahui apa tindakan yang harus dilakukannya.

Lima aspek yang telah disebutkan tersebut lebih dikenal dengan lima komponen untuk setiap yang masalah yang saling berpengaruh dan berkaitan satu sama lain. Dan jika sedikit saja perubahan terjadi pada salah satu dari lima komponen tersebut dapat menyebakan perubahan pada komponen yang lainnya. Jika terjadi perubahan maka dapat menimbulkan stres, dengan mengetahui ada perubahan yang terjadi dalam pikiran, kita bisa menciptakan peningkatan yang positif yang dapat berlangsung lama.

YANG PENTING ADALAH PEMIKIRAN

Pemikiran membantu menentukan suasana hati yang kita alami. Selain itu pemikiran juga memengaruhi bagaimana kita berperilaku, apa yang akan kita lakukan dan yang tidak akan kita lakukan, dan kualitas kinerja kita. Bahkan respon biologis kita pun dipengaruhi oleh pemikiran dan keyakinan. Karena pada bab ini kita belajar bagaimana pemikiran memengaruhi suasana hati yang kita alami, tentu kita bertanya-tanya mengapa sebagian orang cenderung memiliki pemikiran dan suasana hati tertentu, hal ini bisa dikarenakan faktor biologis atau genetis, tetapi sebenarnya pengaruh faktor lingkungan juga membantu menentukan sikap, keyakinan, dan pemikiran yang berkembang selama masa kanak-kanak dan sering terus berlangsung hingga masa dewasa.

Mengubah cara berfikir kita agar merasa lebih baik bisa diidentifikasikan dan mengubah pemikiran merupakan bagian penting dari terapi kognitif. Terapi ini bisa membantu kita melihat semua informasi yang tersedia, jadi bukan semata-mata hanya pemikiran positif saja. Meskipun perubahan pemikiran sering kali sangat penting, banyak persoalan memerlukan perubahan perilaku, fungsi fisik, dan lingkungan.

MENGIDENTIFIKASI DAN MEMERINGKAT SUASANA HATI

Suasana hati yang kuat akan menunjukkan bahwa sesuatu yang penting sedang terjadi dalam hidup kita. Biasanya, suasana hati bisa digambarkan dalam satu kata, misalnya senang. Dengan mengidentifikasi suasana hati tertentu bisa membantu kita nenentukan dan mencatat tujuan, serta membuat kita mampu memilih intervensi yang dimaksudkan untuk mengurangi suasana hati tertentu. Tetapi penting sekali untuk bisa membedakan antara situasi, suasana hati dan pemikiran karena ketiganya merupakan hal yang berbeda. Di samping mengidentifikasi suasana hati, penting juga untuk belajar memeringkat intensitas suasana hati yang sedang kita alami. Dengan memeringkat suasana hati kita, membuat kita mampu mengevaluasi kekuatan dan catatan fluktuasi reaksi emosi kita. Mengidentifikasi dan memeringkat suasana hati merupaka  keterampilan yang penting. Semakin kita mengetahui suasana hati, semakin mudah bagi kita untuk mengenali dan memberinya nama.

SITUASI, SUASANA HATI, DAN PEMIKIRAN

Dengan catatan pemikiran, membantu kita mengembangkan seperangkat keterampilan yang bisa memperbaiki suasana hati dan hubungan kita, dan juga menyebabkan terjadinya perubahan perilaku yang positif. Tiga kolom dari catatan pemikiran membedakan satu situasi dari perasaan dan pemikiran yang kita miliki dalam situasi tersebut. Selain itu, catatan pemikiran juga berisi daftar bukti, baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung pemikiran yang kita identifikasi.Dari catatan pemikiran, kita diberikan peluang untuk mengembangkan cara-cara berfikir yang baru yang bisa membuat kita merasa lebih baik. Seperti halnya dalam mengembangkan setiap keterampilan baru, kita harus banyak berlatih mengisi banyak catatan pemikiran sebelum mencapai hasil yang konsisten.

PEMIKIRAN OTOMATIS

Pemikiran otomatis adalah pemikiran yang muncul dibenak kita secara spontan pada suatu saat tertentu dalam sehari. Pemikirian otomatis selalu ada setiap kali kita memiliki suasana hati yang kuat, karena pemikiran otomatis merupakan kunci untuk memahami reaksi emosional kita. Pemikiran otomatis ini bisa berupa kata-kata, bayangan, atau memori. Kita juga bisa mengidentifikasi pemikiran otomatis. Untuk mengidentifikasinya, perhatikan apa yang terlintas dalam benak Anda ketika Anda memiliki suasana hati tertentu yang kuat. Mengidentifikasi pemikiran otomatis kita merupakan satu langkah penting untuk merasa lebih baik dan mengatasi masalah dengan lebih baik. Selain itu ada juga yang disebut dengan pemikiran panas. Pemikiran panas ini juga merupakan pemikiran otomatis hanya saja mengandung muatan emosional yang paling kuat.

DIMANAKAH BUKTI ITU?

Saat kita memiliki pemikiran otomatis negatif, biasanya kita berpegang pada data yang menegaskan kesimpulan kita. Tetapi meskipun begitu, penting sekali untuk mempertimbangkan pemikiran panas kita juga sebagai hipotesis atau kesimpulan. Dengan mengumpulkan bukti yang mendukung atau tidak mendukung pemikiran panas kita, bisa membantu mengklarifikasi pemikiran kita dan bisa mengurangi intensitas suasana hati yang menimbulkan stres. Bukti-bukti tersebut terdiri atas data, informasi, dan fakta bukan interpretasi. Penting sekali untuk menuliskan semua bukti yang menunjukkan bahwa pemikiran panas kita ini tidaklah 100% benar. Dengan mempertimbangkan informasi yang tidak sesuai dengan pemikiran panas kita, hal ini bisa membantu kita agar merasa lebih baik.

PEMIKIRAN ALTERNATIF ATAU SEIMBANG

Pada Catatan Pemikiran kolom 6, terdapat “Pemikiran Alternatif atau Seimbang”, kolom ini merupakan ringkasan bukti-bukti penting yang dikumpulkan dan ditulis pada kolom 4 (Bukti yang mendukung pemikiran panas) dan kolom 5(Bukti yang tidak mendukung pemikiran panas). Jika bukti pada kolom 4 dan 5 tidak mendukung pemikiran panas awal, tuliskan pandangan alternatif pada kolom 6. Dan jika hanya sedikit yang mendukung pemikiran panas awal, maka tuliskan pemikiran seimbang yang merupakan ringkasan, baik yang mendukung maupun tidak memdukung pemikiran awal. Pemikiran alternatif atau seimbang bukanlah semata-mata pemikiran positif atau rasionalisasi. Justru kebalikannya, semua itu mencermikankan makna baru dari berbagai situasi yang ada berdasarkan semua bukti yang ada. Perubahan respons emosional terhadap suatu situasi sering kali berkaitan dengan besarnya tingkat kepercayaan kita pada pemikiran alternarif atau seimbang yang kita tuliskan.

Semakin banyak Catatan Pemikiran yang kita isi, akan semakin mudah bagi kita untuk berfikir secara fleksibel tentang berbagai macam situasi dan mulai mempertimbangkan penjelasan alternatif atau seimbang berbagai peristiwa secara otomatis tanpa harus menuliskan bukti-bukti yang sudah ada.

EKSPERIMEN DAN RENCANA TINDAKAN

Pada awalnya mungkin kita tidak akan langsung percaya sepenuhnya pada pemikiran alternatif atau seimbang kita. Tapi kita bisa melakukan eksperimen untuk mengujinya, eksperimen ini bisamembantu meningkatkan keyakinan kita terhadap pemikiran baru. Saat kepercayaan kita pada pemikiran alternarif atau seimbang meningkat. Suasana hati kita yang semakin baik akan menjadi stabil. Tapi apabila eksperimen tadi tidak mendukung kepercayaan baru kita, kita bisa mempergunakan informasi ini untuk membangun berbagai keyakinan yang berbeda yang mencerminkan pengalaman kita. Lakukanlah eksperimen dalam langkah-langkah kecil agar mudah dilaksanakan, dari langkah kecil ini membantu kita membuat langkah-langkah besar kemudian. Selain itu, penting untuk mencatat eksperimen kita guna mengetahui hasilnya di kemudian hari. Sedangkan rencana tindakan bisa membantu kita mengatasi masalah yang telah kita antisipasi sebelumnya. Rencana tindakan haruslah spesifik, artinya mencakup rencana-rencana untuk mengatasi masalah yang mungkin timbul, menentukan waktu untuk mulai, dan mencatat kemajuan yang dicapai.

ASUMSI DAN KEYAKINAN INTI

Asumsi dan keyakinan inti merupakan akar pemikiran otomatis kita. Asumsi bisa dinyatakan dalam kalimat “Jika.. maka…,” sementara keyakinan inti merupakan pernyataan absolut atau mutlak. Asumsi dan keyakinan yang merusak bisa diperlemah pada saat asumsi baru bisa diidentifikasi dan diperkuat. Sedangkan keyakinan inti bisa diidentifikasi dengan mencari tema-tema dalam Catatan

Pemikiran dan/atau dengan teknik anak panah menurun. Keyakinan inti ini bisa tentang diri sendiri, orang lain, atau dunia. Agar keyakinan itu benar 100% atau tidak, bisa diuji dengan mencari berbagai bukti. keyakinan inti yang baru bisa diperkuat dengan mencatat berbagai pengalaman yang sesuai dengan keyakinan baru tersebut, memberi peringkat tingkat kepercayaan baru kita, melakukan eksperimen untuk mengujinya, lalu melakukan uji historis pada keyakinan baru tersebut. Keyakinan inti sering kali berubah dengan sangat lambat, tetapi lama-lama akan menjadi kuat dan lebih stabil juga memberikan pengaruh yang kuat terhadap cara berfikir dan berperilaku kita serta pada perasaan kita.

MEMAHAMI DEPRESI

Depresi tidak hanya menggambarkan suasana hati, tetapi juga meliputi perubahan dalam pemikiran, perilaku, dan biologis kita. Inventaris Depresi Manajemen Pikiran bisa digunakan untuk memeringkat gejala-gejala depresi. Skor mingguan dalam inventaris tersebut bisa dituliskan untuk mencatat berbagai perubahan depresi. Belajar untuk mengubah cara berfikir kita merupakan fokus utama terapi kognitif terhadap depresi. Sebenarnya pengobatan juga bisa membantu, terutama untukorang yang mengalami depresi yang intens atau depresi jangka panjang. Jangan lupa untuk memeringkat suasana hati kita selama melakukan berbagai aktifitas, tuliskan pada jadwal mingguan. Hal tersebut dapat membantu kita menemukan hubungan antara perilaku dan depresi. Selain itu, melakukan analisis Jadwal Aktifitas Mingguan bisa menunjukkan perubahan perilaku untuk membantu kita merasa lebih baik. Dengan melakukan berbagai aktifitas menyenangkan yang membuat kita menyelesaikan sesuatu, membantu kita merasa lebih baik ketika kita sedang mengalami depresi.

MEMAHAMI KECEMASAN

Gangguan kecemasan ada beberapa, yaitu fobia, gangguan stres pascatrauma, obsesi, tekanan (compulsion), dan kecemasan secara umum.

Sedangkan gejala-gejala kecemasan, meliputi otot tegang, detak jantung cepat, pusing-pusing, menghindar, dan gugup. Lalu ada juga komponen kognitif kecemasan yangmeliputi persepsi terhadap bahaya, daya tahan yang rentan, atau ancaman.

Pemikiran yang menyertai kecemasan sering dimulai dengan “Bagaimana kalau…,” dan mengandung tema bahwa “sesuatu yang buruk akan terjadi”. Sebenarnya panik juga merupakan kecemasan, hanya saja panik merupakan kecemasan ekstrem yang disertai dengan misinterpretasi yang sifatnya kastatrofik terhadap sensasi fisik atau mental, misalnya”Aku mendapat serangan jantung,””Aku akan mati,” atau “Aku gila.”Kecemasan bisa dikurangi atau dihilangkan dengan restrukturisasi kognitif, latihan relaksasi, dan mengatasi kebiasaan menghindar.

MEMAHAMI KEMARAHAN, RASA BERSALAH DAN RASA MALU

Kemarahan ditandai oleh otot tegang, meningkatnya detak jantung, meningkatnya tekanan darah, dan sikap bertahan atau menyerang. Sedangkan komponen kognitif kemarahan meliputi persepsi karena diperlakukan tidak adil atau tidak semestinya atau menganggap orang lain berbahaya atau tidak adil. Kemarahan bisa berkisar mulai dari sedikit jengkel hingga sangat marah. Agardapat mengontrol kemarahan, ada metode-metode yang efektif untuk dilakukan, yaitu restrukturisasi kognitif, mempersiapkan diri untuk menghadap berbagai peristiwa yang beresiko tinggi membuat kita marah, imajinasi, mengenali tanda-tanda kemarahan sejak dini, mengambil waktu sejenak (timeout), latihan mengungkapkan isi hati dengan tegas,  dan terapi pasangan.

Rasa bersalah adalah saat kita merasa bersalah ketika kita percaya bahwa kita telah melakukan sesuatu yang salah. Rasa bersalah ini sering kali disertai oleh pemikiran yang mengandung kata-kata “mestinya” dan “harusnya”.

Sedangkan rasa malu meliputi persepsi bahwa kita telah melakukan kesalahan, bahwa kita perlu menyimpannya sebagai rahasia, dan bahwa apa yang pernah kita lakukan berarti sesuatu yang buruk tentang kita.

Rasa bersalah dan malu bisa dikurangi atau dihilangkan dengan cara menilai keseriusan tindakan-tindakan kita, menimbang tanggung jawab pribadi, mengakhiri sikap diam, memaafkandiri sendiri, dan membuat perbaikan.

SUMBERDennis Greenberger, Ph.D., Christine A.Padesky, Ph.D. (2004) Manajemen Pikiran: Metode Ampuh Menata Pikiran Untuk Mengatasi Despresi, Kemarahan, kecemasan, dan Perasaan Merusak Lainnya, Terj. Yosep Bambang Margono, Kaifa, Jakarta.

 “Revolusi Membuat Anak Candu Membaca”


A. Perkembangan Bahasa Bayi

Perkembangan Bahasa merupakan sebuah proses dari motoric otak kiri manusia. Kemampuan tersebut meliputi pengucapan kalimat, memahami pembicaraan orang, Kemampuan berhitung, dan menulis. Sedangkan fungsi otak kananmencangkup Bahasa nonverbal seperti penekanan dan irama, pengenalan situasi dan kondisi, pengendalian emosi, kesenian dan kreativitas.

Dalam perkembangannya, kedua otak anak akan mengalami spesialisasi. Kemudian, apa yang terjadi pada tahun pertama? Kemampuan anak akan mengalami perkembangan yang pesat. Namun, tahap itu harus tetap menjadi perhatian khusus bagi orang tua. Sebab tahapan itu dapat dijadikanparameter ada atau tidaknya gangguan perkembangan pada bayi.

Menjadi orang tua harus jeli terhadap segala perubahan pada anaknya. Perkembangan Bahasa dan bicara pada anak biasanya digambarkan sebagai berikut:

  1. Masa Preliguistik, 0-3 Bulan.

Pada periode ini, bayi belum bias menggabungkan elemen Bahasa, baik secara isi, bentuk, atau dari pemakaian Bahasa.

  1. Masa Transisi, 3-9 Bulan.

Salah satu perkembangan Bahasa utama milestone pada bayi ialah pengucapan kata kata pertama yang terjadi pada akhir tahun pertama.

  1. Masa Perkembangan Kosakata, 9-18 Bulan.

Inilah masa dimulainya produksi kalimat. Perkembangan komprehensif secara produksi kata-kata berlangsug cepat pada usia sekitar 18 bulan. Ia mulai dapat berbicara menggunakan kata kata yang tersimpan dalam memorinya.

  1. Masa Prasekolah, 18-36 bulan.

Pada masa ini, bayi akan memiliki mobilitas yang tinggi, sehingga mempunyai akses ke jaringan social yang lebih luas. Hal itu akan membuat perkembangan kognisinya menjadi semakin tajam. Anak mulai berpikir tentang konsep, jenis dan peristiwa.

Anda harus mengetahui tahap tahap perkembangan kemampuan bicara bayi. Sehingga, anda menjadi peka dan bisa secara menangkap pesan-pesan darinya.

Anda pun perlu mengetahui bahwa perkembangan Bahasa bayi dan tangisan pertama sampai mampu bertutur kata terbagi atas dua periode besar.  Periode linguistic terbagi dalam tiga fase besar, yaitu sebagai berikut:

  1. Fase Satu Kata atau Holofrase

Dalam fase ini, bayi menggunakan satu kata guna menyatakan pemikirannya yang kompleks, baik yang berupa keinginan maupun perasaan.

  1. Fase Lebih dari Satu Kata

Fase dua kata muncul ketika bayi berusia sekitar 18 bulan. Pada fase itu, ia sudah bisa membuat kalimat sederhana yang terdiri dari dua kata.

  1. Fase Diferensiasi

Periode ini berlangsung pada bayi yang berusia 2,5-5 tahun. Pada fase yang lain, saat usia bayi sekitar 15-18 bulan, perkembangan bahasanya menunjukan ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Tanggap terhadap kata-kata tanpa gerak
  2. Mulai ikut bernyanyi
  3. Menggerakan tangan
  4. Bayi berinteraksi dengan ucapan
  5. Orang tua mulai menyesuaikan diri

B. Perkembangan Bicara

Perkembangan awal bicara pada bayi biasa disebut dengan reflexive vocalization, yaitu terjadi pada usia 0-3 minggu. Pada tahap tersebut, bayi masih menyuarakan tangisan yang berupa reflex belaka atau tanpa disadari.

Tahap kedua ialah babbling, yaitu terjadi saat bayi berusia 3 minggu sampai 2 bulan. Sekarang, ia sudah mengeluarkan suara, tetapi terdengar tidak jelas.

Lalling merupakan tahap ketiga, terjadi pada bayi berusia sekitar 2-7 bulan. Saat tersebut, ia sudah dapat mendengar dan mengulang suku kata, seperti ba, pa, ma, mik dan sebagainya.

Saat berusia 10 bulan, Bayi dapat mendengar suara suara disekitarnya. Kemudian ia meniru suara suara yang terekam diotaknya menggunakan ekspresi wajah dan isyarat tangan.

Selanjutnya ialah tahap true speech atau berbicara dengan benar, terjadi pada bayi berusia 18 Bulan. Alhasil, ia akan lebih terampil berbicarih terampil berbicara pada umur 5-6 tahun.

Bayi merupakan “penyerap” yang konstruktif. Bayi mempelajari bBayi mempelajari Bahasa dan konsep-konsep pentingahasa dan konsep-konsep penting tanpa melalui pengajaran yang terencana sectanpa melalui pengajaran yang terencana secara khusus.

Setiap bayi memiliki perkembangan Bahasa lisan yang berbeda beda. Hal itu terjadi Karena muatan informasi yang dikumpulkan oleh setiap bayi berbeda.

Masing masing bayi belajar mendapatkan informasi yang tersedia dengan cara sendiri. Beberapa bayi berinteraksi degan dunia menggunakan sentuhan, sedangkan yang lain mungkin lebih bergantung pada pengelihatan dan pendengaran.

C. Perkembangan Awal Bahasa

Sebelum mampu berbicara, biasanya bayi memiliki kebiasaan mengeluarkan kebiasaan mengeluarkan suara suara yang bersifat sederhana, kemudian berkembang menjadi kompleks dan memiliki arti.

  1. Kematangan Fisiologis

Setiap bayi dibekali kemampuan berkomunikasi menggunakan Bahasa sejak dalam kandungan (innate). Tetapi, kemampuan ini tidak dapat langsung digunakan. Masih dibutuhkan sebuah proses perubahaan evolutive yang panjang, sampai seorang bayi bisa berbahasa kepada orang tua dan lingkungan sekitarnya.

2. Perkembangan system saraf dalam otak

Sistem perkembangan saraf pada janin pada masa prenatal tergolong sederana. Bahkan dapat dikatakan jika perkembangan yang dimaksud terjadi Bersamaan dengan pembentukan organ organ eksternal pada masa triwulan pertama. Menginjak akhir triwulan kedua proses perkembangan organ organ tubuh internal maupun ekstenal pada janin  berkembang pesat, yang salah satunya adalah otak.

Setelah berkembangan, otak mempu bekerja guna menerima rangsangan eksternal yang diberikan oleh lingkungannya.

Setiap rangsangan eksternal yang diterima akan menjadi bahan bahan jejak ingatan dalam otak janin. Janin akan merasakan getaran getaran sebagai tanda dirinya memperoleh perhatian dan kasih saying ketika orang tuanya memberikan rangsangan berupa cerita, nyanyian, atau Bahasa. Setelah lahir bayi yang pernah memperoleh pengalaman berkomunikasi dengan orang tuanya saat masih janin akan bekembang dengan baik.

D. Kesiapan anak dalam belajar membaca

Selama ini, teori psikologi perkembangan yang dimotori oleh Jean Piaget menjadi rujukan utama bagi kurikulum taman kanak kanak. Akibatnya, pelajaran membaca, menulis, dan berhitung secara tidak langsung dilarang diperkenalkan kepada anak dibawah usia 7 tahun. Sebab, Piaget beranggapan bahwa anak berusia dibawah 7 tahun dianggap belum mencapai fase oprasional konkret. Fase yang dimaksud ialah saat anak dianggap sudah bisa berfikir secara terstruktur.

Sehingga, calistung didefinisikan sebagai kegiatan yang memerlukan cara berpikir secara berpola. Hal inilah yang membuat calistung tidak cocok diajarkan kepada anak TK.

Banyak ahli yang menngeluarkan berbagai teori gna menemukan cara agar anak mendapatkan pelajaran membaca sejak dini, salah satunya Glenn Doman. Ia menjadi pelopor dalam pengembangan metode belajar membaca dan matematika pada anak sejak dini. Ia merupakan prndobrak dari teori yang dicetuskan oleh Piaget.

Doman bukan praktisi pendidikan. Ia adalah seorang bedah otak yang berhasil menyembukan orang-orang yang mengalami cedra otak lewat metode flash card. Ia membuat kartu berisi kata yang ditulis dedngan tinta berwarna merah pada karton tebal. Kartu-kartu tersebut ditampilkan dihadapan pasien dalam waktu cepat, hanya satu detik per kartu. Karena singkatnya waktu yang diberikan, maka akan membuat otak bereaksi terhadap kata yang ditampilkan.

Bagi sebagian orang, metode Falsh card dinilai mustahil. Sebab, bisa saja anak-anak telah menghafal kata-kata yang diperkenalkan

Sesuatu yang dilakukan doman tentu menghadirkan berbagai macam kritik, termasuk dari beberapa ahli psikologo. Hal itu dikarenakan metode flash card dianggap sebagai cara yang kurang rasional serta bisa merusak pembelajaran nalar dan logika. Metode flash card berbasis hafalan, sedangkan menurut para psikolog dan orang umum, kemampuan membaca harus diproses melalui tahapan-tahapanfonemik dan fonetiik. Anak terlebih dulu harus mengenal huruf dan mampu membedakan bunyi, sampai akhirnya bisa menggabungkan huruf-huruf tersebut menjadi sebuah kata.

E. Tahapan Perkembangan Kemampuan Membaca Anak

Pada saat mengajarkan calistung kepada anak TK atau prasekolah, guru wajib mengetahui kemampuan membaca pada anak. Menurut seorang pakar yang bernama Cochrane Efal, perkembangan dasar kemampuan membaca pada anak berusia 4-6 tahun berlangsung dalam lima tahap berikut:

  1. Fantasi

Tahap ini merupakan saat anak belajar menggunakan buku. Anak mulai berpikir tentang pentingnya sebuah buku.

  1. Pembentukan Konsep Diri

Anak sudah memposisikan diri sebagai pembaca dan mulai sibuk dalam kegiatan membaca atau “pura-pura membaca buku”. Orang tua wajib memberikan rangsangan dengan cara membacakan buku terhadap anak.

  1. Membaca gambar

Anak sudah menyadari tulisan yang tampak dan menemukan kata yang dikenal

  1. Pengenalan Bacaan

Pada tahap ini, anak sudah menggunakan tiga sistem isyarat, yaitu Graphoponic, semantik, dan sintaksis secara bersama-sama. Anak sudah tertarik pada bacaan dan mulai membaca tanda-tanda yang ada di lingkungan.

  1. Membaca Lancar

Ini merupakan masa pada anak yang dapat membaca berbagai jenis buku secara bebas. Adapun orang tua dan guru tetap wajib membacakan buku kepada anak.

F. Dinamika Kemampuan Membaca

Seorang pengamat pendidikan, Jeanne Chall, mengemukakan bahwa belajar membaca mencangkup rangkuman kecakapan yang dibangun pada keterampilan sebelumnya.Guna mencapai hal ini, ada lima tahap perkembangan kemampuan membaca. Berikut kelima tahapan tersebut:

  1. Tahap Dasar

Tahap dasr bermula saat anak mulai menguasai prasyarat membaca. Setelah masuk sekolah, anak bisa membedakan huruf dalam alfabet.

  1. Tahap 1

Ini merupakan tahun pertama sekolah. Pada masa tersebut, anak sedang belajar mengenai kemampuan “merekam” fonologi.

  1. Tahap 2

Selanjutnya, di kelas dua dan tiga, anak sudah membaca dengan fasih.

  1. Tahap 3

Pada tahamp tersebut anak sudah mendapatkan informasi dan materi tertulis.

  1. Tahap 4

Tahap ini bermula di sekolah tinggi, saat kemampuan baca yang fasih sudah dikuasai. Anak gampang memahami beragam materi bacaan dan menarik kesimpulan dari bacaan.

G. Kemampuan Membaca dan Perkembangan Daya Pikir

Ada istilah yang disebut phonemic awareness, ini merupakan salah satu kemampuan yang dapat dimiliki siapa pun. Sederhananya, merupakan pengetahuan tentang huruf yang dapat dipisahkan dari suara. Kemampun tersebut biasanya belum muncul pada anak usia prasekolah.

Selain itu ada juga istilah yang dikenal dengan nama phonologic recording. Istilah tersebut ialah kesadaran terhadap fonologis dalam kemampuan awal membaca. Aanak-anak diajarkan mendengar huruf, kemudian mencoba mencocokan antara huruf huruf dan suara.

Selain beberapa istilah tersebut, guna memperkenalkan membaca kepada anak, orang tua dan guru harus memahami apa dan bagaimana konsep membaca. Sebab membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi dalam otak manusia.

H. Cara mengajarkan Membaca Kepada Anak Usia Dini

Banyak pendekatan yang bisa dilakukan guna mengajarkan membaca kepada anak sejak usia dini. Selengkapnya sebagai berikut:

  1. Menitikberatkan pada Pemahaman Simbol atau Huruf.

Pendekatan ini dilakukan guna mengenalkan sistem simbol bunyi kepada anak sejak dini.Cara tersebut dapat dilakukan dengan cara memperkenalkan nama alfabet serta bunyinya. Proses yang akan berjalan dimulai huruf yang paling sederhana dan paling tinggi intensitas penggunaannya, seperti huruf vokal.

  1. Menekankan Belajae Membaca Kata dan Kalimat secara Utuh

Dengan pendekatan ini, anak diharapkan dapat mencari sendiri sitem huruf serta bunyi yang berlaku.

Singkat kata, orang tua hanya mengajarkan cara membaca, tanpa menjelaskan hukum-hukumnya.

  1. Cara membangkitkan Minat Baca pada Anak
  2. Banyak cara yang dapat ditempuh guna menumbuhkan serta membangkitkan minat baca pada anak, di antaranya adalah sebagai berikut:
  3. Semakin sering Anda membacakan cerita atau hal yang menarik, semakin sering pula anak belajar membaca.
  4. Biarkan anak menyaksikan serta memperhatikan cara kita membaca. Dengan sendirinya, ia akan berpikir bahwa kita menikmati buku.
  5. Ikut sertakan anak dalam kegiatan berbahasa yang berbeda-beda
  6. Berikan referensi tentang buku, majalah anak, serta gambar-gambaryang sesuai dengat minat dan kesukaan anak.
  7. Biasakan anak untuk pergi ke perpustakaan dan toko buku.
  8. Jika ada kesempatan, izinkan anak membaca bersama orang-orang yang lebih tua.
  9. Pujilah anak saat membaca, apalagi bila berhasil mengeja bacaanya. Sebab, pada umumnya semua anak suka dipuji.

I. Berbagi Metode Guna Mengajarkan Anak membaca

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli, diketahui bahwa meningkatkan kecerdasan anak bisa dilakukan sejak dalam kandungan. Selama proseskehamilan, janin akan menyerap segala bentuk latihann yang Anda berikan, sehingga berpengaruh terhadap perkembangan otaknya dikemudian hari.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendukung perkembangan otak janin. Dalam penelitiannya, Rene van De Carr dan Marc Lehre membahas mengenai metode yang mengajarkan membaca kepada anak-anak sejak dalam kandungan.

(a)  Metode Rene van De Carr dan Marc Lehreh

Metode ini dikembangkan dari sebuah penelitian yang dimulai pada tahun1979 oleh Dr. Rene van De Carr, seorang ahli kebidanan yang bekerja sama dengan seorang psikolog bernama Marc Lehrer guna mengembangkan stimulasi pralahir. Pendidikan pralahir pertama kali diterbitkan pada tahun 1992, setelah melewati proses penelitian semenjak 1979. Dari penelitian itu diyakini bahwa di dalam rahim, janin dapat melakukan banyak hal, seperti belajar serta merasakan perbedanna terang dan gelap.

Saat kandungan berusia 20 minggu, kemampuan janin berkembang pesat. Pada masa ini, biasanya para ibu melakukan stimulasi berupa permainan permainan belajar. Pada prinsipnya, janin dalam kandungan mendengarberbagai bunyi yang ada di lingkungannya. Tetapi, kebanyakan bunyi tersebut tidak beraturan. Jadi, langkah -langkah yang dapat Anda lakukan ialah sebagai berikut:

  1. Dirangsang menggunakan Selo atau Alat Musik Lainnya
  2. Berilah Tanggapan terhadap segala Aktivitas Bayi Anda
  3. Berbicara dengan Nada Teratur

(b)  Metode Gelnn Doman

Ada dua faktor yang sangat penting dalam mengajar anak. Pertama, sikap dan pendekatan orang tua. Kedua, mwmbatasi waktu dalam melakukan permainan, sehingga betul betul singkat. Hentikan permainan tersebut sebelum anak yang ingin menghentikannya.

(c)  Mendongeng menggunakan Alat peraga

Bercerita menggunakan Alat peraga sangat efektif bila digunakan oleh orang tua kepada anaknya. Aalat peraga yang digunakan berupagambar dan huruf yang ditulis berwarna warni pada kertas karton.

(d)  Bermain Gambar sambil Mengenal Huruf

Banyak orang tua yang tidak tahu bahwa melihat gambar termasuk salah satu bentuk membaca. Salah satu tugas orang tua dalam mempersiapkan nama depan anak ialah memastikan saat berusia 3-5 tahun sudah memiliki ketertarikan terhadap kegiatan “membaca” gambar, simbol, dan logo disekitarnya.

(e)  Metode Role Play

Metode ini sederhana, caranya ialah anak diajak bermain menggunakan berbagai macam permainan yang sudah ada atau kreasi sendiri. Anak bisa diajak bermain mencari huruf yang hilang, dan lainnya. Beri anak pujian setiap berhasil menebak huruf dengan benar.

(f)  Belajar Membaca dan Cerita

Bercerita di waktu santai juga bagus dalam rangka melatih kemampuan anak guna membaca keras. Membaca keras sangat penting bagi anak, karena membantu perkembangan daya serap serta konsentrasi.

Selain itu, Anda bisa melakukan beberapa kegiatan pendukung. Diantaranya ialah sebagai berikut:

  1. Selalu Membaca
  2. Perkenalkan Media Cetak
  3. Jadilah pendengar yang Baik
  4. Mengobrol dengan anak

(g)  Beberapa Metode Sederhana Lainnya

  1. Huruf dinding
  2. Memperkenalkan Alfabet melalui Komputer
  3. Memperkenalkan Alfabet dengan Bermain
  4. Metode Mengeja
  5. Metode Bertahap
  6. Metode Suku Kata
  7. Metode Games

Karya:

Aulia Revolusi pembuat Anak Candu Membaca, Aulia, Penerbit  DIVA Press, www.diovapress-onlie.com, No ISBN 978-602-7723-33-7

Disiplin Diri Orang Jepang


jpg1Berbagai kebiasaan orang jepang sebenarnya banyak dibicarakan, baik oleh orang-orang di Indonesia maupun orang-orang yang ada di dunia. Mereka membicarakan kebiasaan orang Jepang yang sangat unik bagi mereka, yang berbeda dengan orang-orang di dunia pada umumnya.

Jepang merupakan negara maju yang sangat terkenal dengan kedisiplinan, keuletan, tidak mudah menyerah dan juga kondisi sosial dan normanya yang berlaku di masyarakat. Masyarakat Jepang memulai semua itu dari kedisiplinan dirinya sendiri, mereka sadar akan pentingnya kedisiplinan, keteraturan dan ketaatan. Kedisiplinan yang dilakukan sebagai kebiasaan inilah yang membentuk karakter masyarakat Jepang menjadi pribadi yang baik, yang patut untuk dicontoh.

Berikut adalah beberapa contoh kebiasaan orang Jepang yang bermula dari kedisiplinan diri:

  • Disiplin Membaca

Budaya yang cukup bagus yaitu kewajiban 10 menit membaca setiap hari di sekolah. Menurut Yoshiko Shinbun, sebuah harian nasional Jepang terbitan Tokyo. Di sekolah Jepang, para guru mewajibkan para siswa untuk membaca selama 10 menit sebelum memulai pelajaran sesungguhnya. Aturan ini sudah diberlakukan lebih dari 30 tahun. Pembiasaan diri dengan kedisiplinan ini dilakukan dari tingkat sekolah dasar yang dinilai banyak pihak cukup efektif, untuk membuat orang Jepang cinta membaca. Dengan membaca buku, kita bisa kaya informasi dan pengetahuan yang bermanfaat, berangkat dari hal inilah maka seseorang bisa membangun jalan untuk menggapai sukses. Untuk itu, jangan malas membaca jika ingin sukses. Jadikan membaca adalah “kebutuhan primer” seperti halnya makanan.

  • Disiplin Peraturan

Disiplin peraturan orang jepang yang luar biasa adalah seperti saat berkendara, bagaimana masyarakat Jepang bersikap terhadap peraturan lalu lintas yang ada. Orang Jepang lebih senang memakai jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan raya. Bagaimana taatnya mereka untuk menunggu lampu traffic light menjadi hijau, meskipun di jalan itu sudah tidak ada kendaraan yang lewat lagi.

Rasa malu telah merasuk ke dalam sanubari hati orang-orang Jepang. Mereka malu jika bersantai-santai, tidak bekerja keras. Mereka malu jika tidak disiplin, melanggar peraturan, tidak jujur apalagi korupsi atau mengambil barang yang bukan miliknya. Seorang pejabat Menteri di Jepang mengundurkan diri setelah ketahuan korupsi. Bangsa Jepang menjadi bangsa yang besar saat ini, hanya bermodalkan rasa malu pada masyarakatnya, yang berefek saling cinta diantara mereka, tidak ada asa saling curiga, bekerja keras, dan malu jika melakukan hal-hal yang merugikan orang lain.

  • Disiplin Keuangan

Kebiasaan unik orang-orang di Jepang, baik itu wanita maupun laki-laki, di Jepang banyak sekali orang yang belanja setelah jam 19.30, hal itu karena toko-toko dan supermarket di Jepang sering memberikan potongan harga hingga 50 persen ketika setengah jam sebelum toko ditutup. Jepang, dikenal sebagai bangsa yang suka menabung. Ketika krisis finansial global, Jepang sama sekali tidak terpengaruh.

Hal itu karena cadangan uang negara yang sangat besar. Orang Jepang suka sekali berhemat, bukan hanya hemat uang saja, tetapi juga hemat waktu dan tenaga. Bangsa Jepang memiliki prinsip bahwa pemborosan dan menyia-nyiakan waktu, tenaga, dan uang adalah hal yang memalukan dan harus dihindari. Sehingga kalau diperhatikan, umumnya orang Jepang sangat menghargai waktu, mereka jarang sekali mengobrol ketika bekerja. Mereka menggunakan waktu dengan seefisien mungkin. Dengan penggunaan waktu dan hal lainnya yang efisien, mereka bisa menghasilkan sesuatu lebih berkualitas, lebih banyak dan lebih cepat. Keuntungan yang diperoleh dari hasil produksi akan meningkat, itulah yang mensejahterakan mereka.

Lalu, apakah mereka membelanjakan semua pendapatannya? Jawabannya tidak, bahkan sebagian besarnya tidak dibelanjakan (alias hemat). Apabila orang jepang memiliki gaji yang besar, mereka akan menabungnya dan umumnya hanya membeli kebutuhan yang benar-benar penting.Kebiasaan menyimpan uang sudah mendarah daging pada diri mereka, yang bagaikan sebuah tradisi secara turun-temurun.Sifat berhemat ini memang didorong karena kondisi geografis negara Jepang yang bergunung-gunung, yang sering dilanda gempa bumi. Sehingga hal ini secara otomatis semakin mengajarkan mereka untuk selalu siap sedia menghadapi segala kemungkinan bencana.Dibandingkan masyarakat barat (Eropa dan Negara Amerika) umumnya masyarakatnya suka hidup berlebihan, seperti suka berbelanja barang yang tidak mereka perlukan. Hal ini tidak patut dicontoh. Selain itu, bangsa Jepang tidak suka berhutang karena hal ini melibatkan harga diri. Sebaliknya kaum barat menjalankan gaya hidup berhutang, sehingga mengakibatkan munculnya berbagai masalah sosial dan ekonomi yang serius di negeri-negeri barat.

  • Disiplin Istirahat

Karyawan di Negeri Sakura, kini diberikan “hak istimewa” oleh perusahannya untuk bisa tidur siang di jam kerja. Harian Inggris, The Guardian, menyatakan bahwa rata-rata perusahaan di Jepang mengizinkan karyawannya beristirahat (tidur) di siang hari sekitar 30 menit.Hal itu diterapkan oleh beberapa perusahaan di Jepang, karena dinilai bisa lebih mendukung produktivitas karyawannya. Beberapa perusahaan di Jepang yang menerapkan aturan tidur siang untuk pekerjanya yaitu Hugo Inc, sebuah kantor konsultan internet yang berada di kota Osaka.Perusahaan Hugo Inc memperbolehkan karyawannya untuk tidur siang selama 30 menit, antara jam 13.00 dan 16.00 waktu setempat.Adapun perusahaan renovasi rumah, Okuta, yang berada di dekat ibukota Tokyo. Memperbolehkan pekerjanya tidur siang selama 20 menit di meja atau di ruang santai staf.Perusahaan tidak menganggap tidur siang sesaat ini sebagai bentuk kemalasan, melainkan justru untuk meningkatkan produktivitas karyawannya. Hal ini berdasarkan juga pada kesaksian para pekerja, mengenai manfaat tidur siang yang diperolehnya. Seorang karyawan yang bernama Ikuko Yamada, merasakan dirinya terbantu dengan adanya aturan tidur siang.“Jika saya menggunakan sebuah kalkulator, ketika saya merasa mengantuk, membuat saya terpaksa memeriksa lagi pekerjaan saya dua kali untuk mencegah terjadi kesalahan. Sehingga memakan lebih banyak waktu,” kata Yamada kepada harian Yomiuri Shinbun.Perusahaan lainnya, seperti Kafe Ohirune di Tokyo, yang menyediakan 8 tempat tidur bagi pekerja yang ingin beristirahat siang sementara. Aturan seperti ini, juga memang berdasarkan himbauan Kementerian Kesehatan Jepang, yang menyarankan tidur di siang atau sore hari selama 30 menit.

  • Disiplin Mengantri

Adapun orang-orang di Jepang sangat loyal pada peraturan yang sudah dibuat, serta terlihat santun pada orang lain.Antri sudah menjadi “disiplinnya” orang-orang Jepang. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian tiket kereta, masuk ke stadion, di halte bus, bahkan memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi, bersusun rapi menunggu giliran. Ketika kita berada di Jepang, maka harus menyesuaikan untuk membiasakan budaya antri mereka. Orang Jepang sendiri akan terlihat begitu menyesali ketika menerobos ataupun menghalangi jalan orang lain.

Ketika berkendara, di Jepang jarang bahkan tidak ditemui orang yang seenaknya berkendara. Dari disiplin mengantri dan kesantunan, sebuah pengalaman pernah saya alami saat berada di Jepang, ketika akan menyeberang, ada mobil yang menunggu di depan. Ternyata budaya di Jepang adalah lebih memprioritaskan pejalan kaki untuk menyeberang terlebih dahulu. Selain itu di Jepang, membunyikan klakson adalah pertanda bahaya. Klakson hanya dibunyikan ketika terjadi hal genting, selain itu tidak boleh membunyikan klakson. Sehingga, suasana jalanan di Negara Jepang umumnya tidak berisik.

  • Disiplin Waktu

Di Jepang tepat waktu adalah budaya yang mereka lakukan, apalagi ketika membuat janji dengan seseorang. Di Jepang biasanya jika membuat janji dengan orang lain datang paling lambat 5 menit sebelum waktunya, orang Jepang akan merasa malu jika mereka datang paling akhir walaupun tepat waktu. Ketidaktepatan waktu seseorang dalam membuat janji menyimbolkan berkurangnya kepercayaan orang itu kepada orang yang berjanji.

Mendengar kata “disiplin”, mungkin dalam benak kita akan berpikir bahwa disiplin itu membatasi gerak. Disiplin juga sangat berhubungan erat dengan hukuman atau punishment bagi para pelanggarnya. Disiplin lebih dipersepsikan negatif dan menyeramkan. Orang yang berdisiplin kita anggap aneh dan asing.Disiplin memang tumbuh dari janin bernama waktu. Disiplin memang selalu mengacu kepada mekanisme pengelolaan waktu. Disiplin juga bersaudara dengan keteraturan, ketertiban, kenyamanan dan kesuksesan. Jadi, kalau kita lihat, orang-orang sukses sudah pasti disiplin.

Satu faktor penting penentu kesuksesan seseorang adalah disiplin diri. Mustahil seseorang bisa sukses tanpa memiliki disiplin diri yang kuat. Pengusaha sukses, olahragawan besar, pemusik terkenal sampai pengusaha-pengusaha sukses untuk kelas menengah, semuanya memiliki kesamaan untuk kesuksesan yang mereka dapatkan yaitu disiplin diri yang kuat. Orangtua dan guru selalu menekankan kepada kita bahwa disiplin diri itu begitu penting, tidak kalah penting seperti memiliki tujuan atau impian. Bahkan mereka berkata, tanpa disiplin diri, mustahil bagi seseorang bisa sukses dalam hidupnya.

Banyak orang yang ingin memiliki disiplin diri yang kuat tapi, mereka tidak pernah bisa mendapatkannya. Bahkan saat mereka ingin disiplin pada satu hal, justru mereka melakukan hal lain yang tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Misalnya: saat seseorang ingin belajar skill membaca secara online untuk membuat ia bisa belajar dan membaca lebih cepat dan mudah. Mereka begitu bersemangat dan komitmen untuk disiplin di awal. Saat belajar mereka malah asik mengerjakan hal lain di depan komputer. Beberapa hari kemudian, mereka berhenti dan meninggalkan hal tersebut. Akibatnya ia memberi pelajaran kepada dirinya bahwa membangun disiplin diri itu sangat sulit. Hanya orang yang memiliki tekad yang kuat saja yang bisa melakukannya. Pemikiran seperti adalahpemikiran seseorang yang memiliki konsep diri negatif.

Secara umum disiplin diri merupakan kemampuan yang ada pada diri untuk setia, patuh serta taat untuk melakukan apa yang harus dilakukan terlepas dari suka ataupun tidak suka. Tanpa disiplin diri, seorang individu akan kesulitan menggapai apa yang menjadi tujuan atau kesuksesan serta akan sulit fokus dalam pencapaian cita-cita.

Sebagai contoh, seorang mahasiswa yang esok seninnya akan ujian tengah semester (UTS) betapapun melelahkan serta membosankannya  belajar dan merencanakan hari minggu sebagai peristirahatan dari tugas-tugas kuliah, dengan semangat untuk berdisiplin diri mahasiswa tersebut tetap berupaya belajar sungguh-sungguh dengan membaca kisi-kisi yang diberikan dosen dan membaca ulang buku catatan yang telah dibuat. Betapapun menggodanya malam minggu atau menonton film-film favorit bila sudah bertekad untuk belajar, mahasiswa tersebut sudah berusaha untuk mendisiplinkan diri. Jika disiplin adalah akar, maka sudah pasti kesuksesan adalah buahnya. Pemikiran seperti ini adalah pemikiran seseorang yang memiliki konsep diri positif.

Perlu diketahui keuntungan disiplin diri agar termotivasi untuk belajar disiplin diri, yaitu:

  1. Tetap fokus pada tujuan
  2. Mendorong  suatu kegiatan menjadi tepat sasaran, hemat dan cepat
  3. Menjaga keseimbangan kinerja
  4. Membangun pola pikir yang kuat
  5. Lebih banyak pencapaian

Disiplin diri adalah perilaku yang bisa dipelajari. Disiplin diri dapat dibentuk dengan latihan dan pengulangan dalam kehidupan sehari-hari, membiasakan kebiasaan yang baik, mengurangi kebiasaan yang buruk, membuat perubahan sederhana. Adanya peningkatan disiplin diri sangat memungkinkan hidup lebih bebas dengan membantu anda membentuk pilihan yang tepat.

%d blogger menyukai ini: