Pos-pos oleh Ahmad Elqorni

ADAB DAN AKHLAK PENUNTUT ILMU


 

Keutamaan Mempelajari Adab-Adab Dalam Menuntut Ilmu

Sebagai seorang muslim sudh sepatutnya kita harus mencontoh Rasulullah dalam menuntut dan mengamalkan ilmu yang telah dipelajari. Diantara adab beliu adalah ikhlas dalam menuntut ilmu, ikhlas dalam mengamalkan ilmu, dan ikhlas dalam mengajarkan dan mendakwahkan ilmu. Selain itu juga agar ilmu yang dikaji dan dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat.

Adab dan akhlak yang baik merupakan suatu amal shaleh yang dapat membawa pemiliknya masuk surga.Rasulullah shallallahualaihi wa salam bersabda : “tidak ada satupun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat dari pada akhlak yang baik, dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang berbicara keji dan kotor”.

Beliau shallallahualaihi wa salam bersabda pula: “Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat majelisnya denganku pada hari kiamat adalh yang paling baik akhlaknya…”

Para ulama terdahulu seperti Imam Sufyan Ats-Tsauri (wafat tahun 161 H), Imam Abdullah Ibnul Mubarak(wafat tahun 181 H) dan Imam Muhammad bin Sirin ( wafat tahun 110 H) mengatakan bahwa sebelum menuntut ilmu haruslah mempelajari adab-adabnya terlebih dahulu sebagaimana adab-adab yang dipelajari oleh Rasulullah.

Penuntut ilmu wajib mengetahui dan mempelajari adab-adab menuntut ilmu yang harus ia kuasai dan juga wajib beradab dan berakhlak yang mulia, wajib mengamalkan ilmunya dengan menerapkan akhlak yang mulia, baik terhadap dirinya maupun orang lain.Para ulama terdahulu selalu mengajarkan anak-anaknya untuk mempelajari adab lebih dulu sebelum menuntut ilmu.

Adab-Adab Utama Seorang Muslimdalam Menuntut Ilmu Syar’i

Adab Pertama

Mengikhlaskan Niat Dalam Menuntut Ilmu

Dalam menuntut ilmu haruslah ikhlas dan hanya karena Allah semata. Jika menuntut ilmu dengan ikhlas maka ilmu yang dipelajari akan mudah dipahami dan dapat mengamalkannya dengan baik. Aabila menuntut ilmu bukan karena Allah Ta’ala adalah merupakan suatu dosa besar, bahkan orang yang menuntut ilmu bukan karena allah Ta’ala termasuk orang yang pertama kali dipnaskan api neraka umtuknya.

Rasulullah shallalahualaihi wa salam bersabda:

“Janganlah kalian mencari ilmu dengan tujuan untuk berbangga-bangga di hadapan para ulama, membantah orang-orang bodoh, dan janganlah kalian memilih majelis untuk mencari perhatian orang. Barang siapa yang melakukan hal itu, maka tempatnya di neraka’.(H.R.Ibnu Majah No.254).

Seseorang tidak dianggap sebagai orang yang berilmu selama ia belum mengamalkan ilmunya.Bagaimana Seorang Muslim Dapat Ikhlas dalam Menuntut Ilmu Syar’i? Jika seseorang dalam menuntut ilmu hanya benar-benar karena Allah Ta’ala dan hanya mengharap ridho Allah Ta’ala maka akan dimudahkan jalan dalam menuntut ilmu. Tujuan menuntut ilmu bukan karena untuk memperoleh keuntungan duniawi semata seperti kepemimpinan, jbatan, kehormatan, dan harta, berbangga dihadapan teman-temannya, diaagungkan manusia,dan yang sepertinya.

Adab Kedua

Memohon Ilmu Yang Bermanfaat Kepada Allah Ta’ala

Sebagai penuntut ilmu hendaknya selalu memohon ilmu yang bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat kelak.Dijauhkan dari ilmu yang tidak bermanfaat. Rasulullah pernah berdo’a:

“Ya Allah,aku berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusuk, nafsu yang tidak pernah puas, dan do’a yang tidak dikabulkan”.(H.R.Muslim No.2722).

Adab Ketiga

Bersungguh-Sungguh Dalam Menuntut Ilmu Dan Rindu Untuk Mendapatkannya

Penuntut ilmu harus bersungguh-sungguh, sebab tanpa kesungguhan maka tidak akan memperoleh ilmu yang bermanfaat.

Imam asy-syafi’i rahimahullah pernah mengatakan dalam syairnya yaitu sebagai berikut:“Saudaraku engkau tidak akan mendapat ilmu melinkan dengan enam perkara.Ku kabarkan kepadamu rinciannya dengan jelas, kecerdasan, kemauan keras, bersungguh-sungguh, bekal yang cukup, bimbingan ustad, dan waktunya yang lama”.(H.R.Muslim No.2664).

Rasulullah shalallahualaihi wa salam bersabda “Sesungguhnya ilmu diperoleh dengan (sungguh-sungguh)belajar, dan sikap sabar ( penyantun) diperoleh dengan membiasakan diri untuk sabar. Barang siapa yang berusaha (keras) mencari kebaikan maka ia akan memperoleh kebaikan, dan barang siapa yang menjaga dirinya dari kejelekan (kejahatan) maka ia akan dilindungi Allah dari kejelekan (kejahatan)”. (H.R.Muslim No.612(175).

Adab Keempat

Menjauhkan Diri Dari Dosa Dan Maksiat Dengan Bertaqwa Kepada Allah ‘Azza wa Jalla

Ibnu Mas’ud (wafat tahun 32 H) Radhiyalahu’anhu mengatakan,”Sungguh aku mengetahui bahwa seseorang lupa terhadap ilmu yang pernah diketahuinya dengan sebab dosa yang dilakukannya”.

Dosa dan maksiat dapat menjadi penghalang ilmu, keberkahannya,dan manfaatnya.

Adab Kelima

Tidak Boleh Sombong Dan Tidak Boleh Malu Dalam Menuntut Ilmu

Sombong dan malu menyebabkan pelakunya tidak akan mendapatkan ilmu selama kedua sifat itu masih ada dalam dirinya.

Imam Mujahid bin Jabr (wafat tahun 104H) rahimahullah mengatakan,”Tidak akan mendapatkan ilmu orang yang malu dan orang yang sombong”.(al-jaami’ I/534-535 no.879).

Adab Keenam

Mendengarkan Baik-Baik Pelajaran Yang Disampaikan Ustadz, Syaikh, Atau Guru

Seorang penuntut ilmu harus berusaha menjadi pendengar yang baik, mendengarkan yang baik-baik, yaitu Al-Qur-an dan hadist-hadist Nabi shalallahualaihi wa sallam agar ia mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dapat mengamalkan keduanya. Para Salafush Shalih adalah manusia yang sangat antusias terhdap ilmu. Apabila seorang syaikh atau guru menyampaikan pelajaran, mereka pun mendengarkan dengan sungguh-sungguh.

Adab Ketujuh

Diam Ketika Pelajaran Disampaikan

Ketika belajar ilmu syar’i kita tidak boleh berbicara yang tidak bermanfaat, tanpa ada keperluan, dan tidak ada hubungannya dengan ilmu syar’i yang disampikan serta tidak boleh mengobrol.

Imam an-Nawawi rahimahullah menjelaskan tentang adab penuntut ilmu syar’i ketika menghadiri majelis ilmu, “(seorang murid) tidak boleh mengangkat suara tanpa keperluan, tidak boleh tertawa, tidk boleh banyak bicara tanpa kebutuhan, tanpa adanya keperluan yang sangat, bakan ia harus menghadapkan wajahnya kearah gurunya… ” (Syarah Muqaddimah al-Majmuu’(hal.143).

Adab Kedelapan

Berusaha Memahami Ilmu Syar’i Yang Disampaikan

Dalam memahami pelajaran, manusia berbeda-beda keadaannya, ada yang langsung tanggap dan memahami pelajaran yang disampaikan, ada pula yang lambat.Namun,kita harus senantiasa berusaha memahami dan memohon kepada Allah agar diberikan pemahaman.

Kiat memahami pelajaran yang disampaikan antara lain: Mencari tempat duduk yang teapt dihadapan guru, memperhatikan penjelasan guru dan bacaan murid yang berpenglaman, bersunggug-sungguh untuk mengikat (mencatat) faedah-faedah pelajaran, tidak banyak bertanya saat pelajaran disampaikan, tidak membaca satu kitab kepada banyak guru pada waktu yang sama, mengulang pelajaran setelah kajian selesai, bersungguh-sungguh mengamalkan ilmu yang telah dipelajari.

Adab Kesembilan

Menghafalkan Ilmu Syar’i Yang Disampaikan

Para ulama salaf sangat bersemangat untuk menghafalkan ilmu. Mereka menghafalkan sekian banyak hadist yang mereka dengar langsung dari Rasulullah shalallahualaihi wa sallam. Begitu pula para ulama setelah mereka yang menghafalkan beribu-ribu hadist dengan sanad-sanadnya sehingga nama mereka tetap harum sampai hari kiamat.

Adab Kesepuluh

Mengikat Ilmu Atau Pelajaran Dengan Tulisan

Ketika belajar, seorang penuntut ilmu harus mencatat pelajaran, point-point penting, faedah dan manfaat dari ayat,hadist dan perkataan para sahabat dan ulama atau berbagai dalil bagi suatu permasalahan yang dibawakan oleh syaikh atau gurunya. Seorang penuntut ilmu tidak boleh pelit untuk membeli berbagai sarana yang dapat membantunya untuk mendapatkan ilmu. Dalam memenuhu kebutuhannya tidak boleh bergantung kepada orang lain dan memimnta-minta serta merepotkan orang lain.

Adab Kesebelas

Mengamalkan Ilmu Syar’i Yang Telah Dipelajari, Ilmu yang sudah dipelajari hendaknya diamalkan.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, ”ilmu memiliki enam tingkatan, yang pertama baik dalam bertanya, kedua diam dan mendengarkan dengan baik, ketiga memahami dengan baik, keempat menghafalkannya, kelima mengajarkannya, keenam mengamalkannya dan memperhatikan batasan-batasanya” (Miftaah Daaris Sa’adah:I/511).

Adab Keduabelas

Mendakwahkan Ilmu

Dakwah memiliki keutamaan yang sangat besar. Dakwah dijalan Allah merupakan amal yang sangat mulia, ketaatan yang besar dan ibadah yang agung kedudukannya di sisi Allah.Seorang yang berdakwah, mengajak umat kepada islm yang benar maka harus beramal dengan benar dan mencontoh Rasulullah shalallahualaihi alaihi wa sallam.

Rasulullah shalallahualaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mengajak (manusia) kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun..”(H.R.Muslim no.2674).

Adab Terhadap Rasulullah Shalallahualaihi Wa Sallam

Di antara adab-adab penuntut ilmu terhadap Rasulullah shalallahualaihi wa sallam antara lain:

  1. Mengimani beliau sebagai Nabi dan Rasul terakhir bagi seluruh manusia, sebagai pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira, dan penyeruke jalan Allah dengan izinnya, serta mengimani kebenaran segala apa yang beliau bawa dari Allah Ta’ala.
  2. Wajib mencintai Rasulullah shalallahualaihi wa saallam lebih dari kecintaan kepada diri sendiri, orang tua, anak, dan lainnya.
  3. Mentaati apa yang beliau perintahkan dan menjauhi apa yang beliau larang.
  4. Meneladani beliau dalam setiap perkataan, perbuatan, dan pergaulannya.
  5. Wajib ittiba’ hny kepada beliau saja.
  6. Banyak bersalawat kepada beliau shalallahualai wa sallam.
  7. Tidak boleh sembarangan dalam bershalawat kepada beliau shalllahulai wa sallam.

Adab Kepada Kedua Orang Tua

Adab-adab penuntut ilmu terhadap orang tua antara lain:

  1. Berbakti dan mentaati keduanya selama keduanya tidak menyuruh berbuat dosa dan memutus silaturahmi.
  2. Merendahkan diri di hadapan kedunya, dengan tawadhu’ dan penuh kasih sayang. Allah Ta’ala berfirman:”Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang…” .(QS. Al-Israa’:24).
  3. Berdo’a untu keduanya dengan memohonkan rahmat dan ampunan dari Allah Ta’ala. Berdasarkan firman Allah Ta’ala: “Dan ucapkanlah,’Wahai Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil”(QS.Al-Israa:24).
  4. Memenuhi segala kebutuhan keduanya dengan cara membantu, memberikan nafkh, melayani keduanya dengan senang hati, dan berusaha sungguh-sungguh dalam berbuat baik kepada keduanya.Rasulullah shalallahualahi wa sallam bersabda:”Seorang anak tidak akan dapat membalas jasa orang tuanya, kecuali jika ia mendapati (orang tua) nya sebagai seorang hamba sahaya, lalu ia membelinya kemudian memerdekakanny”.(H.R Muslim no.1510).
  5. Berbakti dan menyambung kekerabatan selama keduanya masih hidup dan setelah salah satu atau keduanya meninggal, serta melaksanakan wasiatnya.

Adab Terhadap Diri Sendiri

Di antara adab-adab penuntut ilmu terhadap dirinya sendiri adalah:

  1. Hendaklah dia mengetahui dan meyakini bahwa ilmu adalah ibadah.
  2. Memperhatikan pendidikan jiwa dn pensuciannya (tazkiyatun nufus), yang akan memnbawanya pada ketaatan, dan menjauhkannya dari maksiat.
  3. Mengikuti dan meneladani para sahabat Rasulullah shalallahualai wa sallam.
  4. Menghiasi dirinya dengan akhlak yang mulia dan adab yang baik serta menjauhi akhlak dan adab yang jelek.
  5. Selalu mengintrospeksi diri dan tidak mencari alas an untuk membenarkan kesalahan.
  6. Menghiasi diri dengan rasa takut kepada Allah Ta’ala secara lahir dan batin dengan cara melaksanakn perinth dan menjauhi laranganNya.
  7. Merasa selalu diawasi oleh Allah Ta’ala.
  8. Bertaubat dengan sungguh-sungguh bila melakukan perbuatan dosa.
  9. Bersifat Qana’ah dan Zuhud.
  10. Berbudu pekerti yang baik dan memiliki rasa malu serta senantiasa istiqomah.

Adab Terhadap Karib Kerabat Serta Terhadap Tetangga Dan Masyarakat

Di antara adab-adab penuntut ilmu terhadap karib kerabatnya adalah:

  1. Mengetahui hak-hak kekerabatan yaitu kewajiban menyambung silaturahmi dan tidak boleh memutuskannya.
  2. Mengunjungi mereka, member hadiah, berkata yang baik,dan berwajah ceria ketika bertemu mereka.
  3. Bersabar atas gangguan mereka dan memaafkan kesalahan mereka.
  4. Membantu kebutuhan mereka dan bersadaqah kepada mereka yang faqir.
  5. Memperhatikan petunjuk islam dalam tingkatan prioritas menyambung kekerabatan: kepada ibu, lalu bapak; nenek lalu kakek; bibi lalu paman;kemudian yang terdekat dan yang terdekat.

Adab-adab penuntut ilmu terhadap tetangga dan masyarakatnya antara lain:

  1. Mengetahui hak-hak mereka dan melaksanakannya.
  2. Beretika dengan adab-adab islamketika bertemu,yaitu dengan mengucapkan salam, wajah berseri dan merendahkan suara ketika berbicara dengan mereka.
  3. Menghormati mereka, berbuat kebaikan kepada mereka, menolong mereka bila mereka membutuhkan bantuan, memenuhi undangan mereka (selama tidak melanggar syari’at).
  4. Membimbing mereka dengan lemah lembut, ajarkan mereka dengan bertahap dan sabar.
  5. Tidak boleh mengganggu dan menyakiti baik dengan lisan, tangan, maupun lainnya. Tidak menggunjing, mencari kejelekan atau kesalahan. Hendaknya menutupi aib mereka.
  6. Sabar atas gangguan mereka.
  7. Berusaha menghadapi sikap buruk dengan kebaikan.

Adab Terhadap Syaikh, Ustadz, Atau Gurunya

Adab-adab penuntut ilmu terhadap syaikh, ustadz, atau gurunya antara lain:

  1. Menghormati dan memuliakan kedudukannya baik ketika ada maupun ketika tidak ada.
  2. Memulai mengucapkan salam, meminta izin ketika akan duduk atau pergi dari majelis ilmu karena ada keperluan.
  3. Hendaklah duduk di majelis ilmu dengan cara duduk seorang pelajar dengan penuh kesopanan, tidak duduk sambil bersandar atau dengan membelakanginya.
  4. Berbaik sangka apabila guru memberikan hukuman bahwa hal tersebut merupakan untuk suatu kebaikan bukan karena ingin menyakiti.
  5. Tidak boleh sombong atau malu untuk bertanya kepada guru, berbicara dengan sopan santun, tidak menggunakan kata-kata kasar.
  6. Mengikuti akhlah baik, perilaku yang terpuji dan amal shalih guru.
  7. Datang lebih awal dari pada gurunya.
  8. Memperhatikan apa yang disampaikan guru.
  9. Membalas kebaikan guru.

Adab-Adab Ketika Di Masjid

Adab-adab penuntut ilmu ketika dimasjid adalah:

  1. Bersungguh-sungguh dalam menghadiri shalat berjamaah, shalat jum’at dan selalu di shaff yang paling depan.
  2. Menyampaikan semaksimal mungkin ilmu yang dimiliki.
  3. Penuntut ilmu yang di angkat menjadi imam hendaklah tidak berlebihan dalam bergaul dan tidak menutup diri terhadap jama’ah shalat.
  4. Memelihara kebersihan, kesucian, dan kehormatan masjid.
  5. Menjaga perabot dan segala sesuatunya yang ada di masjid.
  6. Tidak mengeraskan suara, baik dalam membaca al-qur’an, dzikir, maupun berbincang-bincang karena dapat mengganggu orang lain.
  7. Memasuki masjid dengan tenang serta melaksanakan shalat tahiyatul masjid.

Adab-Adab Di Rumah

Diantara adab penuntut ilmu dirumahnya adalah:

  1. Memasuki rumah dengan mendahulukan kaki kanan dan mengucapkan ‘bismillah’ serta mengucapkan salam. Apabila keluar rumah mendahulukan kaki kiri dan membaca do’a keluar rumah.
  2. Menyampikan ilmu yang bermanfaat kepada keluarga.
  3. Berupaya mengajarkan anak-anak kecil dalam bentuk perbuatan dan perkataan.
  4. Berusaha menghidupkan rumah dengan membaca al-qur’an, banyak berdzikir, dan mengerjakan shalat-shalat sunnah.
  5. Mengajarkan adab islam terhadap anak.

Adab-Adab Penuntut Ilmu Terhadap Waktu

Seorang penuntut ilmu harus memanfaatkan waktu luangnya dengan sebaik-baiknya. Tidak boleh menunda-nunda melakukan berbagai kebaikan.

  • Pentingnya waktu dalam menuntut ilmu

Kewajiban penuntut ilmu adalah memelihara waktu dan memanfaatkannya dengan baik. Waktu akan terus berlalu dan tidak akan kembali lagi sehingga tidak ada waktu bagi penuntut ilmu untuk bermain-main dengan sesuatu yang tidak bermanfaat.

  • Begadang antara manfaat dan mudharatnya

Diantara bentuk menyia-nyiakan waktu yang sering dilakukan oleh penuntut ilmu adalah begadang.Begadang dengan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat dapat menimbulkan dosa bagi pelakunya. Apabila memang harus begadang maka tidak boleh melalaikan keajiban dan amal-amal yang lebih utama.

  • Teladan para ulama dalam menjaga waktu

Di dalam perjalanan hidup para ulama terdapat sesuatu yang mendorong kita agar menjaga waktu dan meninggalkan semua yang sia-sia dan tidak bermanfaat.

Beberapa Kesalahan Yang Wajib Dijauhi Penuntut Ilmu

Seorang penuntut ilmu harus senantiasa mengintrospeksi diri dan berusaha untuk menghilangkan kesalahan-kesalahan dari dalam dirinya. Diantaranya:

Pertama

Hasad (Dengki/Iri)

Hasad adalah kebencian seseorang terhadap nikmat yang Allah berikan kepada orang lain. Hasad/dengki akan mengurangi pahala seseorang dalam mencari ilmu, memperlemah hafalannya, dan mengurangi konsentrasinya dalam menghadiri dan memahami ilmu. Allah Ta’ala melarang seseorang mengharapkan segala apa yang Allah Ta’ala lebihkan dan utamakan atas sebagian manusia dari sebagian yang lainnya.

Kedua

Berfatwa Tanpa Ilmu

Fatwa adalah kedudukan yang agung, pelakunya mencurahkan fikiran untuk menjelaskan apa yang smar bagi ummat tentang urusan agama mereka dan membimbing mereka ke jalan yang lurus. Oleh karena itu, kedudukan ini tidak bisa disandang, kecuali oleh ahlinya.

Allah Ta’ala berfirman:“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yng disebut-sebut oleh lidah secara dusta ini halal dan ini haram untuk mengadakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Nama Allah tidak kn beruntung”.(QS.An-Nahl:116-117).

Ketiga

Kibr (Sombong)

Rasulullah shalallahualaihi wa sallam bersabda:

“Kibr (sombong) adalah menolak kebenaran dan merendahkan (meremehkan) manusia”. (H.R Muslin No.91(147)).

Termasuk sombong adalah jika membantah orang yang mengajarinya dan menaganggap rendah orang yang belajar kepadanya.

Keempat

Fanatik Kepada Madzhab Dan Pendapat

Penuntut ilmu wajib menghindari sikap berkelompok dan bergolong-golongan dimana ia mengikat loyalitas kepada kelompok tertentu atau golongan tertentu. Penuntut ilmu seharusnya mengambil perkataan dari orang yang ucapannya sesuai dengan Al-qur’an dan Assunnah serta ucapan para Shahabat Rasulullah Shalallahualaihi wa sallam.

Kelima

Merasa Mampu (‘Alim) Sebelum Layak

Diantara hal yang wajib dijauhi penuntut ilmu adalah merasa dirinya mampu dan mersa menguasai suatu ilmu padahal belum mengetahui dengan baik. Seorang yang tidak berilmu tidak boleh berdakwah karena berdakwah haruslah orang yang sudah mengerti dengan baik suatu ilmu.

Keenam

Buruk Sangka

Allah Ta’ala berfirman,

“Wahai orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prsangka, sesunggunya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada diantara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakn daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kmu merasa jijik. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”.( QS.Al-Hujuraat:12).

Ketujuh

Bertengkar Dan Debat Kusir

Jauhilah bertengkar dan debat kusir dalam berbagi masalah syari’at. Seorang penuntut ilmu niat belajar harus ikhlas karena Allah bukan dengan niat untuk membantah orang atau berdebat dan lainya.

Rasulullah shalallahualaihi wa sallam bersabda:  “sesungguhnya orang yang dibenci Allah adalah orang yang paling keras berdebat dan suka bertengkar”.(H.R Bukhari No.2457 dan No.4523).

Dalam perkara yang sudah jelas dalilnya dalam Al-Qur’an dan Assunnah yang sahih dilarang untuk bertengkar dan berbantah-bantahan.

Kedelapan

Penuntut Ilmu Tidak Boleh Futur

Futur yaitu rasa malas, enggan, lamban, dan tidak semangat padahal sebelumnya rajin, bersungguh-sungguh dan penuh semangat.

Ada tiga golonganorang yang terkena penyakit futur, yaitu:

  1. Golongan yang berhenti sama sekali dari aktivitasnya dengan sebab futur.
  2. Golongan yang terus dalam kemalasan dn patah semangat, namun tidak sampai berhenti sama sekali dari aktifitasnya.
  3. Golongan yang kembali pada keadaan semula.

Sebab-sebab penyakit futur:

  1. Hilangnya keikhlasan.
  2. Lemahnya ilmu syar’i.
  3. Ketergantungan hati kepada dunia dan melupakan akhirat.
  4. Fitnah (cobaan) berupa istri, anak, dan harta.
  5. Hidup ditengah masyarakat yang rusak.
  6. Berteman dengan orang-orang yang memiliki keinginan yang lemah dan cita-cita duniawi.
  7. Melakukan dosa dan maksiat serta memakan barang haram.
  8. Tidak mempunyai tujuan yang jelas (baik dalam menuntut ilmu ataupun berdakwah).
  9. Lemahnya iman.
  10. Menyendiri (tidak mau berjamaah).
  11. Lemahnya pendidikan.

Obat penyakit futur adalah:

  1. Memperbaharui keimanan.
  2. Merasa selalu diawasi Allah Ta’ala dan banyak berdzikir kepadanya.
  3. Ikhlas dan taqwa.
  4. Mensucikan hati dari segala penyakit hati.
  5. Rajin dan tekun menuntut ilmu.
  6. Mengatur waktu dan mengintrospeksi diri.
  7. Mencari teman yang baik (shalih)
  8. Memperbanyak mengingat kematian dan takut terhadap su-ul khatimah.
  9. Sabar dan belajar untuk sabar.
  10. Berdo’a dan memohon pertolongan Allah.

Kesimpulan

Seorang penuntut ilmu harus senantiasa bertaqwa kepada Allah Ta’ala dimanapun berada, melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya dan juga harus selalu merasa diawasi oleh Allah Ta’ala.Mempunyai adab atau sikap yang baik terhadap diri sendiri ataupun orang lain, terhadap lingkungan sekitar serta bermuamalah dengan sikap yang santun. Berusaha menjalankan, mengamalkan serta mendakwahkan ilmu yang sudah dipelajari sehinnga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, bermanfaat di dunia maupun di akhirat.

SUMBER         :

Yazid Bin Abdul Qadir Jawas, Adab dan akhlaq penuntut ilmu, Pustaka At-Taqwa,  Bogor, 2010

 

 

MARKETING ONLINE


Bidang pemasaran atau marketing tidak pernah berhenti berevolusi dan berinovasi. Aktivias yang sama tuanya dengan perdagangan ini terus mengikuti gaya hidup manusia.

“ internet atau online channel  memberikan peluang yang luar biasa. Oleh karena itu, saya bilang bodoh sekali jika teman-teman ukm yang tidak punya kios, tidak mampu membeli ruko, malah tidak memanfaatkan internet. Ini kesempatan yang luar biasa. Wadahnya ada, platfoorm-nya luar biasa, baik untuk promosi, atau menjangkau pelanggan. Sudah wajib pelaku bisnis ukm untuk go online” kata yuswohady, pakar marketing.

Online market place yang ideal

Yuswohady, seorang pakar marketing yang sudah menulis lebih dari 40 buku seputar pemasaran, menyebutkan 3 kriteria online marketplace yang ideal, yaitu

1.Bisa dipercaya. Nyawa dari e-commerce terletak pada kepercayaan. Adanya suatu sistem yang menjamin kepercayaan merupakan faktor utama yang menentukan apakah penjual dan pembeli bersedia melakukan transaksi disuatu online marketplace.

Sekali saja mengalami kecolongan atas suatu kasus yang mengorbankan kepercayaan maka reputasi online marketpalace tersebut bisa hancur dan ditinggal pelanggannya. Oleh karena itu, sebelum bergabung dengan suatu online marketplace. Lakukan riset secara kecil-kecilan secara online. Carilah online marketplace yang dapat dipercaya.

2. Mudah dioperasikan. Online market dengan design menarik tapi simple, sejauh ini masih menjadi favorit penjual dan pembeli online. Simple karena mudah dipahami dan dioperasikan.

Kemudahan dalam berbelanja merupakan syarat  utama agar pelanggan tidak lari. Aman bagi penjual mudah bagi pembeli. Selain itu, kemudahan teknologi juga harus dapat dinikmati oleh penjual, separti mudah saat mendisplay produk, mencantumkan spesifikasi, dan mendata pesanan.

3. Menyediakan fasilitas yang baik. Sistem pembayaran yang aman, seperti rekening bersama, pendataan stok, juga aneka fitur pendukung, merupakan fasilitas yang bisa membantu kelancaran transaksi.

Faktor yang membuat seseorang tertarik bergabung dengan online marketplace.

  • Sekedar coba-coba.
  • Membaca rekomendasi didunia maya.
  • Diawali dengan menjadi pembeli.
  • Diajak teman.

Tentukan nama yang pas. Google menyukai brand ciptakanlah satu untuk anda. Faktor-faktor penentu nama

  • Punya ciri khas. Oleh karena itu, pilihlah nama yang punya ciri, unik, dan sangat ‘gue banget’.
  • Simple dan mudah diingat. Nama yang singkat, sederhana dan mudah diingat akan membuat orang dengan cepat akan memikirkan bisnis kita setiap kali berhubungan dengan kebutuhan mereka.
  • Bekaitan dengan hal-hal positif. Reputasi adalah segalanya bagi seorang pebisnis.. Ingin tahu apakah nama yang kita pilih tidak berhubungna dengan suatu kasus buruk? Dengan riset kecil digoogle, kita bisa tahu apakah nama yang dipilih berkaitan dengan suatu brand atau merk atau nama usaha yang pernah mendapat reputasi buruk.
  • Mewakili produk. Setiap barang yang dijual dapat menjadi salah satu faktor yang dipilih.

4.Bersifat generik. Bila kurang sreg dengan point 4 maka pilihlah nama yang bersifat generik atau umum.

5.Disertai tagline. Ketika nama itu dionlinekan, bisa jadi ada banyak nama serupa. Untuk mambedekannya, kita harus memberi tagline, yaitu kata-kata slogan pendukung kesan yang ingin disampaikan dalam nama usaha tersebut.

6.Mudah di-googling. Dalam artian, ketika ada pembeli mencari barang tertentu, ia akan mengetikkan sejumlah kats kunci, seperti jrnis barang, tipe, atau spesifikasi.

7. Intergrasi dengan blog. Ciptakanlah sesuatu yang membuat orang ingin membaginya dengan orang lain.

Konten yang mendukung

1.Buatlah cerita. Produk yang memiliki cerita menarik akan membuat pembeli bersedia membeli, kendati sebelumya pembeli belum mengenal produk tersebut. Didunia maya dalam hal ini di blog dan website cerita dapat dihadirkan dalam bentuk tulisan ataupu  gambar. Manfaatkan aplikasi blog gratis, seperti wordpress atau blogspot, yang sudah disertai aneka fitur pendukung. Cerita bisa berupa review, testimoni, atau cerita mengenai peristiwa menarik ketika menggungkan produk tersebut.

2. Artikel yang bermanfaat. Selain cerita, tentunya artikel berguna. Cukup tulisan ringan dalam gaya bahasa santai, seperti bertutur kepada teman. Ide-ide tentang tips atau info ringan didapat dari browsing, pengalaman pribadi, atau pengalaman  teman.

3.Interaksi yang hidup. Kelebihan internet dibanding dengan tv adalah memungkinkan penggunanya berinterksi dengan audiens, bahkan secara langsung. Manfaatkan kelebihan ini dengan mengaktifkan kolom komentar di blog atau website. Dengan cara inilah interaksi terjadi.

4.Tampilan gambar. Gambar berbicara banyak lebih dari kata-kata. Sesekali unggahlah foto atau gambar, bisa foto produk, foto teman menggunakan produk, dan sejenisnya.

5. Hubungkan ke media sosial. Promosikan setiap postingan kebanyak orang. Tetapi harus ingat, kita tidak boleh membanjiri mereka dengan pesan dan link seperti spam. Kalau hal ini kita lakukan bisa jadi kita kehilangan banyak teman.

  • Mudah ditemukan. Pencarian, metode pemasaran yang belum ada satu dekade silam. Kini berguna sebagai cara efektif dan murah untuk menjalankan bisnis.

Mengenal SEO (Search Engine Optimization). Banyak kosultan yang menawarkan jasa seo dengan tawaran bisa menaikkan peringkat blog atau website didaftar hasil pencarian. Namun perlu diingat, tidak semua teknik yang dipakai benar-benar positif sebab ada yang namanya seo organik dan seo rekayasa.

SEO organik didefinisikan sebagai proses alami yang memungkinkan suatu situs online menempati peringkat atas di daftar hasil pencarian, tidak bisa instan. SEO rekayasa adalah segala cara yang dipakai untuk membuat situs online menempati peringkat atas daftar pencarian. Cara ini tidak dibenarkan secara etika, bahkan termasuk penipuan.

Aktif di modia sosial. media soaial bukan hanya suatu aktivitas. Media sosial adalah suatu investasi dari waktu dan sumber daya yang berharga..

Tujuan kampanye marketing media sosial adalah untuk :

  • Memperbanyak trafik ke suatu situs
  • Meningkatkan visibilitas suatu produk
  • Menambah lebih banyak pengikut di media sosial
  • Mendapatkan lebih banyak pelanggan

Media sosial begitu penting bagi suatu bisnis, alex christ menjabarkan :

  • Paling cepat
  • Paling lengkap
  • Paling tren
  • Paling berpengaruh

Email sebagai pendekatan pribadi. EmaIl mempunyai suatu kemampuan yang tidak dimiliki saluran lain, yaitu menciptakan sentuhan personal yang bernilai

Berikut lima alasan mengapa email begitu penting bagi pemasaran online

  1. Cara termudah menjangkau pelanggan
  2. Cara paling akrab untuk berinteraksi
  3. Cara paling efektif untuk menyampaikan informasi
  4. Cara paling mudah untuk promosi
  5. Cara paling mudah untuk memahami pelanggan

Inilah hal-hal yang perlu dopertimbangkan sebelum mengirim email marketing

  • Pastikan targetnya tepat
  • Buatlah email yang informatif
  • Mengandung ajakan untuk beraksi
  • Beri sentuhan personal
  • Buat subjuk yang menarik perhatian
  • Hindari kata-kata yang tergolong spam
  • Pastikan biasa diakses secara mobile

Kenali waktu-waktu potensial. Waktu, energi, dan bakat dapat menjadi lebih penting daripada anggaran. Setidaknya ada banyak analisis dan riset yang sudah dilakukan para pakar mengenai kapan waktu-waktu potesial untuk mengunggah sesuatu diinternet. Hasil analisis itu bisa menjadi acuan bagi para pebisnis online.

Go mobile. Smartphone adalah suatu temuan yang berguna bagi perusahaan dan pelanggannya . Perilaku go mobile :

  • Simpan kontak pelanggan di smartphone
  • Blog atau website yang mobile friendly
  • Mudah dicari secara mobile
  • Optimalkan pesan instan
  • Mudah merespon email
  • Terkoneksi dengan media sosial

Komunikasi adalah segalanya. Generasi milenia sekarang ini semakin terbiasa dengan bahasa teks dan visual yang engaging, tak melulu bahasa verbal.

Membangun komunikasi online

  1. Biasakan diri dengan komunikasi tertulis
  2. Teliti membaca pesan
  3. Respons yang baik dan cepat
  4. Simpan data percakapan
  5. Gunakan emoticon
  6. Tetap terbuka
  7. Jangan remehkan komunitas

Masa depan bisnis adalah masyarakat

  1. Komunitas sesama bisnis
  2. Komunikasi menjadi target
  3. Jangan remehkan komunitas

Manfaat komunitas sesama pebisnis

  • Menambah wawasan dan ilmu
  • Berbagi pengalaman
  • Mendapat solusi masalah
  • Suasana kekeluargaan, bukan persaingan
  • Makin banyak teman

Kesimpulan :    Maraknya kemajuan teknologi informasi yang pesat, gadget-gadget canggih yang terus diproduksi dengan harga yang kian terjangkau, dan koneksi internet yang terus membaik. Menjangkau suatu bisnis dalam genggaman tangan. Yang tersedia mendukung semua aktivitas bisnis.

Daftar pustaka :  Magdalena, Merry. 2002. 10 Strategi Marketing Online. Jakarta: Grasindo

THE BEST OF CHINESE STRATEGIES


 Dunia bisnis saat ini tidak jauh berebeda dengan peperangan antar negara. Dalam dunia perang yang terjadi adalah win-lose solution, sedangkan dalam bisnis anda harus memperhatikan etika bisnis,tanggung jawab sosial,dan seharusnya menerapkan win-win solution,walaupun ada yang win-lose,itu karena keunggulan perusahaan anda luar biasa. Dalam perang, anda berhadapan dengan musuh adalah wilayah kekuasaan,sedangkan dalam bisnis adalah market and share.

DALAM perang anda juga berhadapan dengan musuh dan medan pertempuran,sedangkan dalam bisnis anda berhadapan dengan competitor, pelanggan, pemasok dan barang subtitusi.anda juga menghadapi lingkungan eksternal seperti teknologi, politik dan hukum, perpajakan, lembaga keuangan dan pasar modal.yang kita ketahui, mengapa orang cina banyak mendominasi dunia bisnis dan sukses? Karena mereka telah mengaplikasikan 36 strategi perang pada zaman tiga negara dalam dunia bisnis dan kehidupan sehari-hari.

Strategi ini juga sudah banyak di pakai di negara maju seperti jepang, korea dan taiwan bahkan orang barat pun sudah banyak yang mempelajari dan menerapkannya.

  • Strategi 1 = wei-wei jiu zhao(mengepung negara wei untuk menolong negara zhao)

Inti strategi : saat sekutu anda diserang oleh musuh,anda sebaiknya tidak langsung bergabung dengan sekutu untuk ikut menghadapi musuh. Anda menggunakan jalan lain,dengan menyerang titik lemah musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : Pada saat satu dari unit usaha,produk anda digempur oleh competitor.anda sebaiknya tidak menggunakan unit usaha atau produk tersebut untuk menyerang competitor.melainkan anda harusmenggunakan produk lain yang punya daya kompetisi lebih untuk melawan competitor.

  • Strategi 2 = sheng dong ji xi(membuat ribut di timur dan menyerang di barat)

Inti strategi : apabila anda melakukan gerak tipu,musuh anda akan merespon.dengan otomatis konsentrasi musuh pada gerak tipu tersebut membuka peluang bagi anda untuk melakukan serangan yang sebenarnya dengan cara anda melakukan serangan yang sebenarnya pada titik yang kurang dapat perhatian musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : Anda melakukan gerak tipu dengan harapan “musuh” merespon gerak tipu tersebut.dengan otomatis  konsentrasi “musuh” pada gerak tipu anda membuka peluang untuk mencapai target atau tujuan anda.

  • Strategi 3 = an du chen cang (menuju chen cang melalui jalan tersembunyi)

Inti strtegi : anda memfokuskan musuh pada titik tertentu.otomatis musuh akan mengkonsentrasikan diri disana.lalu anda menggunakan jalur tersembunyi untuk melakukan serangan.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : Anda memfokuskan musuh pada satu titik tertentu,sehingga musuh mengkonsentrasikan diri dan kekuatan mereka disana.lalu anda menggunakan jalur tersembunyi untuk memperkenalkan produk anda kepada pelanggan.

  • Strategi 4 = da cao jing she(memukul rumput menakuti ular)

Inti strategi : apabila anda tidak mengetahui dengan pasti kekuatan musuh, maka lakukanlah serangan dalam skala kecil terhadap musuh.maka musuh anda akan merespon dengan menunjukan kekuatan dan strateginya.dengan mengetahui kekuatan dan strateginya,anda bias merencanakan strategi yang tepat untuk menyerang musuh.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : bila anda tidak tahu pasti kebutuhan dan kekuatan pasar lakukanlah serangan dalam skala kecil.dengan begitu pelanggan akan merespon dengan menunjukan kebutuhan,kepuasan,dan keinginannya.dengan informasi itu,anda merencanakan strategi yang tepat untuk masuk ke pasar.

  • Strategi 5 = zhi shang ma huai (menunjuk pohon murbei dan mengutuk pohon pagoda)

Inti strategi : anda ingin mengubah tingkah laku musuh,alih-alih betindak langsung.caranya anda memberikan pesan dengan focus kepada objek yang lain.tindakan itu akan membrikan sinyal kepada musuh tentang kekuatan anda,sehingga memaksa musuh untuk mengubah tindakannya.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : anda ingin mengubah tingkah laku konsumen atau memberikan bahkan menohok dan melumpuhkan competitor.daripada menyerang,anda memberikan pesan dengan focus pada objek tertentu.tindakan itu memberikan sinyal kepada konsumen tentang kekuatan anda,sehingga konsumen anda mengubah sikap dan tindakannya.

  • Strategi 6 = fan ke wei zhu(berubah dari posisi tamu menjadi tuan rumah)

Inti strategi : anda harus menunjukkan bahwa anda bukan ancaman bagi musuh.kemudian secara bertahap,tingkatkan kekuatan atau pengaruh terhadap musuh anda sampai akhirnya anda mengambil kendali.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : anda harus menunjukan bahwa anda bukan ancaman lagi bagi partner anda.

Kemudian secara bertahap,tingkatkan kekuatan atau pengaruh anda.lalu barulah anda mengambi alih.

  • Strategi 7= yi yi da lao(dengan sabar menunggu musuh kelelahan)

Inti strategi : setelah memprediksikan di mana akan terjadi pertempuran,anda mempersiapkan posisi bertahan ditempat yang menguntungkan dan menunggu musuh datang, lalu manfaatkan segala  kelebihan untuk menyerang dan mengalahkan musuh yang masih kelelahan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda hrus pandai memprediksikan suatu ceruk pasar atau produk yang mempunyai potensi bisnis.lalu prsiapkan segala upaya untuk mewujudkannya dan masuk ke dalam pasar tersebut.ciptakan keunggulan anda di pasar tersebut dengan membangun merek,citra,,dan loyalitas pelanggan. Saat competitor masuk,gunakan semua kelebihan yang anda miliki untuk mengalahkannya.

  • Strategi 8 = wu zhong sheng you(menciptakan sesuatu dari yang tidak ada)

Inti strategi : apabila serangan langsung anda tidak efektif,ciptakanlah sesuatu untuk menipu musuh.ketika musuh tertipu,ubah tipuan menjadi kenyataan.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi: ketika berkompetisi di pasar yang tidak efektif,anda menciptakan sesuatu yang inovatif.karena inovasi membuat pelanggan anda akan melirik anda karena rasa ingin tahu.anda harus cepat ambil tindakan.

  • Strategi 9 = jie shi huan hun(reinkarnasi arwah orang yang meninggal ke dalam mayat orang lain)

Inti strategi : saat pasukan menjadi lemah,anda harus melakukan reorganisasi.reorganisasi membuat pasukan anda tampil baru dengan kekuatan dan strategi baru.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : bila produk anda kurang bersaing atu anda kurang mengantisipasi pesaing,segera lahirkan kembali produk anda,lakukan inovasi,repackaging atu repositioning.keunikan atau keunggulan produk anda menjadi kekuatan anda.

  • Strategi 10 = qin zei qin wang (untuk menangkap pemberontak,tangkaplah pemimpinnya)

Inti strategi : saat menghadapi musuh yang gigih,anda harus dapat mengidentifikasi siapa pemimpin mereka.bila anda bisa menangkap atau membunuh pemipin mereka,musuh akan mudah di taklukan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : bila menghadapi musuh yang  gigih, anda harus tahu siapa pemimpin mereka.bila anda berhasil membajak key person tersebut,musuh menjadi tidak terorganisasi dan mudah ditaklukan.

  • Strategi 11 = fu di chou xin(mengambil kayu bakar dari bawah kuali)

Inti strategi : daripada menyerang musuh secara head-on,lebih baik anda menyerang sumber kekuatannya.bila anda menyerang sumber itu,anda akan megalahkan musu dengan mudah.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : jangan menyerang musuh secara frontal,tapi hantamlah sumber kekuatannya.kalau sumber sumber kekuatannya melemah atau hancur,musuh akan patah semangat dan mudah di kalahkan.

  • Stratetegi 12 = jie dao sha ren(membunuh dengan pisau pinjaman)

Inti strategi : anda membujuk dengan menggunakan pihak ketiga untuk menyerang atau mengacaukan musuh,sementara anda megambil tindakkan.anda akan mendapat keuntungan dari aksi pihak ketiga tersebut.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda meminjam kekuatan pihak ketiga.sekalipun keterlibatan anda sangat terbatas dalam mencapai tujuan tersebut,anda akan memperoleh keuntungan,kemenangan,keberhasilan.

  • Strategi 13 = shun shou qian yang(sambil lalu menuntun kambing)

Inti strategi : sambil menjalankan misi dan tanggung jawab anda,carilah setiap celah/kesempatan yang ada.manfaatkan kesempatan tersebut tanpa meninggalkan misi  atau tugas utama anda.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : sembari menjalankan misi dan tanggung jawab anda,lihatlah setiap peluang yang ada.manfaatkan peluang tersebut,tanpa meninggalkan misi atau tugas utama anda.

  • Strategi 14 = ge an guan hou(memerhatikan kebakaran dari seberang sungai)

Inti strategi : ketika musuh anda mengalami masalah internal atau maslalah dengan sekutu,janganlah melakukan serangan.karena konflik internal musuh akan melemahkan mereka dan anda bias mendapatkan keberuntungan dari kejadian itu apabila anda bersabar.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : anda menggunakan tipu muslihat yang dapat memicu konflik diantara para musuh.sehingga baik scara langsung atau tidak bisa menguntungkan anda.dengan cara itu anda bias mendapatkan keuntungan tanpa harus bersusah payah.

  • Strategi 15 = pao zhuan yin yu(melempar batu bata untuk mendatangkan batu giok)

Inti strategi : anda mengorbankan sesuatu yang relative kurang bernilai.anda akan mendapatkan keuntungan yang melebihi pengrbanan anda.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : apabila anda memberi sesuatu kepada pelanggan dengan biaya relative murah tapi punya perceived value yang tinggi,pelanggan akan meresponnya dengan baik dan anda bias mendapatkan keuntungan lebih darinya.

  • Strategi 16 = chen huo da jie (merampok ketika terjadi kebakaran)

Inti strategi : musuh anda mengalami kekacauan atau bencana sehingga pertahanan mereka menjadi lemah.anda manfaatkan kesempatan itu dengan melancarkan serangan sehingga dengan mudah biasa merbut kemenangan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : musuh anda mengalami kekacauan atau bencana sehingga kekuatan mereka merosot,atau muncul kebutuhan baruakibat bencana tersebut.anda manfaatkan kesempatan itu untuk menyerang mereka atau memenuhi kebuthan mereka.

  • Strategi 17 = hun shui mo yu(menangkap ikan di air keruh)

Inti strategi : anda membuat musuh masuk kedalam situasi kacau setelah itu anda            memanfaatkan kondisi itu untuk melancarkan aksi.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda membuat  musuh dalam          suasana kacau lalu memaksanya membeli produk anda.

  • Strategi 18 = mei ren ji(siasat memanfaatkan kecantikan wanita)

Inti strategi : musuh anda mempunyai kelemahan atau suatu kebutuhan,lalu anda menggunakan wanita cantuk untuk menggodanya karena godaan itu musuh anda terlena dan tidak waspada.anda memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerangnya.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : pelanggan mempunyai kebutuhan atau keinginan selain kualitas anda menggynakan kecantikan untuk menggodanya sehinnga mereka tertarik.anda memanfaatkan kesempatan itu untuk memikat hati pelanggan dan mencapai tujuan anda.

  • Strategi 19 = man tian guo hai(mengarungi lautan dengan muslihat)

Inti strategi : ketika pihak musuh merasa curiga anda berupaya agar semua tindak-tanduk dan perbuatan anda tampak normal dan tidak ada indikasi yang mengkhawatirkan musuh.bola misuh tidak melihat anda sebagai ancaman anda akan lebih mudah mengalahkan musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika anda melihat gelagat musuh anda merasa curiga atau khawatir anda berupaya agar semua kecurigaan dan kekhawatiran bisa diminimalkan atau disingkirkan.bila musuh anda tadak merasa curiga lagi anda telah memenangkan peperangan ini.

  • Strategi 20 = tou liang huan zhu(mengganti belandar dan tiang dengan kualitas jelek)

Inti strategi : keunggulan musuh anda biasanya terletak pada suatu pilar anda harus bisa menyerang pilar ini dengan membuat tiruannya.dengan begitu anda bisa menguasai musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : keunggulan competitor biasanya terletak pada satu dua pilar utama bila anda bisa menyerang pilar itu dengan membuat tiruannya anda bisa menguasai pasar.

  • Strategi 21 = xiao li cang dao(didalam senyum terdapat pisau belati)

Inti strategi : bila penampilan anda sangat bersahabat musuh cenderung mengurangi pertahanannya ketika pertahanan musuh mengendur anda menyerangnya dengan rencana anda yang anda siapkan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : penampilan baik sikap maupun perilaku anda akan mempengaruhi respon musuh saat berhadapan dengan anda.pemanpilan anda yang bersahabat akan membuat pesaing lengah sehingga tidak akan menduga bahwa anda telah memiliki rencana tersembunyi untuk menyerang mereka.

  • Strategi 22 = jia chi bu dian(berpura-pura bodoh dan menyimpan kecerdikannya)

Inti strategi : bila anda sulit mengalahkan musuh tunjukkan kebodohan anda agar musuh menganganggap anda bukan sebagai ancaman.ketika musuh lengah anda bisa menaklukan mereka dengan mudah.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : bila anda sulit mengalahkan musuh tunjukkan kebodohan anda agar musuh menganganggap anda bukan sebagai ancaman.ketika musuh tidak waspada anda akan lebih mudah mengalahkannya.

  • Strategi 23 = diao hu li shan(memancing harimau keluar gunung)

Inti strategi : kalau musuh anda berada di posisi yang kuat anda harus berusaha memancingnya keluar,ketika musuh sudah keluar anda bisa menyerang dia dengan mudah.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : apabila musuh anda anda berada di posisi yang kuat anda harus berusaha memancingnya keluar,ketika dia keluar anda menyerangnya.

  • Strategi 24 = shang wu chou ti(memindahkan tangga setelah musuh memanjat)

Inti strategi : anda menyiasati musuh agar masuk kedalam perankap kemudian anda putuskan semua jalan keluar,musuh yang terjebak akan mudah ditaklukan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda menyusun siasat agar musuh masuk perangkap anda setelah itu anda putuskan semua jalan keluar sehingga anda bisa menaklukannya dengan mudah.

  • Strategi 25 = yu qin gu zong(melepaskan musuh untuk ditangkap kembali)

Inti strategi : setelah berhasil menangkap musuh sebaiknya anda tidak langsung membunuhnya bualah ia menyerah.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda menangkap pelanggan anda,anda tudak memanfaatkan semua prifit yang anda peroleh tetapi menhembalikan semua prifit itu kepada pelanggan.sehingga mereka loyal kepada anda.loyalitas pelanggan anda akan mendapatkan profit yang lebih besar kepada anda.

  • Strategi 26 = guan men zhuo zei(menutup pintu untuk menangkap pencuri)

Inti strategi : bila musuh yang dihadapi relative kecil,manfaatkan kesempatan untuk mengepungnya dan cegalah mereka untuk melarikan diri.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika anda menghadapi sekelompok pelanggan carilah peluang untuk mengepungnya dan cegahlah mereka untuk meralikan diri.

  • Strategi 27 = yuan jiao jin gong(bersahabat dengan yang jauh dan menyerang yang dekat)

Inti strategi : anda bersekutu dengan yang jauh sembari menyerang musuh yang dekat.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda bersekutu dengan yang kuat dan menyerang musuh yang dekat cara ini menghemat banyak tenaga dan biaya.

  • Strategi 28 = jia tu fa guo (meminjam rute untuk menaklukan guo)

Inti strategi : anda harus mempunyai target yang jelas setelah itu anda mencari dan membentuk sekutu untuk mempermudah rencana anda.anda menyerang musuh dengan memanfaatkan jalur dam bantuan yang disediakan oleh sekutu anda.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : dalam setaip hal khususnya urusan bisnis anda harus mempunyai target yang jelas dan mencari sekutu untuk membantu anda bila di perjalanan banyak musuh menghadang anda menyerang mereka dengan bantuan yang telah disediakan oleh sekutu anda.

  • Strategi 29 = li dai tao jiang(mengganti buah plum dengan buah persik)

Inti strategi : anda tidak bisa menang dalam semua arena perang,karena itu anda memberikan sebuah kemenangan pada musuh,anda melkukan konsolidasi dan memperkuat diri untuk memenangkan perang lainnya.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda tidak bisa menang dalam semua bisnis karena itu anda memberikan sebuah kemenangan kepada competitor,anda melakukan konsolidasi untuk memenangkan unit bisnis lainnya sehingga anda memenangi persaingan.

  • Strategi 30 = jin chan tuo qiao(meloloskan diri bagaikan tonggeret mengelupaskan kulitnya)

Inti strategi : ketika harus mundur anda menciptakn keadaan seolah tidak terjadi apa-apa sekenario itu memungkinkan anda menarik diri secara mulus.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika anda harus mundur  ciptakan kesan bahwa anda tidak ada masalah serius melilit bisnis anda.skenario itu memungkinkan anda mundur secara mulus.

  • Strategi 31 = zou wei shang ji (ketika mundur menjadi pilihan terakhir)

Inti strategi : ketika menghadapi musuh yang kuat anda mundur dari gelanggang anda menyimpan sisa kekuatan untuk digunakan ditempat lain.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika menghadapi kondisi bisnis yang tidak memungkinkan untuk bergerak bebas anda mengambil langkah mundur.mundur tidak berarti kalah tapi anda menyimpan sisa kekuatan untuk digunakan di kesempatan lain.

  • Strategi 32 = shu shang kai hua (menempatkan bunga palsu di pohon)

Inti strategi : ketika dalam posisi yang lemah anda berkoordinir dengan semua elemen dan mengubah penampilan anda terlihat lebih kuat untuk mengalahkan musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika dalam posisi yang lemah anda berkoordinir dengan semua elemen dan mengubah penampilan anda terlihat lebih bonavide untuk mengalahkan musuh.

  • Strategi 33 = kong cheng ji (siasat kota kosong)

Inti strategi : sekalipun dalam posisi lemah anda menunjukan ketenangan dan keyakinan musuh anda menjadi curiga dan tidak berani mengambil tindakan menyerang.dengan begitu anda berhasil membawa anda keluar dari krisis.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika berada dalam posisi yang lemah anda memperlihatkan ketenangan dan keyakinan sehingga musuh anda menjadi bimbang dan anda bisa lolos sebagai pemenang.

  • Strategi 34 = fan jian ji (siasat mata-mata ganda)

Inti strategi : anda menggunakan mata-mata musuh bekerja untuk anda dengan begitu anda bisa mendapatkan info mengenai musuh dan menyebarkan informasi yang salah sehingga musuh terkecoh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda mrnggunakan mata-mata musuh untuk kepentingan anda entah dengan menyampaikan informasi yang salah atau mencari informasi penting dari mata-mata tersebut.

  • Strategi 35 = ku rou ji (siasat melukai diri sendiri)

Inti strategi : anda melukai diri sendiri untuk mendapatkan kepercayaan musuh bila musuh terpancing anda mengajukan diri untuk mengabdi kepada musuh dan gunakan kesempatan ini untuk menghabisi musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda melukai diri sendiri untuk mendapat kepercayaan pelanggan lalu manfaatkan kesempatan ini untuk mendapat simpati mereka.

  • Strategi 36 = lian huan ji(menggabungkan serangkaian strategi)

       Inti strategi : satu strategi sering kali tidak efektif untuk mengalahkan musuh maka dari itu gunakan beberapa strategi secara bertahap sehingga memberi hasil yang baik.     

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : satu strategi sering kali tidak efektif untuk mengalahkan musuh bila musuh terlalu kuat anda perlu menggunakan beberapa strategi  ke-36 strategi ini digunakan dan bagaimana kita yang hidup pada zaman sekarang ini bisa belajar dari pengalaman itu dan menerapkannya dalam hidup atau organisasi kita.tetapi buku ini juga mempunyai sisi yang negative,dalam sebagian strategi yang ada di buku ini,ada strategi yang bisa dibilang demi kesuksesan bisnis,seseorang mau tidak mau harus melakukan kecurangan.

Sumber :

The Best Of Chinese Strategies, Leman, Pt.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2010

 

Manajemen Bisnis Nabi Muhammad SAW


Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang pebisnis tangguh. Bisnis yang dijalankan beliau cukup stabil dan semakin berkembang dengan sangat pesat. Apa rahasia dan bagaimanakah beliau memanage bisnisnya tersebut ?

Inilah rahasianya :

  1. Meluruskan Niat

Perasaan tahu diri , merasa bahwa dirinya tidaklah hidup bersama kedua orangtuanya yang membuat perilaku Muhammad sangatlah santun. Karena perasaan tersebut juga akhirnya Muhammad selalu serius dalam setiap apa yang dikerjakannya. Mulai dari menggembala kambing sampai berbisnis dia jalani dengan serius, sama sekali tidak main-main apalagi bermaksud merugikan orang lain .

Kembali kepada keseriusan Muhammad, beliau selalu menyandarkan setiap tindakan yang dilakukan dalam satu niat tulus. Niat bahwa apa yang dikerjakannya adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Keinginan kuatnya untuk bertahan hidup dalam kejujuran dan kemuliaan martabat beliau sungguh gigih sehingga tak ada niatan buruk sedikitpun di hati yang suci itu. Segala sesuatu yang baik memanglah harus diawali dengan niatan yang baik pula. Ketika niatan kita sudah melenceng, maka jadilah hal baik tersebut menjadi tercemar. Mungkin malahan menjadi awal yang mengharuskan kita berhubungan dengan hal-hal yang kurang baik di kemudian hari, hanya karena salah meniatkannya.

Niat baik, itulah awal dari usaha bisnis Rasulullah Muhammad SAW. Niat semata-mata beribadah kepada Allah , niat untuk mencukupi kebutuhan hidup beliau beserta keluarganya, niat ingin menolong orang-orang yang kurang mampu, niat mmemberikan pekerjaan kepada orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya. Hal-hal tersebut yang mendasari awal usaha bisnis Muhammad sehingga dapat menjadi fondasi atau dasar yang kuat bagi beliau untuk menjalankan perdagangannya dengan sungguh-sungguh , jujur, serta memiliki tujuan yang mulia.

Begitulah rahasia utama Muhammad SAW dalam berbisnis, benar-benar meluruskan niat beliau hanya untuk mencari ridha Allah SWT. Segala sesuatu yang baik tentulah harus diniatkan untuk kebaikan pula. Sesuatu yang lebih baik manalagi selain meniatkan segala hal yang akan kita lakukan semata-mata untuk beribadah kepada Allah dan untuk mencapai ridha-Nya. Inilah yang secara tidak langsung dilakukan oleh muhammad SAW dalam memulai usaha perdagangannya, mencari ridha Allah yang Esa, yang tauhid, yang satu tidak beranak maupun diperanakkan.

Begitu pentingnya niat yang akan kita jalankan, begitu pula dalam bidang bisnis dan pekerjaan. Dengan niatan ikhlas mencari ridha Allah SWT, niatan tulus untuk mencukupi kebutuhan keluarga , niatan untuk memperbesar sedekah, sungguh Insya Allah akan terbentang jalan bagi kita. Dengan adanyua niatan tulus dan ikhlas , maka rasanya semua pintu terbuka lebar, semua jalan seakan lenggang menyambut kehadiran kita. Tak ada macet, tak ada pula persinggungan dengan para pebisnis lainnya.

Banyak sekali macam pekerjaan, usaha, bisnis, atau kesibukan lain yang dijalani oleh seluruh manusia di muka bumi ini. Namun, semua itu akan terasa indah dan berkah apabila kita memiliki niat dan tujuan hanya mencari keridhaan dari Allah SWT.

Perjalanan hati dan spiritualitas seseorang memang berbeda-beda, namun perlu kita ingat bahwa dengan niatan yang ikhlas maka perjalanan tersebut Insya Allah selalu dilindungi oleh-Nya. Amin.

 

  1. Kuat , Cerdas, dan Cekatan

Kekuatan fisik dan hati yang ditunjukkan oleh Rasulullah benar-benar termanifestasi dengan baik dalam keseharian beliau. Demikian pula dalam menjalankan bisnis, Muhammad yang tangguh tak pernah putus asa menjalankan bisnis dan perdagangannya. Beliau sangat kuat menghadapi segala proses dalam berbisnis. Kejujuran yang cerdas , yang mampu membuat semua orang percaya kepada beliau.

Dengan kondisi  fisik dan psikis yang begitu tangguh, Muhammad SAW juga memiliki kecerdasan luar biasa hebat. Jika pada zaman dahulu sudah ada pembahasan tentang multiple intellegence, maka dapat dipastikan bahwa Rasulullah Muhammad SAW memiliki kesemua komponen kecerdasan tersebut.

 

  • Kecerdasan Intelektual Muhammad SAW

Kemampuan Muhammad menghafal dan mengerti suatu hal patut diacungi dua buah jempol. Bagaimana mungkin seorang anak yang buta huruf dapat memahami prinsip dalam berdagang yang diajarkan oleh pamannya? Hal ini tidak lain karena tingkat kecerdasan intelektual beliau yang sangat tinggi.

Inilah anutan kita, dalam membangun bisnis kita pun perlu untuk melatih kecerdasan intelektual diri kita. Dunia bisnis begitu banyak persaingan dan pernak-pernik lain yang mengharuskan kita untuk cerdas. Perlu diingat, sebaiknya kita perlu untuk mengetahui semua hal tentang bisnis yang akan kita bangun terlebuih dahulu.

Dengan banyak belajar hal baru, keterkaitan antar neuron di otak kita pun semakin bertambah. Secara fisik, jaringan otak akan semakin mantap dan cerdas dengan berbagai jenis pengetahuan baru yang kita pelajari tanpa bermalas-malasan.

Kita tidak boleh cepat berpuas diri terhadap kemampuan yang telah ada. Belajarlah pada siapa saja yang dianggap mampu menambah wawasan dan pengalaman kita. Namun, berhati-hatilah terhadap ajakan-ajakan untuk menyekutukan Allah atau malah menyeret kita kepada kekafiran.

 

  • Kecerdasan Emosional Muhammad SAW

Kecerdasan emosional Muhammad SAW tidak bisa dipungkiri lagi, begitu besar dan cermat. Kejujuran dan kepribadiannya sangat menarik sehingga dijuluki dengan Al Amin, yaitu orang yang dapat dipercaya. Muhammad muda menyaksikan perjanjian Hilful Fudhul, yaitu perjanjian yang melibatkan para pembesar Quraisy. Isinya adalah tentang pembelaan terhadap orang yang teraniaya, menjalankan perdagangan dengan jujur, dan tidak berperilaku buruk kepada orang lain. Tempaan keterampilan tersebut semakin membangun kecerdasan emosional Muhammad yang telah tertata dengan baik. Hal tersebut terbawa sampai beliau dewasa dan menjalankan sendiri roda bisnisnya.

Satu peristiwa besar yang menguji kecerdasan emosional Muhammad SAW yaitu ketika terjadi perbaikan terhadap Ka’bah, saat itu usia beliau menginjak 35 tahun. Kecerdasan emosional Muhammad tampak ketika mereka akan meletakkan kembali Hajar Aswad. Semua pemuka Quraisy menginginkan batu hitam itu dipindahkkan oleh mereka. Muhammad SAW berpikirdan menemukan ide brilian yang merupakan signal dari kecerdasan emosional beliau. Muhammad meminta sebuah kain atau selendang, kemudian meletakkan Hajar Aswad di atas kain tersebut. Pemuka setiap kabilah dimintanya memegang ujung selendang, kemudian Hajar Aswad diangkat secara bersama-samadan akhirnya Muhammad SAW yang meletakkannya pada posisi semula. Semua pihak sangat senang dan tidak merasa dirugikan. Inilah EQ Muhammad SAW , kecerdasan emosional yang tentu tidak bisa dimiliki begitu saja oleh sembarang orang.

Dengan menumbuhkan empati dari dalam hati kita maka kecerdasan emosional tersebut akan tumbuh secara perlahan. Dengan demikian kita akan mudah diterima oleh orang lain. Kecerdasan emosional yang terlatih membuat kita dapat dekat dengan siapa saja tanpa kesan memanfaatkan. Wajar, Smart, dan harmonis menjadi perilaku keseharian kita. Siapapun yang dapat sedikit memiliki EQ ini, maka akan lancarlah urusan bisnisnya dengan orang lain.

 

  • Kecerdasan Spiritual

Rasulullah Muhammad SAW merupakan seorang manusia dengan kecerdasan spiritual di atas rata-rata, tentu saja. Beliau adalah seorang yang memiliki konsep diri dengan jelas, mampu menjabarkan segala maknadalam kehidupan, menjalani nilai-nilai yang dianutnya dengan penuh konsistensi, dan memiliki keutuhan diri.

Semua yang kita lakukan sebagai seorang pebisnis hanya merupakan usaha, merupakan ikhtiar lahiriah saja. Ikhtiar batinnya tentu saja kita harus pasrah dan berdoa kepada Allah SWT agar dimudahkan semua yang kita tuju. Inilah SQ yang  bisa terbentuk karena kita selalu bertakwa kepada Allah SWT. Jika ingin mendapatkan kesuksesan bisnis yang bermartabat, pastikan kita memiliki kecerdasan spiritual ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketiga komponen kecerdasan yang harus dimiliki setiap pebisnis.

 

Itulah kecerdasan kompleks seorang Muhammad SAW , yang patut kita contoh, meskipun tidak mungkin kita bisa seperti beliau.

Keberhasilan bagi seseorang yang memiliki ketiga kecerdasan tersebut lebih pada makna holistik dari sebuah kebahagiaan. kebahagiaan ketika sudah dapat berbisnis dengan jujur, berarti bagi sesama, dan bahagia karena selalu dapat mewarnai hari dengan ketauhidan kepada-Nya.

Namun satu yang perlu kita ingat sebagai kaum muslim, yaitu sumber dari semua kecerdasan yang bisa dimiliki oleh manusia adalah Allah SWT. Tanpa izin dan panduan-Nya rasanya sulit bagi kita untuk dapat mempelajari semua hal baik yang terekam dalam benak kita.

Tebersit makna tersurat dari pelajaran membaca , yaitu membaca situasi, membaca kondisi, dan kesemua hal yang menyangkut kehidupan kita sehari-hari. Begitu pula dalam membaca peluang bisnis dan mencari celah agar kita dapat bersaing dengan wajar serta profesional.

Membaca bisa jadi kita lakukan di pasar, di Mall, di bandara, stasiun, sekolah, perkantoran, atau tempat manapun yang rasanya tidak sulit untuk ditemukan.

Lalu, bagaimana dengan cekatan ? Cekatan berarti tanggap, tidak menghadapi hidup dengan bermalas-malasan. Cekatan merupakan aksi selanjutnya dalam memajukan bisnis kita. Membaca saja tidak disertai dengan aksi atau tindakan nyata sama dengan no thing. Membaca harus disertai dengan usaha untuk pencapaian apa yang telah terangkum dalam benak kita tersebut. menuliskan goal yang akan dicapai, memikirkan cara terbaik untuk mencapainya, dan akhirnya merefleksikan dalam tindakan nyata.

Ketentuan untuk jujur dan amanah tidak akan membatasi kecekatan manusia. Cekatan tak harus melanggar perintah-Nya dan tak harus mendekat pada larangan-Nya. Tindakan nyata dan cekatan yang bisa dilakukan untuk mengaplikasikan rencana sebelumnya, bisa dijalankan dengan tetap mematuhi hukum-hukum Allah SWT.

Cekatan adalah setia kepada janji yang telah dibuat, tidak berniatan ingkar, dan melakukan segala hal dengan semestinya. Ketika seseorang diserahi sebuah tanggungjawab terhadap suatu pekerjaan, maka jalankanlah tanggungjawab tersebut dengan baik. Jangan merasa bahwa tidak ada benefit yang besar sehingga membuat kita bermalas-malasan.

Disaat nanti kita menjadi sosok pemimpin dalam bisnis kita, maka tidak ada anak buah kita yang bersikap lelet, karena semua kembali kepada diri kita sendiri. Bukankah memberi contoh jauh lebih mengena daripada menasihati orang lain ?

Dengan selalu teguh memegang janji, maka selanjutnya rekanan bisnis maupun anak buah menjadi nyaman dan senang hati bekerja sama dengan kita.

Cekatan juga merupakan tanggap terhadap suatu hal. Dengan menjadikan cekatan sebagai salah satu sikap yang harus dikembangkan, maka seseorang akan lebih tanggap terhadap bisnisnya. Tanggap kapan harus mengubah model, membeli bahan yang murah dan berkualitas, bersaing harga, dan tanggap pula dengan cara-cara marketing terkini.

Dengan terusa mengasah diri, mencermati setiap keadaan , namun tetap memakai pikiran dan hati yang jernih maka Insya Allah kita akan lebih tenang.

 

  1. Keseimbangan Hati, Pikiran, dan Tindakan Nyata

Keseimbangan dan keterkaitan antara hati, pikiran, dan tindakan nyata sangat sulit untuk dilakukan. Apalagi kalau kita masih memiliki berbagai prasangka buruk terhadap lingkungan, atau bahkan malah prasangka buruk kepada Sang Maha Pencipta. Oleh karena itu, kembali meluruskan niatdan berbaik sangka menjadi pijakan yang kuatbagi kita untuk teerus melangkah menuju kesuksesan bisnis yang tengah dirintis.

Seperti Muhammad SAW, hatinya tentu tidak dapat diragukan lagi kesuciannya. Ketika beliau masih balita, Malaikat Jibril datang untuk membelah dada dan mencuci hati beliau dengan air Zam-zam. Hati kanak-kanak itu disucikan, dibuang segala sifat buruk yang berkemungkinan mengganggu jalannya syiar dan dakwah yang akan dijalankan sebagai seorang rasul kelak.

Hal yang bisa kita lakukan saat ini untuk menjernihkan hati adalah :

  • Memelihara lisan, tidak berkata kotor, kasar, atau dengan nada tinggi. Mencoba menjadi orang yang dapat menggunakan bahasa dan makna tepat pada waktu dan tempatnya. Tidak suka menggunjing, mencemooh, atau berkata kotor.
  • Berbaik sangka kepada orang lain, husnudzan kepada orang lain sebelum kita mengetahui dengan pasti keburukannya. Apabila kita sudah mengetahui sendiri keburukan seseorang, maka simpanlah untuk diri kita sendiri. Simpanlah sebagai pembelajaran untuk lebih waspada. Namun, jangan mengumbar keburukan orang lain tersebut kepada semua orang.
  • Mencermati setiap kesalahan diri untuk tidak diulang kembali, itulah cara yang bisa kita lakukan untuk menjernihkan hati. Dengan selalu berkaca dan mencermati kesalahan diri maka kita akan menjadi pebisnis tangguh yang sabar.

Dalam berbisnis, kesucian hati Muhammad menjadikan pegangan bagi pemikiran dan tindakan yang dilakukan selanjutnya. Dengan selalu menjaga hati dan menghilangkan prasangka buruk, maka beliau mampu berpikir dengan jernih pula. Menjaga kesucian hati mutlak diperlukan bagi seorang pebisnis tangguh. Jangan hanya kakrena cerita dari orang lain lalu kita menjadi berprasangka buruk terhadap saingan kita. Apalagi kalau prasangka buruk tersebut terjadi pada rekanan atau bahkan karyawan kita. Sungguh sia-sia waktu yang kita gunakan untuk menuruti prasangka yang belum tentu benar adanya.

Beberapa cara menghilangkan pikiran dan hati yang kotor :

  • Ikhlas

Keikhlasan hati dan pikiran membuat diri kita terhindar dari segala pikiran dan hati yang buruk. Ikhlas bukan berarti tidak berbuat apapun, namun ikhlas adalah menerima konsekuensi dari apa yang kita perbuat sebelumnya.

  • Zikir

Pebisnis yang mengikuti majelis zikir merasakan adanya perbedaan di dalam penerimaan mereka tentang hakikat kebahagiaan. Mereka merasa justru dengan aktif berzikir maka bisnisnya menjadi lancar karena hatinya selalu jernih.

  • Shalat Malam

Shalat malam merupakan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT yang bisa kita lakukan setiap hari. Dengan mencoba selalu ingat pada-Nya maka kita sangat berharap agar Dia juga mau membimbing jalan kita supaya  tetap dalam kebaikan. Membimbing hati dan pikiran kita supaya penuh dengan kejernihan dalam berpikir, berbicara, dan bertindak.

Setelah kita memiliki hati yang jernih , maka tugas selanjutnya adalah memanifestasikan kejernihan hati tersebut ke dalam pikiran. Pikiran memuat niat yang terkandung dalam benak seseorang untuk berbuat sesuatu. Ketika hati kita telah jernih dalam menjalankan bisnis yang tengah dirintis atau bahkan sudah berjalan, maka selanjutnya kita landasi bisnis tersebut dengan niat yang ikhlas. Niat hanya mencari ridha Allah semat, bukan niat untuk berfoya-foya apalagi ingin membangga-banggakan diri di depan orang lain.

Rasulullah Muhammad SAW tidak pernah sedikit pun memiliki pikiran buruk. Bahkan ketika berhadapan dengan orang-orang munafik pun beliau tetap sabar, tidak menghadapinya dengan kekerasan.

Langkah selanjutnya adalah menjaga pembicaraan. Rasulullah SAW memang manusia yang sempurna, beberapa hal penting yang perlu kita ketahui dalam ucapan dan pembicaraan beliau adalah :

  • Bicaranya fasih, tidak tersendat-sendat
  • Ucapannya jelas, selalu disampaikan pada kesempatan dan tempat yang paling tepat
  • Lancar dan jernih kata-katanya
  • Jelas pengucapan dan maknanya sangat mendalam
  • Logat yang sedikit tertahan, tidak berapi-api
  • Menyisipkan kata-kata yang bermakna luas
  • Mengkhususkan pada penekanan-penekanan hukum
  • Berlogat dan berbahasa seperti yang diajak bicara, sehingga menarik untuk didengar
  • Kekuatan berbicara seseorang yang beradab, tidak menyinggung, berbudi pekerti luhur.

 

Dengan mengetahui kaidah-kaidah  berbicara seperti Rasulullah, kita akan bisa diterima berbisnis dengan siapapun dan dimanapun berada. Berbisnislah dengan siapapun haruslah didasari dengan niat baik, pikiran jernih, dan tutur kata yang sopan.

Bila kita telaah dari tindakan yang diambil oleh Muhammad SAW dalam menghadapi para kaum munafik, maka kita bisa mencontohnya untuk bertindak sebagai berikut :

  • Membiarkan kaum munafik tersebut, membiarkan berarti tidak terlalu dekat dengan mereka dan tidak mempercayai apa yang mereka katakan.
  • Berhati-hati terhadap pujian yang terlalu manis.
  • Mendekati mereka yang amanah.
  • Menjaga perkataan, berarti menjaga lidah dan segala yang keluar dari bibir kita.

 

Rasulullah bukanlah seseorang yang tak terjangkau, pemikirannya yang tawadhu begitu jauh dari sifat sombong. Beliau menyatu dalam setiap sendi kehidupan umat muslim. Tindakan yang dilakukan oleh rasul dalam keseharian sama dengan umat pada umumnya. Beliau memberi contoh bagaimana hidup dengan sewajarnya, hidup yang selalu berpegang teguh pada Al-Quran dan Hadits. Beliau bukanlah seorang pemimpin yang sombong, yang takut kewibawaannya hilang ketika harus bersama orang papa. Inilah suatu tindakan yang mencerminkan kejernihan hati dan pikiran beliau.

Dalam berbisnis, Muhammad SAW adalah seorang yang paling jujur, paling adil, peling suka memaafkan, dan lapang dada. Bisnis yang dijalaninya tidak terlepas dari sentuhan akhlak yang mulia, budi pekerti luhur seorang utusan Allah.

Inilah hal penting yang perlu untuk diteladani, menjalankan bisnis dengan santun dan sentuhan akhlak yang mulia. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan kesantunan dalam berbisnis :

  • Menghormati rekan kerja

Hormat kepada rekan kerja adalah saling memahami tugas masing-masing. Berkomitmen terhadap tugas yang telah dibagi, dan membantu sebisa mungkin ketika mereka memerlukan.

  • Menghargai anak buah

Apabila kita ingin mereka menghargai kita maka sebaliknya kita juga berusaha semaksimal mungkin untuk menghargai mereka. Memberikan contoh yang baik, memberikan pengarahan yang mendidik, justru akan membuat mereka nyaman.

  • Melayani pelanggan

Melayani di sini tentu harus di artikan sebagai suatu hal yang positif. Memberikan barang yang sesuai dengan keterangan awal,merupakan salah satu jenis pelayanan yang baik kepada para pelanggan tersebut.

  • Tidak mencela seseorang

Mencela berarti berkata kasar, bertindak kasar, dan menjatuhkan kewibawaan seseorang di hadapan orang lain. Dengan berkata lemah lembut, bukan berarti kita tidak tegas. Justru ketegasan yang disampaikan dengan sabar dan baik akan memperoleh hasil luar biasa dalam pencapaian sukses seseorang.

  • Tidak menghina orang lain

Membatasi diri untuk tidak menghina orang lain bisa dicapai dengan cara-cara berikut :

  • Selalu berkaca akan kekurangan diri sendiri.
  • Bersyukur atas apa yang telah dilimpahkan oleh-Nya.
  • Dapat menerima segala kelebihan dan kekurangan orang lain.
  • Tidak mencari-cari kesalahan seseorang

Agar kita tidak terlalu mudah untuk mencari-cari kesalahan orang lain maka ada hal-hal yang perlu untuk dicermati :

  • Introspeksi diri
  • Menerima konsekuensi atas apa yang telah kita lakukan
  • Sabar

 

Satu hal yang banyak dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW terhadap kita para umat muslim yaitu kesabaran. Beliau sungguh merupakan orang yang paling sabar, paling cepat ridha, dan suka memanfaatkan kesalahan orang lain.

 

  1. Kejujuran, Tanggung Jawab dan Komitmen

Dalam menjalankan usaha dan  bisnis apa pun, perlu kiranya kita memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan kejujuran. Kejujuran merupakan kunci pokok bahwa seseorang tersebut dinilai dapat dipercaya oleh orang lain.

Kakek dan paman Rasulullah mengajarkan kepada beliau tentang integritas, yaitu mencakup beberapa hal yang menjadi contoh dalam kehidupan sehari-hari Muhammad SAW :

  • Belajar bertanggung jawab
  • Belajar Berdisiplin
  • Jujur

Dalam berbisnis kita yang terbiasa bertindak jujur akan menjalaninya dengan tenang. Jujur akan membawa kitamenjadi orang yang bisa dipercaya, baik oleh kolega, rekanan, pelanggan, maupun oleh kompetitor. Bisnis pun akan maju dan tak ada yang perlu dikhawatirkan di kemudian hari. Karena tidak ada yang kita tutupi dan tidak ada pula yang harus kita sembunyikan.

  • Sederhana

Kesederhanaan berarti berbagi dengan orang miskin. Tidak memandang rendah dan hina kepada mereka. Selalu mawas diri, dan menempatkan sesuatu  dengan adil. Unsur dari  kesederhanaan  yang bisa kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari :

  • Hemat
  • Bersyukur
  • Rendah hati
  • Kerja keras

Kerja keras adalah mengerjakan sesuatu sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepada kita. Dengan bekerja keras maka perasaan kekurangan akan musnah. Kita juga bisa lebih menghargai segala yang kita capai.

  • Mandiri

Tidak bergantung kepada orang lain secara berlebihan.

  • Adil

Bertanggung jawab, menempatkan sesuatu pada yang seharusnya, dan menjawab pertanyaan rekan kerja dengan sabar, serta tidak membeda-bedakan antara rekan bisnis maupun anak buah.

  • Berani

Dengan keberanian maka kita bisa berinovasi, mencari peluang pasar yang lebiih menjanjikan, dan berbisnis dengan amanah. Bayangkan kalau kita selalu takut melakukan hal yang memang diperlukan, maka bisnis kita pun tidak bisa berkembang dengan pesat. Namun , sekali lagi keberanian harus dilandasi oleh niat Lillahita’alla. Keberanian bukan semata menunjukkan keunggulan diri pada sesama manusia, karena hal tersebut tidak akan ada artinya.

  • Peduli

Sebuah nilai kemanusiaan yang sangat jarang dimiliki oleh seorang pebisnis sukses. Kita perlu untuk membiasakan diri mengulurkan tangan justru pada saat kita sendiri juga tidak berlebihan. Kita harus pandai membangun rasa persaudaraan, tenggang rasa, dan penuh empati. Kita harus mengetahui kapan kita harus memberikan ucapan selamat atau berbela sungkawa atas suatu kejadian yang menimpa rekan kita.

 

  1. Bisnis-bisnis Nabi

Telah banyak kita ulas pada pembahasan sebelumnya bahwa perlu adanya sifat-sifat luhur yang kita contoh dari Rasulullah Muhammad SAW agar tercapainya keseimbangan hidup. Dalam hal ini juga berarti tercapainya kesuksesan dalam bisnis yang akan, sedang, maupun tengah kita rintis dan jalani bersama pasangan, rekan,dan berbagai komponen lainnya. Pada zaman Rasulullah SAW, beliau menjalankan bisnis perdagangan. Kalau istilah sekarang bisalah kita samakan dengan menjalankan bisnis ekspor-impor.

Rasulullah tidak memproduksi barang, beliau membeli barang atau hasil bumi produksi penduduk Mekkah untuk didagangkan di luar negeri. Setelah beliau sampai di negara tujuan, kemudian dibelinya barang dan hasil bumi negara setempat untuk dijual kembali di Mekkah. Sebuah prinsip dagang yang sangat menguntungkan, karena ketika berangkat tujuannya berdagang begitu pula pulang kembali membawa barang dagangan.

Berikut beberapa poin sukses dari bisnis  Muhammad SAW :

Ikhlas dan jujur merupakan kesatuan utuh yang mutlak diperlukan dalam memulai dan menjalani bisnis apapun.

Menjalankan bisnis dengan ikhlas adalah menerima segala hal baik maupun buruk  yang dihadapi dalam berbisnis tersebut. Adanya sikap lapang dada di dalam menjalani kehidupan sesuai dengan sunatullah inilah yang membuat diri seseorang mampu menjadi pebisnis sukses tanpa melakukan hal-hal yang tercela. Menjalani bisnisnya tanpa merasa terbebani, tanpa mengeluh, dan tanpa secuil pun merasa bahwa Allah telah berlaku tidak adil kepadanya.

Berbaik sangka kepada Allah SWT akan segala pertolongannya, juga berbaik sangka kepada manusia lain yang tengah berhubungan dengan kita. Melihat kelebihan rekanan, bawahan, dan bahkan saingan kita dengan hati yang  jernih. Agar kita bisa mengambil pelajaran berharga dari kesemua itu. Dengan sikap ikhlas maka secara tidak langsung kita juga berarti penuh rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas segala hal yang terjadi dan atas segala nikmat serta karunia-Nya kepada kita dan kehidupan kita bersama keluarga, istri/suami, anak-anak, serta saudara dan teman-teman kita.

Manifestasi sikap ikhlas serta jujur di dalam perdagangan yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW yaitu

  1. Mengutamakan adanya kejujuran dalam berdagang

Menunjukkan barang dagangan kita dengan sesungguhnya merupakan salah satu cara bersikap jujur dalam berbisnis. Kita katakan hal yang sebenarnya, segala kebaikan barang dagangan kita dan juga lengkap dengan kelemahannya. Semuanya agar terjadi rasa ikhlas pada diri pelanggan apabila di kemudian hari ada cacat atau ketidaksempurnaan barang yang kita tawarkan.

Dalam menjalankan bisnis apa pun satu kata yang harus kita pegang dalam menawarkan dan membeli barang dagangan yaitu “JUJUR”. Sikap terhormat tersebut membuat semua orang yang berhubungan dengan kita akan merasa senang dan percaya. Dengan memiliki sifat yang jujur, maka bisnis yang kita jalankan  dapat dipercayai, dampaknya di kemudian hari sangatlah besar. Dengan banyaknya orang yang percaya, maka mudah bagi kita untuk mengembangkan sayap ke mana pun melangkah.

Kepercayaan adalah hal utama yang perlu dipegang oleh setiap pebisnis, karena kepercayaan itu mahal harganya dan sulit untuk dicari gantinya. Apabila kepercayaan terhadap bisnis yang kita jalankan atau bahkan kepercayaan terhadap diri pribadi kita telah pudar maka yang ada hanyalah penyesalan. Menyesal kemudian sungguh tidak akan bermanfaat karena kita akan ditinggalkan oleh pelanggan, rekanan, dan bahkan orang kepercayaan. Rasulullah bersabda tentang kejujuran di dalam berdagang atau berbisnis ini :

“Tidak dibenarkan seorang muslim menjual suatu jualan yang mempunyai aib, kecuali ia menjelaskan aibnya.” (HR. Al Quzwani)

Cara bisnis nabi menggunakan esensi dari pelayanan tanpa penipuan. Beliau tidak pernah menyembunyikan keadaan barang dagangan yang dibawanya. Kalau baik ya dikatakan baik, kalaupun ada kekurangan ya dijelaskan disebelah mana kekurangannya.

Menjalankan perdagangan dengan jujur dan berkata apa adanya lebih membuat kita menjadi tenang. Perasaan tenang inilah yang akan terpancar dari raut muka kepada para pelanggan. Dengan menunjukkan raut muka tenang, berseri, dan jujur maka pelanggan secara otomatis akan tertarik dengan apa yang kita tawarkan.

 

  1. Tidak melakukan sumpah palsu

Kadang kita melihat seorang pebisnis bersumpah kepada rakanannya bahwa apa yang dilakukannya sudah transparan. Perkataan sumpah tersebut  penuh dengan risiko, risiko kalau apa yang kita katakan berbeda dari yang sebenarnya terjadi.

Rasulullah sangat tidak suka kepada kepalsuan dan beliau pun melarang para pelaku bisnis melakukan sumpah palsu, seperti sabda Rasulullah Muhammad SAW berikut :

“dengan melakukan sumpah palsu, barang-barang memang terjual tetapi tidak berkah.”(HR. Bukhari).

Bahkan dalam hadits riwayat Abu Zar, Rasulullah SAW mengancam dengan azab yang pedih bagi orang yang bersumpah palsu dalam bisnis, dan Allah tidak akan memedulikannya nanti di hari kiamat (HR. Muslim).

Namun, yang terlihat sekarang justru praktik sumpah palsu ini dipakai sebagai daya pikat bagi seseorang yang ingin barang dagangannya cepat terjual. Sumpah palsu juga dipakai oleh mereka yang tertuduh menyelewengkan jabatan, mereka yang membuang limbah ke sungai, dan perilaku buruk lainnya.

Konsumen sekarang sangat pandai mebedakan mana yang benar dan mana yang penuh kepalsuan. Percayalah, tidak mudah untuk menarik pelanggan atau kolega bisnis dengan perkataan sumpah. Lebih baik menunjukkan komitmen dan kerjasama yang baik dan saling menguntungkan dengan mereka. Dengan adanya komitmen, maka mereka yang berhubungan kerja dengan kita tidak perlu lagi mencari kepastian. Mereka akan lebih percaya dengan apa yang dilihat dan bukannya yang didengarkan.

 

  1. Tidak melakukan Najsya

Yang dimaksud dengan Najsya adalah bersekongkol dengan pembeli lainnya untuk menawar harga dengan tinggi agar ada pembeli lainnya lagi yang mau benar-benar membeli dengan harga yang tinggi tadi. Contohnya kita memiliki toko komputer. Ada seorang pelanggan menawar harga laptop terbaru di toko kita, kemudian datanglah teman kita yang berpura-pura sebagai pembeli juga. Teman tersebut menawar dengan harga yang jauh lebih tinggi sehingga penawar pertama akhirnya ikut membeli dengan harga yang telah disepakati antara kita dengan teman kita yang menyamar tadi. Sungguh jangan pernah dilakukan persekongkolan seperti ini, berdaganglah dengan wajar seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah dalam setiap tindak tanduk beliau. Meskipun pelanggan tidak mengerti tentang akal licik persekongkolan kita namun percayalah Allah SWT Maha Mengetahui semua yang dilakukan oleh makhluknya.

 

  1. Tidak menjelek-jelekkan bisnis atau barang dagangan orang lain

Mengunggulkan bisnis yang kita miliki sehingga memikat investor untuk melakukan permodalan tidak disalahkan. Justru cara tersebut sangat bermanfaat bagi perkembangan bisnis kita pada masa mendatang. Hanya saja keunggulan yang kita sebutkan tadi harus benar-benar terjadi dan bukan isapan jempol belaka. Janganlah sekali-kali menjelek-jelekkan bisnis atau dagangan orang lain sehingga pembeli memutuskan untuk membeli barang kita, karena hal tersebut bukan hanya tidak disukai oleh Allah dan rasul-Nya namun juga tidak disukai oleh sesama manusia yang memiliki bisnis atau barang dagangan serupa dengan milik kita.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda :

“Janganlah seseorang di antara kalian menjual dengan maksud untuk menjelekkan apa yang dijual oleh orang lain.”(HR. Muttafaq ‘alaih)

Berdaganglah dengan gentle, berbisnislah dengan kepribadian yang baik dan sopan. Dengan menjaga hati, pikiran, pembicaraan, dan perilaku kita dalam berbisnis Insya Allah selalu saja ada pertolongan dari-Nya yang kadang kala tidak pernah kita duga sebelumnya. Oleh karena itu, lebih berhati-hati dalam berpikir, berkata, dan bertindak menjadi kunci mulusnya bisnis yang kita lakukan.

 

  1. Tidak melakukan Ihtikar

Melakukan ikhtiar dalam berbisnis itu sangat dianjurkan, namun kalau melakukan ihtikar itu yang tidak diperbolehkan. Perbedaan mencolok terdapat di antara kedua kata tersebut. Kalau ikhtiar berarti usaha yang kita lakukan, jadi kita berusaha semaksimal mungkindalam menjalankan bisnis yang kita gawangi. Namun kalau ihtikar diartikan sebagai menumpuk dan menyimpan barang dalam masa tertentu, dengan tujuan agar harganya suatu saat menjadi naik dan keuntungan besar pun diperoleh.

Di Indonesia ihtikar diistilahkan dengan menimbun barang. Misalnya ketika kita tahu bahwa harga beras akan naik, maka beras kita sembunyikan di gudang. Penjualan beras dibatasi sehingga ketika harganya benar-benar naik maka kita memperoleh hasil yang banyak. Ihtikar biasa juga dilakukan oleh penjual BBM.

rasulullah melarang keras perilaku bisnis semacam itu. Cara berbisnis seperti ini merugikan pelanggan, dan pada akhirnya akan merugikan diri kita sendiri, karena semua orang akan tahu bahwa kita suka menyimpan barang sehingga nantinya harganya menjadi naik beberapa kali lipat dan barulah dijual. Dengan mengetahui perangai kita yang buruk seperti itu, maka pelanggan lama-kelamaan enggan membeli barang dagangan kita.

Berbisnislah dengan wajar, kalau memeang pembeli merasa cocok dan tertarik maka akadnya sudah jelas yaitu kita menjual dan dia membeli. Tidak ada batasan keuntungan yang boleh kita tetapkan, nemun dengan mengambil keuntungan secukupnya justru barang dagangan kita menjadi lebih laku dan omzetnya juga semakin besar.

 

  1. Takaran, ukuran, dan timbangan yang benar

Mengurangi takaran, ukuran, maupun timbangan tidak diperbolehkan dalam ajaran Islam. Hal tersebut memicu adanya sikap tidak jujur, seenaknya sendiri, dan merugikan orang lain. Mudharat pertama yang akan menimpa kita tentu saja kita berdosa karena melakukan hal yang dilarang oleh Allah SWT. Yang berikutnya adalah jatuhnya kepercayaanterhadap diri dan bisnis kita.

Pengurangan terhadap takaran maupun timbangan merupakan permasalahan hati yang keruh, tidak dapat lagi berpikir dengan jernih. Sulit untuk mengubah kebiasaan seseorang yang suka berbisnis dengan nakal seperti ini. Perlu waktu, kesempatan, dan izin dari Allah SWT untuk mengubah ke arah yang lebih baik. Oleh karenanya hal-hal semacam ini memang harus mulai dibiasakan semenjak kecil sehingga ketika dewasa, anak-anak kita akan menjadi seseorang yang memiliki integritas dan martabat.

Lebih baik kita berkata jujur kalau harga barang tersebut telah naik. Mungkin satu dua kali orang akan memilih membelidi toko yang belum menaikkan harga. Namun, ketika mereka tahu bahwa takaran yang kita pakai tersebut pas dan tidak dikurangi maka lambat laun para pelanggan tersebut akan kembali kepada kita.

 

  1. Tidak monopoli

Monopoli berarti keinginan untuk mmenguasai sesuatu dengan berbagai cara. Monopoli biasanya terdapat dalam sistem ekonomi kapitalis. Perekonomian kapitalis melegitimasikan monopoli dan oligopoli.

Contoh sederhana adalah eksploitasi (penguasaan) individu tertentu atas hak milik sosial, seperti air, udara dan tanah serta kandungan isinya seperti barang tambang dan mineral. Individu tersebut mengeruk keuntungan secara pribadi, tanpa memberi kesempatan kepada orang lain. Ini dilarang Islam. Kalau sesuatu tersebut dilarang di dalam Islam pastilah ada mudharat yang sangat krusial termasuk monopoli yang bisa merusak pasar dan tatanan persaingan antar pebisnis atau pengusaha pada umumnya.

Monopoli memang terasa menguntungkan bagi seorang pebisnis, namun di satu sisi keberadaannya merugikan masyarakat di sekitar. Inilah yang selalu diingatkan dalam perekonomian Islam. Perekonomian yang didasari oleh kejernihan hati. Tidak ingin merugikan salah satu atau kedua belah pihak, pembeli dan penjual. Monopoli bisa dilakukan oleh negara atas sebesar-besarnya kepentingan rakyat tentunya. Bukan untuk kepentingan  pribadi yang semakin menambah kesengsaraan masyarakat.

 

  1. Tidak boleh melakukan bisnis dalam kondisi eksisnya bahaya (mudharat) yang dapat merugikan dan merusak kehidupan individu dan sosial

Melakukan bisnis di saat bahaya misalnya dengan melakukan jual-beli saham jepang pada hari kedua setelah serangan tsunami. Bisa juga kita contohkan dengan impor tembak ketika situasi politik sedang tidak menentu. Bisa juga diartikan sebagai tidak menjual produk halal kepada perusahaan yang akan mengolahnya menjadi barang haram. Misalnya menjual anggur pada perusahaan minuman keras, atau contoh lainnya. Esensi hubungan sosial yang justru harus dijaga dan diperhatikan secara cermat.

 

  1. Perdagangan harus dilakukan dengan ikhlas antara kedua belah pihak yang berdagang, baik pembeli atau penjual

Perdagangan atau bisnis yang dilakukan diharuskan untuk sama-sama ikhlas baik bagi penjual maupun bagi pembeli. Keikhlasan disini menunjuk pada diketahuinya sebuah bisnis dengan benar baik sisi baik maupun buruknya. Misalnya mengetahui bahwa membeli telur berarti bersiap dengan kemungkinan untuk busuk apabila kita kurang teliti memilih.

Tidak boleh kita membeli barang dengan memaksa si penjual atau menjual barang dengan memaksa si pembeli. Perhatikan dengan saksama segala transaksi yang akan dilakukan, buatlah akad jual-beli yang benar, maka Insya Allah semua akan menjadi berkah.

 

  1. Bebas dari unsur RIBA

Riba adalah mengambil atau menerima bunga dari uang yang kita tanamkan atau kita simpan pada sebuah lembaga keuangan tertentu atau kepada seseorang.

Allah berfirman dalam QS. Al Baqarah ayat 275, yang artinya :

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba[174] tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila[175]. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual-beli itu sama dengan riba, padahal Allah SWT telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu[176] (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal didalamnya.”

Keterangan :

[174] Riba itu ada dua macam : Nasiah dan Fadhl. Riba nasiah ialah pembayaran lebih yang disyaratkan oleh orang yang meminjamkan. Riba Fadhl ialah penukaran suatu barang dengan barang yang sejenis, tetapi lebih banyak jumlahnya karaena orang yang menukarkan mensyaratkan demikian, seperti penukaran emas dengan emas, padi dengan padi, dsb. Riba yang dimaksud dalam ayat ini riba nasiah yang berlipat ganda yang umum terjadi dalam masyarakat Arab zaman Jahiliah.

[175] Maksudnya : orang-orang yang mengambil riba tidak tenteram jiwanya seperti orang kemasukan setan.

[176] Riba yang sudah diambil (dipungut) sebelum turun ayat ini, boleh tidak dikembalikan.

Bisnis yang dijalankan harus mendasarkan pada hubungan dengan pelanggan yang dikenal dengan istilah saat ini Customer Relationship Management atau istilah yang lebih baru Customer Experience Management yang tidak hanya memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan tetapi juga memahami yang dipikirkan pelanggan.

Strategi dagang Rasulullah Muhammad SAW meliputi berpenampilan menawan, membangun relasi, mengutamakan keberkahan, memahami pelanggan, mendapatkan kepercayaan, memberikan pelayanan hebat, berkomunikasi, menjalin hubungan yang bersifat pribadi, tanggap terhadap permasalahan, menciptakan perasaan satu komunitas, berintegrasi, menciptakan keterlibatan dan menawarkan pilihan yang saling melengkapi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGANTAR ETIKA BISNIS DAN PROFESI


A. Pengertian dan Teori Etika

Apakah etika, dan apakah etika profesi itu ? Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan tersebut yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.

Menurut Martin (1993), etika didefinisikan sebagai “the discpline which can act as the performance index or reference for our control system”. Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya.

Dalam pengertiannya yang secara khusus dikaitkan dengan seni pergaulan manusia atau sosialisasi, etika ini kemudian dirupakan dalam bentuk aturan (code) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsipprinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik.

Dengan demikian etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepenringan kelompok social (profesi) itu sendiri.

B. Prinsip-prinsip Etika

Dalam peradaban sejarah manusia sejak abad keempat sebelum Masehi para pemikir telah mencoba menjabarkan berbagai corak landasan etika sebagai pedoman hidup bermasyarakat. Para pemikir itu telah mengidentifikasi sedikitnya terdapat ratusan macam ide agung (great ideas). Seluruh gagasan atau ide agung tersebut dapat diringkas menjadi enam prinsip yang merupakan landasan penting etika, yaitu keindahan, persamaan, kebaikan, keadilan, kebebasan, dan kebenaran.

  • Prinsip Keindahan

Prinsip ini mendasari segala sesuatu yang mencakup penikmatan rasa senang terhadap keindahan. Berdasarkan prinsip ini, manusia memperhatikan nilai-nilai keindahan dan ingin menampakkan sesuatu yang indah dalam perilakunya.

  • Prinsip Kebaikan

Prinsip ini mendasari perilaku individu untuk selalu berupaya berbuat kebaikan dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Prinsip ini biasanya berkenaan dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti hormat- menghormati, kasih sayang, membantu orang lain, dan sebagainya. Manusia pada hakikatnya selalu ingin berbuat baik, karena dengan berbuat baik dia akan dapat diterima oleh lingkungannya.

  • Prinsip Keadilan

Pengertian keadilan adalah kemauan yang tetap dan kekal untuk memberikan kepada setiap orang apa yang semestinya mereka peroleh. Oleh karena itu, prinsip ini mendasari seseorang untuk bertindak adil dan proporsional serta tidak mengambil sesuatu yang menjadi hak orang lain.

  • Prinsip Kebebasan

Kebebasan dapat diartikan sebagai keleluasaan individu untuk bertindak atau tidak bertindak sesuai dengan pilihannya sendiri. Dalam prinsip kehidupan dan hak asasi manusia, setiap manusia mempunyai hak untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kehendaknya sendiri sepanjang tidak merugikan atau mengganggu hak-hak orang lain.

  • Prinsip Kebenaran

Kebenaran biasanya digunakan dalam logika keilmuan yang muncul dari hasil pemikiran yang logis/rasional. Kebenaran harus dapat dibuktikan dan ditunjukkan agar kebenaran itu dapat diyakini oleh individu dan masyarakat. Tidak setiap kebenaran dapat diterima sebagai suatu kebenaran apabila belum dapat dibuktikan.

  1. Basis Teori Etika
  2. Teori Teleologi

Teleologi berasal dari bahasa Yunani yaitu telos. Menurut teori ini kualitas etis suatu perbuatan atau tindakan diperoleh dengan dicapainya tujuan dari perbuatan itu sendiri.

Ada dua macam aliran dalam teori teleologi ini yaitu:

  • Utilitarisme
  • Egoisme etis

Dilema Etika

Dilema etika merupakan suatu keadaan dimana seseorang harus membuat keputusan tentang perilaku seperti apa yang tepat akan dilakukannya. Menurut Arens dan Loebbecke (1995: 74) yang dimaksud dengan dilema etika adalah situasi yang dihadapi seseorang dimana keputusan mengenai perilaku yang pantas harus dibuat.

Ada beberapa alternatif pemecahan dilema etika, tetapi harus berhati-hati untuk menghindari cara yang merupakan rasionalisasi perilaku pendekatan sederhana untuk memecahkan dilemma etika:

  1. Memperoleh fakta-fakta yang relevan.
  2. Mengidentifikasi issue-issue etika dari fakta-fakta yang ada.
  3. Menentukan siapa dan bagaimana orang atau kelompok yang dipengaruhi oleh dilema.
  4. Mengidentifikasi alternatif yang tersedia bagi orang yang harus memecahkan dilema.
  5. Mengidentifikasi konsekuensi yang mungkin timbul dari setiap alternatif.
  6. Memutuskan tindakan yang tepat untuk dilakukan.
  1. Egoism

Menurut Rachels (2004: 146) artinya teori mengenai bagaimana kita seharusnya bertindak, tanpa memandang bagaimana kita biasanya bertindak. Menurut teori ini hanya ada satu prinsip perilaku yang utama, yakni prinsip kepentingan diri, dan prinsip ini merangkum semua tugas dan kewajiban alami seseorang.

  1. Utilitarism

Utilitarisme adalah sebuah teori yang dikemukakan oleh David Hume. Dalam teori ini suatu perbuatan atau tindakan dapat dikatakan baik jika dapat menghasilkan manfaat. Akan tetapi bukan bermanfaat untuk pribadi seseorang saja, tapi untuk sekelompok orang atau sekelompok masyarakat.

3. Deontology

Deontologi berasal dari bahasa Yunani deon, yang berarti kewajiban. Etika deontologi memberikan pedoman moral agar manusia melakukan apa yang menjadi kewajiban sesuai dengan nilainilai atau norma-norma yang ada. Suatu perilaku akan dinilai baik atau buruk berdasarkan kewajiban yang mengacu pada nilai-nilai atau norma-norma moral. Tindakan sedekah kepada orang miskin adalah tindakan yang baik karena perbuatan tersebut merupakan kewajiban manusia untuk melakukannya. Sebaliknya, tindakan mencuri, penggelapan dan korupsi adalah perbuatan buruk dan kewajiban manusia untuk menghindarinya.

Etika deontologi tidak membahas apa akibat atau konsekuensi dari suatu perilaku. Suatu perilaku dibenarkan bukan karena perilaku itu berakibat baik, tetapi perilaku itu memang baik dan perilaku itu didasarkan kewajiban yang memang harus dilaksanakan.

4. Virtue Etics

Virtue Etics atau teori keutamaan dapat didefinisikan sebagai cara pikir seseorang yang memungkinkan dia untuk bertindak baik secara moral. Teori ini cenderung memandang sikap atau akhlak seseorang.

  1. Perilaku Etika dalam Profesi Akuntansi
  2. Akuntansi Sebagai Profesi dan Peran Akuntan

Akuntan sebagai suatu profesi dituntut untuk mengikuti perkembangan dunia yang semakin global. Profesi akuntan Indonesia di masa yang akan datang menghadapi tantangan yang semakin berat, terutama jika dikaitkan dengan berlakunya kesepakatan Internasional mengenai pasar bebas. Profesi akuntan Indonesia harus menanggapi tantangan tersebut secara kritis khususnya mengenai keterbukaan pasar jasa yang berarti akan member peluang yang besar sekaligus memberikan tantangan yang semakin berat.

Menurut Machfoedz (1997), profesionalisme suatu profesi mensyaratkan tiga hal utama yang harus dipunyai oleh setiap anggota profesi tersebut, yaitu: keahlian (skill), karakter (character), dan pengetahuan (knowledge).

Timbul dan berkembangnya profesi akuntan publik di suatu negara adalah sejalan dengan berkembangnya perusahaan dan berbagai bentuk badan hukum perusahaan di negara tersebut. Dari profesi akuntan publik inilah masyarakat kreditur dan investor mengharapkan penilaian yang bebas tidak memihak terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan oleh manajemen perusahaan.

Peran akuntan antara lain :

  • Akuntan Publik (Public Accountants)

Akuntan publik atau juga dikenal dengan akuntan eksternal adalah akuntan independen yangmemberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu.

  • Akuntan Intern (Internal Accountant)

Akuntan intern adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. Akuntan intern ini disebut juga akuntan perusahaan atau akuntan manajemen.

  • Akuntan Pemerintah (Government Accountants)

Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah, misalnya dikantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK).

  • Akuntan Pendidik

Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mengajar, dan menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi.

  1. Ekpektasi Publik

Masyarakat umumnya mempersepsikan akuntan sebagai orang yang profesional dibidang akuntansi. Ini berarti bahwa mereka mempunyai sesuatu kepandaian yang lebih dibidang ini dibandingkan dengan orang awam. Selain itu masyarakat pun berharap bahwa para akuntan mematuhi standar dan tata nilai yang berlaku dilingkungan profesi akuntan, sehingga masyarakat dapat mengandalkan kepercayaannya terhadap pekerjaan yang diberikan. Dengan demikian unsur kepercayaan memegang peranan yang sangat penting dalam hubungan antara akuntan dan pihak-pihak yang berkepentingan. Dalam hal ini, seorang akuntan dipekerjakan oleh sebuah organisasi atau KAP, tidak akan ada undang-undang atau kontrak tanggung jawab terhadap pemilik perusahaan atau publik.Walaupun demikian, sebagaimana tanggung jawabnya pada atasan, akuntan professional publik mengekspektasikannya untuk mempertahankan nilai-nilai kejujuran, integritas, objektivitas, serta pentingannya akan hak dan kewajiban dalam perusahaan.

  1. Nilai-Nilai Etika VS Teknik Akuntansi Auditing

Sebagain besar akuntan dan kebanyakan bukan akuntan memegang pendapat bahwa penguasaan akuntansi dan atau teknik audit merupakan sejata utama proses akuntansi. Tetapi beberapa skandal keuangan disebabkan oleh kesalahan dalam penilaian tentang kegunaan teknik atau yang layak atau penyimpangan yang terkait dengan hal itu.

Beberapa kesalahan dalam penilaian berasal dari salah mengartikan permasalahan dikarenakan kerumitannya, sementara yang lain dikarenakan oleh kurangnnya perhatian terhadap nilai etik kejujuran, integritas, objektivitas, perhatian, rahasia dan komitmen terhadap mendahulukan kepentingan orang lain dari pada kepentingan diri sendiri.

  •  Integritas

Setiap tindakan dan kata-kata pelaku profesi menunjukan sikap transparansi, kejujuran dan konsisten.

  • Kerjasama

Mempunyai kemampuan untuk bekerja sendiri maupun dalam tim.

  • Inovasi

Pelaku profesi mampu memberi nilai tambah pada pelanggan dan proses kerja dengan metode baru.

  • Simplisitas

Pelaku profesi mampu memberikan solusi pada setiap masalah yang timbul, dan masalah yang kompleks menjadi lebih sederhana.

Teknik akuntansi (akuntansi technique) adalah aturan aturan khusus yang diturunkan dari prinsip prinsip akuntan yang menerangkan transaksi transaksi dan kejadian kejadian tertentu yang dihadapi oleh entitas akuntansi tersebut.

  • Perilaku Etika dalam Pemberian Jasa Akuntan Publik

Masyarakat, kreditur dan investor mengharapkan penilaian yang bebas serta tidak memihak terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan oleh manajemen perusahaan. Profesi akuntan publik menghasilkan berbagai jasa bagi masyarakat, antara lain:

  • Jasa Assurance

Jasa profesional independen yang meningkatkan mutu informasi bagi pengambil keputusan.

  • Jasa Atestasi

Jasa atestasi terdiri dari audit, pemeriksaan (examination), review, dan prosedur yang disepakati (agreed upon procedure). Jasa atestasi adalah suatu pernyataan pendapat, pertimbangan orang yang independen dan kompeten tentang apakah asersi suatu entitas sesuai dalam semua hal yang material dan kriteria yang telah ditetapkan.

  • Jasa Non Assurance

Jasa yang dihasilkan oleh akuntan publik yang tidak memberikan suatu pendapat, keyakinan negatif, ringkasan temuan, atau bentuk lain keyakinan.

Setiap profesi yang menyediakan jasanya kepada masyarakat memerlukan kepercayaan dari masyarakat yang dilayaninya. Kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa akuntan publik akan menjadi lebih tinggi, jika profesi tersebut menerapkan standar mutu tinggi terhadap pelaksanaan pekerjaan profesional yang dilakukan oleh anggota profesinya.

Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik merupakan etika profesional bagi akuntan yang berpraktik sebagai akuntan publik Indonesia. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik bersumber dari prinsip etika yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.

  • Kode Etik Profesi Akuntansi

Akuntan sebagai suatu profesi untuk memenuhi fungsi auditing harus tunduk pada kode etik profesi dan melaksanakan audit terhadap suatu laporan keuangan dengan cara tertentu. Etik sebagai suatu prinsip moral dan perbuatan yang menjadi landasan bertindaknya seseorang sehingga apa yang dilakukannya dipandang oleh masyarakat sebagai perbuatan yang terpuji dan meningkatkan martabat dan kehormatan seseorang. Etik yang telah disepakati bersama oleh anggota suatu profesi disebut dengan Kode Etik Profesi.

Akuntan sebagai suatu profesi mempunyai kode etik profesi yang dinamakan Kode Etik Akuntan Indonesia. Khusus untuk akuntan public terdapat Kode Etik Profesi Akuntan Publik yang sebelumnya disebut Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik. Kode Etik Profesi Akuntan Publik adalah aturan etika yang harus diterapkan oleh anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) yang sebelumnya dinamakan Ikatan Akuntan Indonesia-Kompartemen Akuntan Publik (IAI KAP) dan staf profesional (baik yang anggota IAPI maupun yang bukan anggota IAPI) yang bekerja pada satu Kantor Akuntan Publik/ (KAP).

  • Kode Perilaku Profesional

Perilaku etika merupakan fondasi peradaban modern. Etika mengacu pada suatu sistem atau kode perilaku berdasarkan kewajiban moral yang menunjukkan bagaimana seorang individu harus berperilaku dalam masyarakat. Profesionalisme didefinisikan secara luas mengacu pada perilaku, tujuan dan kualitas yang membentuk karakter atau ciri suatu profesi atau orang-orang profesional. Seluruh profesi menyusun aturan atau kode perilaku yang mendefinisikan perilaku etika bagi anggota profesi tersebut.

  1. Prinsip-Prinsip Etika
  2. IFAC

IFAC atau International Federation of Accountants mempunyai tugas untuk membuat standar internasional pada etika, auditing dan assurance, pendidikan akunting, dan akuntansi sector public.Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang auditor dalam menjalankan tugasnya adalah dengan memahami  IFAC’s International Ethics Standards Board for Accountants (IESBA). Dimana ketika terjadi perbedaan spesifkasi maka anggota harus patuh terhadap standar yang lebih ketat yang  berlaku.

Prinsip-prinsip Fundamental Etika IFAC:

  • Integritas

Seorang akuntan profesional harus bertindak tegas dan jujur dalam semua hubungan bisnis dan profesionalnya.Dalam kasus Waste Management Inc, akuntan yang ada di perusahaan tidak secara jujur dan tegas dalam mengungkapkan keadaan keuangan WMI yang sebenarnya.Serta ikut berpartisipasi dalam melakukan penipuan atau manipulasi laporan keuangan.

  • Objektivitas

Seorang akuntan profesional seharusnya tidak boleh membiarkan terjadinya bias, konflik kepentingan, atau dibawah pengaruh orang lain sehingga mengesampingkan pertimbangan bisnis dan profesional. Auditor eksternal di Waste Management berada di bawah pengaruh para eksekutif WMI, yang banyak melakukan manupulasi terhadap laporan keuangan perusahaan.

  • Kompetensi profesional dan kehati-hatian

Seorang akuntan profesional mempunyai kewajiban untuk memelihara pengetahuan dan keterampilan profesional secara berkelanjutan pada tingkat yang dipelukan untuk menjamin seorang klien atau atasan menerima jasa profesional yang kompeten yang didasarkan atas perkembangan praktik, legislasi, dan teknik terkini.Seorang akuntan profesional harus bekerja secara tekun serta mengikuti standar-standar profesional dan teknik yang berlaku dalam memberikan jasa profesional. Akuntan WMI secara sengaja memberikan opini wajar tanpa pengecualian terhadap laporan keuangan yang salah saji secara demi kepentingan kliennya.

  • Kerahasiaan

Seorang akuntan profesional harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperolehnya sebagai hasil dari hubungan profesional dan bisnis serta tidak boleh mengungkapkan informasi apapun kepada pihak ketiga tanpa izin yang benar dan spesifik, kecuali terdapat kewajiban hukum atau terdapat hak profesional untuk mengungkapkannya.

  • Perilaku Profesional

Seorang akuntan profesional harus patuh pada hukum dan perundang-undangan yang relevan dan harus menghindari tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.Akuntan WMI jelas telah melanggar hukum yang berlaku dengan melakukan penipuan laporan keuangan yang menyebabkan banyak kerugian terjadi dan hanya menguntungkan diri sendiri dan kliennya saja.

AICPA

Prinsip-prinsip AIPCA:

  • Tanggung Jawab

Dalam melaksanakan tanggung jawab mereka sebagai professional, anggota harus menerapkan penilaian professional dan moral yang sensitive dalam segala kegiatannya. (section 52, article I)

  • Kepentingan Umum

Anggota harus menerima kewajiban mereka untuk bertindak dengan cara yang dapat melayani kepentingan publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen terhadap profesionalisme. (section 53, article II)

  • Integritas

Untuk mempertahankan dan memperluas kepercayaan masyarakat, anggota harus melakukan semua tanggung jawab professional dengan integritas tertinggi. (section 54, article III)

  • Objectivitas dan Independensi

Seorang anggota harus mempertahankan  objectivitas dan bebas dari konflik kepentingan dalam melaksanakan tanggung jawab professional. Seorang anggota dalam praktik publik harus independen dalam penyajian fakta dan tampilan ketika memberikan layanan audit dan jasaatestasi lainnya. (section 55, article IV).

  • Due Care

Seorang anggota harus mematuhi standar teknis dan etis profesi, berusaha terus menerus untuk menigkatkan kompetensi dan layanan dalam melaksanakan tanggung jawab professional dengan kemampuan terbaik yang dimiliki anggota. (section 56, article V)

  • Sifat dan Cakupan Layanan

Seorang anggota dalam praktik publik harus memerhatikan Prinsip-prinsip dari Kode Etik Profesional dalam menentukan lingkup dan sifat jasa yang akan disediakan. (section 57, article VI).

IAI

Prinsip Etika Profesi menurut Ikatan Akuntansi Indonesia yaitu:

  • Tanggung Jawab Profesi

Dalam melaksanakan tanggung-jawabnya sebagai profesional setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.

Sebagai profesional, anggota mempunyai peran penting dalam masyarakat. Sejalan dengan peranan tersebut, anggota mempunyai tanggung jawab kepada semua pemakai jasa profesional mereka. Anggota juga harus selalu bertanggung jawab untuk bekerja sarna dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi, memelihara kepercayaan masyarakat, dan menjalankan tanggung-jawab profesi dalam mengatur dirinya sendiri. Usaha kolektif semua anggota diperlukan untuk memelihara dan meningkatkan tradisi profesi.

  • Kepentingan Publik

Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.Satu ciri utama dari suatu profesi adalah penerimaan tanggung-jawab kepada publik. Profesi akuntan memegang peranan yang penting di masyarakat, di mana publik dari profesi akuntan yang terdiri dari klien, pemberi kredit, pemerintah, pemberi kerja, pegawai, investor, dunia bisnis dan keuangan, dan pihak lainnya bergantung kepacla obyektivitas dan integritas akuntan dalam memelihara berjalannya fungsi bisnis secara tertib. Ketergantungan ini menimbulkan tanggung-jawab akuntan terhadap kepentingan publik. Kepentingan publik didefinisikan sebagai kepentingan masyarakat dan institusi yang dilayani anggota secara keseluruhan. Ketergantungan ini menyebabkan sikap dan tingkah laku akuntan dalam menyediakan jasanya mempengaruhi kesejahteraan ekonomi masyarakat dan negara.

Profesi akuntan dapat tetap berada pada posisi yang penting ini hanya dengan terus menerus memberikan jasa yang unik ini pada tingkat yang menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat dipegang teguh. Kepentingan utama profesi akuntan adalah untuk membuat pemakai jasa akuntan paham bahwa jasa akuntan dilakukan dengan tingkat prestasi tertinggi dan sesuai dengan persyaratan etika yang diperlukan untuk mencapai tingkat prestasi tersebut.

Dalam mememuhi tanggung-jawab profesionalnya, anggota mungkin menghadapi tekanan yang saling berbenturan dengan pihak-pihak yang berkepentingan. Dalam mengatasi benturan ini, anggota harus bertindak dengan penuh integritar, dengan suatu keyakinan bahwa apabila anggota memenuhi kewajibannya kepada publik, maka kepentingan penerima jasa terlayani dengan sebaik-baiknya.

Mereka yang memperoleh pelayanan dari anggota mengharapkan anggota untuk memenuhi tanggungjawabnya dengan integritas, obyektivitas, keseksamaan profesional, dan kepentingan untuk melayani publik. Anggota diharapkan untuk memberikan jasa berkualitas, mengenakan imbalan jasa yang pantas, serta menawarkan berbagai jasa, semuanya dilakukan dengan tingkat profesionalisme yang konsisten dengan Prinsip Etika Profesi ini.

Semua anggota mengikat dirinya untuk menghormati kepercayaan publik. Atas kepercayaan yang diberikan publik kepadanya, anggota harus secara terus-menerus menunjukkan dedikasi mereka untuk mencapai profesionalisme yang tinggi.

Tanggung-jawab seorang akuntan tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan klien individual atau pemberi kerja. Dalam melaksanakan tugasnya seorang akuntan harus mengikuti standar profesi yang dititik-beratkan pada kepentingan publik, misalnya:

  1. Auditor independen membantu memelihara integritas dan efisiensi dari laporan keuangan yang disajikan kepada lembaga keuangan untuk mendukung pemberian pinjaman dan kepada pemegang saham untuk memperoleh modal.
  2. Eksekutif keuangan bekerja di berbagai bidang akuntansi manajemen dalam organisasi dan memberikan kontribusi terhadap efisiensi dan efektivitas dari penggunaan sumber daya organisasi.
  3. Auditor intern memberikan keyakinan tentang sistem pengendalian internal yang baik untuk meningkatkan keandalan informasi keuangan dari pemberi kerja kepada pihak luar.
  4. Ahli pajak membantu membangun kepercayaan dan efisiensi serta penerapan yang adil dari sistem pajak; dan
  5. Konsultan manajemen mempunyai tanggung-jawab terhadap   kepentingan umum dalam membantu pembuatan keputusan   manajemen yang baik.
  • Integritas

Integritas mengharuskan seorang anggota untuk, bersikap jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan rahasia penerima jasa. Pelayanan dan kepercayaan publik tidak boleh dikalahkan oleh keuntungan pribadi. Integritas dapat menerima kesalahan yang tidak disengaja dan perbedaan pendapat yang jujur, tetapi tidak menerima kecurangan atau peniadaan prinsip.

Integritas diukur dalam bentuk apa yang benar dan adil. Dalam hal tidak terdapat aturan, standar, panduan khusus atau dalam menghadapi pendapat yang bertentangan, anggota harus menguji keputusan atau perbuatannya dengan bertanya apakah anggota telah melakukan apa yang seorang berintegritas akan lakukan dan apakah anggota telah menjaga integritas dirinya. Integritas mengharuskan anggota untuk menaati baik bentuk maupun jiwa standar teknis dan etika.

  • Obyektivitas

Obyektivitas adalah suatu kualitas yang memberikan nilai atas jasa yang diberikan anggota. Prinsip obyektivitas mengharuskan anggota bersikap adil, tidak memihak, jujur secara intelektual, tidak berprasangka atau bias, serta bebas dari benturan kepentingan atau dibawah pengaruh pihak lain.

Anggota dalam praktek publik memberikan jasa atestasi, perpajakan, serta konsultasi manajemen. Anggota yang lain menyiapkan laporan keuangan sebagai seorang bawahan, melakukan jasa audit internal dan bekerja dalam kapasitas keuangan dan manajemennya di industri, pendidikan, dan pemerintah. Mereka juga mendidik dan melatih orang-orang yang ingin masuk kedalam profesi. Apapun jasa dan kapasitasnya, anggota harus melindungi integritas pekerjaannya dan memelihara obyektivitas.

  • Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional

Kehati-hatian profesional mengharuskan anggota untuk memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan kompetensi dan ketekunan. Hal ini mengandung arti bahwa anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan jasa profesional dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuannya, derni kepentingan pengguna jasa dan konsisten dengan tanggung-jawab profesi kepada publik.

Anggota harus tekun dalam memenuhi tanggung-jawabnya kepada penerima jasa dan publik. Ketekunan mengandung arti pemenuhan tanggung-jawab untuk memberikan jasa dengan segera dan berhati-hati, sempurna dan mematuhi standar teknis dan etika yang berlaku.

Kehati-hatian profesional mengharuskan anggota untuk merencanakan dan mengawasi secara seksama setiap kegiatan profesional yang menjadi tanggung-jawabnya.

  • Kerahasiaan

Setiap anggota harus, menghormati kerahasiaan informasi iyang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya. Kewajiban kerahasiaan berlanjut bahkan setelah hubungan antar anggota dan klien atau pemberi jasa berakhir.

  • Perilaku Profesional

Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi. Kewajiban untuk menjauhi tingkah laku yang dapat mendiskreditkan profesi harus dipenuhi oleh anggota sebagai perwujudan tanggung jawabnya kepada penerima jasa, pihak ketiga, anggota yang lain, staf, pemberi kerja dan masyarakat umum.

  • Standar Teknis

Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.

Standar teknis dan standar professional yang harus ditaati anggota adalah standar yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Internasional Federation of Accountants, badan pengatur, dan pengaturan perundang-undangan yang relevan.

  • Aturan dan Interpretasi Etika

Aturan Etika Akuntan Publik Indonesia telah diatur dalam SPAP dan berlaku sejak tahun 2000. Aturan etika IAI-KAP ini memuat lima hal:

  1. Standar umum dan prinsip akuntansi
  2. Tanggung jawab dan praktik lain
  3. Tanggung jawab kepada klien
  4. Independensi, integritas, dan objektivitas
  5. Tanggung jawab kepada rekan seprofesi

Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh Badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan Aturan Etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya.

Pernyataan Etika Profesi yang berlaku saat ini dapat dipakai sebagai Interpretasi dan atau Aturan Etika sampai dikeluarkannya aturan dan interpretasi baru untuk menggantikannya. Kepatuhan Kepatuhan terhadap Kode Etik, seperti juga dengan semua standar dalam masyarakat terbuka, tergantung terutama sekali pada pemahaman dan tindakan sukarela anggota.

Di samping itu, kepatuhan anggota juga ditentukan oleh adanya pemaksaan oleh sesama anggota dan oleh opini publik, dan pada akhirnya oleh adanya mekanisme pemrosesan pelanggaran Kode Etik oleh organisasi, apabila diperlukan, terhadap anggota yang tidak menaatinya.

Sumber:

  • Abdullah, Syukry dan Abdul Halim. 2002. Pengintegrasian Etika dalam Pendidikan dan Riset Akuntansi . Kompak, STIE YO.
  • Badjuri Achmad. Peranan Etika Akuntan Terhadap Pelaksanaan Fraud Audit No 3 vol 9.Desember, 2010.
  • Robiatul Auliyah. Sociological Perspective on Auditing: Postmodernisme Perspective Internal Auditor dan Dilema Etika. No 1 Vol 4. April 2011
  • Silvia Syahraini . Pemetaan Perilaku Mahasiswa Ekonomi Ditinjau dari Perspektif Etika Teleologi. 2010
  • http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/11/prinsip-prinsip-etika-2/
  • http://digilib.usu.ac.id/download/fe/akuntansi-syahelmi.pdf
  •         Feronika Dwi Asih. Persepsi Akuntan Publik, Akuntan Pendidik, Dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Etika Bisnis Dan Etika Profesi Akuntan

 

Pengantar : “Mahasiswa Visioner antara kerja dan kuliah”


Berbicara tetantang mahasiswa selalu tidak pernah kehabisan dengan berbagai macam permasalahan yang terkadang bisa membelenggu anda untuk bergerak lebih cepat untuk menyelesaikan kuliah dan memikirkan kehidupan lainnya.  Sebenarnya bukan tahapan-tahapan fokus kehidupan, artinya kita belum merencanakan menikah karena kuliah belum kelar atau karier belum mapan, tapi semuanya harus berjalan seperti layaknya roda kehidupan yang terus bergulir dan waktu terasa sedikit manakala pencapaian cita-cita masih jauh.

mahasiswa

Selain fase lainnya seperti menikah, berwirausaha, dan semuanya harus punya visi yang jelas, inilah alasannya kenapa kita perlu memiliki perencanaan yang baik, bukan sekedar hayalan anak muda yang merasa lebih bebas berekspresi, walaupun terkadang kehidupan yang akan datang harus berbenturan dengan takdir, tapi kita dituntut ikhtiar secara maksimal.

Dalam kehidupan terdapat banyak cara untuk mendapatkan apa yang anda inginkan, ada cara yang mudah dan ada pula cara yang susah. Terserah anda, mana yang hendak anda pilih. Seperti apa yang dikatakan oleh Lester Levenso (1993) dalam “Keys to the Ultimate Freedom”, “Jika kita tidak senang terhadap apa yang sedang terjadi kepada kita di dunia ini, yang harus kita lakukan adalah mengubah kesadaran kita – niscaya dunia diluar sana akan berubah untuk kita!”

Artinya Yang harus anda lakukan adalah melangkah maju dan melakukan hal-hal yang harus anda lakukan menurut desakan hati, tetapi anda harus mengetahui strategi-strategi yang diperlukan. Rad Bradbury mengatakan “Janganlah menentang bahaya jika anda tidak memiliki strategi-strategi yang jitu untuk mengatasinya.”[2]

JADI mahasiswapun bukan hal yang mudah membutuhkan adanya keberanian untuk mandiri dan tidak tergantung pada orang lain. Ada cerita lama betapa tekunnya mahasiswa temanku yang kebetulan berasal dari sumatera dengan modal hanya untuk ikut UMPTN dia berani meninggalkan kampungnya dan berjuang untuk sehari-hari dengan menjadi kernet dan biaya SPP mengandalkan beasiswa dikampus atau kiriman wesel yang telat pada jaman itu bisa mendorong penulis untuk menjadi seorang sales peralatan masak ataupun bagi mahasiswa yang berjuang dengan sejumlah pekerjaan dan berjuang untuk ikut kuliah malam.

Semuanya hanya satu jawaban ingin berubah dan memperbaiki kehidupan dan diyakini pendidikan masih menempati posisi penting dalam menata kehidupan  yang lebih baik walau ada yang sukses justru karena tidak melanjutkan kuliahnya.

Ingat pidato Steven Job di Harvard University, Bill Gate pendiri Microsoft atau pendiri Primagama yang drop-out dari UGM justru mereka sukses bukan karena kuliah tapi berhenti kuliah Tapi diyakini kesuksesan bukan semata materi tapi pencapaian juga masih diperlukan dan pendidikan masih terbaik. walaupun pendidikan kehidupan jauh lebih baik menempa seseorang untuk sukses.

Abraham Perrils[3] (2010) secara praktis mengungkapkan  Lima Langkah yang yang berlandaskan pada tahu bahwa kehidupan dapat berubah dan tahu bahwa kehidupan itu sendiri akan mendukung anda terhadap apa saja yang anda inginkan. Caranya adalah sebagai berikut:

Langkah pertama, ketahuilah apa yang anda tidak inginkan. Kebanyakan orang memperlihatkan apa yang tidak mereka inginkan. Mengeluh adalah hal yang dianggap sangat wajar oleh semua orang, tetapi kita jarang mengambil proses ini dalam pandangan yang berbeda. Jarang sekali ada orang yang mau berhenti mengeluh atau berjuang cukup lama untuk terfokus pada kebalikan dari apa yang mereka alami. Hal ini dapat mendatangkan manifestasi yang mereka inginkan dan menunjukkan realitas yang ada.

Langkah kedua, pilih apa yang ingin anda miliki, lakukan, atau anda ingin jadi apa. Caranya adalah mengubah setiap keluhan anda menjadi sesuatu yang benar-benar anda inginkan. Singkirkan keluhan-keluhan itu sampai anda memiliki keyakinan yang kuat dalam diri anda. Bila anda sudah memiliki keyakinan yang kuat dalam diri anda, untuk mewujudkan apapun yang anda inginkan akan menjadi lebih mudah. Karena keyakinan itu adalah bagaimana kita menciptakan realitas. Hasil yang anda dapatkan adalah akibat-akibat langsung dari keyakinan-keyakinan yang anda pegang. Keyakinan itu juga dapat membentuk kepribadian.

Langkah ketiga, pahami semuanya. Abraham Perrils berpendapat bahwa manusia memiliki batas yang telah mereka tempatkan sendiri terhadap kebebasan yang mereka miliki. Kita sebagai manusia membutuhkan pelatihan untuk membantu kita memahami bahwa sesungguhnya kita tidak dibatasi. Caranya adalah fokus kepada apa yang kita inginkan dan percayalah keinginan tersebut dapat terwujud. Kata-kata ini terinspirasi dari buku “What Can a Man Believe?” Karya Bruce Barton. Di dalam buku itu dia menjelaskan bahwa bukti adanya surga setelah dunia ini sedikit sekali, tetapi percaya terhadap adanya surga jauh lebih arif daripada tidak percaya sama sekali. Jadi maksud buku ini adalah percaya itu lebih bijak daripada tidak percaya. Fokuskan kepada apa yang anda inginkan dan buat salah satu maksud anda untuk menemukan seseorang yang bisa membantu membebaskan anda dari keyakinan-keyakinan lama anda, sehingga anda dapat menciptakan kehidupan yang anda inginkan. Anda harus tahu bagaimana caranya mendapatkan apa yang anda inginkan sebelum anda memperolehnya. Ubahlah keyakinan-keyakinan lama anda dan bentuklah keyakinan-keyakinan yang baru. Karena keyakinan membentuk cara kita merasa, berpikir dan bertindak. Seperti yang dokatakan oleh Raymond Charles Barker dalam bukunya “Treate Yourself to Life” pada tahun 1954, “Kemakmuran adalah kemampuan untuk melakukan apa yang anda lakukan ketika anda ingin melakukannya.” Dan dengan hati yang jernih anda akan dapat memiliki, melakukan atau menjadi apa yang anda inginkan.

Langkah keempat, rasakan betapa menyenangkan dapat memiliki, melakukan, atau menjadi apa yang kita inginkan. Para spesialis pemasaran tahu bahwa orang-orang tidak bertindak karena alasan-alasan yang logis, tetapi kerena alasan-alasan emosional. Emosi memiliki kekuatan untuk menciptakan apa yang anda inginkan. Kekuatan itu juga mendatangkan energi. Salah satu energi yang paling kuat yang pernah anda alami adalah bersyukur. Sebagaimana yang ditulis oleh Joseph Murphy dalam bukunya “Your Infinite Power to be Rich” pada tahun 1996, “seluruh proses kekayaan mental, spiritual, dan material bisa dirangkum dalam satu kata: Bersyukur.” Rasakan rasa syukur atas apapun yang anda dapatkan dan kemudian anda akan dapat mulai memaafkan dan selanjutnya hati anda akan menjadi jernih dan anda akan dapat memiliki, melakukan atau menjadi apa yang anda inginkan.

Energi lain yang anda ingin alami adalah energi yang berasal dari membayangkan bagaimana rasanya memiliki, menjadi, atau melakukan apa yang sedang anda inginkan,untuk melakukan apa yang anda mimpikan. Bagaimanpun perasaan-perasaan itu menuntun dan mengarahkan anda untuk melakukan hal-hal yang akan membuat peristiwa-peristiwa yang bermakna.

Inti penting langkah ini adalah bahwa dengan rasa senang anda harus merasakan sesuatu energi yang ingin anda ingin lakukan, miliki, atau energi ingin jadi apa anda. Sebagaimana pernah ditulis oleh Joseph Murphy dalam buku kecilnya “How to Attract Money”, “merasa kaya menghasilkan kekayaan.” Jadi rasakan kesenangan itu niscaya anda akan mulai menariknya pada anda dan ia akan menarik anda padanya.

Langkah kelima, berserah diri. Di dalam diri manusia memiliki dua wujud yang berbeda, bukan kepribadian (personality) persis seperti aspek-aspek pikiran yang kita miliki. Gallwey dalam bukunya “The Inner Game of Tennis” menyebutnya sebagai Self One dan Self Two. Self One dapat dihubungkan dengan ego manusia, bagian diri manusia yang ingin berkuasa. Self Two dapat dikaitkan dengan guru batin dalam diri manusia, bagian diri manusia yang berkaitan dengan segala sesuatu. Tugas Self One adalah menyeleksi apa yang anda iginkan dan pasrah. Sedangkan tugas dari Self Two adalah mendatangkan apa yang anda inginkan kepada anda. Sekali lagi intinya adalah belajar bertawakal secara mutlak.

Sukses anda mahasiswa manakala anda bisa menikmati semua sesuai dengan koridor ikhtiar anda, dalam tulisan sederhana ini penulis akan mengulas mengenai

  • Sejauhmanakah visi anda?
  • Sukses Kuliah
  • Dilemma Bekerja Sambil Kuliah
  • Berburu Beasiswa
  • Anda Kuliah Terjadwal Dengan Hasil Terukur
  • Aktivis Kampuskah Anda ?
  • Menikah Disela Kuliah, Mungkinkah?
  • Bisnis Mahasiswa
  • Deadline Skripsi
  • Spiritual Mahasiswa
  • Sarjana Visioner

[2] Lima Formula Mewujudkan Impian Anda(Five Ways to Make Your Dream Come True), Abraham Perrils, Prestasi Pustaka Publisher, Jakarta, 2010

[3] Abraham Perrils Lima Formula Mewujudkan Impian Anda(Five Ways to Make Your Dream Come True), , Prestasi Pustaka Publisher, Jakarta, 2010.

Pengantar Psikologi Komunikasi


1.1. PENDAHULUAN.

Para ahli tentang perilaku manusia bukan hal yang baru dan menjadi kajian dalam ilmu psikologi dan komunikasi. Ada beberapa alasan penting, kenapa kita harus memahami perilaku manusia dalam berkomunikasi?

Manusia semass-mediabagai makhluk sosial senang menjalin hubungan dengan orang lain sebagai upaya mencari eksistensi dan pengakuan diri dalam lingkungan sosial sehingga lahirlah komunitas, paguyuban, kelompok sosial dan organisasi masyarakat serta keagamaan yang memperkokoh komunikasi antar anggotanya. Pemahaman perilaku manusia dalam berkomunikasi juga akan  mengetahui hakikat manusia secara utuh dan akan meningkatkan keyakinan kita kalau manusia termasuk makhluk yang unik dalam penciptaannya.

Psikologi komunikasi yang terdiri dari dua kata yang berdiri sendiri sebagai suatu ilmu yaitu dari kata “psikologi” dan kata “komunikasi”. Kata Psikologi biasa di sebut ilmu jiwa itu berasal dari kata Bahasa Inggris “Psychology”. Kata psychology merupakan dua akar kata yang bersumber dari bahasa Greek (Yunani), yaitu: 1) Psyche yang berarti jiwa; 2) Logos yang berarti ilmu. Jadi secara harfiah psikologi adalah ilmu jiwa atau bisa di sebut ilmu yang mempelajari kejiwaan atau ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala jiwa manusia.

Chaplin (1972) dalam Dictionary of psychology Dalam Dictionary of Psychology mendefinisikan psikologi sebagai “ …the science of humen and animal behavior, the study of the organism in all its variety and complexity as it responds to the flux and flow of the physical and social events which make up the environment”. (Psikologi ialah ilmu pengetahuan mengenai prilaku manusia dan hewan, juga penyelidikan terhadap organisme dalam segala ragam kerumitannya ketika bereaksi arus dan perubahan alam sekitar dan peristiwa-peristiwa kemasyarakan yang mengubah lingkungan).

Kenneth Clark dan George Millter (2001) Psikologi biasanya didefinisikan sebagai studi ilmiah mengenai perilaku. Lingkungan psikologi mencakup berbagai proses perilaku yang dapat diamati, seperti gerak tangan; cara berbicara dan perubahan kejiwaan dan proses yang hanya dapat diartikan sebagai pikiran dan mimpi. Begitu juga menurut Norman Munn(2005) Sekarang psikologi secara umum didefinisikan sebagai “ilmu mengenai perilaku”, tetapi hal yang menarik pengertian “perilaku” yang telah mengalami perkembangan sehingga sekarang ikut menangani hal yang pada masa lampau disebut pengalaman. Hal-hal pribadi seperti proses-proses (subjektif) seperti berpikir, sekarang berhubungan dengan “perilaku dalam”.

Lebih mendalam pendapat dari Mussen dan Rosenzwieg (2006) mengartikan psikologi pada masa lampau psikologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang  “mind” (pikiran) atau the study of mind, tapi dalam perkembangannya, kata mind berubah menjadi “behavior” (tingkah laku), sehingga psikologi  didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia.

Begitu juga pendapat Bruno (1987) Pengertian Psikologi dibagi dalam tiga bagian, yaitu: Pertama, psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai “roh”. Kedua, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “kehidup mental”. Ketiga, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “tingkah laku” organisme.

Para ahli jiwa mempunyai penekanan yang berbeda, maka definisi yang dikemukakan juga berbeda-beda. Beberapa pengertian yang dirumuskan oleh para ahli psikologi dan ensiklopedia antara lain sebagai berikut:

  1. Ensiklopedi Nasional Indonesia (1990) Jilid 13, Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat  secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung.
  2. Plato dan Aritoteles Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.
  3. Jhon Broadus Watson, Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku lahiriah dengan menggunakan metode observasi yang objektif terhadap rangsangan.
  4. Wilhem Wundt, Psikologi adalah ilmu yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul pada diri manusia, seperti perasaan panca indra, pikiran, feeling, dan kehendak.
  5. Knight and Knight mengartikan Psychology may be defined as the systematic study of ekperience and behavior human and animal, normal and abnormal, individual and social.(Psikologi adalah ilmu yang  mempelajari secara sistematis tentang pengalaman dan tingkah laku manusia dan hewan, normal dan abnormal, individu atau social).
  6. Munn dan Fernald Psychology is defined  as the science of human behavior, itsinvestigations are not limited to human beings and they sometimes extend beyond observable behavior.
  7. Moskowitz dan Orgel Psychology is  an empirical science based on objective observation and experimental investigation, its focus is on behavior, its purpose is to provide on understanding  of the mechanisms of human activity and adaptation so that man might improve himself. Artinya,  psikologi adalah suatu ilmu pengetahuan empirik yang berdasarkan atas observasi dan penelitian eksperimental, pokok persoalannya adalah tentang tingkah laku manusia.

Psikologi menurut para pakar diatas dapat disimpulkan bahwa Psikologi adalah ilmu yang mempelajari kondisi kejiwaan (kesadaran) manusia dalam melakukan aktifitas-aktifitasnya, baik aktivitas motorik, kognitif maupun emosionalnya. Seperti yang dikemukakan di atas mengenai pengertian psikologi merupakan ilmu yang membicarakan tentang jiwa itu sendiri tidak nampak, maka yang dapat dilihat atau diobsevasi ialah perilaku atau aktivitas-aktivitas yang merupakan manifestasi atau penjelmaan kehidupan jiwa. Psikologi merupakan suatu ilmu yang meneliti dan mempelajari perilaku,  aktivitas-aktivitas dan perilaku sebagai manifestasi hidup kejiwaan. Perilaku dalam hal ini yaitu meliputi perilaku yang nampak (overt behavior) dan perilaku yang tidak menampak (innert behavior).

Kata yang kedua adalah ’komunikasi’ yaitu sebuah seni dan keterampilan dalam hal pengembangan dan pencapaian suatu pengertian. Komunikasi sangat berguna bagi seorang pemimpin ketika ingin menyampaikan sebuah visi dan misi organisasi, penyelesaian konflik dan proses pengambilan keputusan. Bagi individu bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman proses sosial antara dirinya dengan orang lain. Sedangkan  bagi organisasi untuk meningkatkan pola hubungan yang kokoh antar dan inter anggota organisasi, pimpinan dan dunia luar sehingga akan melahirkan ethos dan budaya organisasi yang secara positif bisa meningkatkan peran sosial dan kinerja organisasi.

Ada beberapa definisi lain tentang komunikasi antara lain :

  • Komunikasi adalah suatu upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan. Komunikasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar, disengaja, serta sesuai dengan tujuan atau keinginan dari pelakunya.
  • Komunikasi adalah suatu proses Komunikasi sebagai suatu proses artinya bahwa komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan (ada tahapan atau sekuensi) serta berkaitan satu sama lainnya dalam kurun waktu tertentu.
  • Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat kegiatan komunikasi akan berlangsung baik apabila pihak-pihak yang berkomunikasi (dua orang atau lebih) sama-sama ikut terlibat dan sama-sama mempunyai perhatian yang samaterhadap topik pesan yang disampaikan.
  • Komunikasi bersifat simbolis Komunikasi pada dasarnya merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang. Lambang yang paling umum digunakan dalam komunikasi antar manusia adalah bahasaverbal dalam bentuk kata-kata, kalimat, angka-angka atau tanda-tanda lainnya.
  • Komunikasi bersifat transaksional Komunikasi pada dasarnya menuntut dua tindakan, yaitu memberi dan menerima. Dua tindakan tersebut tentunya perlu dilakukan secara seimbang atau porsional.
  • Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu Maksudnya adalah bahwa para peserta atau pelaku yang terlibat dalam komunikasi tidak harus hadir pada waktu serta tempat yang sama.
  • Dengan adanya berbagai produk teknologi komunikasi seperti telepon, internet, faximili, dan lain-lain, faktor ruang dan waktu tidak lagi menjadi masalah dalam berkomukasi.

Bagaimana hubungan antara komunikasi dan psikologi dari pengertian diatas dapat dilihat dua aspek yaitu Secara Historis, Sesungguhnya psikologi adalah  akar dari ilmu komunikasi, selain sosiologi, antropologi, dan filsafat dan founding fathers ilmu komunikasi juga terdiri dari  sarjana psikologi  seperti  Wilbur Schraam, Kurt Lewin, Paul Lazarfeld dan Carl I Hovland. Sedangkan Secara Taxonomi  Keilmuan bisa dikatakan Komunikasi merupakan instrumen atau bagian dari psikologi sosial sebagai sarana  memenuhi kebutuhan dorongan untuk berhubungan dengan orang lain. Walaupun begitu,  komunikasi bukan sub disiplin dari psikologi, apa yang menjadi bahan kajian dalam komunikasi juga dipelajari dalam psikologi. George A. Miller (2006) mengartikan psikologi komunikasi sebagai “ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan, dan mengendalikan peristiwa mental dan behavioral (perilaku) dalam komunikasi  atau bisa diartiak Psikologi komunikasi diartikan sebagai ilmu perilaku yang berhubungan dengan cara dan etika dalam berkomunikasi antara personal, interpersonal, antara pimpinan dan bawahan, antara institusi dan struktur kepemimpinan sehingga tercapai keharmonisan maksimal, dll.

1.2. FUNGSI KOMUNIKASI

Dalam pembahasan fungsi komunikasi terlihat ada tiga tolak ukur untuk menyatakan bahwa komunikasi itu efektif atau tidaknya, yaitu : a) Pemahaman diri sendiri dan orang lain. b) Mapannya hubungan sosial yang bermakna. c) Perubahan sikap dan perilaku. Sedangkan menurut Tubbs dan Moss dalam Jalaluddin Rakhmat (1994) menyebutkan lima tolok ukur efektivitas komunikasi

  1. Pengertian, artinya peneriman yang cermat dari isi stimuli seperti yang dimaksudkan komunikator.
  2. Kesenangan.Tidak semua komunikasi ditujukan untuk menyampaikan informasi dan membentuk pengertian.
  3. Pengaruh pada sikap. Inilah komunikasi yang paling sering kita lakukan, yakni untuk mempengaruhi orang lain. Dalam hal ini dikenal apa yang disebut persuasi.
  4. Hubungan yang makin baik. Komunikasi juga bertujuan untukmenumbuhkan hubungan sosial yang baik.
  5. Tindakan. Terkait dengan persuasi maka komunikasi dimaksudkan untuk melahirkan tindakan yang dikehendaki.

1.3. RUANG LINGKUP KOMUNIKASI

Komunikasi bisa ditinjau dari berbagai sudut ilmu yang masing-masing-masing berdiri sendiri sebagai suatu ilmu. Sehingga melahirkan kajian komunikasi seperti komunikasi bisnis, komunikasi organisasi, komunikasi manajemen, komunikasi psikologi, komunikasi sosial, dll.

Psikologi komunikasi pada Intinya sama tapi berbeda dalam persepsi dan tinjauannya, dimana psikologi komunikasi dapat dilihat  dari sudut komunikasi sebagai suatu perilaku. Perilaku manusia dalam berkomunikasi dapat dilihat dari  pola perilaku dan keunikannya, pola hubungan, tingkatan hubungan, metode hubungan dan konteks dalam berkomunikasi. Konteks komunikasi terbagi menjadi enam bagian yang memiliki ciri khas, namun memiliki kesamaan yaitu menciptakan makna diantara dua orang atau lebih yang melibatkan komunikasi antar budaya.

Keenam konteks komunikasi tersebut antara lain adalah

a). Komunikasi dua orang (Dyadic communication)

Komunikasi dyadic sebagai satuan dasar komunikasi yang hanya dilakukan oleh dua orang yang saling bergantian menjadi komunikator maupun komunikan. Dengan alasan inilah maka kita memilih melukiskan konteks ini dalam model komunikasi Tubbs. Komunikasi diadik juga merupakan komuniksi yang mencangkup hubungan antar manusia yang paling erat.

b). Wawancara.

Jika dua orang berbicara dengan maksud tertentu, maka dapat disebut sebagai wawancara. Dapat juga dipandang sebagai bentuk komunikasi dyadic khusus.Wawancara dimaksudkan untuk mendapatkan sesuatu yang spesifik dengan lebih jauh dibandingkan dengan kebanyakan komunikasi dua orang lainnya.Biasanya digunakan dalam kegiatan penelitian dan observasi dilapangan.

c). Komunikasi dalam kelompok kecil.

Dapat diartikan sebagai “ proses pertukaran verbal dan nonverbal, antara tiga orang atau lebih anggota kelompok yang bertujuan untuk saling mempengaruhi ”. Komunikasi kelompok kecil ini dapat terjadi dimana saja ruang kelas, ruang dosen, ataupun ruang rapat, karena konteks komunikasi ini melibatkan tiga orang atau lebih, maka tingkat kearaban, partisipasi, dan kepuasannya cenderung lebih kecil dibanding dengan komunikasi diadik.

d). Komunikasi Publik Biasa (public speaking.)

Public speaking memiliki beberapa ciri dari konteks ini pertama, komunikasi publik lebih sering muncul di tempat umum daripada tempat pribadi dan juga memiliki peserta yang lebih banyak misanya saja ruang kelas, ruang pertemuan, auditorium dan lain – lain. Kedua, komunikasi publik cenderung lebih normal dibandingkan dengan komunikasi yang informal serta tidak terstruktur. Ketiga, ada sejumlah norma yang cukup jelas, yang harus dipatuhi. Misalnya saja pertanyaan hanya boleh diajukan bila si pembicara telah menyelesaikan pembicaraannya, terkadang kita harus mengangkat tangan untuk mengajukan pertanyaan dan beberapa norma yang lain.Biasanya pembicara dalam komunikasi publik melakukan persiapan yang matang, dan harus menghadapi keadaan yang lebih formal daripada dalam komunikasi dua orang atau komunikasi kelompok kecil.

e) Komunikasi Organisasi

Didefinisikan sebagai arus pesan dalam suatu jaringan hubungan yang saling bergantung. Definisi ini sesuai untuk komunikasi dalam perusahaan, rumah sakit, dan lain–lain. Yang diperhatikan dalam komunikasi ini bukan hanya efektifitas komunikasi perseorangan saja namun juga peranan komunikasi dalam meningkatkan atau menurunkan kinerja secara keseluruhan.

f) Komunikasi yang menggunakan media.

Secara sederhana diistilahkan komunikasi massa yang diartikan Bittner dalam Jalaludin Rakhmat (2007:188) adalah, “mass communication is meddages communicated through a mass medium to large number of people ” (komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang).

Akhirnya ruang lingkup psikologi komunikasi secara khusus akan dibahas dalam beberapa bab selanjutnya yaitu:

a) Komunikasi Intrapersonal

Komunikasi intrapribadi atau Komunikasi intrapersonal adalah penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri antara dirinya (Self) dengan Alloh SWT. Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan internal secara aktif dari individu dalam pemrosesan simbolik dari pesan-pesan yang diterimanya. Seorang individu menjadi pengirim sekaligus penerima pesan, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan.

Komunikasi intrapersonal dapat menjadi pemicu bentuk komunikasi yang lainnya. Pemahaman individu terhadap komunikasi  mengenai diri pribadi melalui proses-proses psikologis seperti persepsi (perception), kesadaran (awareness), berfikir (thinks) terjadi saat berlangsungnya komunikasi intrapribadi oleh komunikator. Untuk memahami apa yang terjadi ketika orang saling berkomunikasi, maka seseorang perlu untuk mengenal diri mereka sendiri dan orang lain. Karena pemahaman ini diperoleh melalui proses persepsi. Maka pada dasarnya letak persepsi adalah pada orang yang mempersepsikan, bukan pada suatu ungkapan ataupun obyek.

b)  Komunikasi Interpersonal

Kita dapat memahami makna komunikasi interpersonal dengan mudah,  jika sebelumnya sudah memahami makna atau pengertian dari komunikasi intrapersonal. Seperti menganonimkan saja, komunikasi intrapersonal dapat diartikan sebagai penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri.

Jadi dapat diartikan bahwa komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang membutuhkan pelaku atau personal lebih dari satu orang. R. Wayne Pace (1998) mengatakan bahwa komunikasi interpersonal adalah Proses komunikasi yang berlangsung antara dua orang atau lebih secara tatap muka. Komunikasi Interpersonal menuntut berkomunikasi dengan orang lain dan berlaku secara kontekstual bergantung kepada keadaan, budaya, dan juga konteks psikologikal. Komunikasi jenis ini dibagi lagi menjadi komunikasi diadik (Dyadic Communication), komunikasi publik (Public Communication), dan komunikasi kelompok kecil.

c) Komunikasi Kelompok

Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok “kecil” seperti dalam rapat, pertemuan, konferensi, seminar dan sebagainya (Anwar Arifin, 1984).

Michael Burgoon & Michael Ruffner (2005) dalam bukunya
Human Communiation, A Revisian of Approaching Speech Comumunication mendefinisikan komunikasi kelompok sebagai interaksi secara tatap muka antara tiga orang atau lebih, dengan tujuan yang telah diketahui, seperti berbagi informasi, menjaga diri, pemecahan masalah, yang mana anggota-anggotanya dapat mengingat karakteristik pribadi anggota-anggota yang lain secara tepat. Kedua definisi komunikasi kelompok di atas mempunyai kesamaan, yakni adanya komunikasi tatap muka, peserta komunikasi lebih dari dua orang, dan memiliki susunan rencana kerja tertentu untuk mencapai tujuan kelompok.

d)  Komunikasi Massa

Bittner (1980:10) mendefinisikan komunikasi massa adalah “pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang.” Sedangkan Garbner(1967) mengartikan komunikasi massa adalah “produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industry.” Begitu juga Ruben (1992)  “Komunikasi massa adalah proses di mana informasi diciptakan dan disebarkan oleh organisasi untuk dikonsumsi oleh khalayak.”

Dari definisi-definisi diatas dapat diambil suatu rangkuman definisi bahwa komunikasi massa diartikan sebagai jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonim melalui media cetak atau media elektronik sehingga pesan yang sama dapat disampaikan secara serempak dan sesaat. Atau dengan kata lain, komunikasi massa adalah proses penyampaian pesan yang berlangsung dimana pesannya dikirim dari sumber yang melembaga kepada klayak yang sifatnya missal melalui alat-alat yang bersifat mekanis.

Ada tiga bagian fungsi utama ruang lingkup komunikasi, yaitu :

  1. Memahami diri sendiri dan orang lain.

Salah satu yang harus kita perhatikan dari komunikasi adalah memahami diri sendiri dan orang lain. Dengan kata lain, kita bergantung pada komunikasi untuk membangun kesadaran diri kita. Pakar komunikasi Thomas Hora menyatakan, “ untuk memahami dirinya sendiri orang lain ia butuh untuk memahami orang lain “. Melalui proses komunikasi, kita sampaikan dengan jelas, pada kondisi apa sajakah kita memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain, serta apakah kita mampu secara efektif membuat keputusan atau menyelesaikan konflik dan masalah.

2. Memapankan Hubungan yang Bermakna.

Komunikasi menawarkan kita kesempatan untuk memuaskan apa yang disebut oleh psikologi William Schutz sebagai “ kebutuhan kita untuk inkluisi, control, dan efeksi”. Inkluisi adalah kebutuhan kita untuk bersama dengan orang lain, untuk mengadakan kontak sosial. Kebutuhan untuk control adalah kebutuhan kita untuk merasa bahwa kita itu mampu bertanggung jawab bahwa kita mampu untuk bekerja sama dan mengelola lingkungan kita. Kebutuhan efeksi adalah kebutuhan kita untuk menyatakan dan menerima cinta atau kasih sayang.

3. Mengubah Sikap dan Perilaku.

Kita menghabiskan banyak waktu untuk mencoba mempengaruhi orang lain agar berpikir, seperti apa yang kita pikir, bertindak sebagaimana kita lakukan, dan menyukai apa yang kita suka. Kadangkala upaya kita berhasil dan kadangkala kita gagal.

Baca lebih lanjut…

%d blogger menyukai ini: