Posts from the ‘MANAJEMEN BISNIS’ Category

Toko online professional


Untuk membuat situsweb atau toko online professional anda memiliki dua pilihan yaitu  mendesain sendiri (jika anda menguasai Photoshop dan web program) atau anda bisa menyewa jasa desainer untuk merancang situsweb tersebut. Karena tampilan serta fiturnya mendukung untuk berjualan produk secara online maka minisite lebih cocok untuk toko online. Sederhana tapi professional.

Dalam membuat situs web professional anda perlu memperhatikan hal-hal berikut:

Nama Domain. Menentukan nama domain bagi minisite merupakan keharusan yang tidak boleh disepelekan, karena domain ini yang membuat user mengunjungi situweb anda. Jangan memberi nama domain anda terlalu panjang, tidak familiar serta terkesan “ ngawur”. Misalnya “ apaapanyadong.com, tentu saja web ini tidak akan dikunjungi orang karena terlalu panjang.

Strategi memberi nama domain:

  1. Beri nama yang pendek dan mudah diingat. Berilah nama minisite anda sesederhana mungkin tetapi mudah diingat oleh user atau pelanggan. Contoh : www.bukubekas.com untuk berjualan buku bekas.
  2. Pilih selalu .com (dot com). Hal ini perlu dilakukan karena masyarakat awam atau user lebih familiar dengan .com dibandingkan .net, .org atau co.id.
  3. Keyword. Gunakan keyword yang senama dengan domain sehingga memudahkan user untuk mengingat nama domain minisite anda.

Webhosting. Pada saat anda sudah mempunyai domain berbayar berarti situsweb anda sudah menjelma menjadi situsweb professional karena sudah tidak gratisan lagi. Agar mini site anda memiliki konten banyak maka diperlukan hosting yang berfungsi untuk menyediakan space tambahan bagi situweb anda. Hosting menjadikan suatu situweb berkapasitas besar hingga beberapa halaman ( page web). Akan tetapi hosting ini memiliki masa kadaluarsa seperti domain. Sehingga anda harus membayar iuran supaya domain dan hosting situweb anda terus aktif. Contoh penjual domain dan hosting: www.kedaihost.com

Mendesain minisite

  1. Komputer anda harus sudah disertai windows 10 dan Microsoft Office 2016. Bukalah Microsoft Publisher
  2. Pilih dan buka folder “web sites”. Selanjutnya anda tinggal memilih tampilan (template) desain seperti yang anda inginkan.
  3. Jika sudah memilih salah satu template yang telah disediakan, anda harus memberi tanda silang pada semua kolom site goal untuk melengkapi fitur Homepage anda.
  4. Kemudian klik ok. Template situweb anda pun sudah jadi. Anda tinggal mengedit sesuai kreasi anda dengan tools yang disediakan di Microsoft Publisher.
  5. Preview desain minisite setelah online.
  6. Kalau anda ingin memiliki minisite dalam waktu singkat, anda dapat download melalui situweb yang menawarkan gratis. Salah satu web tersebut yaitu http://www.nvu.com

Strategi Menulis Sales Letter. Sales letter  merupakan bahasa komersial untuk menjual produk anda. Anda bisa membuat sales letter sendiri atau menggunakan jasa copywriter. Contoh sales letter yaitu:  “ Beli  1 Gratis 1, Pesan Arloji Nonex Sekarang!!! Hanya $250.000,- Saja. Free Ongkos Kirim.”

Jika anda ingin membuat sales letter sendiri maka anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

a). Headline dan subline. Dasar  utama  dalam  menuliskan sales letter adalah menentukan headline beserta sub headline. Ini sangat penting karena ketika user membuka situweb anda, perhatiannya akan tertuju pada headline situweb. Jika kalimat headline situweb anda kurang menarik maka user tidak akan melanjutkan melanjutkan browsing ke seluruh konten situweb anda.

b). Menawarkan solusi. Sales letter yang bagus juga memberikan solusi bagi user atau konsumen. Contoh: “Mobil anda rusak berat? Kami beli dengan harga sehat!!”. Menawarkan  solusi bagi pelanggan bisa menjadi selling point produk anda.

c). Mengenalkan Produk Anda. Anda harus menuliskan  secara lengkap spesifikasi dan keunggulan produk yang anda jual, sehigga pelanggan tidak ragu untuk memenuhi kebutuhan mereka terhadap produk tersebut.

d). Tuliskan Testimoni Pelanggan. Menuliskan testimony dari pelanggan lain yang puas terhadap produk anda bisa meyakinkan calon pelanggan berikutnya. Jenis-jenis testimoni ada 5 yaitu:

  1. Testimoni berupa tulisan: tulisan pelanggan.
  2. Testimoni berupa tulisan dan foto: tulisan dan foto pelanggan
  3. Testimoni berupa suara: suara pelanggan terekam dalam audio clip.
  4. Testimoni berupa suara dan foto pelanggan
  5. Testimoni berupa video

e). Berilah Bonus. Semua orang tentu akan senang jika diberi bonus. Peran dari sales letter adalah menuliskan bonus menjadi menarik sehingga pelanggan merasa nyaman dengan produk yang berbonus. Dan menghilangkan anggapan bahwa produk yang berbonus merupakan produk yang jelek karena dijual dengan imbalan bonus.

f). Memberi Garansi, bukan uang kembali. Berikanlah garansi lain selain garansi uang kembali. Misalnya garansi service selama setahun atau ganti dengan produk sejenis jika produk yang dibeli bermasalah. Jangan pernah memberikan garansi uang kembali karena akan merugikan anda sendiri.

g). Proses Pembelian. Sales letter harus jelas menuliskan proses pembelian agar pelanggan tidak kesulitan melakukan transaksi dan mereka bisa mendapatkan produk anda secepatnya.

h). Proses Pembayaran. Setelah sales letter anda menghasilkan penjualan langkah selanjutnya yaitu menentukan proses pembayaran. Pembayaran secara elektronik sangat memudahkan anda berbisnis online karena anda tidak perlu repot datang ke bank untuk mencairkan uang dari pelanggan. System pembayaran elektronik ini biasa disebut dengan e-banking. Pembayaran online meliputi:

1). Transfer ATM. Anda harus memiliki rekening bank agar pelanggan anda dapat membayar via transfer ATM ke rekening anda. Anda dapat menampilkan nama dan nomor rekening bank dalam situweb anda. Hal ini akan memudahkan pelanggan anda melakukan pembayaran terhadap produk yang sudah dibeli. Pembayaran via ATM ini khusus untuk transaksi dalam negeri.

2). Internet Banking. Pembayaran melalui internet banking lebih global. Pembayaran transaksi dalam negeri bisa langsung dilakukan antara rekening konsumen dan rekening anda, sedangkan pembayaran online dari transaksi bank luar negeri harus melalui perantara karena bank-bank nasional belum mengadakan kerjasama dengan bank luar negeri. Untuk transaksi lintas dunia, yang paling popular di Indonesia mungkin hanya PayPal.

3). Sistem pembayaran PayPal

  1. Bank luar negeri termasuk kartu kredit akan membayarkan sejumlah uang ke account PayPal
  2. PayPal lalu memberi verifikasi sah terhadap pembayaran itu.
  3. Kemudian PayPal baru membayarkannya ke rekening atau kartu kredit anda.
  4. Jika pembayaran melalui kartu kredit maka untuk menarik tunai anda harus mentransfer lagi ke rekening bank anda.

 Cara membuka account PayPal

  1. Buka Paypal.com lalu pilih menu “ create your Paypal account
  2. Masukkan Negara Indonesia dalam menu “select your country or region”. Pilih juga Bahasa Indonesia untuk memudahkan anda memahami petunjuk pengisian formulir pendaftaran.
  3. Pilih jenis kelembagaan usaha yang akan menerima withdraw dari PayPal. Terdapat 3 pilihan yaitu personal, premier dan business.
  4. Mengisi semua data yang diperlukan
  5. Cek sekali lagi bahwa data telah anda isi dengan benar, kemudian klik “agree and create account
  6. Tunggu beberapa saat (biasanya 2-3 hari) PayPal akan memberi verifikasi kode pengaktifan akun PayPal anda.

Sumber :

Kurnia, Ahmad. 2019. Marketing untuk UKM, ReconiaScript literacy, Bekasi., hh.195-199.

Ubahlah Semuanya Menjadi Peluang


Kesuksesan semata-mata hanya masalah keberuntungan, oleh karenanya hadapilah segala kemungkinan kegagalan. (Anonim)

Keberuntungan hanya mungkin terjadi bila persiapan mampu menangkap kesempatan. (Elmer Letterman)

Keberuntungan pastilah sesuatu yang berada pada tempat dan waktu yang tepat. Mungkin saja, ciri paling umum yang dapat ditemukan pada orang-orang beruntung adalah bahwa mereka memanfaatkan kesempatan yang mereka dapatkan. Keberuntungan bukan sesuatu yang harus Anda tunggu sambil santai, tetapi  harus diraih. Napoleon pemah berkata: Jangan  jendral-jenderal brilian, tetapi berilah saya jendaral—jenderal yang memiliki keberuntungan.”

William E. Heinecke, konglomerat yang menuliskan tips bisnisnya itu, pernah menyatakan, ”Saya cukup beruntung menapakkan kaki di Thailand di tahun 1960an yang penuh peluang. Kami sering mengingatkan kepada tim kami bahwa semakin keras kita bekerja, akan semakin banyak keberuntungan yang akan kita dapatkan. Nasib baik bisa datang dengan berbagai macam bentuk. Bisa lewat peningkatan kesempatan bisnis, orang yang Anda sewa, kontrak personal yang Anda buat serta kesehatan yang Anda nikmati.”

Sebagai pendatang di Negeri Gajah Putih, Heinecke merasa keberuntungannya juga berkat pertemanannya yang kental dan luas di Thailand, hal yang berat ia tingalkan. Untuk itu, ia tak ragu-ragu menolak nasihat orangtuanya untuk meninggalkan Thailand. Ayahnya, seorang koresponden Voice of Amerika, berwawasan luas mengenai masalah-masalah dunia, mengatakan,” Nak, carilah keberuntunganmu di Pilipina atau Iran. Di Thailand tempat yang tidak menjanjikan untuk bisnis.” Heinecke ”bandel” karena yakin, sahabat-sahabat Thai-nya turut berperan penting mem-back up sukses bisnisnya. Apa yang ia dapat?

Kata-kata ayahnya, tak berlaku lagi. Memang, saat 1960-an, gagasan sang ayah masuk akal, karena Thailand saat itu merupakan salah satu negara miskin. Di bawah kepemimpinan Shah dan juga Ferdinand Marcos, ekonomi Iran dan Philipina lebih stabil. Heinecke sendiri, dibesarkan di Asia. Philipina, memang lebih prospektif, persis nasihat ayahnya. Secara ekonomi, Philipina berada di atas Thailand dan karena kehadiran tentara pertahanan Amerika maka ada banyak pengaruh baru di tengah masyarakat  Thailand. Di mata Heinecke, ada elemen keberuntungan di dalamnya. Heinecke, adalah pelajaran sukses entrepreneurship dengan pertemanan luas yang terawat baik.

Saatnya Anda Menjadi Boss


angry-boss460Mengapa terus-terusan jadi anak buah

Dunia sangat terbuka lebar untuk segala kemungkinan. Anda bebas menjadi apa pun yang anda inginkan. Proyeksi hidup anda saat ini dan ke depan sepenuhnya berada dalam genggaman anda sendiri. Anda mau menjadi orang biasa saja atau orang hebat, bahkan super hebat, semua bias dan sangat mungkin. Termasuk ketika anda ingin menjadi jutawan,miliader, atau trilyuner sekali pun ,anda bisamencapainya. Memangnya, ada yang melarang? Tidak, bukan?

  1. Pasrah pada takdir

Harus diakui memang ,adanya kesalahan terkait dengan takdir yang selama ini di pahami banyak orang. Takdir hanya diartikan sebagai apa yang diterima seseorang sebagaimana adanya tanpa pernah ada usaha. Padahal, takdir sebenarnya adalah apa yang kita terima setelah segenap daya dan upaya kita kerahkan . jadi, artinya ialah ada korelasi positif dan jelas bahwa adanya hasil sangat ditentukan oleh usaha yang mendahuluinya. Tanpa itu, banyak diyakini hampir semua orang . jadinya , kemiskinan da keterpurukan sepenuhnya dianggapsebagai takdir yang harus di terima. Beegghhh…menyedihkan?

  1. Merasa tak punya bakat

Masalah yang terkait dengan bakat juga kerap menjadi alas an megapa seseorang enggan atau tak juga memulai sebuah usaha. Mereka tetap saja membiarkan dirinya dalam kebimbingan dan kebingungan ,yang sebenarnya kebibangan dan kebingungan itu mereka sendirilah yang menciptakannya . sebenarnya , dengan segera memulai mereka akan menemukannya banyak kemudahan .

  1. Tak ada keterampilan

Keterampilan dalam dunia usaha memang sangat dibutuhkan. Tetapi, hal ini jangan sampai membuat anda mengurungkan diri menggelutinya karena anda merasa tidak memiliki ketermapilan tersebut. Tak perlu terlalu risau dan pusing karena jika tekad sudah bulat, segera saja langkahkan kaki anda. Soal keterampilan dapat anda pelajari sambil berjalan. Banyak bukti, cara demikian lebih efektif dan berhasil dari pada melulu mempelajari keterampilan secara teori dan teori tanpa memiliki keberanianuntuk praktik. Dengan metode seperti itu, anda lebih memiliki kesempatan untuk memperaktikan secara langsungteori-teori yang mengendap dipikiran anda menjadi usaha nyata. Lebih lanjut, anda bahkan bisa melakukan anlisis dan perbandingan tentang teori mana yang paling cocok untuk anda terapkan. Atau, anda melakukan penambahan dan penyampurnaan teori-teori tersebut. Ada inovasi yang bias anda lakukan. Pastinya, dengan cara ini anda semakin memiliki keterampilan yang lebih komplit dan mantap.

  1. Belum memiliki modal

Modal juga sangat penting dalam memulai sebuah usaha. Tetapi, anda jangan mengartikan dan memahami bahwa modal semata-mata adalah uang. Ketika anda belum cukup memilikinya atau bahkan tidak memiliki sama sekali. Anda lantas tak berani memulai rencana usaha dan mewujudkannya.

Memang, buka hanya anda sendiri yang menerjemahkan modal sekedar berupa uang. Tetapi, masih banyak lagi bahkan hampir kebanyakan orang didunia ini mengartikan modal sebagai yang anda pahami. Coba bayangkan saja. Adndai modal diartikan sekedar berupa uang dengan kepemilikan mutlak seorang individu, maka boleh jadi hanya sedikit mereka yang betul-betul memulai langkah untuk menjadi bos dan pengusaha sukses. Terlebih lagi untuk mereka yang pemula dan betul-betul memulainya dari titik bawah.

  1. Takut menjalani kerugian.

Takut rugi, itu salah satu alas an lain mengpa seseorang enggan mewujudkan impianna utuk memiliki usaha sendiri dan menjadi bos bagi perusahannya. Apakah anda termasuk salah satu dari orang yang semacam ini? Saya berharap anda bukan golongan dari mereka. Anda harus tahu baha kerugian atau kegagalan merupakanhal yang wajar dala, proses mewujudkan impian. Jika salah prinsip untung yang anda pegang, maka ketika anda mengalami keugian. Anda akan merasa sangat terpuruk. Tetapi, jika prinsip berani gagal yang anda kedepankan, maka ketka anda benar-benar mengalami kerugian atau kegagalan, anda tidak akan pernah kaget dan terguncang. Untuk menjadi seorang pengusaha yang tangguh anda harus berpegang teguh pada prinisp.

  1. Tak ada dukungan keluarga.

Dalam hal apapun, termasuk dalam membuka sebuah usaha baru, dukungan keluarga memang sangt perlu dan dibutuhkan untuk menambah kemantapan hati dan kepercayaan diri. Tetapi, bagaimanapun, anda tidak dapat selamanya menggantungkan setiap apa yang anda inginkan dan lakukan berdasrkan factor ada ataupun tidak adanya dukungan dari keluarga. Jangan sekali-kali anda menerapkan pola seperti ini “jika ada dukungan dari keluarga maka anda meneruskan rencana anda teapi jika tidak ada lalu menghentikannya. Bagaimana anda dapat mengatakan bahwa tanpa dkungan keluarga hanya akan berujung pada kesialan? Usaha anda berujung pada kebangkrutan? Padahal. Itu hanya keyakinan semu yang anda miliki. Belum terbukti kebenarannya.

Saatnya tampil beda

  1. Apakah harus selamanya menjadi karyawan

Anda ingin kaya dengan penghasilan tak terbatas? Kalau iya, berhentilah menjadi karyawan. Jangan bekerja kepada orang lain. Bekerjalah untuk diri anda sendiri. Segera miliki usaha pribadi, dan pekerjaan banyak orang. Namun, untuk memlainya memang tidak mudah. Terlebih untuk seorang karyawan yan telah sekian tahun terbiasa berada dalam “zona nyaman” yang sesungguhnya tidak sratus persen nyaman. Anda jaminan hidup berupa gaji bulanan kerap menjadikan seseorang enggan melangkah menuju kemajuan, mewujudkan potensi besar dirinya dan tegas berdiri di atas kreativitas pribadi, serta meraih sesuatu yang lebih tinggi lagi.

  1. 2. Ingin kaya? Ubah karakter anda

Jangan hanya berhenti pada euphoria meninggalkan ‘dunia lama’ dan bersenang-senang di dunia baru. Lanjutkan langkah anda. Ternyata untuk meraih kesuksesan dan pendapatan yang besar, ada syarat yang harus anda penuhi, yaitu perubahan. Perubahan dalam hal apa? Yang paling utama adalah perubahan sikap mental atau karakter.

Sedemikian perlu dan pentingkah perubahan ini. Tentu saja, bahkan harus. Ingat, pada posisi yang baru ini anda tidak lagi seorang karyawan, yang meski kerja asal-asalan tetap mendapatkan gaji bulanan. Di medan karya hidup yang baru ini, tak ada yang dapat anda andalkan kecuali diri anda sendiri. Tak ada jaminan sama sekali akan nasib keuangan anda dan kenyamanan hidup anda, kecuali semua berpulang pada langkah nyata anda untuk menangkap sinyal positif dari setiap arus ekonomi yang akan anda ubah menjadi sumber pundi-pundi ekonomi.

  1. Ledakan potensial tersembunyi anda.

Menjadi karyawan dan menikmati fasilitas yang diberikan, entah itu gaji bulanan, bonus perjalanan dan hiburan, itu dapat melenakan anda. Dengan semua ini, banyak orang yang seumur hidupnya diabadikan sebaai karyawan. Padahal, sebenarnya mereka memiliki potensi besar untuk hanya sekedar menjadi seorang karyawan, menjadi anak buah yang terus menerus diperintah dan terikat dengan aturan-aturan. Anda perlu merenungkan ini. Seperti pepatah kuno yang menyatakan.”kalau bias terbang, mengpa mesti hanya berjalan. Pastinya, sangat mendesakbagi anda untuk segera mengenali potensi anda.

  1. Kejar mimpi anda dan nikmatilah.

Potensi diri yang anda lalui, sbenarnya fase yang paling menentukan. Karena ini terkait erat dengan jadi atau tidaknya, langkah pertama yang anda ambil. Memang setiap langkah permulaan akan tersa lebih berat jika dibandingkan dengan langkah permulaan akan terasa lebih berat jika dibandingkan dengan langkah berikutnya. Apalagi dalam hal memulai sebuah usaha. Kendalikan tidak hanya soal permodalan dan hal teknis lainnya, tetapi juga halangan dari dalam diri sendiri.

JADI ORANG GAJIAN TERNYATA TIDAK ENAK

Posisi antara orang gajian alias anak buah, pegawai, atau karyawan dengan seorang bos tentu berbeda. Dari sudut mana pun, setiap orang jika ditawari menjadi bos pasti akan memilihnya.

Posisi bos dengan konsekuwensi dan tanggung jawab yang di emban, berpengaruh juga terhadap pendapatan kondisi financial sehari-hari, dan juga gaya hidup. Namun, untuk yang tersebut terakhir mutlak, karena tidak sedikit pula bos yang hidup secara sederhana walaupun sebetulnya bias saja dia hidup serba mewah. Penggabarannya seperti sebuah tombol, kapan dia mau hidup sederhana, kapan dia mau hidup mewah, dia tinggal pencet tombol. Tetapi garis besarnya di antara dua posisi di atas sangatlah berbeda orang gajian vs menjadi bos, sangat menentukan nasib anda kedepan.

  1. Datang harus tepat waktu

Di mana dan di perusahaan apapun anda bekerja, sebagai seorang anak buah, karyawan atau pegawai, hal terpenting yang perlu anda taati dan tidak bias tidak adalah menyangkut jam bekerja. Anda harus datang tepat waktu sesuai peraturan perusahaan. Menyimpang dari ketentuan ini, berlaku seenaknya tanpa mengindahkan disiplin waktu ang berlaku, anda harus rela dan selalu bersiap bila suatu saat ditegur atau bahkan akhirnya diberhentikan dari pekerjaan.

  1. Jika berhalangan harus ada pemberiahuan.

Karena anda hanyalah seorang anak buah, dipastikan anda tidak akan punya cukup alas an untuk merasionalisasi tindakan sekecil apa pun yang anda lakukan, baik disengaja ataupun tidak.

Hal pokok yang diinginkan bos anda adalah anda mentaati setiap peraturan perusahaan, bekerja secara professional, disiplin yang tinggi, dan loyal. Perusahaan tak akan mau tahu bagaimana urusan anda dan kesibukan anda lainnya di luar jam kerja. Maka sengan sendirinya anda dituntut cerdas menyikapinya segala kententuan dari bos anda tau perusahaan dimana anda bekerja.

  1. Tidak boleh tidur ketika jamkerja

Tak ada yang menyangkal, dunia kerja adalah dunia yang sangat seruis, cepat dan kadang kelewat batas, penuh trik dan intrik, serta persaingan yang sengit. Di tengah persaingan itu, bukan bos yang diperas keringatnya, tetai anak buah, karyawanlah yang dituntut memiliki tenaga dan daya produksi yang prima. Andalah sebagai anak buah yang harus bekerja mati-matian untuk memenangkan persaingan, membawa perusahaan ketingkat kesuksesan, sekaligus menyingkirkan perusahan-perusahaan lawan.

  1. Hormat kepada si bos.

Bagaimanapu, karena anda hanyalah seorang anak buah, maka anda harus tahu diri untuk tidak melakukan hal-hal yang di anggap urang ajar dimata bos. Anda harus memiliki kepekaan untuk tidak menyinggung perasaan dan harga diri bos anda tersebut. Intinya, kapan dan dimanapun anda bertemu dengannya, anda harus menunjukan sikap hormat.

  1. Patuh kepada si bos

Pernahkah andabekerja disuatu tempat yang sering mengalami pergantian peratusan seirng dengan datangna bos baru menggantikan bos lama karena sudah pension. Jika iya, tentu hal ini cukup membuat para karyawan gusar. Terlebih, jka peraturan baru yang diterapkan berakitan langsung dengan pengurangan dengan kesejahteraan para karyawan. Apa yang anda akan lakukan sebagai karyawan dalam kasus ini? Hanya ada dua kemungkinan : kalau tidak keluar setelah terlebih dahulu melalui serangkaian demo atu tetap bertahan meski terpaksa karena takut menjadi pengangguran. Dan selamanya harus tetap taat kepada bos.

  1. Kerja harus selalu benar

Bagi perusahaan, ketelitian, ketepatan dan kecepatan kerja merupakan harga mati yang tidak dapat ditawar. Hal ini dengan sendirinya, mengharuskan setiap orang terlibat dalam kinerja perusahaan memiliki standar dan keahlian tinggi dalam menguasai dan menangani bidang-bidang yang menjadi tigasnya. Pokoknya, semua bekerja harus dengan benar tidak boleh melakukan kesalahan. Saat itulah anda tak ubahnya seperti mesin produksi yang harus menghasilkan produk setiap saat.

  1. Potong gajian jika salah

Begitu banyak macam kebijakan berbeda yang diterapkan pada setiap perusahaan. Yang tentunya memiliki keunikan sendiri-sendiri. Memiliki landasan filosofi sendiri, termasuk dalam hal ini adalah tentang kebijakan potong gaji bagi karyawan yang melakukan kesalahan.

  1. Siap dimarahi

Di dunia ini rasanya tak ada seorang pun yang tidak pernah mendapatkan omelan. Atau menjadi objek dari kemarahan pihak lain. Saya yakin semua orang pernah mengalaminya.

Termasuk anda, bahkan mereka konon disebut orang besar , kau bermartabat dan para pengusaha sekalipun pernah menjadi objek penderitaan ini. Bagaimana nasib seorang anak buah, tentu tidak lepas dari omelan si bos, karena anda sebagai anak buah tidak dapat membalas kemarahan itu, sehingga harus selalu siap kapan anda dimarahi.

  1. Tak berdaya ketika di PHK

PHK alias pemutusan hubungan kerja adalah mimpi buruk yang paling dibenci oleh setiap karyawan. Termasuk anda, wajar saja setiap orang merisaukan hal tersebut karena hidup tanpa memiliki pekerjaan akan sangat sulit. Siapa pun tahu hidup tanpa pekerjaan secara umum berarti hidup tanpa memiliki sumber penghasilan. Kejadian PHK secara sepihak dipecat dengan tibatiba kadang sering terjadi untuk itu anda harus selalu siap apabila suatu saat nanti PHK menimpa diri anda.

Tunggu apalagi segeralah menjadi bos

Jika telah menekadkan diri untuk keluar dari hidup yang pas-pasan menuju hidup yang gemilang secara ekonomi, maka tak ada kata lain kecuali anda harus segera mengorbitkan diri anda sendiri. Tak perlu menunggu orang lain untuk mengangkat diri anda pada puncak kejayaan seperti apa yang anda bayangkan.

  1. Bertekadlah sekuat baja

Sebagaimana lazimnya suatu perubahan besar pada diri seseorang, maka hal pertama yang perlu anda miliki adalah niat yang teguh.dan tekad yang membaja dalam dada. Jika dalam hal ini jika tidak anda miliki, maka kedepannya langkah dan usaha anda hanya akan berbuah sia-sia. Karean tidak memiliki tekad yang membaja.

  1. Cermatilah, peluang usaha ada dimana-mana

Sungguh, tidak ada keberuntungan atau nasib baik yang berpihak kepada orang malas. Karena keberuntungan hanya akan menyertai orang-orang yang rajin dan mengerahkan segala daya upaya untuk meraih apa yang mereka impikan. Perbedaan keduanya sangatlah jelas. Orang malas menutup hati dan mata mereka pada kesempatan, terhadap peluang yangsedang terbuka selebar-lebarnya di depan mata mereka. Sementara mereka yang rajin dan sungguh-sungguh mampu melihat setiap yang mereka lihat dalam dinamika hidup sebagai peluang besar dalam mengembangkan usaha.

  1. Belajarlah kepada ahlinya

Mencari posisi yang ideal, jalan yang mulus dan pencapaian yang memusakan sebagai seorang bos tentunya menjadi impian atau idaman bagi banyak orang. Namun sayang tidak sedikit harapan besar itu akhirnya kandas di tengah jalan oleh karena beberapa alasan. Diantaranya adalah salah memilih guru sebagai calon bos. Belajar adalah kuncinya. Terutama mengenai bidang yang akan anda tekuni menjadi lahan garapan anda.

  1. Rumusan ide unik usaha anda

Kalau anda melangkah secara setengah-setengah dalam usaha yang anda geluti, maka lupakanlah mimpi anda untuk dapat menuju puncak kesuksesan. Dalam dunia usaha tak boleh ada kata setengah-setengah atau keraguan. Dalam banyak hal justru penampilan berbeda itulah menjadi keharusan, dicari dan dipraktikan, anda harus mampu tampil beda. Buatlah perbedaanperbedaan dengan para pesaing anda dalam bidang yang sama, keunikan usaha anda adalah menjadi ciri khas.

  1. 5. Resiko selalu ada.

Tak dapat dipungkiri, faktor risiko selalu ada saja menjadi membuat banyak orang mengurungkan segala macam rencana majunya. Faktor inilah yang kerap menjadi pencegah seseorang untuk segera bertindak dan mengambil langkah pertama untuk membuka usaha atau membangun bisnis. Faktor resiko benar-benar harus diperhitungkan ingat dimanapun resiko selalu ada dalam dunia usaha.

  1. Wujudkan ide usaha anda

Setelah pencarian ide usaha,pertimbangkan dan perhitungkan resiko yang mesti anda kelola, kini saatnya anda mewujudkan ide usaha anda yang paling nyata. Jangan menunggu terlalu lamakarena anda akan kelihatan kesempatan. Pada saat semangat anda tengah membungbung tinggi itulah waktu yang tepat untuk segera mewujudkan usaha anda.

  1. Kini anda adalah sang bos. Pada akhirnya, andda menjadi saksi dari kebulatan tekad, kegigihan dan kemaun keras diri anda sendiri. Anda telah menjadi bos perusahaan sendiri. Cobalah sesekali anda bayangkan kiranya anda tidak jadi mewujudkan ide usaha tersebut pastilah anda sangat menyesal. Tetapi, apapun yang terjadi pada masa lalu tak perlu anda sesali. Ambil saja hikmahnya ambil setiap

periode, baik yang menyenangkan dan yang tidak sebagai pelajaran untuk menjalani hidup dimasa depan. Dan agar anda mawas diri dan dewasa ketika nanti menghadapi cobaan. Yang terpenting kini adalah memikirkan hari ini dan besok. Memikirkan langkah selanjutnya dari apa yang baru anda muali tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Jona Abdillah, Saatnya Anda Menjadi Boss, Penerbit Tjap Djempol, 2011

 

THE BEST OF CHINESE STRATEGIES


 Dunia bisnis saat ini tidak jauh berebeda dengan peperangan antar negara. Dalam dunia perang yang terjadi adalah win-lose solution, sedangkan dalam bisnis anda harus memperhatikan etika bisnis,tanggung jawab sosial,dan seharusnya menerapkan win-win solution,walaupun ada yang win-lose,itu karena keunggulan perusahaan anda luar biasa. Dalam perang, anda berhadapan dengan musuh adalah wilayah kekuasaan,sedangkan dalam bisnis adalah market and share.

DALAM perang anda juga berhadapan dengan musuh dan medan pertempuran,sedangkan dalam bisnis anda berhadapan dengan competitor, pelanggan, pemasok dan barang subtitusi.anda juga menghadapi lingkungan eksternal seperti teknologi, politik dan hukum, perpajakan, lembaga keuangan dan pasar modal.yang kita ketahui, mengapa orang cina banyak mendominasi dunia bisnis dan sukses? Karena mereka telah mengaplikasikan 36 strategi perang pada zaman tiga negara dalam dunia bisnis dan kehidupan sehari-hari.

Strategi ini juga sudah banyak di pakai di negara maju seperti jepang, korea dan taiwan bahkan orang barat pun sudah banyak yang mempelajari dan menerapkannya.

  • Strategi 1 = wei-wei jiu zhao(mengepung negara wei untuk menolong negara zhao)

Inti strategi : saat sekutu anda diserang oleh musuh,anda sebaiknya tidak langsung bergabung dengan sekutu untuk ikut menghadapi musuh. Anda menggunakan jalan lain,dengan menyerang titik lemah musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : Pada saat satu dari unit usaha,produk anda digempur oleh competitor.anda sebaiknya tidak menggunakan unit usaha atau produk tersebut untuk menyerang competitor.melainkan anda harusmenggunakan produk lain yang punya daya kompetisi lebih untuk melawan competitor.

  • Strategi 2 = sheng dong ji xi(membuat ribut di timur dan menyerang di barat)

Inti strategi : apabila anda melakukan gerak tipu,musuh anda akan merespon.dengan otomatis konsentrasi musuh pada gerak tipu tersebut membuka peluang bagi anda untuk melakukan serangan yang sebenarnya dengan cara anda melakukan serangan yang sebenarnya pada titik yang kurang dapat perhatian musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : Anda melakukan gerak tipu dengan harapan “musuh” merespon gerak tipu tersebut.dengan otomatis  konsentrasi “musuh” pada gerak tipu anda membuka peluang untuk mencapai target atau tujuan anda.

  • Strategi 3 = an du chen cang (menuju chen cang melalui jalan tersembunyi)

Inti strtegi : anda memfokuskan musuh pada titik tertentu.otomatis musuh akan mengkonsentrasikan diri disana.lalu anda menggunakan jalur tersembunyi untuk melakukan serangan.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : Anda memfokuskan musuh pada satu titik tertentu,sehingga musuh mengkonsentrasikan diri dan kekuatan mereka disana.lalu anda menggunakan jalur tersembunyi untuk memperkenalkan produk anda kepada pelanggan.

  • Strategi 4 = da cao jing she(memukul rumput menakuti ular)

Inti strategi : apabila anda tidak mengetahui dengan pasti kekuatan musuh, maka lakukanlah serangan dalam skala kecil terhadap musuh.maka musuh anda akan merespon dengan menunjukan kekuatan dan strateginya.dengan mengetahui kekuatan dan strateginya,anda bias merencanakan strategi yang tepat untuk menyerang musuh.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : bila anda tidak tahu pasti kebutuhan dan kekuatan pasar lakukanlah serangan dalam skala kecil.dengan begitu pelanggan akan merespon dengan menunjukan kebutuhan,kepuasan,dan keinginannya.dengan informasi itu,anda merencanakan strategi yang tepat untuk masuk ke pasar.

  • Strategi 5 = zhi shang ma huai (menunjuk pohon murbei dan mengutuk pohon pagoda)

Inti strategi : anda ingin mengubah tingkah laku musuh,alih-alih betindak langsung.caranya anda memberikan pesan dengan focus kepada objek yang lain.tindakan itu akan membrikan sinyal kepada musuh tentang kekuatan anda,sehingga memaksa musuh untuk mengubah tindakannya.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : anda ingin mengubah tingkah laku konsumen atau memberikan bahkan menohok dan melumpuhkan competitor.daripada menyerang,anda memberikan pesan dengan focus pada objek tertentu.tindakan itu memberikan sinyal kepada konsumen tentang kekuatan anda,sehingga konsumen anda mengubah sikap dan tindakannya.

  • Strategi 6 = fan ke wei zhu(berubah dari posisi tamu menjadi tuan rumah)

Inti strategi : anda harus menunjukkan bahwa anda bukan ancaman bagi musuh.kemudian secara bertahap,tingkatkan kekuatan atau pengaruh terhadap musuh anda sampai akhirnya anda mengambil kendali.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : anda harus menunjukan bahwa anda bukan ancaman lagi bagi partner anda.

Kemudian secara bertahap,tingkatkan kekuatan atau pengaruh anda.lalu barulah anda mengambi alih.

  • Strategi 7= yi yi da lao(dengan sabar menunggu musuh kelelahan)

Inti strategi : setelah memprediksikan di mana akan terjadi pertempuran,anda mempersiapkan posisi bertahan ditempat yang menguntungkan dan menunggu musuh datang, lalu manfaatkan segala  kelebihan untuk menyerang dan mengalahkan musuh yang masih kelelahan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda hrus pandai memprediksikan suatu ceruk pasar atau produk yang mempunyai potensi bisnis.lalu prsiapkan segala upaya untuk mewujudkannya dan masuk ke dalam pasar tersebut.ciptakan keunggulan anda di pasar tersebut dengan membangun merek,citra,,dan loyalitas pelanggan. Saat competitor masuk,gunakan semua kelebihan yang anda miliki untuk mengalahkannya.

  • Strategi 8 = wu zhong sheng you(menciptakan sesuatu dari yang tidak ada)

Inti strategi : apabila serangan langsung anda tidak efektif,ciptakanlah sesuatu untuk menipu musuh.ketika musuh tertipu,ubah tipuan menjadi kenyataan.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi: ketika berkompetisi di pasar yang tidak efektif,anda menciptakan sesuatu yang inovatif.karena inovasi membuat pelanggan anda akan melirik anda karena rasa ingin tahu.anda harus cepat ambil tindakan.

  • Strategi 9 = jie shi huan hun(reinkarnasi arwah orang yang meninggal ke dalam mayat orang lain)

Inti strategi : saat pasukan menjadi lemah,anda harus melakukan reorganisasi.reorganisasi membuat pasukan anda tampil baru dengan kekuatan dan strategi baru.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : bila produk anda kurang bersaing atu anda kurang mengantisipasi pesaing,segera lahirkan kembali produk anda,lakukan inovasi,repackaging atu repositioning.keunikan atau keunggulan produk anda menjadi kekuatan anda.

  • Strategi 10 = qin zei qin wang (untuk menangkap pemberontak,tangkaplah pemimpinnya)

Inti strategi : saat menghadapi musuh yang gigih,anda harus dapat mengidentifikasi siapa pemimpin mereka.bila anda bisa menangkap atau membunuh pemipin mereka,musuh akan mudah di taklukan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : bila menghadapi musuh yang  gigih, anda harus tahu siapa pemimpin mereka.bila anda berhasil membajak key person tersebut,musuh menjadi tidak terorganisasi dan mudah ditaklukan.

  • Strategi 11 = fu di chou xin(mengambil kayu bakar dari bawah kuali)

Inti strategi : daripada menyerang musuh secara head-on,lebih baik anda menyerang sumber kekuatannya.bila anda menyerang sumber itu,anda akan megalahkan musu dengan mudah.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : jangan menyerang musuh secara frontal,tapi hantamlah sumber kekuatannya.kalau sumber sumber kekuatannya melemah atau hancur,musuh akan patah semangat dan mudah di kalahkan.

  • Stratetegi 12 = jie dao sha ren(membunuh dengan pisau pinjaman)

Inti strategi : anda membujuk dengan menggunakan pihak ketiga untuk menyerang atau mengacaukan musuh,sementara anda megambil tindakkan.anda akan mendapat keuntungan dari aksi pihak ketiga tersebut.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda meminjam kekuatan pihak ketiga.sekalipun keterlibatan anda sangat terbatas dalam mencapai tujuan tersebut,anda akan memperoleh keuntungan,kemenangan,keberhasilan.

  • Strategi 13 = shun shou qian yang(sambil lalu menuntun kambing)

Inti strategi : sambil menjalankan misi dan tanggung jawab anda,carilah setiap celah/kesempatan yang ada.manfaatkan kesempatan tersebut tanpa meninggalkan misi  atau tugas utama anda.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : sembari menjalankan misi dan tanggung jawab anda,lihatlah setiap peluang yang ada.manfaatkan peluang tersebut,tanpa meninggalkan misi atau tugas utama anda.

  • Strategi 14 = ge an guan hou(memerhatikan kebakaran dari seberang sungai)

Inti strategi : ketika musuh anda mengalami masalah internal atau maslalah dengan sekutu,janganlah melakukan serangan.karena konflik internal musuh akan melemahkan mereka dan anda bias mendapatkan keberuntungan dari kejadian itu apabila anda bersabar.

Aplikasi dalam dunia bisnis dan kehidupan pribadi : anda menggunakan tipu muslihat yang dapat memicu konflik diantara para musuh.sehingga baik scara langsung atau tidak bisa menguntungkan anda.dengan cara itu anda bias mendapatkan keuntungan tanpa harus bersusah payah.

  • Strategi 15 = pao zhuan yin yu(melempar batu bata untuk mendatangkan batu giok)

Inti strategi : anda mengorbankan sesuatu yang relative kurang bernilai.anda akan mendapatkan keuntungan yang melebihi pengrbanan anda.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : apabila anda memberi sesuatu kepada pelanggan dengan biaya relative murah tapi punya perceived value yang tinggi,pelanggan akan meresponnya dengan baik dan anda bias mendapatkan keuntungan lebih darinya.

  • Strategi 16 = chen huo da jie (merampok ketika terjadi kebakaran)

Inti strategi : musuh anda mengalami kekacauan atau bencana sehingga pertahanan mereka menjadi lemah.anda manfaatkan kesempatan itu dengan melancarkan serangan sehingga dengan mudah biasa merbut kemenangan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : musuh anda mengalami kekacauan atau bencana sehingga kekuatan mereka merosot,atau muncul kebutuhan baruakibat bencana tersebut.anda manfaatkan kesempatan itu untuk menyerang mereka atau memenuhi kebuthan mereka.

  • Strategi 17 = hun shui mo yu(menangkap ikan di air keruh)

Inti strategi : anda membuat musuh masuk kedalam situasi kacau setelah itu anda            memanfaatkan kondisi itu untuk melancarkan aksi.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda membuat  musuh dalam          suasana kacau lalu memaksanya membeli produk anda.

  • Strategi 18 = mei ren ji(siasat memanfaatkan kecantikan wanita)

Inti strategi : musuh anda mempunyai kelemahan atau suatu kebutuhan,lalu anda menggunakan wanita cantuk untuk menggodanya karena godaan itu musuh anda terlena dan tidak waspada.anda memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerangnya.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : pelanggan mempunyai kebutuhan atau keinginan selain kualitas anda menggynakan kecantikan untuk menggodanya sehinnga mereka tertarik.anda memanfaatkan kesempatan itu untuk memikat hati pelanggan dan mencapai tujuan anda.

  • Strategi 19 = man tian guo hai(mengarungi lautan dengan muslihat)

Inti strategi : ketika pihak musuh merasa curiga anda berupaya agar semua tindak-tanduk dan perbuatan anda tampak normal dan tidak ada indikasi yang mengkhawatirkan musuh.bola misuh tidak melihat anda sebagai ancaman anda akan lebih mudah mengalahkan musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika anda melihat gelagat musuh anda merasa curiga atau khawatir anda berupaya agar semua kecurigaan dan kekhawatiran bisa diminimalkan atau disingkirkan.bila musuh anda tadak merasa curiga lagi anda telah memenangkan peperangan ini.

  • Strategi 20 = tou liang huan zhu(mengganti belandar dan tiang dengan kualitas jelek)

Inti strategi : keunggulan musuh anda biasanya terletak pada suatu pilar anda harus bisa menyerang pilar ini dengan membuat tiruannya.dengan begitu anda bisa menguasai musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : keunggulan competitor biasanya terletak pada satu dua pilar utama bila anda bisa menyerang pilar itu dengan membuat tiruannya anda bisa menguasai pasar.

  • Strategi 21 = xiao li cang dao(didalam senyum terdapat pisau belati)

Inti strategi : bila penampilan anda sangat bersahabat musuh cenderung mengurangi pertahanannya ketika pertahanan musuh mengendur anda menyerangnya dengan rencana anda yang anda siapkan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : penampilan baik sikap maupun perilaku anda akan mempengaruhi respon musuh saat berhadapan dengan anda.pemanpilan anda yang bersahabat akan membuat pesaing lengah sehingga tidak akan menduga bahwa anda telah memiliki rencana tersembunyi untuk menyerang mereka.

  • Strategi 22 = jia chi bu dian(berpura-pura bodoh dan menyimpan kecerdikannya)

Inti strategi : bila anda sulit mengalahkan musuh tunjukkan kebodohan anda agar musuh menganganggap anda bukan sebagai ancaman.ketika musuh lengah anda bisa menaklukan mereka dengan mudah.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : bila anda sulit mengalahkan musuh tunjukkan kebodohan anda agar musuh menganganggap anda bukan sebagai ancaman.ketika musuh tidak waspada anda akan lebih mudah mengalahkannya.

  • Strategi 23 = diao hu li shan(memancing harimau keluar gunung)

Inti strategi : kalau musuh anda berada di posisi yang kuat anda harus berusaha memancingnya keluar,ketika musuh sudah keluar anda bisa menyerang dia dengan mudah.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : apabila musuh anda anda berada di posisi yang kuat anda harus berusaha memancingnya keluar,ketika dia keluar anda menyerangnya.

  • Strategi 24 = shang wu chou ti(memindahkan tangga setelah musuh memanjat)

Inti strategi : anda menyiasati musuh agar masuk kedalam perankap kemudian anda putuskan semua jalan keluar,musuh yang terjebak akan mudah ditaklukan.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda menyusun siasat agar musuh masuk perangkap anda setelah itu anda putuskan semua jalan keluar sehingga anda bisa menaklukannya dengan mudah.

  • Strategi 25 = yu qin gu zong(melepaskan musuh untuk ditangkap kembali)

Inti strategi : setelah berhasil menangkap musuh sebaiknya anda tidak langsung membunuhnya bualah ia menyerah.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda menangkap pelanggan anda,anda tudak memanfaatkan semua prifit yang anda peroleh tetapi menhembalikan semua prifit itu kepada pelanggan.sehingga mereka loyal kepada anda.loyalitas pelanggan anda akan mendapatkan profit yang lebih besar kepada anda.

  • Strategi 26 = guan men zhuo zei(menutup pintu untuk menangkap pencuri)

Inti strategi : bila musuh yang dihadapi relative kecil,manfaatkan kesempatan untuk mengepungnya dan cegalah mereka untuk melarikan diri.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika anda menghadapi sekelompok pelanggan carilah peluang untuk mengepungnya dan cegahlah mereka untuk meralikan diri.

  • Strategi 27 = yuan jiao jin gong(bersahabat dengan yang jauh dan menyerang yang dekat)

Inti strategi : anda bersekutu dengan yang jauh sembari menyerang musuh yang dekat.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda bersekutu dengan yang kuat dan menyerang musuh yang dekat cara ini menghemat banyak tenaga dan biaya.

  • Strategi 28 = jia tu fa guo (meminjam rute untuk menaklukan guo)

Inti strategi : anda harus mempunyai target yang jelas setelah itu anda mencari dan membentuk sekutu untuk mempermudah rencana anda.anda menyerang musuh dengan memanfaatkan jalur dam bantuan yang disediakan oleh sekutu anda.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : dalam setaip hal khususnya urusan bisnis anda harus mempunyai target yang jelas dan mencari sekutu untuk membantu anda bila di perjalanan banyak musuh menghadang anda menyerang mereka dengan bantuan yang telah disediakan oleh sekutu anda.

  • Strategi 29 = li dai tao jiang(mengganti buah plum dengan buah persik)

Inti strategi : anda tidak bisa menang dalam semua arena perang,karena itu anda memberikan sebuah kemenangan pada musuh,anda melkukan konsolidasi dan memperkuat diri untuk memenangkan perang lainnya.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda tidak bisa menang dalam semua bisnis karena itu anda memberikan sebuah kemenangan kepada competitor,anda melakukan konsolidasi untuk memenangkan unit bisnis lainnya sehingga anda memenangi persaingan.

  • Strategi 30 = jin chan tuo qiao(meloloskan diri bagaikan tonggeret mengelupaskan kulitnya)

Inti strategi : ketika harus mundur anda menciptakn keadaan seolah tidak terjadi apa-apa sekenario itu memungkinkan anda menarik diri secara mulus.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika anda harus mundur  ciptakan kesan bahwa anda tidak ada masalah serius melilit bisnis anda.skenario itu memungkinkan anda mundur secara mulus.

  • Strategi 31 = zou wei shang ji (ketika mundur menjadi pilihan terakhir)

Inti strategi : ketika menghadapi musuh yang kuat anda mundur dari gelanggang anda menyimpan sisa kekuatan untuk digunakan ditempat lain.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika menghadapi kondisi bisnis yang tidak memungkinkan untuk bergerak bebas anda mengambil langkah mundur.mundur tidak berarti kalah tapi anda menyimpan sisa kekuatan untuk digunakan di kesempatan lain.

  • Strategi 32 = shu shang kai hua (menempatkan bunga palsu di pohon)

Inti strategi : ketika dalam posisi yang lemah anda berkoordinir dengan semua elemen dan mengubah penampilan anda terlihat lebih kuat untuk mengalahkan musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika dalam posisi yang lemah anda berkoordinir dengan semua elemen dan mengubah penampilan anda terlihat lebih bonavide untuk mengalahkan musuh.

  • Strategi 33 = kong cheng ji (siasat kota kosong)

Inti strategi : sekalipun dalam posisi lemah anda menunjukan ketenangan dan keyakinan musuh anda menjadi curiga dan tidak berani mengambil tindakan menyerang.dengan begitu anda berhasil membawa anda keluar dari krisis.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : ketika berada dalam posisi yang lemah anda memperlihatkan ketenangan dan keyakinan sehingga musuh anda menjadi bimbang dan anda bisa lolos sebagai pemenang.

  • Strategi 34 = fan jian ji (siasat mata-mata ganda)

Inti strategi : anda menggunakan mata-mata musuh bekerja untuk anda dengan begitu anda bisa mendapatkan info mengenai musuh dan menyebarkan informasi yang salah sehingga musuh terkecoh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda mrnggunakan mata-mata musuh untuk kepentingan anda entah dengan menyampaikan informasi yang salah atau mencari informasi penting dari mata-mata tersebut.

  • Strategi 35 = ku rou ji (siasat melukai diri sendiri)

Inti strategi : anda melukai diri sendiri untuk mendapatkan kepercayaan musuh bila musuh terpancing anda mengajukan diri untuk mengabdi kepada musuh dan gunakan kesempatan ini untuk menghabisi musuh.

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : anda melukai diri sendiri untuk mendapat kepercayaan pelanggan lalu manfaatkan kesempatan ini untuk mendapat simpati mereka.

  • Strategi 36 = lian huan ji(menggabungkan serangkaian strategi)

       Inti strategi : satu strategi sering kali tidak efektif untuk mengalahkan musuh maka dari itu gunakan beberapa strategi secara bertahap sehingga memberi hasil yang baik.     

Aplikasi dalam bisnis dan kehidupan pribadi : satu strategi sering kali tidak efektif untuk mengalahkan musuh bila musuh terlalu kuat anda perlu menggunakan beberapa strategi  ke-36 strategi ini digunakan dan bagaimana kita yang hidup pada zaman sekarang ini bisa belajar dari pengalaman itu dan menerapkannya dalam hidup atau organisasi kita.tetapi buku ini juga mempunyai sisi yang negative,dalam sebagian strategi yang ada di buku ini,ada strategi yang bisa dibilang demi kesuksesan bisnis,seseorang mau tidak mau harus melakukan kecurangan.

Sumber :

The Best Of Chinese Strategies, Leman, Pt.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2010

 

Angkringan Nasi Kucing


Ada banyak alasan dan analisa, kenapa Saya lebih aman memilih usaha angkringan nasi kucing, antara lain karena :

  1. Usaha kuliner Angkringan nasi kucing ini sudah dijalankan sejak lama dimulai dari daerah Klaten, Solo &  Jogjakarta sekitar tahun 1960, sehingga sudah terbukti bahwa usaha ini kebal akan berbagai krisis. Penjual nasi kucing yang dianggap pionir sebagai penjual nasi adalah Pak Man atau Lik Man. Pak Man biasa mangkal di dekat Stasiun Kereta api Tugu Jogja. Hingga kini angkringan Pak Man masih ramai dikunjungi orang.
  2. Saat ini Usaha angkringan nasi kucing sangat populer di jawa tengah ; Jogjakarta,hampir di setiap gang kota selalu ada angkringan nasi kucing, salah satu faktornya adalah karena makanan & minumannya lezat ; nikmat serta dibandrol denganharga yang murah. Sebagian besar penikmat sajian angkringan nasi kucing adalah kalangan mahasiswa.
  3. Angkringan nasi kucing menampilkan beragam menu makanan dan minuman, dari nasi yang disajikan dengan berbagai aneka lauk seperti : teri, ikan asin, ikan bandeng, orek tempe, bakmi, dll. Berbagai jenis sajian gorengan seperti ; tempe mendoan, bakwan, tape goreng, pisang goreng. Berbagai jenis sate ; baceman, antara lain : tahu, tempe, tempe gembus, sate telor puyuh, sate ampela ati, sate usus ayam, sate kerang, sate cakar ayam, sate kulit ayam, sate paru sapi, kepala ayam. Aneka menu wedang : Teh hangat, es teh, Jeruk hangat, es jeruk, kopi hitam, kopi instan, kopi jos, jahe susu, jahe original, teh jahe, wedang uwuh, wedang sekoteng, dll. Dengan beraneka ragam pilihan menu ini, customer akan bebas leluasa menyalurkan hasrat kulinernya.
  4. Angkringan nasi kucing, mengedepankan keramah tamahan, kebersamaan, tidak memandang golongan, suku, agama maupun ras, di Angkringan nasi kucing semua orang memiliki kedudukan dan strata yang sama.
  5. Angkringan nasi kucing adalah tempat berkumpulnya para intelektual, para pegawai, para mahasiswa bahkan sampai tukang becak. Berbagai informasi dan pengetahuan bahkan teman barupun bisa didapatkan ketika kita makan & nongkrong di angkringan nasi kucing.
  6. Saat ini usaha angkringan nasi kucing sudah mulai merambah kota-kota besar di Indonesia, salah satunya adalah JABODETABEK. Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian warga Jabodetabek berasal dari komunitas suku Jawa, sehingga memudahkan usaha angkringan nasi kucing untuk diterima pada kalangan masyarakat umum. Sajian makanan & minuman yang disajikan juga halal & sehat dan disukai dari kalangan muda sampai tua.
  7. Usaha Angkringan nasi kucing tidak memerlukan investasi atau modal usaha yang besar, sehingga mayoritas masyarakat bisa memulai usaha ini. Lokasi jualannya pun hanya tempat di pinggir jalan atau emperan ruko di lokasi jalan yang ramai sampai tengah malam. Namun apabila Anda memiliki dana yang cukup besar, Anda pun bias menyewa kios atau ruko untuk berjualan angkringan.
  8. Resiko rugi usaha angkringan nasi kucing tetap ada, namun resiko ini bisa disiasati dengan berbagai tekhnik promosi, kematangan skill penjual angkringan & kerahaman penjual, serta kualitas & keanekaragaman makanan & minuman yang harus selalu ditingkatkan.
  9. Angkringan nasi kucing adalah tempat makan & minum yang tidak akan pernah mengusir pelanggannya berbeda dengan tempat makan lain pada umumnya. Ciri khas angkringan nasi kucing adalah tempat nongkrong, ngobrol panjang lebar sampai dengan larut malam bahkan dini hari.
  10. Usaha angkringan nasi kucing bisa membawa usaha lain seperti jualan rokok eceran, jualan bensin eceran, jualan pulsa elektrik, jual cemilan, jadi profit yang dihasilkan bersumber tidak hanya dari penjualan produk angkringan nasi kucing saja.

Bagaimana memulai bisnis Angkringan Nasi Kucing dengan menerapkan prinsip 4P (Product,Price,Placement,Promotion)

1) Product

Dalam usaha ini produk  yang di jual yaitu :

  • Beragam menu makanan dari nasi yang disajikan dengan berbagai aneka lauk seperti : teri, ikan asin, ikan bandeng, orek tempe, bakmi, dll.
  • Berbagai jenis sajian gorengan seperti ; tempe mendoan, bakwan, tape goreng, pisang goreng.
  • Berbagai jenis sate & baceman, antara lain : tahu, tempe, tempe gembus, sate telor puyuh, sate ampela ati, sate usus ayam, sate kerang, sate cakar ayam, sate kulit ayam, sate paru sapi, kepala ayam .
  • Aneka menu wedang : Teh hangat, es teh, Jeruk hangat, es jeruk, kopi hitam, kopi instan, kopi jos, jahe susu, jahe original, teh jahe, wedang uwuh, wedang sekoteng.

2)  Price

Harga yang diterapkan untuk berbagai menu di antara lain :

ANEKA MINUMAN :
Wedang Jahe Susu  Rp      4.000
Wedang Jahe Original  Rp      3.000
Wedang Teh Jahe  Rp      3.000
Teh Anget Manis  Rp      2.000
Jeruk Anget  Rp      3.500
Kopi Instan  Rp      2.000
Wedang Uwuh  Rp      3.500
Susu Putih Anget  Rp      3.000
Es Teh  Rp      2.500
Es Jeruk  Rp      3.500
ES Kopi  Rp      3.500
Es Extra Joss  Rp      3.500
Nasi Kucing + Lauk :  Rp      2.000
Mie Rebus + Telur  Rp      3.500
Mie Goreng + Telur  Rp      4.500
ANEKA SATE
Sate Usus  Rp      2.000
Sate Ceker Ayam  Rp      2.000
Sate Kikil  Rp      2.000
Kepala Ayam  Rp      2.000
Sate Telor Puyuh  Rp      2.500
Sate Sosis  Rp      2.500
Sate Sayap Ayam  Rp      3.000
Sate Ampela Ati  Rp      3.000
Aneka Gorengan  Rp         500

3) Placement

Untuk memecahkan permasalahan mencari lokasi, berikut ini Tekhnik yang bisa diterapkan dalam mencari dan menetukan lokasi berjualan :

  • Mencaari tahu dan menentukan daerah-daerah yang potensial untuk berjualan Angkringan nasi kucing, misalnya pinggir jalan utama, dekat rumah sakit, dekat kampus dan kos-kosan mahasiswa, dekat mal, dekat perkantoran, di depan atau di dalam kompleks perumahan, dekat tempat wisata, dan sebagainya. Apabila kita menentukan lokasi di dekat atau di dalam kompleks  perumahan, silahkan pilih lokasi yang berada disisi jalan “orang pulang kerja”, bukan di sisi  jalan “orang berangkat kerja “.
  • Memilih lokasi pinggir jalan dengan karakter pengendara yang berkendara dengan kecepatan sedang maupun pelan.  Ketika pengendara berkendara cepat, maka tidak akan sempat melihat lokasi jualan kita.
  • Lokasi di dekat kampus yang banyak kos-kosan mahasiswa adalah lokasi ideal sekali untuk berjualan Angkringan nasi kucing,
  • Untuk lokasi outdoor, dapat memilih lokasi yang strategis, bisa di emperan ruko atau emperan kios, parkiran mal, pintu masuk kampus, area rumah sakit, pusat kuliner di dalam perumahan, alun-alun, dll.
  • Memastikan lokasi outdoor  representatif, kondisi tanahnya tidak becek, tidak dekat tempat sampah, tidak dekat selokan yang bau.
  • Mencari dan memilih lokasi berjualan harus dilakukan dengan survey beberapa kali di hari yang berbeda dan jam yang berbeda pula. Jam survey yang perlu di lakukan adalah jam 16.00, jam 18.00, jam 20.00, jam 22.00 dan diatas jam 00.00, karena Angkringan nasi kucing biasanya buka sampai melewati tengah malam. Dari survey berbeda hari dan jam tadi kita akan mendapatkan hasil : jumlah kendaraan yang berlalu lalang di sekitar lokasi yang Anda pilih, sifat orang disekitar lokasi apakah suka belanja kuliner atau lebih cenderung suka makan dirumah, kondisi lapangan di jam malam ( jangan pilih lokasi yang sudah sepi orang lalu lalang diatas jam 22.00 ), apakah sudah ada pelaku bisnis yang sama, kalau sudah ada dan ternyata ramai, maka kita harus siapkan segala sesuatunya bersifat”lebih” daripada kompetitor.

4)  Promotion

Dalam menjalankan bisnis diperlukan beberapa media promosi, hal ini sangat berguna agar dengan sesegera mungkin dapat memperkenalkan usaha angkringan kepada masyarakat. Adapun beberapa tekhnik promosi yang dapat di terapkan untuk mengembangkan usaha Angkringan Nasi Kucing, antara lain adalah sebagai berikut :

  • Membuat flyer special discount. Flyer ini nanti berisikan informasi mengenai nama angkringan kita, berikut beberapa menu special, misal : nasi kucing, sate kerang, jahe susu, dll. Tidak lupa juga kita berikan alamat lokasi berjualan & jam buka. Agar lebih menarik calon customer, dalam flyer kita cantumkan discount atau potongan harga, misalnya, dengan menukar flyer akan mendapatkan gratis teh hangat manis, gratis 1 bakwan, dll. Selain discount sebaiknya kita cantumkan juga tanggal dan jam berlakunya discount, hal ini akan membawa dampak pada setiap jam kita akan kedatangan pengunjung, sehingga di mata orang-orang angkringan kita ramai. Flyer ini bisa disebar di perumahan-perumahan, titip di counter pulsa HP, ditaruh di atas mesin ATM, dibagikan kepada yg lewat, bekerjasama dengan loper koran untuk menyisipkan flyer kita kedalam koran.
  • Membuat account jejaring social seperti account di facebook , twitter, dll. Jejaring sosial adalah media promosi yang murah biayanya namun hasilnya sungguh dasyat. Melalui jejaring sosial kita dengan enaknya bisa menambah teman, untuk itu secepatnya kita berupaya menambah sebanyak-banyaknya teman kita di jejaring sosial sehingga proses promosinya akan semakin mudah & murah. Ketika account jejaring kita sudah memiliki banyak teman atau follower, maka kita tinggal sering2 bikin status yang bersifat promosi & informatif, misalnya kita bisa bikin status : “malam minggu daripada bingung nongkrong, lebih enak nongkrong di angkringan nasi kucing“, “Bagi rekan-rekan yang sering kehujanan & sedangmasuk angin, atasi masalahmu dengan minim jahe susu di angkringan Kami “ .Jangan lupa juga bagi para pengunjung yang sudah akrab dengan kita, kita minta untuk bikin status di account jejaring mereka pribadi, misal “gue lg nongkrong diangkringan.. ngumpul di sini aja coy.. “, “sate usus memang josss.. mau??? Aku tunggu di angkringan.. ga aku habisin kok satenya “, dll
  • Membuat neon box yang menarik. Neon box berfungsi sebagai alat petunjuk usaha kita, atau bisa dikatakan papan nama usaha kita. Kebanyakan bentuk neon bos adalah persegi panjang dan didalamnya diberi lampu neon sehingga akan terang dimalam hari. Sebagai penjual yang kreatif, sudah saatnya kita memikirkan sebuah neonbos yang menarik atau bagaimana neonbox kita memberikan nilai lebih dan tidak hanya berfungsi sebagai papan nama saja. Berikut ini neon box yang kami buat dan kami fungsikan sebagai pengingat bagi orang yang lewat didepan lokasi angkringan kita. Menambahkan jam dinding diatasnya, sehingga akan memberikan nilai lebih untuk neon box kita. Orang-orang yang berlalu lalang didepan lokasi angkringan kita akan merasa terbantu dengan adanya jam di neon box kita, mau tidak mau mereka setiap hari atau setiap lewat akan menoleh ke arah neon box kita.Sebuah neon box yang menarik akan dibicarakan terus menerus di kalangan masyarakat, hal ini akan memudahkan kita untuk mempromosikan usaha kita.
  • Mengundang berbagai macam komunitas, Cara ini sangat efektif kita terapkan ketika pertamakali buka angkringan, komunitas yang kita undang bisa beragam, dari komunitas anak muda seperti komunitas anak klub motor, klub mobil, anak music, dll, Komunitas orang dewasa & orang tua misalnya, klub badminton, klub arisan, dll. Dalam mengundang komunitas, ada baiknya dalam kurun waktu 1 bulan kita atur jadwal kedatangan mereka, misalnya untuk malam sabtu adalah komunitas orang dewasa & orang tua, sedangkan untuk malam minggu adalah komunitas anak muda. Untuk memberikan penghargaan atas para tamu dari komunitas ini, sebaiknya kita berikan discount khusus, misalnya, gratis es teh, gratis kopi manis, dll
  • Mengadakan live music sederhana, Teknik promosi ini bisa diterapkan ketika malam hari libur, seperti malam minggu ataupun malam libur tanggal merah. Peralatan music yang kita sediakan pun ala kadarnya saja karena kita tidak memerlukan suara yang keras maupun suasana yang hingar bingar, namun yang kita cari adalah suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Untuk pengisi acara bisa kita tawarkan kepada komunitas-komonutas yang sebelumnya sudah kita undang.
  • Mengadakan lomba catur atau sejenisnya, Perlombaan ini bisa kita lakukan kapan saja tidak tergantung event misalnya event 17 Agustus, hanya saja lebih bagus kalau kita adakan pada malam hari libur, seperti malam sabtu atau malam minggu. Peserta yang kita undang pun bisa berasal dari beberapa wilayah atau daerah, maupun dari golongan orang dengan ekonomimampu maupun tukang ojeg.Untuk hadian bisa kita bikin hadiah yang lucu, misalnya hadiah utama adalah 1 ekor ayam jago, atau 1 tandan pisang, dll
  • Memasang Wifi, Dengan memasang wifi akan membuat para pengunjung angkringan Anda akan semakin betah untuk nongkrong. Dengan berlama-lama nongkrong secara otomatis mereka akan melakukan request untuk minuman berikutnya, atau beli rokok eceran. Hal lain yang didapatkan adalah, angkringan  akan terlihat selalu ramai, sehingga akan mengunadang pengunjung lain untuk mampir .
  • Memasang banner promosi di jalan, Banner ini adalah baner digital printing yang biasanya kita pasang di pohon atau tiang listrik disekitar lokasi angkringan kita. Fungsi dari banner ini adlah sebagai pengingat dan papan informasi bagi mereka yang aklan melintasi lokasi angkringan kita. Teknik promosi ini banyak diterapkan oleh beberapa rumah makan di Pantura, misalnya RM. Pring Sewu. Apabila bapak Ibu pernah melintasi jalan Pantura atau jalur selatan Jawa, pasti tidak asing lagi dengan papan nama RM. Pring Sewu, dari jarak 100KM, RM.Pring Sewu sudah memasang plang pengingat.
  • Menampilkan suasana lesehan, Suasana lesehan adalah suasana yang paling ideal bagi usaha angkringan nasi kucing. Dengan suasana lesehan, maka pembeli akan merasa nyaman, leluasa, bebas bergerak, bebas ngobrol sepuasnya tanpa khawatir akan diusir oleh penjual angkringan. Dengan hadirnya suasana lesehan dan penerangan yang cukup ( tidak terlalu terang namun tidak terlalu gelap ), maka kita harapkan customer akan melakukan pembelian ulang, misalnya nambah nasi, nambah gorengan ataupun nambah wedang. Dengan melakukan repeat order berarti akan menambah omzet penjualan kita.
  • Bekerjasama dengan pihak lain diluar jenis usaha angkringan. Kerjasama yang dimaksud adalah melakukan kerjasama dengan beberapa unit usaha yang belainan dengan angkringan, misalnya, bengkel mobil, warnet, pengelola lapangan futsal, dealer motor, bimbingan belajar, tukang service AC, dll. Teknis kerjasama ini adalah dengan cara kita membuat voucher discount yang kita berikan kepada pihak yang kita ajak kerjasama, misalnya adalah, “ Bagi yang melakukan service mobil, akan mendapatkan voucher makan 1 nasi kucing + 1 gorengan di angkringan kita”, “ dengan membeli motor di dealer motor “X”, akan mendapatkan voucher discount makan di angkringan “, dll. Sebaiknya kita menyiapkan sebuah surat resmi yang kita tujukan kepada pihak yang akan kita ajak bekerjasama, dengan memberikan surat resmi, akan mencerminkan bahwa usaha angkringan kita adalah usaha yang profesional dan memang pantas untuk diajak kerjasama pada waktu mendatang.
  • Mencari orang-orang di daerah kita yang merupakan “ artis ” di jejaring sosial. Banyak orang-orang awam yang menjadi artis di dunia maya khususnya jejaring sosial. Cara untuk mengetahuinya adalah kita harus rajin-rajin mencari di jejaring sosial, siapa saja yang mempunyai teman yang banyak di facebook, dan siapa yang mempunyai follower yang banyak di twitter. Apabila sudah menemukan, langkah selanjutnya adalah mengirimkan email kerjasama, kirim proposal sederhana ke inbox facebook yang bersangkutan, mengirim DM ke “artis” twitter tersebut. Proposal yang kita ajukan adalah berisi permintaan kepada yang bersangkutan untuk membuat status pada account jejaringsoaial mereka, dengan status-status yang mereka buat, maka ada ribuan orang yang akan melihat dan membacanya, dan akan tergerak untuk mengikuti apa yang ditulisoleh “artis” jejaring sosial tersebut. Sebagai imbalan kepada “artis” jejaring sosial ini, ada baiknya kita berikan voucher makan 1 x dalam 1 minggu sebesar Rp.20.000,-, Coba kita hitung antara biaya dalam 1 bulan untuk “artis” jejaring sosial ini, Rp.20.000 x 4 minggu = Rp.80.000, sedangkan yang bersangkutan kita minta minimal dalam 1 minggu sekali harus menulis status mengenai angkringan kita, bayangkan kalau teman atau followernya sebanyak 2.000 orang dan yang datang ke angkringan kita hanya 1% saja = 20 orang perminggu dari efek promosi “artis” jejaring soaial tersebut. 20 Orang dengan rata-rata satu orang beli di angkringan kita sebesar Rp.10.000,- maka akan berbuah omzet = 20 x Rp.10.000 = Rp.200.000 – Rp.20.000 ( voucer makan gratis “artis “ ) = Rp.180.000,-, lumayan untuk menambah omzet bulanan angkringan kita.
  • Membuat spanduk gerakan sosial. Pembuatan spanduk jalan ini harus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait yang Anda ajak bekerjasama. Biasanya spanduk sosial spt ini jarang diturunkan paksa oleh Satpol PP.
  • Membuat kartu nama yang menarik
  • Promosi melalui permen gratis yang Anda sediakan di antara sajian makanan. Apabila dalam 1 malam anda menghabiskan 2 bungkus perms isi tiap bungkusnya adalah 40pcs, berarti anda mengeluarkan budget sekitar 9rb u/ 2 bungkus. Biaya ini bisa anda gantikan dengan untung penjualan 3 gelas jahe susu.
  • Membuat sticker, Dengan media promosi sticker motor atau sticker mobil, maka angkringan Anda akan dipromosikan oleh para pelanggan Anda ke berbagai penjuru. Semakin banyak sticker yang berhasil ditempelkan, maka semakin cepat pula proses branding angkringan Anda.
  • Membuat kaos untuk komunitas angkringan Anda. Dengan media kaos yang bertuliskan nama angkringan Anda dan bisa juga disertai oleh beberapa sponsor, maka angkringan Anda akan semakin banyak dikenal oleh masyarakat luas.
  • Bekerja sama dengan bloger yang berdomisili di daerah Anda. Adalah langkah tepat, apabila Anda berani berkomunikasi dan bekerjasama dengan beberapa bloger kondang di daerah Anda. Ajukan saja permintaan kepada sang bloger untuk membahas usaha angkringan Anda di laman Blognya.
  • Promosi melalui radio, Ada beberapa cara untuk berpromosi dengan pihak radio, diantaranya adalah request lagu, mensponsori kuis di radio dengan hadiah makan gratis, ikut mensponsori acara-acara yang diprakarsai oleh managament radio, misalnya donor darah, bakti sosial.
  • Pemberian discount khusus untuk rombongan 1 keluarga Pemberian potongan harga kepada pembeli yang datang 1 keluarga, akan sangat membuat mereka berkesan, bercerita kepada teman-temannya, dan mengajak teman-teman mereka untuk mampir ke angkringan Anda.
  • Promosi gratis makan bagi pengunjung yang ulang tahun. Diskon gratis makan bagi yang ulang tahun merupakan service yang kita berikan bagi pengunjung, apalagi kalau yang ulang Tahun mengajak teman-temannya u/ nongkrong di angkringan Anda, yg gratis 1 orang yang bayar 5 orang….. mantab kan ?
  • SMS massal, teknik promosi ini mulai banyak digunakan oleh beberapa jenis usaha, sms masal ini bisa menggunakan software sms massal ataupun sms manual. Untuk melakukan promosi ini silahkan cari operator yang biasanya memberikan gratisan sms, sehingga bisa mengurangi biaya pengeluaran.
  • Pengunjung fiktif, Teknik promosi ini sangat umum dilakukan oleh beberapa usaha kuliner khususnya restoran, dalam masa pembukaan atau masa awal berjualan, mereka selalu mengajak atau meminta teman atau saudara u/ datang dan memarkirkan kendaraan baik motor maupun mobil di parkiran restoran atau warung makannya. Hal ini akan memberikan kesan bahwa usaha kita di hari-hari pembukaan usaha sudah ramai dikunjungi orang, secara psikologis orang lain akan tertarik untuk pengen tau dan pengen mencoba menu sajian usaha kita.Skema sederhana bisnis angkringan nasi kucing.  Berikut ini skema sederhana bisnis Angkringan Nasi Kucing:

Perhitungan omset harian :

Misalkan pengunjung per hari ( tamu ) 35 orang rata2 belanja tiap tamu Rp. 10.000 (makan ditempat + bungkus ) Maka :

  • Omset brutto harian  35 x Rp 10.000                                   Rp.     350.000
  • Omzet bulanan 30 x Rp 350.000                                           Rp 10.500.000

Pengeluaran :

  • biaya masak + minuman / bulan *                Rp.  6.000.000 ( 200.000/ hari )
  • karyawan 2 orang                                              Rp.  1.800.000
  • sewa tempat                                                       Rp.    400.000
  • listrik + keamanan                                            Rp.    100.000
  • biaya lain-lain                                                    Rp.    150.000

Total                                                                      Rp 8.450.000

  • Nett profit bulanan                                                                    Rp  2.050.000
  • Investasi awal 4.000.000
  • Pembelian perlengkapan tambahan 2.000.000
  • Nett profit bulanan 2.050.000
  • ROI 3 bulan

Perhitungan belanja harian sebesar 200.000 adalah perhitungan apabila kita memasak sendiri, ada solusi yang lebih efektif adalah apabila kita bisa mengajak tetangga untuk menjadi supplier makanannya , dan menerapkan sistem konsinyasi / titip jual, jadi kita  hanya membayarkan titipan makanan yang laku terjual.

MENGENAL BISNIS TIONGHOA


Benarkah keberhasilan sebagian besar para pengusaha etnis Tionghoa lantaran dekat dengan penguasa?. Bisa benar dan bisa juga salah, karena ada juga yang berjuang tanpa dekat dengan kekuasaan bahkan sangat prihatin sekali, terkadang malah ada diskriminasi ras.

Ada juga yang mengatakan kehidupan mereka maju karena etos kerjanya yang luar biasa, selain itu sejak kecil warga keturunan selalu diajarkan untuk tahu diri. Mereka merasa sebagai kaum minoritas termasuk dalam bertindak tidak boleh terlalu menonjol atau berlebihan dan gampang minta bantuan pada orang lain, sebab kalau minta bantuan biasanya orang yang mau bantu jadi sungkan. Beda kalau bantuan itu diberikan karena kemauan yang membantu, biasanya lebih tulus.

Dalam kehidupan sehari-hari kalau memiliki penghasilan Rp10, hanya Rp 2 yang biasa digunakan selebihnya mereka tabung. semuanya sudah disosialisasikan sejak kecil dilingkungan keluarga. Sedang dalam kerja, orang tionghoa selalu diajarkan agar tidak tergantung pada orang lain dan harus mampu menguasai jenis pekerjaan dari yang paling mudah sampai yang sulit. Bahkan beranggapan kalau pekerjaan itu tidak permanen seperti layaknya roda berputar, suatu saat diatas, lain waktu dibawah.Maka modal yang paling penting bagi etnis tionghoa adalah sikap dapat dipercaya. Berapapun uang yang diberikan kalau tidak bisa dipercaya, ya tidak akan berhasil. Begitu juga kalau memiliki usaha sendiri.

Bisnis bagian dari budaya

Prinsip orang Tionghoa, ”Apa yang kami lakukan hari ini, bukan untuk hari ini saja, tapi untuk kedepan” Jadi kedepan untuk apa ? Sehingga perlu modal, modal bukan hanya uang saja, tapi bisa juga keterampilan, semangat dan kepercayaan sehingga harus pandai bergaul serta berkomunikasi. Nah, perdagangan adalah lahan satu-satunya yang paling memungkinkan untuk saling berkomunikasi dan bergaul, saling kenal dan membangun relasi.

Begitu juga menjadi pedagang bukan karena faktor keturunan. Ini lebih berkaitan dengan pendidikan awal di lingkungan keluarga sebagai akar budaya khas, dengan alasan keluarga Tionghoa tidak semudah suku lain sehingga mereka bekerja keras. Lalu kenapa banyak orang Tionghoa jarang menekuni profesi lain? Sebagai kaum minoritas, mereka menyadari akan keterbatasan peluang bagi mereka. Namun setelah reformasi politik sejak mulai priode Gusdur sedikit banyak perubahan paradigma perubahan profesi, banyak orang Tionghoa yang terjun ke dunia politik dan birokrasi. Banyak dari keturunan Tionghoa yang terjun ke politik, kita kenal Kwiek Kian Gie, Alvin Lie, dll. Mungkin yang belum terdengar kalau mereka masuk ABRI atau birokrat, mereka beranggapan masih sulit. Keterbatasan dan diskriminasi inilah yang menyebabkan mereka harus memaksakan diri memilih wiraswasta atau perdagangan. Dan disektor inilah mereka leluasa mengatur hidup. Itulah sebabnya ilmu berdagang ditanamkan dilingkungan keluarga sejak kecil yang akhirnya menjadi bagian dari budaya khas dan mereka jauh lebih survival hidupnya dibandingkan dengan penduduk peribumi. “Janganlah kebencian kepada suatu kaum menyebabkan kita berlaku tidak adil terhadap kaum tersebut”, mungkin kata yang pantas kita ungkapkan pada kita.

Kesimpulan

Dalam mengikuti system bisnis orang Tionghoa ada banyak hal yang menjadi pembelajaran di dalam diri kita baik itu dalam bentuk saham, usaha, bahkan investasi.Dalam hal kedisplinan, usaha, pengturan keuanga yang bagus dapat di jadikan contoh.Serta pengambilan keputusan yang penuh pertimbangan walau beresiko orang tionghoa tetap berupaya bertahan.Startegi yang bagus dan pemilihan bisnis yang bijaksana sesuai dengan skill masing – masing.

Dan orang Indonesia serng kali kalah terhadap orang Tionghoa karna orang Tionghoa belajar untuk menemukanskill mereka dan mengembangkannya, namun orang Indonesia hanya mengejar kursi dan tanpa disadari kursi yang dikejar bukanlah hal yang membuat kita lebih maju. Namun tetap pada titik yang sama yaitu di bawah kepemimpina. Bukan menjadi pemimpin.

Sumber : Mengikuti Jejak Bisnis Menggiurkan Orang Tionghoa, Liem You Tjwan, Visimedia, Jakarta, 2008.

KAFE BUKU : “BISNIS DARI HOBI MEMBACA DAN MENULIS BUKU”


stand

Budaya membaca di Jepang saat naik bis, lalu di Indonesia gimana?

Bermula dari kegemaran membaca, kita bisa mengembangkan kegiatan lain yang memberikan nilai lebih, yakni menulis. Dari menulis, kita bisa berkenalan dengan penulis lain, bahkan pembaca dan penggemar karya kita. Lalu berkembang menjadi sebuah komunitas dan melakukan kegiatan bersama untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan menulis yang akhirnya bisa mendatangkan keuntungan.

Berikut kegiatan yang bisa dikembangkan menjadi sebuah bisnis kafe yang menarik.

A. Hobi Membaca
Kegiatan membaca dimulai sejak usia kita masih kanak-kanak. Anak bisa belajar membaca dari tulisan sederhana yang bisa ditemui disekitar tempat bermain mereka. Jika kegemaran membaca sudah tumbuh dari kecil maka hal itu akan terus berlanjut hingga dewasa kelak.

Banyak ragam bacaan yang tersebar, mulai dari majalah, buku cerita bergambar, komik atau novel, baik kategori anak, remaja maupun dewasa. Bahan0bahan bacaan tersebut bahkan dikoleksi oleh beberapa orang, lalu disewakan hingga menghasilkan uang tambahan.

B. Hobi Menulis
Menulis merupakan kegiatan yang dekat dengan kita dan hampir setiap kali kita lakukan. Menulis bisa dilakukan diawali dari mengamati hal-hal sederhana yang terjadi disekitar kita, bahkan menulis bisa berwala dari kegiatan menulis buku diari. Seseorang yang pada awalnya hanya gemar mengoleksi dan membaca buku pun bisa termotivatisi untuk menjadi penulis yang produktif.

Jika ditekuni dengan serius, kegiatan menulis bisa menghasilkan pemasukan finansial yang tidak sedikit. Selain menguntungkan, hobi tersebut bisa bermanfaat bagi banyak orang.

C. Gemar Berinteraksi dengan Banyak Orang
Membaca dan menulis buku akan lebih lengkap jika didukung kegemaran untuk mengenal dan berinteraksi dengan banyak orang. Mengenal dan berinteraksi dengan banyak kalangan dan lingkungan akan memperkaya wawasan dan sudut pandang sebagai seorang penulis.

Menurut salah seorang konsultan Menteri Kesehatan RI, dr. Hapsoro, terdapat beberapa pandangan beliau dalam hidup dan berusaha. Beliau menuturkan hal berikut.

1. What is in the future
Kita diharapkan tanggap atau mau mengamati apa yang akan terjadi 5-10 tahun kedepan, apa yang banyak dibutuhkan orang, dan apa yang tetap akan dibutuhkan.

2. What is your strong will
Dari sekian peluang bisnis yang ada, mana yang menjadi keinginan atau minat kita? Tentukan kegiatan usaha yang paling kita sukai. Hal tersebut akan membuat kita lebih termotivatisa dan tidak jenuh.

3. What is your capacity
Apa kemampuan atau kapasit kita yang berhubungan dengan kehidupan dan bisnis?

4. Follow the God’s will (way)
Artinya, jangan melupakan khendak atau maksud Tuhan dalam hidup kita. Berusaha dengan tekun dan tetap diiringi dengan do’a, serta berpikir positif dalam menghadapi kendala.

Dari hal tersebut, kita bisa mengakomodirnya dalam sebuah tempat yang representatif dengan hobi membaca dan menulis. Toko atau kafe buku bisa dikembangkan dari sebuah kafe atau resto yang dilengkapi dengan fasilitas peprpustakaan atau tempat buku. Selain bisa dimanfaatkan sebagai acara bedah buku, tempat ini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan bersama komunitas pecinta buku, selain itu juga menjual buku-buku yang sesuai dengan pangsa pasar kafe atau resto tersebut.

11 Pedoman Memulai Bisnis

M. Hariwijaya dalam buku 7 Jurus Jitu Memulai Bisnis memberikan 11 pedoma cara memulai bisnis. Dalam 11 pedoman cara memulai bisnis tersebut diuraikan sebagai berikut:

A. Keuntungan
Setiap bisnis mempunyai range keuntungan yang berbeda-beda. Ada keuntungan yang mencapai besaran 10%, 20%, 30%, 50%, hingga 100%. Bergantung pada tingkat risiko, kesulitan, kompetisi, atau kelangkaan.

Pada saat memilih bisnis toko buku atau yang dikombinasikan dengan usaha lain, seperti kafe atau butik, kita harus menentukan berapa kisaran profit. Besaran tersebut kita tentukan dengan mempertimbangkan biaya sewa tempat (toko, kios, kafe), investasi rak untuk display buku, biaya operasional promosi, faktor risiko, serta faktor keunikan atau kelangkaan.

B. Kemampuan Teknis
Kemampuan teknis dala bisnis toko buku juga diperlukan, bergantung pada sisi mana kita mengerjakan bisnis ini, baik dari sisi desain layout dan display, promosi, distribusi, atau pemasaran. Jika bergerak dibidang distribusi kita harus menguasai jalur distribusi. Jika bergerak dibidang pemasaran buku kita harus menguasai teknik komunikasi dan teknik pemasaran.

C. Pangsa Pasar
Kita bisa membedakan pangsa pasar dalam beberapa macam, yakni:
1) Berdasarkan umur : buku anak, remaja, dewasa, dan umum.
2) Berdasarkan wilayah: pemasaran dalam kota, dalam pulau, luar pulau atau luar negri.
3) Berdasarkan jenis kelamin: buku untuk pria atau wanita
4) Berdasarkan agama : buku untuk musli atau nonmuslim.
5) Berdasarkan tingkat sosal-ekonomi: menengah ke bawah, menengah ke atas, pelajar dan mahasiswa atau umum.

D. Bahan Baku
Bahan baku yang dimaksud adalah buku itu sendiri. Buku buku dengan kualitas fisik yang baik, terutama dari segi bahan, format, atau tingkat ketebalan, akan menentukan harga jual buku.

E. Tenaga Kerja

  1. Apakah kita memerlukan tenaga kerja dengan level tertentu (skill, unskilled).
  2. Apakah kita menggunakan tenaga kerja tetap, lepas kontrak atau borongan.
  3. Apakah kita menggunakan tenaga kerja lokal atau asing.
  4. Di bidang apa saja kita memerlukan tenaga kerja dengan spesifikasi khusus?

F. Modal
Sesuaikan jenis usaha yang akan kita kerjakan dengan modal yang kita miliki. Lalu, siapkan modal usahala dalam 3-6 bulan kedepan agar kita bisa berkonsentrasi dalam menjalankan bisnis.

G. Risiko
Risiko muncul disetiap tahap pekerjaan, yakni pada tahap berikut.
a) Tahap desain
b) Tahap produksi
c) Tahap penyimpanan
d) Tahap distribusi
e) Tahap penjualan
f) Tahap penagihan.

H. Persaingan
Sebaiknya kita menentukan dengan sebenar-benarnya akan bermain pada bisnis apa agar kita tahu persis siapa pesaing kita. Dengan demikian, kita dapat menentukan strategi apa yang diperlukan untuk memenangkan persaingan.

I. Fasilitas Usaha
Kita cermati, fasilitas apa yang kita miliki atau apa yang bisa kita dapatkan dari orang-orang terdekat untuk memenuhi hal-hal yang kita butuhkan dalam membuka usaha

J. Prospek Masa Depan
Kita mampu memprediksi prospek bisnis kedepan., baik jangka menengah maupun jangka panjang, termasuk pengembangan jenis usaha, penambahan cabang diluar kota, luar pulau atau luar negeri.

K. Aturan Hukum
Selain itu juga kita harus memperhatikan aturan hukum yang berlaku mulai dari legalitas usaha, perusahaan dalam bentuk PT atau CV, dan mengatur izin sesuaidengan peraturan daeraha yang berlaku.

Cara Menekan Biaya Produksi
M. Hariwijaya (Yogyakarta, 2009) memberikan beberapa panduan pada kita agar bisnis yang kita lakukan dapat menjadi lebih efisien dengan memperhatikan hal-hal berikut:

A. Menekan Harga Pokok
Menekan harga pokok bisa dimulai dari harga bahan baku dengan cara membeli dalam jumlah besar atau membeli langsung dari produsen atau distributor utama, menekan upah tenaga kerja, efisiensi proses produksi, atau memotong jalur distribusi.

B. Faktor-Faktor yang Harus Diperhatikan
Sebelum melakukan penyusutan atau pemangkasan biaya produksi, terlebih dahulu kita menentukan bagian-bagian mana saja yang dapat kita lakukan, mengurangi biaya tanpa mengganggu proses produksi, dan mengurangi kualitas atau mutu hasil produksi kita.

C. Pembelian Bahan Baku
Kita dapat menghemat pembelian bahan baku dengan cara membeli bahan baku tersebut dalam jumlah besar atau dalam jumlah tertentu dari distributor utama sehingga mendapatkan harga grosir dari supplier.

D. Kerusakan dan Penyelewengan
– Kerusakan tersebut dapat dihindari dengan memilih produk bahan baku yang baik, dengan memperhatikan proses handling dan penyimpanan yang sesuai prosedur.
– Penyelewengan dapat dihindari dengan melakukan pengawasan yang ketat, dan menempatkan orang yang tepat, disiplin serta menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) yang baku.

E. Buku yang Lebih Murah
Buku yang murah didapat dari produsen atau tangan pertama sehingga harga pembelian buku bisa ditekan.

F. Tenaga Kerja yang Tepat
Menempatkan the right man on the right place mutlak dilakukan. Dengan menempatkan seseorang sesuai keahliannya, untuk mengurangi kesalahan operasi, pemasaran dan distribusi , yang berpengaruh pada kualitas pelayanan.

G.Semangat dan Keinginan Kerja
Manusia bukan mesin maka untuk mencapai tujuan itu pengusaha harus memperhatikan kesejahteraan para pekerjanya. Baik itu kesejahteraan sosial (gaji, jaminan, dll), tempat kerja, kebutuhan rohani, harga doro, kesadaran dan tanggung jawab, promosi dan mutasi.

H. Sistem dan Pembagian Kerja.
Dengan pembagian tugas yang jelas, diharapkan karyawan akan ahli dan profesional dibidang masing-masing, dengan sesuai standar dan kualitas yang sesuai harapan perusahaan.

I. Lokasi Usaha
Tempat usaha yang dekat dengan konsumen akan mempermudah konsumen dalam menjangkau tempat usaha kita.

JURUS JITU MERAUP PROFIT DARI HOBI
Bagaimana hobi menjadi profit diuraikan dalam penjelasan berikut sesuai dengan penjelasan dalam Bagaimana Membuat Hobi Menjadi Profit ( Sigit Rais dan Fietri Yulia, 2013)

A. Memahami Hobi Menerapkan Strategi Jitu
Terdapat banyak strategi yang dapat kita lakukan, berikut enam di antaranya.

1. Strategi Sipil
Strategi sipil tersebut membicarakam strategi sebelum perang, sebuah negara harus membangun kekuatan dan melakukan persiapan. Antara lain, menganjurkan pengangkatan pejabat berdasarkan jasa dan mendorong rakyat dengan sistem hadiah yang murah hati dan hukuman keras. Strategi tersebut untuk merekrut orang-orang pandai dalam manajemen.

2. Strategi Militer
Strategi Militer berkaitan dengan strategi yang digunakan untuk mengahadapi musuh. Strategi Militer yang baik adalah penempatan diri yang unggul. Setelah itu, memanfaatkan diplomasi. Kemudian, mengerahkan kekuatan militer sebagai ancaman. Jika semua usaha ini gagal, baru mengerahkan angkatan perang.

Kebijakan untuk kepemimpinan militer dapat juga diterapkan didalam dunia usaha. Untuk menjadi pemimpin yang berhasil, Donald G.Krause dalam bukunya Kiat Sang Pemimpin, memberi akronim yang cukup sebagai acuan agar kita bisa menjadi pemimpin yang baik, yaitu SPARKLE (Self Discipline, Purpose, Accomplish, Responsibility, Knowledge, Laadership, Example)

Penjelasan dari kiat tersebut diuraikan dalam uraian pembahasan berikut
1) Self Discipline (disiplin diri) merupakan syarat mutlak menjadi pemimpin. Kedisiplin dimulai dari diri. Kita tidak dapat menyuruh orang lain untuk berdisiplin. Sementara, kita tidak memberikan contoh tentang kedisiplinan itu sendiri.
2) Purpose (tujuan)
Setiap pemimpin harus mampu menetapkan tujuan atau visi. Baik besar,atau kecil, jangka pendek, menengah maupun panjang.
3) Accomplish (pencapaian tujuan)
penetapan tujuan (visi) tanpa diikuti pencapaian tujuan (misi) menjadi sia-sia. Oleh karena itu , perlu dilakukan tahapan untuk mencapai tujuan itu.
4) Responsibility (tanggung jawab)
Pemimpin adalah orang yang paling bertanggung jawab terhadap perusahaan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pada tahap evaluasi dan pengembangan usahanya.
5) Knowledge (pengetahuan)
Idealnya pemimpin harus memiliki pengetahuan lebih dari bawahan, minimal mampu mengatur orang-orang yang berpengetahuan untuk bisa mengelola bisnis atau usaha.
6) Laddership (berjenjang)
Hirarki kepemimpinan perlu diatur sehingga setiap hirarki mempunyai tugas, tanggung jawab dan wewenang masing-masing. Jangan sampai orang diberi tugad dan tanggung jawab tapi tanpa wewenang.

Karakter pemimpin pun dapat membentuk warna moral kepemimpinan itu sendiri. Pemimpin seorang teladan, seorang pemimpin diharapkan dapat mengikuti hal-hal berikut:
1. Belajar dari pengalalan orang lain.
2. Memahami peluang bisnis
3. Memilih lokasi yang tepat.
4. Terjun langsung.
5. Melakukan optimalisasi promosi
6. Memperluas jaringan relasi.

Jeffrey W. Meshel dalam buku Secrets of a Master Networker memberikan 35 strategi membangun relasi sebagai berikut:
1) Apa yang kita tahu akan bermanfaat bagi orang yang kita kenal. Apa yang kita tahu akan memengaruhi keberuntungan yang kita dapatkan.
2) Membuat orang yang kita ajal bicara merasa menjadi orang terpenting yang pernah kita temui.
3) Kita menjalani setiap tahapan dalam hidup bukan dengan tujuan “lulus dari” tetapi “lulus untuk”.
4) Belajar dari pengalaman.
5) Selalu menjaga reputasi diri bagaikan menjaga sesuatu yang kita sayangi.
6) Tidak semata mengejar imbalan (ganjaran).
7) Bagikan keuntungan dan peluang meskipun tidak terkait dengan pekerjaan kita. Kolega kita akan menghargainya, dan kesetiaan mereka pada kita akan tumbuh.
8) Berusaha untuk bangun, lalu segera menyadari apa yang kita lakukan dan tidak kita lakukan serta dampaknya terhadap pihak lain.
9) Orang baik akan berhenti paling awal.
10) Daripada salah persepsi lebig baik berkomunikasi dan berdiskusi secara terbuka.
11) Berusaha membuat diri kita menjadi lebih baik setiap hari.
12) Sifat pemalu mungkin sudah menjadi karakter, tetapi sifat ini bisa dihilangkan.
13) Jangan mengubah jati diri, tetapi ubahlah cara berpikir kita.
14) Komunikasi yang baik dan berhasil adalah komunikasi dengan menatap lawan bicara.
15) Setelah membuka pintu peluang, cobalah menjaga pintu itu tetap terbuka.
16) Yang lebih penting adalah apa yang kita tahu tentang siapa yang kita kenal.
17) Menindaklanjuti dan konsisten dalam mengikuti atau mengadakan suatu acara.
18) Dengan menyusun sebuah acara maka kita menciptakan banyak peluang.
19) Berupaya “menjebak” pandangan mata saat kita saling memperkenalkan diri.
20) Kelompok memiliki kekuatan. Bahkan, networker terbaik pun dapat mengambil keuntungan diri dalam kelompok network.
21) Bergabung hanya dengan kelompok nirlaba yang dikelola dengan sistem keanggotaan.
22) Memilih anggota kelompok yang sedang mengalami kemerosotan sementara. Tugas kita adalah tetap memberi semangat agar mereka tetap tegar dan siap bangkit kembali.
23) Berpikirlah mengenai “Anda”, bukan mengenai “Saya”.
24) Jangan ragu-ragu memperkenalkan dua orang yang kelihatannya memiliki sinergi.
25) Miliki kelompok kita seperti kita memiliki bisnis sendiri.
26) Menciptakan peluang dengan menyelesaikan masalah, memanfaatkan tujuan, dan menyusun strategi yang membuat kita menjadi magnet.
27) Jika mampu, cobalah terbang dengan tiket kelas satu. Kita tidak pernah bisa mendug siapa yang akan duduk di sebelah kita.
28) Memikirkan hal besar
29) Makin sedikit, makin baik mengurangi orang yang berada dalam database kita.
30) Hingga tingkat yang dapat kita terima, satukan kehidupan bisnis kita dengan kehidupan pribadi.
31) Milikilah hobi dan jadilah pakar dalam satu bidang tertentu.
32) Manfaatkan waktu secara efisien.
33) Penutupan transaksi bukanlah peristiwa besar, tetapi serangkaian peristiwa kecil.
34) Kita harus lebih sering keluar rumah. Pandangan tentang dunia yang kita dapatkan dari “balik meja” merupakan pandangan yang sempit.
35) Menjaga keseimbangan hidup sehingga mencapai kepuasan yang berarti adalah sebuah kesuksesan

MEMBUAT PERENCANAAN BISNIS
Untuk merealisasikan ide bisnis yang lebih matang, dan menentukan standar kinerja bisnis maka kita perlu membuat sebuah rencana bisnis. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat rencana bisnis adalah sebagai berikut.

A. Menentukan Produk atau Jasa.
Kita bisa menentukan apakah produk yang akan kita pasarkan berupa buku atau tambahan majalah, untuk umum, remaja, dan mahasiswa, untuk kalangan menengah atau menengah ke atas, bahkan bisa mengonsepnya untuk tema tertentu.

Kita juga memiliki pilihan apakah akan mengkombinasikan produk buku tersebut dengan produk jasa pendukung lainnya. Atau kita mengonsepnya sekaligus dengan usaha jasa, seperti kafe atau learning (dan training) center.

B. Menentukan Harga
Cara menentukan harga perlu mempertimbangkan banyak faktor, antara lain:
• Harga dasar buku.
• Besaran profit sangat relatif, ditentukan oleh banyak pertimbangan, mulai harga dasar buku, gaji karyawan, sewa tempat, biaya listrik dan air, biaya perawatan gedung dan rak, biaya promosi atau biaya distribus.
• Penentuan harga juga berdasarkan harga pasar.

C. Pemilihan Lokasi
Berikut adalah hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi usaha.
1) Biaya
2) Mudah Terlihat (Visibility)
3) Tingkat Kompetensi
4) Jaringan Transportasi
5) Reputasi
6) Area Tempat Parkir
7) Ruang untuk Perluasan
8) Zoning
9) Traffic Generator
10) Jumlah Pelanggan Potensial.
11) Luas Lantai yang Tersedia.
12) Ketersediaan Supplier

D. Rencana Operasional
Prosedur standar untuk operasional atau petunjuk kerja (Standard Operating Procedure/SOP) diperlukan dalam suatu proses produksi, baik produksi barang atau jasa.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan SOP.
• Tujuan dilaksanakannya aktivitas
• Detail standardisasi langkah demi langkah yang dilaksanakan dalam aktivitas.
• Perlengkapan dan peralatan yang diperlukan untuk sebuah aktivitas.
• Perlengkapan dan peralatan yang diperlukan untuk sebuah aktivitas.
• Output atau hasil yang diharapkan dari sebuah aktivitas.
• Waktu diperlukan untuk sebuah aktivitas.
• Lokasi atau tempat dilaksanakannya aktivitas.
• Penanggung jawab dan pelaksana aktivitas
• Kemungkinan terjadinya penyimpangan proses, akibat yang ditimbulkan, dan solusi yang diperlukan.

Khusus untuk hal yang menyangkut produksi barang atau makanan, perlu diperhatikan empat hal utama dalam membuat SOP, yakni:
• Pengendalian mutu (quality)
• Jumlah (quantity)
• Berkelanjutan (continuity)
• Keselamatan Kerja (safety)

Pengendalian Mutu (Quality)
Dengan SOP diharapkan kualitas atau mutu barang atau jasa mempunyai standar yang sama, baik diperusahaan induk, cabang ataupun yang bermitra dengan usaha kita. Dengan adanya SOP setiap karyawan atau bagian mempunyai pedoman dan standar yang sama dalam produksi.

Jumlah (Quantity)
Dengan SOP diharapkan kuantitas barang atau jasa yang dihasilkan akan sama jika diproduksi dalam jangka waktu yang sama dan tentu saja dengan kualitas yang sama pula, baik di perusahaan induk, cabang, maupun mitra usaha.

Berkelanjutan (Continuity)
Dengan adanya SOP diharapkan proses produksi tetap berlangsung dengan baik tanpa adanya hambatan dari ketersediaan bahan baku, atau hambatan lain.

Keselamatan Kerja (Safety)
Merupakan hal yang utama dalam menjalankan proses produksi. Jika setiap karyawan atau bagian tidak memperhatikan K3 maka keseluruhan proses produksi akan ikut terganggu jika kecelakaan kerja.

E. Distribusi
Dalam rencana distribusi perlu dipertimbangkan apakah kita akan mendistribusikan hasil produksi sendiri atau menggunakan pihak lain (distributor) yang akan membantu mendistribusi ke konsumen.

Faktor-faktor penting dalam dalam distribusi yang menunjang lancarnya proses kinerja sebuah bidang usaha adalah sebagai berikut:
a) Transporter
b) Distributor
c) Sumber Daya Manusia
d) Arah dan Tujuan Tim
e) Support (Suasana yang saling Mendukung)
f) Setiap Pribadi atau Bagian (Berperan Penting)

F. Komunikasi
Komunikasi sangat penting dalam menyelesaikan persoalan yang muncul. Komunikasi yang tidak efektif membuat setiap orang bisa memberikan perintah dan tugas semaunya sendiri.

G. Koordinasi
Koordinasi memegang peranan penting untuk mencapai target yang telah ditentukan. Jika tidak menerapkan koordinasi masing-masing anggota dapat melakukan gaya sendiri-sendiri dan tidak kompak.

H. Kepercayaan
Kepercayaan diperlukan untuk mendapatkan lingkungan kerja yang produktif. Seluruh personalia mutlak perlu menjalankan komunikasi yang terbuka dan jujur untuk meningkatkan kesadaran dan mengembangkan kerja sama.

I. Sistem
Memiliki pengetahuan tentang cara atau sistem tidaklah cukup. Pengetahuan yang telah didapatkan harus di aplikasikan secara konsisten dan berkesinambungan. Dengan begitu, baru bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

10 Kesalahan dalam Kerja Tim
1) Lalai mengembangkan dan mempertahankan keterampilan dasar dalam manajemen dan kepemimpinan.
2) Mengadakan teknik seleksi pegawai yang buruk.
3) Lalai mendiskusikan harapan atau menetapkan tujuan yang telah disusun bersama.
4) Tidak memiliki perhatian pada kebutuhan akan pelatihan dan pengembagan anggota tim.
5) Lalai menyokong, mendukung, dan memelihara kegiatan pengembangan tim.
6) Mencegah keterlibatan anggota tim dalam kegiatan apapun dimanapun mereka dapat memberikan sumbangan.
7) Lalai memberikan dan menerima umpan balik dari tim .
8) Membiarkan konflik dan kompetisi lepas dari kendali atau berusaha menghilangkannya sama sekali.
9) Bergantung pada orang lain untuk mengakui dan mengganjar tim serta para anggota.
10) Lalai mengirim pemain yang tidak berespons terhadap pelatihan kembali ke liga kecil.

STRATEGI MARKETING
Jika kita sudah menyediakan produk atau barang yang akan kita jual maka kita memerlukan adanya jalan untuk memasarkan produk tersebut, dengan menerapkan strategi pemasaran atau strategi marketing yang tepat. 3 pilihan cara dalam menerapkan strategi untuk menembus pasar, yaitu:

A. Menjadi yang Pertama (Be the First)
Membuat jenis usaha yang produknya belum dibuat orang. Menjadi pelopor bisnis baru memerlukan kreativitas dan kejelian dalam melihat potensi.

B. Menjadi yang Terbaik (Be the Best)
Begitu kita memulai usaha jenis baru, kemungkinan jenis usaha kita akan ditiru banyak orang. Oleh karena itu, kita dapat memakai strategi baru, yaitu menjadi yang terbaik meskipun banyak yang meniru. Jadilah yang terbaik maka usaha kita akan tetap eksis.

C. Menjadi yang Berbeda (Be Different)
Terkadang sulit menjadi yang terbaik. Oleh karena itu, terdapat cara lain yang bisa dilakukan, yakni menjadi sesuatu yang berbeda. Untuk usaha kafe buku, kita bisa membuat perbedaan tersebut dari hal-hal berikut.
• Perbedaan bangunan interior, furnitur, aksesoris.
• Perbedaan dari menu makanan dan minuman.
• Perbedaan dari sisi baju seragam.
• Perbedaan dari jenis musik.
• Perbedaan dari sisi harga dan pelayanan.

Untuk mencapai target tersebut, kita pun dapat menggunakan pedoman 8P seperti pada uraian sebelumnya.

MENGHADAPI KOMPETITOR
Usaha yang sudah berdiri dan berjalan serta mulai memiliki hasil dan keuntungan akan dihadapkan pada adanya kompetitor atau pesaing, baik kompetitor yang sudah lama ada maupun kompetitor yang baru muncul. Untuk itu, diperlukan kiat-kiat khusus dalam menghadapi kompetitor, seperti dalam uraian berikut.

1. Aturan
Dalam bisnis kafe buku pun, kita harus membuat dan menerapkan aturan sehingga bisnis kita berjalan dengan lancra dan menguntungkan. Peraturan tersebut bukan hanya berlaku untuk pemilik dan karyawan, tetapi juga berlaku dengan konsumen, rekan bisnis, supplier, transporter, atau sponsor.

2. Ragam Buku
Kafe kita menyediakan banyak ragam buku dengan jumlah yang cukup, yang disesuaikan dengan ruang baca serta meja dan kursi yang cukup.

3. Kreatif
Kita memiliki tim kreatif yang selalu memiliki ide segar untuk mendatangkan customer ke kafe buku kita, dengan mengadakan acara bermanfaat dan menarik, seperti bedah buku, sharing bisnis, diskusi musik, atau kreativitas lain.

4. Jasa Antar
Kafe kita dapat melayani pesanan dan pengiriman buku dalam dan luar kota, bahkan luar pulau dan luar negeri.

5. Edukasi
Dalam berbisnis kita bukan hanya mencari keuntungan, tetapi juga berbagi pengalaman dan ilmu.

6. Menu Favorit dan Buku
Kita harus mencoba untuk menentukan menu makanan dan minuman khas kafe buku kita. Begitu juga dengan koleksi buku pribadi yang kita miliki.

7. Gratis
Kita dapat memberlakukan layanan gratis atau bonus untuk pembelian nilai tertentu

8. Hospitality (Ramah)
Diharapkan memiliki nilai lebih dengan membawa sisi keramah tamahan dalam melayani pengunjung dan pembeli sebaik mungkin.

9. Interior
Dalam berbisnis kafe buku, kita perlu mmeperhatikan interior ruangan showroom buku kita, terutama dari segi desain dan kenyamanan sehingga customer merasa nyaman saat memilih-milih buku dan membacanya.

10. Jangan Jorok
Berikan perhatian khusus terhadap kebersihan dan kerapian tempat usaha cafe buku kita.

11. Kemasan
Selain kualitas buku juga makanan dan minuman yang kita sediakan, kualitas kemasan juga perlu diperhatikan. Kemasan disini yaitu pembungkus buku untuk para pembeli buku-buku dikafe kita atau sampul khusus pada buku-buku yang kita jual. Selain itu, kemasan lain berupa goodie bag atau paper bag, bisa juga dalam bentuk boks eksklusif untuk pembelian dalam jumlah tertentu.

12. Lokasi atau Tempat
Secara umum, lokasi kafe buku yang strategis dan ruang parkir yang cukup akan menarik perhatian customer.

13. Minuman “Selamat Datang”
Memberikan “welcome drink” untuk memberi “nilai lebih” bagi pengunjung kafe buku kita.

14. Nama yang Unik
Ciptakanlah sebuah nama yang unik untuk kafe buku kita.

15. Organisasi yang Rapi
Bisnis kafe pun memerlukan organisasi dan manajemen yang rapi disemua bagian.

16. Parkir yang Memadai
Menyiadakan tempat parkir yang cukup, baik untuk kendaraan pengunjung maupun kendaraan pegawai.

17. Quota (Kuota) yang Cukup
Kuota tersebut mencakup penyediaan buku-buku yang cukup sesuai dengan pangsa pasar kita.

18. Resepsionis
Jika memungkinkan kita bisa menempatkan resepsionis untuk menyambut serta memberi layanan kepada pengunjung atau konsumen dengan baik.

19. Seragam
Seragam karyawan juga akan mendukung konsep dan imej kafe buku kita.

20. Toilet Bersih
Toilet yang bersih dan nyaman menunjukkan komitmen yang baik dari pemilik tempat usaha terhadap konsumen.

21. Unik
Ciptakanlah ide dan konsep yang unik untuk kafe buku kita sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi para konsumen.

22. Variasi Acara
Untuk menarik perhatian customer, kita juga dapat membuat acara-acara khusus sesuai dengan target pasar kita.

23. Waktu Tertentu
Pada waktu-waktu tertentu kita dapat membuat konsep acara atau konsep promo tematik melalui diskon khusus Hari Raya atau Tahun Baru.

24. X-traordinary
Kita bisa membuat sesuatu yang luar biasa untuk momen-momen khusus, seperti pada peringata Hari Buku, Hari Bumi, dan sebagainya melalui acara kejutan, sayembara atau kuis.

25. Yakin
Kita memiliki keyakinan yang kuata untuk menjalankan dan mengembangkan usaha kita.

26. Zero to Hero
Kita bisa memulai bisnis kafe buku tanpa modal, yakni dengan cara memasarkan produk orang lain dengan menjadi reseller atau distribusi buku, majalah, atau pernak-pernik buku.
KISAH SUKSES
Usaha kafe buku merupakan usaha yang relatif barh di indonesia. Keberadaan nya berkembang seiring dengan kebutuhan konsumen dan gaya hidup masyarakat yang juga makin modern. Berikut dipaparkan beberapa usaha kafe atau resto yang membidik kegiatan berbasis edukasi, literasi, dan kewirausahaan sebagai konsep usaha kafe atau restonya.

1. English Kafe
English Kafe adalah program dengan kegiatan kursus bahasa inggris di kafe atau resto di wilayah Yogyakarta, yang dimotori Hamli dan kawan-kawan dari Yogyakarta.

Belajar bahasa inggris di kafe didukung buku-buku yang disediakan pemilik kafe atau resto akan memunculkan simbiosis mutualisme antara pemilik kafe atau resto dan para pengunjung kafe. Pemilik kafe diuntungkan karena tidak perlu menyediakan tempat untuk kursus bahasa inggris. Sedangkan peserta atau murid juga diuntungkan karena mereka bisa belajar bahasa inggris dengan cara lebih santai.

2. Toko Buku Diskon
Toko buku diskon ini terletak di Jalan Tirtodipuran Yogyakarta dengan nama “Oemah Buku”. Toki buku ini selalu mengadakan program buku diskob bagi para pengunjung, berdampingan dengan kantor penerbitan dan percetakan Pohon Cahaya.

Selain sebagai tempat penyaluran buku dari penerbit lain yag akam mengadakan program “cuci gudang”. Dengan diskon 10-20% diharapkan toko buku ink bisa menjadi daya tarik tersendiri bagu pengunjung.

3. Java Sushi
Java Sushi merupakan sebuah resto Jepang dengan konsep unik yang memadukan budaya jawa dan masakan jepang. Resto tersebut milik Muhammad Sjairil, yang pernah tinggal dijepang selama 10 tahun.

Salah satu strategi untuk menarik pengunjung, Java Sushi mengadakan banyak acara yang menarik. Antara lain menawarkan paket khusus photo session dalam busana kimono, pemberian ketrampilan tangan origami yang dimaksudkan sebagai kenang-kenangan atau kursus gratis bahasa Jepang. Cara lain, yakni dengan menyediakan buku bahasa indonesia atau bahasa jepang bagi pengunjung dari berbagai jenis bacaan.

3. EDU Kafe
EDU Kafe didirikan di klaten dengan konsep pendidikan yang bertujuan menyelenggarakan banyak kegiatan pendidikan, mulai dari bedah buku, diskusi, hingga agrobisnis baik untuk sekolah menengah pertama dan atas serta perguruan tinggi maupun persiapan mencari pekerjaan.

4. Kelas Bisnis Yogyakarta
Kelas Bisnis Yogyakarta merupakan komunitas kelas bisnis yang bergerak di Yogyakarta dan sekitarnya. Dan beralamatkan di Jalan Mangkuyudan 43 Yogyakarta. Didalam kelas bisnis tersebut dikembangkan sejumlah kegiatan yang mendukung gerakan dan seluk-beluk enterpreneurship secara mendalam.

Komunitas tersebut memiliki fasilitas perpustakaan, ruang pertemuan, pusat pelatihan (pelatihan enterpreneur, menulis buku, atau pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta), serta kafe yang menyediakan menu tradisional.

Sumber :
{My Hobby My Bussiness} Kafe Buku, Gunawan Ardiyanto, Metagraf (Cetakan Pertama, Desember 2014)

MANAJEMEN EVEN


Manajemen even adalah bagian dari ilmu Manajemen yang menciptakan dan mengembangkan sebuah kegiatan dengan tujuan untuk mengumpulkan orang-orang di satu tempat, melakukan serangkaian aktivitas yang teratur untuk memperoleh suatu informasi atau menyaksikan suatu kejadian.

hospitalityEven dalam arti sempit dapat didefinisikan sebagai pameran, pertunjukan atau festival, dengan syarat ada penyelenggara, peserta dan pengunjung. Namun dalam arti luas even diartikan sebagai suatu kurun waktu kegiatan yang dilakukan oleh sebuah organsasi dengan mendatangkan orang-orang ke suatu tempat agar mereka memperoleh informasi atau pengalaman penting serta tujuan lain yang diharapkan oleh penyelenggara. Even termasuk kegiatan pemasaran dan komunikasi. Komunikasi pemasran adalah aplikasi komunikasiyang bertujuan untuk membantu kegiatan pemasaran dari sebuah perusahaan.
Keberhasilan dalam menyelenggarakan even ditentukan oleh kualitas manajemen, yaitu dalam pengambilan keputusan. Menurut Darmawan (2004),”Model keputusan, baik rasional maupun rasionalitas, yang dibatasi menunjukkan sejumlah langkah dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan. Seluruh aktivitas itu dibantu oleh adanya informasi yang berkualitas.”

“Eksekutif yang efektif tidak banyak mengambil keputusan luar biasa. Mereka berkonsentrasi pada hal-hal penting. Mereka mencoba membuat keputusan penting berdasarkan tingkat pemahaman konseptual tertinggi.mereka mencoba menemukan hal-hal yang konstan dalam suatu yang sifatnya strategis dan generik, alih alih “memecahkan masalah”. Oleh karenanya mereka tidak terlalu tertarik pada kecepatan pengambilan keputusan.”Justru mereka menganggap bahwa keterampilan dalam memanipulasi banyak variabel adalah gejala berfikir yang ceroboh. Mereka ingin tahu segala sesuatu di balik sebuah keputusan dan alasan keputusan itu dibuat. Mereka lebih menhendaki dampak ketimbang teknik. Mereka ingin terdengar alih-alih terlihat pintar.” (Drucker, 2007: 53)

Sebaiknya keputusan yang diambil oleh eksekutif puncak, komitmen, koordinasi, rekrutmen, perencanaan dan eksekusi sangat mempengaruhi apakah sebuah even berjalan sesuai harapan.
Manajemen Even

Saat ini telah banyak jasa pendidikan yang menawarkan pengajaran mengenai manajemen even. Karena semakin meningkat  peluang karir yang dibutuhkan di industri, contohnya sebagai:

  1. Manajemen even perusahaan
  2. Konsultasi manajemen even
  3. Industri hotel, travel dan hospitalitas
  4. Perusahaan periklanan
  5. Perusahaan konsultan PR
  6. Pemerintah
  7. Media Pemberitaan (media massa dan nirmassa)
  8. Ornop atau LSM
  9. Perusahaan konsultan yang bergerak di bidang komunikasi pemasaran atau IMC

Manajer even dalam stuktur perusahaan biasanya berada dalam dua departemen, yaitu pemasaran dan PR.Tugas menejer even adalah mengelola pameran, melakukan koordinasi dengan pihak-pihak pendukung, dan melakukan negosiasi dengan peserta. Pada saat pelaksanaan, manajer even mengelola operasional pameran, mengawasi pekerjaan tiap-tiap departemen, berkoordinasi dengan kontraktor, berkomunikasi dengan peserta dan pengunjung.
Berikut beberapa kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang menejer even:

  1.  Menguasai langkah-langkah menyelenggarakan pameran
  2.  Memiliki pengalaman pameran
  3.  Memiliki wawasan yang luas tentang berbagai hal
  4. Memiliki kemampuan dalam berkomunikasi
  5.  Memiliki kemampuan dalam menganalisis hasil kegiatan
  6. Memiliki kreativitas yang tinggi dalam pengembangan gagasan kegiatan
  7. Memiliki kemampuan dalam mengendalikan tim kerja
  8. Memiliki daya tahan fisik yang baik
  9. Memiliki konsistensi dalam pemikiran, ucapan, dan tindakan
  • Manajemen Even Dalam Promosi Penjualan

Perusahaan menujukan promosi penjualan pada dua sasaran, yaitu: Pertama adalah konsumen sebagai pengguna akhir (end user); kedua adalah pedagang grosir dan paritel yang akan mendistribusikan produk mereka kepada konsumen untuk merangsang permintaan.
“We have two promotional strategies from wich choose, push and pull. We push our promotion onto retailers who in turn push the brand to consumers, and we pull consumers to our brand by offering price promotions directly to them.”(Harvest Private Publishing, 2006: 27)
Belch (2004) disebutkan ada delapan bentuk kegiatan promosi penjualan yang ditujukan kepada konsumen, yaitu sampel, kupon, hadiah, kontes dan undian, rabat, bonus kemasan, dan even pemasaran. Kegiatan-kegiatan itu ditujukan untuk meraih tujuan dasar, yaitu:

  • Memperkenalkan produk baru atau termasuk dalam tahapan awareness konsumen kepada produk.
  • Memosisikan kekuatan produk (product equity)di benak konsumen.
  • Merangsang pembelian sebagai akibat turunnya penjualan.
  • Mempertahankan posisi produk karena gerakan pesaing atau masuknya pesaing baru.
  • Menciptakan atau mendorong terjadinya perubahan perilaku konsumen.

Program promosi bagi non-user ditujukan untuk uji coba dan daya tarik:

  •  Kupon
  • Sampel
  • Undian
  • Bonus kemasan
  •  Rabat

Program promosi bagi user ditujukan untuk meningkatkan loyalitas:

  • Kupon
  • Kontes
  • Rabat
  • Program frequency
  • Premium
  • Event Marketing atau Event Sponsorship
  • Bonus kemasan

Promosi penjualan berorientasi-middleman

  •  Point-of-Purchase Display dilakukan perusahaan untuk mempromosikan produk. Contohnya rak, poster atau flier.
  • Coorperative Advertising Progam dengan cara memberikan pembayaran sejumlah biaya yang dikeluarkan distributor/peritel dalam promosi atau iklan.
  • Specialty Advertising adalah daya tarik lain yang diberikan pada para middleman dan konsumen puncak, diberikan dalam bentuk barang atau aksesoris yang dapat mengingatkan konsumen, distributor, dan paritel akan kebearadaan produk perusahaan.
  •  Push Money adalah komisi penjualan
  • Trade show atau pameran dagang

Kegiatan yang dilaksanakan oleh bagian promosi selalu bersinergi dengan bagian penjualan dan bagian periklanan. Koordinasi ini diperlukan sebagai dukungan terhadap kegiatan promosi.

Beberapa perusahaan biasanya lebih banyak mengeluarkan biaya untuk program promosi penjualan ketimbang untuk program periklanan. Alokasi ini didasarkan pada pertimbangan atas beberapa faltor, temasuk pencapaian tujuan promosidari sebuah kampanye penjualan, situasi persaingan, upaya penguatan pasar, dan upaya mempertahankan bran di benak konsumen.
Dalam promosi penjualan ini dibutuhkan pula dukungan media dan perencanaan waktu, perencanaan media promosi, serta pameran keliling. Bagian terpenting dalam menjalankan program, menejer even perlu merumuskan rencana secara mendetail dan berkoordinasi dengan bagian promosi penjualan, bagian penjualan, dan bagian kreatif perusahaan tentang apa saja yang dilakukan, alat ukur keberhasilan, dan strategi promosi yang sinergi.
 Strategi Dalam Kegiatan Pameran

Pameran adalah alat bantu pemasaran yang merupakan bagian dari aktivitas promosi penjualan.

Menurut Munshi (1995) ada enam bentuk pameran yang merupakan peluang perusahaan dalam melaksanakan kegiatan pemasaran, yaitu:

  1. Trade exhibition merupakan pameran dagang yang bercirikan pengunjung dan dibatasi hanya para pihak yang memiiki tiket atau undangan serta para pebisnis yang berkaitan dengan pameran yang diselenggarakan.
  2. Public Exhibition merupakan pameran yang terbuka untuk umum sehingga para pengunjung tidak dibatasi atau tidak ada aturan ketat.
  3. Overseas Trade Exhibition memiliki ciri yaitu pengunjung berasal dari kalangan profesional, spesialis, dan pengusaha yang berhubungan dengan tema pameran.
  4. Outdoor Exhibition adalah pameran yang dilaksanakan di luar ruang.
  5. Portable Exhibition biasa disebut dengan Mobile Exhibition ataupun pameran keliling, pameran yang dilakukan secara berpindah tempat dari satu kota ke kota lain.
  6. Small Exhibition merupakan pameran terkecil bila dilihat dari luas ruang dan jumlah peserta.

Dalam pengambilan keputusan untuk mengikuti sebuah pameran diperlukan beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan, yaitu:

  1.  Pertimbangan positioning perusahaan di pasar
  2. Pertimbangan kapabilitas penyelenggara pameran
  3. Pertimbangan sumberdaya manusia
  4. Pertimbangan keuangan
  5. Pertimbangan periode atau jangka waktu pameran

Perencanaan Kegiatan

Sebelum menyusun rencana untuk menjadi peserta pameran, pertama-tama yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan yang ingin dicapai. Untuk itu perlunya dibuat sebuah analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (SWOT).
Ada dua ha yang harus dianalisissecara mendalam sebelum mengikuti pameran, yaitu

  1. Analisis kekuatan perusahaan meliputi analisis situasi internal perusahaan dan analisis produk atau brand
  2. Analisis pameran, yaitu menganalisis perkiraan jumlah pengunjung yang akan hadir, membuat daftar pesaing langsung dan tidak langsung, mempelajari secara fisik layout pameran, melihat laporan hasil pameran tahun terdahulu yang diberikan penyelenggara untuk mempelajari siapa saja pesaing yang muncul dalam presentasi teknis (technical seminar), serta tanggapan pengunjung terhadap informasi-informasi yang disampaikan.

Untuk memperoleh keberhasilan dalam pameran diperlukan sebuah analisis terutama analisis keluaran sehingga dari analisis itu dapat ditentukan strategi komunikasi yang akan digunakan.

Perencanaan Waktu

  1. Sebelum pameran

Biasanya, waktu persiapan minimal bagi perusahaan untuk mengikuti pameran adalah dua bulan. Waktu ini digunakan untuk mengatur persiapan dan melakukan kordinasi dengan para mitra kerja serta departemen-departemen lain. Selain itu juga digunakan untuk mendisain stan serta kebutuhan-kebutuhan yang digunakan saat pameran, dan juga mempersiapkan hal-hal yang di berikan oleh penyalenggara even.

Sebelum melakukan pameran hendaknya dilakukan beberapa langkah guna melancarkan jalannya pameran, yaitu:

    • Membuat bagan perencanaan waktu
    • Seleksi tim
    • Kerjasama dengan kontrakto
    • Presentasi teknis
    • Perencanaan strategi promosi
    • Perencanaan distribusi barang
    • Perencanaan biaya kegiatan meliputi: biaya dasar pameran; biaya stuktur, grafis, dan display produk; biaya promosi dan presentasi; biaya hospitalitas pelanggan; biaya transportasi; biaya servis di lokasi; biaya personel; biaya riset.
  1. Pelaksanaan Pameran

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kelangsungan pameran, yaitu:

  • Perjanjian sewa stan haruslah di mengerti sebelum disetujui dan di tandatangani
  • Menjelang pameran hal-hal yang harus diperhatikan adalah pertama pameran dagang dikunjungi oleh orang-orang yang penting bagi perusahaan, kedua untuk menarik perhatian orang lain haruslah bersaing dengan peserta lain.
  • Bagian terakhir yang harus diingat pada saat pameran adalah melakukan pemesanan untuk mengikuti pameran berikutnya.
    Manajemen Seminar, Konferensi, Lokakarya, Dan Dengar Pendapat

Seminar adalah suatu bentuk kegiatan pertemuan yang membahas masalah terkini di berbagai bidang.

Konferensi merupakan bentuk yang hampir sama dengan seminar, tetepi lebih luas dan menyangkut masalah internasional atau nasional.
Lokakarya adalah kegiatan yang bersifat peningkatan keahlian dari suatu profesi, seperti lokakarya pengolahan limbah, kontruksi, pemberdayaan manusia dan lain-lain.
Dengar pendapat biasa dilakukan oleh organisasi internasional atau pemerintah yang berfungsi melakukan diskusi publik tentang berbagai hal menyangkut hajat hidup orang banyak yang selanjutnya akan menjadi bahan masukan dalam pemuatan kebijakan.

Merencanakan dan Melaksanakan Seminar

Pertama adalah menentukan tema seminar, hendaklah memilih tema yang segar dan menarik. Kemudian menyusun tujuan dan sasaran. Berikut tahap-tahap kegiatan yang harus dilaksanakan yang biasa disingkat dengan 5P:

  1. Perencanaan: hendaknya membuat kerangka kegiataan yang tersusun mulai dari minggu ke-24 sebelum seminar dilaksanakan, sehingga proses pengumpulan dana yang dibutuhkan mendapatkan hasil yang diharapkan.
  2. Pengorganisasian: membentuk tim inti untuk membantu melaksanakan berbagai kegiatan tahap awal atau persiapan. Seperti menyusun rencana detail, menghubungi pembicara, menyusun proposal sponsorship, menyusun daftar perlengkapan, dan menentukan jadwal promosi serta periklanan.
  3. Promosi: keberhasilan promosi tergantung pada strategi dan media yang digunakan, pesan dan visual, berapa banyak undangan yang disebar, dan sebagainya. Banyak yang menganggap promosi ini tidak penting, padahal sponsor hanya tertarik pada bentuk promosi dan media promosi yang digunakan.
  4. Pelaksanaan: pada H-14 harus dilakukan berbagai kegiatan persiapan sepert konfirmasi pembicara dan peserta, mengumpulkan materi dari pembicara, memesan catering, membayar sewa ruang, mengecek kesiapan perlengkapan seminar, serta mengurus perizinan ke kepolisian dan pemerintah setempat.
  5. Pelaporan: menyusun laporan bagi sponsor dan donatur yang berisikan jumlah peserta, laporan promosi dan bukti-buktinya.

Persiapan:

  1. Minggu 24: perekrutan staf inti; penyusunan detail kegiatan atau modul kegiatan; pembuatan proposal kegiatan dan sponsorship; menghubungi pembicara untuk menanyakan kesediaannya; menyusun daftar perlengkapan dan perlengkapan yang dibutuhkan; membuat perencanaan promosi kegiatan dan mailing.
  2. Minggu 20: menghubungi calon sponsor; mengontak kembali pembicara untuk memperoleh informasi judul materi yang akan dipaparkan kepada peserta seminar; memesan tempat dan membayar deposit ( booking fee); menghubungi pembicara untuk menanyakan kesediaannya; menyusun daftar perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan; mengecek material promosi dan menyusun dftar tujuan mailing.
  3. Minggu 16: negosiasi dan kontrak kerja dengan sponsor; membayar sewa tempat tahap pertama; mencetak material promosi dan pemesanan tempat untuk iklan di majalah, surat kabar, televisi dan radio; promosi dan mailing dapat dilakukan pada minggu ke-13.
  4. Minggu 12: konfirmasi peserta dan pendaftaran peserta; pembelian matrial dan perlengkapan seminar yang dibutuhkan; pembayaran sewa tempat tahap kedua; konfirmasi pembicara dan pengumpulan materi.
  5. Minggu 8: konfirmasi peserta dan pendaftaran peserta; pemesanan sewa perlengkapan seperti infokus, sound system, dan lain-lain; iklan di surat kabar, radio dan televisi; konfirmasi pembicara dan pengumpulan materi.
  6. Minggu 4: konfirmasi peserta dan pendaftaran peserta; rekrutmen staf operasional; iklan di surat kabar, radio dan televisi; rechek kesiapan perlengkapan; konfirmasi pembicara dan pengumpulan materi.
  7. H-3 sampai H-1: konfirmasi peserta dan pendaftaran peserta; distribusi perlengkapan ke lokasi seminar; tes perlengkapan dan peralatan; menjemput pembicara dan mengantarkan ke hotel/penginapan; iklan di surat kabar, radio, dan televisi; cetak materi pembicara dan menggandakan sejumlah peserta seminar; mendekorasi ruangan dan menyusun tempat duduk serta penempatan peralatan seminar.
  8. H-0: regristrasi ulang peserta; penjemputan pembicara; menyiapkan coffee break dan lunch; meyiapkan sertifikat untuk peserta; menyiapkan pembayaran untuk pembicara; membereskan perlengkapan dan peralatan setelah seminar selesai.
  9. H+1 sampai H+12: membawa kembali perlengkapan yang masih bisa digunakan; mengamankan dokumen dan catatan kegiatan serta bukti-bukti pembayaran; menyusun laporan keuangan dan laporan kegiatan; menyampaikan laporan kegiatan kepada sponsor atau penyandang dana kegiatan.

PENYELENGGARAAN PERTEMUAN BISNIS
Hal-hal yang perlu dipersiapkan:

  1. TO Whom: siapa saja sasaran pertemuan yang menjadi kunci dari keberhasilan pertemuan ini? Memikirkan cara untuk mendatangkan mereka.
  2. Who: ada tiga macam perencana pertemua bisnis yaitu staf perusahaan, anggota asosiasi atau organisasi, dan perencanaan independen. Yang harus dilakukan adalah mendefinsikan pencapaian dari pertemuan secara rinci, pencapaian harus dapat diukur, tujuan harus mudah dicapai, acara sesuai dengan tema, kedisiplinan terhadap waktu. Serta menyusun prosedur pendaftaran mengumpulkan informasi secara cermat “sebelum, selama, dan setelah pertemuan”.
  3. When: kapan waktu yang tepat bai penyelenggaraan kegiatan?
  4. Why
  5. Where: Hal-hal yang tidak boleh dilupakan oleh perencana lokasi adalah kelengkapan fasilitas, kenyamanan, daya tampung, akses menuju lokasi.

Tahap-tahap perencanaan pertemuan:

  1. Premeeting: menentukan tema pertemuan, menentukan pilihan tempat pertemuan, merancang pos-pos pembiayaan, mengatur tim, membangun tim kerja dan pengarahan kerja, menyusun proposal pertemuan, menentukan struktur acara termasuk para pembicara, menentukan penginapan dan fasilitas antar jemput untuk undangn dan atau pembicara, mengatur posisi ruangan (set arrangement) dan menu makanan.
  2. Meeting: hal-hal yang harus diperhatikan adalah cara untuk terlibat penuhdalam semua kegiatan.
  3. Post-meeting: menyusun laporan kegiatan dan keuangan.

Akomodasi bagi tamu, yang perlu disiapkan jika pembicara atau tamu undangan bertempat tinggal di luar kota, yaitu penginapan, transportasi, makan pagi dan lain-lain.
Proses kegiatan

  1. Registrasi tamu atau undangan
  2. Protokol: perlunya dipahami mengenai aturan protokoler yang berupa bentuk-bentuk penyampaian pidato, perkenaan atau pemberitahuan undangan, program acara, bersulang, penempatan bendera, upacara ala militer, pengaturan tempat duduk, penyebutan pangkat dan jabatan, kartu nama dan sebagainya.
  3. Pengaturan tempat duduk:
  • Power position
  • Cooperative position
  • Competitive position
  • Autonomous position
  • Meeting position

Etika jamuan makan siang:

  1. Rencana jadwal makan siang, persiapan makan siang harus sudah siap tepat satu jam sebelum acara dimulai, karena tamu biasanya datang 30 menit lebih awal.
  2. Perhatikan siapa saja yang anda undang dan pastikan nama mereka sudah tertulis di tiap meja. Kalau tidak, anda perlu menugaskan penerima tamu agar mengantar para tamu ke meja masing-masing.
  3. Jadilah pembuka makan siang dan perkenalkan pimpinan anda yang akan membuka jamuan.
  4. Pilihlah musik yang tepat, lebih baik musik instrumental.
  5. Berdirilah berjajar di pintu keluar untuk mengucapkan salam perpisahan atau terimakasih kepada para undangan yang akan meninggalkan ruangan.

  KONFERENSI PERS

If a dog bites a man, that is not news; but if a man bites a dog that is news.”(Mott, 1958)

Mott menyampaikan sebuah pameo, “Jika anjing menggigit manusia, itu bukan berita; tetapi jika manusia menggigit anjiang , itu baru berita.” (Effendy, 1993: 131)
Pameo ini menggambarkan pengertian bahwa berita itu adalah sebuah informasi penting dan luar biasa sehingga banyak orang tertarik untuk membaca.
Arronson dan Spetner berkata,”In proposing and planing event, the single most importan question you must always ask yourself is ‘will anybody care?’ or, to use david Mc Clinticks phrase, ‘how board will the public reaction?”(1993: 93).
Konferensi pers adalah mengundang media masa ke lokasi dan waktu yang tepat untuk menerima informasi penting dan menerima jawaban atas pertanyaanmereka.
Kebutuhan perlengkapan konferensi pers:

  • Informasi (siaran pers, biodata perusahaan, foto, naskah sambutan, dll)
  • Penentuan lokasi dan waktu
  • Pengaturan kegiatan: sewa ruangan, menu makanan, perlengkapan audio visual, backdrop dan podium, meja kursi pembicara, stan untuk kamera, lampu penarangan, susunan kursi dan meja, papan nama dan kartu nama, kartu pengenal undangan, tiket parkir, buku tamu, alat tulis.
  • Undangan: data media, nama-nama yang diundang, daftar kontak undangan untuk konfirmasi kehadiran.
  • Kemungkinan pertanyaan yang akan diajukan oleh wartawan dan draf jawaban.

Informasi berupa media–kit yang berisikan informasi singkat tentang apa saja yang akan diberitakan, biasanya sepanjang 1-2 halaman; biografi pembicara yang akan tampil; riwayat perusahaan atau sponsor kegiatan; foto dan CD/DVD interaktif audio-visual.

Biodata perusahaan secara singkat menjelaskan latar belakang dan sejarah singkat perusahaan kepada para wartawan.
Biografi pembicara guna membantu wartawan menyusun pemberitaan.”Sometimes I check the fact in them, while other reporter I know rely on them solely. Most reperters trust bios and use them more then press release. I look for the kinds of information, I would ask about if given the opportunity to interview the client, myself,” kata Andrew Edelstein, redaktur New York Newsday (dalam Aranson dan Spetner, 1993:52)
Dalam menulis biografi, garis besar (outline) merupakan awal dari penuisan berita, dan harus ditulis secara logis serta lengkap. Pada paragraf awal harus dituliskan ringkasan riwayat hidup yang menunjukkan kekuatan atau kekuasaannya.
Dibutuhkan pul factsheet guna merinci informasi rumit menjadi ringkas sepanjang satu halaman, sehingga editor dapat mudah memahami dan mengambilnya sebagai bahan tulisan.
Hal-hal lain yang perlu disiapkan dalam penyelenggaraan konferensi pers adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan sambutan
  2. Penulisan naskah pidato
  3. Mengatur lokasi konferensi pers
  4. Menyiapkan draf jawaban
  5.  Mengundang wartawan
  6. Pengaturan di lokasi

WARUNG BU SASTRO “TIDAK RUGI BERBISNIS DENGAN HATI”


BY: PAULINE LEANDER

“BERSUA MASALAH, BERSUA ASA…”

PESANGON TOKO LUWES UNTUK BEKAL HIDUP
Rumah sederhana milik Pak Sastro terletak di gang Pelesiran Balubur bernomor 34A/58, Taman Sari, Bandung. Pada suatu malam, Pak Sastro dan istrinya, Ibu Sastro, sedang berbincang panjang dengan wajah serius. Waktu telah menunjukkan pukul 11 malam. Pak Sastro bermaksud menceritakan kejadian yang baru ia alami kepada istrinya. Rupanya, Toko Luwes (tempat Pak Sastro bekerja selama 33 tahun) ditutup oleh Pemerintah Daerah Bandung karena semakin sepi. Keputusan tersebut diumumkan pada pagi hari. Untunglah Toko Luwes masih memperhatikan karyawannya dengan memberi uang pesangon sebesar Rp25.000 dan sepeda onthel yang biasa ia pakai.

Sepasang suami-istri ini tentunya merasa gundah akan masa depannya, apalagi mereka telah memiliki 2 anak lelaki yang masih membutuhkan biaya besar. Namun di tengah kegusaran mereka, Ibu Sastro berpikir untuk membuka usaha yang akan mereka jalankan dari uang pesangon milik Pak Sastro. Mereka berdoa agar Tuhan tetap memelihara hidup mereka dan berusaha berpikir positif akan kejadian yang menimpa mereka.

SEPEDA ONTHEL PAK SASTRO
Tidak mudah bagi Pak Sastro untuk berdiam diri di rumah dan tidak melakukan apapun. Ia tetap bangun pukul 6 pagi, melakukan ritual paginya seperti biasa, dan membersihkan sepeda onthel yang telah resmi dimilikinya sejak kemarin. Sepeda ini telah menemaninya selama 5 tahun terakhir.

Dengan sepeda ini juga, Pak Sastro dapat menyalurkan talentanya dalam merangkai bunga. Beliau mengantarkan bunga-bunga hidup yang dipesan para pelanggan dengan sepeda onthel.

SEBENTAR LAGI SEMUA AKAN PERGI
Bu Sastro telah terbiasa memasakkan makanan bagi 10 mahasiswa. Namun kini, hanya tersisa 2 mahasiswa asal Palembang yang indekos di dekat rumah Bu Sastro. Beliau sadar bahwa sebentar lagi mereka berdua pun juga akan pergi.

Tiba-tiba pikiran Bu Sastro melayang-layang menuju 3 tahun yang lalu. Saat itu, ada seorang mahasiswa bernama Kusmay yang memaksa untuk indekos di rumahnya walaupun Bu Sastro tidak memiliki kamar lagi.

Kusmay mengeluarkan berbagai rayuan mautnya agar diizinkan tinggal di rumah Bu Sastro. Setelah berhasil indekos di rumah Bu Sastro, ia mengajak teman-temannya makan 3 kali sehari di rumah Bu Sastro. Setelah 3 tahun, Kusmay lulus sebagai Insinyur Mesin.

“ADA PELANGI SEHABIS HUJAN”

DASMAN, RINTIK MASALAH ITU REDA KARENA HADIRNYA
Hari itu merupakan hari kedua Pak Sastro berdiam diri di rumah. Ia tetap melakukan ritual paginya, namun setelah itu ia bingung harus melakukan apalagi. Berbeda dengan Bu Sastro yang masih melakukan rutinitasnya sebagai ibu rumah tangganya. Ia masih merasa sangat kuatir dengan kelangsungan hidup keluarganya. Jawaban doa dari Tuhan ternyata segera datang pada hari itu juga dalam bentuk seorang DASMAN.

Dasman adalah anak perantauan asal Padang yang telah menyelesaikan kuliahnya di jurusan Arsitek ITB dan mengadu nasib di Jakarta. Selama ia berkuliah di ITB, ia dan teman-temannya selalu makan di rumah Bu Sastro tanpa absen. Siang itu, Dasman datang untuk menengok keadaan ibu catering yang dirindukannya.

Saat itulah Bu Sastro menceritakan bagaimana keluarganya mulai sulit memutar uang, apalagi dengan di-PHKnya Pak Sastro. Tiba-tiba Dasman mulai mengajukan beberapa usulan, yaitu “Memasak dan Menjualnya dengan Metode Tionghoa”.

Metode penjualan ini selalu memasang harga lebih murah dibandingkan harga yang ada di pasaran. “Pada tahun-tahun mendatang, pasti tempat ini akan dipenuhi oleh anak mahasiswa, sampai Ibu akhirnya akan kewalahan. Tahun depan kalau saya datang kemarin, saya yakin segalanya sudah berubah”, tutur Dasman dengan yakin sambil menyalami Bu Sastro untuk memohon pamit.

Bu Sastro segera menceritakan pertemuannya dengan Dasman kepada Pak Sastro. Mulai dari ide-ide yang dipaparkan hingga keyakinannya yang begita kuat. Awalnya mereka masih ragu dengan ide tersebut. Pak Sastro pun akhirnya bertekad mendukung rencana itu. Ia yakin bahwa keahlian memasak Bu Sastro pasti dapat membuatnya berhasil.adari bahwa tiba saatnya

SELAMAT TINGGAL ONTHEL…
Pada akhirnya, Pak Sastro menyadari bahwa tiba saatnya untuk berpisah dengan si Onthel kesayangannya demi memodali bisnis Bu Sastro. Di hari ketiganya berdiam di rumah, ia merasakan kelegaan atas jalan keluar dari masalah yang dialaminya. Pagi itu, Pak Sastro berangkat ke pasar Cihapit (pasar loak) yang jaraknya ± 4 kilometer dari rumah. Sesampainya di sana, Pak Sastro langsung berkeliling. Kemudian ia tiba di sebuah kios barang loak Sagalaya (dalam bahasa Indonesia: segala sesuatu ada). Mamang, sang pemilik kios, langsung tertarik dengan si Onthel. Terjadilah tawar menawar dan timbang menimbang antara Mamang dan Pak Sastro. Dan betapa kecewanya Pak Sastro karena sepeda kesayangannya itu hanya dinilai sebesar Rp5.000. Mamang berjanji akan merawatnya sendiri dan tidak menjual si Onthel agar Pak Sastro mau menjualnya.

DIBUNGKUS YES, MAKAN DI TEMPAT NO
Kini Bu Sastro mendapat tambahan modal dari penjualan si Onthel. Dipegangnya uang Rp.30.000,- itu untuk membuka usaha. Di hari yang keempat Pak Sastro berdiam di rumah merupakan hari baru bagi keluarganya.

Semalam, mereka berdua telah berdiskusi panjang dan bersepakat menjalankan strategi berjualan. Mereka ingin mulai berjualan pada siang hari saja dengan alasan lebih banyak orang yang kebingungan mencari makan di siang hari. Jenis makanan yang akan dijual hanya sebatas pelengkap nasi, seperti sayur dan lauk pauk. Mereka tidak menyediakan nasi karena rumah sederhana mereka tidak cukup untuk orang duduk dan makan dalam waktu yang agak lama. Bu Sastro menghitung seberapa besar modal yang diperlukan untuk memasak. Hasil hitungan mereka berdua ternyata tepat bermuara di angka yang tepat, yaitu Rp30.000.

Pagi itu, Bu Sastro berangkat ke pasar sebelum matahari benar-benar tinggi. Sementara Pak Sastro mulai memotong tumpukan koran dan daun pisang, yang sudah ia persiapkan kemarin sore, sebesar 25 x 40 cm dan membersihkan setiap lembaran daunnya. Tugas Pak Sastro berikutnya adalah membantu Bu Sastro membersihkan bumbu-bumbu yang akan dimasak. Bu Sastro mulai mempersiapkan bumbu dan semua sayuran yang ada, lalu menyalakan kedua kompor minyak tanahnya.

Ketika siang semakin menjelang, wangi masakan dari menu-menu Bu Sastro mulai menyeruak di seputar rumah sederhana itu. Dengan membuka pintu rumahnya lebar-lebar, wangi masakan ini akan menggoda hidung setiap orang yang lewat dengan nakalnya. Rupanya strategi promosi ini sangat efektif. Sejak hari itu sampai kira-kira 2 bulan kemudian, “Warung Sayur Bu Sastro” tidak pernah sepi dari pelanggan.

Bu Sastro menjadwalkan memasak sekali saja setiap harinya. Akibatnya, Warung Sayur Bu Sastro sering kehabisan lauk dan selesai berjualan pada siang hari.

PELANGGAN PERTAMA
Ibu Sastro menjalankan bisnisnya dengan cara yang unik, yaitu menyediakan rumah, tangan dan kaki, bahkan telinga, dan terutama hatinya bagi setiap pelanggan yang hadir di warungnya. Semuanya disajikan kepada para mahasiswa yang menjadi pelanggan warungnya, dengan harapan mereka tetap sehat, bisa belajar dengan tenang, dan sukses dalam studinya.

Simbolon, seorang mahasiswa yang indekos di dekat rumah Bu Sastro, sangat terkejut ketika menemukan pembantunya pulang mendadak tanpa sepengetahuannya. Ia dan keduabelas teman lelakinya sangat kerepotan dengan pekerjaan rumah tangga yang tidak bisa merek lakukan. Apalagi di antara mereka tidak ada yang bisa memasak, sementara perut lapar mereka pasti akan mengganggu konsentrasi belajarnya.

Mereka akhirnya memutuskan untuk pergi ke Warung Bu Sastro dan meminta agar Bu Sastro mau memasakkan nasi khusus untuk mereka. Simbolon pun langsung pergi membuat janji berlangganan dengan Bu sastro. Bu Sastro yang masih terkejut dengan permintaan mendadak tersebut akhirnya mengiyakan saja permintaan Simbolon ini.

Setelah memasakkan nasi goreng untuk Simbolon, Bu Sastro tampak lebih sibuk dari biasanya. Beliau pun kelihatan lebih bersemangat karena ada tambahan 13 anak, yang ukuran lambungnya besar-besar, makan di warungnya. Namun, penghitungan belanja hari itu juga menjadi rumit karena beberapa jenis lauk-pauk harus ditambah pula.

Tiba-tiba ada segerombolan mahasiswa laki-laki yang tengah kelaparan datang. Jumlah mereka kurang lebih berjumlah 10 orang. Bu Sastro kebingungan, tapi tidak bisa berkata apa-apa, melihat jatah makanan untuk Simbolon dan teman-temannya habis tak bersisa. Sesaat setelah ke-10 mahasiswa yang menghebohkan ini berlalu, Bu Sastro dilanda kepanikan. Beliau segera mengambil uangnya yang tak terlalu banyak dan pergi menuju Pasar Balubur. Ia membeli seluruh bahan memasak yang ia perlukan dan memasak semuanya dari awal. Tak lama kemudian, Simbolon dan ke-12 temannya datang. Bu Sastro semakin panik. Untunglah mereka mau menunggu karena sudah sangat kelaparan.

Karena cukup lama menunggu, mereka semua pun tertidur pulas. Hanya nasi hangat wangi lah yang mampu membangunkan mereka dari tidur nyenyaknya. Sesudah mereka pulang, Bu Sastro menutup pintu warungnya dengan hati gembira. Hal ini merupakan langkah awal menuju jualan yang lebih baik lagi, yaitu sayur dan lauk, serta nasi hangat.

“MENDAKI PERLAHAN TAPI PASTI”

PELANGGAN VIP PASAR BALUBUR
Kedatangan Simbolon dan ke-12 temannya dengan pesanan khusus menjadi sebuah titik awal “keajaiban” besar yang terjadi hingga belasan tahun berikutnya. Setelah hari itu beliau memasak 3 kilogram beras untuk 13 anak, jumlah itu terus menerus bertambah setiap harinya. Pada masa jayanya, Bu Sastro menjadi pelanggan beras nomor satu di Pasar Balubur dengan pembelian minimal 25 kilogram beras sehari (175 kilogram seminggu atau 750 kilogram sebulan).

Banyak hal yang membuat Bu Sastro dikategorikan sebagai pelanggan VIP Pasar Balubur. Setiap hari Bu Sastro membeli minimal 15 kilogram ayam negeri, 16 kilogram berbagai jenis ikan, 9 kilogram telur ayam, 5 kilogram kacang panjang, 5 kilogram terung ungu, 25 ikat kangkung, 25 ikat bayam, 30 kilogram pisang ambon lumut, 8 buah nanas, 3 kilogram papaya, 2 kilogram tomat, dan 2 kilogram mentimun.

Bu Sastro menggunakan 6 buah kompor minyak tanah. Dua buah langseng di atas 2 kompor khusus untuk menanak nasi. Dua kompor lagi digunakan untuk memasak beragam menu, sementara 2 kompor sisanya dikhususkan untuk memasak menu goreng-gorengan. Menu pelengkap lain yang paling disukai anak-anak Sumatera adalah sambal dadak (sambal yang dibuat saat itu juga). Mungkin sensasi nikmatnya terletak pada “menunggu” sambal ini siap disajikan.

Lengkaplah sudah Warung Bu Sastro dengan beraneka menu makanan hangat setiap saat. Semua menu dimasak tiada henti mulai pukul 07.00 pagi sampai pukul 09.00 malam. Menu yang disajikan berupa menu Empat Sehat yang akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa.

Sebagian pelanggan warungnya, menggunakan metode menitip uang terlebih dahulu. Setiap anak memiliki buku tersendiri yang sebisa mungkin berlainan antara satu dengan yang lainnya agar mudah dikenali. Buku ini berisi identitas si penitip, mulai dari nama, tempat kuliah/indekos, sampai jumlah uang yang dititipkan pada awal bulan.

Besaran uang yang ditipkan setiap anak pun bervariasi. Mereka semuanya berasal dari beragam universitas di seputaran Bandung. Setiap kali selesai makan, mereka mencatat sendiri apa yang dikonsumsinya dalam buku tersebut. Bu Sastro sejak awal memutuskan untuk percaya pada kejujuran setiap anak. Itulah prinsip dasar berbisnis Bu sastro.

Pesaing bukannya tidak ada, namun tetap saja warungn Bu Sastro menjadi tempat favorit mahasiswa untuk mengobati rasa haus dan lapar mereka. Hal demikian bukannya tanpa alasan, karena warungnya memiliki pebedaan dibanding dengan warung makan lain yang lebih disukai anak-anak mahasiswa.

METODE TIONGHOA ITU SETAHUN KEMUDIAN
DASMAN sang Motivator kini telah berkarya di Jakarta. Kebetulan ia sedang menyelesaikan tugas kantor di Bandung. Ia bermaksud kembali mengunjungi Bu Sastro dan mengenalkan pujaan hatinya. Satu tahun telah berlalu sejak kedatangannya terakhir kali ke sana. Dasman berharap sore itu cuaca sudah lebih bersahabat dan tidak terlalu panas agar ia bisa mengobrol panjang lebar dengan Bu Sastro.

Awalnya Dasman berdiri kebingungan melihat kerumunan yang cukup ramai di rumah Bu Sastro. Pikiran-pikiran yang tidak ingin dipikirkannya mulai bermunculan. Setelah ia sampai di depan pintu rumah, ia tercenung sesaat, bersyukur dalam hati, dan tersenyum lebar. Dasman menyapa sambil merangkul Bu Sastro yang masih menggoreng tempe.

Selama 1,5 jam, Dasman, pujaan hatinya, dan Bu Sastro berbincang-bincang dan tertawa-tawa. Dasman sungguh gembira karena Bu Sastro dengan serius bersedia menjalankan sarannya. Bu Sastro juga menceritakan metode Tionghoa yang dijalankan. Harga makanan yang dijual selalu Rp25 lebih murah daripada tempat lain. Semua menu sayuran yang disajikan bebas diambil tanpa berbayar. Dan istimewanya lagi, makanan selalu disajikan hangat.

KESIMPULAN
Ada lima prinsip utama yang membedakannya; harga di warung Bu Sastro relatif lebih murah dibanding harga warung yang lainnya, sayuran yang tersedia beraneka ragam meskipun digratiskan, pembeli dapat mengambil sendiri makanan yang dikehendaki sesuai takaran perut masing-masing, Bu Sastro menerapkan prinsip kejujuran dan kepercayaan, mahasiswa yang makan mencatat sendiri apa yang dimakannya, dan prinsip yang terakhir adalah Bu Sastro selalu percaya kalau rezeki ada yang mengatur, sehingga warungnya dikenal dengan slogan “Ada uang makan, tidak ada uang juga tetap makan”.

Penerapan manajemen yang dilakukan Bu sastro memungkinkannya untuk menghindari kerugian bisnis, untuk memperoleh dukungan kemitraan bisnis yang baik, menyajikan menu makanan dengan konsep deferensiasi marketing yang khas dan berbeda dari warung lainnya, sekaligus mengaplikasikan costumer care dan costumer selection yang sangat kental bagi para pelanggannya. Bu sastro menerapkan prinsip manajemen pengelolaan bisnis masa kini dalam bentuk sederhana tanpa terbebani teori-teori yang rumit. Itulah berbisnis dengan hati.

Mengikuti Jejak Bisnis Menggiurkan Orang Tionghoa


GambarAda  sebuah cerita tentang dua orang pria yang bersahabat yang bernama A Coan dan Untung.Mereka harus hidup sederhana dan harus bekerja keras untuk menyambung hidup. Mereka mencari-cari informasi berkaitan dengan hal yang bias dilakukan agar masa depan mereka lebih terjamin. Mereka melamar kerja dari satu tempat ketempat yang lain.

NAMUN, mereka tidak mendapat pekerjaan seperti yang mereka idamkan karna pendidikan mereka sangat rendah.Menghadpi kenyataan bahwa mencari pekerjaan sangat sulit mereka memutuskan utuk berwiraswata. Mereka kemudian mengumpulkan uang yang masih mereka miliki dan membangun usaha tambal ban di suatu tempat.

Usaha mereka perlahan-lahan menjadi lancar dan membuahkan keuntungan yang cukup besar untuk ukuran mereka.Setiap bulannya mereka selalu membagi hasil keuntungan. Keuntungan yang diterima A Coan selalu ditabung dengan sangat disiplin hingga suatu hari A Coan mendapat tawaran menyewa sebuah tempat untuk bisnis tambal bannya yang lebih dekat dengan pusat keramaian, meskipun keadaannya tidak lebih baik dari pada tempat yang digunakannya saat ini. Setelah menghitung masak-masak, A Coan dan Untung sepakat untuk berpisah.A Coan mengeluarkan modal tambahan untuk menempati lokasi yang baru, sedangkan untung masih berbisnis ditempat yang lama.

Dua bisnis tersebut masing-masing berjalan lancar hingga singkat cerita tiapuluh tahun telah berlalu.A Coan dan Untung masing- masing telah memiliki keluarga dan siap memberikan tongkat kepemimpinana bisnis kepada putranya. A coan meyerahkan kepada putranya sebuah bisnis karoseri mobil yang cukup besar dan memiliki aset puluhan miliar, sedang untung menyerahkan kepada putranya sebuah bisnis bengkel motor yang bertempat di sebuah kios berukuran 3 x 4 meter yang hanya memiliki aset puluhan juta rupiah.

Bukankah A Coan dan Untung sama-sama merintis usaha dari nol? Bukankah usaha yang mereka geluti adalah bidang usaha yang sama?.Timbul pertanyaan di benak kita tentang hal-hal yang dilakuakan oleh A Coan selama 30tahun sehingga menimbulkan perbedaan ekonomi yang cukup drastis jika dibandingkan dengan keadaan ekonomi Untung.Apakah A Coan lebih pintar dari pada Untung?Toh, baik A Coan dan Untung sama-sama tidak memiliki pendidikan yang tinggi.Ternyata bukan itu masalahnya. Orang Tionghoa di Indonesia tidak semuanya kaya-raya, tetapi sebagian besar dari mereka memiliki prinsip-prinsip yang mereka jalankan secara disiplin sehingga kemudian hari membuahkan hasil yang sangat luar biasa.

Tiga Pilar Utama
Ada banyak prinsip yang diajarkan oleh orangtua Tionghoa kepada putra-putrinya.Namun, jika ditarik benang merahnya ada tiga pilar utama dari sekian banyak prinsip tersebut yang telah berhasil membawa orang Tionghoa menuju kesuksesan finansil.Ketiga pilar tersebuat adalah KERJA KERAS, HIDUP HEMAT, dan PUTARKAN UANG YANG ADA.

1. Kerja keras
Orang tionghoa di indonesia dikenal dengan memiliki sifat kerja keras dan tak kenal lelah. Prinsip ini adalah hal utama yang membuat mereka lebih sukses secara finansial dibandingkan dengan orang (etnis) lain. Kita bias melihat pebedaan bengkel milik A Coan dan Untung. A Coan sangat tau betul ketika berbisnis dengan cara yang sama yang dilakuan oleh orang lain, bisnisnya tidak akan memiliki nilai lebih. Jika tidak ada nilai lebih, maka penghasilannya juga tidak melebihi bengkel lain. Cara yang paling bias dilakukan A Coan dalam bisnisnya adalah memberikan jam buka yang melebihi jam buka bengkel lain.

2. Hidup Hemat
Saya masih ingat ktika sekolah dasar di kelas dua. Saat itu, saya selalu diberi uang saku Rp200. Ketika memberi uang saku tersebut, papa saya berpesan saya hanya boleh mempergunakannnya utuk uang jajan sebesar Rp100, sedangkan Rp100 lagi harus saya tabung secara disiplin. “Mengapa harus menabung?” Papa saya menjawab dengan sabar, “Agar kalau sewaktu-waktu papa tidak bias memberi uang saku, kamu masih tetap mempunyai uang jajan sebesar Rp100 dari tabunganmu”. Hal tersebut memaksa saya untuk selalu hidup hemat dan memaksa saya selalu hidup di bawah kemampuan finansial saya. Banyak orang yang paham prinsip hemat, tetapi sedikit yang bias mengikuti prinsip Tioghoa karna mereka sudah merasa tidak cukup dengan penghasilannya. Mereka merasa penghasilannya tidak pernah cukup tetapi sebetulnya hanya disebabkan mereka tidak dapat mengekang kinginan-keinginannya.

3. Putar Uang Yang Ada
Prinsip kerja keras dan hidup hemat adalah prinsip yang memberikan peluang lebih besar bagi siapapun untuk memiliki dana cadangan dalam hidupnya. Dana cadangan tersebut harus dikelola dengan sebaik-baiknya agar suatu saat jika dibutuhkan dapat di gunakan.Orang Tionghoa tidak terlalu tertarik menyimpan rupiah dalam jumlah besar karena mereka harus berjuang mengalahkan inflasi. Orang Tionghoa akan berfikir sedemikian rupa untuk mengelola dana cadangannya dengan dua buah tujuan, yaitu mengalahkan inflasi dan mengembangkan dana cadangan.

25 Prinsip Penunjang

1. Prinsip Harus Bisa
Prinsip “Harus bisa” ini selalu tertanam dalam diri orang Tionghoa. Mereka selalu berfikir jika orng lain bisa, kita juga harus bisa. Mereka tidak pernah berpuas diri ketika mencapai suatu tingkat tertentu, tetapi selalu melihat hal yang ada di atas mereka.Hal ini yang membuat orang Tionghoa selalu terpacu untuk meraih kesuksesan.

2. Prinsip Wirausaha
Selain nama, apa pertannyaan yang paling umum diajukan oleh dua orang Tionghoa ketika baru saja bertemu dan berkenalan? Pertanyaan tersebut bukanlah mengenai pekerjaan, tapi “Apa Usaha Anda”? Orang Tionghoa akan jauh lebih bangga jika memiliki usaha sendiri, mekipin usaha yang dirintis masih sangat kecil. Dengan Mereka berfikir dengan menjadi seorang wirausaha atau pengusaha, mereka akan memiliki peluang jauh lebih luas untuk mendapatkan kesuksesan finansial. Hal ini sangat bertolak belakang dengan pemikiran banyak orang Indonesia yang saling bereput pekerjaan selepas kuliah.

3. Prinsip Memulai dari Kecil
Dalam hal memulai segala sesuatu dari yang kecil tampaknya orang Tionghoa jagonya.Pada saat memulai tersebut mungkin mereka tidak mendapatkan keuntungan sesuai dengan yang mereka harapkan, tetapi mereka selalu berfikir tentang peningkatan yang bisa dicapai setiap harinya.

4. Prinsip Harus Bisa Dipercaya
Orang Tionghoa selalu mengajarkan kepada putra-putrinya sebuah prinsip yang sangat penting dalam kehidupan, yaitu prinsip dapat dipercaya. Ketika kita bisa dipercaya oleh orang lain, akan muncul banyak peluang dan kesempatan baru dihadapan kita.

5. Prinsip Tidak Mudah Percaya
Ketika ada tawaran yang seakan-akan bisa mendatangkan keuntungan dengan sangat mudah, orang Tionghoa cendrung tidak percaya.Hal ini yang menyebabkan banyak orang Tionghoa selamat dari praktik kecurangan di masyarakat. Mereka sangat berhati-hati sekali kerja sama dengan orang baru. Pada umumnya ada tahapan ketika orang baru itu harus berjuang menunjukkan bahwa dirinya dapat dipercaya.

6. Prinsip Pinjam Orang Dalam
Tidak setiap orang Tionghoa selalu bergelimang dana tunai, ada saatnya sebagian dari mereka juga membutuhkan dana tunai, entah untuk keperluan sehari-hari atau menambah modal usaha. Pada saat seperti itu terjadi, biasanya mereka tidak tergiur oleh berbagai macam tawaran kartu kredit.Mereka justru cendring menghindari kartu kredit dari luar.Mereka sangat paham betul ketika meminjam dari pihak luar, ada beban bunga yang harus dibayar, dan itu berarti kita harus membayar lebih mahal untuk sebuah manfaat.Untuk mengatasi kesulitan keuangannya, yang biasa dilakuakn orang Tionghoa adalah mencari pinjaman dari orang dalam.Orang dalam disini terutama adalah keluarga.

Umumnya mereka saling meminkan uang yang dihitung dalam bentuk emas. Misalnya, saya membutuhkan dana Rp100 juta untuk memulai usaha, saya akan meminjam uang kepada kakak saya yang dikonversi dalam bentuk emas. Saya akan menggunakan dana tersebut dan suatu saat nanti bisa tahun depan atau dua tahun lagi, saya harus mengembalikan uang tersebut dengan harga sebesar emas yang dikoversikan tadi.

7. Prinsip Tidak Mudah Membuka Diri
Pada umumnya orang Tionghoa akan mengambil sikap merendah tentang keadaan dirinya jika ditanya oleh orang asing. Mereka tidak mudah membeberkan apa yang mereka miliki. Selain mereka tidak suka pamer, hal tersebut juga untuk keamanan diri mereka. Mereka Tahu betul jika orang lain mendapakan semua informasi berkaitan dengan yang dimilikinya, keamanan mereka sangat rentan sekali.

8. Prinsip Modal Bergulir
Pada umumnya orang Tionghoa tidak mudah menggunakan keuntungan usahanya. Ketika mendapatkan keuntungan, orang-orang Tionghoa akan cepat-cepat membelikan barang dagangan untuk melengkapi toko atau bisnisnya. Mereka hanya mengambil sebagian kecil keuntungan untuk kebtuhan sehari-hari. Prinsip ini tidak dilakukan oleh orang lain. Pebisnis lain biasanya ketika mendapatkan keuntungan akan cepat-cepat membelikan barang-barang komsumtif sehingga bisnisnya selama bertahun-tahun hanya berjalan di tempat.

9. Prinsip Beli Dalam Jumlah Partai
Salah satu ciri orang Tionghoa dalam melakukan bisnis perdagangan adalah keberaniannya mengambil resiko. Pada umumnya mereka akan bergerak maju untuk pemain partai. Pemain partai adalah mereka akan membeli produk dalam jumlah besar kemudian menjualnya kepada pedagang atau pengecer.

10. Prinsip Buang Sial
Orang Tionghoa pada umumnya tidak menyukai masalah.Mereka menginginkan semua berjalan dan terkendali. Hal itu menyebabkan jika mereka menghadapi masalah yang menuntut pengorbanan waktu, energi, dan pemikiran, mereka cenderung menggunakan sebagian kecil uangnya untuk menyelesaikan masalahnya dan terlepas dai masalah tersebut sesegera mungkin. Mereka menganggap dana-dana tersebut sebagai buang sial.Prinsip buang sial ini hanya berlaku sekali. Jika mereka mengalami hal ini berkali-kali, mereka akan mencari jalan yang lebih aman untuk menghindari kejadian seperti ini berulang kembali.

11. Prinsip Simpan Receh
Orang Tionghoa merasakan betul sulitnya mencari uang sehingga kepingan recehpun mereka hargai. Mereka memiliki pemikiran bahwa uang satu juta tidak bisa di sebut dengan satu juta tanpa ada uang seratus rupiah.

12. Prinsip Paling Lengkap
Tentu kita pernah berkunjung ke counter hanpone yang di miliki oleh orang Tionghoa. Apa yang kita alami ketika mencari suatu barang? Apapun yang kita Tanya mereka selalu menjawab kami ada barang sehingga kita memiliki kesan bahwa toko itu lengkap.Bila kita cermati lebih jauh, toko orang Tionghoa itu tidak selengkap kesan yang ditimbulkannya. Mereka akan selalu berusaha melengkappi toko mereka selengkap mungkin, tetapi jika kemampun mereka belum mencukupi, mereka akan berkolaborasi dengan toko lain. Inilah salah satu prinsip yang menunjang berkembangnya toko-toko milik orang Tionghoa.

13. Prinsip hulu-Hilir
Prinsip yang menguasai dari hulu kehilir ini yang membuat bisnis yang dimiliki oleh orang Tionghoa berkembang dengan sangat cepat.Contohnya, seorang pengusaha yang memiliki bisnis utama di bidang tepung gandum. Pada mulanya mereka akan berbisnis dengan sekala kecil. Ketika bisnis berkembang pesat, mereka akan membeli dengan partai besar, dan seterunya hingga mereka menguasai seluruh alur bisnis gandum. Dengan menguasai dari hulu sampai kehilir, keuntungan melipah dengan sendirinyapun dating.

14. Prinsip Pandai Berhitug
Bagi kebanyakan orang Tionghoa, kesuksesan tidak didasarkan pada pandainya seseorang di sekolah atau deretan gelar yang sangat panjang.Mereka lebih banyak menekankan kesuksesan pada seberapa banyak uang yang didapat ketika berbisnis.Orang Tionghoa lebih berprinsip sekolah untuk belajar pengetahuan yang bisa di manfaatkan untuk bisnis dan bisa mendatangkan keeuntungan pribadi.

15. Prinsip Investasi
Orang Tionghoa tidak begitu suka menabung.Mereka lebih suka berinvestasi sehingga uang yang mereka miliki berputar dan dapat menghasilkan keuntungan dikemudian hari.

16. Prinsip Tampil Seadanya
Jika kita berkunjung ke Plaza Senayan yang banyak menjual berbagai macam pakaian yang berkelas dengan harga yang mahal, kita hanya sedikit menemukan orang Tionghoa di tempat itu.Hal ini terjadi bukan karna orang Tionghoa tidak punya uang, tetapi mereka memilih untuk tampl seadanya.Mereka tidak terlalu peduli dengan merek dan prestise, mereka hanya memedulikan fungsi dan kenyamanan pakaian.

17. Prinsip Lokasi Strategis
Ketika kita membangun sebuah bisnis, akan jauh lebih baik jika kita memiliki lokasi yang sangat strategis, dalam arti mudah dijangkau dan dekat dengan pusat keramaian. Jika memiliki lokasi strategis dan dekat dengan keramaian, mereka tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk promosi.

18. Prinsip Membina Relasi
Orang Tionghoa sangat paham bahwa dirinya tidak bisa hidup sendiri.Sehingga mereka menekankan kepada putra-putrinya untuk dapat membina relasi dengan siapapun.Membina relasi tidak hanya bermanfaat ketika kita mendapat sebuah masalah, tetapi berguna juga untuk kemajuan bisnis yang kita lakukan.

19. Prinsip Makan Harus Dihabiskan
Orangtua saya mengatakan bahwa perlu beberapa bulan untuk menghasilkan satu butir nasi.Jadi, jangan pernah membuangnya dan setiap kali makan kita harus menghabiskannya.Hal ini membuat orang Tionghoa selalu menyediakan atau membeli makanan secukupnya. Berbeda dengan orang lain yang biasa membeli makanan yang berlebihan dan pada akhirnya tidak habis.

20. Prinsip Mencari Yang Terbaik
Prinsip mencari yang terbaik ini diterapkan ketika kita hendak membeli sesuatu untuk dipergunakan dalam jangka panjang. Misalnya, dalam sebuah membeli mobil pada umumnya orang Tionghoa akan membeli mobil terbaik yang mampu dibeli sesuai dengan kebutuhannya.

21. Prinsip Menahan Diri
Orang Tionghoa sangat jago dalam hal menahan diri.Mereka tidak mudah untuk mengigini sesuatu hal yang baru. Mereka lebih peduli dengan hal-hal yyang berkaitan dengan bagaimana cara semakin memperbesar pundi-pundi keuangannya.

22. Prinsip Tidak Menyakiti Hati Orang Lain
Dalam banyak hal prinsip ini membuat kita lebih rendah hati.Tentunya, hal ini adalah hal yang sangat positip untuk kita terapkan.

23. Prinsip Menghormati Leluhur
Orang Tionghoa sangat menekankan prinsip menghormati leluhur.Mereka berprisip jika tidak ada orangtua kita juga tidak ada.

24. Prinsip Orang Lain Sebagai Saudara
Saya pernah diajarkan untuk melakukan bisnis dengan memperlakukan orang lain sebagai saudara dan saudara seperti orang lain. Maksudnya, ketika kita melakukan bisis dengan orang lain, kita harus memperlakukan mereka dengan berbagai macam toleransi yang wajar, dan ketika ada hubungan bisnis dengan saudara, kita harus memperlakukan mereka seperti orang lain.

25. Prinsip Mengutamakan Keluarga
Orang Tionghoa memiliki pemikiran bahwa keluargalah yang paling utama.Mereka bekerja untuk keluarga sehingga ketika keluarga lebih membutuhkan kehadiran mereka, dengan sangat mudah mereka menomor duakan pekerjaan.

INVESTASI EMAS
Disini kita akan membahas bebagai macam sarana investasi yang dilakukan oleh orang Tionghoa dalam memutarkan dana cadangannya sehingga kemudian hari peningkatan dana tersebut dapat mengalahkan inflasi, bahkan dapat mendatangkan keuntungan dalam jumlah besar. Investasi yang kita bahas dalam bab ini adalah investasi emas.
Emas adalah logam mulia yang sangat diminati oleh siapapun. Emas menjadi sesatu yang menarik untuk diinvestasikan karena harga emas dalam rupiah telah terbukti naik secara terus-menerus dan mengikuti alur inflasi.

Bentuk Investasi Emas
1. Investasi Emas Perhiasan
Perhiasan emas sngat dikenaluas oleh semua orang karena selain dapat digunakan untuk sarana investasi, juga dapat digunakan untuk mempercantik penampilan.Harga emas perhiasan ditentukan oleh beberapa macam factor. Diantaranya warna, kadar, dan bentuknya. Selain berdasarkan warna da karat, emas perhiasan juga dinilai dari bentuk dan keunikan sehingga sangat sering dijumpai seebuah gelang yang sama dan kadar karat yang sama, harga jah berbeda. Biasanya semakin unik sebuah bentuk perhiasan akan semakin mahal harga untuk pembuatannya. Dalam perhitungan harga emas, biaya keunikan tersebut biasanya dikenal dengan ongkos pembuatan.

2. Investasi Emas Lantakan
Jenis emas yang kedua adalah emas latakan. Emas ini hanya tersedia dalam kadar 24 karat. Emas ini sering disebut dengan emas batangan atau dengan istilah fine gold. Bentuk emas latakan atau batangan inilah yang menjadi incaran orang Tionghoa untuk diinvestasikan karena kandungan emas 24 karat dapat meminimalisasi permainan harga oleh pedagang, tidak ada ppn, dan ongkos pembuatannya relatif kecil. Untu emas latakan tidak dikenai pajak.Hal inilah yang membuat investasi dalam bentuk emas menjadi semakin menarik.

3. Investasi Emas Koin
Pada prinsipnya emas koin sama dengan emas latakan. Hanya bentuknya berupa koin.Bentuk koin emas ini berupa koin emas cetakan, koin emas mata uang, dan koin emas kuno. Investasi dalam bentuk koin emas biasanya dilakukan oleh orang-orang yang cukup memiliki dana cadangan yang banyak karena investasi dalam bidang ini dapat dikategorikan investasi benda seni. Biasanya orang yang berinvestasi dalam bentuk koin emas kuno sudah lebih dulu membangun fondasi ivestasi dalam bentuk emas latakan.

INVESTASI MATA UANG ASING
Ada Apa Dengan Mata Uang Asing?
Masing-masing negara memiliki mata uang yang berbeda antara satu negara dengan negara lainnya. Perbedaan mata uang ini mengakibatkan munculnya sebuah harga mata uang suatu Negara jika dibeli dengan mata uang Negara lain. Harga tersebut bisa berubah-ubah setiap waktu yang disebabkan oleh begitu banyak factor, diantaranya permintaan dan penawaran yang berkaitan dengan masalah ekspor, tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, serta tindakan-tindakan spekulasi.Orang Tionghoa di Indonesia sangat tau betul bahwa rupiah sangat rentan mengalami pelemahan dari waktu ke waktu dibandingkan dengan mata uang Negara-negara maju. Berdasarkan hal tersebut, investasi dalam bentuk penyimpanan mata uang asing menjadi salah satu investasi yang diminati orang Tionghoa. Jenis transaksi mata uang asing dapat di uraikan sebagai berikut.

1. Transaksi Forward
Transaksi forward merupakan transaksi pembelian dan penjualan mata uang asing yang harganya ditentukan saat ini dan berlaku untuk beberapa waktu kedepan. Misalnya, tiga bulan atau enam bulan kedepan.

2. Transaksi Dual Currecy Deposite
Merupakan transaksi untuk membeli atau menjual satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya.Misalnya, GBP/USD.

3. Transaksi Margin
Transaksi margin mirip dengan transaksi dual currecy deposite, tetapi menggunakan margin jaminan. Artinya, ketika kita membeli suatu mata uang asing, kita hanya mengeluarkan dana jaminan sebesar sekian persen.

4. Transaksi Spot
Transaksi spot merupakan transaksi yang dilakukan di bank dengan penyerahan secara fisik mata uang asing atau yang kita beli. Mata uang tesebut dapat juga kita simpan di bank dengan aturan yang berbeda untuk setiap bank dan setiap mata uang.
Komponen Perhitungan Transaksi

Perhitungan transaksi mata uang asing secara fisik di money charger lebih sederhana jika dibandinkan dengan perhitungan transaksi emas latakan karena dalam transaksi mata uang asing tidak dikenal adanya biaya ongkos pembuatan, sehingga cara perhitungan transaksipun hanya berdasarkan pada harga jual dan harga beli. Berikut ini adalah komponen-komponen perhitungan transaksi mata uang asing di money charger.

1. Harga Bid dan Ask
Harga bid adalah harga beli pihak bank di money charger. Artinya, ketika kita akan menjual mata uang asing yang kita miliki, perhitungannya didasarkan pada harga bid. Harga ask adalah harga jual pihak bank sehingga ketika kita membeli suatu mata uang asing, yang menjadi perhitungan adalah harga ask.

2. Kurs Tengah
Kita melakukan penjualan atau pembelian mata uang asing lebih banyak melalui bank atau money charger sehingga kita harus mengetahui kurs yang berlaku di bank atau money charger tersebut. Contohnya, seandainya kita akan melakukan transaksi pembeelian atau penjualan mata uang asing melalui BCA, kurs yang berlaku adalah kurs yang dikeluarkan dari BCA.

3. Yield
Perhitngan yield dalam investasi mata uang asing sangat mudah, yaitu dengan mengurangkan hasil penjualan dengan harga perolehan.

Investasi Saham
Saham menjadi salah satu alternative selanjudnya yang diminati oleh orang Tionghoa setelah mereka mempangn fondasi investasi dalam bentuk emas dan mata uang. Dibanding investasi dalam bentuk emas atau mata uang, dapat dikatakan saham lebih beresiko besar.Pertumbuhan ekonomi dan pengelolaan perusahaan menjadi factor penentu naik-turunnya harga saham.

Hal-Hal Seputar Saham

1. Saham dan Emiten
Saham merupakan bukti keikut sertaan dalam modal perusahaan.Perusahaan yang mengeluarkan saham tempat saham tersebut dicatat dan diperdagangkan melalui bursa efek disebut dengan emiten.Ketika kita membeli dapat diartikan pula bahwa kita membeli kinerja perusahaan. Kinerja perusahaan ini berfungsi untuk memprediksi tingkat keuntungan perusahaan pada masa yang akan datang. Laba yang akan diterima masih dalam bentuk prediksi sehinga setiap orang meemberikan prediksi yang bermacam-macam.

2. Broker
Dalam transaksi saham, kita tidak bisa menjual atau membeli langsung kepada perusahaan yang menerbitkan saham.Kita harus melakukan transaksi melalui jasa broker.Atas jasanya sebagai perantara, umumnya broker mengenakan komisi untuk setiap transaksi, baik beli maupun jual.

3. Lot
Lot merupakan satuan transaksi saham.Di Indonesia satu lot saham sebanyak 500 lembar.Setiap kali melakukan transaksi, jumlah minimum yang kita transaksikan adalah satu lot.

4. Harga Beli (Bid) dan Harga Jual (Offer)
Harga beli adalah harga yang berlaku sebagai dasar perhitungan saat kita melakukan transaksi jual.Harga jual adalah harga yang berlaku sebagai dasar perhitungan saat kita melakukan transaksi beli.

5. Mekanisme Transaksi
Mekanisme transaksi adalah menggunakan system antrian dan masing-masing penjual dan pembeli bebas menentukan harga jual atau harga beli yang di inginkan. Setiap penawaran tersebut diurutkan sesuai dengan waktu masuknya dan dipertemukannya antara penawaran harga beli tertinggi dan penawaran harga jual terendah.

6. Waktu Transaksi
Kita dapat melakukan transaksi jual-beli saham pada hari bursa dan jam bursa.

Komponen Perhitungan Transaksi Saham
1. Harga saham
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa dalam transaksi saham kita mengenal ada harga beli dan harga jual yang digunakan sebagai dasar perhitungan transaksi.
2. Komisi ini selalu kita bayarkan kepada broker setiap kali kita melakuan transaksi jual dan beli.
3. Pajak Atas Komisiadalah biaya yang selalu kita keluarkan setiap melakukan transaksi yang
besarnya 10% dari komisi yang kita bayarkan kepada broker
4. Levyadalah biaya yang kita keluarkan untuk bursa efek, besarnya 0,0043% dari nilai transaksi
5. Pph adalah pajak yang harus kita keluarkan untuk pemerintah setiap kita melakukan transaksi jual.
6. Capital GainKeuntungan yang kita peroleh dari selisih harga perolehan dan hasil penjualan.

 Investasi Properti
Seiring dengan bertambahnya dana cadangan yang dimilikinya, pada umumnya orang Tionghoa akan mulai melirik investasi dibidan properti. Properti yang dimaksud di sini adalah bangunan rumah, rumah toko, dan apartemen.Dalam memilih sebuah investasi properti ada hal yang paling utama diperhatikan oleh orang Tionghoa yaitu lokasi.Kita dapat melihat bahwa lokasi sangatlah penting ketika memutuskan untuk melakukan investasi property.

Faktor-Faktor Yang Harus Diperhatikan
Dalam membeli sebuah rumah, selain pprinsip yang diajarkan orang Tionghoa diatas, kita juga perlu mengetahui beberapa factor yang harus kita perhatikan. Yaitu, faktor lokasi, faktor bangunan, faktor harga, faktor pengembang, faktor fasilita, faktor prospek, faktor dokumen, dan faktor investasi.

Komponen Perhitungan Investasi Properti
Ketika memutuskan untuk melakukan investasi property, kita harus mengetahui biaya-biaya yang muncul akibat investasi tersebut. Biaya-biaya tersebut ialah, pajak bumi dan bangunan, biaya perolehan hak atas tanah atau bangunan, pajak penghasilan, biaya balik nama, biaya notaris,komisi agen, dan biaya perawatan.

 Investasi Tanah
Jika sudah terbiasa melakukan investasi property, umumnya orang akan mencoba investasi tanah. Investasi tanah secara umum memiliki resiko lebih besar dibandingkan dengan investasi rumah atau property.Namun yeal yang dihasilkanpun cukup besar.Disebabkan resikonya yang relative besar itulah umumnya orang yang melakukan investasi tanah adalah orang yang memiliki kemampuan finansil berlebih.

Tips Sebelum Melakukan Investasi Tanah

1. Faktor Lokasi
Sepertihalnya ketika kita melakukan investasi rumah, factor lokasi merupakan factor penting yng harus diperhatikan pertama kali.

2. Faktor Peruntukan
Faktor peruntukan sangat penting untuk kita ketahuisebelum membeli tanah.Kita harus mengetaui rencana pemerintah untuk pembangunan atas tanah yang kita beli, jangan sampai kita membeli tanah yang kecil, padahal peruntukan untuk gudang. Suatu saat nanti kita akan kesulitan menjual tanah tersebut karna pada umumnya perusahaan yang membangun gudang akan membeli tanah yang dengan ukuran luas.

3. Faktor Harga
Dalam investasi tanah usahakan kita mendapatkan harga dibawah pasaran karena pada umumnya kita membeli ukuran yang sangat luas dan keadaan wilayah yang belum berkembang.
4. Faktor Legalitas

Kita harus mengetahui pengetahuan status hukum atas tanah yang akan kita investasikan.

5. Faktor Keamanan
Seperti yang telah kita singgung sebelumnya, jika kita membeli tanah untuk investasi, berarti kita akan mengeluarkan biaya tambahan untuk membangun pagar sekeliling tanah yang kita miliki dan melakukan pengawasan secara berkala.

6. Faktor Pematangan
Ada baiknya ketika melakukan investasi tanah, kita melakukan usaha pematangan.Misalnya, membangun pondasi keliling.

Investasi Bangunan Gedung
Pada prinsipnya investasi bangunan gedung ini dilakukan oleh orang Tionghoa ketika tingkat kekayaan semakin meningkat.Karenanya, tidak semua orang bisa memulai melakukan investasi bangunan.Investasi bangunan intinya adalah membeli atau membangun sebuah bangunan dan menyewakannya secara retail. Investasi bangunan ini bisa dikatakan hampir menyerupai sebuah bisnis sehingga perlu ada alokasi dana yang dimannfaatkan untuk biaya operasional

Investasi Barang Produktif
Banyak orang berfikir bahwa untuk menikmati keuntungan dari perusahaan taksi harus menanamkan modal yang sangat besar, terutama untuk membangun system dan produser operasional yang sangat komplek, sehingga orang-orang yang tergolong kaya yang bisa melakukannya.

Orang Tionghoa tidak berfikir seperti itu.Orang Tionghoa juga berfikir bahwa namanya investasi seharusnya hannya membutuhkan campurtangan seminimal mungkin.Yang dilakukan orang Tionghoa untuk ikut serta menikmati dari sebuah perusahaan taksi adalah ikut menanamkan modalnya dalam bentuk mobil.Mereka membeli sebuah mobil yang sesuai dengan kriteria perusahaan taksi, kemudian menyewakannya untuk digunakan kendaraan operasional perusahaan taksi tersebut.Sebagai imbalannya, setiap bulannya mereka mendapatkan biaya sewa dari perusahaan tersebut.

Jadi, mulai sekarang marilah memikirkan hal-hal yang bisa dilakukan untuk menambah yield investasi kita.Masih ada banyak hal yang bisa kita lakukan dengan prinsip investasi terhadap barang produktif ini.Kuncinya adalah kita harus selalu awas melihat kebutuhan disekitar kita.

Investasi Pabrik
Prinsip investasi pabrik disi tidak selalu harus berwujud pabrik yang besar, melainkan focus pada mengelola sesuatu secara global kemudian menjualnya secara retal. Mengelola secara global artinya membuat sesuatu atau membeli sesuatu dalam jumlah yang banyak kemudian menjual sebagian demi sebagian dengan harga yang lebih mahal.Konsep pabrik bagi kalangan orang Tionghoa di dasarkan pada prinsip menguasi bisnis dari hulu hingga hilir.

Jika kita memiliki sebuah perusahaan, misalnya penerbitan buku, selain mengmbangkannya kearah toko buku, kita juga harus memikirkan bagaimana bisa membeli percetkan buku beserta seluruh mesin dan sistemnya. Jika ha itu terjadi , kita akan mendapatkan keuntungan ganda, yaitu dari penjualan buku dan sekaligus jasa percetakan buku. Tentu prinsip tersebut sangat berbeda dengan prinsip kebanyakan orang yang sudah cukup merasa puas ketika sudah mencapai suatu pencapaian tertentu sehingga tidak memikirkan langkah selanjutnya untuk maju.

Investasi Pendidikan

Motivasi dan Kemampuan
Setiap dari kita pernah mendengar kata kursus, training, atau pelatihan.Ada banyak macam kursus dan pelatihan, ada yang hanya menyampaikan hal baru tentang sebuah penggunaan teknologi, ada kursus yang mengajarkan suatu keterampilan, ada juga kursus yang hanya berisi pendapat ahli dan diskusi.Ada beberapa hal yang dapat kita cermati ketertarikan orang Tionghoa terhadap masalah kursus ini.

Pada dasarnya sebagian besar orang Tionghoa bahwa biaya yang digunakan untuk membeli tiket seminar atau kursus adalah biaya investasi. Artinya, biaya investasi adalah biaya tersebut harus kembali berkali-kali lipat setelah kursus selesai.Orang Tionghoa sangat sadar bahwa untuk meraih kesuksesan setidaknya harus ada dua hal, yaitu motivasi dan kemampuan.Sangat disarankan bagi kita untuk mengikuti berbagai macam seminar motivasi, tetapi kita juga harus melengkapi diri untuk menambah kemampuan.

Franchise Sebagai Bisnis Sampingan

Bisnis Tanpa Campur Tangan
Suatu ketika saya pernah tergiur untuk membeli franchise (waralaba) murah di bidang makanan kecil. Awal ketertarikan saya terhadap franchise tersebut adalah ketika saya membaca sebuah majalah yang mengatakan jika kita membeli franchise P, dana investasi kita akan kembali dalam sebulan. Singkat cerita saya memutuskan untuk joint sebagai mitra franchise P.

Pada awalnya semua berjalan lancar dan segala fasilitas yang dijanjikan diberikan kepada saya. Namun, hasil investasi tidak pernah kembali.Mengapa terjadi hal seperti itu?Karena baru mengetahui bahwa ternyata saya harus menutup biaya operasional yang cukup besar dari kantong saya sendiri, serta mencari dan mengelola karyawan sendiri. Fungsi dari franchise P ternya hanya sebagai penjual gerobak dan penyedia bahan baku.

Saya menjadi pemikir, saya benar-benar merasakan mengeluarkan uang secara terus-menerus, sedang pemilik franchise mendapatkan uang dari saya secara terus menerus karna setiap bahan baku yang ada harus saya beli darinya, sementara bahan baku yang sama juga tersedia dipasaran dengan harga yang lebih murah.

Dari kegagalan tersebut, saya mulai merenungkan apa penyebab banyak orang Tionghoa tidak tertarik dengan penawaran franchise murah. Salah satu penyebab utama adalah bagi orang Tionghoa yang disebut dengan investasi adalah bisnis sampingan yang tidak menuntut campur tangan kita lagi.

Prediksi Bisnis Lancar Pada Masa Krisis
Pada saat ini dunia sedang menghadapi masa yang tidak pasti dalam bidang finansial. Bermula dari kejatuhan pasar saham di amerika serikat yang mengakibatkan kejatuhan seluruh pasar saham di Negara-negara lain, termasuk Indonesia. Melihat kenyataan yang akan kita hadapi pada tahun-tahun mendatang, kita memiliki dua pilihan, yaitu hidup dalam kekhwatiran dan ketakutan atau melihat semua ini dengan cara yang lebih kreatif dan menjadikannya sebagai peluang.

Kita harus memiliki fikiran terbuka bahwa dalam bisnis apa pun setidaknya ada satu orang kaya di sana. Hal tersebut cukup menegaskan bahwa semua bisnis sebetulnya adalah baik dan layak dikerjakan. Permasalahan utama adalah saat ini kita cocok melakukan bisnis di bidang apa. Jika itu menjawab, akan sangat mudah bagi siapapun mengembangkan bisnis dan menguasainya dari hulu hingga hilir.

Kursus
Salah satu bisnis yang diminati oleh orang Tionghoa adalah menyelenggarakan kursus.Bisnis ini di prediksikan akan tetap eksis pada masa krisis. Tentunya hal tersebut harus diimbangi dengan kreativitas para tenaga pemasaran dan pemberian materi latihan yang beragam.

Event Organizer Job Fair
Masih berkaitan dengan banyaknya pengangguran selama masa krisis, bisnis event organizer fair akan tetap berjalan, bahkan akan menuai keuntungan yang besar.

Creative Marketing
Bisnis selanjutnya yang di prediksikan eksis pada masa krisis adalah bisnis creative marketing. Apapun bisnisnya, tentunya pada masa krisis sangat dibutuhkan cara-cara pemasaran yang creative mengingat pada masa tersebut daya beli konsumen akan menurun tajam.

Bisnis Makanan
Bisnis makanan ini diprediksikan akan tetap eksis pada masa mendatang asalkan pengelolanya dapat menyajikan sesuatu hal yang unik dengan harga wajar dan tentunya dengan pelayanan yang baik.

Investasi

1. Emas
Bagaimana dengan investasi?Infestasi dalam bentuk emas latakan masih tetap diprediksikan menjadi investasi yang aman.Investasi emas di Indonesia telah terbukti bertahan ditengah gejolak finansial dunia. Pada saat harga minyak dunia mencapai lever tertinggi, yaitu di atas 140 dolar as perbarel, harga emas menju level harga 1000 dolar as per troy once. Setelah terjadi gejolak finansial, hrga minyak turun hingga mencapai 40 dolar as perbarer.Sementara harga emas hanya turun hingga kisaran 750 dolar as per troy once.

2. Saham
Berbicara masalah saham, pada masa krisis di predisikan harga saham di perusahaan yang bergerak dibidang Consumer good akan tetap eksis. Penjelasannya sama dengan penjelasan bisnis makanan. Apapun keadaan ekonominya, setiap orang akan tetap menggunakan barang-barang konsumtif, seperti sabun, sampo, atau pasta gigi. Akan ada saatnyaa setelah melewati krisis, ekonomi akan berangsur membaik, pembangunan mulai normal, dan pasar mulai bergairah. Saat itulah saat yang tepat bagi kita untuk mengoleksi saham-saham yang berbasis komoditif karena harganya akan naik tinggi dalam waktu yang singkat.

Kesimpulan

Dalam mengikuti system bisnis orang Tionghoa ada banyak hal yang menjadi pembelajaran di dalam diri kita baik itu dalam bentuk saham, usaha, bahkan investasi.Dalam hal kedisplinan, usaha, pengturan keuanga yang bagus dapat di jadikan contoh.Serta pengambilan keputusan yang penuh pertimbangan walau beresiko orang tionghoa tetap berupaya bertahan.Startegi yang bagus dan pemilihan bisnis yang bijaksana sesuai dengan skill masing – masing.
Dan orang Indonesia serng kali kalah terhadap orang Tionghoa karna orang Tionghoa belajar untuk menemukanskill mereka dan mengembangkannya, namun orang Indonesia hanya mengejar kursi dan tanpa disadari kursi yang dikejar bukanlah hal yang membuat kita lebih maju. Namun tetap pada titik yang sama yaitu di bawah kepemimpina. Bukan menjadi pemimpin.

Sumber : Mengikuti Jejak Bisnis Menggiurkan Orang Tionghoa, Liem You Tjwan, Visimedia, Jakarta, 2008.

Kewirausahaan


  1. Pengertian Kewirausahaan

organisasi3Ilmu kewirausahaan merupakan suatu disiplin  ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability), dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapinya. Dalam konteks bisnis, menurut ThomasW. Zimmerer (1996), kewirausahaan adalah hasil dari suatu disiplin, proses sistematis penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memenuhi kebutuhan dan peluang di pasar.Dahulu, kewirausahaan adalah urusan pengalaman langsung di lapangan. Sebab itu kewirausahaan merupakan bakat bawaan sejak lahir, sehingga kewirausahaan tidak dapat dipelajari dan diajarkan. Sekarang kewirausahaan bukan hanya bakat bawaan sejak lahir atau urusan lapangan, tapi juga dapat dipelajari dan diajarkan.

Sejalan dengan tuntutan perubahan yang cepat pada paradigma pertumbuhan yang wajar dan perubahan ke arah globalisasi yang menuntut adanya keunggulan, pemerataan, dan persaingan, maka dewasa sedang terjadi perubahan paradigma pendidikan. Pendidikan kewirausahaan telah diajarkan sebagai suatu displin ilmu tersendiri yang independen.[1] Hal itu menurut Soeharto Prawirokusuma (1997) dikarenakan,

  1. Kewirausahaan berisi “body of knowledge” yang utuh dan nyata (distinctive), yaitu ada teori, konsep, dan metode ilmiah yang lengkap.
  2. Kewirausahaan memiliki dua konsep, yaitu posisi “venture start-up” dan “venture-growth”, ini tidak jelas masuk dalam kerangka pendidikan manajemen umum yang memisahkan antara manajemen dan kepemilikan usaha.
  3. Kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang memiliki objek tersendiri
  4. Kewirausahaan merupakan alat untuk menciptakan pemerataan berusaha dan pemerataan pendapatan.

Disiplin ilmukewirausahaan dalam perkembangannya mengalami evolusi yang pesat, yaitu berkembang bukan hanya pada dunia usaha semata melainkan juga pada berbagai bidang seperti bidang industri, perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan institusi- institusi lainnya, misalnya birokrasi pemerintah, perguruan tinggi, dan swadaya lainnya. Pada mulanya, kewirausahaan berkembang  dalam bidang perdagangan. Dalam bidang-bidang tertentu, kewirausahaan telah dijadikan kompetensi inti dalam menciptakan perubahan, pembaharuan, dan kemajuan. Kewirausahaan tidak hanya dapat digunakan sebagai kiat-kiat bisnis jangka pendek tapi juga sebagai kiat kehidupan secara umum yang berjangka panjang untuk menciptakan peluang.

Secara harfiah Kewirausahaan terdiri atas kata dasar wirausaha yang mendapat awalan ked an akhiran an, sehingga dapat diartikan kewirausahaan adalah hal-hal yang terkait dengan wirausaha. Sedangkan wira berarti keberanian dan usaha berarti kegiatan bisnis yang komersial atau non-komersial, Sehingga kewirausahaan dapat pula diartikan sebagai keberanian seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan bisnis.

Dalam bahasa Inggris wirausaha adalah enterpenuer, istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Richard Cantillon, seorang ekonom Prancis. Menurutnya, entrepreneur adalah “agent who buys means of production at certain prices in order to combine them”. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ekonom Perancis lainnya- Jean Baptista Say menambahkan definisi Cantillon dengan konsep entrepreneur sebagai pemimpin. Secara umum banyak sekali definisi yang dikemukakan oleh para ahli, mengenai kewirausahaan, dibawah ini akan saya kemukakan beberapa pendapat tersebut, yang diambil dari berbagai sumber :

Harvey Leibenstein (1968, 1979), mengemukakan, kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.

Penrose (1963) : Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.

Frank Knight (1921) : Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.

 B. Tujuan Kewirausahaan

Seorang sosiolog bernama David McCleland mengemukakan bahwa, apabila sebuah negara ingin menjadi makmur, minimal sejumlah 2% dari prosetase keseluruhan penduduk di negara tersebut menjadi wirausahawan, Indonesia sendiri sampai saat ini menurut sebuah riset jumlah penduduk yang menjadi wirausaha baru sekitar 0,18%, menurut informasi yang saya baca di internet hari ini tanggal 5 Maret 2012 jumlahnya telah melonjak tajam menjadi  maka tidaklah mengherankan apabila saat ini, kondisi pereekonomian Indonesia tertinggal jauh dari negera tetangga yaitu Singapura yang memiliki prosentase wirausaha sebesar 7%, Malaysia 5%, China 10%, apalagi jika harus dibandingkan dengan negara adidaya Amerika Serikat yang hampir 13%  penduduknya menjadi wirausahawan.

Maka dari itu, dengan ditumbuh kembangkanya pengetahuan seputar kewirausahaan, akan membangkitkan semangat masyarakat Indonesia khusunya generasi muda atau mahasiswa, untuk ikut menciptakan lapangan kerja dengan berwirausaha, tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeking). Dengan dilandasi semangat nasionalisme bahwa bangsa Indonesia harus mampu bersaing dikancah percaturan perekonomian dunia, maka akan banyak mahasiswa yang termotivasi untuk meningktakan kualitas dirinya dan mencetuskan ide-ide kretaif dalam bidang kewirausahaan yang berdaya saing tinggi.

Mengapa dengan semakin banyak wirausahawan disuatu negara akan meningkatkan daya saing negara tersebut ?, jawabanya saya kira cukup jelas. Pertama, sebuah negara yang memiliki wirausahawan banyak tentunya akan mendapatkan penghasilan yang besar dari sektor pajak, atas kegiatan ekonomi yang mereka lakukan, coba bayangkan apabila suatu negara terlalu banyak pegawai negeri sipil yang kurang atau bahkan tidak produktif, maka mereka setiap bulan memakan anggaran negara untuk menggaji mereka, namun sumbangsih mereka pada perekonimian nasional sangat minim baik dari segi pajak maupun tingkat konsumsi.

Mari kita lihat contoh lainya, dengan semakin banyak penduduk menjadi wirausaha, maka ekonomi mereka akan mandiri, tidak akan bergantung pada sistem ekonomi kapitalis, dalam hal ini pemerintah harus pro aktif menyediakan modal bagi para pengusaha agar benar-benar produktif dengan bunga yang kompetitif, dan tidak menghancurkan pengusaha maupun pemerintah, hasil keuntungan usaha mereka akan disimpan di bank-bank dalam negeri, sehingga perputaran uang semakin lancar, dengan hal tersebut modal mereka akan bertambah sehingga mampu menembus pangsa pasar global, yang nantinya menaikkan neraca ekspor-impor dan akan menambah devisa negara secara signifakan, maka dengan hal tersebut sangatlah jelas, bahwa kewirausahaan memiliki peran yang sangat penting untuk menaikkan harkat martabat suatu bangsa dikancah internasional.

Selanjutnya ditinjau dari segi GNP (Gross National Product), apabila semakin banyak uang yang dihasilkan oleh putra-putri bangsa Indonesia, karena berwirausaha maka uang yang dihasilkan berpeluang semakin besar, berbeda dengan gaji yang nominalnya relatif tetap. Akan meningkatkan GNP yaitu keseluruhan barang dan jasa yang diproduksi warga negara penduduk tersebut dimanapun berada (di dalam dan luar negeri), dengan meningkatkan GNP ini akan semakin memperkuat ekonomi nasional secara makro, dan mempercepat roda pembangunan nasional, karena ketersediaan anggaran semakin meningkat.

Dari beberapa dampak positif kewirausahaan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan secara umum meningkatkan harkat dan martabat pribadi wirausahawan serta bangsa dan negara, dengan pengetahuan tersebut diharapkan akan semakin banyak warga negara Indonesia khusunya mahasiswa yang terjun dalam dunia usaha, namun perlu diperhatikan dalam berusaha harus mengedepankan kejujuran, sehingga apa yang dihasilkan dapat bermanfa’at bagi masyarakat luas

TEORI DASAR KEWIRAUSAHAAN

Seiring berjalanya waktu, kewirausahaan semakin berkembang, maka lahirlah berbagai macam teori tentang kewirausahaan, akan coba saya uraikan berbagai teori kewirausahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Neo Klasik

Teori ini memandang perusahaan sebagai sebuah istilah teknologis, dimana manajemen (individu-individu) hanya mengetahui biaya dan penerimaan perusahaan dan sekedar melakukan kalkulasi matematis untuk menentukan nilai optimal dari variabel keputusan. Jadi pendekatan neoklasik tidak cukup mampu untuk menjelaskan isu mengenai kewirausahaan. Dalam teori ini kemandirian sangat tidak terlihat, wajar saja, karena ini memang pada masa lampau dimana belum begitu urgen masalah kemandirian, namun cukup bisa menjadi teori awal untuk melahirkan teori-teori berikutnya.

2. Kirzerian Entrepreneur

Dalam teori Kirzer menyoroti tentang kinerja manusia, keuletanya, keseriusanya, kesungguhanya, untuk swa(mandiri), dalam berusaha, sehingga maju mundurnya suatu usaha tergantung pada upaya dan keuletan sang pengusaha.

Dari berbagai disiplin ilmu, lahirlah teori kewirausahaan yang dipandang dari sudut pandang mereka masing-masing, Teori ekonomi memandang bahwa lahirnya wirausaha disebabkan karena adanya peluang, dan ketidakpastian masa depanlah yang akan melahirkan peluang untuk dimaksimalkan, hal ini berkaitan dengan keberanian mengambil peluang, berspekulasi, menata organisasi, dan melahirkan berbagai macam inovasi. Teori Sosiologi lebih mempelajari tentang, asal-usul budaya dan nilai-nilai sosial disuatu masyarakat, yang akan berdampak pada kemampuanya menanggapi peluang usaha dan mengolah usaha, sebagai contoh orang etnis cina dan padang dikenal sebagai orang yang ulet berusaha, maka fakta dilapangan menunjukkan, bahwa banyak sekali orang cina dan padang yang meraih kesuksesan dalam berwirausaha. Selanjutnya teori psikologi, menurut saya teori ini lebih menekankan pada motif individu yang melatarbelakangi dirinya untuk berwirausaha, apabila sejak kecil ditanamkan untuk berprestasi, maka lebih besar kemungkinan seorang individu lebih berani dalam menanggapi peluang usaha yang diperolehnya.

Yang terakhir adalah teori perilaku, bagaimana seorang wirausahawan harus memiliki kecakapan dalam mengorganisasikan suatu usaha, memanajen keuangan dan hal-hal terkait, membangun jaringan, dan memasarkan produk, dibutuhkan pribadi yang supel dan pandai bergaul untuk memajukan suatu usaha.

Disiplin Ilmu Kewirausahaan

Ilmu kewirausahaan merupakan suatu disiplin  ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability), dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapinya. Dalam konteks bisnis, menurut ThomasW. Zimmerer (1996), kewirausahaan adalah hasil dari suatu disiplin, proses sistematis penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memenuhi kebutuhan dan peluang di pasar.

Dahulu, kewirausahaan adalah urusan pengalaman langsung di lapangan. Sebab itu kewirausahaan merupakan bakat bawaan sejak lahir, sehingga kewirausahaan tidak dapat dipelajari dan diajarkan. Sekarang kewirausahaan bukan hanya bakat bawaan sejak lahir atau urusan lapangan, tapi juga dapat dipelajari dan diajarkan.

Sejalan dengan tuntutan perubahan yang cepat pada paradigma pertumbuhan yang wajar dan perubahan ke arah globalisasi yang menuntut adanya keunggulan, pemerataan, dan persaingan, maka dewasa sedang terjadi perubahan paradigma pendidikan. Pendidikan kewirausahaan telah diajarkan sebagai suatu displin ilmu tersendiri yang independen.[1] Hal itu menurut Soeharto Prawirokusuma (1997) dikarenakan,

1)      Kewirausahaan berisi “body of knowledge” yang utuh dan nyata (distinctive), yaitu ada teori, konsep, dan metode ilmiah yang lengkap.

2)      Kewirausahaan memiliki dua konsep, yaitu posisi “venture start-up” dan “venture-growth”, ini tidak jelas masuk dalam kerangka pendidikan manajemen umum yang memisahkan antara manajemen dan kepemilikan usaha.

3)      Kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang memiliki objek tersendiri

4)      Kewirausahaan merupakan alat untuk menciptakan pemerataan berusaha dan pemerataan pendapatan.[2]

Disiplin ilmukewirausahaan dalam perkembangannya mengalami evolusi yang pesat, yaitu berkembang bukan hanya pada dunia usaha semata melainkan juga pada berbagai bidang seperti bidang industri, perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan institusi- institusi lainnya, misalnya birokrasi pemerintah, perguruan tinggi, dan swadaya lainnya. Pada mulanya, kewirausahaan berkembang  dalam bidang perdagangan. Dalam bidang-bidang tertentu, kewirausahaan telah dijadikan kompetensi inti dalam menciptakan perubahan, pembaharuan, dan kemajuan. Kewirausahaan tidak hanya dapat digunakan sebagai kiat-kiat bisnis jangka pendek tapi juga sebagai kiat kehidupan secara umum yang berjangka panjang untuk menciptakan peluang.

B.  Objek Studi Kewirausahaan

Objek studi kewirausahaan adalah  nilai-nilai dan kemampuan (ability) seseorang yang diwujudkan dalam bentuk perilaku. Menurut Soemahamidjaja (1997:14-15), kemampuan seseorang yang menjadi objek kewirausahaan meliputi;[3]

  1. Kemampuan merumuskan tujuan hidup/ usaha
  2. Kemampuan memotivasi diri untuk melahirkan suatu tekad kemauan yang menyala-nyala.
  3. Kemampuan untuk berinisiatif
  4. Kemampuan berinovasi, yang melahirkan kreativitas(daya cipta)setelah dibiasakan berulang-ulang akan melahirkan motivasi.
  5. Kemampuan untuk membentuk modal uang atau barang modal
  6. Kemampuan untuk mengatur waktu dan membiasakan diri untuk selalu tepat waktu dalam segala tindakan melalui kebiasaan yangselalu tidak menundak pekerjaan.
  7. Kemampuan mental yang dilandasi dengan agama
  8. Kemampuan untuk membiasakan diri dalam mengambil hikmah dari pengalaman yang baik maupun menyakitkan.

C.  Hakikat Kewirausahaan

Secara sederhana arti wirausahawan(entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan. Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak pasti.

Ada dua pendapat tentang pengertian kewirausahaan, yaitu Peter F. Drucker mengatakan bahwa kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausahawan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan sesuatu yang sudah ada sebelumnya. Sementara itu Zimmerer mengartian kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).[4] 

Dari kedua pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam hal menciptakan kegiatan usaha. Seorang wirausahawan harus memilki kemampuan yang kreatif dan inovatif dalam menemukan dan menciptakan berbagai ide.

Kegiatan wirausaha dapat dijalankan sesorangatau sekelompok orang. Dengan kata lain seseorang baik secara pribadi maupun bergabung dengan orang lain dapat menjalankan kegiatan usaha atau membuka usaha. Secara pribadi artinya membuka perusahaan dengan inisiatif dan modal serang diri. Sementara itu berkelompok adalah secara bersama- sama dua orang atau lebih dengan cara masing- masing menyetor modal dalam bentuk uang atau keahliannya. Jadi, untuk berwirausaha dapat dilakukan dengan cara

  1. Memiliki modal sekaligus menjadi pengelola
  2. Menyetor modal dan pengelolaan ditangani pihak mitra
  3. Hanya menyerahkan tenaga namun dikonversikan ke dalam bentuk saham sebagai bukti kepemilikan usaha.

Dewasa ini belum ada terminologi yang persis sama tentang kewirausahaan. Kewirausahaan pada hakikatnya adalah sifat, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif. Kewirausahaan merupakan gabungan dari kreativitas, keinovasian,dan keberanian menghadapi resiko yang dilakukan dengan cara kerja keras untuk membentuk dan memelihara usaha baru. Dari beberapa konsep kewirausahaan, ada enam hakikat penting kewirausahaan, yaitu:

  1. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis (Ahmad Sanusi, 1994).
  2. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (Drucker, 1959).
  3. Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha) (Zimmerer,1996).
  4. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (verture growth) (Soeharto Prawiro, 1997)
  5. Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (creative), dan sesuatu yang berbeda (innovative) yang bermanfaat memberikan nilai lebih.
  6. Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan.

Berdasarkan keenam konsep di atas, secara ringkas kewirausahaan dapat definisikan sebagai suatu kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan kiat, dasar, sumber daya, proses, dan perjuangan untuk menciptakan nilai tambah barang dan jasa yang dilakukan dengan keberanian untuk menghadapi resiko.

D.  Karakteristik dan Nilai-nilai Hakiki Kewirausahaan

1.    Karakteristik kewirausahaan

Banyak para ahli yang mengemukakan karakteristik kewirausahaan dengan berbagai konsep yang berbeda-beda. Dalam Islam karakteristik wirausaha antara lain[5]:

  • Sifat takwa, tawakkal, zikir dan syukur.
  • Jujur.
  • Bangun Subuh dan bekerja.
  • Toleransi.
  • Berzakat dan berinfaq.

2.    Nilai-nilai hakiki kewirausahaan

Masing-masing karakteristik kewirausahaan memiliki makna dan perangai tersendiri yang disebut nilai. Nilai-nilai kewirausahaan identik dengan sistem nilai yang melekat pada sistem nilai manajer. Ada empat nilai dengan orientasi dan ciri masing-masing sebagai berikut:

  1. Wirausaha yang berorientasi kemajuan untuk memperoleh materi, ciri-cirinya pengambilan risiko, terbuka terhadap teknologi, dan mengutamakan materi.
  2. Wirausaha yang berorientasi padab kemajuan tetapi bukan untuk mengejar materi. Wirausaha ini hanya ingin mewujudkan rasa tanggung jawab, pelayanan, sikap positiv dan kreativitas.
  3. Wirausaha yang berorientasi pada materi, dengan berpatokan pada kebiasaan yang sudah ada, misalnya dalam perhitungan usaha dengan kira-kira, sering menhadap ke arah tertentu(aliran fengshui)supaya berhasil.
  4. Wirausaha yang berorientasi pada non meteri, dengan bekerja berdasarkan kebiasaan, wirausaha model ini biasanya tergantung pada pengalaman, berhitung dengan mengunakan mistik, paham etnosentris, dan taat pada tata cara leluhur.

D.  Berfikir Kreatif dalam Kewiraussahaan

Menurut Zimmerer tujuh langkah proses kreatif yaitu dengan menggunakan otak sebelah kiri yaitu[6]:

  1. Persiapan (preparation), yaitu menyangkut kesiapan kita untuk berpikir kreatif.
  2. Penyelidikan (investigation) dalam penyelidikan diperlukan individu yang dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang masalah atau keputusan.
  3. Transformasi (transformation), yaitu menyangkut kesamaan dan perbedaan pandangan diantara informasi yang terkumpul.
  4. Penetasan (incubation), yaitu menyiapkan pikiran bawah sadar untuk merenungkan informasi yang terkumpul.
  5. Penerangan (illimination), yaitu ketika ada pemecahan spontan yang menyebabkan adanya titik terang yang terus-menerus.
  6. Pengujian (verivication), yaitu menyangkut ketepatan ide-ide seakurat mungkin dan semanfaat mungkin.
  7. Implementasi  (implemetation), yaitu mentransformasikan ide-ide ke dalanm praktek bisnis

E.  Sikap dan Kepribadian Wirausaha

Alex Inkeles dan David H.Smith (1974:19-24) adalah salah satu diantara ahli yang mengemukakan tentang kualitas dan sikap orang modern.Menurut Inkeles (1974:24) kualitas manusia modern tercermin pada orang yang berpartisipasi dalam produksi modern yang dimanifestasikan dalam bentuk sikap, nilai, dan tingkah laku dalam kehidupan sosial. Ciri-cirinya meliputi keterbukaan terhadap pengalaman baru, selalu membaca perubahan sosial, lebih realistis terhadap fakta dan pendapat, berorientasi pada masa kini daan masa yang akan datang bukan pada masa lalu, berencana, percaya diri, memiliki aspirasi, berpendidikan dan mempunyai keahlian, respek, hati-hati, dan memahami produksi.

Ciri-ciri orang modern tersebut hampir sama dengan yang dikemukakan oleh Gunar Myrdal,yaitu:

  1. Kesiapan diri dan keterbukaan terhadap inovasi
  2. Kebebasan yang besar dari tokoh-tokoh tradisional
  3. Selalu berencana dalam segala kegiatan
  4. Berorientasi pada masa sekarang dan yang akan datang
  5. Sadar dan menghormati orang lain (Siagian,1972)

Menurut Harsojo (1978:5),modernisasi sebagai sikap yang menggambarkan[7]:

  1. Sikap terbuka bagi pembaharuan dan perubahan
  2. Meyakini kemampuan sendiri
  3. Berorientasi pada masa kini dan masa depan
  4. Meyakini kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  5. Kesanggupan membentuk pendapat secara demokratis

Orang yang terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru akan lebih siap untuk menanggapi segala peluang, tantangan dan perubahan sosial, misalnya dalam mengubah standar hidupnya. Orang-orang yang terbuka terhadap ide-ide baru ini merupakan wirausaha yang inovatif dan kreatif yang ditemukan dalam jiwa kewirausahaan. Dalam konteks ini,juga dijumpai perpaduan yang nyata antara kesempatan-kesempatan yang didasari keberanian berusaha. Wirausaha adalah kepribadian unggul yang mencerminkan budi yang luhur dan suatu sifat yang pantas diteladani, karena atas dasar kemampuannya sendiri dapat melahirkan suatu sumbangsih dan karya untuk kemajuan kemanusiaan yang berlandaskan kebenaran dan kebaikan.

Seperti telah diungkapkan bahwa wirausaha sebenarnya adalah seorang inovator atau individu yang mempunyai kemampuan naluriah untuk melihat benda-benda materi sedemikianrupa yang kemudian terbukti benar, mempunyai semangat dan kemampuan serta pikiran untuk menaklukkan cara berpikir yang tidak berubah,dan mempunyai kemampuan untuk bertahan terhadap oposisi sosial (Heijrachman Ranupandoyo,1982:1). Wirausaha berperan dalam mencari kombinasi-kombinasi baru yang merupakan gabungan dari lima proses inovasi yaitu menemukan pasar-pasar baru, pengenalan barang-barang baru,  metode produksi baru,  sumber-sumber penyediaan bahan-bahan mentah baru,  serta organisasi industri baru. Wirausaha merupakan inovator yang dapat menggunakan kemampuan untuk mencari kreasi-kreasi baru.

Dalam perusahaan, wirausaha adalah seorang inisiator atau organisator penting suatu perusahaan. Menurut Dusselman (1989:16),seseorang yang memiliki jiwa kewirausahaan ditandai oleh pola-pola tingkah laku sebagai berikut:

  1. Inovasi, yaitu usaha untuk menciptakan, menemukan dan menerima ide-ide baru
  2. Keberanian untuk menghadapi risiko, yaitu usaha untuk menimbang dan menerima risiko dalam pengambilan keputusan dan dalam menghadapi ketidakpastian
  3. Kemampuan manajerial, yaitu usaha-usaha yang dilakukan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajemen, meliputi:
  • Usaha perencanaan
  • Usaha untuk mengkoordinir
  • Usaha untuk menjaga kelancaran usaha
  • Usaha untuk mengawasi dan mengevaluasi usaha

4.    Kepemimpinan, yaitu usaha memotivasi,melaksanakan,dan mengarahkan tujuan usaha.

Keberhasilan atau kegagalan wirausaha sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor baik eksternal maupun internal. Menurut Sujuti Jahja (1977),faktor internal yang berpengaruh adalah kemauan,kemampuan,dan kelemahan. Sedangkan faktor yang berasal dari eksternal diri perilaku adalah kesempatan atau peluang.

Sikap kewirausahaan meliputi keterbukaan, kebebasan, pandangan yang luas, berorietasi pada masa depan, berencana, berkeyakinan, sadar, menghormati orang lain dan menghargai pendapat orang lain.

Orang yang terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru akan lebih siap untuk merespons segala peluang, dan tanggap terhadap tantangan dan perubahan sosial. Orang yang terbuka terhadap ide-ide inilah merupakan wirausaha yang inovatif dan kratif yang ditemukan dalam jiwa kewirausahaan.

Menurut Kathlen L. Hawkins dan Peter A. Turla(1986) pola tingkah laku kewirausahaan akan terggambar dalam kepribadian, kemampuan hubungan, kemampuan pemasaran, keahlian mengatur dan sikap terhadap uang. Kepribadian wirausaha tercermin dalam kretivitas, disiplin, kepercayaan diri, keberanian menghadapi risiko, dan dorongan dari kemauan diri yang kuat.

Motif Berprestasi Kewirausahaan

Menurut Lerry Farel, untuk maju atau prestatif seorang pengusaha harus memiliki motifasi yang tinggi, inovatif, dan memiliki ambisi untuk maju/berkembang. Syarat lain untuk maju (prestatif) antara lain:

  1. Memiliki komitmen dan tanggungjawab yang tinggi terhadap karir
  2. Bersemangat terhadap masukkan dari berbagai pihak
  3. Memiliki orientasi kedepan
  4. Memiliki motivasi yang kuat untuk menjadi superior.
  5.  Motif berprestasi adalah suatu nilai sosial yang menekankan pada hasrat untuk mencapai yang terbaik guna mencapai kepuasan secara pribadi(Gede Anggan Suhandana, 1980:55).

Kebutuhan berprestasi wirausaha terlihat dalam bentuk tindakan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih efisien dibandingg sebelumnya. Wirausaha yang memiliki motif berprestasi tinggi memiliki ciri-ciri:

  1. Mengatasi sendiri kesulitan yang terjadi pada dirinya.
  2. Selalu memerlukan umpan balik yang segera.
  3. Memiliki tanggung jawab personal yan tinggi.
  4. Berani menghadapi risiko dan penuh perhitungan.
  5. Menyukai tantangan.

Para ahli mengemukakan bahwa seseorang memiliki minat berwirausaha karena adanya suatu motif tertentu,yaitu motif berprestasi (achievement motive). Motif berprestasi ialah suatu nilai sosial yang menekankan pada hasrat untuk mencapai yang terbaik guna mencapai kepuasan secara pribadi (Gede Anggan Suhandana,1980:55). Factor dasarnya adalah adanya kebutuhan yang harus dipenuhi.

Teori Maslow kemudian oleh Clayton Alderfer dikelompokkan menjadi tiga kelompok,yang dikenal dengan  teori existence,relatedness,and growth (ERG).

Pertama, kebutuhan akan eksistensi (existence) yaitu menyangkut keperluan material yang harus ada (termasuk  physiological need and security need dari Maslow).

Kedua, ketergantungan (relatedness), yaitu kebutuhan untuk mempertahankan hubungan interpersonal (termasuk social and esteem need dari Maslow)

Ketiga, kebutuhan perkembangan (growth), yaitu kebutuhan intrinsik untuk perkembangan personal (termasuk self-actualization and esteem need dari Maslow).

Kebutuhan berprestasi wirausaha (n’Ach) terlihat dalam bentuk tindakan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih efisien dibanding sebelumnya. Wirausaha yang memiliki motif berprestasi tinggi pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Ingin mengatasi sendiri kesulitan dan persoalan-persoalan yang timbul pada dirinya.
  2. Memiliki tanggung jawab personal yang tinggi.
  3. Berani menghadapi risiko dengan penuh perhitungan.
  4. Selalu memerlukan umpan balik yang segera untuk melihat keberhasilan dan kegagalan.

Kebutuhan akan kekuasaan (n’Pow), yaitu hasrat untuk mempengaruhi, mengendalikan,dan menguasai orang lain. Ciri umumnya adalah senang bersaing, berorientasi pada status, dan cenderung lebih berorientasi pada status dan ingin mempengaruhi orang lain.

Kebutuhan untuk berafiliasi (n’Aff), yaitu hasrat untuk diterima dan disukai oleh orang lain. Wirausaha yang memiliki motivasi berafiliasi tinggi lebih menyukai persahabatan,bekerja sama daripada persaingan,dan saling pengertian. Menurut Stephen P.Robbins (1993:214),kebutuhan yang kedua dan ketigalah yang erat kaitannya dengan keberhasilan manajer saat ini.

Menurut Nasution (1982:26), Louis Allen (1986:70),ada tiga fungsi motif, yaitu[10]:

  1. Mendorong manusia untuk menjadi penggerak atau sebagai motor yang melepaskan energy
  2. Menentukan arah perbuatan ke tujuan tertentu
  3. Menyeleksi perbuatan,yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa yang harus dijalankan untuk mencapai suatu tujuan dengan menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat bagi pencapaian tujuan itu

Dalam “Entrepreneur’s Handbook”,yang dikutip oleh Yuyun Wirasasmita (1994:8),dikemukakan beberapa alasan mengapa seseorang berwirausaha,yakni:

  1. Alasan keuangan.
  2. Alasan sosial.
  3. Alasan pelayanan.
  4. Alasan pemenuhan diri.

 APLIKASI KEWIRAUSAHAAN

Rencana usaha atau business plan hadir sebagai pedoman bagi sebagian orang sebelum memulai bisnis. Segala rincian target pasar, apa yang hendak dijual, sampai bagaimana mengembalikan modal bisa dituliskan dalam rencana usaha.

Tak semua orang memilki waktu yang cukup untuk membuat business plan ini. Namun, ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk membantu seseorang dalam menguraikan ide bisnis di dalam otak ke dalam sebuah rencana usaha. Seseorang hanya perlu menyediakan informasi kemudian aplikasi ini akan menjadikannya sebuah rencana.

  • Business Plan Premiere

Aplikasi ini disediakan untuk para pengguna perangkat iPad. Tidak hanya membantu untuk membuatkan rencana bisnis dalam rincian yang mendalam, Business Plan Premiere juga menyediakan layanan untuk membantu penggunanya memperkenalkan rencana bisnisnya ke 3.000 investor yang tergabung dalam firma Ben Stein & Accredited Members Inc. Aplikasi ini juga membantu penggunanya untuk menuliskan pernyataan visi dan misi, deskripsi produk dan rencana pemasaran, analisis SWOT, serta mendefinisikan target pasar.

  • Enloop

Ketika seseorang memasukkan informasi tentang bisnis yang akan dijalankan, aplikasi Enloop secara otomatis akan memperlihatkan kemungkinan potensi penjualan, keuntungan, kerugian, serta cash flow. Selain informasi-informasi tersebut, Enloop juga menawarkan grafik penjelasan dengan elemen visual. Selain itu, hasil dari rencana bisnis tersebut bisa diunduh dalam bentuk PDF. Enloop merupakan aplikasi berbasis website dan belum tersedia untuk format mobile.

  • MyBizPlan

Aplikasi ini juga bisa dijalankan pada gadget berbasis Android dan juga produk Apple. MyBizPlan menyediakan berbagai template untuk membuat rencana usaha yang resmi. Penjual yang menggunakan aplikasi ini bisa dibantu untuk mendefinisikan apa tujuan dari bisnis yang dijalankan secara sistematis. Selain itu, aplikasi MyBizPlan juga dapat membantu seseorang mengelola finansial bisnisnya.

  • Plan & Startup Small Business

Aplikasi keluaran Google PlayStore ini membantu calon penjual untuk memikirkan rencana usahanya secara personal. Mulai dari fondasi-fondasi atau sumber ide dari bisnis yang dijalankan hingga motivasi-motivasi dari tokoh bisnis ternama. Selain itu, pengguna aplikasi ini bisa membaca berbagai artikel yang berkaitan dengan mendirikan sebuah usaha di internet. Fitur to do list juga melengkapi aplikasi Plan & Startup Small Business ini.

  • StratPad

StratPad merupakan aplikasi yang membantu entrepreneur untuk berpikir dan mengambil keputuskan saat menjalankan sebuah bisnis. Hal tersebut diungkapkan oleh Alex Glassey, orang yang mendesain aplikasi StratPad. Dalam aplikasi ini, Alex menyediakan fitur how-to untuk menyediakan informasi tentang hal-hal yang sering ditanyakan seseorang saat pertama kali akan menjalankan sebuah bisnis.

KESIMPULAN

Keberhasilan atau kegagalan wirausaha sangat dipengaruhi oleh sifat dan kepribadian seseorang. The officer of Advocacy of Small Business Administration. bahwa kewirausahaan yang berhasil pada umumnya memiliki sifat-sifat kepribadian.

Seperti telah diungkapkan bahwa wirausaha sebenarnya adalah seorang inovator atau individu yang mempunyai kemampuan naluriah untuk melihat benda-benda materi sedemikian rupa yang kemudian terbukti benar, mempunyai semangat.

Para ahli mengemukakan bahwa seseorang memiliki minat berwirausaha karena adanya suatu motif tertentu, yaitu motif berprestasi (achievement motive). Motif berprestasi ialah suatu nilai sosial yang menekankan pada hasrat untuk mencapai yang terbaik guna mencapai kepuasan secara pribadi.

Kewirausahaan menuntut pula kesadaran individu yang dimotivasi oleh potensi usaha yang lebih besar; bahwa keberhasilan lebih baik daripada kegagalan hanya dapat dikendalikan dan diperoleh orang-orang yang selalu mencari bentuk-bentuk peluang yang superior. Kesadaran ini akan merupakan modal yang kuat untuk mendorong kewirausahaan dan wirausahawan menimisasi resiko wirausaha.

Disarankan mahasiswa yang menkaji tentang Ilmu Ekonomi Islam mampu memiliki sifat-sifat seperti yang dikemukakan di atas, agar mnejadi seorang Ekonom yang handal di bidang wirausaha, seperti yang diharapkan

DAFTAR PUSTAKA

Hendro. Dasar-dasar Kewirausahaan. Jakarta : Penerbit Erlangga. 2011.
Kasali Rhenald. Modul Kewirausahaan. Jakarta Selatan : PT Mizan Publika. 2010.
Justin G Longecker, Kewirausahaan, Manajemen Usaha Kecil. Yogyakarta : Salemba Empat. 2000.
Mas’ud Machfoedz, Kewirausahaan, Suatu Pendekatan Kontemporer, Yogyakarta : UPP AMP YKPN. 2004.

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Costumer Oriented Business


Di era persaingan bisnis yang sangat ketat dan kejam, kualitas produk, hatrga dan agresifitas distribusi kadangkal tidak lagi menjamin kemengan kita dalam merebut pasar. sehingga organisasi-organisasi /perusahaan bukan hanya selangkah didepan, melainkan juga mampu merebut hati konsumen anda dan mengubah mereka menjadi marketing-marketing setia, ada 21 ide dahsyat untuk menciptakan budaya Customer Oriented tanpa khawatir terlalu dikendalikan oleh konsumen.

Ide yang ke 1 : “ cepat atau lambat”

jika anda tidak bias mengurus konsumen anda, maka cepat atau lambat orang lain yang akan mengurusnya. Pelanggan setia dan rela berulang-ulang dating ke suatu tempat penjualan adalah kualitas produk yang sangat bagus, harga menjadi alasan kedua dan service menjadi alas an ke3, banyak orang yang rela mengantri dan merogoh kocek dalam-dalm demi sebuah produk tertentu.tetapi banyak orang atau perusahaan yang arogan kepada konsumen karena merasa produk mereka dibutuhkan. Tetapi hal itu yang bias membuat suatu perusahaan jatuh karena mereka merasa produknya yang terbaik dan selalu dibutuhkan.

Ide yang ke 2 “kenapa tidak?”

Kesalahan kebanyakan perusahaan adalah mereka hanya berlari disaat mereka seharusnya bias sprint. Menyadari betapa pentingnya “merawat” dan mempertahankan kepuasaan konsumen barulah stngh keberhasilan. Costumer ke2 ini adalah orang-orang didalam itu lebih ampuh daripada konsumen itu sendiri.

Ide yang ke 3 “its in your heart”

Seseorang tidak terkesan oleh apa yang anda ucapkan atau lakukan melainkan oleh bagaimana anda mengatakan dan melakukannya. Semua kalimat indah, perlakuan persuasive dan fasilitas ekstra untuk konsumen akan menjadi hilang efeknya jika or-orang yang menyampaikn tidak menunjukan kesungguhan hati dan antusias didalamnya. Customer Oriented bukan hanya sekedar metode atau strategi tetapi lebih dari adalah spirit sebuah semangat yang menyala dari dalam hati.

Ide yang ke 4 “smart battle”

Untuk memenangkan sebuah peperangan anda tidak perlu memenangkan semua pertempuran. Kadangkala dengan sedikit mengalah kepada konsumen, kita justru bias memenangkan hati mereka. Daripada ngotot mempertahankan sedikit keuntungan namum kehilangan proyek berikutnya, bukankah lebih baik kita sedikit mengalah tapi mendapatkan keuntungan jangka panjang.

Ide yang ke 6 “ Moment of truth”

Bisa jadi konsumen terbaik anda adalah konsumen yang paling sering complain. Sudah jelas bahwa kita harus menjadikan testimony positif dan negative konsumen sebagai salah satu energy tambahan dan motivasi untuk kita terus melakukan yang terbaik dan mengembangkan diri. Biil gates mengeluarkan statement bahwa kadangkal justru konsumen yang sering complain kepada kita yang bias menjadi konsumen terbaik kita.

Ide yang ke 7 “kondisi suportif”

Anda harus mengambil hati seseorang sebelum meminta tanganya. Customer Oriented adalah sebuah semangat yang lahir dari hati sebuah antusiasme dan kehangatan yang muncul dari dalam diri kita. Ketika seseorang karyawan tidak nyaman dengan lingkungan kerjanya, tidak puas dengan reward yang ia terima, bingung dengan visi pemimpin yang tidak jelas dll. Tentu saja motivasinya untuk bekerja akan turun dan akan sangat sulit baginya untuk berfokus.

Ide yang ke 8 “pencitraan”

Isi sebuah buku tidak ditentukan dari bagus tidak sampulnya, tetapi minat kita untuk mengambil sebuah buku sangat ditentukan olehnya. Pencitraan adalah unsure penting dalam bisnis. Dasar dari semua bisnis adalah kepercayaan. Cutomer Oriented bukan hanya berbicara mengenai mengakomodasikan kebutuhan konsumen, ia juga berbicara mengenai bagaimana membaca persepsi mereka mengenai produk dan perusahaan kita.

Ide yang ke 9 “itu lagi, itu lagi”

Berikan kepada konsumen lebih dari yang mereka harapkan, memberikan kejutan-kejutan menyenangkan yang melebihi harapan mereka.

Ide yang ke 10 “lebay”

Kualitas tidak dilihat dari apa yang anda taruh diproduk atau jasa melainkan dari manfaat apa yang diperoleh konsumen. Kadangkala meski inovasi yang kita anggap baik dan menguntungkan belum tentu baik bagi konsumen.

Ide yang ke 11 “ saatnya peka “

Orang akan rela mengeluarkan berapapun untuk sesuatu yang sania butuhkan. Cobalah mulai peka dengan kebutuhan konsumen anda. Bukan hanya sekedar kebutuhan fisik, tetapi peka juga dengan budaya hidup, kebutuhan social, kebutuhan harga diri dan kebutuhan yang lainnya.

Ide yang ke 12 “check mate”

Konsumen tidak akan suka dengan kualitas produk dan layanan anda yang buruk, tetapi competitor sangat menyukainya. Seringkali ada banyak perusahaan yang kehilangan konsumen besar mereka hanya karena mereka menyepelekan dan meremehkan.

Idde yang  ke 13 “siapa yang butuh”

Bukan anda yang membeli produk anda, tetapi konsumen anda. Mulainya berfikir apa yang mereka inginkan dan harapakan.

Ide yang ke 14 “respon ability”

Jika anda tidak bias mempertanggung jawabkan produk anda jangan menjualnya. Jangan pernah menetapkan harga yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Jika sudah berani menjual, maka harus berani bertanggung jawab. Jangan biarkan harga produk yang menentukankualitas perusahaan anda. Justru kualitas yang harus menentukan harga produk dan jasa anda.

Ide yang ke 15 “ terlalu baik “

Tugas anda adalah merawat konsumen untuk membesarkan bisnis, bukan untuk menghancurkannya. Memang salah satu strategi untuk menjaga dan meningkatkan profit adalah dengan membuat konsumen puas dan merawat mereka. Tetapi apa gunanya jika anda merawat konsumen anda sampai anda menghasilkan semua sumber daya anda dan berakhir pada kerugian? Kadang-kadang kita mudah terjebak pada indahnya pencapaian kata-kata kepuasan konsumen.

Ide yang ke 16 “air terjun”

Costumer Oriented bukanlah metode atau teknik. Ia adalah semangat dan budaya yang ada di dalam hati. Sebelum melakukan customer oriented kepada konsumen , cobalah untuk melakukan kepada bawahan, rekan dan atasan anda. Pahamilah anda, ketahuilah kebutuhan tim anda, cobalah memberikan yang terbaik kepada tim anda. Belajarlah sebuah budaya customer oriented didalam tim anda.

Ide yang ke 17 “isi rotinya apa?”

Penampilan membuat konsumen membeli, tetapi kualitas isi membuat mereka membeli lagi dan lagi. Mencoba memperkenalkan sebuah produk baru atau produk yang nilai jualnya cukup tinggi, maka anda memerlukan orang-orang yang bukan hanya meyakinkan penampilannya, tetapi juga harus piawai menjelaskan keunggulan produk tersebut dan mampu merayu calon pembeli dengan cerdas dan halus. Penampilan menarik memiliki daya hipnotis 50% apabila ditunjang product knowledge lebih memukau dan meyakinkan.

Ide yang ke 18 “ front liner “

Jika bawahan anda mampu melakukan tugas anda lebih baik maka seharusnya dialah yang menjadi atasan anda. Pemimpin adalah orang yang paling efektif untuk membangun budaya costumer oriented yang baik. Ketika sang pemimpin tidak bisa memberikan contoh dan tidak semangat, maka setiap anggota tim akan kesulitan juga untuk mempraktekkannya. Selain itu, jika anda sendiri tidak tahu bagaimana cara menghadapi klien-klien tertentu, apalagi dengan bawahan anda?inilah pentingnya untuk setiap kita melatih dan mengasah kemampuan personal kita. Meskipun mungkin bawahan kita yang menjadi front liner dalam struktur pekerjaan, tetap dalam hal antusiasme, pengembangan diri dan membangun budaya CO, pemimpin yang harus menjadi front liner.

Ide yang ke 19 “ update status “

Untuk memahami apa yang akan dilakukan konsumen, anda harus berlari lebih cepat dan berada didepan mereka. Jika anda tidak mengikuti perkembangan gaya hidup dan buday konsumen anda, maka anda tidak akan pernah mengerti apa harapan dan kebutuhan mereka. Penting sekali untuk melakukan update terhadap diri anda dan perusahaan anda. Bahkan, pebisnis handal sudah bisa memperkirakan apa kebutuhan konsumen mereka beberapa tahun mendatang.

Ide yang ke 20 “ babi buta “

Manusia menjadi puas bukan karena apa yang mereka raih melainkan bagaimana mereka meraihnya. Bagaimanapun, yang membedakan manusia dari binatang adalah kita memiliki etika, moral, hati nurani, dan integritas, jangan sampai kita menjadi binatang ekonomi yang mencari buruan dengan membabi buta dan menhalalkan segala cara.

Ide yang ke 21 “  paham benar  ”

Anda tidak akan bisa mencapai sesuatu yang anda tidak ketahui. Bagaiamna cara kita mengukur kepuasaan konsumen? Kepuasan bagi seseorang belum tentu menjadi kepuasa orang lain.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  1. Kegunaan produk
  2. Kualitas produk
  3. Harga dan nilai investasi
  4. Ketersediaan
  5. Dan lain-lain ( system pembayaran)

 

KARYAWAN JUGA BISA KAYA


PENDAHULUAN

Buku bagaimana caranya seorang karyawan karya Safir Senduk ini dapat memberikan motivasi dan merubah cara berpikir kita tentang bagaimana mengelola keuangan kita. Bagaimana caranya seorang karyawan   bisa mencapai kekayaan, banyak orang yang menyamakan kata “kaya” dengan “penghasilan tinggi”. Kalau orang mengatakan bahwa “Jika Anda mau kaya, jangan jadi karyawan”, maksud sebenarnya adalah bahwa “Kalau anda mau penghasilan tinggi, ya jangan jadi karyawan karena penghasilan anda biasanya terbatas dan dijatah oleh orang lain.

“Karyawan memang memiliki keterbatasan dalam hal penghasilan. Namun, untuk

menjadi kaya, tidak perlu harus menunggu sampai punya penghasilan besar. Anda tetap bisa kaya berapa pun penghasilan Anda karena kemampuan Anda mengumpulkan kekayaan tidak dilihat dari berapa besarnya penghasilan, tapi dari bagaimana Anda mengelola penghasilan itu.”

Ada 3 pemikiran yang harus Anda miliki sebagai seorang karyawan:

  •  Berapa pun gaji yang diberikan perusahaan kepada Anda, tidak─sekali lagi tidak─menjamin apakah Anda bisa menumpuk kekayaan.

Kalau penghasilan Anda sekarang Rp.2 juta per bulan, Anda pikir hidup Anda akan lebih baik dan Anda bisa menumpuk kekayaan kalau perusahaan Anda memberikan gaji Rp.5 juta per bulan? No way, Maan … Belum tentu. Anda sering dengar nggak: ada banyak orang yang bolak-balik pindah perusahaan hanya karena mengejar gaji yang lebih tinggi? Kenyataannya,setelah ia pindah dan punya gaji yang lebih besar, gajinya teteeeeup saja habis tanpa ada kekayaan yang bisa ditumpuk. Ini karena berapa pun gaji yang Anda dapat, tidak menjamin apakah Anda bisa menumpuk kekayaan, yang menjamin adalah bagaimana cara Anda mengelola gaji tersebut, termasuk kalau gaji itu benar memang ngepas dengan kondisi Anda sekarang.

  • Jangan selalu menjadikan kondisi Anda di rumah─entah Anda banyak tanggungan, banyak utang, atau boros─sebagai alasan untuk selalu minta naik gaji.                      

Perusahaan tidak akan memberi Anda gaji yang juga lebih besar hanya karena Anda belum punya rumah, belum punya motor, dan selalu kehabisan uang di tengah bulan.

Perusahaan hanya akan memberi Anda gaji sesuai dengan job description Anda, bukan disesuaikan dengan situasi dan kondisi di rumah Anda. Artinya, kalau anda merasa bahwa gaji Anda koq sepertinya nggak cukup untuk membiayai keluarga Anda yang anaknya banyak, yah, itu bukan salah perusahaan Anda. Toh ketika anda menambah anak, Anda nggak minta izin dulu ‘kan ke perusahaan?

  • Menjadi kaya bergantung 100% pada apa yang Anda lakukan terhadap keuangan Anda, tidak selalu pada apa yang diberikan perusahaan kepada Anda.    Menjadi kaya bergantung pada apa yang Anda lakukan, dan tidak selalu pada apa yang diberikan perusahaan kepada Anda. Memang akan enak memang kalau perusahaan memberikan banyak hal kepada Anda sebagai karyawannya. Akan tetapi, kalau Anda mau kaya, itu semua bergantung pada apa yang Anda lakukan terhadap penghasilan dan fasilitas yang Anda dapatkan. Saya sering kali melihat ada banyak orang yang pindah kerja, berharap gaji yang lebih besar dengan harapan untuk jadi kaya, tapi ia sendiri tidak melakukan apaapa untuk bisa menjadi kaya. Ia tidak berusaha untuk jadi lebih hemat, ia tidak berusaha untuk menambah pengetahuannya agar bisa jadi kaya, ia tidak berusaha mengetahui apa cara yang baik dalam mengelola gajinya, dan tidak berusaha untuk berubah. Ia hanya meloncat dari satu perusahaan ke perusahaan lain untuk mendapatkan gaji yang lebih besar agar bisa jadi kaya. Kenyataannya, untuk menjadi kaya sepenuhnya bergantung pada Anda, tidak selalu pada apa yang diberikan perusahaan kepada Anda.

3 TRIK UNTUK BISA MENYISIHKAN PENGHASILAN

1.       Menabunglah dimuka, jangan dibelakang.

Coba lihat, apakah selama ini Anda selalu menabung di belakang setelah membelanjakan semua penghasilan Anda? Bila ya, pantas saja Anda jarang bisa menabung. Kenapa? Oleh karena, uang Anda selalu habis tak berbekas. Maklum, uang memang lebih enak dipakai daripada ditabung. Ya, kan? Jadi, daripada ditabung di belakang setelah membelanjakan semua penghasilan Anda, kenapa tidak mencoba untuk menabung di muka segera setelah Anda mendapatkan penghasilan? Katakan saja Anda dapat penghasilan tiap tanggal 26 setiap bulan. Cobalah menabung setiap tanggal 26, 27, atau 28 sebelum Anda memakai penghasilan itu. “Loh, nanti penghasilan saya habis dong?” begitu mungkin kata Anda. Ya biar saja, toh Anda sudah sisihkan dulu sebelum penghasilan itu dipakai, kan? “Lho, nanti uang untuk biaya hidup saya dan keluarga berkurang dong?”

2.       Minta tolong kantor yang memotongnya untuk Anda.

Pada beberapa kasus, Anda mungkin bisa minta tolong kantor Anda untuk memotong penghasilan Anda dan melakukan proses menabungnya buat Anda. Saya kasih contoh, kalau Anda punya investasi di reksadana, pembelian reksadana tersebut harus dilakukan dengan mentransfer uang ke rekening bank custodian mereka. Nantinya uang itu oleh mereka dibelikan unit reksadana. Disini, Anda bisa meminta kantor Anda untuk memotong penghasilan Anda di muka dan melakukan proses transfer itu sehingga Anda tidak perlu lagi repot-repot melakukan proses menabung. Toh, Anda tetap menabung di muka, kan? Pertanyaannya sekarang, memang bisa kantor melakukannya? Bisa dong. Cuma, Anda harus ngomong dulu ke mereka. Wong kalau anda punya utang ke kantor saja cara pengembalian yang mereka minta adalah dengan sistem potong gaji, kan? Kalau mereka bisa memotong gaji Anda untuk menutupi utang yang mereka berikan buat Anda, apalagi kalau Anda cuma minta kantor melakukan proses menabung buat Anda? All you have to do is just ask ….

Pakai celengan.

Eit, jangan kaget, yang namanya celengan itu tidak selalu buat anak kecil, tapi juga untuk orang dewasa. Bedanya adalah apa yang Anda celeng. Kalau anak kecil nyeleng koin, entah seratus, lima ratus, atau seribu, Anda bisa nyeleng─katakan─lembaran dua puluh ribu rupiah. Lho, bagaimana caranya? Gampang: setiap kali Anda mendapatkan lembaran uang dua puluh ribu rupiah, tetapkan tekad: JANGAN PERNAH MENGGUNAKAN UANG ITU UNTUKBELANJA. Langsung saja masukkan ke celengan. Jadi, setiap kali bertemu lembaran uang dua puluh ribu, langsung dicelengin.Setiap kali bertemu lembaran dua puluh ribu, celeng lagi. Begitu seterusnya. Andaakan kaget begitu tahu berapa jumlah yang bisa Anda kumpulkan di akhir bulan. Misalnya, Anda belanja barang senilai Rp.15.000,- dengan menggunakan lembaran uang Rp.50.000,-. Berarti, Anda akan punya kembalian sebesar Rp.35.000,-, yang terdiri atas selembar dua puluh ribu dan tiga lembar lima ribu.Nah, celengin deh uang dua puluh ribu Anda. Anda toh sudah menetapkan tekadsebelumnya untuk tidak memakai lembaran dua puluh ribu itu, kan?

Sekarang, untuk membentuk aset dan bisa menjadi kaya, apakah semuanya harusbergantung pada kemampuan Anda dalam menyisihkan penghasilan? Sebenarnya, adalagi yang menentukan, yaitu seberapa bergunanya harta yang sudah Anda kumpulkan dan miliki sepanjang hidup Anda.

Beli dan Miliki Sebanyak Mungkin Harta Produktif

Yang harus Anda lakukan adalah memiliki sebanyak mungkin Harta Produktif. Bahkan, inilah langkah pertama yang harus Anda lakukan setelah mendapatkan gaji: menyisihkan sebagian untuk dibelikan Harta Produktif. Jangan mengira Harta Produktif itu sesuatu yang sangat mahal dan hanya bisa dimiliki dengan uang sangat banyak. Jangan lupa, produk tabungan di bank pun tergolong Harta Produktif kalau Anda memakainya untuk investasi dan tidak pernah diambil, biarpun pada saat ini bunganya kecil. Apa saja yang bisa yang digolongkan Harta Produktif atau harta yang bisa memberikan penghasilan untuk Anda? Prinsipnya, hanya ada empat kelompok besar Harta produktif yang bisa Anda miliki.

a. Produk Investasi

Produk investasi adalah salah satu jenis harta yang bisa memberikan penghasilan kepada Anda, baik penghasilan rutin maupun penghasilan yang hanya sesekali atau bahkan hanya sekali saja. Produk investasi yang bisa memberikan penghasilan rutin biasanya berbentuk Produk Investasi Pendapatan Tetap. Produk ini biasanya memberikan bunga dan jumlah nominal uang yang investasikan tidak akan berkurang. Contohnya, deposito di bank.

Selain Produk Investasi Pendapatan Tetap, jenis produk investasi kedua adalah produk investasi yang memberikan keuntungan dari pertumbuhan, di mana penghasilan yang Anda dapatkan bukan berasal dari bunga, tapi dari pertumbuhan nilainya. Artinya, penghasilan yang Anda peroleh dari harta tersebut baru bisa Anda dapatkan kalau Anda menjualnya. Jadi, penghasilan yang Anda dapatkan cuma sekali. Contohnya reksadana, emas, saham, tanah, produk-produk investasi yang sifatnya jual beli.

b. Bisnis

Bisnis adalah salah satu Harta Produktif yang bisa Anda miliki. Masalahnya sekarang, ada banyak orang bisa menyisihkan gaji untuk modal bisnis, tapi masih saja takut memulai. Saran saya sederhana: mulai saja. Anda tidak akan pernah tahu bagaimana sebuah bisnis bisa berjalan kecuali Anda memulainya. Anda mempunyai kendala waktu? Ya, jangan lakukan saat jam kerja. Banyak orang bisa memulai bisnis dengan berpartner atau menyerahkan pengelolaannya kepada orang lain. Orang lain itulah yang menjalankan bisnisnya, sementara orang yang mempunyai modal bisa tetap mencurahkan waktu untuk pekerjaannya. Sekali lagi, ini memang bukan pekerjaan gampang, tapi Anda tidak akan tahu kalau tidak mencoba.

c. Harta yang Disewakan

Sebuah Harta Konsumtif, bila Anda menyewakannya dan bisa mendapatkan uang dari situ, maka bisa disebut Harta Produktif. Harta apa saja yang bisa Anda sewakan? Banyak. Sebuah rumah bisa disewakan kepada keluarga muda yang belum mampu membeli rumah sendiri. Mobil Kijang Anda bisa disewakan kepada tamu hotel yang ingin melakukan perjalanan dalam kota dan membutuhkan transportasi.

Apa yang bisa Anda lakukan sekarang dengan gaji Anda adalah mencoba menyisihkannya sedikit demi sedikit agar dapat memiliki harta yang kelak bisa Anda sewakan. Bahkan, kalau mau, jika beberapa dari harta tersebut sudah Anda miliki di rumah dan kebetulan tidak terlalu sering dipakai, Anda bisa menyewakannya.

d. Barang Ciptaan

Barang Ciptaan adalah salah satu Harta Produktif yang bisa Anda buat sendiri. Banyak orang bisa membuat sesuatu, memproduksinya secara massal (entah dengan modal sendiri atau modal orang lain), menjualnya dan mendapatkan royalti. Royalti adalah penghasilan yang umumnya diterima terus-menerus dari penjualan barang atau sesuatu yang sifatnya ciptaan.  Contoh sederhana Barang Ciptaan adalah buku yang sedang Anda baca sekarang. Saya menulis buku ini selama beberapa minggu, kemudian saya datang ke

penerbit. Penerbitlah yang akan memproduksinya secara massal dengan uang mereka. Sebagai pengarang, saya akan menerima royalti yang besarnya sekian persen dari setiap buku yang terjual. Artinya, begitu Anda membeli buku ini, Saatnya Anda berpikir dan menciptakan sendiri Barang Ciptaan yang tepat untuk

Anda. Prinsip-prinsipnya, Barang Ciptaan umumnya dibuat dengan keahlian tertentu dan biasanya hanya membutuhkan sedikit dari gaji Anda tiap bulan.

Atur Pengeluaran Anda

1. Bedakan kebutuhan dan keinginan

Kalau dua keluarga memiliki penghasilan kurang lebih sama, usia sama, semua profilnya sama, tapi yang satu selalu bisa hidup berkecukupan sementara keluarga yang satu lagi tidak, biasanya keadaan ini disebabkan oleh perbedaan keinginan. Sekali lagi, perbedaan keinginan, bukan perbedaan kebutuhan. Ya, kebutuhan dua keluarga tersebut kurang lebih sama. Sembako, transportasi, telepon, pulsa HP, dan seterusnya, pasti sama. Perbedaannya adalah keinginan. Keluarga yang satu mungkin memiliki keinginan yang tidak ada batasnya, sementara keluarga yag satu lagi tidak. Bisa juga dua keluarga tersebut memiliki keinginan yang sama banyaknya, tapi keluarga yang satu bisa mengendalikannya sehingga bisa memiliki tabungan dan deposito. Sebaliknya, keluarga yang satunya lagi tidak bisa mengendalikan keinginan sehingga tidak bisa memiliki tabungan dan deposito.

Apa beda kebutuhan dan keinginan?

Dari segi bahasa, “butuh adalah kata sifat yang menunjukkan bahwa Anda memang harus melakukan satu hal (apa pun itu) karena memang di-“butuh”-kan. Misalnya, membayar ini atau membayar itu yang memang menjadi kebutuhan. Sebaliknya, “ingin” menunjukkan bahwa tindakan yang Anda lakukan lebih karena Anda memang meng-“ingin”-kannya. Pada kenyataannya, “butuh” dan “ingin” juga memiliki perbedaan-perbedaan lain yang sering kali tidak kita sadari sehingga kita sering melanggarnya. Pertama, “butuh” adalah satu hal yang harus kita prioritaskan, sementara “ingin” bisa

dilakukan dilakukan setelah yang “butuh” terpenuhi. Namun faktanya, kebanyakan kita sering kali memakai gaji untuk hal-hal yang memang kita “inginkan” terlebih dahulu sebelum membeli hal-hal yang kita “butuhkan”. Jadi, pantas saja banyak orang yang sudah kehabisan uang bahkan sebelum mereka membeli kebutuhan-kebutuhannya. Ini terjadi karena mereka mendahulukan keinginan daripada kebutuhan.

Kedua, “butuh” umumnya ada batasnya, tapi “ingin” biasanya tidak. Kebutuhan membeli sembako, membayar transportasi, pulsa HP, pasti ada batasan rupiahnya, jumlahnya pasti segitu-gitu saja. Akan tetapi, “ingin”, biasanya tidak ada batasnya. Apa pun yang Anda lihat di toko atau mal saat ini bisa jadi Anda inginkan. Bahkan setiap kali Anda datang ke toko atau ke mal, setiap kali itu juga biasanya keinginan Anda untuk membeli jadi besar. Tidak ada jaminan bahwa keinginan Anda csetiap bulan akan terus sama jumlahnya kalau dilihat dari rupiahnya. Bisa jadi lebih besar pada bulan tertentu, menurun di bulan depannya, tapi meningkat dua kali dibanding bulan pertama pada bulan ketiga. Jadi, kenapa gaji Anda sering kali habis?

Pada beberapa kasus adalah karena kita, selain mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, juga memiliki keinginan tidak terbatas. Padahal, kalau hanya difokuskan pada kebutuhan, biasanya gaji Anda cukup.

Ketiga, “butuh” biasanya tidak selalu Anda “inginkan” dan “ingin” biasanya tidak selalu Anda “butuhkan”. Apa pun yang Anda beli karena Anda butuhkan seperti sembako, pulsa HP, membayar telepon, listrik, dan seterusnya tidak selalu Anda inginkan. Beberapa di antaranya bahkan tidak Anda inginkan sama sekali, tapi karena Anda butuh, ya Anda beli. Sebaliknya, barang-barang yang Anda beli karena memang “ingin”, kadang-kadang tidak selalu Anda butuhkan, tapi toh Anda beli juga karena memang Anda ingin.

2. Pilihlah prioritas terlebih dahulu.

Biaya Hidup adalah semua pos pengeluaran yang biasa Anda lakukan agar Anda, keluarga Anda, serta rumah Anda bisa tetap hidup. Contohnya sembako (agar Anda dan keluarga bisa tetap hidup), telepon, listrik, dan air (agar rumah Anda bisa tetap hidup), SPP anak dan semacam itu (agar anak Anda bisa menjalani hidupnya), dan seterusnya.

Cicilan Utang adalah semua pos pembayaran utang yang biasa Anda lakukan setiap bulan, seperti pembayaran cicilan rumah, cicilan kendaraan, cicilan kartu kredit, dan seterusnya.

Premi Asuransi adalah semua pengeluaran yang Anda lakukan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran asuransi Anda, seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, atau asuransi kerugian.

Jadi, urutan prioritas yang saya sarankan ialah Cicilan Utang, kemudian Premi Asuransi, dan terakhir Biaya Hidup.

3. Ketahui cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran

Cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran, lakukan satu kata yang sudah sering kita dengar selama hidup kita. Apa itu? Penghematan.

Selama bertahun-tahun, saya mempunyai pemahaman yang salah dengan kata “berhemat”. Kenapa? Buat saya, berhemat sering kali identik dengan hidup menderita.

Beberapa tahun terakhir, saya baru menyadari bahwa pemahaman saya terhadap kata “hemat” tenyata nggak benar. Hemat, adalah mencari cara agar Anda bisa mengeluarkan uang yang lebih sedikit untuk bisa mencapai tujuan yang sama. Penghematan bisa juga Anda lakukan dengan mencari alternatif lain, yang bisa memberikan harga lebih murah. Jadi, Dari sinilah saya lalu membuat kalimat sederhana yang sering saya munculkan ketika saya seminar: “Ketika Anda berhemat, berhematlah secara kreatif, bukan menderita …”. Jadi, berhematlah. Dengan mengetahui cara berhemat, Anda bisa mengetahui dan mencari tip mengeluarkan uang secara bijak untuk setiap pos pengeluaran.

Hati-hati dengan Utang

Tahukah Anda perbedaan ngutang dan nabung?

Menabung berarti bersusah-susah dulu, bersantai-santai kemudian. Artinya, Anda bekerja keras di depan, setelah itu merasakan nikmatnya di belakang. Kalau ngutang, berarti Anda bersantai-santai dulu, baru merasakan susahnya di belakang. Sekali lagi, nabung berarti Anda bekerja keras dulu, baru mendapatkan nikmatnya di belakang, sedangkan ngutang berarti Anda menikmati nikmatnya di depan, setelah itu melakukan kerja keras.

Kebanyakan orang Indonesia lebih senang ngutang daripada nabung.

“Ketahui Kapan Boleh Berutang dan Kapan Tidak ….”

A. Kapan BOLEH Berutang

1. Ketika utang itu akan digunakan untuk sesuatu yang produktif.

Misalnya, untuk bisnis. Bisnis jelas produktif, biarpun hasilnya kadang tidak selalu bisa langsung dinikmati. Harapannya hasil bisnis bisa lebih besar dibandingkan dengan bunga dan cicilan yang Anda bayar.

2. Ketika utang itu akan dibelikan barang yang nilainya hampir pasti akan naik.

Contohnya, rumah. Rumah adalah tanah dan bangunan yang berdiri di atasnya.

Nilai bangunan biasanya akan menurun dalam jangka waktu 10─15 tahun. Sebaliknya, nilai tanah justru akan naik dari tahun ke tahun. Bahkan, kenaikan harga tanah ini sering kali jauh lebih besar daripada penurunan nilai bangunan.

3. Ketika Anda tidak punya cukup uang tunai untuk membeli barang-barang yang benar-benar Anda butuhkan, walaupun nilai barang itu menurun.

Misalnya, barang elektronik. Kulkas deh. Kulkas nilainya cenderung menurun dari tahun ke tahun. Akan tetapi, barang ini penting dan pembeliannya sering kali tidak bisa ditunda. Bahasa kerennya: urgent. Nah, kalau tidak punya uang tunai yang cukup untuk membelinya, Anda bisa memanfaatkan fasilitas utang yang ada di sekitar Anda.

B. Kapan Sebaiknya TIDAK Berutang

Ketika barang yang Anda beli nilainya menurun dan Anda punya uang untuk membelinya secara tunai.

Kembali ke contoh kulkas yang urgent itu. Kalau Anda memiliki uang tunai, lebih baik beli cash. Kenapa? Membeli secara kredit akan lebih mahal dibanding kalau Anda membeli secara tunai. Bagaimana dengan rumah? Apa harus tunai juga? Memang, membeli rumah secara tunai akan lebih murah. Akan tetapi, khusus untuk rumah, tidak apa-apa kalau Anda membelinya secara kredit. Berbeda dengan kendaraan atau barang elektronik yang nilainya menurun, nilai rumah biasanya naik sehingga kalaupun Anda membayar lebih mahal dalam bentuk pembelian secara kredit, toh persentase kenaikan nilai rumah Anda biasanya lebih besar daripada persentase suku bunga KPR.

C. Buat Anda yang ingin Mengambil Utang

Berikut sejumlah tip bila Anda ingin membeli sesuatu dengan cara berutang.

1. Pilih dengan siapa Anda berutang

Ketika ingin berutang atau membeli sesuatu dengan cara kredit, pikiran kita sering kali lebih terfokus pada bagaimana caranya agar permohonan utang kita disetujui. Kadang-kadang hanya agar permohonan itu disetujui, kita melakukan kebohongan-kebohongan kecil, seperti jumlah penghasilan, lama bekerja, atau halhal semacam itu. Padahal, kita sering kali lupa bahwa ada perjuangan baru yang harus dilakukan segera setelah mendapatkan utangan itu, yaitu bagaimana cara kita untuk bisa membayarnya kembali.

Banyak orang yang kadang-kadang tidak bisa lancar saat membayar kembali utang-utangnya. Penyebabnya macam-macam, bisa karena jumlah cicilannya yang terlalu besar dan tidak sebanding dengan penghasilannya yang kecil, bisa karena penghasilannya tiba-tiba harus hilang karena di-PHK, dan seterusnya.

Nah, repotnya, pihak Anda utangi sering kali tidak mau tahu problem Anda. Mereka ingin utang-utang yang mereka berikan dibayar. Bahkan, tidak semua pihak yang Anda utangi itu bisa bernegosiasi, dan juga bahkan terlalu sulit untuk menegosiasikan perpanjangan masa pengembaliannya  Oleh karena itu, tip dari saya untuk Anda ketika ingin berutang atau membeli sesuatu secara kredit: pilihlah pada siapa Anda ingin berutang atau membeli sesuatu secara kredit. Carilah pihak yang yang bisa fleksibel bernegosiasi kalau Anda sedang tidak mampu membayar (padahal Anda benar bermaksud ingin membayar).

Siapa saja pihak-pihak yang sulit diajak bernegosiasi dan siapa pula yang fleksibel? Berikut urutan-urutannya; mulai dari pihak yang sulit diajak bernegosiasi sampai pihak yang paling fleksibel.

a. Rentenir

b. Perusahaan Pembiayaan (leasing & leaseback)

c. Bank

d. Pegadaian

e. Kantor atau Koperasi Kantor

f. Teman atau Saudara

g. Orang Tua atau Mertua

h. Pasangan

Jadi, ingatlah, dengan siapa Anda berutang akan menentukan bagaimana “nasib” keuangan Anda bila kelak Anda sedang tidak bisa membayar kembali utang-utang Anda.

2. Ambil cicilan utang yang sesuai dengan penghasilan Anda.

Bukan satu dua kali saya mendengar bahwa hanya karena ingin mendapatkan utangan, seseorang menyanggupi jumlah cicilan yang besar. Mungkin orang itu lupa bahwa jumlah cicilan yang besar sering kali bisa memberatkan keuangannya sendiri. Usahakan total cicilan utang Anda hanya mencapai 30% dari penghasilan Anda.

Kenapa sih harus memakai aturan 30%? Kalau Anda menggunakan sekitar─katakan─60% dari penghasilan bulan Anda hanya untuk membayar cicilan, utang Anda memang akan cepat habis, tapi Anda tidak bisa membayar semua pengeluaran Anda yang lain. Akibatnya, kalau kebutuhan di rumah tidak bisa terpenuhi, konsentrasi kerja Anda terganggu. Bayangin aja, gaji lumayan, tapi Anda tidak bisa menikmatinya karena sebagian besar digunakan untuk membayar cicilan.

3. Perhatikan prosedur pembayaran utang Anda

Pernahkah Anda melihat orang yang sering kesulitan membayar cicilan utang? Bukan karena orang itu tidak sanggup membayar, bukan juga karena cicilan utangnya jauh melebihi aturan kita yang 30% dari penghasilan. Jadi, lebih pada prosedur pembayarannya. Anggap saja Anda mendapat gaji sekitar tanggal 25 setiap bulan. Anda kebetulan mempunyai utang yang cicilannya wajib dibayar setiap tanggal 20. Katakan saja pada periode tanggal 15─20 setiap bulan. Kira-kira, apa yang akan terjadi? Banyak orang bukannya membayar cicilan tersebut, tapi keburu menghabiskan uangnya untuk dibelanjakan. Kalau dapat gaji tanggal 25, sementara bayar utangnya tanggal 15─20 bulan depannya, wajar saja kalau Anda tergoda untuk memakainya terlebih dahulu. Akhirnya, uang Anda habis. Jadi, kalau gaji Anda didapat setiap tanggal 25, kenapa Anda tidak mencoba “menawar” agar periode pembayaran utang itu bisa diubah ke tanggal 27─30? Atau 1─5? Ingat, keterlambatan pembayaran utang sering berakibat denda yang sebenarnya tidak perlu.

D. Buat Anda yang Sudah Memiliki Utang.

Bagaimana kalau pada saat ini Anda sudah terlanjur memiliki utang? Banyak di antara karyawan yang memiliki utang, malah terpuruk dengan utang-utang tersebut. Suatu kali, saya pernah melihat sebuah iklan teve yang menggambarkan tentang bagaimana seorang karyawan yang bekerja dengan sangat baik di kantornya dan memiliki gaji cukup baik, tapi gara-gara utangnya banyak, ia hampir menghabiskan seluruh gajinya untuk membayar utang. Dengan demikian, ia tidak sempat lagi merasakan besarnya gaji yang ia peroleh.  Nah, kalau Anda tidak ingin seperti orang yang ada di iklan itu, bagaimana kalau Anda simak tip-tip berikut

1. Tinjau kembali kemampuan Anda dalam membayar cicilan

Total cicilan utang Anda sebaiknya tidak lebih dari 30% penghasilan Anda. Namun, bagaimana kalau setelah dihitung-hitung, total cicilan Anda mencapai 50% dari penghasilan Anda? Coba ubah ke 30%. Bagaimana caranya? Negosiasi. Misalnya saja, penghasilan Anda per bulan mencapai Rp.3,5 juta. Kebetulan Anda memiliki tiga utang sebagai berikut:

a. Motor, sebesar Rp.300 ribu per bulan, dibayar ke sebuah perusahaan leasing.

b. Rumah, sebesar Rp.500 ribu per bulan, dibayar ke bank.

c. Uang tunai, sebesar Rp.600 ribu per bulan, dibayar ke seorang teman yang

pernah berbaik hati meminjamkan uang. Total cicilan Rp.1.400.000,- per bulan. Berarti, sama dengan 40% dari penghasilan Anda. Jadikan total cicilan Anda 30% saja dari penghasilan Anda. Dalam hitungan saya, ini berarti sama dengan Rp.1.050.000,- per bulan. Bagaimana caranya? Lakukan negosiasi kepada salah satu di antara pemberi utang, dan minta agar jumlah cicilannya bisa dikurangi. Diharapkan total cicilan Anda bisa hanya sekitar 30% dari penghasilan atau berkurang sebesar Rp.350 ribu per bulan. Siapakah yang bisa dinegosiasi? Di antara ketiga pihak (leasing, bank, dan teman), yang paling fleksibel adalah teman. Jadi, cobalah datang ke teman Anda, siapa tahu Anda bisa melakukan negosiasi dengan mengubah cicilan yang tadinya Rp.600 ribu per bulan menjadi hanya Rp.250 ribu per bulan. Konsekuensinya, paling-paling Anda harus bersedia memperpanjang jangka waktu pembayaran. Nggak apa-apa, yang penting cicilan tersebut tidak memberatkan Anda setiap bulan.

2. Jalin hubungan dengan si pemberi utang.

Jalinlah hubungan dengan si pemberi utang untuk memudahkan Anda agar bisa melakukan negosiasi apabila kelak Anda bermasalah dengan pembayaran utang Anda.”

Menjalin hubungan dengan banyak orang bisa sangat banyak berguna untuk pekerjaan dan usaha kita. Selain itu, menjalin hubungan bisa sangat bermanfaat kalau suatu saat Anda mengalami kesulitan membayar utang. Hubungan yang erat dengan si pemberi utang kadang-kadang memang bisa membantu dalam memudahkan negosiasi kalau kelak Anda sedang tidak bisa membayar utang. Ini memang tidak selalu mudah dilakukan, tapi cobalah sekalisekali mengajak pemberi kredit Anda di bank untuk makan bersama. Atau, kalau Anda meminjam dari teman, sering-seringlah melakukan kegiatan bersama denganmya kalau waktu Anda memang senggang. Bayangkan kalau Anda tidak menjalin hubungan!

3. Kadang-kadang, tidak apa-apa melakukan gali lubang tutup lubang

Maksud saya, kalau kita sedang mempunyai utang dan sudah waktunya membayar kembali, kadang-kadang kita tergoda untuk meminjam fresh money dari pihak lain untuk menutup utang yang lama. Nah, ketika sudah waktunya membayar kembali, kadang kita tergoda juga untuk mengambil utangan baru guna menutup utang lama. Begitu seterusnya. Inilah yang disebut gali lubang tutup lubang. Gali lubang tutup lubang bisa dilakukan dengan kondisi berikut.

a. Bunga dari Pihak Baru yang Anda ambil utangannya (jauh) lebih kecil daripada Pihak Lama yang Anda utangi. Sebagai contoh, Anda berutang ke teman sebesar Rp.5 juta dengan bunga 2% sebulan. Tidak apa-apa kalau Anda mengambil utang baru untuk menutup utang lama kalau memang bunganya hanya 1% sebulan.

b. Terjadi perpindahan kreditor, dari yang “kaku untuk dinegosiasikan” ke menjadi pihak yang “lebih fleksibel untuk dinegosiasikan”. Contohnya, Anda meminjam uang ke orang tua untuk membayar utang-utang Anda ke bank. Orang tua jelas lebih fleksibel daripada bank kalau Anda sedang tidak bisa membayar utang-utang Anda.

c. Sudah waktunya Anda membayar utang tapi Anda tidak mempunyai uang sama sekali, dan bila tidak dibayar, Anda akan kena denda yang cukup besar. Nah, boleh deh Anda melakukan gali lubang tutup lubang sepanjang utang yang baru tersebut kelak tidak dibayar lagi dari lubang yang baru. Jangan sampai Anda terus-menerus gali lubang tutup lubang dalam membayar utangutang hanya gara-gara tidak mempunyai uang. Cukup sekali saja!

Sisihkan untuk Pos-pos Pengeluaran di Masa yang Akan Datang

Anda pasti pernah mendengar nama PT Pegadaian. Pegadaian adalah salah satu tempat yang bisa menerima barang yang Anda gadaikan. Arti gadai disini adalah Anda bisa “menjaminkan” barang Anda dan mendapatkan pinjaman uang yang besarnya mungkin sekitar 70─80% dari nilai barang yang Anda gadaikan. Setelah satu waktu tertentu, Anda diberi hak menebus kembali barang yang Anda gadaikan. Tentunya setelah ditambah bunga. Salah satu masa puncak yang dialami pegadaian setiap tahunnya adalah ketika akan memasuki tahun ajaran baru di sekolah. Artinya, setiap menjelang tahun ajaran baru yang biasanya jatuh di bulan Juni atau Juli. Nah, pada bulan Mei, pegadaian sudahramai dikunjungi orang yang ingin menggadaikan barang. Ini karena setiap kali memasuki tahun ajaran baru, banyak orang tua yang tidak memiliki dana cukup untuk biaya pendidikan yang biasanya harus dibayar─kalau bisa─jauh sebelum si anak masuk sekolah. Padahal, itu terjadi bukan karena Anda “tidak punya” uang, tapi karena Anda “tidak mempersiapkan”-nya.

Ada empat alasan mengapa orang tidak mempersiapkan dana sejak sekarang untuk membayar pos-pos pengeluaran yang penting di masa depan.

1. Merasa belum urgent, toh masih lama.

Banyak orang tidak mau mempersiapkan dana sejak sekarang untuk semua pengeluarannya di masa depan hanya karena merasa belum urgent. Toh masih lama, katanya. Contohnya, anak Anda sekarang masih berusia 5 tahun. Anda merasa belum perlu mempersiapkan dana untuk si anak agar bisa masuk kuliah di usia 17 tahun nanti. Toh masi 12 tahun lagi. Justru karena masih memiliki kesempatan 12 tahun lagi, Anda bisa menyisihkan uang sedikit-sedikit saja dari sekarang. Sekadar info, kalau Anda terlambat menpersiapkan dana kuliah dan baru mempersiapkannya ketika si anak berusia 14 tahun, Anda akan merasa jauh lebih berat. Waktu Anda untuk mempersiapkannya bukan 12 tahun lagi, tapi hanya tiga tahun.

Jadi, tidak ada waktu yang terlalu dini untuk mempersiapkannya. Dalam mempersiapkan dana untuk masa depan, time is your ally … waktu adalah sekutu. Artinya, semakin lama waktu yang Anda miliki, semakin ringan beban Anda untuk mempersiapkannya dari sekarang.

2. Merasa sudah tidak perlu lagi, toh sekarang sudah punya cukup dana.

Dalam sebuah seminar di Bandung, ketika saya memberikan kesempatan kepada peserta untuk saling sharing, ada seorang peserta wanita yang maju ke depan. Sambil memegang mik, dengan antusias ia mulai bercerita ….

“Pak Safir, saya pengusaha dengan dua anak. Beberapa tahun lalu, saya sempat meremehkan arti sebuah persiapan. Waktu anak pertama saya masuk SD, saya bisa membayar biaya pendidikannya dari dana yang saya miliki. Maklumlah, Pak, bisnis saya waktu itu lagi bagus-bagusnya ….”

Hmm, boleh juga … pikir saya.

Ia melanjutkan. “Lantas, ada teman yang menawari saya untuk mengambil asuransi pendidikan untuk anak kedua saya. Saya pikir, aah … buat apa sih ambil asuransi. Toh dana saya untuk membayar sekolah anak kedua pasti cukup nanti. Apalagi saya pengusaha. Nggak mungkin nggak cukup. Tapi, karena kasihan pada teman saya yang bolak-balik terus menawari saya, saya akhirnya mengambil asuransi pendidikan itu.”

Peserta seminar kelihatan mulai tertarik dengan ceritanya. Mereka menunggu klimaks apa yang akan ia berikan pada akhir cerita.

“Tapi Pak Safir, tahu nggak, ketika anak saya yang kedua akan masuk SD, bisnis saya mengalami krisis. Toko yang saya buka sejak lama dan sangat laris dengan sangat terpaksa saya tutup karena digusur oleh pemilik gedung. Walaupun saya punya pemasukan dari bisnis saya yang lain, tapi toko itulah yang memberikan pemasukan terbesar buat saya. Akhirnya, asuransi pendidikan yang saya ambil itulah yang justru menyelamatkan sekolah anak saya. Padahal asuransi pendidikan itu saya ambil hanya karena kasihan … eh, ketika toko saya ditutup, malah saya yang harus dikasihani. Untung ada asuransi pendidikan itu.” Intinya, jangan terlena dengan kekayaan atau dana besar yang Anda punyai sekarang. Bagaimana pun, itu bukan jaminan bahwa Anda bisa membayar pengeluaran-pengeluaran di masa depan. Jaminan Anda adalah berapa banyak darikekayaan yang Anda sekarang yang Anda sisihkan untuk pengeluaran di masa depan.

3. Merasa sudah tidak perlu lagi, toh sekarang penghasilan saya sudah cukup besar.

Dengan penghasilan besar yang didapat sekarang, kebanyakan orang berpikir bahwa dalam lima tahun mereka pasti akan memiliki penghasilan yang lebih besar lagi. Nah, karena ada penghasilan yang lebih besar dalam lima tahun mendatang, pasti rumah itu bisa kebeli. Belum tentu! Penghasilan besar Anda sekarang bukan jaminan bahwa Anda akan mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi pada beberapa tahun mendatang. PHK, resesi ekonomi, pengambilalihan perusahaan, bahkan pengurangan pegawaibesar-besaran, bisa membuat penghasilan Anda yang besar sekarang menjadi stagnan atau lebih kecil dibanding sebelumnya. Bahkan, kalaupun betul penghasilan Anda naik terus, jangan lupa bahwa kenaikan harga barang dan jasa sering kali malah lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan gaji Anda. Kalau gaji Anda hanya naik 10% per tahun, harga barang dan jasa ─termasuk harga-harga dari pos-pos pengeluaran Anda di masa depan─bisa jadi naik hingga 20% per tahun.

Jadi, jangan andalkan penghasilan besar Anda sekarang karena itu bukan jaminan bahwa Anda bisa mempersiapkan dana untuk pos-pos di masa depan. Lebih aman, sisihkan deh dari sekarang.

4. Pasrah. Biarkan saja hidup ini mengalir seperti air, toh nanti uangnya pasti akan datang sendiri.

“Jangan pernah memiliki prinsip membiarkan hidup mengalir bagaikan air. Anda punya pos-pos pengeluaran di masa depan yang dananya harus dipersiapkan sejak sekarang.” Ini alasan paling “antik” yang sudah sering saya dengar. Ratusan kali saya mendengar kata-kata seperti ini: “Persiapan? Aaah, gak usahlah. Biarkan saja hidup ini mengalir seperti air, nanti juga uangnya pasti ada …. Saya kan selalu beruntung ….”

Air memang mengalir, tapi Anda ‘kan bukan air. Anda manusia yang mempunyai hak untuk menentukan ke mana Anda dan keluarga yang Anda bawa akan “mengalir”.

Ratusan kali pula saya melihat “orang-orang air” ini menyesal ketika waktunya tiba. Di usia 40 atau 50 misalnya, mereka tidak bisa pergi haji seperti yang mereka inginkan, tidak bisa pensiun sesuai dengan standar yang mereka mau, tidak bisa liburan dengan keluarga ke tempat-tempat yang mereka impikan sejak dulu, danyang paling nyesek, mereka sadar bahwa umur mereka tidak bisa diulang agar mereka bisa memperbaiki kesalahan mereka. Jangan heran kalau saya tahu ceritacerita seperti itu karena banyak di antara mereka yang akhirnya jadi klien di kantor saya.

A.Pos-pos Pengeluaran di Masa Depan yang Umumnya Harus Dipersiapkan Sejak Sekarang

1. Pendidikan Anak

Asuransi pendidikan, misalnya, adalah produk persiapan dana pendidikan yang paling popular saat ini di Indonesia. Selain asuransi pendidikan, pilihan lain yang juga mulai populer ialah tabungan pendidikan. Pada tabungan pendidikan, Anda seperti membuka tabungan biasa, tapi uang Anda dikunci. Nanti ketika anak Anda masuk TK, SD, SMP, dan seterusnya, tabungan Anda baru bisa diambil. Kalau Anda menyisihkan uang untuk biaya pendidikan dari penghasilan Anda, semetara penghasilan Anda didapat dari bekerja secara fisik, Anda harus mempertimbangkan untuk mengambil proteksi, seperti asuransi, agar bisa berjaga-aga kalau terjadi risiko kematian. Ingat, kalau Anda meninggal, penghasilan Anda pasti akan berhenti. Kalau penghasilan Anda berhenti, siapa yang akan eneruskan tabungan Anda? Dengan mengambil proteksi berupa asuransi, entah yang berdiri sendiri atau langsung dalam bentuk asuransi pendidikan atau asuransi pada tabungan pendidikan, risiko hilangnya penghasilan karena kematian bisa iantisipasi.

2. Pensiun

Pensiun adalah salah satu pos yang juga harus dipersiapkan supaya kelak Anda bisa hidup dengan standar yang Anda inginkan. Hal pertama yang harus diperhatikan ialah sumber penghasilan macam apa yang Anda inginkan ketika pensiun? Apakah cukup hanya dari jamsostek (hmm nggak begitu cukup kaliya), penghasilan pensiun bulanan dari kantor (paling hanya 70% dari gaji terakhir), atau dana pensiun lump sum (sekali bayar) yang diberikan di akhir masakerja Anda?

Bagaimana kalau Anda memcoba mempertimbangkan alternatif sumber lain untuk mmpersiapkan masa pensiun? Pertama-tama, Anda bisa mengikuti Program pensiun seperti DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) dan mengambil hasil ananya pada usia yang bisa Anda pilih sendiri. Katakan saja di usia 55 tahun. ada DPLK, Anda menyetor uang setiap bulan yang diambil dari gaji Anda, kemudian uang itu akan diputar oleh Manajer Investasi yang bekerja Perusahaan DPLK Anda.

Alternatif lain ialah melakukan investasi sendiri dan menikmati hasilnya ketika pensiun. Jadi, Anda tidak perlu lagi menyetor ke Perusahaan DPLK karena di sini Andalah yang akan memutar serta menginvestasikan sendiri dana Anda setiap bulan yang diambil secara rutin dari gaji Anda. Kalau ingin melakukan cara ini, pastikan Anda menguasai dan mau belajar tentang kiat yang baik dalam investasi. Alternatif lain yang banyak juga dipilih orang untuk masa pensiun ialah membuka bisnis sejak sekarang. Ketika Anda pensiun, diharapkan bisnis itu sudah berjalan dengan baik dan hasilnya bisa dinikmati dan digunakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran di masa pensiun. Memang tidak gampang membuka bisnis sendiri. Perlu mental yang cukup baik untuk bisa berhasil. Kalau Anda merasa belum mempunyai mental yang cukup baik, saya rasa tidak ada salahnya Anda memulai dari sekarang. Mumpung pensiun Anda masih jauh. Anda pun memiliki kesempatan untuk jatuh bangun terlebih dahulu di bisnis tersebut.

3. Properti dan kepemilikan lain

Tanah, rumah, dan kendaraan kadang-kadang menjadi tujuan di masa datang yang harus disiapkan. Bila tujuan ini merupakan salah satu pos pengeluaran di masadatang yang juga menjadi keinginan Anda, ada dua alternatif dalam mempersiapkannya.

Pertama, dengan menabung sendiri. Dengan gaji saat ini, Anda bisa menabung sedikit demi sedikit supaya bisa membeli properti itu dalam beberapa tahun mendatang.

Anda bisa menggunakan alternatif kedua memanfaatkan fasilitas pinjaman. Fasilitas pinjaman dari siapa? Pertama-tama bisa dari bank. Pada saat ini hampirsemua bank memberikan fasilitas pinjaman untuk pembelian rumah ataukendaraan yang bisa Anda manfaatkan.

4. Bisnis

Beberapa di antara Anda yang sekarang bekerja sebagai karyawan pasti pernah berpikir untuk membuka bisnis sendiri. Namun, dikarenakan alasan klise: modal,akhirnya bisnis tersebut nggak jadi dibuka.Padahal, membuka bisnis sendiri, selama tidak mengganggu waktu kerja atautidak berada di bidang yang sama dengan perusahaan tempat bekerja sekarang,sering kali menjadi impian banyak karyawan. Cuma ya itu, mentok-mentoknya

masalah modal.

Apakah bisnis Anda nggak bisa jalan karena alasan modal? Jangan lupa, bila Anda pada saat ini bekerja sebagai karyawan, bisnis yang Anda buka sekarang pasti skalanya masih sangat kecil. Dengan skala yang sangat kecil, apakah modal yangdibutuhkan harus betul-betul besar? Cobalah hitung lagi berapa sebenarnya modaluang yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis, siapa tahu bisa lebih kecil.

Pertanyaannya, dari mana modalnya? Lebih baik dari menabung sendiri. Boleh saja Anda langsung meminjam uanguntuk membuka bisnis Anda sekarang. Saran saya, pinjamlah kalau memang Andabetul-betul kepepet. Kalau tidak, saya menyarankan Anda untuk menabungsendiri. Jangan lupa, kalau Anda meminjam, toh Anda harus mengembalikannyajuga. Sama seperti menabung sendiri, kan?

5. Liburan dan perjalanan ibadah

Liburan dan perjalanan ibadah juga merupakan tujuan di masa datang yang seringkali diinginkan banyak keluarga. Jangan lupa, liburan dan perjalanan ibadah juga membutuhkan dana yang cukup besar.

Bagaimana dengan liburan? Ini juga bisa besar. Jangan lupa, biaya liburanbiasanya sangat bergantung pada lima hal: transportasi, akomodasi, makan danminum, rekreasi di objek wisata, dan oleh-oleh. Semua itu umumnya cukupmahal. Kalau Anda ingin mempersiapkan dananya, pesan saya: jangan terlalumengandalkan utang. Tabung saja uangnya. Saya sering melihat seseorang yangmemutuskan pergi berlibur ke luar negeri dengan memanfaatkan fasilitas utang,entah fasilitas utang di kartu kredit atau dari kantor. 

Miliki Proteksi

Apa yang dimaksud dengan proteksi? Proteksi adalah perlindungan bila terjadi satu risiko pada keluarga Anda. Apa yang dilindungi?Keuangannya!

Risiko-risiko yang Mungkin Terjadi pada Kehidupan Anda

Bayangkan Anda adalah pria berusia 37 tahun, memiliki istri dan tiga orang anakyang masih dibiayai secara bulanan, baik hidupnya maupun sekolahnya. Di rumah,hanya Anda yang bekerja, sementara istri Anda seorang ibu rumah tangga. Simpananuang di keluarga kebetulan tidak banyak-banyak amat, hanya sekitar Rp.32 juta. Andakebetulan juga tidak memiliki produk-produk investasi lain. Ya, ada sih. Bentuknyadeposito sekitar Rp.12 juta, di luar yang Rp.32 juta tadi. Anda bekerja di kantor yangsekarang sudah 10 tahun, dengan penghasilan sekitar Rp.4,7 juta per bulan.Pertanyaannya sederhana:

“Apa yang terjadi kalau Anda meninggal dunia?”

Secara keuangan, sudah jelas, gaji Anda berhenti. Mungkin kantor Anda akan berbaikhati memberikan pesangon, tapi berapa sih pesangonnya? Anggap saja ada pesangonyang jumlahnya enam bulan gaji terakhir. Sekarang, siapa yang akan membiayaihidup orang-orang yang Anda tinggalkan?

“Oh, bisa Pak Safir,” kata Anda, “dari simpanan tadi.”

Keluarga Anda mungkin akan memakai uang pesangon plus mencairkan depositonya.Akan tetapi, sampai kapan uang itu bertahan? Cepat atau lambat pasti habis. Nah,disinilah pentingnya melakukan proteksi sehingga kalau terjadi satu risiko, apapunrisiko itu, orang yang Anda tinggalkan tidak perlu lagi “menderita” secara keuangan.

Risiko lain, Anda sakit. Ada biaya dokter yang harus dibayar. Belum lagi biaya rumah sakit. Nginep di rumah sakit itu mahal. Per malam bisa ratusan ribu. Belum kalau

operasi. Belum obatnya. Bisa puluhan juta!

Kesimpulannya, risiko-risiko yang mungkin bisa terjadi pada kehidupan antara lain adalah:

1. Kematian

2. Kecelakaan

3. Sakit

4. Musibah pada rumah

5. Musibah pada kendaraan

6. Pemutusan Hubungan Kerja

Apa yang bisa Anda Lakukan untuk memproteksi risiko-risiko tersebut? Jawabnya ada tiga, yaitu:

1. Asuransi

Kata asuransi mungkin akan lewat di kepala Anda bila mendengar kata “proteksi”.Ya, kata “proteksi” memang selalu dikaitkan dengan asuransi. Dengan memilikiasuransi, akibat-akibat yang muncul bila terjadi risiko pada keluarga Anda bisadiantisipasi.

Ada tiga jenis jasa asuransi yang umumnya dikenal.

Pertama, Asuransi Jiwa. Dengan asuransi ini, bila terjadi risiko kematian pada diri Anda, perusahaan asuransi akan memberikan sejumlah uang yang biasa disebut Uang Pertanggungan kepada ahli waris Anda. Uang Pertanggungan inilahyang nanti diharapkan bisa dikelola oleh ahli waris Anda.

Kedua, Asuransi Kesehatan. Asuransi kesehatan adalah program asuransi yangmemberikan penggantian biaya kesehatan yang sifatnya untuk penyembuhan(sekali lagi, penyembuhan, bukan pemeliharaan). Biaya kesehatan itu terbagi atas:

a. Perawatan, dan

b. Penyembuhan Sakit.

Ketiga, Asuransi Kerugian. Asuransi ini biasanya memberikan uangpertanggungan kalau-kalau properti atau barang-barang Anda (seperti rumah ataukendaraan) kena musibah.

2. Dana cadangan

Sebagai seorang karyawan, apakah Anda terus-menerus tidak pernah memilikiuang tunai di rekening tabungan Anda?

Kalau jawabannya IYA, then you’re in a dangerous situation.

Suatu hari saya pernah memberikan pelatihan di sebuah perusahaan yang sangatbesar. Topiknya menarik: Kiat Mengelola Uang Pesangon. Pesertanya, orangorangyang ternyata SUDAH di-PHK, tetapi belum menerima uang pesangon.

Ngomong-ngomong tentang pelatihan untuk orang-orang yang di-PHK, kalau Anda kebetulan orang di divisi HRD, saran saya, jangan mengadakan pelatihanatau seminar Mengelola Uang Pesangon setelah peserta mendapatkan uangpesangonnya. Dijamin nggak bakal banyak yang datang. Kalau mau, berikan pelatihan atau seminar tentang pengelolaan uang pesangon sebelum mereka benarbenarmenerimanya. Biasanya, lebih banyak yang datang!Dalam pelatihan Mengelola Uang Pesangon yang saya berikan, saya menemukanbanyak sekali peserta yang ternyata tidak pernah bisa memiliki uang cukup di

tabungannya. Bukan karena penghasilan mereka tidak besar, tapi masalahnya,tidak banyak di antara mereka yang bisa menyisakan cukup uang di rekeningtabungan. Selalu saja habis. Alasannya macam-macam, terlalu banyak pengeluaranlah, harga-harga naiklah, selalu tekorlah, anaknya banyaklah, dan seterusnya.

Nah, ketika PHK itu datang, paniklah mereka. Kenapa? Oleh karena, ketika PHK,gaji mereka akan berhenti. Selama belum bekerja lagi, mereka mau hidup darimana? Kan nggak ada tabungan? Itulah kenapa ada uang pesangon.Untuk seorang yang mengalami PHK, perusahaan wajib memberikan uangpesangon. Ada undang-undangnya. Namun, apakah hanya karena ada undang-undangnya,perusahaan Anda akan tetap memberikan uang pesangon? Kenyataannya, uang pesangon itu nggak selalu ada. Kebanyakan kasus itu terjadidi perusahaan yang organisasinya tidak besar-besar amat. Banyak perusahaan yang lingkupnya sangat kekeluargaan, yang jumlah orang di organisasinyamungkin hanya sekitar 15 orang bahkan kurang, sering kali menyelesaikanmasalah PHK ini tanpa uang pesangon. Kalaupun ada, mungkin jumlahnya hanyasekitar 2─3 bulan gaji. Alasan tidak adanya (atau kecilnya) uang pesangon inibermacam-macam. Namun, kebanyakan alasannya seragam: kondisi perusahaansedang sakit.

“Miliki dana cadangan untuk membayar pengeluaran-pengeluarankeluarga selama beberapa bulan ke depan kalau-kalauterjadi sesuatu pada sumber penghasilan Anda.”

Jadi, apa yang harus dilakukan? Sederhana sekali: miliki dana cadangan! Gunadana cadangan adalah untuk membayar pengeluaran-pengeluaran Anda selamabelum mendapatkan pekerjaan.Seberapa besar jumlah dana cadangan yang sebaiknya dimiliki? Ya, sebesarpengeluaran keluarga selama beberapa bulan. Anggap saja bila Anda di-PHK,

Anda akan hidup dari dana cadangan untuk beberapa bulan sebelum akhirnyamendapatkan pekerjaan kembali. Berapa jumlahnya? Idealnya sih sekitar 3, 6hingga 12 bulan pengeluaran keluarga Anda Jadi, kalau pengeluaran keluarga Anda saat ini Rp.1 juta per bulan, berarti Anda harus mempunyai dana cadangan sebesar Rp. 3, 6 hingga 12 juta. Anggap saja Rp.6 juta. Ini berarti, kalau Anda di-PHK hari ini juga dan tidak mendapatkan uang pesangon, Anda masih mempunyai uang untuk membayar pengeluaranpengeluarankeluarga selama 6 bulan ke depan walaupun Anda tidak digaji lagi. Jadi, tunggu apa lagi? Miliki dana cadangan sekarang juga! Jangan sampai Anda harus di-PHK dan tidak mendapatkan uang pesangon, Anda sengsara.

3. Miliki sumber penghasilan di luar gaji yang kalau bisa didapat secara terusmenerus

Sumber penghasilan lain seperti apa yang bisa didapatkan secara terus-menerus? Pertama, tentu saja bisnis. Oleh karena, pada saat masih bekerja, Anda bisa mencari peluang bisnis yang mungkin dapat dijalankan tanpa mengganggu waktu kerja Anda, Memang, untuk awalnya, penghasilan dari sumber itu mungkin nggak besar-besar amat. Akan tetapi, yang penting harapan Anda ‘kan mereka bisa terus-menerus ngasih penghasilan.

Alternatif kedua, kalau Anda menginginkan sumber penghasilan yang bisa memberikan hasil secara terus-menerus, milikilah produk-produk investasi yang bisa memberikan Pendapatan Tetap untuk Anda, seperti deposito yang memberikan pendapatan tetap berupa bunga, atau rumah yang bisa juga memberikan pendapatan tetap berupa uang sewa secara periodik. Fokuskan diri Anda terus-menerus untuk memiliki produk-produk investasi seperti ini sehingga kelak, jumlah pendapatan tetap yang masuk dari investasi ini bisa menyamai pendapatan Anda sekarang.

Kesimpulan

keberhasilan sering kali sangat membutuhkan pengorbanan. Salah satunya, mengubah cara berpikir, dan yang paling penting, bertindak. Nah, kalau Anda ingat, sekali lagi ada lima kiat dalam mengelola gaji agar Anda bisa kaya:

BAB I             : “Beli dan Miliki Sebanyak Mungkin Harta Produktif”

BAB II            : “Atur Pengeluaran Anda”

BAB III          : “Hati-hati dengan Utang”

BAB IV          : “Sisihkan untuk Pos-pos Pengeluaran di Masa yang Akan Datang”

BAB V            : “Miliki Proteksi”

Selamat mengelola gaji Anda!” Selanjutnya, bila Anda pelan-pelan telah berhasilmenabung dan menyisihkan sedikit demi sedikit penghasilan Anda dalam bentuktabungan, deposito, reksadana, atau dalam bentuk aset-aset lain, mari dengan lantan kita katakan kepada orang-orang di luar sana … “Siapa bilang jadi karyawan nggak bisa kaya?”

Money games : “Cari untung dengan mudah dan cepat dengan investasi”


Suatu harapan yang sedang trend saat ini lupa kalau semuanya hanya semu. Itu yang terjadi saat ini ketika maraknya penipuan berkedok investasi, bahkan ini menimpa orang pintar yang punya modal dan malas untuk investasi yang untung lama.

Padahal sebenarnya semua orang dituntut bekerja keras dan ini menyangku harta dan secara gamblang dalam al-qur’an sebanyak 25 kali kata Maal (uang) diungkapkan dalam bentuk tunggal dan Anwaal dalam bentuk jamak sebanyak 61 kali (dalam Mu’jam Almufaras oleh Fuad Abdul Faqi) dan harta yang kita cari hal yang baik dan didapatkan dengan cara yang baik pula.

Trend semu dengan kedok investasi kita kenal dengan money game, banyak korban dari mulai orang biasa yang tidak paham bisnis, ataupun para intelektual yang silap mata dengan iming-iming keuntungan yang luar biasa sampai orang yang secara intelektual memahami bisnis.

DEFINISI

Money game adalah kegiatan penghimpunan dana  masyrakat atau penggnadan uang dengan praktik memberikan komisi, margin atau profit dengan besaran tertnetu kepada investor atau hasil dari pendaftaran mitra usaha yang bergabung kemudian dan bukan dari hasil penjualan produk. Produk yang dijual tersebut hanya sebaai kamuflase atau tidak mempunyai mutu/kualitas dan volume yang dapat di[ertanggungjawabkan. Salah satu daya pikat money game adalah janji-janji mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat dengan usaha yang amat minimal. Investor cukup menanamkan dananya saja kepada pengelola usaha (praktisi money game) dan akan menerima margin rutin secara berkalas ecara tetap, besarannya atraktif dan nyaris tanpa resiko, semacam passive incomes tetapi tidak diperoleh daru suatu usaha bisnis yang benar.

Pada titik tertentu dana akan habis atau tidak cukup untuk member margin yang disepakati, bahkan untuk mengembalikan investasi pokok sekalipun. Hal ini dikarenakan dana tersebut pada dasarnya tidak tumbuh dari perputaran bisnis yang normal, melainkan dari perekrutan anggota atau investor baru. Kemudian dana pokok tersebut digunakan untuk membayar margin investor, membiayai operasional bahkan tentu saja memperkaya pengelola utamanya secara dramatis.

Kalaupun ada perputaran bisnis yang real, volume bisnisnya dan marginnya amat jauh memadai untuk menutupi kewajibannya. Pada saat dana semakin besar terkumpul dan semakin banyak anggota bergabung, namun pada saat yang sama tergerus untuk memenuhi kewajiban margin sekaligus penyimpangan sebagaimana disebut diatas, maka biasanya terjadi krisis likuiditas dan pada puncaknya dana pokok investor macet dan tidak dapat dikembalikan. Kejadian ini berlangusng lama bahakn bertahun-tahun,berjalan dengan manis tanpa ada gejolak. Semakin lama berlangsung, biasanya ledakan kasusnya juga semakin besar dan komplikasi maslah yang ditimbulkan semakin berat.

SEJARAH

Money games sering kali dinamakan modus / skema ponzi yang diambil dari seorang penipu yang bernama Charles Ponzi yang tinggal di Boston, AS yang menawarkan investasi berupa transaksi spekulasi prangko AS terhadap prangko asing di era tahun 1919-1920. Ponzi mendirikan The Security Exchange Company pada tanggal 26 Desember 1919 yang menjanjikan investasi dengan balas jasa 40% dalam 90 hari.

Padahal kala itu bunga bank hanya 5% pertahun. Tidak sampai satu tahun, diperkirakan sekitar 40.000-an orang mempercayakan sekitar US$15 juta atau sekarang senilai US$140 juta dalam perusahaannya. Untung yang dijanjikan ponzi ternyata hasil tambal sulam. Pada pertengahan agustus 1920, audit oleh pemerintah terhadap usaha ponzi menemukan bahwa ponzi sudah bangkrut. Total asset yang dimilikinya sekitar US$1,6 juta, jauh dibawah nilai uangnya kepada investor.

CIRI-CIRI BISNIS

1)    Pola penawaran : peluang investasi

Pada awalnya, penawaran bisnis yang diberikan berupa peluang investasi untuk suatu kegiatan usaha, nyaris sama dengan penawaran bisnis yang normal pada umumnya. Calon investor akan didekati dan ditawarkan keuntungan dari suatu prospek bisnis. Objek bisnis yang ditawarkan biasanya satu jenis, misalnya bisnis sapi. Intan, voucher pulsa, peternakan ayam, dsb. Pola investasinya-pun biasanya menawarkan satu margin yang flat (tetap). System pelaksanaan dan prosedurnya biasanya juga distandardisasikan dan seragam karena dirancang untuk menjaring volume nasabah yang banyak.

2)    Margin : atraktif dan tetap (flat)

Pesona lain dari money games ini adala margin keuntungan yang atraktif, besar dan tetap (flat) serta dianggap nyaris tanpa resiko dan berkeringat. Misalnya dijanjikan margin 10% perbulan dari dana yang ditanamkan atau 120% pertahun. Bandingkan dengan bunga deposito yang hanya 6-8% pertahun, obligasi 10-14% pertahun, saham 12-50% pertahun yang itupun sangat fluktuatif dan besar resikonya. Jadi kalau ada yang menjanjikan keuntungan 120-180%, palagi sampai 800% pertahun, hamper dipastikan money games. Apalagi bersifat flat atau tetap. Selain itu margin tersebut umumnya bersifat flat/tetap. Ada pengelola money games yang terang-terangan menawarkan margin flat persis seprti bunga bank, ada pula yang menawarkan pola bagi hasil namun pada dasarnya sama yaitu member margin yang flat. Ketidak logisan diri ini adalah dari segi : margin yang besar (hamper tidak mungkin member margin yang amat bear mengingat produk yang diperdagngkan umumnya komoditi umum yang memiliki persaingan ketat dan dengan demikian marginnya harus kompetitif. Besaran margin ini belum tentu 10% perbulan, bisa saja lebih kecl dari itu apalagi kalau lebih besar. Margin falt/tetap (hamper tidak mungkin sautu bisnis sellau memiliki keuntungan yang tetap sepanjang waktu, selama bertahun-tahun. Pasti fluktuatf, bahkan sekali merugi. Selain itu, margin flat secara nyata bernuansa transaksi ribawi yang sudah jelas hukumnya.)

3)    Bisnis : size riil kecil, spekulatif dan manipulative

Bisa saja produk bisnis yang akan dikelola dari dana investor tersebut adalah sesuatu yang riil namun dipastikan volume perputaran tersebut tidak seimbang dengan volume dana yang terkumpul atau bahkan hanya sebagai kulit atau kamuflase belaka. Misalnya penawaran investasi terhadap bisnis voucher pulsa. Dana digunakan utuk transaksi real perdagangan pulsa jauh lebih sedikit dibandingkan volume dana keseluruhan yang dapat mengakibatkan moral hazard dan penyimpangan.

4)    Tranparansi : minim.

Umunya ara investor tidak diberi akses untuk mengetahui, mengawasi palagi mengaudit secara mendalam operasinal bisnis tersebut. Ummnya hanya diberi informasi permukaan saja, mislanya fisik beberapa sample dokumen, fisik tempat usaha, inipun hanya bersifat sekadar showcase atau etalase saja yang bagi orang awam dirasa memadai, aplagi bila setoran margin bulanan yang janjkan lancar diberikan, maka sangat mungkin mengurangi kewaspadaan, kehati-hatian dan daya kritis dari investor. Bagi investor yang jeli, ia kaan segera mengetahui kejangglan dengan melihat secara fisik bisnis tersebut dan apalagi bila dilengkapi dengan logika dan bukti-bukti trasaksinya dan segera keluar dan menarik dananya sebelum segalanya menjadi terlambat.

5)    Anggota

Pada dasarnya sumber dana dari uang/investasi para anggota. Karena dana harus tumbuh terus dengan pesat untuk memenuhi kewajiban dan penyimpangan tanpa diiringi perputaran usaha yang memadai, maka jalan satu-satunya adalah meekrut secara terus menerus anggota baru. Maka aktiftas yangs angat menonjol adalah kegitan merekrut anggota baru yang jauh lebih dominan ketimbang membicarakan bisnis realnya itu sendiri. Seringkali biaya bergabung menjadi anggota jauh lebih tinggi dibadning umumnya bergabung kesuatu jaringan MLM yang baik dan wajar. Terkadang dirancang dengan pola MLM secara terttup dimana investor sangat boleh jadi tidak mengerti aliran dananya akan mengalir dan terhenti kemana. Pola ini klai dipilih ileh oknum pengelola money games, selain sebagai teknis pemasara yang murah dan efektif adalah juga untuk mendistribusikan tanggungajawab dan resiko bila dikemudian hari kepada para jejaringnya yang juga bertugas mencari dana.sering kali pola ini sengaja tidak diiringi dengan akd perjanjian yang memadai atau bahan tidak ada sama sekali.

6)    Tenik

Berbagai cover biasa dijalankan oleh para pelaku.  Bisa perorangan tanpa badan hokum (man to man), menggunakan cover PT/perusahaan, pemasaran jaringan (multi level marketing)

7)    Legalitas

Umunya pebgelola bisnis ini tidak memiliki izin yang memenuhi persyaratan UU alias illegal. Dalam hal investasi ada  aturan dari bapepam dan hal kegiatan penghimpuna dana dari masyrakat diatur dalam UU no 10 tahu 1998 tentang perbankan, khsuusnya pasal 46 ayat 1 yang menjelaskan ancaman pidana dan denda bagi siapa yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpana   tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indoensia.

  TINJAUAN SYARI’AH

a)    Setiap transaksi yang mengandung unsure ketidaktransparanan atau ketidak jelasan maka termasuk jual beli gharar yang dilarang oleh syara’ berdasarkan hadis ; “ Rsululah SAW melarang jual beli gharar (HR. Muslim). bentuk gharar (ketidakjelasan) yaitu : jahalatul-‘aqidain (setiap bentuk bisnis yang tdiak jelas para phak yang terlibat dalam aqad (al aqidain-antara investor dan pengelola) seperti muncul operator seolah-olah sebagai pengelola atau kolektor, seolah-olah sebagai manajer, hali itu tidak memenuhi syarat wudhuh al aqidain (kejelasan pelaku transaksi yang memiliki hak dan kewajiban), jahalatul-ma’qud ‘alaih (setiap bentuk bisnis yang tidak jelas objek transaksinya (ma’qud alaih) atau objeknya ada tetapi tidak sepadan dengan harga yangdialokasikan yang merupakan dua substitusi (‘iawadhain) termasuk juga aqad yang jelas namanya tetapi tidak jelas karakteristik (muwashofat) turunannya.

b)    Setiap bentuk bisnis yang menawarkan keuntungan yang tidak wajar seperti saah satu substitusinya tidak jelas atau tidak wajar nilai ekonomisnya adalah tidak syar’I termasuk kategori akli amwaalinnaas bil baathil.

c)    Setiap bentuk jual beli yang menawarkan fixed return/ flat/ tetap adalah tidak syar’I sebab bertentangan dengan kaidah syar’iyyah al g ghunmu bil ghurmi

AKIBAT

a)    Harta pribadi terkuras.

b)    Asset ludes dan terjerat hutang yang amat besar

c)    Menyuburkan mentalitas malas berusaha

d)    Mengurangi perputaran sector dan memperburuk ekonomi bangsa

e)    Resiko bagi para pelaku hanya penjara 4-5 tahun dan sita asset yang terdeteksi sementara para korban mengikin harus menderita seumur hidupnya bahkan hingga turunannya.

KESIMPULAN

BISNIS yang bersifat money game adalah haram karena merupakan bisnis spekulatf yang mengnadung unsure ketidak wajaran, penipuan, pendhaliman dan merugikan masyarakat.

Sumber :

Disesuaikan dan disarikan dari Tadzkiroh DPP PKS Bidang Pengembangan Ekonomi Dan Kewirausahaan


FAJAR KEWIRAUSAHAAN


Tahukah Anda, ditaksir, populasi dunia mencapai enam miliar di akhir 1999 dan tahun 2020, angkanya melonjak menjadi delapan miliar! Apakah pemerintah bisa menyediakan pekerjaan untuk sedemikian banyak orang? Faktanya, ’privatisasi’ menjadi begitu populer pada dekade lalu, menunjukkan bahwa mereka ”mencuci tangan” dari tugas menciptakan pekerjaan yang mengerikan itu.

Fakta lainnya, merger, akuisisi, dan restrukturisasi dalam sektor swasta lebih sering membuahkan PHK masal. Lalu siapa yang mendapat beban menciptakan lapangan kerja? beban itu harus dipikul INDIVIDU-nya sendiri. Setiap orang, menciptakan sendiri pekerjaannya! Setiap orang, siap atau tidak, kondisi mendorongnya menjadi wirausaha.

Mau pilih yang mana: segera menyiapkan mental dan ketramplan kewirausahaan atau, saatnya nanti, terpaksa serabutan, mencoba-cobamenjadi wirausahawan setelah ”terdepak” dari posisi ”orang gajian”!

Saran kami, dan itu tugas buku ini pula, segeralah belajar mengambil inisiatif, inovatif, berani dan kreatif. Mulailah mempromosikan dan menampilkan ide Anda. Anda harus mulai hidup ”sedikit bersusah-payah”, jangan menunggu gaji bulanan Anda, dan mulai menunda kepuasan Anda.

Sadarilah, fenomena ini. Bahwa kewirausahaan, yang tidak dikenali seperempat abad lalu, saat ini diajarkan sebagai mata kuliah di universitas di seluruh dunia. Di Amerika Serikat saja, ratusan perguruan tinggi mengajarkan itu. Apakah ini benar-benar fenomena baru?

Tidak persis demikian. Kita sebenarnya dilahirkan sebagai wiirausaha. Keberanian, kreativitas, dan inisiatif – semuanya adalah sifat yang dimiliki seseorang sejak lahir. Itu alami, melekat dalam diri Anda! Tinggal masalahnya, buatlah kemampuan itu muncul dan bekerja optimal! Bayi manapun di dunia ini, sebelum mereka dibanjiri nilai-nilai dan peraturan masyarakat, tanpa perlu ikut seminar tentang ”berjalan”, ia belajar berjalan sampai bisa. Anda, pembaca, dulu juga bayi yang merangkak pun belum bisa. Setiap kali si bayi yang belajar berjalan itu tersandung, ia bangkit lagi. Bayi itu pun belajar berbicara tanpa perlu menghadiri kelas bahasa. Sayangnya, semua kelebihan itu hilang ketika ia memasuki institusi yang kita sebut sekolah.

Cobalah jawab pertanyaan kami.

Adakah institusi di dunia ini, tempat Anda bisa mempelajari cara menjalankan bisnis Anda sendiri?

Saya yakin Anda mulai menyebut beberapa kursus atau jurusan bisnis dengan nama-nama tetentu yang ditawarkan oleh universitas atau sebuah lembaga kursus. Terus terang, itu semua tidak mengajarkan Anda bagaimana menjalankan bisnis untuk diri Anda sendiri. Mereka hanya mengajarkan Anda bagaimana menjalankan bisnis untuk orang lain! Kalau Anda mengikuti kursus akuntansi, yang diajarkan adalah bagaimana Anda menghitung uang orang lain.

Bukan masanya bicara tentang kelebihan teknologi. Mari, kita bicara kelebihan kewirausahaan. Kita memerlukan wirausaha untuk menciptakan perusahaan yang besar dengan teknologi temuan terbaru!

Sejumlah pakar, praktisi, orang sukses, Anda yakini bakal mengatasi tugas menciptakan pekerjaan untuk orang banyak. Mengapa harus orang lain? Mengapa harus mereka, bukan Anda sendiri? Bukankah mereka yang sukses, sudah tak punya masalah lagi dalam menciptakan lapangan kerja, karena mereka sudah di sana, sementara Anda, mungkin masih mencari terus bisnis apa yang pas Anda jalankan sendiri.

Mari kita amati tren 1000 tahun terakhir. Di sana kita lihat perpindahan kekuasaan pada kelompok orang atau individu tertentu .

Tahun 1000 Kekuasaan berada di tangan kaum rohaniwan yang secara kebetulan adalah beberapa orang yang mampu membaca dan menulis
Tahun 1455 Penemuan mesin cetak yang memungkinkan pengetahuan lebih bisa disebarkan kepada lebih banyak orang. Dengan demikian kekuasaan bergeser dari agama ke politik
Tahun 1555 Politisi mulai lebih berkuasa dan untuk mempertahankan kekuasaan itu, birokrasi dibuat
Tahun 1970 Penemuan microchip memungkinkan informasi lebih tersebar kepada keompok orang yang lebih besar. Kekuasaan bergeser perlahan dari politik ke ekonomi
Tahun 1995 Ekonomi sekarang begitu penting sehingga menjadi sebab jatuhnya banyak pimpinan politik (mis.Presiden Soeharto dari Indonesia, Perdana Menteri Chavalit Yongchaiyudh dari Thailand) selama masa yang sangat singkat
Tahun 2020 Keseimbangan kekuasaan bergeser perlahan dari birokrasi menjadi kewirausahaan. (Bill Gates dipilih sebagai orang paling berkuasa di Inggris)

Telah diramalkan bahwa selama 25 tahun, individu birokrat akan bersikap defensive, mencari cara untuk mempertahankan status keamanan yang sudah ada dari standar hidup mereka, sedangkan individu yang berjiwa wirausaha akan bersikap ofensif, mencari cara memperbesar kesempatan mereka, kemampuan mereka dan kualitas hidup mereka yang meningkat.

“Karena perkembangan dinamis bakat kewirausahaan, Amerika Serikat mampu mewujudkan lebih dari 15 juta pekerjaan dalam tempo 7 tahun.”

Sumber : Dare to Fail by Billi P.S. Lim

Telah diramalkan bahwa selama 25 tahun, individu birokrat akan bersikap defensif, mencari cara untuk mempertahankan status keamanan yang sudah ada dari standar hidup mereka, sedangkan individu yang berjiwa wirausaha akan bersikap ofensif, mencari cara memperbesar kesempatan mereka, kemampuan mereka dan kualitas hidup mereka yang meningkat.

“Karena perkembangan dinamis bakat kewirausahaan, Amerika Serikat mampu mewujudkan lebih dari 15 juta pekerjaan dalam tempo 7 tahun.”

Benar, pembaca. Sekilas angka dan fakta ini, adalah fenomena merekahnya fajar baru kewirausahaan. Anda, mungkin sedang menapaki jalan di dalam terangnya fajar ini.

 

 

%d blogger menyukai ini: