Posts from the ‘Strategi bisnis’ Category

WARUNG BU SASTRO “TIDAK RUGI BERBISNIS DENGAN HATI”


BY: PAULINE LEANDER

“BERSUA MASALAH, BERSUA ASA…”

PESANGON TOKO LUWES UNTUK BEKAL HIDUP
Rumah sederhana milik Pak Sastro terletak di gang Pelesiran Balubur bernomor 34A/58, Taman Sari, Bandung. Pada suatu malam, Pak Sastro dan istrinya, Ibu Sastro, sedang berbincang panjang dengan wajah serius. Waktu telah menunjukkan pukul 11 malam. Pak Sastro bermaksud menceritakan kejadian yang baru ia alami kepada istrinya. Rupanya, Toko Luwes (tempat Pak Sastro bekerja selama 33 tahun) ditutup oleh Pemerintah Daerah Bandung karena semakin sepi. Keputusan tersebut diumumkan pada pagi hari. Untunglah Toko Luwes masih memperhatikan karyawannya dengan memberi uang pesangon sebesar Rp25.000 dan sepeda onthel yang biasa ia pakai.

Sepasang suami-istri ini tentunya merasa gundah akan masa depannya, apalagi mereka telah memiliki 2 anak lelaki yang masih membutuhkan biaya besar. Namun di tengah kegusaran mereka, Ibu Sastro berpikir untuk membuka usaha yang akan mereka jalankan dari uang pesangon milik Pak Sastro. Mereka berdoa agar Tuhan tetap memelihara hidup mereka dan berusaha berpikir positif akan kejadian yang menimpa mereka.

SEPEDA ONTHEL PAK SASTRO
Tidak mudah bagi Pak Sastro untuk berdiam diri di rumah dan tidak melakukan apapun. Ia tetap bangun pukul 6 pagi, melakukan ritual paginya seperti biasa, dan membersihkan sepeda onthel yang telah resmi dimilikinya sejak kemarin. Sepeda ini telah menemaninya selama 5 tahun terakhir.

Dengan sepeda ini juga, Pak Sastro dapat menyalurkan talentanya dalam merangkai bunga. Beliau mengantarkan bunga-bunga hidup yang dipesan para pelanggan dengan sepeda onthel.

SEBENTAR LAGI SEMUA AKAN PERGI
Bu Sastro telah terbiasa memasakkan makanan bagi 10 mahasiswa. Namun kini, hanya tersisa 2 mahasiswa asal Palembang yang indekos di dekat rumah Bu Sastro. Beliau sadar bahwa sebentar lagi mereka berdua pun juga akan pergi.

Tiba-tiba pikiran Bu Sastro melayang-layang menuju 3 tahun yang lalu. Saat itu, ada seorang mahasiswa bernama Kusmay yang memaksa untuk indekos di rumahnya walaupun Bu Sastro tidak memiliki kamar lagi.

Kusmay mengeluarkan berbagai rayuan mautnya agar diizinkan tinggal di rumah Bu Sastro. Setelah berhasil indekos di rumah Bu Sastro, ia mengajak teman-temannya makan 3 kali sehari di rumah Bu Sastro. Setelah 3 tahun, Kusmay lulus sebagai Insinyur Mesin.

“ADA PELANGI SEHABIS HUJAN”

DASMAN, RINTIK MASALAH ITU REDA KARENA HADIRNYA
Hari itu merupakan hari kedua Pak Sastro berdiam diri di rumah. Ia tetap melakukan ritual paginya, namun setelah itu ia bingung harus melakukan apalagi. Berbeda dengan Bu Sastro yang masih melakukan rutinitasnya sebagai ibu rumah tangganya. Ia masih merasa sangat kuatir dengan kelangsungan hidup keluarganya. Jawaban doa dari Tuhan ternyata segera datang pada hari itu juga dalam bentuk seorang DASMAN.

Dasman adalah anak perantauan asal Padang yang telah menyelesaikan kuliahnya di jurusan Arsitek ITB dan mengadu nasib di Jakarta. Selama ia berkuliah di ITB, ia dan teman-temannya selalu makan di rumah Bu Sastro tanpa absen. Siang itu, Dasman datang untuk menengok keadaan ibu catering yang dirindukannya.

Saat itulah Bu Sastro menceritakan bagaimana keluarganya mulai sulit memutar uang, apalagi dengan di-PHKnya Pak Sastro. Tiba-tiba Dasman mulai mengajukan beberapa usulan, yaitu “Memasak dan Menjualnya dengan Metode Tionghoa”.

Metode penjualan ini selalu memasang harga lebih murah dibandingkan harga yang ada di pasaran. “Pada tahun-tahun mendatang, pasti tempat ini akan dipenuhi oleh anak mahasiswa, sampai Ibu akhirnya akan kewalahan. Tahun depan kalau saya datang kemarin, saya yakin segalanya sudah berubah”, tutur Dasman dengan yakin sambil menyalami Bu Sastro untuk memohon pamit.

Bu Sastro segera menceritakan pertemuannya dengan Dasman kepada Pak Sastro. Mulai dari ide-ide yang dipaparkan hingga keyakinannya yang begita kuat. Awalnya mereka masih ragu dengan ide tersebut. Pak Sastro pun akhirnya bertekad mendukung rencana itu. Ia yakin bahwa keahlian memasak Bu Sastro pasti dapat membuatnya berhasil.adari bahwa tiba saatnya

SELAMAT TINGGAL ONTHEL…
Pada akhirnya, Pak Sastro menyadari bahwa tiba saatnya untuk berpisah dengan si Onthel kesayangannya demi memodali bisnis Bu Sastro. Di hari ketiganya berdiam di rumah, ia merasakan kelegaan atas jalan keluar dari masalah yang dialaminya. Pagi itu, Pak Sastro berangkat ke pasar Cihapit (pasar loak) yang jaraknya ± 4 kilometer dari rumah. Sesampainya di sana, Pak Sastro langsung berkeliling. Kemudian ia tiba di sebuah kios barang loak Sagalaya (dalam bahasa Indonesia: segala sesuatu ada). Mamang, sang pemilik kios, langsung tertarik dengan si Onthel. Terjadilah tawar menawar dan timbang menimbang antara Mamang dan Pak Sastro. Dan betapa kecewanya Pak Sastro karena sepeda kesayangannya itu hanya dinilai sebesar Rp5.000. Mamang berjanji akan merawatnya sendiri dan tidak menjual si Onthel agar Pak Sastro mau menjualnya.

DIBUNGKUS YES, MAKAN DI TEMPAT NO
Kini Bu Sastro mendapat tambahan modal dari penjualan si Onthel. Dipegangnya uang Rp.30.000,- itu untuk membuka usaha. Di hari yang keempat Pak Sastro berdiam di rumah merupakan hari baru bagi keluarganya.

Semalam, mereka berdua telah berdiskusi panjang dan bersepakat menjalankan strategi berjualan. Mereka ingin mulai berjualan pada siang hari saja dengan alasan lebih banyak orang yang kebingungan mencari makan di siang hari. Jenis makanan yang akan dijual hanya sebatas pelengkap nasi, seperti sayur dan lauk pauk. Mereka tidak menyediakan nasi karena rumah sederhana mereka tidak cukup untuk orang duduk dan makan dalam waktu yang agak lama. Bu Sastro menghitung seberapa besar modal yang diperlukan untuk memasak. Hasil hitungan mereka berdua ternyata tepat bermuara di angka yang tepat, yaitu Rp30.000.

Pagi itu, Bu Sastro berangkat ke pasar sebelum matahari benar-benar tinggi. Sementara Pak Sastro mulai memotong tumpukan koran dan daun pisang, yang sudah ia persiapkan kemarin sore, sebesar 25 x 40 cm dan membersihkan setiap lembaran daunnya. Tugas Pak Sastro berikutnya adalah membantu Bu Sastro membersihkan bumbu-bumbu yang akan dimasak. Bu Sastro mulai mempersiapkan bumbu dan semua sayuran yang ada, lalu menyalakan kedua kompor minyak tanahnya.

Ketika siang semakin menjelang, wangi masakan dari menu-menu Bu Sastro mulai menyeruak di seputar rumah sederhana itu. Dengan membuka pintu rumahnya lebar-lebar, wangi masakan ini akan menggoda hidung setiap orang yang lewat dengan nakalnya. Rupanya strategi promosi ini sangat efektif. Sejak hari itu sampai kira-kira 2 bulan kemudian, “Warung Sayur Bu Sastro” tidak pernah sepi dari pelanggan.

Bu Sastro menjadwalkan memasak sekali saja setiap harinya. Akibatnya, Warung Sayur Bu Sastro sering kehabisan lauk dan selesai berjualan pada siang hari.

PELANGGAN PERTAMA
Ibu Sastro menjalankan bisnisnya dengan cara yang unik, yaitu menyediakan rumah, tangan dan kaki, bahkan telinga, dan terutama hatinya bagi setiap pelanggan yang hadir di warungnya. Semuanya disajikan kepada para mahasiswa yang menjadi pelanggan warungnya, dengan harapan mereka tetap sehat, bisa belajar dengan tenang, dan sukses dalam studinya.

Simbolon, seorang mahasiswa yang indekos di dekat rumah Bu Sastro, sangat terkejut ketika menemukan pembantunya pulang mendadak tanpa sepengetahuannya. Ia dan keduabelas teman lelakinya sangat kerepotan dengan pekerjaan rumah tangga yang tidak bisa merek lakukan. Apalagi di antara mereka tidak ada yang bisa memasak, sementara perut lapar mereka pasti akan mengganggu konsentrasi belajarnya.

Mereka akhirnya memutuskan untuk pergi ke Warung Bu Sastro dan meminta agar Bu Sastro mau memasakkan nasi khusus untuk mereka. Simbolon pun langsung pergi membuat janji berlangganan dengan Bu sastro. Bu Sastro yang masih terkejut dengan permintaan mendadak tersebut akhirnya mengiyakan saja permintaan Simbolon ini.

Setelah memasakkan nasi goreng untuk Simbolon, Bu Sastro tampak lebih sibuk dari biasanya. Beliau pun kelihatan lebih bersemangat karena ada tambahan 13 anak, yang ukuran lambungnya besar-besar, makan di warungnya. Namun, penghitungan belanja hari itu juga menjadi rumit karena beberapa jenis lauk-pauk harus ditambah pula.

Tiba-tiba ada segerombolan mahasiswa laki-laki yang tengah kelaparan datang. Jumlah mereka kurang lebih berjumlah 10 orang. Bu Sastro kebingungan, tapi tidak bisa berkata apa-apa, melihat jatah makanan untuk Simbolon dan teman-temannya habis tak bersisa. Sesaat setelah ke-10 mahasiswa yang menghebohkan ini berlalu, Bu Sastro dilanda kepanikan. Beliau segera mengambil uangnya yang tak terlalu banyak dan pergi menuju Pasar Balubur. Ia membeli seluruh bahan memasak yang ia perlukan dan memasak semuanya dari awal. Tak lama kemudian, Simbolon dan ke-12 temannya datang. Bu Sastro semakin panik. Untunglah mereka mau menunggu karena sudah sangat kelaparan.

Karena cukup lama menunggu, mereka semua pun tertidur pulas. Hanya nasi hangat wangi lah yang mampu membangunkan mereka dari tidur nyenyaknya. Sesudah mereka pulang, Bu Sastro menutup pintu warungnya dengan hati gembira. Hal ini merupakan langkah awal menuju jualan yang lebih baik lagi, yaitu sayur dan lauk, serta nasi hangat.

“MENDAKI PERLAHAN TAPI PASTI”

PELANGGAN VIP PASAR BALUBUR
Kedatangan Simbolon dan ke-12 temannya dengan pesanan khusus menjadi sebuah titik awal “keajaiban” besar yang terjadi hingga belasan tahun berikutnya. Setelah hari itu beliau memasak 3 kilogram beras untuk 13 anak, jumlah itu terus menerus bertambah setiap harinya. Pada masa jayanya, Bu Sastro menjadi pelanggan beras nomor satu di Pasar Balubur dengan pembelian minimal 25 kilogram beras sehari (175 kilogram seminggu atau 750 kilogram sebulan).

Banyak hal yang membuat Bu Sastro dikategorikan sebagai pelanggan VIP Pasar Balubur. Setiap hari Bu Sastro membeli minimal 15 kilogram ayam negeri, 16 kilogram berbagai jenis ikan, 9 kilogram telur ayam, 5 kilogram kacang panjang, 5 kilogram terung ungu, 25 ikat kangkung, 25 ikat bayam, 30 kilogram pisang ambon lumut, 8 buah nanas, 3 kilogram papaya, 2 kilogram tomat, dan 2 kilogram mentimun.

Bu Sastro menggunakan 6 buah kompor minyak tanah. Dua buah langseng di atas 2 kompor khusus untuk menanak nasi. Dua kompor lagi digunakan untuk memasak beragam menu, sementara 2 kompor sisanya dikhususkan untuk memasak menu goreng-gorengan. Menu pelengkap lain yang paling disukai anak-anak Sumatera adalah sambal dadak (sambal yang dibuat saat itu juga). Mungkin sensasi nikmatnya terletak pada “menunggu” sambal ini siap disajikan.

Lengkaplah sudah Warung Bu Sastro dengan beraneka menu makanan hangat setiap saat. Semua menu dimasak tiada henti mulai pukul 07.00 pagi sampai pukul 09.00 malam. Menu yang disajikan berupa menu Empat Sehat yang akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa.

Sebagian pelanggan warungnya, menggunakan metode menitip uang terlebih dahulu. Setiap anak memiliki buku tersendiri yang sebisa mungkin berlainan antara satu dengan yang lainnya agar mudah dikenali. Buku ini berisi identitas si penitip, mulai dari nama, tempat kuliah/indekos, sampai jumlah uang yang dititipkan pada awal bulan.

Besaran uang yang ditipkan setiap anak pun bervariasi. Mereka semuanya berasal dari beragam universitas di seputaran Bandung. Setiap kali selesai makan, mereka mencatat sendiri apa yang dikonsumsinya dalam buku tersebut. Bu Sastro sejak awal memutuskan untuk percaya pada kejujuran setiap anak. Itulah prinsip dasar berbisnis Bu sastro.

Pesaing bukannya tidak ada, namun tetap saja warungn Bu Sastro menjadi tempat favorit mahasiswa untuk mengobati rasa haus dan lapar mereka. Hal demikian bukannya tanpa alasan, karena warungnya memiliki pebedaan dibanding dengan warung makan lain yang lebih disukai anak-anak mahasiswa.

METODE TIONGHOA ITU SETAHUN KEMUDIAN
DASMAN sang Motivator kini telah berkarya di Jakarta. Kebetulan ia sedang menyelesaikan tugas kantor di Bandung. Ia bermaksud kembali mengunjungi Bu Sastro dan mengenalkan pujaan hatinya. Satu tahun telah berlalu sejak kedatangannya terakhir kali ke sana. Dasman berharap sore itu cuaca sudah lebih bersahabat dan tidak terlalu panas agar ia bisa mengobrol panjang lebar dengan Bu Sastro.

Awalnya Dasman berdiri kebingungan melihat kerumunan yang cukup ramai di rumah Bu Sastro. Pikiran-pikiran yang tidak ingin dipikirkannya mulai bermunculan. Setelah ia sampai di depan pintu rumah, ia tercenung sesaat, bersyukur dalam hati, dan tersenyum lebar. Dasman menyapa sambil merangkul Bu Sastro yang masih menggoreng tempe.

Selama 1,5 jam, Dasman, pujaan hatinya, dan Bu Sastro berbincang-bincang dan tertawa-tawa. Dasman sungguh gembira karena Bu Sastro dengan serius bersedia menjalankan sarannya. Bu Sastro juga menceritakan metode Tionghoa yang dijalankan. Harga makanan yang dijual selalu Rp25 lebih murah daripada tempat lain. Semua menu sayuran yang disajikan bebas diambil tanpa berbayar. Dan istimewanya lagi, makanan selalu disajikan hangat.

KESIMPULAN
Ada lima prinsip utama yang membedakannya; harga di warung Bu Sastro relatif lebih murah dibanding harga warung yang lainnya, sayuran yang tersedia beraneka ragam meskipun digratiskan, pembeli dapat mengambil sendiri makanan yang dikehendaki sesuai takaran perut masing-masing, Bu Sastro menerapkan prinsip kejujuran dan kepercayaan, mahasiswa yang makan mencatat sendiri apa yang dimakannya, dan prinsip yang terakhir adalah Bu Sastro selalu percaya kalau rezeki ada yang mengatur, sehingga warungnya dikenal dengan slogan “Ada uang makan, tidak ada uang juga tetap makan”.

Penerapan manajemen yang dilakukan Bu sastro memungkinkannya untuk menghindari kerugian bisnis, untuk memperoleh dukungan kemitraan bisnis yang baik, menyajikan menu makanan dengan konsep deferensiasi marketing yang khas dan berbeda dari warung lainnya, sekaligus mengaplikasikan costumer care dan costumer selection yang sangat kental bagi para pelanggannya. Bu sastro menerapkan prinsip manajemen pengelolaan bisnis masa kini dalam bentuk sederhana tanpa terbebani teori-teori yang rumit. Itulah berbisnis dengan hati.

Mengikuti Jejak Bisnis Menggiurkan Orang Tionghoa


GambarAda  sebuah cerita tentang dua orang pria yang bersahabat yang bernama A Coan dan Untung.Mereka harus hidup sederhana dan harus bekerja keras untuk menyambung hidup. Mereka mencari-cari informasi berkaitan dengan hal yang bias dilakukan agar masa depan mereka lebih terjamin. Mereka melamar kerja dari satu tempat ketempat yang lain.

NAMUN, mereka tidak mendapat pekerjaan seperti yang mereka idamkan karna pendidikan mereka sangat rendah.Menghadpi kenyataan bahwa mencari pekerjaan sangat sulit mereka memutuskan utuk berwiraswata. Mereka kemudian mengumpulkan uang yang masih mereka miliki dan membangun usaha tambal ban di suatu tempat.

Usaha mereka perlahan-lahan menjadi lancar dan membuahkan keuntungan yang cukup besar untuk ukuran mereka.Setiap bulannya mereka selalu membagi hasil keuntungan. Keuntungan yang diterima A Coan selalu ditabung dengan sangat disiplin hingga suatu hari A Coan mendapat tawaran menyewa sebuah tempat untuk bisnis tambal bannya yang lebih dekat dengan pusat keramaian, meskipun keadaannya tidak lebih baik dari pada tempat yang digunakannya saat ini. Setelah menghitung masak-masak, A Coan dan Untung sepakat untuk berpisah.A Coan mengeluarkan modal tambahan untuk menempati lokasi yang baru, sedangkan untung masih berbisnis ditempat yang lama.

Dua bisnis tersebut masing-masing berjalan lancar hingga singkat cerita tiapuluh tahun telah berlalu.A Coan dan Untung masing- masing telah memiliki keluarga dan siap memberikan tongkat kepemimpinana bisnis kepada putranya. A coan meyerahkan kepada putranya sebuah bisnis karoseri mobil yang cukup besar dan memiliki aset puluhan miliar, sedang untung menyerahkan kepada putranya sebuah bisnis bengkel motor yang bertempat di sebuah kios berukuran 3 x 4 meter yang hanya memiliki aset puluhan juta rupiah.

Bukankah A Coan dan Untung sama-sama merintis usaha dari nol? Bukankah usaha yang mereka geluti adalah bidang usaha yang sama?.Timbul pertanyaan di benak kita tentang hal-hal yang dilakuakan oleh A Coan selama 30tahun sehingga menimbulkan perbedaan ekonomi yang cukup drastis jika dibandingkan dengan keadaan ekonomi Untung.Apakah A Coan lebih pintar dari pada Untung?Toh, baik A Coan dan Untung sama-sama tidak memiliki pendidikan yang tinggi.Ternyata bukan itu masalahnya. Orang Tionghoa di Indonesia tidak semuanya kaya-raya, tetapi sebagian besar dari mereka memiliki prinsip-prinsip yang mereka jalankan secara disiplin sehingga kemudian hari membuahkan hasil yang sangat luar biasa.

Tiga Pilar Utama
Ada banyak prinsip yang diajarkan oleh orangtua Tionghoa kepada putra-putrinya.Namun, jika ditarik benang merahnya ada tiga pilar utama dari sekian banyak prinsip tersebut yang telah berhasil membawa orang Tionghoa menuju kesuksesan finansil.Ketiga pilar tersebuat adalah KERJA KERAS, HIDUP HEMAT, dan PUTARKAN UANG YANG ADA.

1. Kerja keras
Orang tionghoa di indonesia dikenal dengan memiliki sifat kerja keras dan tak kenal lelah. Prinsip ini adalah hal utama yang membuat mereka lebih sukses secara finansial dibandingkan dengan orang (etnis) lain. Kita bias melihat pebedaan bengkel milik A Coan dan Untung. A Coan sangat tau betul ketika berbisnis dengan cara yang sama yang dilakuan oleh orang lain, bisnisnya tidak akan memiliki nilai lebih. Jika tidak ada nilai lebih, maka penghasilannya juga tidak melebihi bengkel lain. Cara yang paling bias dilakukan A Coan dalam bisnisnya adalah memberikan jam buka yang melebihi jam buka bengkel lain.

2. Hidup Hemat
Saya masih ingat ktika sekolah dasar di kelas dua. Saat itu, saya selalu diberi uang saku Rp200. Ketika memberi uang saku tersebut, papa saya berpesan saya hanya boleh mempergunakannnya utuk uang jajan sebesar Rp100, sedangkan Rp100 lagi harus saya tabung secara disiplin. “Mengapa harus menabung?” Papa saya menjawab dengan sabar, “Agar kalau sewaktu-waktu papa tidak bias memberi uang saku, kamu masih tetap mempunyai uang jajan sebesar Rp100 dari tabunganmu”. Hal tersebut memaksa saya untuk selalu hidup hemat dan memaksa saya selalu hidup di bawah kemampuan finansial saya. Banyak orang yang paham prinsip hemat, tetapi sedikit yang bias mengikuti prinsip Tioghoa karna mereka sudah merasa tidak cukup dengan penghasilannya. Mereka merasa penghasilannya tidak pernah cukup tetapi sebetulnya hanya disebabkan mereka tidak dapat mengekang kinginan-keinginannya.

3. Putar Uang Yang Ada
Prinsip kerja keras dan hidup hemat adalah prinsip yang memberikan peluang lebih besar bagi siapapun untuk memiliki dana cadangan dalam hidupnya. Dana cadangan tersebut harus dikelola dengan sebaik-baiknya agar suatu saat jika dibutuhkan dapat di gunakan.Orang Tionghoa tidak terlalu tertarik menyimpan rupiah dalam jumlah besar karena mereka harus berjuang mengalahkan inflasi. Orang Tionghoa akan berfikir sedemikian rupa untuk mengelola dana cadangannya dengan dua buah tujuan, yaitu mengalahkan inflasi dan mengembangkan dana cadangan.

25 Prinsip Penunjang

1. Prinsip Harus Bisa
Prinsip “Harus bisa” ini selalu tertanam dalam diri orang Tionghoa. Mereka selalu berfikir jika orng lain bisa, kita juga harus bisa. Mereka tidak pernah berpuas diri ketika mencapai suatu tingkat tertentu, tetapi selalu melihat hal yang ada di atas mereka.Hal ini yang membuat orang Tionghoa selalu terpacu untuk meraih kesuksesan.

2. Prinsip Wirausaha
Selain nama, apa pertannyaan yang paling umum diajukan oleh dua orang Tionghoa ketika baru saja bertemu dan berkenalan? Pertanyaan tersebut bukanlah mengenai pekerjaan, tapi “Apa Usaha Anda”? Orang Tionghoa akan jauh lebih bangga jika memiliki usaha sendiri, mekipin usaha yang dirintis masih sangat kecil. Dengan Mereka berfikir dengan menjadi seorang wirausaha atau pengusaha, mereka akan memiliki peluang jauh lebih luas untuk mendapatkan kesuksesan finansial. Hal ini sangat bertolak belakang dengan pemikiran banyak orang Indonesia yang saling bereput pekerjaan selepas kuliah.

3. Prinsip Memulai dari Kecil
Dalam hal memulai segala sesuatu dari yang kecil tampaknya orang Tionghoa jagonya.Pada saat memulai tersebut mungkin mereka tidak mendapatkan keuntungan sesuai dengan yang mereka harapkan, tetapi mereka selalu berfikir tentang peningkatan yang bisa dicapai setiap harinya.

4. Prinsip Harus Bisa Dipercaya
Orang Tionghoa selalu mengajarkan kepada putra-putrinya sebuah prinsip yang sangat penting dalam kehidupan, yaitu prinsip dapat dipercaya. Ketika kita bisa dipercaya oleh orang lain, akan muncul banyak peluang dan kesempatan baru dihadapan kita.

5. Prinsip Tidak Mudah Percaya
Ketika ada tawaran yang seakan-akan bisa mendatangkan keuntungan dengan sangat mudah, orang Tionghoa cendrung tidak percaya.Hal ini yang menyebabkan banyak orang Tionghoa selamat dari praktik kecurangan di masyarakat. Mereka sangat berhati-hati sekali kerja sama dengan orang baru. Pada umumnya ada tahapan ketika orang baru itu harus berjuang menunjukkan bahwa dirinya dapat dipercaya.

6. Prinsip Pinjam Orang Dalam
Tidak setiap orang Tionghoa selalu bergelimang dana tunai, ada saatnya sebagian dari mereka juga membutuhkan dana tunai, entah untuk keperluan sehari-hari atau menambah modal usaha. Pada saat seperti itu terjadi, biasanya mereka tidak tergiur oleh berbagai macam tawaran kartu kredit.Mereka justru cendring menghindari kartu kredit dari luar.Mereka sangat paham betul ketika meminjam dari pihak luar, ada beban bunga yang harus dibayar, dan itu berarti kita harus membayar lebih mahal untuk sebuah manfaat.Untuk mengatasi kesulitan keuangannya, yang biasa dilakuakn orang Tionghoa adalah mencari pinjaman dari orang dalam.Orang dalam disini terutama adalah keluarga.

Umumnya mereka saling meminkan uang yang dihitung dalam bentuk emas. Misalnya, saya membutuhkan dana Rp100 juta untuk memulai usaha, saya akan meminjam uang kepada kakak saya yang dikonversi dalam bentuk emas. Saya akan menggunakan dana tersebut dan suatu saat nanti bisa tahun depan atau dua tahun lagi, saya harus mengembalikan uang tersebut dengan harga sebesar emas yang dikoversikan tadi.

7. Prinsip Tidak Mudah Membuka Diri
Pada umumnya orang Tionghoa akan mengambil sikap merendah tentang keadaan dirinya jika ditanya oleh orang asing. Mereka tidak mudah membeberkan apa yang mereka miliki. Selain mereka tidak suka pamer, hal tersebut juga untuk keamanan diri mereka. Mereka Tahu betul jika orang lain mendapakan semua informasi berkaitan dengan yang dimilikinya, keamanan mereka sangat rentan sekali.

8. Prinsip Modal Bergulir
Pada umumnya orang Tionghoa tidak mudah menggunakan keuntungan usahanya. Ketika mendapatkan keuntungan, orang-orang Tionghoa akan cepat-cepat membelikan barang dagangan untuk melengkapi toko atau bisnisnya. Mereka hanya mengambil sebagian kecil keuntungan untuk kebtuhan sehari-hari. Prinsip ini tidak dilakukan oleh orang lain. Pebisnis lain biasanya ketika mendapatkan keuntungan akan cepat-cepat membelikan barang-barang komsumtif sehingga bisnisnya selama bertahun-tahun hanya berjalan di tempat.

9. Prinsip Beli Dalam Jumlah Partai
Salah satu ciri orang Tionghoa dalam melakukan bisnis perdagangan adalah keberaniannya mengambil resiko. Pada umumnya mereka akan bergerak maju untuk pemain partai. Pemain partai adalah mereka akan membeli produk dalam jumlah besar kemudian menjualnya kepada pedagang atau pengecer.

10. Prinsip Buang Sial
Orang Tionghoa pada umumnya tidak menyukai masalah.Mereka menginginkan semua berjalan dan terkendali. Hal itu menyebabkan jika mereka menghadapi masalah yang menuntut pengorbanan waktu, energi, dan pemikiran, mereka cenderung menggunakan sebagian kecil uangnya untuk menyelesaikan masalahnya dan terlepas dai masalah tersebut sesegera mungkin. Mereka menganggap dana-dana tersebut sebagai buang sial.Prinsip buang sial ini hanya berlaku sekali. Jika mereka mengalami hal ini berkali-kali, mereka akan mencari jalan yang lebih aman untuk menghindari kejadian seperti ini berulang kembali.

11. Prinsip Simpan Receh
Orang Tionghoa merasakan betul sulitnya mencari uang sehingga kepingan recehpun mereka hargai. Mereka memiliki pemikiran bahwa uang satu juta tidak bisa di sebut dengan satu juta tanpa ada uang seratus rupiah.

12. Prinsip Paling Lengkap
Tentu kita pernah berkunjung ke counter hanpone yang di miliki oleh orang Tionghoa. Apa yang kita alami ketika mencari suatu barang? Apapun yang kita Tanya mereka selalu menjawab kami ada barang sehingga kita memiliki kesan bahwa toko itu lengkap.Bila kita cermati lebih jauh, toko orang Tionghoa itu tidak selengkap kesan yang ditimbulkannya. Mereka akan selalu berusaha melengkappi toko mereka selengkap mungkin, tetapi jika kemampun mereka belum mencukupi, mereka akan berkolaborasi dengan toko lain. Inilah salah satu prinsip yang menunjang berkembangnya toko-toko milik orang Tionghoa.

13. Prinsip hulu-Hilir
Prinsip yang menguasai dari hulu kehilir ini yang membuat bisnis yang dimiliki oleh orang Tionghoa berkembang dengan sangat cepat.Contohnya, seorang pengusaha yang memiliki bisnis utama di bidang tepung gandum. Pada mulanya mereka akan berbisnis dengan sekala kecil. Ketika bisnis berkembang pesat, mereka akan membeli dengan partai besar, dan seterunya hingga mereka menguasai seluruh alur bisnis gandum. Dengan menguasai dari hulu sampai kehilir, keuntungan melipah dengan sendirinyapun dating.

14. Prinsip Pandai Berhitug
Bagi kebanyakan orang Tionghoa, kesuksesan tidak didasarkan pada pandainya seseorang di sekolah atau deretan gelar yang sangat panjang.Mereka lebih banyak menekankan kesuksesan pada seberapa banyak uang yang didapat ketika berbisnis.Orang Tionghoa lebih berprinsip sekolah untuk belajar pengetahuan yang bisa di manfaatkan untuk bisnis dan bisa mendatangkan keeuntungan pribadi.

15. Prinsip Investasi
Orang Tionghoa tidak begitu suka menabung.Mereka lebih suka berinvestasi sehingga uang yang mereka miliki berputar dan dapat menghasilkan keuntungan dikemudian hari.

16. Prinsip Tampil Seadanya
Jika kita berkunjung ke Plaza Senayan yang banyak menjual berbagai macam pakaian yang berkelas dengan harga yang mahal, kita hanya sedikit menemukan orang Tionghoa di tempat itu.Hal ini terjadi bukan karna orang Tionghoa tidak punya uang, tetapi mereka memilih untuk tampl seadanya.Mereka tidak terlalu peduli dengan merek dan prestise, mereka hanya memedulikan fungsi dan kenyamanan pakaian.

17. Prinsip Lokasi Strategis
Ketika kita membangun sebuah bisnis, akan jauh lebih baik jika kita memiliki lokasi yang sangat strategis, dalam arti mudah dijangkau dan dekat dengan pusat keramaian. Jika memiliki lokasi strategis dan dekat dengan keramaian, mereka tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk promosi.

18. Prinsip Membina Relasi
Orang Tionghoa sangat paham bahwa dirinya tidak bisa hidup sendiri.Sehingga mereka menekankan kepada putra-putrinya untuk dapat membina relasi dengan siapapun.Membina relasi tidak hanya bermanfaat ketika kita mendapat sebuah masalah, tetapi berguna juga untuk kemajuan bisnis yang kita lakukan.

19. Prinsip Makan Harus Dihabiskan
Orangtua saya mengatakan bahwa perlu beberapa bulan untuk menghasilkan satu butir nasi.Jadi, jangan pernah membuangnya dan setiap kali makan kita harus menghabiskannya.Hal ini membuat orang Tionghoa selalu menyediakan atau membeli makanan secukupnya. Berbeda dengan orang lain yang biasa membeli makanan yang berlebihan dan pada akhirnya tidak habis.

20. Prinsip Mencari Yang Terbaik
Prinsip mencari yang terbaik ini diterapkan ketika kita hendak membeli sesuatu untuk dipergunakan dalam jangka panjang. Misalnya, dalam sebuah membeli mobil pada umumnya orang Tionghoa akan membeli mobil terbaik yang mampu dibeli sesuai dengan kebutuhannya.

21. Prinsip Menahan Diri
Orang Tionghoa sangat jago dalam hal menahan diri.Mereka tidak mudah untuk mengigini sesuatu hal yang baru. Mereka lebih peduli dengan hal-hal yyang berkaitan dengan bagaimana cara semakin memperbesar pundi-pundi keuangannya.

22. Prinsip Tidak Menyakiti Hati Orang Lain
Dalam banyak hal prinsip ini membuat kita lebih rendah hati.Tentunya, hal ini adalah hal yang sangat positip untuk kita terapkan.

23. Prinsip Menghormati Leluhur
Orang Tionghoa sangat menekankan prinsip menghormati leluhur.Mereka berprisip jika tidak ada orangtua kita juga tidak ada.

24. Prinsip Orang Lain Sebagai Saudara
Saya pernah diajarkan untuk melakukan bisnis dengan memperlakukan orang lain sebagai saudara dan saudara seperti orang lain. Maksudnya, ketika kita melakukan bisis dengan orang lain, kita harus memperlakukan mereka dengan berbagai macam toleransi yang wajar, dan ketika ada hubungan bisnis dengan saudara, kita harus memperlakukan mereka seperti orang lain.

25. Prinsip Mengutamakan Keluarga
Orang Tionghoa memiliki pemikiran bahwa keluargalah yang paling utama.Mereka bekerja untuk keluarga sehingga ketika keluarga lebih membutuhkan kehadiran mereka, dengan sangat mudah mereka menomor duakan pekerjaan.

INVESTASI EMAS
Disini kita akan membahas bebagai macam sarana investasi yang dilakukan oleh orang Tionghoa dalam memutarkan dana cadangannya sehingga kemudian hari peningkatan dana tersebut dapat mengalahkan inflasi, bahkan dapat mendatangkan keuntungan dalam jumlah besar. Investasi yang kita bahas dalam bab ini adalah investasi emas.
Emas adalah logam mulia yang sangat diminati oleh siapapun. Emas menjadi sesatu yang menarik untuk diinvestasikan karena harga emas dalam rupiah telah terbukti naik secara terus-menerus dan mengikuti alur inflasi.

Bentuk Investasi Emas
1. Investasi Emas Perhiasan
Perhiasan emas sngat dikenaluas oleh semua orang karena selain dapat digunakan untuk sarana investasi, juga dapat digunakan untuk mempercantik penampilan.Harga emas perhiasan ditentukan oleh beberapa macam factor. Diantaranya warna, kadar, dan bentuknya. Selain berdasarkan warna da karat, emas perhiasan juga dinilai dari bentuk dan keunikan sehingga sangat sering dijumpai seebuah gelang yang sama dan kadar karat yang sama, harga jah berbeda. Biasanya semakin unik sebuah bentuk perhiasan akan semakin mahal harga untuk pembuatannya. Dalam perhitungan harga emas, biaya keunikan tersebut biasanya dikenal dengan ongkos pembuatan.

2. Investasi Emas Lantakan
Jenis emas yang kedua adalah emas latakan. Emas ini hanya tersedia dalam kadar 24 karat. Emas ini sering disebut dengan emas batangan atau dengan istilah fine gold. Bentuk emas latakan atau batangan inilah yang menjadi incaran orang Tionghoa untuk diinvestasikan karena kandungan emas 24 karat dapat meminimalisasi permainan harga oleh pedagang, tidak ada ppn, dan ongkos pembuatannya relatif kecil. Untu emas latakan tidak dikenai pajak.Hal inilah yang membuat investasi dalam bentuk emas menjadi semakin menarik.

3. Investasi Emas Koin
Pada prinsipnya emas koin sama dengan emas latakan. Hanya bentuknya berupa koin.Bentuk koin emas ini berupa koin emas cetakan, koin emas mata uang, dan koin emas kuno. Investasi dalam bentuk koin emas biasanya dilakukan oleh orang-orang yang cukup memiliki dana cadangan yang banyak karena investasi dalam bidang ini dapat dikategorikan investasi benda seni. Biasanya orang yang berinvestasi dalam bentuk koin emas kuno sudah lebih dulu membangun fondasi ivestasi dalam bentuk emas latakan.

INVESTASI MATA UANG ASING
Ada Apa Dengan Mata Uang Asing?
Masing-masing negara memiliki mata uang yang berbeda antara satu negara dengan negara lainnya. Perbedaan mata uang ini mengakibatkan munculnya sebuah harga mata uang suatu Negara jika dibeli dengan mata uang Negara lain. Harga tersebut bisa berubah-ubah setiap waktu yang disebabkan oleh begitu banyak factor, diantaranya permintaan dan penawaran yang berkaitan dengan masalah ekspor, tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, serta tindakan-tindakan spekulasi.Orang Tionghoa di Indonesia sangat tau betul bahwa rupiah sangat rentan mengalami pelemahan dari waktu ke waktu dibandingkan dengan mata uang Negara-negara maju. Berdasarkan hal tersebut, investasi dalam bentuk penyimpanan mata uang asing menjadi salah satu investasi yang diminati orang Tionghoa. Jenis transaksi mata uang asing dapat di uraikan sebagai berikut.

1. Transaksi Forward
Transaksi forward merupakan transaksi pembelian dan penjualan mata uang asing yang harganya ditentukan saat ini dan berlaku untuk beberapa waktu kedepan. Misalnya, tiga bulan atau enam bulan kedepan.

2. Transaksi Dual Currecy Deposite
Merupakan transaksi untuk membeli atau menjual satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya.Misalnya, GBP/USD.

3. Transaksi Margin
Transaksi margin mirip dengan transaksi dual currecy deposite, tetapi menggunakan margin jaminan. Artinya, ketika kita membeli suatu mata uang asing, kita hanya mengeluarkan dana jaminan sebesar sekian persen.

4. Transaksi Spot
Transaksi spot merupakan transaksi yang dilakukan di bank dengan penyerahan secara fisik mata uang asing atau yang kita beli. Mata uang tesebut dapat juga kita simpan di bank dengan aturan yang berbeda untuk setiap bank dan setiap mata uang.
Komponen Perhitungan Transaksi

Perhitungan transaksi mata uang asing secara fisik di money charger lebih sederhana jika dibandinkan dengan perhitungan transaksi emas latakan karena dalam transaksi mata uang asing tidak dikenal adanya biaya ongkos pembuatan, sehingga cara perhitungan transaksipun hanya berdasarkan pada harga jual dan harga beli. Berikut ini adalah komponen-komponen perhitungan transaksi mata uang asing di money charger.

1. Harga Bid dan Ask
Harga bid adalah harga beli pihak bank di money charger. Artinya, ketika kita akan menjual mata uang asing yang kita miliki, perhitungannya didasarkan pada harga bid. Harga ask adalah harga jual pihak bank sehingga ketika kita membeli suatu mata uang asing, yang menjadi perhitungan adalah harga ask.

2. Kurs Tengah
Kita melakukan penjualan atau pembelian mata uang asing lebih banyak melalui bank atau money charger sehingga kita harus mengetahui kurs yang berlaku di bank atau money charger tersebut. Contohnya, seandainya kita akan melakukan transaksi pembeelian atau penjualan mata uang asing melalui BCA, kurs yang berlaku adalah kurs yang dikeluarkan dari BCA.

3. Yield
Perhitngan yield dalam investasi mata uang asing sangat mudah, yaitu dengan mengurangkan hasil penjualan dengan harga perolehan.

Investasi Saham
Saham menjadi salah satu alternative selanjudnya yang diminati oleh orang Tionghoa setelah mereka mempangn fondasi investasi dalam bentuk emas dan mata uang. Dibanding investasi dalam bentuk emas atau mata uang, dapat dikatakan saham lebih beresiko besar.Pertumbuhan ekonomi dan pengelolaan perusahaan menjadi factor penentu naik-turunnya harga saham.

Hal-Hal Seputar Saham

1. Saham dan Emiten
Saham merupakan bukti keikut sertaan dalam modal perusahaan.Perusahaan yang mengeluarkan saham tempat saham tersebut dicatat dan diperdagangkan melalui bursa efek disebut dengan emiten.Ketika kita membeli dapat diartikan pula bahwa kita membeli kinerja perusahaan. Kinerja perusahaan ini berfungsi untuk memprediksi tingkat keuntungan perusahaan pada masa yang akan datang. Laba yang akan diterima masih dalam bentuk prediksi sehinga setiap orang meemberikan prediksi yang bermacam-macam.

2. Broker
Dalam transaksi saham, kita tidak bisa menjual atau membeli langsung kepada perusahaan yang menerbitkan saham.Kita harus melakukan transaksi melalui jasa broker.Atas jasanya sebagai perantara, umumnya broker mengenakan komisi untuk setiap transaksi, baik beli maupun jual.

3. Lot
Lot merupakan satuan transaksi saham.Di Indonesia satu lot saham sebanyak 500 lembar.Setiap kali melakukan transaksi, jumlah minimum yang kita transaksikan adalah satu lot.

4. Harga Beli (Bid) dan Harga Jual (Offer)
Harga beli adalah harga yang berlaku sebagai dasar perhitungan saat kita melakukan transaksi jual.Harga jual adalah harga yang berlaku sebagai dasar perhitungan saat kita melakukan transaksi beli.

5. Mekanisme Transaksi
Mekanisme transaksi adalah menggunakan system antrian dan masing-masing penjual dan pembeli bebas menentukan harga jual atau harga beli yang di inginkan. Setiap penawaran tersebut diurutkan sesuai dengan waktu masuknya dan dipertemukannya antara penawaran harga beli tertinggi dan penawaran harga jual terendah.

6. Waktu Transaksi
Kita dapat melakukan transaksi jual-beli saham pada hari bursa dan jam bursa.

Komponen Perhitungan Transaksi Saham
1. Harga saham
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa dalam transaksi saham kita mengenal ada harga beli dan harga jual yang digunakan sebagai dasar perhitungan transaksi.
2. Komisi ini selalu kita bayarkan kepada broker setiap kali kita melakuan transaksi jual dan beli.
3. Pajak Atas Komisiadalah biaya yang selalu kita keluarkan setiap melakukan transaksi yang
besarnya 10% dari komisi yang kita bayarkan kepada broker
4. Levyadalah biaya yang kita keluarkan untuk bursa efek, besarnya 0,0043% dari nilai transaksi
5. Pph adalah pajak yang harus kita keluarkan untuk pemerintah setiap kita melakukan transaksi jual.
6. Capital GainKeuntungan yang kita peroleh dari selisih harga perolehan dan hasil penjualan.

 Investasi Properti
Seiring dengan bertambahnya dana cadangan yang dimilikinya, pada umumnya orang Tionghoa akan mulai melirik investasi dibidan properti. Properti yang dimaksud di sini adalah bangunan rumah, rumah toko, dan apartemen.Dalam memilih sebuah investasi properti ada hal yang paling utama diperhatikan oleh orang Tionghoa yaitu lokasi.Kita dapat melihat bahwa lokasi sangatlah penting ketika memutuskan untuk melakukan investasi property.

Faktor-Faktor Yang Harus Diperhatikan
Dalam membeli sebuah rumah, selain pprinsip yang diajarkan orang Tionghoa diatas, kita juga perlu mengetahui beberapa factor yang harus kita perhatikan. Yaitu, faktor lokasi, faktor bangunan, faktor harga, faktor pengembang, faktor fasilita, faktor prospek, faktor dokumen, dan faktor investasi.

Komponen Perhitungan Investasi Properti
Ketika memutuskan untuk melakukan investasi property, kita harus mengetahui biaya-biaya yang muncul akibat investasi tersebut. Biaya-biaya tersebut ialah, pajak bumi dan bangunan, biaya perolehan hak atas tanah atau bangunan, pajak penghasilan, biaya balik nama, biaya notaris,komisi agen, dan biaya perawatan.

 Investasi Tanah
Jika sudah terbiasa melakukan investasi property, umumnya orang akan mencoba investasi tanah. Investasi tanah secara umum memiliki resiko lebih besar dibandingkan dengan investasi rumah atau property.Namun yeal yang dihasilkanpun cukup besar.Disebabkan resikonya yang relative besar itulah umumnya orang yang melakukan investasi tanah adalah orang yang memiliki kemampuan finansil berlebih.

Tips Sebelum Melakukan Investasi Tanah

1. Faktor Lokasi
Sepertihalnya ketika kita melakukan investasi rumah, factor lokasi merupakan factor penting yng harus diperhatikan pertama kali.

2. Faktor Peruntukan
Faktor peruntukan sangat penting untuk kita ketahuisebelum membeli tanah.Kita harus mengetaui rencana pemerintah untuk pembangunan atas tanah yang kita beli, jangan sampai kita membeli tanah yang kecil, padahal peruntukan untuk gudang. Suatu saat nanti kita akan kesulitan menjual tanah tersebut karna pada umumnya perusahaan yang membangun gudang akan membeli tanah yang dengan ukuran luas.

3. Faktor Harga
Dalam investasi tanah usahakan kita mendapatkan harga dibawah pasaran karena pada umumnya kita membeli ukuran yang sangat luas dan keadaan wilayah yang belum berkembang.
4. Faktor Legalitas

Kita harus mengetahui pengetahuan status hukum atas tanah yang akan kita investasikan.

5. Faktor Keamanan
Seperti yang telah kita singgung sebelumnya, jika kita membeli tanah untuk investasi, berarti kita akan mengeluarkan biaya tambahan untuk membangun pagar sekeliling tanah yang kita miliki dan melakukan pengawasan secara berkala.

6. Faktor Pematangan
Ada baiknya ketika melakukan investasi tanah, kita melakukan usaha pematangan.Misalnya, membangun pondasi keliling.

Investasi Bangunan Gedung
Pada prinsipnya investasi bangunan gedung ini dilakukan oleh orang Tionghoa ketika tingkat kekayaan semakin meningkat.Karenanya, tidak semua orang bisa memulai melakukan investasi bangunan.Investasi bangunan intinya adalah membeli atau membangun sebuah bangunan dan menyewakannya secara retail. Investasi bangunan ini bisa dikatakan hampir menyerupai sebuah bisnis sehingga perlu ada alokasi dana yang dimannfaatkan untuk biaya operasional

Investasi Barang Produktif
Banyak orang berfikir bahwa untuk menikmati keuntungan dari perusahaan taksi harus menanamkan modal yang sangat besar, terutama untuk membangun system dan produser operasional yang sangat komplek, sehingga orang-orang yang tergolong kaya yang bisa melakukannya.

Orang Tionghoa tidak berfikir seperti itu.Orang Tionghoa juga berfikir bahwa namanya investasi seharusnya hannya membutuhkan campurtangan seminimal mungkin.Yang dilakukan orang Tionghoa untuk ikut serta menikmati dari sebuah perusahaan taksi adalah ikut menanamkan modalnya dalam bentuk mobil.Mereka membeli sebuah mobil yang sesuai dengan kriteria perusahaan taksi, kemudian menyewakannya untuk digunakan kendaraan operasional perusahaan taksi tersebut.Sebagai imbalannya, setiap bulannya mereka mendapatkan biaya sewa dari perusahaan tersebut.

Jadi, mulai sekarang marilah memikirkan hal-hal yang bisa dilakukan untuk menambah yield investasi kita.Masih ada banyak hal yang bisa kita lakukan dengan prinsip investasi terhadap barang produktif ini.Kuncinya adalah kita harus selalu awas melihat kebutuhan disekitar kita.

Investasi Pabrik
Prinsip investasi pabrik disi tidak selalu harus berwujud pabrik yang besar, melainkan focus pada mengelola sesuatu secara global kemudian menjualnya secara retal. Mengelola secara global artinya membuat sesuatu atau membeli sesuatu dalam jumlah yang banyak kemudian menjual sebagian demi sebagian dengan harga yang lebih mahal.Konsep pabrik bagi kalangan orang Tionghoa di dasarkan pada prinsip menguasi bisnis dari hulu hingga hilir.

Jika kita memiliki sebuah perusahaan, misalnya penerbitan buku, selain mengmbangkannya kearah toko buku, kita juga harus memikirkan bagaimana bisa membeli percetkan buku beserta seluruh mesin dan sistemnya. Jika ha itu terjadi , kita akan mendapatkan keuntungan ganda, yaitu dari penjualan buku dan sekaligus jasa percetakan buku. Tentu prinsip tersebut sangat berbeda dengan prinsip kebanyakan orang yang sudah cukup merasa puas ketika sudah mencapai suatu pencapaian tertentu sehingga tidak memikirkan langkah selanjutnya untuk maju.

Investasi Pendidikan

Motivasi dan Kemampuan
Setiap dari kita pernah mendengar kata kursus, training, atau pelatihan.Ada banyak macam kursus dan pelatihan, ada yang hanya menyampaikan hal baru tentang sebuah penggunaan teknologi, ada kursus yang mengajarkan suatu keterampilan, ada juga kursus yang hanya berisi pendapat ahli dan diskusi.Ada beberapa hal yang dapat kita cermati ketertarikan orang Tionghoa terhadap masalah kursus ini.

Pada dasarnya sebagian besar orang Tionghoa bahwa biaya yang digunakan untuk membeli tiket seminar atau kursus adalah biaya investasi. Artinya, biaya investasi adalah biaya tersebut harus kembali berkali-kali lipat setelah kursus selesai.Orang Tionghoa sangat sadar bahwa untuk meraih kesuksesan setidaknya harus ada dua hal, yaitu motivasi dan kemampuan.Sangat disarankan bagi kita untuk mengikuti berbagai macam seminar motivasi, tetapi kita juga harus melengkapi diri untuk menambah kemampuan.

Franchise Sebagai Bisnis Sampingan

Bisnis Tanpa Campur Tangan
Suatu ketika saya pernah tergiur untuk membeli franchise (waralaba) murah di bidang makanan kecil. Awal ketertarikan saya terhadap franchise tersebut adalah ketika saya membaca sebuah majalah yang mengatakan jika kita membeli franchise P, dana investasi kita akan kembali dalam sebulan. Singkat cerita saya memutuskan untuk joint sebagai mitra franchise P.

Pada awalnya semua berjalan lancar dan segala fasilitas yang dijanjikan diberikan kepada saya. Namun, hasil investasi tidak pernah kembali.Mengapa terjadi hal seperti itu?Karena baru mengetahui bahwa ternyata saya harus menutup biaya operasional yang cukup besar dari kantong saya sendiri, serta mencari dan mengelola karyawan sendiri. Fungsi dari franchise P ternya hanya sebagai penjual gerobak dan penyedia bahan baku.

Saya menjadi pemikir, saya benar-benar merasakan mengeluarkan uang secara terus-menerus, sedang pemilik franchise mendapatkan uang dari saya secara terus menerus karna setiap bahan baku yang ada harus saya beli darinya, sementara bahan baku yang sama juga tersedia dipasaran dengan harga yang lebih murah.

Dari kegagalan tersebut, saya mulai merenungkan apa penyebab banyak orang Tionghoa tidak tertarik dengan penawaran franchise murah. Salah satu penyebab utama adalah bagi orang Tionghoa yang disebut dengan investasi adalah bisnis sampingan yang tidak menuntut campur tangan kita lagi.

Prediksi Bisnis Lancar Pada Masa Krisis
Pada saat ini dunia sedang menghadapi masa yang tidak pasti dalam bidang finansial. Bermula dari kejatuhan pasar saham di amerika serikat yang mengakibatkan kejatuhan seluruh pasar saham di Negara-negara lain, termasuk Indonesia. Melihat kenyataan yang akan kita hadapi pada tahun-tahun mendatang, kita memiliki dua pilihan, yaitu hidup dalam kekhwatiran dan ketakutan atau melihat semua ini dengan cara yang lebih kreatif dan menjadikannya sebagai peluang.

Kita harus memiliki fikiran terbuka bahwa dalam bisnis apa pun setidaknya ada satu orang kaya di sana. Hal tersebut cukup menegaskan bahwa semua bisnis sebetulnya adalah baik dan layak dikerjakan. Permasalahan utama adalah saat ini kita cocok melakukan bisnis di bidang apa. Jika itu menjawab, akan sangat mudah bagi siapapun mengembangkan bisnis dan menguasainya dari hulu hingga hilir.

Kursus
Salah satu bisnis yang diminati oleh orang Tionghoa adalah menyelenggarakan kursus.Bisnis ini di prediksikan akan tetap eksis pada masa krisis. Tentunya hal tersebut harus diimbangi dengan kreativitas para tenaga pemasaran dan pemberian materi latihan yang beragam.

Event Organizer Job Fair
Masih berkaitan dengan banyaknya pengangguran selama masa krisis, bisnis event organizer fair akan tetap berjalan, bahkan akan menuai keuntungan yang besar.

Creative Marketing
Bisnis selanjutnya yang di prediksikan eksis pada masa krisis adalah bisnis creative marketing. Apapun bisnisnya, tentunya pada masa krisis sangat dibutuhkan cara-cara pemasaran yang creative mengingat pada masa tersebut daya beli konsumen akan menurun tajam.

Bisnis Makanan
Bisnis makanan ini diprediksikan akan tetap eksis pada masa mendatang asalkan pengelolanya dapat menyajikan sesuatu hal yang unik dengan harga wajar dan tentunya dengan pelayanan yang baik.

Investasi

1. Emas
Bagaimana dengan investasi?Infestasi dalam bentuk emas latakan masih tetap diprediksikan menjadi investasi yang aman.Investasi emas di Indonesia telah terbukti bertahan ditengah gejolak finansial dunia. Pada saat harga minyak dunia mencapai lever tertinggi, yaitu di atas 140 dolar as perbarel, harga emas menju level harga 1000 dolar as per troy once. Setelah terjadi gejolak finansial, hrga minyak turun hingga mencapai 40 dolar as perbarer.Sementara harga emas hanya turun hingga kisaran 750 dolar as per troy once.

2. Saham
Berbicara masalah saham, pada masa krisis di predisikan harga saham di perusahaan yang bergerak dibidang Consumer good akan tetap eksis. Penjelasannya sama dengan penjelasan bisnis makanan. Apapun keadaan ekonominya, setiap orang akan tetap menggunakan barang-barang konsumtif, seperti sabun, sampo, atau pasta gigi. Akan ada saatnyaa setelah melewati krisis, ekonomi akan berangsur membaik, pembangunan mulai normal, dan pasar mulai bergairah. Saat itulah saat yang tepat bagi kita untuk mengoleksi saham-saham yang berbasis komoditif karena harganya akan naik tinggi dalam waktu yang singkat.

Kesimpulan

Dalam mengikuti system bisnis orang Tionghoa ada banyak hal yang menjadi pembelajaran di dalam diri kita baik itu dalam bentuk saham, usaha, bahkan investasi.Dalam hal kedisplinan, usaha, pengturan keuanga yang bagus dapat di jadikan contoh.Serta pengambilan keputusan yang penuh pertimbangan walau beresiko orang tionghoa tetap berupaya bertahan.Startegi yang bagus dan pemilihan bisnis yang bijaksana sesuai dengan skill masing – masing.
Dan orang Indonesia serng kali kalah terhadap orang Tionghoa karna orang Tionghoa belajar untuk menemukanskill mereka dan mengembangkannya, namun orang Indonesia hanya mengejar kursi dan tanpa disadari kursi yang dikejar bukanlah hal yang membuat kita lebih maju. Namun tetap pada titik yang sama yaitu di bawah kepemimpina. Bukan menjadi pemimpin.

Sumber : Mengikuti Jejak Bisnis Menggiurkan Orang Tionghoa, Liem You Tjwan, Visimedia, Jakarta, 2008.

Money games : “Cari untung dengan mudah dan cepat dengan investasi”


Suatu harapan yang sedang trend saat ini lupa kalau semuanya hanya semu. Itu yang terjadi saat ini ketika maraknya penipuan berkedok investasi, bahkan ini menimpa orang pintar yang punya modal dan malas untuk investasi yang untung lama.

Padahal sebenarnya semua orang dituntut bekerja keras dan ini menyangku harta dan secara gamblang dalam al-qur’an sebanyak 25 kali kata Maal (uang) diungkapkan dalam bentuk tunggal dan Anwaal dalam bentuk jamak sebanyak 61 kali (dalam Mu’jam Almufaras oleh Fuad Abdul Faqi) dan harta yang kita cari hal yang baik dan didapatkan dengan cara yang baik pula.

Trend semu dengan kedok investasi kita kenal dengan money game, banyak korban dari mulai orang biasa yang tidak paham bisnis, ataupun para intelektual yang silap mata dengan iming-iming keuntungan yang luar biasa sampai orang yang secara intelektual memahami bisnis.

DEFINISI

Money game adalah kegiatan penghimpunan dana  masyrakat atau penggnadan uang dengan praktik memberikan komisi, margin atau profit dengan besaran tertnetu kepada investor atau hasil dari pendaftaran mitra usaha yang bergabung kemudian dan bukan dari hasil penjualan produk. Produk yang dijual tersebut hanya sebaai kamuflase atau tidak mempunyai mutu/kualitas dan volume yang dapat di[ertanggungjawabkan. Salah satu daya pikat money game adalah janji-janji mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat dengan usaha yang amat minimal. Investor cukup menanamkan dananya saja kepada pengelola usaha (praktisi money game) dan akan menerima margin rutin secara berkalas ecara tetap, besarannya atraktif dan nyaris tanpa resiko, semacam passive incomes tetapi tidak diperoleh daru suatu usaha bisnis yang benar.

Pada titik tertentu dana akan habis atau tidak cukup untuk member margin yang disepakati, bahkan untuk mengembalikan investasi pokok sekalipun. Hal ini dikarenakan dana tersebut pada dasarnya tidak tumbuh dari perputaran bisnis yang normal, melainkan dari perekrutan anggota atau investor baru. Kemudian dana pokok tersebut digunakan untuk membayar margin investor, membiayai operasional bahkan tentu saja memperkaya pengelola utamanya secara dramatis.

Kalaupun ada perputaran bisnis yang real, volume bisnisnya dan marginnya amat jauh memadai untuk menutupi kewajibannya. Pada saat dana semakin besar terkumpul dan semakin banyak anggota bergabung, namun pada saat yang sama tergerus untuk memenuhi kewajiban margin sekaligus penyimpangan sebagaimana disebut diatas, maka biasanya terjadi krisis likuiditas dan pada puncaknya dana pokok investor macet dan tidak dapat dikembalikan. Kejadian ini berlangusng lama bahakn bertahun-tahun,berjalan dengan manis tanpa ada gejolak. Semakin lama berlangsung, biasanya ledakan kasusnya juga semakin besar dan komplikasi maslah yang ditimbulkan semakin berat.

SEJARAH

Money games sering kali dinamakan modus / skema ponzi yang diambil dari seorang penipu yang bernama Charles Ponzi yang tinggal di Boston, AS yang menawarkan investasi berupa transaksi spekulasi prangko AS terhadap prangko asing di era tahun 1919-1920. Ponzi mendirikan The Security Exchange Company pada tanggal 26 Desember 1919 yang menjanjikan investasi dengan balas jasa 40% dalam 90 hari.

Padahal kala itu bunga bank hanya 5% pertahun. Tidak sampai satu tahun, diperkirakan sekitar 40.000-an orang mempercayakan sekitar US$15 juta atau sekarang senilai US$140 juta dalam perusahaannya. Untung yang dijanjikan ponzi ternyata hasil tambal sulam. Pada pertengahan agustus 1920, audit oleh pemerintah terhadap usaha ponzi menemukan bahwa ponzi sudah bangkrut. Total asset yang dimilikinya sekitar US$1,6 juta, jauh dibawah nilai uangnya kepada investor.

CIRI-CIRI BISNIS

1)    Pola penawaran : peluang investasi

Pada awalnya, penawaran bisnis yang diberikan berupa peluang investasi untuk suatu kegiatan usaha, nyaris sama dengan penawaran bisnis yang normal pada umumnya. Calon investor akan didekati dan ditawarkan keuntungan dari suatu prospek bisnis. Objek bisnis yang ditawarkan biasanya satu jenis, misalnya bisnis sapi. Intan, voucher pulsa, peternakan ayam, dsb. Pola investasinya-pun biasanya menawarkan satu margin yang flat (tetap). System pelaksanaan dan prosedurnya biasanya juga distandardisasikan dan seragam karena dirancang untuk menjaring volume nasabah yang banyak.

2)    Margin : atraktif dan tetap (flat)

Pesona lain dari money games ini adala margin keuntungan yang atraktif, besar dan tetap (flat) serta dianggap nyaris tanpa resiko dan berkeringat. Misalnya dijanjikan margin 10% perbulan dari dana yang ditanamkan atau 120% pertahun. Bandingkan dengan bunga deposito yang hanya 6-8% pertahun, obligasi 10-14% pertahun, saham 12-50% pertahun yang itupun sangat fluktuatif dan besar resikonya. Jadi kalau ada yang menjanjikan keuntungan 120-180%, palagi sampai 800% pertahun, hamper dipastikan money games. Apalagi bersifat flat atau tetap. Selain itu margin tersebut umumnya bersifat flat/tetap. Ada pengelola money games yang terang-terangan menawarkan margin flat persis seprti bunga bank, ada pula yang menawarkan pola bagi hasil namun pada dasarnya sama yaitu member margin yang flat. Ketidak logisan diri ini adalah dari segi : margin yang besar (hamper tidak mungkin member margin yang amat bear mengingat produk yang diperdagngkan umumnya komoditi umum yang memiliki persaingan ketat dan dengan demikian marginnya harus kompetitif. Besaran margin ini belum tentu 10% perbulan, bisa saja lebih kecl dari itu apalagi kalau lebih besar. Margin falt/tetap (hamper tidak mungkin sautu bisnis sellau memiliki keuntungan yang tetap sepanjang waktu, selama bertahun-tahun. Pasti fluktuatf, bahkan sekali merugi. Selain itu, margin flat secara nyata bernuansa transaksi ribawi yang sudah jelas hukumnya.)

3)    Bisnis : size riil kecil, spekulatif dan manipulative

Bisa saja produk bisnis yang akan dikelola dari dana investor tersebut adalah sesuatu yang riil namun dipastikan volume perputaran tersebut tidak seimbang dengan volume dana yang terkumpul atau bahkan hanya sebagai kulit atau kamuflase belaka. Misalnya penawaran investasi terhadap bisnis voucher pulsa. Dana digunakan utuk transaksi real perdagangan pulsa jauh lebih sedikit dibandingkan volume dana keseluruhan yang dapat mengakibatkan moral hazard dan penyimpangan.

4)    Tranparansi : minim.

Umunya ara investor tidak diberi akses untuk mengetahui, mengawasi palagi mengaudit secara mendalam operasinal bisnis tersebut. Ummnya hanya diberi informasi permukaan saja, mislanya fisik beberapa sample dokumen, fisik tempat usaha, inipun hanya bersifat sekadar showcase atau etalase saja yang bagi orang awam dirasa memadai, aplagi bila setoran margin bulanan yang janjkan lancar diberikan, maka sangat mungkin mengurangi kewaspadaan, kehati-hatian dan daya kritis dari investor. Bagi investor yang jeli, ia kaan segera mengetahui kejangglan dengan melihat secara fisik bisnis tersebut dan apalagi bila dilengkapi dengan logika dan bukti-bukti trasaksinya dan segera keluar dan menarik dananya sebelum segalanya menjadi terlambat.

5)    Anggota

Pada dasarnya sumber dana dari uang/investasi para anggota. Karena dana harus tumbuh terus dengan pesat untuk memenuhi kewajiban dan penyimpangan tanpa diiringi perputaran usaha yang memadai, maka jalan satu-satunya adalah meekrut secara terus menerus anggota baru. Maka aktiftas yangs angat menonjol adalah kegitan merekrut anggota baru yang jauh lebih dominan ketimbang membicarakan bisnis realnya itu sendiri. Seringkali biaya bergabung menjadi anggota jauh lebih tinggi dibadning umumnya bergabung kesuatu jaringan MLM yang baik dan wajar. Terkadang dirancang dengan pola MLM secara terttup dimana investor sangat boleh jadi tidak mengerti aliran dananya akan mengalir dan terhenti kemana. Pola ini klai dipilih ileh oknum pengelola money games, selain sebagai teknis pemasara yang murah dan efektif adalah juga untuk mendistribusikan tanggungajawab dan resiko bila dikemudian hari kepada para jejaringnya yang juga bertugas mencari dana.sering kali pola ini sengaja tidak diiringi dengan akd perjanjian yang memadai atau bahan tidak ada sama sekali.

6)    Tenik

Berbagai cover biasa dijalankan oleh para pelaku.  Bisa perorangan tanpa badan hokum (man to man), menggunakan cover PT/perusahaan, pemasaran jaringan (multi level marketing)

7)    Legalitas

Umunya pebgelola bisnis ini tidak memiliki izin yang memenuhi persyaratan UU alias illegal. Dalam hal investasi ada  aturan dari bapepam dan hal kegiatan penghimpuna dana dari masyrakat diatur dalam UU no 10 tahu 1998 tentang perbankan, khsuusnya pasal 46 ayat 1 yang menjelaskan ancaman pidana dan denda bagi siapa yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpana   tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indoensia.

  TINJAUAN SYARI’AH

a)    Setiap transaksi yang mengandung unsure ketidaktransparanan atau ketidak jelasan maka termasuk jual beli gharar yang dilarang oleh syara’ berdasarkan hadis ; “ Rsululah SAW melarang jual beli gharar (HR. Muslim). bentuk gharar (ketidakjelasan) yaitu : jahalatul-‘aqidain (setiap bentuk bisnis yang tdiak jelas para phak yang terlibat dalam aqad (al aqidain-antara investor dan pengelola) seperti muncul operator seolah-olah sebagai pengelola atau kolektor, seolah-olah sebagai manajer, hali itu tidak memenuhi syarat wudhuh al aqidain (kejelasan pelaku transaksi yang memiliki hak dan kewajiban), jahalatul-ma’qud ‘alaih (setiap bentuk bisnis yang tidak jelas objek transaksinya (ma’qud alaih) atau objeknya ada tetapi tidak sepadan dengan harga yangdialokasikan yang merupakan dua substitusi (‘iawadhain) termasuk juga aqad yang jelas namanya tetapi tidak jelas karakteristik (muwashofat) turunannya.

b)    Setiap bentuk bisnis yang menawarkan keuntungan yang tidak wajar seperti saah satu substitusinya tidak jelas atau tidak wajar nilai ekonomisnya adalah tidak syar’I termasuk kategori akli amwaalinnaas bil baathil.

c)    Setiap bentuk jual beli yang menawarkan fixed return/ flat/ tetap adalah tidak syar’I sebab bertentangan dengan kaidah syar’iyyah al g ghunmu bil ghurmi

AKIBAT

a)    Harta pribadi terkuras.

b)    Asset ludes dan terjerat hutang yang amat besar

c)    Menyuburkan mentalitas malas berusaha

d)    Mengurangi perputaran sector dan memperburuk ekonomi bangsa

e)    Resiko bagi para pelaku hanya penjara 4-5 tahun dan sita asset yang terdeteksi sementara para korban mengikin harus menderita seumur hidupnya bahkan hingga turunannya.

KESIMPULAN

BISNIS yang bersifat money game adalah haram karena merupakan bisnis spekulatf yang mengnadung unsure ketidak wajaran, penipuan, pendhaliman dan merugikan masyarakat.

Sumber :

Disesuaikan dan disarikan dari Tadzkiroh DPP PKS Bidang Pengembangan Ekonomi Dan Kewirausahaan


KEBERHASILAN USAHA


Apa yang membuat sebuah perusahaan berhasil?

Pengumpulan pendapat terbaru mengenai manajemen menghasilkan rating berikut :

  1. Sebuah prasangka terhadap tindakan lakukan, perbaikan, coba
  2. Bentuk sederhana dan staf sedikit
  3. Kontak yang berkesinambungan dengan konsumen
  4. Otonomi operasional untnk mendorong semangat usaha
  5. Tekanan pada nilai bisnis kunci
  6. Sikap BISA DILAKUKAN
  7. Komitmen untuk mencapai kepuasan konsumen
  8. Fleksibilitas dalam memenuhi permintaan khusus (dapatkah Anda mengirimkan hari ini’—“ya”, -“tidak”- “maaf”, truknya telah berangkat, terlalu sibuk”, dsb.)
  9. Tanggapan pada permintaan khusus
  10. Hal-hal yang amat baik (outsome) jika diperlukan
  11. Tempatkan hadiah pada jasa
  12. Memonitor aktivitas pesaing
  13. Menapak teknologi terbaru
  14. Menjadi yang terbaik
  15. Berpusat pada pelayanan konsumen

Mereka mungkin bisa juga akan menambahkan-‘tetaplah pada tema dasar’ atau ‘bisnis inti’ Jadilah yang paling lengkap

Buatlah bisnis Anda sebagai yang :

  • Paling seksama
  • Memiliki persediaan terbaik
  • Memliki profil tertinggi
  • Merupakan benchmark yang menjadi ukuran untuk bisnis saingan lain

Juga:

  • Jangan hidup mengikuti kriteria—ciptakan kriteria itu!
  • Desain produk Anda dengan lebih baik
  • Tampilkan dengan lebih baik
  • Sediakan instruksi yang lebih baik
  • Sediakan pendukung penjualan yang lebih baik

Manajemen Waktu

“Saya harap saya memperoleh waktu, untuk mengikuti Kursus Ma­najemen Waktu”

1. Manajemen waktu memiliki tiga komponen—kebutuhan untuk :

  • Prioritas yang mapan
  • Menggunakan penjadwalan atau pemrograman yang realitas
  • Belajar membuat keputusan dasar dan bertindak sesuai keputasan tersebut

2. Manajemen waktu yang efektif mengenai :

  • Merencanakan dan menyusun prioritas
  • Apa hal paling penting untuk dilakukan hari ini?
  • Apa yang harus dikerjakan hari ini?
  • Daftarkan sesuai urutannya dalam agenda harian atau selembar kertas
  • Dan kerjakan sesuai urutannya

3. Mengelola prioritas

Klasifikasikan tugas-tugas dalam kelompok, seperti :

  • Kategori A—prioritas utama, memerlukan perhatian pribadi Anda
  • Kategori B—penting, namun bukan prioritas utama
  • Kategori Cdapat dikerjakan setelah selesai dengan kategori A dan B
  • Kategori D—delegasikan pada orang lain

4. Banyak manajer bisnis kecil menganggap penting hal-hal :

  • Membuka surat
  • Mengerjakan pekerjaan sehubungan dengan kegiatan perbankan sehari-hari
  • Hal-hal ini merupakan bagian dari hal-hal biasa yang dapat dan sebaiknya didelegasikan pada seorang yang bertanggung jawab mengenai administrasi

5. Alokasikan waktu rutin setiap hari untuk tugas-tugas tertentu, contohnya :

  • Rapat-rapat
  • Wawancara
  • Korespondensi
  • Percakapan telepon—masuk dan keluar

6. Apakah Anda proaktif atau reaktif?

  • Apakah Anda menghabiskan waktu memadamkan api? (reaktif)
  • Atau mengisi waktu merencanakan dan mencapai target? (proaktif)

7. Tetap terfokus

Tataplah pada tugas yang menjadi prioritas- jangan terkecoh menger­jakan hal lain

  • Tangani dokumen-dokumen sekali saja
  • Putuskan tindakan yang diminta dan bertindaklah menurut keputusan itu
  • Jangan menangani dokumen setiap hari selama berminggu-minggu

Keberhasilan adalah Mengenai Pengembangan Kualitas Pelayanan. Ini menyangkut:

  • Dapat dipercaya (dapat diandalkan dan konsisten)
  • Responsif (berkemauan dan sigap)
  • Kompeten (keterampilan dan pengetahuan)
  • Akses (mudah dicapai)
  • Sopan santun (sopan, penuh perhatian, hormat , bersahabat)
  • Komunikasi (mudah dimengerti dan dihubungi)
  • Kredibilitas (jujur, dapat dan layak dipercaya)
  • Keamanan (tidak berbahaya, berisiko, atau meragukan)
  • Pemahaman (pengertian kebutuhan konsumen)
  • Nyata (bukti dari pelayanan)
  • Fokus, Fokus, Fokus
  • Memenuhi Standar Kualitas Manajamen Total atau direncanakan untuk Memenuhi Tuntutan Tersebut

Resiko

  1. Tertawa berisiko tampak bodoh.
  2. Mengisak berisiko tampak sentimentil.
  3. Merggapai orang lain berisiko keterlibatan.
  4. Mengekspersikan perasaan beresiko menampilkan diri Anda yang sebenarnnya.
  5. Hidup berisiko kematian
  6. Berharap beresiko patah harapan
  7. Mencoba berisiko gagal
  8. Namun resiko harus diambil karena bahaya terbesar dalam hidup adalah tidak memiliki resiko
  9. Dirantai oleh kepastiannya, ia adalah seorang budak : ia telah mengorbankan kebebasannya.
  10. Hanya orang yang memiliki resikolah yang bebas.

Bagaimana Jika Kita Menaikkan Harga?

Banyak perusahaan menggunakan harga sebagai taktilk keberhasil­an. Mereka menurunkan harga untuk menyaingi harga pesaing. Ini dapat menjadi siklus ganas yang mengurangi margin keutungan semua perusahaan.

Bagaimana jika perusahaan menaikkan harganya?

Staf penjalan mungkin akan memprotes betapa banyak bisnis akan dirugikan secara nyata hanya dalam semalam karena tidak menggunakan harga yang mengikuti pola ‘saya juga’

Bayangkan sebuah kasus hipotesis saat produk dijual $100 dengan variabel biaya $75 dan dengan demikian memiliki kontribusi margin 25%. Manajemen ingin menaikkan harga sebanyak 15%, melawan protes keras seluruh staf penjualan yang meyakinkan bahwa volume penjualan akan jatuh. Manajer penjualan dipanggil oleh manajemen untuk menghitung berapa banyak bisnis yang hilang dengan kenaikan harga yang diajukan, dan kemudian meminta tim penjualannya untuk menyediakan laporan perkiraan angkanya.

Pada saatnya, manajer penjualan menyampaikan manajemen bahwa rata-rata, volume penjualan akan jatuh sebanyak 22% dengan 15% kenaikan. Manajer memiliki angka untuk melakukan prakiraan sederhana.

Ia mengalikan harga (100). Dengan persentasi kenaikan harga (15) untuk hasil 1500. Ini dibagi persentase kontribusi (25). Ditambah persentase kenaikan harga (15), menghasilkan kenaikan harga hingga 40. Bagi 1500 dengan 40 dan hasilnya merupakan volume kehilangan kritis sebanyak 37,5%.

Jadi, penjualan akan turun sebesar 37,5% ; lebih dari perkiraan para staf penjualan, sebelum keuntungan dari kenaikan harga ini mencapai titik impas.

Ini berarti, penjualan perusahaan akan turun 37,5% sebelum keuntungan kenaikan harga itu mencapai titik impas.

RUMUSNYA ADALAH :

X = Penurunan atau kenaikan harga dalam persentase

C = Persentase kontribusi

100 kali X dibagi X + C = CVL ( critical volume loss = volume kehilangan kritis)

sebagai persamaan untuk mengukur kapan Anda ingin memotong harga,

100 kali X dibagi C – X = CVG ( volume perolehan kritis)
Citra diri

Kesan pertama sangat penting dan benar-benar diperhitungkan. Citra macam apa yang telah atau akan diproyeksikan oleh perusahaan atau produk baru Anda? Cara penampilan dan citrra perusahaan dan pro­duk Anda dapat dan mungkin akan, memiliki efek yang penting dalam peningkatan penjualan.

  • Apakah toko atau kios Anda memiliki KONSEP TOTAL?
  • Bagaimana produk Anda dikemas?
  • Dapatkah kemasan produk Anda diperbaiki
  • Apakah bisnis anda memiliki brosur perusahaan yang menarik, yang dapat Anda berikan pada prospektif klien Anda?
  • Apakah itu memaparkan pengalaman, ketrampilan, kualifikasi, produk, jasa, garansi, spesialisasi, fitur, keuntungan perusahaan Anda?

Pertimbangkan ini!

Saat-saat serang konsumen membuka surat atau menerima literaturr promosi dari perushaan Anda :

  • Apakah itu ditampilkan secara baik pada kertas berkualitas dan tercetak baik?
  • Apakah perusahaan dan produk Anda terwakili secara baik?

Saat seorang konsumen menerima invoice dari perusahaan Anda :

  • Apakah mudah dibaca dan dimengerti?
  • Apakah itu mudah dikenali di timbunan invoice lainnya?
  • Apakah tampilannya mendorong konsumen untuk membayar?

Apakah Anda menggunakan daerah penerima tamu untuk :

  • Menonjolkan dan memajang produk perusahaan Anda
  • Memamerkan kualifikasi khusus
  • Memamerkan penghargaan perdagangan dan industri
  • Memajang literatur perusahaan
  • Apa yang Anda dapat dengan menghadirkan citra yang lebih baik?
  • Berapa yang harus Anda keluarkan untuk menghadirkan citra yangl ebih baik?

Pelajaran Dari Masa Lalu

Ini tahun 2008, apa yang akan Anda investasikan? Maukah penanam modal mendukung ide Anda?

  • Toko komputer pribadi
  • Tempat sampah plastik beroda
  • Minuman botol
  • Warung telekomunikasi
  • Bengkel
  • Bengkel spesialis
  • Bisnis franchise

Mengapa ide-ide di atas berhasil?

  • Fokus, nengidentifikasi kebutuhan pasar, da menyediakan kebutuhan itu dalam bentuk yang diterima konsumen
  • Benang merah semua bisnis ini adalah beroperasi dalam produk spesialis yang dihantarkan dengan baik dan mudah diakses

Audit Pemasaran

  1. Kuesioner awal
  2. Anda sebenarnya ada dalam bisnis apa?
  • Apa sasaran bisnis Anda?
  • Apa sasaran pribadi Anda?
  • Aria kekuatan bisnis Anda’
  • Apa kelemahannya?
  • Apa kesempatan yang dimilikinya?
  • Apa ancaman yang ada sekarang dan di masa depan?
  • Apakah bisnis Anda musiman?
  • Apakah Anda menindaklanjuti konsumen dengan menanyakan apakah mereka cukup puas?
  • Berapa penjualan rata-rata Anda sehari-hari?
  • Apakah ada produk yang secara menonjol lebih mengun­tungkan dari yang lain?
  • Apakah ada produk yang secara menonjol kurang mengun­tungkan?
  • Apa isu kritis yang sekarang ini mempengaruhi bisnis Anda?
  • Periklanan?
  • Promosi?
  • Distribusi?
  • Pelayanan apa yang akan menjadi keuntungan khusus?
  • Apa yang membuat Anda kompetitif?
  • Posisi?
  • Harga?
  • Perhatian?
  • Kualitas?
  • Keunikan?
  • Pengalaman?
  • Kontak?
  • Jangka waktu pembayaran?
  • Garansi?

Pertimbangan lain :

  • Apa yang mernbuat para pesaing Anda menonjol?
  • Siapa yang memerlukan Anda?
  • Bagaimana konsumen menilai Anda?
  • Bagaimana konsumen menilai para pesaing Anda?
  • Apakah Anda menawarkan potongan harga?
  • Apakah produk baru yang dapat Anda tawarkan?

Periklanan —10 butir Kiat

  • Apa yang Anda iklankan?
  • Apa yang seharusnya menjadi pesan sentral?
  • Apakah iklan kooperatifnya sesuai?
  • Haruskah anda menggunakan iklan yang sama di semua media?
  • Apakah iklan itu menarik dan menahan perhatian?
  • Apakah iklan itu memiliki headline yang menarik?
  • BARU, GRATIS adalah kak-kata yang bagus untuk digu­nakan pada salinan Anda.
  • Beberapa foto dan garnhar menambah daya tarik.
  • Pemilihan media sangat penting.
  • Promosi integral apa yang dapat Anda lakukan sabagai pendukung?

Aturan lama
Kontak terbaik dengan pembeli potensial adalah kontak personal.
Aturan Baru
Kontak terbaik dengan pembeli adalah kontak yang efektif.

Inovasi

Inovasi yang membuat perubahan pada struktur industri efektif khususnya jika industri jika industri dan pasarnya di’dominasi oleh satu pro­dusen atau supplier yang sangat besar, atau oleh hanya sedikit produsen saja. Bahkan jika bukan benar-benar merupakan monopoli, produsen dan supplier besar dan dominan ini telah mengalami sukses dan tak tertandingi selama bertahun-tahun, cenderung menjadi arogan.

Di mana Anda Akan Bertemu?

Anda akan pergi ke kota yang asing dan baru untuk menemui orang­-orang, untuk pertama kalinya, yang tertarik untuk berbisnis dengan Anda.

Sebagai seorang pengusaha, seperti biasa, Anda memiliki sedikit uang dan tidak mampu menginap di hotel bintang lima—tingga Anda menginap di sebuah motel murah di daerah pinggiran.

Orang-orang yang akan Anda temuii untuk pertama kalinya bisa jadi sangat penting untuk bisnis Anda dan merupakan keharusan bagi Anda untuk membawakan ‘kesan yang tepat’ pada pertemuan ini. Jelaslah bahwa orang-orang yang akan Anda temui juga akan meng­ukur Anda, dan akan meninggalkan pertemuan kali ini dengan me­nyimpan kesan yang baru saja didapat.

10 TIPS MENDONGKRAK BISNIS ANDA


Setelah seseorang memutuskan untuk menjadi pelanggan dari produk dan jasa Anda, apa yang Anda lakukan selanjutnya? Apakah Anda akan berjabat tangan dengan pelanggan baru Anda tersebut dan mengantarnya keluar dari ruangan Anda karena tujuan Anda telah tercapai atau… Apakah Anda akan duduk dengan tenang bersama pelanggan baru Anda tersebut dan menyempatkan diri selama beberapa menit untuk meyakinkannya bahwa ia telah melakukan hal yang benar?

Saya harap Anda mengambil keputusan yang terakhir…

Ada suatu pendapat di industri pemasaran bahwa Anda tidak seharusnya menjual setelah pembelian terjadi . Dengan kata lain, ketika seseorang telah memutuskan untuk membeli produk dan jasa Anda, berhentilah menjual. Saya sependapat. Namun demikian, jangan pernah berhenti untuk kembali meyakinkan keputusan pembelian yang telah dilakukan oleh pelanggan baru Anda.

Segera setelah transaksi pembelian dilakukan, pekerjaan Anda sebagai customer support dimulai dan hal tersebut tidak akan pernah berakhir.

Ketika suatu keputusan pembelian telah dibuat, yakinkan kembali pelanggan baru Anda bahwa ia tidak akan pernah menyesali keputusan tersebut. Kekecewaan pelanggan setelah melakukan keputusan pembelian terkadang adalah hal yang wajar dan Anda tentu saja tidak mau membiarkan hal tersebut berkepanjangan sehingga mereka akan kabur dari daftar pelanggan setia Anda hanya karena Anda lupa menyisihkan sedikit dari waktu Anda untuk meyakinkan mereka kembali. Bila Anda bisa menciptakan suatu kondisi dimana pelanggan Anda sangat paham mengenai produk dan jasa yang mereka beli, maka hubungan bisnis yang sebenarnya pun baru bisa dimulai.

Berikut adalah 10 cara untuk mengukuhkan keputusan pembelian yang telah dibuat dan memulai hubungan bisnis jangka panjang dengan pelanggan baru Anda:

Tips 1:

Hubungi kembali pelanggan-pelanggan baru Anda tersebut sehari setelah pembelian produk dan jasa Anda. Ungkapkan kembali betapa senangnya Anda bahwa mereka sekarang adalah pelanggan dari produk dan jasa Anda dan betapa Anda mengharapkankan bahwa produk dan jasa tersebut memang benar menguntungkan bagi mereka. Anda bisa menghubungi pelanggan-pelanggan baru Anda tersebut dengan telepon atau e-mail tergantung dari jenis bisnis Anda dan mungkin produk dan jasa yang dibeli.

Tips 2:

Ceritakan mengenai pelanggan lainnya yang telah membeli produk dan jasa Anda dan betapa puasnya mereka saat ini.

Tips 3:

Kirim ucapan kartu terima kasih karena telah menjadi pelanggan Anda.

Tips 4:

Ajari pelanggan baru Anda perihal prospek dari produk dan jasa Anda di masa yang akan datang. Berikan kepada mereka penjelasan yang singkat, jelas, dan padat perihal apa yang seharusnya mereka lakukan paska pembelian dan apa yang akan Anda lakukan sebagai penjual untuk menjamin kenyamanan mereka terhadapa produk dan jasa Anda.

Tips 5:

Beritahukan kepada pelanggan baru Anda bagaimana caranya untuk mendapatkan informasi dan bantuan teknis andaikan mereka memiliki pertanyaan atau mendapatkan masalah dari produk dan jasa yang telah mereka beli dari Anda di kemudian hari.

Tips 6:

Apabila Anda sedang mengirimkan produk melalui jasa pihak ketiga (kurir), beritahukan kapan persisnya produk tersebut diberangkatkan dari tempat Anda. Anda pun harus proaktif untuk menanyakan kepada kurir Anda untuk memastikan produk tersebut selamat sampai di tujuan. Apabila bisnis Anda tidak menggunakan telepon sebagai media untuk menghubungkan Anda dengan pelanggan-pelanggan Anda, Anda bisa kirimkan e-mail automatis kepada mereka.

Tips 7:

Sehubungan dengan tip di atas, sediakan suatu sistem dimana pelanggan Anda dapat melacak status pengiriman dari produk Anda tersebut.

Tips 8:

Hubungi kembali pelanggan Anda tersebut seminggu setelah pembelian atau pengiriman untuk memastikan produk tersebut sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Lakukan hal yang sama sebulan setelahnya.

Tips 9:

Simpan e-mail pelanggan-pelanggan Anda dan secara periodik, kirim berita perkembangan seputar bisnis Anda (atau mungkin produk dan jasa baru dari Anda). Lanjutkan hubungan baik Anda dengan pelanggan-pelanggan Anda setelah pembelian dilakukan dan jangan pernah berhenti.

Tips 10:

Beritahukan kepada pelanggan-pelanggan Anda saat ini seputar penawaran terbaru dan diskon special dari waktu ke waktu. Biarkan mereka tahu bahwa ada sesuatu yang spesial dengan menjadi pelanggan Anda. Pelanggan-pelanggan Anda saat ini seperti orang dalam dengan akses khusus dan ketika mereka puas dengan kinerja Anda, mereka tak akan segan-segan memberitahukan hal tersebut kepada yang lainnya.

Itulah 10 tips dari penulis kepada pebisnis lainnya yang saat ini sedang menjalankan usaha mereka dengan gigih. Ingatlah selalu bahwa kesan pertama memegang peranan penting dalam sebuah bisnis, sama pentingnya di kehidupan sosial kita. Dan memastikan bahwa pelanggan-pelanggan Anda terintegrasi dengan sistem pendukung penjualan yang telah Anda buat dan meyakinkan mereka perihal keputusan pembelian yang telah dilakukan sangatlah penting untuk kesuksesan bisnis Anda di masa yang akan datang. Salam sukses!

Tanri Abeng Bocorkan Kiat Suksesnya


Oleh : Rifa Nadia Nurfuadah 

Tanri Abeng. (Foto: Koran SI)

JAKARTA – Sekira dua ratus pelajar sekolah menengah umum (SMU) dan yang sederajat berdialog dengan mantan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN) Tanri Abeng. Para pelajar dari seluruh Indonesia ini merupakan peserta Forum Pelajar Indonesia II.

Pada kesempatan ini, Tanri berbagi cerita suksesnya memimpin berbagai perusahaan besar baik skala nasional maupun internasional.

“Kunci utama menggapai sukses dalam bidang apapun adalah motivasi,” papar pria yang dijuluki Manajer Satu Miliar ini, di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI), Jakarta, Selasa (6/7/2010).

Menurut Tanri, dengan motivasi, seseorang bisa melakukan berbagai hal yang mustahil sekalipun. Dia mencontohkan, pada usia 29 tahun dia sudah diangkat menjadi direktur keuangan sebuah perusahaan multinasional.

Saat itu, untuk mencapai jabatan tersebut, seseorang harus memiliki pengalaman kerja minimal 30 tahun, sementara dia baru bekerja di bidang keuangan selama tiga tahun.

“Waktu itu, bos saya yang berkebangsaan Inggris berhalangan. Dengan motivasi dan tekad yang kuat, saya mengambil alih semua tugasnya. Dengan demikian, saya membuktikan saya bisa memenuhi tanggung jawab besar,” jelas bungsu dari lima bersaudara ini.

Peserta dialog terlihat antusias mengikuti acara. Salah satu peserta bertanya bagaimana membangkitkan kembali motivasi setelah mengalami kejatuhan.

“Intinya, dari awal kita harus siap dengan segala risiko dalam semua pekerjaan. Jadi, ketika kita mengalami kegagalan, kita akan mampu bangkit dengan cepat,” jawab Tanri.

Dia juga mengingatkan, kesalahan akan menjadi sebuah kerugian jika kita tidak belajar dari kesalahan tersebut.

Selain motivasi, Tanri menekankan pentingnya mengatur waktu dengan baik, salah satunya dengan membuat perencanaan. Dengan perencanaan, kita bisa mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin timbul.

“Waktu adalah kekayaan yang paling mahal yang harus kita atur sebaik-baiknya. Jika kita mengatur waktu dengan baik, maka kita akan menjadi pribadi yang efektif,” pungkasnya.

 

Sumber : http://kampus.okezone.com

Ramalan Robert T. Kyiosaki


Dalam Bukunya “Rich Dad’s The Business School For People Who Like Helping PeopleRobert T. Kyiosaki meramalkan adanya tren perbuhan tatanan ekonomi dunia yang digerakan oleh industri pemasraan jaringan. Mengapa demikian? Berikut ini alasannya:

1. Orang menginginkan kebebasan. Hilanglah sudah masa di mana orang mulai bekerja pada usia 25 dan tetap di situ seumur hidup…melakukan seperti apa yang diperintahkan untuk dilakukan guna mempertahankan pekerjaan mereka. Kini orang ingin lebih bergerak, memiliki lebih banyak pilihan, dan lebih banyak kebebasan untuk menjalankan hidup sesuai dengan persyaratan mereka. Bisnis pemasaran jaringan paruh waktu memungkinkan orang lebih dapat mengendalikan hidup mereka dan akhirnya lebih banyak kebebasan. Ia memberikan biaya masuk yang rendah dan sistem siap pakai bagi orang-orang yang ingin sekali melakukan perubahan.

2. Orang ingin menjadi kaya. Pada generasi orang tua kita aturanya mengatakan kalau anda bekerja keras, semakin anda tua, semakin banyak anda dibayar. Anda mendapatkan uang lebih banyak melalui kenaikan gaji. Dan ketika anda mendekati akhir hidup anda, anda akan berkata, “Ketika saya pensiun, penghasilan saya akan menurun.” Dengan kata lain, asumsi bagi orang tua kita adalah anda bekerja keras seumur hidup dan pensiun miskin.

Sekarang ada orang berumur 25 tahun yang tidak pernah mempunyai pekerjaan tetapi telah menjadi milyader dengan membangun piranti lunak komputer. Pada saat yang sama, ada orang yang berumur 50 tahun sedang mencari pekerjaan dengan berharap mendapatkan penghasilan $50.000/tahun. Yang lebih buruk lagi, orang yang berumur 50 tahun ini hanya mempunyai sedikit atau tidak mempunyai uang sama sekali yang dapat disisihkan untuk pensiun dan mungkin tidak bisa pensiun. Orang berumur 50 tahun ini tidak memerlukan pekerjaan. Orang ini memerlukan cara untuk menjadi kaya dan memperoleh tingkat penghasilan yang terus-menerus sepanjang sisa hidupnya. Perusahaan pemasaran jaringan memberikan kesempatan ini dengan memberikan pendidikan, pembimbingan, dan sistem bisnis untuk membantu orang berumur 50 tahun ini membangun bisnis B-nya sendiri.

Pada tahun 2010, yang tidak terlalu lama lagi, orang pertama dari 75 juta baby-boomers (orang yang lahir pada masa ledakan bayi setelah PD II) di Amerika akan mencapai usia 65. Banyak yang akan masuk ke pemasaran jaringan sebagai cara untuk membangun jaminan seumur hidup yang tidak diberikan oleh pekerjaan mereka. Disamping itu, seseorang yang dengan sukses membangun bisnis pemasaran jaringan mempunyai potensi untuk masuk dalam peringkat ultrakaya di dunia…jauh lebih kaya dibanding para profesional yang berpendidikan tinggi seperti dokter, pengacara, insinyur…dan jauh lebih kaya dibanding banyak bintang olah raga, bintang film, dan bintak rock. Dengan semakin dekatnya tahun 2010, banyak orang yang sudah berada dalam bisnis pemasaran jaringan akan sangat beruntung ketika jutaan baby-boomer bergabung.

3. Portofolio pensiun pribadi akan dihapuskan. Belum pernah terjadi dalam sejarah dunia begitu banyak orang mempertaruhkan masa pensiunya pada pasar saham. Ini adalah resep bagi bencana finansial. Pada tahun 2010, juga ada kemungkinan kuat bahwa pasar saham AS akan kolaps, kalau tidak terjadi cepat. Kalau hal ini terjadi jutaan orang yang mengadalakan pasar saham dan sejenisnya tidak akan menikmati masa pensiun menyenangkan yang mereka impikan.

Kalau hal ini pernah terjadi, jutaan orang akan mencari jaminan finansial lainya, seperti membangun bisnis B yang dapat diberikan oleh bisnis pemasaran jaringan.

4. Lebih banyak orang akan sadar. Dengan semakin dekatnya tahun 2010, lebih banyak orang akan sadar bahwa Era Industri sudah berlalu dan aturan main sudah berubah untuk selama-lamanya.

Pada tahun 1989, ketika tembok Berlin runtuh dan World Wide Web dibangun, aturan dunia berubah. Banyak sejarawan menyatakan bahwa Era Industri sudah berakhir dan Era Informasi dimulai. Pada Era Industri, aturanya adalah anda bekerja keras dan perusahaanserta pemerintah akan mengurus anda. Pada Era Informasi, aturanya adalah anda akan mendapatkan yang terbaik dengan mengurus diri sendiri.

5. Kesadaran dunia. Pada tahun 2010, saat baby-boomer Amerika mengakhiri peningkatan pesat ekonomi, sekelompok lain baby-boomer aka menjadi sadar di Asia. Ketika akhir peningkatan ekonomi bergeser dari Amerika ke Asia, orang-orang di perusahaan pemasaran jaringan internasional akan berada dalam posisi bergerak mengikuti tren ini saat teman-teman dan para tentangga mereka takut diberhentikan dari pekerjaan. Dengan kata lain, di Era Informasi, orang yang bersaing mendapatkan pekerjaan anda mungkin tidak tinggal di kota atau di negara anda. Dalam Era Informasi orang yang mencari pekerjaan anda mungkin tinggal di Pakistan dan merasa senang dengan gaji $20 per hari, bukanya $20 per jam dengan tunjangan.

“Ketika orang mendapat banyak uang, mereka sering berpikir IQ mereka meningkat. Saat orang mendapat uang, mereka berpikir bahwa mereka lebih cerdas tetapi mereka mulai melakukan halhal yang bodoh. Bukannya IQ mereka meningkat, IQ mereka sebenarnya menurun dan kesombongan mereka naik dengan cepat.” Kalau anda melihat apa yang terjadi dengan pemenang undian atau bintang olahraga yang tiba-tiba mendapat banyak uang, anda akan mengetahui bahwa pernyataan ayah kaya saya memiliki validitas.

Bebicara tentang kesombongan versus kecerdasan. Dengan kata lain, banyak orang Amerika mabuk dan berpesta hingga jauh malam karena peningkatan pesat ekonomi ini. Saat saya menulis, kebocoran gelembung ekonomi mulai terlihat. Perusahaan-perusahaan dot com mulai kolaps daninvestor saham yang melambung tinggi mulai mencari tempat berlindung pada saham yang lebih bernilai tradisional. Ketidaksetabilan pasar saham saat ini sedang diamati amat cermat. Bila peningkatan pesat ini berakhir, banyak orang bijaksana dalam merencanakan masa depan akan mulai menyadari betapa pandainya mereka memasuki bisnis pemasaran jaringan sebelum peningkata pesat berakhir.

6. Kebangkrutan mungkin tak pernah datang. Mungkin Sejarah tidak berulang sendiri. Mungkin kesetabilan saat ini akan menjadi stabil dan peningkatan pesat ekonomi akan berlangsung selamanya. Mungkin orang-orang yang melihat kebijaksanaan bisnis pemasaran jaringan akan salah. Mungkin secara pribadi bertanggung jawab atas hidup dan kesejahteraan seseorang adalah salah. Mungkin mengharapkan pekerjaan anda, pemerintah, dan pasar saham yang akan menguras anda adalah hal yang benar untuk dilakukan. Mungkin cara terbaik untuk mendapatkan jaminan finansial adalam meminjam uang dan mempertaruhkan masa depan finansial anda pada pasar saham. Mungkin mempertaruhkan masa depan anda pada keberuntungan bukannya pendidikan yang terus-menerus adalah sesuatu yang pandai dilakukan…tetapi saya kira tidak.

Sebagai orang Amerika yang bepergian ke seluruh dunia, saya melihat persoalan dengan orang Amerika adalah bahwa kita cenderung untuk hidup dalam akuarium ikan. Dunai dapat melihat ke dalam tetapi banyak orang Amerika memilih untuk tidak melihat keluar. Dunia menonton acara TV Amerika. Tetapi berapa banyak di antara kita yang pernah menonton acara TV dai India, Cina, atau Korea? Sangat banyak orang Amerika tidak melihat betapa cepatnya bagian duni yang lain mengerti Ide Kapitalisme…bahkan orang Komunis sedang menjadi Kapitalis saat ini. Sangat banyak orang Amerika menjadi lemah, malas dan mengharapkan bahwa hidup dengan pekerjaan bergaji tinggi dan uang yang mudah diperoleh akan berlangsung terus…dan mudah-mudahaan bagi mereka akan demikian…tetapi saya rasa tidak.

Sepanjang sejarah, kebangkrutan mengikuti semua peningkatan pesat. Berita itu mungkin berita buruk banyak orang. Namun itu juga menjadi berita baik bagi yang lain. Salah satu keunggulan beberapa bisnis pemasar jaringan adalah bahwa dunia adalah wilayah kita. Kalau anda mempunyai bisnis pemasaran jaringan internasional, kebangkrutan ekonomi bisa menjadi berita baik bagi anda sebagaimana halnya dengan peningkatan pesat ekonomi. Dan jika anda dapat melihat semua peningkatan dan semua kebangkrutan sebagai berita baik, itu adalah berita baik bagi jiwa anda dan bagi masa depan finansial anda.

Ini hanyalah beberap alasan mengapa saya melihat masa depan industri pemasaran jaringan semakin cerah.

 

Bisnis berbasis komunitas


Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti “kesamaan”, kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti “sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak”.

Bisnis berbasis komunitas bukan hal yang mudah karena harus menciptakan komunitas dulu atau anda harus bergabung dengan sebuah komunitas yang berdekatan dengan produk dan jasa yang akan ada pasarkan, tapi sebenarnya tapi segmen komunitas sangat prosfektif karena didalamnya sudah ada unsur saling percaya dan sudah saling mengenal satu sama lain dan memiliki kesamaan persepsi ideologis, hobby dan emosi yang bisa menyatukan mereka secara pribadi dan secara sosial dalam lingkup yang semakin luas. Basic produck yang jelas dan berkembang karena mereka berkumpul berdasarkan satu keinginan dan hobbi yang sama. misalnya kita menjual ransel khusus naik gunung akan lebih jelas segmennya kalau kita masuk komunitas pencipta alam dibandingkan anda berjualan secara umum. Binis secara komunitas harus mempertahankan personal image secara positif karena bisa ditinggalkan kalau ada kesalahan dan mis komunikasi.

Mungkin dulu pernah ada kelompok Al-Arqom di Malaysia yang secara ekonomi sangat berhasil dalam setiap bisnisnya dan mereka berbisnis di komunitas jamaah besar yang terus merambah dalam berbagai basic product lainnya yang lebih luas cakupannya. atau mungkin bagaimana bisnis Darul Tauhid yang dipimpin Abdullah Gymnastiar yang berbasis komunitas jamaah pesantren dan komunitas Manajemen Qolbu (MQ)

Bisnis berbasis komunitas harus berprinsip: dari komunitas, untuk komunitas. Walaupun demikian, bisnis yang dijalankan perlu dibuat secara struktural. Perlu ada pembagian peran dan tanggungjawab secara jelas. Dari gambaran di atas terdapat sebuah pola hubungan yang berawal dari komunitas kemudian menjadi bisnis dan menjaring komunitas dalam mengembangkan bisnisnya. Dalam menjalankan usaha ini dibutuhkan komitmen dan mutualisme antar komunitas, sehingga terbina rasa kepercayaan sebagai modal dasar. 

Apabila dapat berkembang baik dalam rentang waktu yang panjang, biasanya keberadaan komunitas menjadi satu kekuatan yang mulai diperhitungkan oleh banyak pihak. Mulai sebagai pangsa pasar yang potensial, jejaring produksi, distribusi, maupun konsumen yang loyal.  dalam menjalani bisnis ini, satu etika yang perlu dipegang adalah tidak curang atau membiasakan menanam dan memegang kepercayaan. harus mengedepankan nilai-nilai yang terbuka, non-diskriminatif, dan inklusif. Binis secara komunitas harus mempertahankan personal image secara positif karena bisa ditinggalkan kalau ada kesalahan dan mis komunikasi antara pemilik produc atau jasa dengan konsumen komunitas.

 

Komunitas gatibaju.com

Konsep bisnis berbasis komunitas dapat kita binis marketing online fashion yang dilakukan  Gantibaju.com. Sekilas, situs tersebut tampak seperti distro atau tempat jualan t-shirt online. Memang, begitu adanya. Tetapi, distro online yang satu ini beda dari yang lainnya. Gantibaju.com adalah sebuah bisnis berbasis komunitas.

Gantibaju.com menjual kaos-kaos hasil rancangan para anggotanya, yakni anak-anak muda kreatif. Pemilihan desainnya ditentukan melalui kompetisi online yang digelar secara rutin. Para anggota komunitas bisa mengirimkan rancangan mereka, untuk dipilih oleh anggota-anggota lainnya. Dari setiap kompetisi, ada 10 desain kaos akan dipilih sesuai dengan jumlah suara terbanyak. Desain-desain itu lalu akan diaplikasikan dan diproduksi menjadi kaos. Kaos-kaos itu tentunya akan dijual melalui Gantibaju.com.

Jadi, bisa dibilang Gantibaju.com adalah komunitas sekaligus distro berbasis kontes. Konsep bisnisnya sangat menarik, bukan?”Konsep Gantibaju.com adalah dari komunitas, dipilih oleh komunitas, dan untuk komunitas,” kata Aria Rajasa, CEO Gantibaju.com. Bersama rekannya, Anang Pradipta, Aria menggagas komunitas ini. Rupanya, mereka berdua terinspirasi oleh konsep bisnis yang dianut oleh Threadless, sebuah toko kaos online berbasis komunitas yang berkembang di Amerika Serikat sejak tahun 2000.

Para anggota Threadless dipersilakan mengirim desain kaos buatan mereka secara online untuk ditampilkan di situs dan dipilih oleh anggota-anggota lainnya. Desain terfavorit akan diaplikasi ke dalam kaos, lalu dijual secara online melalui situs Threadless. Hadiah  berupa uang tunai akan diberikan kepada desainer yang kreasinya terpilih. Nah, konsep yang sama juga diterapkan oleh Gantibaju.com.

Selain menerapkan konsep bisnis yang berbeda, Gantibaju.com sengaja menonjolkan desain-desain yang khas Indonesia. Sesuai dengan tagline yang dipilih oleh komunitas ini, yakni “Proudly Present Indonesia”, anggota-anggota Gantibaju.com dituntut untuk mempromosikan keunikan Indonesia melalui desain kaos mereka. Satu lagi, jangan pernah berpikir untuk mencontek desain orang lain. “Kami sangat menjunjung tinggi hak cipta dan juga kami sangat percaya akan kemampuan desain anak bangsa, janganlah dirusak dengan kegiatan plagiarisme seperti ini,” demikian ditulis dalam situs Gantibaju.com.

Wardrobe

Wardrobe berbeda dengan Gantibaju.com. Komunitas yang satu ini menyasar target anggota distro-distro fashion. Komunitas ini dibentuk sebagai “terminal” distro, tempat berkumpulnya berbagai distro di Tanah Air. Ajang kumpul distro ini pun bertujuan untuk membantu anggota-anggotanya mempromosikan produk-produk mereka.

Menurut penggagas Wardrobe, Stefanus Wibawa Tutupoly, komunitas ini memfasilitasi kegiatan promosi bagi para anggotanya. Jadi, tak salah juga jika Wardrobe disebut sebagai sebuah event organizer. Salah satu kegiatan belum lama diadakan oleh komunitas ini adalah fashion show.

Fashion show perdana bertajuk “Wardrobe March of Dimes” itu dihelat di Balai Kartini Jakarta, pada 30 April – 2 Mei 2010 lalu. Acara ini sengaja diadakan untuk menampilkan produk-produk fashion lokal bagi anak muda, seperti pakaian dan aksesoris. Acara ini pun diramaikan dengan clothing exhibition, aksi sejumlah band indie dari dalam negeri, serta kompetisi foto. Anda punya distro dan ingin mempromosikannya? Kenapa tidak bergabung dengan Wardrobe?

Bisstel.

 Komunitas bila digarap serius mampu menciptakan peluang pasar dengan tingkat loyalitas tinggi. BissTel bisa menjadi contoh keberadaan komunitas yang digarap operator.

Setiap operator butuh strategi marketing mujarab untuk bisa terus eksis di tengah kerasnya kompetisi. Selain strategi terjun ke retail, para operator punya jurus lain seperti masuk ke pasar segmen korporat. Tapi belakangan pasar korporat pun sudah terasa jenuh. Hanya beberapa operator besar yang mampu menembus skala ekonomi di segmen ini. Namun dibalik itu, peluang menciptakan strategi baru masih terbuka lebar, salah satunya dengan memilih pasar komunitas.

Ontoh lain, Salah satu contoh produk berbasis komunitas adalah BissTel (Bismillah Telekomunikasi) yang hadir sejak 25 Agustus 2007. BissTel yang dimiliki oleh KH (Kyai Haji) Nadjib Sungkar B.A.M.S adalah produk komunitas selular pertama di Tanah Air. ”Niat kami mendirikan BissTel untuk membangun silaturahmi dan kerukunan antar anggota Keluarga Besar Bismillah dan seluruh bangsa Indonesia dari semua golongan yang tersebar dipelosok Tanah Air. Yang menjadi pemahaman kami, telekomunikasi adalah kunci silaturahmi antar umat,” ujar KH. Nadjib yang sekaligus pendiri dan Ketua Umum Keluarga Besar (KB) Bismillah.

Yang cukup menarik, meski BissTel berlabel komunitas Islam, menurut KH. Nadjib banyak pengguna BissTel yang berasal dari kelompok komunitas lain diluar Keluarga Bismillah, bahkan dari lintas golongan dan agama pun banyak yang memakai BissTel. Ulama asal Solo – Jawa Tengah ini menyebut anggota KB Bismillah antusias sekali dengan BissTel. ”Selain kualitas jaringan yang baik, umat juga merasa senang, sebab semua bisa berkomunikasi langsung kapan saja dengan saya,” ujar Pak Kyai. Ia pun mengaku siap menerima silaturahmi via ponsel 23 jam dalam sehari.

BissTel sendiri sebenarnya adalah produk PT. Smart Telecom. Namun dalam pemasaran memiliki desain bungkus kartu perdana dan voucher fisik berbeda. Sesuai logo KB Bismillah, kombinasi warna di paket kartu perdana sarat dengan warna hijau. Walau demikian, desain kartu RUIM dan jenis nomernya serupa dengan kartu Smart pada umumnya. ”Mengenai tarif juga tak ada perbedaan dari tarif reguler Smart, begitu pula voucher reguler Smart bisa di reload ke kartu BissTel. Kami juga menilai penting hadirnya layanan tambahan, di BissTel saat ini telah tersedia info SMS doa yang di bulan Ramadhan akan diberikan gratis,” ujar KH. Nadjib.

Mengapa memilih bermitra dengan PT Smart? KH. Nadjib menjelaskan antara KB Bismillah dan Grup Sinar Mas (holding PT. Smart) telah memiliki sejarah kerjasama panjang, dan menghasilkan produk BissQua dan BissOil. Grup Sinar Mas sendiri adalah bagian dari KB Bismillah. Saat ditanya seputar jumlah pengguna, KH Najib rupanya belum berkenan menjelaskan, ”Yang jelas pertumbuhan pengguna BissTel cukup pesat, setiap ada pembangunan a BTS baru, di wilayah itu BissTel selalu habis terjual. Target kami, Insya Allah, sampai akhir tahun ini adalah 1 juta pelanggan,” kata Pak Kyai yang fasih berlogat Jawa. ”Operator baru memang cenderung lebih leluasa untuk menciptakan inovasi marketing yang unik, salah satunya berkat ketersediaan kapasitas jaringan yang besar,” kataYofa Pratama, Special Project Account Manager PT. Smart Telecom.

Keyakinan KH. Nadjib bisa jadi bukan tanpa alasan. KB Bismillah mengaku memiliki 8.557.000 umat yang tersebar di seluruh Tanah Air. Jaringan Keluarga Besar ini mencakup 142 pondok pesantren, 378 masjid dan 181 madrasah. Untuk saat ini konsentrasi pengguna BissTel sebagian besar berada di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta. Berikutnya akan merambah ke Sumatera dan Kalimantan.

Meski menjalankan bisnis retail, BissTel tak melupakan sisi amal, yakni setiap penjualan produk BissTel sudah ada zakatnya 2,5 persen yang akan dibagikan ke kaum dhuafa dan anak yatim-piatu. Sistem penjualan produk BissTel juga mengadopsi sistem penjualan berbasis syariah. Selain mengandalkan pola distrubisi di gerai-gerai Smart, BissTel juga memiliki beberapa kantor cabang yang ada di beberapa kota besar. Soal konten, walau BissTel masih sederhana, BissTel telah menyiapkan layanan mobile commerce dan fungsi akademis ke depan.

 

Sumber :

Suksesnya bisnis Yahudi


Mengapa begitu banyak orang Yahudi yang sukses dalam bisnis? Keberhasilan bisnis mereka melahirkan kekuatan ekonomi yang menopang kekuatan lobi di Amerika Serikat. Akibatnya, pebisnis Yahudi merambah ke seluruh dunia. Seolah tidak ada bagian di dunia yang belum dirambah oleh bisnis Yahudi

Ada banyak teori mengapa Yahudi dapat sukses : faktor keturunan, faktor budaya, dan faktor social. Bahkan ada yang meyakini kaum Yahudi ditakdirkan sebagai kaum yang unggul. Tapi Rabi Levi Brackman dan Sam Jaffe tidak mempercayai semua itu. Mereka justru menemukan kebajikan-kebajikan yang diturunkan dari kitab-kitab suci telah menjadi jiwa keberhasilan mereka.

Tak dapat dipungkiri lagi bahwa kaum Yahudi kini telah menguasai berbagai lini dalam segala sektor terpenting di dunia. Apalagi kebijakan-kebijakan strategis negara adikuasa (AS) tidak lepas dari lobi-lobi Yahudi. Serasa sebuah kelompok yang amat kecil ini telah berhasil dalam menguasai dunia. Tidaklah berlebihan kemudian ketika ada ungkapan bahwa Yahudi saat ini telah memiliki negara baru yakni “negara dunia”.

Padahal di seluruh dunia jumlah Yahudi tidak lebih dari 15 juta-an orang saja. Tersebar sekitar 7 juta-an di Amerika, 5 juta di Asia, 2 juta di Eropa dan 100.000 di Afrika. Namun dalam prestasi dunia semisal hadiah nobel dalam bidang fisika, kimia dan kedokteran saja tercatat 12 persen jatuh ke tangan Yahudi. Tidak sekedar itu saja, konsep bank sentral, uang kertas, kapitalisme, komunisme dan memperdangangkan kembali barang-barang bekas adalah ide Yahudi untuk menciptakan kekuatan ekonomi yang menggurita.

Jika melihat asal-usul Yahudi maka tidak terlepaskan dari seorang yang bernama Ibrahim. Sosok yang dipandang sebagai nenek moyang tiga agama samawi (Yahudi, Kristen dan Islam). Nabi yang tampil dalam pertas sejarah sekitar 3.700 tahun yang lalu. Konon, Yahudi adalah bangsa pilihan Tuhan. Bangsa yang –mereka anggap– tidak lagi terikat oleh undang-undang bangsa lain. Dengan kecenderungan mengambil ayat-ayat kitab suci yang agresif, bangsa Yahudi membenarkan tindakannya untuk memusnahkan bangsa lain di dunia ini.

Kemudian muncullah apa yang disebut sebagai fenomena “ras super” dalam sejarah umat manusia. Salah satunya ialah ras kaum Yahudi. Alkitab juga menyebutkan bahwa bangsa Israel dalam sejarahnya merasa menjadi ras pilihan tuhan. Hal ini sebenarnya adalah wujud rendah diri mereka karena pernah menjadi budak bangsa Mesir selama bertahun-tahun. Sebagai wujud kompensasinya, nabi Musa mengangkat harga diri bangsa Israel dengan mengatakan bahwa mereka adalah umat pilihan Tuhan.

Sepanjang sejarahnya, Yahudi adalah kaum yang memang lekat dengan berbagai sifat buruk kemanusiaannya. Mereka tamak, sombong, dengki, dendam, pengecut, bengis dan licik. Dalam setiap zama mereka selalu menjadi benalu dalam peradaban karena sikap licik ketika lemah dan kejam saat berkuasa. Mereka selalu bermimpi untuk menjadi pengendali tunggul peradaban dan berbagai kepentingan duniawi. Hanya boleh ada satu dominasi yakni kepentingan Yahudi (E Pluralis Unum).

Yahudi selalu menindas yang lemah dan memperalat yang kuat. Sebelum AS berjaya, Yahudi terlebih dahulu telah berhasil memanfaatkan Inggris dan Prancis demi meraih cita-citanya. Meski untuk itu Yahudi mengawali dengan rencana yang tak murah dan pasti selalu menuntut tumbang ribuan atau bahkan jutaan nyawa, menyeret Inggris dalam perang saudara, serta memicu meletusnya Revolusi Prancis.

Selain di AS yang telah menjadi korbannya, kini kaum Yahudi telah memiliki rumah sendiri dengan mengusir kaum Muslim yang telah menetap di Palestina sejak waktu yang lama. Ratusan ribu Muslim Arab pun kemudian hidup di bawah kelayakan hidup manusia dalam tenda-tenda pengungsian di negara-negara Arab tetangganya, yaitu Yordania, Syiria, Libanon dan Irak. Kaum Yahudi tidak cukup puas dengan kesewenang-wenangannya dan tidak merahasiakan lagi rencana-rencana perluasan negaranya. Dengan mencoba mencaplok wilayah negara-negara tetangga.

Buku dengan judul “Rahasia Kecerdasan Yahudi” ini sungguh luar biasa. Perkembangan Yahudi dipotret oleh penulisnya dengan mencoba diteropong dari sisi-sisi yang lain. Sisi dimana bangsa Yahudi telah menjadi penguasa raksasa di dunia. Terlepas mereka meraihnya dengan licik, picik atau apapun alasannya yang jelas seluruh penduduk di muka bumi yang berjumlah sekitar tujuh milyar berlekuk lutut di kaki kaum Yahudi yang jumlahnya amat kecil. Setidaknya, dalam buku ini sedikit terbongkar jejak-jejak “kecerdasan” Yahudi.

Dalam balutan uraian sejarah yang cukup dramatis inilah, penulis dengan bahasa yang ringan dan singkat namun cukup padat telah membuka lebar pengamatan akan kaum Yahudi. Buku yang seharusnya mendapat apresiatif lebih. Bukan untuk menuduh yang tidak-tidak terhadap ras yang ada tapi tersirat penulis mengajak pembaca untuk tetap optimis. Dengan mengaca pada kunci kesuksesan akan “kejayaan” kaum Yahudi saat ini, pembaca diajak untuk melihat jauh ke depan keberlanjutan tantangan dalam tatanan masyarakat dunia esok.

pengarang “Thou Shall Prosper”)

 

Seberapa sukses orang etnis Yahudi dalam dunia bisnis? Statistik menyatakan 10 persen dari daftar orang terkaya versi Forbes dan CEO 500 perusahaan terbesar versi Fortune adalah orang beretnis Yahudi yang jumlahnya hanya 0,2 persen dari populasi dunia.

Ada pandangan kesuksesan itu hasil konspirasi internasional atau genetika, namun Brackman dan Jaffe berpendapat akar sukses itu ada pada kitab Taurat dan tafsirnya, Midrash. Tradisi mengajarkan isi kitab tersebut sudah mendarah daging bahkan bagi orang Yahudi yang tak taat beragama sehingga terbawa juga dalam strategi berbisnis.

Buku ini tak berisi pembedahan terhadap strategi bisnis pengusaha Yahudi dalam kancah bisnis dunia. Brackman yang pakar Yudaisme dan sering memberikan pelatihan bisnis ini berusaha membedah kaidah-kaidah dan tafsir taurat yang bisa diterapkan dalam dunia bisnis.

Ia juga memberikan contoh-contoh kasus mulai dari Sheryl Sandberg yang menggawangi bisnis iklan Google hingga prototipe bisnis keuangan mikro Muhammad Yunus. Bisa dibilang isi buku tak jauh beda dengan panduan bisnis lainya, namun tema Yahudi yang tak banyak digarap ini menjadikannya tak biasa.

Referensi :

Rahasia Kecerdasan Yahudi, Aria Maheswara, Pinus Book Publisher – Yogyakarta, Cetakan I : Agustus – 2007, Tebal : xiii + 164 halaman 

Sukses Bisnis Cara Yahudi, Rabi Levi Brackman & Sam Jaffe, Penerbit PPM, 2008, Tebal: xvi + 197 halaman

New Business Model, Bisnis yang Tidak Pernah Merugi?


Oleh : Muhaimin Iqbal*

Di dunia bisnis modern, sukses tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan produk, baik berupa barang atau jasa. Sukses bisnis bisa dilahirkan dari produk barang atau jasa yang ‘biasa-biasa’ saja, tetapi yang dibawakan secara luar biasa.

Di masa kecil saya sampai SMA misalnya, tidak terbayang minum air putih harus beli. Di kantin sekolah yang harus beli, kalau kita minum cendol, dawet, es sirup, dan sejenisnya. Tetapi sejak air putih dikemas dalam botol dan kemudian juga dalam gelas, maka air putih yang biasanya gratis ini kini menjadi barang dagangan yang laris manis, lebih laris dari kacang goreng.

Contoh lain business model yang dekat dengan kita adalah koin emas. Di pusat-pusat perdagangan emas di Jakarta, di Melawai, Cikini, dan lain sebagainya, Anda bisa jumpai banyak koin emas dari berbagi model di toko-toko. Kalau Anda tanya si engkoh yang jaga toko, apakah koin-koin emas tersebut laris dibeli orang ? Jawabannya pasti tidak.

Terkadang kolektor datang mencari koin tertentu, tetapi ini sangat jarang. Jadi tempatnya sudah berada di pusat perdagangan emas yang mudah dijangkau, produknya indah dengan kadar yang bagus, tetapi jarang dibeli orang.

Sebaliknya, kami tidak memajang barang dagangan kami berupa koin emas yang sama. Lokasi kami pun ‘ngumpet’ di Depok yang tidak mudah dijangkau oleh pasar utama kami –penduduk menengah atas Jakarta, tetapi koin emas kami laris dibeli orang. Mengapa? Karena koin emas yang sama ini kami bawakan secara berbeda. Koin emas kami istilah bisnisnya, memiliki Value Proposition yang fit dengan kebutuhan pasar kami.

Kebutuhan tersebut adalah kebutuhan akan instrumen investasi alternatif, yang juga berperan sekaligus sebagai store of value yang sempurna, yang tidak dimiliki oleh instrumen investasi lainnya selain bisnis sektor riil. Kita semua kenal ada instrumen investasi tabungan, deposito, reksadana, dlsb, yang semuanya berperan sebagai instrumen investasi tetapi tidak dapat berperan sebagai proteksi nilai –store of value– karena hasilnya akan tergerus inflasi.

Model bisnis yang tidak biasa, seperti mengemas air dalam botol atau gelas, memperkenalkan koin emas sebagai instrumen investasi dan proteksi nilai, dlsb, awalnya kelihatan ‘konyol’. Tetapi setelah pasar bisa menerimanya, hasilnya insya Allah akan luar biasa. Dalam dunia saya yang dulu, saya banyak sekali mengenal ahli-ahli investasi yang mentertawakan ide Gerai Dinar saya.

Di benak mereka saya akan membuka toko emas, tetapi tidak di pusat perdagangan emas. Dagangannya cuma satu pula, koin emas yang diberi nama Dinar. Apa menariknya? Hal yang sama saya pikir juga terjadi ketika seorang pengusaha brillian mengungkapkan idenya akan mengemas air dalam botol dan menjualnya, apa menariknya?

Dua contoh business model tersebut di atas sudah luar biasa, namun keduanya masih bisa saja merugi. Sekarang maukah Anda saya bawa ke business model yang lebih luar biasa lagi? Business model yang tidak akan pernah merugi, yaitu berbisnis dengan Allah, business model amal saleh namanya.

Berbeda dengan bisnis duniawi yang hanya berjalan dua arah; si pengusaha dengan value proposition-nya mencari untung langsung dari pembeli barang atau jasanya; dalam bisnis model amal saleh ada pembeli lain yang Dia tidak memerlukan barang atau jasa yang kita tawarkan, tetapi Dia pula yang akan membayar dengan sangat mahal. Siapa pembeli ini? Dialah Allah yang Maha Pemurah.

Barang dagangan apa yang Dia tertarik membeli dengan harga yang luar biasa ini? Harta dan jiwa kita yang kita pergunakan untuk berjuang di jalanNya. Untuk dua barang dagangan ini, bahkan dalam Al-Quran, Allah benar-benar menggunakan istilah ‘membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka, dengan memberi mereka surga…’ (QS 9:111). Di tempat lain Allah menggunakan istilah perniagaan (atau bisnis), “Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih ?” (QS 61:10).

Memang barang dagangan luar biasa yang ditawarkan Allah tersebut dalam konteks jihad, dalam arti perang di jalan Allah. Namun kalau jihad ini belum menjadi kesempatan kita, maka kini juga sangat banyak ‘pasar’ lain yang memerlukan inovasi kita untuk melayaninya; pasar ini mungkin tidak sedang memiliki daya beli untuk membeli barang dan jasa yang akan kita tawarkan; tetapi yang akan membeli tetap Dia yang Maha Kaya, yang Maha Benar janjiNya ?.

Melayani orang-orang miskin, menciptakan lapangan kerja untuk mereka, membantu saudara-saudara kita yang lagi terkena musibah, membela saudara-saudara kita yang lagi dizalimi, memperjuangkan keadilan dan kedaulatan ekonomi yang kini masih ‘terjajah’, dan masih banyak lagi pasar-pasar amal yang insya Allah pembelinya tidak pernah mengingkari janji.

Inilah model bisnis baru, yang di dunia Barat dicoba dilahirkan dengan istilah social business. Kita menyebutnya busnis amal saleh, bisnis yang tidak akan pernah merugi sebagaimana janji Allah berikut:

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” (QS 35 :29).

Jadi bila kita ingin bisnis yang tidak pernah merugi, jawabannya hanya satu, yaitu berbisnis dengan Allah. Mau? Insya Allah.

*Penulis adalah Direktur Gerai Dinar dan kolomnis www.hidayatullah.com

ERA BISNIS RAMAH LINGKUNGAN


Bisnis adalah bagian dari sosial karena bisnis melakukan hubungan-hubungan yang berarti dengan komunitas. Karena bisnis merupakan hubungan antara manusia dan lingkungan karenanya para pelaku bisnis harus memperhatikan lingkungan tempat mereka melakukan kegiatan tersebut.

Bisnis dan lingkungan hidup

Tanggung jawab para pelaku bisnis terhadap lingkungan. Karena bisnis merupakan hubungan dengan komunitas maka perlu adanya tanggung jawab dari para pelaku bisnis ini, salah satunya adanya adanya program CSR (Corporate Social Responsibility) adalah upaya pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat untuk memperoleh citra perusahaan dimata masyarakat, dengan menjadi sukarelawan untuk penggalangan dana terhadap infrastruktur dan program-program yang dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sayangnya program ini belum terealisasi dengan baik karena kurangnya kesadaran para pekerja terhadap prinsip usaha ini. Saat ini sebaliknya banyaknya sejumlah penggunaan produk dan proses produknya turut berdampak besar terhadap pemanasan global juga mencemari lingkungan sehingga mutu kesehatan lingkungan semakin rendah. Melihat kondisi lingkungan dipastikan keterlibatan perusahaan sangat besar terhadap penurunan kualitasnya.

Masalah lingkungan dunia

Bila berbicara lingkungan tidak hanya Indonesia tetapi duniapun sangat menyoroti perkembangan lingkungan. Karena lingkungan merupakan jantung dunia sehingga begitu pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Kemajuan di bidang industri dan ekonomi menyebabkan banyaknya bahaya yang di timbulkan oleh para pelaku industri, diantaranya:

  1. Pencemaran udara

Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfir dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan atau merusak property. Ada dua jenis pencemaran udara. Pencemaran primer yang diakibatkan langsung oleh udara, seperti karbon monoksida. Pencemaran sekunder yang diakibatkan oleh reaksi primer di atmosfer sehingga dapat membahayakan lingkungan baik dari kendaraan bermotor ataupun limbah yang dihasilkan oleh industri-industri

  1. Banjir dan Kerusakan Hutan

Masalah banjir sebagian besar disebabkan oleh kesalahan manusia, mulai dari ketidakpedulian dengan saluran air di lingkungan sampai buruknya penyusunan tata ruang di berbagai tempat. Hal ini menjadi tugas dunia untuk mengatasinya bahkan beberapa belahan dunia melakukan berbagai riset untuk menemukan cara yang paling efektif untuk mengatasinya.

  1. Pemanasan Global

Pemanasan global adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Pemanasan global menjadi isu kuat, sampai-sampai PBB membentuk badan khusus United Nation Frame Work Convention on Climate Change (UNFCCC)

Percaya atau tidak ternyata pemanasan global merupakan masalah besar yang harus dituntaskan. Adanya berbagai gagasan dari para tokoh dunia seperti kesepakatan Kyoto Protokol: Bahwa untuk mengatasi masalah besar ini hendaknya seluruh dunia menyusun kembali peta lingkungan yang baru dengan  mengurangi emisi gas buang dan melarang barang impor yang dapat merusak ozon

Bisnis dan masyarakat sebagai konsumen

Pada bab 3 ini msmbahas tentang organisasi bisnis yang diharapkan menjadi agen lingkungan hidup dengan berfungsi sebagai pengelola sumber  daya alam berbasis lingkungan. Pada kasus ini masyarakat berharap organisasi bisnis dapat membantu mereka keluar dari krisis energi lingkungan. Masyarakat merupakan konsumen dari banyak produk. Karenanya mereka hanya akan memilih produk mana yang layak dikonsumsi dan aman bagi lingkungan.

Dari fenomena ini maka seharusnya para pelaku industri menciptakan manufer teknologi yang ramah lingkungan. Dewasa ini ada beberapa perusahaan yang mulai memperhatikan hal ini dan menciptakan teknologi baru tang dikenal dengan system hybrid pada kendaraan bermotor. System ini memberikan kemampuan untuk mencapai sesuatu dengan lebih baik. Entah itu performa,efisiensi,lingkungan bersih atau kehidupan yang lebih baik. Saat ini pemerintah pun sudah mengeluarkan undang-undang terkait hal ini sehingga banyak perusahaan yang memperhatikan perkembangan bisnis masa depan untuk memperbaiki kualitas produk dan meminimalkan kerusakan lingkungan. Sehingga lahirlah kebijakan inti yang harus dimiliki oleh perusahaan, antara lain: kearifan bisnis, tekanan social pada perusahaan, perubahan perilaku konsumen, dan industri serta konsumen masa depan. Dengan 4 unsur ini yang harus dimiliki  oleh perusahaan akan memberikan keuntungan terhadap konsumen.

Orientasi bisnis berbasis lingkungan

Pada dasarnya bisnis merupakan penyebab terbesar terhadap rusaknya alam. Polusi udara dan air yang timbul sejak revolusi industri  adalah hal besar yang harus diperhatikan. Limbah-limbah yang dihasilkan oleh perusahaan dan rumah tangga pada air dan udara menyebabkan rusaknya kualitas air, udara dan tanah lingkungan itu, karena limbah-limbah itu mengandung zat-zat berbahaya bagi makhluk hidup terutama manusia.

Bisa di pastikan bahwa kelak semua Negara merasakan krisie sumbre daya alam, diikuti krisis ekonomi global yang terus berlanjut. Namun seiring dengan itu. Teknologi berkembang sangat pesat dalam melakukan penyesuaian dan menciptakan produk baru dengan bahan baku dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui, sehingga masa depan perusahaan dapat lebih terjamin, selain 4 faktor lainnya yang harus dimiliki perusahaan tersebut (General,upscale,high technology dan environmental). Dalam hal ini tentunya perusahaan diharapkan menjadi agen lingkungan hidup dengan melakukan fungsi sumber daya alam berbasis lingkungan. Demikian, perusahaan seperti ini berpeluang untuk memenangkan kompetisi saat ini dan masa depan.

Upaya berbasis lingkungan adalah upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan cara mengembangkan produk-produk yang sejalan dengan perubahan pandangan masyarakat tentang cara pemenuhan kebutuhan yang lebih baik dan aman bagi lingkungan. Era bisnis lingkungan tidak berarti menghambat produktivitas. Justru produktifitas itu harus sejalan dengan upaya menjaga kualitas lingkungan. Era ini tidak hanya berkaitan dengan upaya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, tetapi juga untuk mengurangi dampak pencemaran lainnua seperti limbah.

komunikasi pemasaran masa depan

Konsep pemasaran muncul saat situasi pasar berubah cepat, dimana suhu persaingan menjadi lebih tinggi, seperti marketing mix, dimana perusahaan menggabungkan berbagai unsure untuk memasarkan produk pada konsumen; product lifecycle, di mana produk melalui tahap pertumbuhan, kematangan dan penurunan penjualan; brand image, dimana perusahaan berusaha membuat konsumen terhubung secara emosi dengan produk dan sebagainya. Pada tahun  1960-an konsep pemasaran berkembang melalui pemikiran-pemikiran baru seperti 4P (product,price,place,dan promotion. Seiring perkembangan industri pada yahun 1970-an dikenal juga konsep social marketing, positioning dan macromarketing. Konsep marketing diatas  adalah konsep yang muncul sesuai perkembangan pasar dan para pelaku pasar menciptakan banyak komunikasi terhadap konsumen dalam mempromosikan produk mereka.

Selain konsep pemasaran diatas para pelaku industri melakukan strategi lain dalam berkomunikasi terhadap konsumen. Dan saat ini beberapa perusahaan tangguh mulai melakukan riset produk yang diarahkan pada inovasi ramah lingkungan. Dalam hal ini terdapat tiga dimensi komunikasi yang akan muncul di era orientasi lingkungan, yaitu: dimensi pesan; dimana strategi komunikasi ini lebih diarahkan kepada kriteria ramah limgkungan dan hemat energi.  Dalam hal ini lebih ditonjolkan kepada produk yang mengarah kepada green lifestyle, mereka menggunakan isu lingkungan sebagai daya tarik pesan, baik isi maupun visual. Dimensi fakta lebih menonjolkan green product dengan mencoba memanipulasi pesan akan membahayakan produk mereka sendiri. Dari dimensi perilaku, konsumen seolah-olah terbawa arus perubahan perilaku, dan perubahan itu menjadi budaya baru yang ekstrim dan menuntut semua produk untuk memenuhi standart baru berbasis lingkungan.

Membangun di era berbasis tidaklah mudah. Kita harus membangun kepercayaan pelanggan terhadap brand kita seperti kualitas, harga dan nilai-nilai sebagai factor penting dalam pengambilan keputusan terhadap pembelian. Banyak tekhnik yang dapat dilakukan dalam komunikasi pasar, diantaranya: symbol; hal ini untuk menggiring karakteristik produk menuju sasaran. Pemuka pendapat; hal ini untuk membangun citra perusahaan dan citra produk dengan menggunakan figure/ opini public. Kejelasan pesan; hal ini dilakukan untuk mempermudah konsumen maksud dari iklan produk yang sedang di promosikan. Ada juga yang dikenal dengan edukasi konsumen, dimana produk dianggap dapat mendukung program lingkungan bila mereka turut menginformasikan pesan lingkungan hidup.

Pesan-pesan ini termasuk dalam strategi peningkatan citra korporat, salah satunya adalah mengajarkan prinsip dan perilaku yang baik, seperti mengurangi penggunaan plastic yang terakhir adalah media dan kegiatan promosi; dimana di era bisnis berbasis lingkungan ini pemasaran diminta untuk lebih cermat memilih media promosi secara efisien dengan meminimalkan sampah dan pemborosan energi.

Sebab-Sebab Turunnya Rizki


Akhir-akhir ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau rizki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Begitu pula berbagai problem kehidupan, mengatur pengeluaran dan kebutuhan serta bermacam-macam tuntutannya. Sehingga masalah penghasilan ini menjadi sesuatu yang menyibukkan, bahkan membuat bingung dan stress sebagian orang. Maka tak jarang di antara mereka ada yang mengambil jalan pintas dengan menempuh segala cara yang penting keinginan tercapai. Akibatnya bermunculanlah koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggal kan ibadah kepada Allah untuk mendapatkan uang atau alasan kebutuhan hidup.

Mereka lupa bahwa Allah telah menjelaskan kepada hamba-hamba-Nya sebab-sebab yang dapat mendatangkan rizki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia menjanjikan keluasan rizki kepada siapa saja yang menempuhnya serta menggunakan cara-cara itu, Allah juga memberikan jaminan bahwa mereka pasti akan sukses serta mendapatkan rizki dengan tanpa disangka-sangka.

Diantara sebab-sebab yang melapangkan rizki adalah sebagai berikut:

– Takwa Kepada Allah

Takwa merupakan salah satu sebab yang dapat mendatangkan rizki dan menjadikannya terus bertambah. Allah Subhannahu wa Ta”ala berfirman, artinya,

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidada disangka-sangkanya.” (At Thalaq 2-3)

Setiap orang yang bertakwa, menetapi segala yang diridhai Allah dalam segala kondisi maka Allah akan memberikan keteguhan di dunia dan di akhirat. Dan salah satu dari sekian banyak pahala yang dia peroleh adalah Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dalam setiap permasalahan dan problematika hidup, dan Allah akan memberikan kepadanya rizki secara tidak terduga.

Imam Ibnu Katsir berkata tentang firman Allah di atas, “Yaitu barang siapa yang bertakwa kepada Allah dalam segala yang diperintahkan dan menjauhi apa saja yang Dia larang maka Allah akan memberikan jalan keluar dalam setiap urusannya, dan Dia akan memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari jalan yang tidak pernah terlintas sama sekali sebelumnya.”

Allah swt juga berfirman, artinya,

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. 7:96)

– Istighfar dan Taubat

Termasuk sebab yang mendatang kan rizki adalah istighfar dan taubat, sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh Alaihissalam ,

“Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun” niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. 71:10-12)

Al-Qurthubi mengatakan, “Di dalam ayat ini, dan juga dalam surat Hud (ayat 52,red) terdapat petunjuk bahwa istighfar merupakan penyebab turunnya rizki dan hujan.”

Ada seseorang yang mengadukan kekeringan kepada al-Hasan al-Bashri, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Allah”, lalu ada orang lain yang mengadukan kefakirannya, dan beliau menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah”. Ada lagi yang mengatakan, “Mohonlah kepada Allah agar memberikan kepadaku anak!” Maka beliau menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah”. Kemudian ada yang mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang, beliau pun juga menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah.”

Maka orang-orang pun bertanya, “Banyak orang berdatangan mengadukan berbagai persoalan, namun anda memerintahkan mereka semua agar beristighfar.” Beliau lalu menjawab, “Aku mengatakan itu bukan dari diriku, sesungguhnya Allah swt telah berfirman di dalam surat Nuh,(seperti tersebut diatas, red)

Istighfar yang dimaksudkan adalah istighfar dengan hati dan lisan lalu berhenti dari segala dosa, karena orang yang beristighfar dengan lisannnya saja sementara dosa-dosa masih terus dia kerjakan dan hati masih senantiasa menyukainya maka ini merupakan istighfar yang dusta. Istighfar yang demikian tidak memberikan faidah dan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

– Tawakkal Kepada Allah

Allah swt berfirman, artinya,

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. 65:3)

Nabi saw telah bersabda, artinya,

“Seandainya kalian mau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya maka pasti Allah akan memberikan rizki kepadamu sebagaimana burung yang diberi rizki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang.” (HR Ahmad, at-Tirmidzi dan dishahihkan al-Albani)

Tawakkal kepada Allah merupakan bentuk memperlihatkan kelemahan diri dan sikap bersandar kepada-Nya saja, lalu mengetahui dengan yakin bahwa hanya Allah yang memberikan pengaruh di dalam kehidupan. Segala yang ada di alam berupa makhluk, rizki, pemberian, madharat dan manfaat, kefakiran dan kekayaan, sakit dan sehat, kematian dan kehidupan dan selainnya adalah dari Allah semata.

Maka hakikat tawakkal adalah sebagaimana yang di sampaikan oleh al-Imam Ibnu Rajab, yaitu menyandarkan hati dengan sebenarnya kepada Allah Azza wa Jalla di dalam mencari kebaikan (mashlahat) dan menghindari madharat (bahaya) dalam seluruh urusan dunia dan akhirat, menyerahkan seluruh urusan hanya kepada Allah serta merealisasikan keyakinan bahwa tidak ada yang dapat memberi dan menahan, tidak ada yang mendatangkan madharat dan manfaat selain Dia.

– Silaturrahim

Ada banyak hadits yang menjelaskan bahwa silaturrahim merupakan salah satu sebab terbukanya pintu rizki, di antaranya adalah sebagai berikut:

-Sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam, artinya,

“Dari Abu Hurairah ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah menyambung silaturrahim.” (HR Al Bukhari)

-Sabda Nabi saw, artinya,

“Dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Ketahuilah orang yang ada hubungan nasab denganmu yang engkau harus menyambung hubungan kekerabatan dengannya. Karena sesungguhnya silaturrahim menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, memperbanyak harta dan memperpanjang umur.” (HR. Ahmad dishahihkan al-Albani)

Yang dimaksudkan dengan kerabat (arham) adalah siapa saja yang ada hubungan nasab antara kita dengan mereka, baik itu ada hubungan waris atau tidak, mahram atau bukan mahram.

– Infaq fi Sabilillah

Allah swt berfirman, artinya,

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. 34:39)

Ibnu Katsir berkata, “Yaitu apapun yang kau infakkan di dalam hal yang diperintahkan kepadamu atau yang diperbolehkan, maka Dia (Allah) akan memberikan ganti kepadamu di dunia dan memberikan pahala dan balasan di akhirat kelak.”

Juga firman Allah yang lain,artinya,

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. 2:267-268)

Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah saw bersabda, Allah swt berfirman, “Wahai Anak Adam, berinfaklah maka Aku akan berinfak kepadamu.” (HR Muslim)

– Menyambung Haji dengan Umrah

Berdasarkan pada hadits Nabi Shalallaahu alaihi wasalam dari Ibnu Mas”ud Radhiallaahu anhu dia berkata, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,

“Ikutilah haji dengan umrah karena sesungguhnya keduanya akan menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana pande besi menghilangkan karat dari besi, emas atau perak, dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga.” (HR. at-Tirmidzi dan an- Nasai, dishahihkan al-Albani)

Maksudnya adalah, jika kita berhaji maka ikuti haji tersebut dengan umrah, dan jika kita melakukan umrah maka ikuti atau sambung umrah tersebut dengan melakukan ibadah haji.

– Berbuat Baik kepada Orang Lemah

Nabi saw telah menjelaskan bahwa Allah akan memberikan rizki dan pertolongan kepada hamba-Nya dengan sebab ihsan (berbuat baik) kepada orang-orang lemah, beliau bersabda, artinya,

“Tidaklah kalian semua diberi pertolongan dan diberikan rizki melainkan karena orang-orang lemah diantara kalian.” (HR. al-Bukhari)

Dhu”afa” (orang-orang lemah) klasifikasinya bermacam-macam, ada fuqara, yatim, miskin, orang sakit, orang asing, wanita yang terlantar, hamba sahaya dan lain sebagainya.

– Serius di dalam Beribadah

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu, dari Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Allah Subhannahu wa Ta”ala berfirman, artinya,

“Wahai Anak Adam Bersungguh-sungguhlah engkau beribadah kepada Ku, maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kecukupan dan Aku menanggung kefakiranmu. Jika engkau tidak melakukan itu maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kesibukan dan Aku tidak menanggung kefakiranmu.”

Tekun beribadah bukan berarti siang malam duduk di dalam masjid serta tidak bekerja, namun yang dimaksudkan adalah menghadirkan hati dan raga dalam beribadah, tunduk dan khusyu” hanya kepada Allah, merasa sedang menghadap Pencipta dan Penguasanya, yakin sepenuhnya bahwa dirinya sedang bermunajat, mengadu kepada Dzat Yang menguasai Langit dan Bumi.

Dan masih banyak lagi pintu-pintu rizki yang lain, seperti hijrah, jihad, bersyukur, menikah, bersandar kepada Allah, meninggalkan kemaksiatan, istiqamah serta melakukan ketaatan, yang tidak dapat di sampaikan secara lebih rinci dalam lembar yang terbatas ini. Mudah-mudahan Allah memberi kan taufik dan bimbingan kepada kita semua. Amin.

Al-Sofwah( Sumber: Kutaib “Al Asbab al Jalibah lir Rizqi”, al-qism al-ilmi Darul Wathan. )

Bagaimana memulai usaha rumahan dengan anggaran terbatas


Salah satu keluhan yang sering diajukan ketika memilih bisnis rumahan adalah tidak punya dana yang mencukupi. Anggaran sangat terbatas – tapi tetap ingin memulai usaha rumahan , bagaimanapun caranya.

Banyak usaha rumahan yang tidak membutuhkan biaya yang besar saat memulainya. Pilih bisnis yang tepat dan Anda tidak akan menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan peluang menghasilan pendapatan.

Jika Anda memiliki keterampilan yang bisa Anda tawarkan sebagai jasa. Desain website, tutoring, menjadi asisten virtual … mungkin Anda sudah memiliki semua yang diperlukan untuk menjalankan salah satu bisnis ini. Yang Anda butuhkan adalah klien.

Affiliate marketing selain cukup populer, juga menantang. Banyak yang memulainya dari free hosts seperti Blogger.com, kemudian berpindah menjadi paid hosting ketika mereka menghasilkan uang yang cukup. Program Affiliate biasanya diikuti dengan gratis, dan Anda akan mendapatkan cara bagaimana orang membeli melalui link Anda.

Ini tidak sesederhana melemparkan beberapa link dan berharap. Ini kesalahan yang sering terjadi. Anda harus memberikan alasan agar orang meng-klik link Anda dan melakukan pembelian. Review cukup populer untuk melakukan ini. Berlakulah jujur, sebutkan kekurangan serta kelebihannya, dan dapatkan kepercayaan orang lain dengan memberikan informasi yang berkwalitas.

Apapun jenis usaha yang Anda mulai, Anda harus mencintai apa yang Anda kerjakan dan tahu bahwa ada orang lain yang menyukai hasil pekerjaan Anda. Jika tidak seorangpun yang ingin membeli dari Anda, maka tidak ada titik awal dalam melakukan bisnis.

Salah satu hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk usaha rumahan adalah dengan investasi ulang. Jika Anda belum memerlukan hasil bisnis untuk hal yang mendesak, gunakan untuk mengelola agar bisnis rumahan Anda semakin baik. Sehingga dari waktu ke waktu akan membantu Anda menghasilkan lebih banyak pendapatan.

Memang tidak mudah memulai usaha rumahan dengan anggaran yang terbatas. Tapi ada banyak pilihan untuk memulainya dengan biaya yang rendah , yang masih memungkinkan untuk menghasikan uang darinya. Tidak ada jaminan kesuksesan dalam bisnis; hanya upaya Anda yang akan menentukan keberhasilan Anda dimasa datang.

Oleh: By: Stephanie Foster
Sumber: www. GetACoder.com

Siapa saja yang bekerja dari rumah


Jawabannya adalah : Siapapun yang menginginkannya dan bisa melakukannya !

Kebalikan di abad 20, yang ditandai dengan banyak pabrik besar dan kompleksitas kantor, pengusaha dan karyawan seperti menemukan kembali benefit bekerja di rumah. Semua tekanan yang ditemui di tempat kerja, rutinitas, mulai ditinggalkan. Ada juga orang yang memulai karir baru, ibu rumah tangga yang mencari penghasilan tambahan untuk keluarga , serta pensiunan tidak tertarik pada dunia kerja yang terstruktur.

Mengapa orang ingin bekerja di rumah ? Jam kerja yang kian panjang, meningkatnya biaya transportasi dan perubahan gaya hidup (keinginan untuk menggabungkan karir ) adalah salah satu alasan. Penambahan pendapatan, pajak dsb serta pandangan terhadap pendapatan yang dihasilkan dari bekerja dari rumah.

Menurut survey terakhir Karakteristik Pengusaha ( Characteristics of Business Owners Survey -CBO), yang mengumpulkan data pekerja mandiri dan dilakukan oleh Biro Sensus Amerika, alasan teratas orang membuka usaha dirumah adalah untuk mendapatkan sumber tambahan penghasilan (25.6 persen). Alasan lainnya ingin menjadi bos bagi dirinya sendiri (21.5 persen) dan sebagai sumber pendapatan utama (21.3 persen).

Kemampuan untuk mengendalikan kehidupan sendiri adalah aspek yang paling menarik dalam bisnis rumahan. Orang tertarik melakukannya karena tantangan untuk menjadi bos bagi diri sendiri, bertanggung jawab atas jam kerja, gaji, dan tujuan hidupnya. Pengusaha rumahan memiliki kebebasan untuk menghasilkan dan berkarya karena mereka yang memilih, didalam kenyamanan dan keamanan rumah mereka. Hal ini memberikan individu peluang untuk mengembangkan sayapnya dan menemukan peluang baru yang mungkin tidak mereka temui di dunia korporat.

Teknologi telah memperluas kemampuan kita untuk bekerja dimanapun, yang mempermudah untuk mendata apa yang tidak bisa dikerjakan dirumah daripada membuat daftar bisnis rumahan yang komprehensif. Ekspansi sektor jasa dan informasi yang terus berkembang dan tersebarnya ketersediaan komputer dan mesin fax telah membuka pintu lebar-lebar untuk bisnis rumahan baru. Kecanggihan komputer dan perlengkapannya yang terus meningkat memungkinkan lebih banyak usaha dijalankan dari rumah. Bisnis seperti digital publishing, bisa dijalankan dari desktop Anda di ruang belajar.

Secara umum, meskipun, Anda tidak bisa menjalankan bisnis dari rumah yang melibatkan tim kerja yang besar, peralatan yang besar, ruang yang luas, bahan kimia yang berbahaya, stok makanan dalam jumlah besar atau alat berat. Namun, Anda bisa mengawalinya dari dunia bisnis saat ini: telpon – fax – modem.

Oleh: Lyve Alexis Pleshetter
Sumber: www.powerhomebiz.com

Resiko bekerja dari rumah


Menghasilkan pendapatan dari rumah adalah impian setiap orang. Mengapa harus bekerja untuk orang lain jika Anda bisa bekerja untuk diri Anda dan menjadikan diri Anda bos ?

Masalahnya adalah pemimpi seperti ini langsung terjun ke dalam program “menghasilkan uang dari rumah ” tanpa memikirkan resiko yang ada didalamnya. Misalnya, apakah Anda memiliki ketrampilan dasar yang memadai terkait dengan bisnis Anda ?

Apakah Anda terjun ke dalam bisnis rumahan hanya karena ingin mendapatkan uang dengan cepat tanpa menikmati kerja keras didalamnya ?

Ada resiko yang dihadapi saat bekerja dari rumah, dan jika Anda menyadari resiko ini, maka dengan perencanaan yang hati-hati Anda bisa menghindari masalah yang muncul.

Kemampuan Anda agar berhasil dalam bisnis dan mulai mendapatkan penghasilan nyata terkait langsung dengan kemampuan Anda untuk menyiapkan diri sendiri sesuai dengan bakat Anda serta kebutuhan bisnis disegala situasi yang mungkin muncul.

Mengerjakan sesuatu yang Anda kuasai dan sukai juga penting karena ketika Anda mencoba menghasilkan uang dari rumah, tidak terjadi begitu saja seperti yang kita inginkan.

Resikonya adalah memerlukan waktu, tenaga, energi dan uang agar bisnis bisa bertahan dari waktu ke waktu. Anda harus siap menghadapi jalan yang panjang untuk sukses, dan akan lebih mudah melakukannya jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan.

Resiko lain dalam memiliki usaha di rumah adalah dimana Anda berada. Apakah Anda lebih suka bekerja di rumah, misalnya, atau membeli atau menyewa bangunan yang terpisah sebagai tempat usaha ? Anda harus mempertimbangkan lingkungan dimana Anda tinggal serta dimana Anda bisa menjalankan bisnis.

Karena resiko tersebut, maka merupakan ide yang bagus untuk mengasuransikan bisnis Anda, dan tahu siapa yang akan mengambil alih jika Anda tidak lagi menjalankan usaha. Bersiaplah dengan tahu siapa yang juga mencintai seperti apa yang Anda lakukan dan bisa berhasil seperti Anda.

Banyak hal dalam hidup yang mengandung resiko. Triknya adalah dengan membuat perencananaan dan mempersiapkan sasaran. Ini akan memberikan Anda kepercayaan diri dan sikap positif yang mengarahkan Anda pada kesuksesan .

Juga jangan lupa untuk selalu mengevaluasi-ulang dan mendapatkan pandangan yang jelas atas progres yang Anda buat, untuk mengetahui apakah usaha Anda benar-benar menguntungkan atau malah merugi.

Kemudian, jika ada hal yang salah, Anda bisa membuat beberapa perubahan agar segala sesuatunya bisa berjalan kembali. Jika masih belum berhasil, mungkin ini saatnya Anda mengedukasi diri sendiri atas hal -hal yang belum Anda kerjakan dan tahu apa yang bisa membantu Anda menjalankan usaha rumahan.

Banyak hal yang bisa Anda pelajari sendiri, namun juga bijak jika mencari bantuan orang lain yang telah berpengalaman.

Memulai usaha dan menghasilkan uang dari rumah bisa jadi hal yang menegangkan dan banyak tekanan, namun dengan kerja keras dan pengelolaan, Anda bisa menaklukan ketakutan semua resiko didalamnya dan memiliki peluang berhasil.

Oleh: Liane Bate
Sumber: www.GetACoder.com

%d blogger menyukai ini: