Posts from the ‘Pengusaha Dunia’ Category

Lee Byung Chull – Pendiri Samsung


Lee Byung Chull

Lee Byung Chull

Lee Byung Chull lahir pada tanggal 12 Februari 1910 dan meninggal pada tanggal 19 November 1987 di usia 77 tahun. Lee Byung Chull dikenal dengan nama panggilan Hoam dan Lahir di desa jeonggok , kota Euiryeong , provinsi Gyeongsang. Ia lahir dari keluarga kaya . Lee Byung Chull adalah putra pemilik tanah . Istrinya bernama Park Du Eul . Park Du Eul sendiri merupakan seorang perempuan yang renhdah hati ,santun , dan hidup sederhana .

Salah satu leluhurnya juga pernah menjabat di kantor pemerintahan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Selain itu ,leluhurnya yang bernama Lee Hong Sok ,juga dikenal seorang murid sastra dan pernah menghasilkan sebuah bukku kumpulan puisi .Pada masa muda nya , ia pernah melanjutkan pendidikan di Universitas Waseda Tokyo namun ia memutuskan keluar sehingga tidak berhasil sampai lulus.

Lee Byung Chull merupakan pendiri Samsung pada tahun 1938 .Ia adalah pionir Samsung yang kini menjadi penguasa pasar teknologi komunikasi dan elektronik .Lee Byung Chull pernah menjadi seorang tukang reparasi radio telekomunikasi untuk tentara Jepang pada Perang Dunia II .Ia terkenal sebagai orang yang kreatif dan gigih dalam mengutak ngatik sistem telekomunikasi .

Pada awal memulai karirnya sebagai pengusaha , Lee Byung Chull mendapatkan beberapa warisan dari keluarganya .Ia memutar otak dan menemukan sebuah peluang bisnis sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada waktu itu. Lee Byung Chull memutuskan untuk mendirikan sebuah perusahaan perdagangan ekspor. Maka Lee Byung Chull memutuskan memindahkan pusat usahanya pada tahun 1947 ke seoul . Ia kemudian memulai usaha baru nya yang dinamai Cheiljedang (pabrik gula) di Busan.Cheiljedang didirikan oleh Lee Byung Chull pada tahun 1953 dan menjadi pabrik gula pertama yang berdiri di Korea Selatan .

Pada tahun 1953 , Lee Byung Chull juga mendirikan Cheilmojik yang bergerak dalam usaha tekstil Cheilmojik merupakan pabril wol yang beroperasi di Chimsan –Dong ,Daegu. Memasuki tahun 1969 ,Samsung mulai berkiprah dalam pasar elektronik .Lee Byung Chull sudah mulai memproduksi televisi ,radio , dan beberapa elektronik lainnya .Pada Januari 1971 ,Lee Byung Chull mulai sakit-sakitan . Beberapa tahun kemudian ,tepatnya pada tahun 1976 ,ia didiagnosis menderita kanker lambung dan menjalani operasi di Tokyo .

Lee Byung Chull tetap berusaha maksimal untuk mempertahankan dan mengembangkan perusahaannya hingga ia meninggal pada tahun 1987. .Lee Byung Chull meskipun dikemudian hari anaknya ,Lee Kun Hee melakukan lebih banyak terobosan dalam pengembangan samsung .

Lee Kun Hee , Generasi Kedua

Lee Kun Hee lahir pada tahun 1942 di Junggyo-ri, Jenggok-myeon, euiryoung-gun, Provinsi Gyeongsang.Lee Kun Hee merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara. Ia memiliki dua orang kakak laki-laki, empat orang kakak perempuan ,dan seorang adik perempuan. Lee Kun Hee kecil menghabiskan masa kecil nya di Daegu .Ia sempat sekolah SD di busan sampai kelas lima dan kemudian meneruskan pendidikan sekolah dasarnya di Jepang pada tahun 1953. Lee Kun Hee sekolah di Tokyo dan tinggal bersama dengan kakak keduanya, Lee Chang yang juga sedang kuliah di Universitas Waseda . Setelah tamat SMP ,Lee Kun Hee kembali ke korea dan melanjutkan pendidikann SMA di sekolah bangsawanKorea .ia juga pernah menjadi atlet gulat dan menyukai oalahraga lainnya , Belakangan dikenal Lee Kun Hee hobinya bermain golf ,menonton film ,berkuda ,tenis meja dan mendengarkan musik klasik. Sekaeang Lee Kun Hee menjadi komite olimpiade Internasional dan membantu pengajuan Korea Selatan sebagai tuan rumah Olimpiade musim dingin 2018 nanti . Tidak hanya itu ,ia juga menjadi ketua Asosiasi Olahraga Korea untuk penyandang cacat dan Presiden Kehormatan dari Federasi Gulat Korea .

Setelah tamat SMA , Lee Kun Hee diterima kuliah di Universitas Yonsei Lee Byung Chull membujuknya untuk melanjutkan ke sekolah perdagangan waseda di Jepang .
Setelah menamatkan sarjana nya ,Lee Kun Hee kembali melanjutkan pendidikannya di Sekolah Pascasarjana Manajemen , Universitas George Washington .

Lee Kun Hee berhasil menyelesaikan pendidikan masternya di Amerika pada tahun 1966 pada saat ia berusia 25 tahun . Tidak lama kemudian ia menikah dengan Hong Na Hee, putri mantan presiden direktur harian Jung Ang. Hong Jin Ki . Hong Na Hee pada waktu itu adalah mahasiswi di Universitas Seoul dengan bidang Seni Terapan. Lee Kun Hee masuk ke perusahaan Samsung dari posisi pegawai magang di keseketariatan Samsung . Setelah itu ,ia bergabung di harian Jung Ang dan jaringan penyiaran TBC (Tongyang Broadcasting Company). Lee Kun Hee juga berpartisipasi dalam pendirian majalah bulanan Yeosoeng Jun Ang dan majalah mingguan Jugan Jung Ang.

Pada tahun 1970-an ,setelah 10 tahun bekerja sebagai direktur TBC dan harian Jung Ang , Lee Kun Hee memutuskan membuka industri baru dalam bidang sebuah bisnis yang sedikit jauh dai yang pernah ia geluti bertahun-yahun. Lee Kun Hee mencoba menawarkan bisnis baru tersebut kepada ayahnya pada tahun 1974 namun ditolak. Pada tahun 1983, Lee Byung Chull kemudian menyetujui pengembangan bisnis semikonduktor. Setelah Lee Byung Chull wafat , pimpinan Samsung digantikan oleh anak ketiganya , Lee Kun Hee , ketika Lee Byung Chull mengalami sakit parah pada Januari 1971 ,ia menulis surat wasiat . Lee Byung Chull menetapkan bahwa penerus kepemimpinan Grup Samsung adalah Lee Kun Hee .

Pada saat itu, Lee Kun Hee berumur 30 tahun . Lee Byung Chull memilih Lee Kun Hee karena menurutnya Lee Kun Hee memiliki kemampuan untuk menentukan masa depan Samsung. tahun 1987 ,Lee Kun Hee memulai karirnya sebagi wakil presiden direktur Samsung . Lee Kun Hee mendapat pelajaran manajemen dari Lee Byung Chull sekitar 10 tahun sebelum Lee Byung Chull meninggal pada tahun 1987.
Lee Kun Hee diangkat secara resmi menjadi sebagai presiden direktur Samsung tiga minggu setelah Lee Byung Chull meninggal yaitu pada tanggal 1 Desembar 1987. Pelantikan Lee Kun Hee dilaksanakan di Balai Seni Hoam dan dihadiri pleh CEO , Ia terus berusaha mempertahankan 180.000 cabang Samsung di seluruh dunia serta memperluas pemasaran Samsung ke lebih banyak negara .

Lee Kun Hee membuka jaringan bisnis di Los Angeles , Tokyo ,Frankfurt , London ,Osaka ,dan beberapa negara lainnya dengan para pemimpin ,eksekutif ,pegawai ,dan staf departemen asing yang berjumlah sekitar 1.800 orang .

Di Los Angeles ia memimpin rapat sebanyak empat kali dan membahas tentang perbandingan daya saing antara Samsung dengan produk kelas dunia lainnya .
Di tokyo ,Lee Kun Hee dalam pertemuannya membahas tentang perbandingan daya saing yg dimiliki oleh perusahaan Jepang .Sementara itu d Jerman Lee mengadakan pertemuan dengan para eksekutif besar untuk mengajak investor bekerja sama. Setelah pertemuan ini maka Lee Kun Hee menetapkan sistem manajemen baru bagi Samsung . Samsung kemudian bergerak menjadi salah satu perusahaan elektronik terbesar di dunia .Samsung Electronics menjadi dominan di bangsa gadget smartphone dan mulai menggeser posisi perusahaan terkenal lainnya satu persatu .

Dibawah kepemimpinan Lee Kun Hee , Samsung semakin populer di dunia industri elektronik dunia . Pada tahun 2010 , Forbes merilis bahwa Samsung menduduki peringkt ke 55 dari 2.000 perusahaan terbesar di dunia . Sekarang Samsung tidak bisa lagi di anggap remeh oleh Nokia , Sony ,Apple ,Google ,dan perusahaan lainnya.

Pada tahun 2012 , majalah forbes menobatkannya sebagai orang terkaya di Korea dengan kekayaan bersih sekitar US10,8 miliar. Desembar 2010 ,keluarga pendiri perusahaan Samsung mempromosikan Lee Jae Yong menjadi presiden Samsung Lee Jae Yong merupakan anak dari Lee Kun Hee atau cucu dari Lee Byung Chull
Harga saham melonjak menjadi 4,1% dan mencapai Rp.7 juta/lembar . Sementara kapitalisasi pasarnya mencapai US120 miliar. Lee Jae Yong berusia 42 tahun Samsung Electronics memiliki sekitar 17 eksekutif . Lee Jae Yong menggantikan posisi Choi Gee Sung sebagai pemimpin perusahaan . Sementara Choi sendiri dipromosikan sebagai wakil presiden direktur Samsung Electronics .Selain menjadi presiden ,ia juga masih menjabat sebagai chief Operating Officer Samsung Electronics. Lee Jae Yong juga sudah bergabung pada Samsung hampir 20 tahun mengabdi .Lee Jae Yong juga pernah menjadi vice president pada bidang perencanaan strategis .

Pada tahun 2012 ,Lee Jae Yong dinobatkan forbes magazine sebagai orang terkaya di dunia urutan 304 dengan kekayaan mencapai US3,6 miliar. Lee Boo Jin mereupakan presiden perempuan pertama di perusahaan Samsung , Selain bisnis hotel ,Lee Boo Jin juga melakukan bisnis barang . bebas pajak yang bernama Louis Vuitton .Forbes mengatakan bahwa gaya kepemimpinannya mirip dengan Lee Kun Hee. Lee Boo Jin bergabung di shilla pada tahun 2001. Pada tahun 2002 ,setahun setelah Lee Boo Jin bergabung pendapatan hotel tersebut tumbuh mencapai 15% per tahun .Laba pajak juga naik tiga kali lipat dari 9,9 miliar won menjadi 30 miliar won pada tahun 2008.

Pada tahun 2012 ,ia mencatat forbes memiliki kekayaan sekitar US 1,2 miliar dan menduduki peringkat ke -19 dari 40 orang terkaya di Korea Selatan . Pada April 2014 ,forbes mencatat bahwa Lee Boo Jin memiliki kekayaan bersih senilai US 1,4 miliar yang berasal dari bisnis komputer dan pariwisata .
Pada tahun 2014 forbes mencatatnya sebagai orang terkaya nomor 20 di Korea Selatan dengan kekayaan sebesar US 1,2 miliar.

Perkembangan Samsung Dari Masa Ke Masa

Pada tahun 1936, Grup Samsung didirikan yang pada awalnya merupakan gabungan dari bebrapa perusahaan pengola beras. Ini adalah awal dimana Samsung diakui sebagai badan usaha secara resmi .

Dalam bahasa Korea, Samsung berarti tiga bintang dimana tiga dianggap menggambarkan sesuatu yang besar, banyak, dan berkuasa. Samsung memulai usaha dari industri kecil yang memproduksi barang kebutuhan manusia sehari-hari dengan mendaur ulang produk bekas pakai .

Pada tahun 1969, didirikan Samsung Electronics yang memulai usahanya dengan memproduksi televisi hitam putih. Produksi ini bekerja sama dengan sebuah perusahaan elektronik asal Jepang, Sanyo. Tidak hanya memprodukisi televisi , Samsung kemudian memproduksi peralatan rumah tangga lainnya seperti mesin cuci , kulkas , telivisi warna , dan oven microwave.

Pada tahun 1981 Samsung mengembangkan industri tabung hampa , tabung sinar katoda, dan tabung yang bisa terlihat dalam gelap. Samsung kemudian membangun pabrik perakitan televisi di portugal pada tahun 1982. Sebuah pabrik di New York pada tahun 1984 dan Tokyo pada tahun 1987v .Kemudian pada tahun 1983 ,Samsung memperluas bisnisnya pada produksi komputer pribadi ,film x-ray , 8 tipe video tape recorder(VTR) ,dan micom.

Pada oktober 1983, Samsung Electronics menjalankan industri semi konduktor, membentuk tim pengembangan komputer, lalu pada maret 1984 produknya diiklankan dalam harian Jungang Ilbo. Pada Mei 1984, pembangunan pabrik semikonduktor, komunikasi seluler dan VLSI pun selesai .Pada tahun 1983 ,Samsung juga memulai bisnis dalam bidang telekomunikasi selular .

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran seperti apa gambaran tentang telepon nirkabel .Tiga tahun kemudian , pada tahuin 1986 , Samsung menghasilkan telepon pertamanya , SC-100 .Kemudian mereka mempelajari dan menganalisis ponsel buatan motorola sebagai perbandingan . Motorola menguasai sekitar 60-70 % pasar telekomunikasi di Korea pada tahun 1990-an , sementara Samsung hanya menguasai 10% .

Pada tahun 1990, Samsung mulai bangkit sebagai perusahaan internasional . Salah satu anak perusahaan Sasung mendapatkan kontrak dalam pembangunan salah satu Petronas Towers Malaysia, Taipei 101 di Taiwan , dfan gedung Khalifa Burj di Uni Emirat Arab . Pada saat itu , mereka menyadari salah satu bagian terpenting yang tidak dimiliki oleh ponsel produksi mereka , Samsung kemudian fokus pada peningkatan konektivitas. Samsung kembali meluncurkan ponsel model baru dengan nama SH-700 padavtahun 1993.

Pada bulan maret 1996, Samsung mengembangkan ponsel CDMA pertamanya .Pada tahun 1996 ini juga ,Samsuing juga membeli Sungkyunkwan University Foundation . Samsung berhasil menandatangani kontrak kerjasama luar negri pada tahun 1996 dengan Sprint ,sebuah operator CDMA Amerika .
Samsung kemudian melakukan perluasan ke Hong Kong pada tahun 1997 dan Brazil pada tahun 1998 .

Pada tahun 2003 Samsung mengalahkan motorola dan menduduki posisi satu di pasar CDMA cina . Samsung juga tumbuh sebagai produsen panel layar liquid-ceystal terbesar di dunia.Bertahun-tahun berjuang keras dengan memegang motto Image the Possibilities, pada tahun 2011 Samsung memperoleh pendapatan US 247,5 miliar dan karyawan sebanyak 369.000 orang yang terbesar di seluruh dunia .

Rahasia Di Balik Kesuksesan Samsung

Ekspansi Berbagai Divisi
“Jangan menaruh telur dalam keranjang”, tidak sedikit pebisnis yang memegang prinsip ini dalam berinvestasi. Secar umum Samsung bergerak dalam bidang industri barang dan jasa. Salah satu strategi yang membuat namnya menjadi semakin dikenal dan membuat usahanya bertahan lama. Samsung melakukan diversifikasi sejak tahun 1988 ketika Lee Kun Hee menggabungkan Samsung Electronics dengan Samsung Semiconductors. Lee Kun Hee ,alh melakukan diversifikasi pada bidang semikonduktor, komunikasi, komputer, dan display. Diversifikasi ini biasanya juga dimaksidkan untuk meningkatkan kepercayaan kepada para pemegang saham .

Mengambil Fokus Bisnis
Meskipun Samsung melakukan diversifikasi tapi ia memiliki pertimbangan tersendiri dalam mengola semua usaha yang ada .Pada satu sisi samsung selalu mengutakan pada bagaimna caranya mempertahankan posisi yang telah mereka raih .Setelah krisis grup samsung memulai sistem manajemen “ayo buang” yang merupakan bagian sistem manajemen yang sekarang banyak ditinggalkan .Berkat sistem manajemen “ayo buang” tersebut ,rta-rata utang samsung yang pernah mencapai 366% pada 1997 turun menjadi 166% pada akhir 1999

Memburu Orang Genius
Salah satu kunci samsung adalah mencari orang-orang yang genius dan berkompeten pada berbagai bidang untuk bergabung dengan perusahaan .Untuk mendapatkan manusia-manusia berkualitas ,maka samsung menyusun tim rekrutmen melalui pusat penelitian pengembangan kemampuan orang genius . “Salah satu kreteria orang genius manurut samsung adalah menciptakan produk baruatau produk yang belum ada diproduksi oleh perusahaan selama ini”.Selain itu orang yang ,memiliki inovasi , kemampuan untuk menciptakan ide kreatif ,serta perubahan juga termasuk katagori genius menurut samsung .Individu yang genius mampu melakukan hal besar tersebut menurut Lee Kun Hee setidaknya memiliki 4 hal yaitu ,mengetahui level teknik terbaik dan memiliki pengetahuan ahli , memiliki kemurahan hati , bisa bekerja sama dengan rekan , dan memiliki rasa kemanusiaan serta integritas moral .

Restrukturisasi Manajemen
Salah satu faktor yang menetukan kemajuan samsung adalah keputusan Lee Kun Heeuntukmelakukan pengaturan ulang manajemen perusahaannya.Restrukturisasi dilakukan semata-mata agar samsung terus hidup dan berjaya. Dengan restrukturisasi ,samsung melakukan perubahan drastis dalam struktur perusahaan. Peubahan manajemen dan perubahan orang-orang samsung kemudian berhasil meninggikan daya saing perusahaan.

Inovasi Tiada Henti
Inovasi merupakan sebuah keharusan bagi perusahaan baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar .Tanpa adanya inovasi ,maka sebuah perusahaan akan mengalami kemuduran atau bahkan stagnan . Inovasi manajemn ini meliput product , process ,personnel ,dan infrastruktur.

Kualitas dan Desain Produk Plus
Salah satukunci keberhasilan samsung adalah kualitas dan desain produk yang berkualitas lebih dibanding produk lain .

Melakukan Studi Kasus Berkala
Untuk mencapai keberhasilan manajemen ,Lee Kun Hee melalui orang-orang yang ditunjukanya melakukan studi kasus pada perusahaannya secara berkala untuk mencari sumber masalah .setelah menemukan beberapa masalah dan kebohongan dalam laporan ,maka Lee Kun Hee ruti melakukan studi kasus serta bekerja sama dengan beberapa penasihat teknis .

Daya Saing Internasional
Selain itu salah satu hal penting lagi untuk membentukdaya saing yang dilakukan samsung adalah dengan menciptakan produk yang kompleks.Lee Kun Hee mempunyai 3 dasar untuk meningkatkan daya saing internasional yaitu terkait pertanyaan masalah masa depan yang dilihat oleh CEO ,Hal yang tidak kalah pentingnya adalah dengan selalu mempercayai ,memperhatikan ,dan memberikan ruang bagi orang-orng yang berbakat untuk memajkian perusahaan .

Memperhatikan Pesaing
Slogan perusahaan samsung yang tidak kalah pentingnya adalah senantiasa memperhatikan peasaing .Pasar bisnis tidak ubah nya seperti medan peperangan bagi samsung Sebuah perusahaan yang mampu bertahan lama tentunya memiliki strategi khusus dalam menghadapi pesaing-pesaing mereka .

Imagine the Possibilities
Salah satu rahassia samsung terlihat dari motto perusahaannya yaitu imagine the possibilities. Sebagaimna mereka ketahui ,slogan merupakan salah satu elemen penting pada sebiuah brand .slogan juga menunjukan komitmen perusahaan kepada pelanggannya .melalui slogan tersebut samsung membawa misi untuk mendahului sejarah dan menyediakan keperluan bagi masyarakat dunia .

Logo dan Nama Sarat Makna
Tidak hanyak motto istimewa yang menjadi penggerak bagi orang-orang samsung bekerja, perusahaan samsung juga memiliki logo atau lambang yang sarat makna. Logo adalah sesuatu yang sangat penting bagi sebuah perusahaan.Logo juga bisa menjadi salah satu saran promosi dan iklan agar perusahaan dikenal oleh konsumen dalam jangka waktu yang lama.Warna biru tersebut sebagai Pantone286C dan menjadi simbol dari “Nomor 1 di dunia “ dan bertanggung jawab terhadap masyarakat . Desain Logo alfabert memiliki manfaat untuk memberikan kesan yang sangat indah secara umum serta dapat menyampaikan nilai inti perusahaan yang costumer oriented sehingga siapa pun yang meliatnya tidak merasa canggung dan aneh .

Pelopor Harga
Salah satu kunci sukses samsung adalah menjadi peletak harga pertama terhadap sebuah produk.Pada negara-negara berkembang tentu saja yang paling diminati adalah ponsel-ponsel dengan harga yang rendah. Sementara ponsel dengan harga premium hanya untuk kelas tertentu saja.Strategi samsung ini benar-benar matang . Mereka bisa masuk dalam semua persaingan baik harga rendah ,harga menengah , harga tinggi sekalipun.

Terus Bertahan
Beberapa kegagalan, hambatan,dan masalah yang dihadapi oleh samsung dari masa pendiriannya sampai hari ini :
1. Kegagalan Bisnis Real Estate
2. Kerugian bisnis mobil
3. Tuduhan memiliki kekayaan ilegal
4. Terlilit hutang
5. Skandal penggelapan
6. Tuduhan korupsi dan nepotisme
7. Tuduhan penjiplakan
8. pertempuran keluarga

Kebahagian Tujuan Terakhir Perusahaan
Samsung memiliki prinsip yang cukup menggugah hati yaitu tujuan akhir dari perusahaan adalah menciptakan kebahagian bukan hanya mencari keuntungan. Samsung memiliki prinsip “ Bahwa lebih baik berjalan di atas tanah berbudaya daripada hanya sekedar memburu keuntungan “.

Pemberdayaan
Strategi samsung yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan nya hingga saat ini adalah prinsip pemberdayaan . Prinsip pemberdayaan sudah dipraktikan sejak pada masa Lee Byung Chull “ Jika tidak dapat dipercaya ,jangan dipercayakan ,jika berguna ,percaya dan percayakanlah “ ini prinsip Lee Byung Chull dalam memimpin samsung .

Lima Prinsip Bisnis
Pertama, mematuhi standar etika dan undang-undang
Kedua, memelihara budaya organisasi yang bersih dengan cara memisahkan secara tegas antara urusan pribadi dengan urusan bisnis .
Ketiga, menghormati pelanggan ,pemegang saham ,dan karyawan dengan cara memberikan prioritas tertinggi pada kepuasan pelanggan .
Keempat, peduli dengan lingkungan ,keselamatan , dan kesehatan dengan cara berusaha mewujudkan manjemen yang ramah lingkungan .
Kelima, memiliki tanggung jawab sosial dengan cara melaksanakan kewajiban dasar sebagai sebuah perusahaan.

Kesejahteraan Pegawai
1. Samsung memberikan kestabilan dan keamanan dalam bekerja.
2. Samsung juga menerapkan strategi manajemen dan pengambilan keputusan dengan cepat.
3. Penilaian akan kemampuan dan kualitas.
4. Mewujudkan kehidupan pekerjaan yang memberi udara baru.
5. Masalah pendidikan anak ,kesehatan ,masa tua , dan sebagainya.
6. Mewujudkan pekerjaan seumur hidup.

Strategi Distribusi
Samsung dalam melakukan distribusi produk yaitu :
Pertama , samsung meminimaliskan distribusi stok produk melalui rekan bisnin.
Kedua , Kolaborssi bebrapa manajemen .
Ketiga , proses optimalisasi distribusi 1C1B ( One Contract One Bill ) meraih kecepatan optimal dengan biaya serendah-rendahnya .
Keempat , Samsung menerapkan Product Duta Management sejak tahun 1994.
Kelima , menyatukan desain dan produksi dalam satu bagian .
Keenam , manajemen data produk digabubgkan dengan manajemen rantai pasok dan manajemen hubungan konsumen sehingga menjadi penyatuan perusahaan .

Tingkat Kerja Sama Tertinggi
Samsung termasuk salah satu perusahaan yang memiliki afiliasi tertinggi di dunia .dengan afiliasi bebrapa perusahaan yang sebelumnya menjadi pesaing dan bisa saja menghalalkan berbagai cara untuk menang di pasar kemudian menjadi sahabat sebuah perusahaan .tidak hanya afiliasi dalam perusahaan , samsung juga memiliki organisasi afilisasi yaitu samsung human resources development centre.

Strategi Globalisasi
Untuk mendukung terwujudnya daya saing Internasional yang tinggi maka samsung menerapkan strategi global .Samsung menekankan agar setiap orang di samsung terutama para teknisi maju secara internasional . Dalam strategi globalisasi , samsung mempraktikan nasionalisasi , informasi , dan kompleksitas .Dengan membentuk lingkungfan perusahaan di luar negri maka samsung menjadi salah satu perusahaan yang terbesar di dunia .

Orientasi Teknologi
Teknologi semakin canggih dari waktuke waktu . Samsung menyadari bahwa masa depan adalah masanya teknologi. Untuk menguasai teknologi global maka samsung menciptakan sistem yang berorientasi teknologi perusahaan karena bagaimana pun teknologi tergantung pada daya saing perusahaan secara internasional .Dengan cara seperti ini lah samsung menggunakan ideologi manajemen teknologi yang mengarah pada penilaian tinggi .

Marketing Yang Baik
Samsung merupakan perusahaan yang telhberoprasi selama puluhan tahun .samsung memiliki kretivitas yang tinggi dalam memasarkan sebuah produk .beberapa strategi pemasaran yang dilakukan oleh samsung yaitu dengan menawarkan produk yang berkualitas tinggi .samsung juga menciptakan produk-produk yg maksimal dlam kualitas dan memiliki bentuk yang sangat bagus dan praktis .dengan beberapa cara pemasaran tersebut maka samsung kemudian berhasil mencetak rekor penjualan dari tahun ke tahun .

Mengembangkan Brand Dan Image
Untuk mencapai target menjadi perusahaan teratas di bidangnya maka samsung selalu berusaha mengembangkan brand dan image perusahaan .salah satu jalan samsung yang ditempuh dalam mengembangkan brand dan image dalam waktu yang relatif singkat yaitu dengan menjadi sponsor olahraga tingkat dunia .selain melalui event olahraga ,keberadaan orang berbakat yang dipilih melalui fellow membawa efek signifikan dalam meningkatkan iamge perusahaan ,secar umum dalam pembentukan brand image itu sendiri sebenarnya ada tiga komponen yang harus diperhatikan yaitu corporate , user image , dan product image .Sebagai perusahaan internasional ,samsung telah berhasil dalam mengembangkann citra perusahaan , citra pemakai , dan citra produk dengan baik .buktinya merek samsung terkenal diman-mana .tidak hanya itu samsung juga memiliki faktoe-faktor pendukung terbentuknya image sebagaimana yang dikemukakan oleh Keller (2003) yaitu :

1. Favorability of brand association, istilah lain faktor pertama ini adalahkeunggulan assosiasi merek .

2. Strength of brand association, atau dikenal dengan familiarity of brand association atau kekuatan assosiasi merek

3. Uniquesness of brand association atau dikenal juga dengan keunikan assosiasi merek .

Sebagai perusahaan internasional, Samsung telah memiliki ketiga hal di atas .

Daftar pustaka

Dani, Parasara. 2012. 55 kisah inspiratif enterpreneur. Jakarta: Gagas Media
Gifford, Jonathan. 2014. 100 Great Business Leaders: Of The World’s Most Admired Companies. Singapore: Marshall Cavendish International (Asia) Pte Ltd
Lee, Jean. 2008. Wealth Doesn’t Last 3 Generation: How Family Businesses Can Maintain Prosperity. Singapore: World Scientific
Seung Hee, Koh, dkk. 2013. Why Samsung. Yogyakarta: Bentang pustaka
Sop Chang, Chan, Nahn Joo Chang. 1994. The Korean Management System: Cultural, Political, Economic Foundation. Poursmouth USA: Greenwood Publising Group
Tipton, Frank B..2007. Asian Firm: History, Institutions and Management. Cheltenham U.K.: Edward Edgar
Thakur, Manab Thakur, dkk. 1997. International Management Concepts and Cases. New Delhi: Tata McGraw-Hill Education
Sumber : Erwin halim, The Secret Of Lee Byung Chull, Kobis, Jakarta, 2014

Liliane Bettencourt, Pewaris Kerajaan Kosmetik Loreal


MILIARDER Prancis Liliane Bettencourt termasuk salah satu orang terkaya di dunia. Perempuan berusia 88 tahun ini, ditaksir memiliki kekayaan senilai US$23,5 miliar berkat perusahaan kosmetik Loreal yang diwarisinya.

Liliane adalah putri tunggal dari pendiri Loreal, Eugene Schueller. Ibunya meninggal dunia ketika ia masih seorang bocah berusia lima tahun. Kondisi tersebut tentu sulit bagi seorang gadis muda yang sedang tumbuh dewasa. Namun, berkat bimbingan sang ayah, dia berhasil menjalani hidup dengan baik hingga meraih sukses.

Meski menjadi anak semata wayang, Liliane tidak dimanja oleh sang ayah. Ketika usianya menginjak 15 tahun, dia bergabung dengan perusahaan ayahnya sebagai karyawan magang. Tugasnya, mencampur kosmetik dan memasang label pada botol sampo.

Pada 1950, Liliane menikah dengan seorang politisi Prancis, Andre Bettencourt. Tak lama setelahnya, pasangan itu dikaruniai seorang putri bernama Francoise Bettencourt Meyers.

Tujuh tahun kemudian, Eugene Schueller wafat. Sebagai ahli waris tunggal, Liliane pun mewarisi bisnis Loreal dan menjadi pemegang saham utama. Pada 1963, perusahaan tersebut go public, meski pun dirinya tetap memiliki saham mayoritas.

Bettencourt Schueller Foundation

Perempuan kelahiran 21 Oktober 1922 ini, dikenal sebagai individualis yang selalu menjaga kehidupan pribadinya jauh dari sorotan publik. Meski demikian, dia memiliki sifat murah hati.

Hal itu terbukti dari Bettencourt Schueller Foundation yang didirikan olehnya. Yayasan tersebut dibangun Liliane untuk mengenang almarhum sang ayah. Misinya antara lain membantu dukungan awal dan mengembangkan proyek-proyek di bidang medis, kebudayaan, dan kemanusiaan.

Bettencourt Schueller Foundation mencurahkan sekitar 60 persen dari anggarannya untuk mendukung penelitian medis, terutama untuk mengobati HIV dan AIDS. Selain itu, yayasan ini juga memberikan penghargaan di arena medis. Liliane Bettencourt Life Sciences Award diberikan kepada peneliti Eropa berusia minimal 45 tahun, yang terkenal di bidangnya dan menunjukkan hal menjanjikan dan penting dalam proyek penelitiannya.

Di bidang kebudayaan, yayasan itu mendukung para artis berbakat atau pengrajin dalam upaya membuat karya mereka dikenal dan diakui. Sebagai bentuk kecintaannya terhadap musik paduan suara, yasangan ini juga memberikan penghargaan tahunan untuk paduan suara. Sebuah penghargaan juga diberikan kepada pengrajin manual yang terampil, sebagai pengakuan atas karyanya.

Sementara itu, sebagai bentuk dukungannya terhadap kemanusiaan, Liliane mengembangkan berbagai program untuk membantu anak-anak termasuk orang tua mereka, dalam belajar membaca dan upaya lainnya untuk mendorong kehidupan produktif.

Evan Williams Rancang Berjuta Cara Twitter Hasilkan Uang


Logo TwitterPendiri Twitter, Evan Williams, pekan lalu menutup Web 2.0 Summitdi San Francisco dengan berbicara terus terang tentang bisnisnya. Secara tegas dia mengatakan layanan microblogging memiliki rencana masa depan yang menguntungkan.

Tahun ini Williams memang berbicara banyak di forum tahunan itu, berbeda dengan tahun sebelumnya yang pelit ngomong. Sampai- sampai,moderator pada konferensi tersebut,John Battelle,menggarisbawahi bahwa Williams “telah memulai menjawab setiap pertanyaan yang muncul”.

Williams mengakui, dirinya butuh waktu untuk mengenal dan mempromosikan tren tweet, yang berfungsi sebagai iklan. Selain itu, dia menganggap perusahaan-perusahaan memiliki alasan untuk berhati- hati jika akan melakukannya.

”Kita tidak bisa meletakkan sesuatu di hadapan seseorang jika mereka tidak peduli dengan hal itu karena tidak semua hal akan bekerja sebagaimana promosinya.Tapi sekarang, tren kenaikan percakapan tentang sebuah topik mencapai 3–6 kali,”ujar Williams seperti dikutip CNNMoney.

Namun, pria kelahiran 31 Maret 1972 itu tidak mau berkomentar banyak mengenai angka-angka atau nilai dolar secara spesifik terkait proyeknya di masa mendatang. Dia hanya menegaskan bahwa perhitungannya cukup baik pada produk yang dipromosikan dan membuat sebagian besar pengiklan kembali menggunakan medianya.

”Ada berjuta cara untuk menghasilkan uang lewat Twitter. Saya yakin kami akan mencobanya lagi,” ujar William.

William sadar, untuk bersaing di bisnis internet, pihaknya harus selalu membuat inovasi.Maka,dia pun bersama timnya melakukan pengembangan berupa peluncuran ”New Twitter” pada musim panas lalu.

Salah satu inovasi yang diusungnya adalah dengan membuat tata letak dan fitur sosial seperti ”Who to Follow”.

”Kami sedang berada pada periode transisi sebelumnya, kami menghabiskan sangat sedikit waktu untuk melakukan peningkatan produk. Itulah mengapa kami harus menggunakan semua waktu yang kami miliki,”ujar Williams.

Dia menambahkan, sudah memperoleh poin bahwa perusahaannya memiliki waktu dan sumber daya untuk melakukan sejumlah peningkatan tahun ini. Williams yang sebelumnya bekerja pada perusahaan pengelolasoftware, Pyra Labs,mengakui jika dia sendiri sudah mengalami masa transisi di Twitter.

Hal itu ditunjukkan dengan diserahkannya jabatan chief executive officer (CEO) di Twitter kepada mantan chief operation officer (COO)-nya Dick Costolo. Ini dilakukan dengan alasan agar dia lebih fokus pada produk dan desain Twitter.

“Menjadi CEO di perusahaan swasta, lalu mengambil sesuatu yang berisiko bagi perusahaan adalah pekerjaan yang tidak menyenangkan,” ujarnya.

Transisi Twitter juga melibatkan kemitraan dengan perusahaan teknologi lainnya. Tahun lalu, Twitter membuat kesepakatan untuk memasukkan alirannya ke mesin pencari Google dan Bing dari Microsoft. Williams menuturkan, seiring dengan semakin banyaknya permintaan untuk data, Twitter diklaim telah melebihi kapasitas. Akhirnya, Twitter pun menandatangani kesepakatan dengan Gnip untuk menjual sebagian dari data ”firehose”di Twitter. (economy.okezone.com)

Li Ka-Shing Sang ‘Superman’ Bisnis


Li Ka-ShingImage Majalah Forbes menempatkan Li Ka-Shing (79) sebagai orang kesembilan terkaya di dunia dengan harta senilai USD32 miliar atau setara Rp302 triliun.

Tidak terbantahkan lagi, kekayaannya tersebut menahbiskan Li sebagai orang paling kaya di Hong Kong. Dialah raja di antara sekitar 40 konglomerat di kota bekas koloni Inggris itu.

Forbes melaporkan, membumbungnya harga-harga properti dan kedekatan dengan ekonomi China menjadi beberapa faktor penyebab mengapa banyak penduduk Hong Kong semakin kaya.

Tidak heran jika melihat mobil-mobil mewah semacam Rolls Royce dan Porsche hilir mudik di jalanan Hong Kong. “Fenomena ini membuktikan bahwa Hong Kong tetap menjadi salah satu wahana kondusif untuk bisnis dan investasi. Tampaknya hal ini sulit untuk diubah,” kata Redaktur Senior Forbes Russell Flannery.

Tahun 2007 ini pun menjadi tahun emas bagi Li. Penobatan Forbes menjadi sebuah bukti betapa CEO Cheung Kong Holdings dan perusahaan telepon genggam Hutchison Whampoa itu adalah perunding andal dalam transaksi bisnis.

Betapa tidak, dengan nalar bisnis Li, Hutchison sukses menyuntikkan saham ke perusahaan telekomunikasi Vodafone dengan muatan dana segar senilai USD11 miliar (Rp103 triliun). Hal inilah yang membuat Li sukses mengalahkan konglomerat-konglomerat Hong Kong lainnya.

Sebagai orang terkaya, sudah pasti pengaruh Li begitu mengakar di Hong Kong. Li mengaku tidak terbiasa menghabiskan waktu seharian tanpa memperkaya keluarganya yang kini menjalankan perusahaan properti, energi, telekomunikasi, dan bisnis ritel.

Wajar jika pada 2007 lalu, kekayaan Li bertambah hingga 42 persen alias meningkat USD10 miliar dari tahun sebelumnya. Anaknya, Richard, 41, duduk di pos ke-24 orang terkaya Hong Kong dengan kekayaan USD1,52 miliar (Rp14 triliun).

Atribut konglomerat yang disandang Li merupakan buah manis dari jerih payahnya. Kesuksesan pengusaha yang meninggalkan China pada 1940 ini bermula dari kepiawaiannya membangun bisnis hiasan bunga plastik menjadi sebuah kerajaan bisnis global, dengan diversifikasi anak perusahaan yang beragam.

Li mengaku, kesuksesannya terletak pada keyakinan yang kuat terhadap sinergitas dan kerja sama.”Idealitas masyarakat hanya dapat diperoleh jika setiap anggotanya siap dan mau mengemban tugas masing-masing,” katanya suatu saat. Cheung Kong Limited merupakan gerbong utama Cheung Kong Group yang memiliki operasi bisnis di 55 negara di dunia dan mempekerjakan sekitar 260 ribu staf personalia. Di Hong Kong, grup tersebut mempunyai delapan perusahaan yang terdaftar dengan kapitalisasi pasar gabungan.

Li dilahirkan pada 1928 di Chiu Chow, sebuah kota pantai di sebelah tenggara China.Pada 1940, dia menyeberang ke Hong Kong bersama seluruh keluarganya untuk menjauhi risiko perang. Ayahnya menderita tuberkulosis dan meninggal dunia di Hong Kong.

Sepeninggal ayahnya, tanggung jawab ekonomi dan mata pencaharian keluarga terbebani di pundaknya.Keinginan kuat untuk menghidupi ibu dan adik-adiknya membuat Li nekat meninggalkan sekolah pada usia 15 tahun demi bekerja.

Li berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan perdagangan plastik tempat dia bekerja selama 16 jam per hari. Berkat kerja keras, ketangguhan mental, dan semangat tinggi, pada 1950 Li memberanikan diri mendirikan perusahaan sendiri dengan bendera Cheung Kong Industries.

Modal untuk mendirikan perusahaan didapatkan Li dengan meminjam dari keluarga dan kerabat. Karena keberaniannya dalam berbisnis, Li di Hong Kong sering dijuluki sebagai “Superman”.

Dari pabrik plastik inilah, sayap bisnis Li semakin berkembang, dengan mendirikan anak perusahaan yang bergerak di bidang investasi real estat.

Perusahaannya berhasil tercatat di Hong Kong Stock Exchange pada 1972. Semakin berkibarnya imperium bisnis Cheung Kong membuat Li percaya diri mengakuisisi Hutchison Whampoa pada 1975 dan Hongkong Electric Holdings Limited pada 1985.

Sekarang, bisnis Cheung Kong Group telah merambah berbagai area,di antaranya pengembangan properti dan investasi, agen dan manajemen real estat, perhotelan, telekomunikasi dan e-commerce, keuangan, ritel, kegiatan pelabuhan, energi, proyek infrastruktur dan bahan bangunan, media dan bioteknologi. Seperti kebanyakan pengusaha lainnya yang memiliki kesadaran sosial tinggi, Li juga tidak ingin kesuksesannya dinikmati sendirian.

Pada 2002, Universitas Manajemen Singapura mengabadikan perpustakaannya dengan nama Perpustakaan Li Ka Shing setelah ayah Richard Li itu mendonasikan dana sebesar USD11,5 juta untuk pengembangan pendidikan tinggi. Pada 2005,Li mengumumkan donasi sejumlah USD128 miliar untuk Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong.

Bahkan pada 9 Maret 2007 lalu, Li menyisihkan uangnya sebesar 100 juta dolar Singapura, untuk kemudian diberikan kepada Lee Kuan Yew School of Public Policy di Universitas Nasional Singapura. (economy.okezone.com)

Kisah Sukses Robin Li Pendiri Baidu.com


Robin LiDari 10 website ranking teratas dunia versi Alexa.com, terselip dua website dari Asia, yaitu Baidu.com (urutan keenam) dan Qq.com (urutan kesembilan). Kedua website yang merupakan website search engine ini, khususnya Baidu, dianggap akan menjadi ancaman serius bagi Google dan Yahoo!.

Menariknya, baik Baidu maupun Qq keduanya berasal dari negeri yang sama yaitu China. Dan pendiri Baidu, Robin Li, baru-baru ini banyak diperbincangkan karena selain memelopori dan merajai search engine di China juga secara pribadi masuk dalam 10 orang terkaya China 2010. Tepatnya, di urutan ke-5 dengan kekayaan US$ 7,2 miliar (sekitar Rp 84 triliun).

Anak Buruh

Robin Li (Li Yanhong) lahir pada 17 November 1968, di Yangquan, Shanxi, China. Kedua orangtuanya adalah buruh pabrik. Ia memiliki empat saudara dan merupakan satu-satunya anak lelaki di keluarga. Ia masih ingat pesan ibunya agar bisa meraih masa depan lebih baik: “Keluarga kita bukanlah keluarga kaya, karena itu kalau kamu ingin memiliki pekerjaan yang bagus kamu harus belajar keras dan sekolah sampai ke perguruan tinggi!”

Karena itulah sejak kecil ia belajar keras. Hasilnya terlihat ketika ia akan melanjutkan sekolah ke SMA. Dari seleksi yang diselenggarakan di kotanya, ia meraih nilai terbaik kedua dari seluruh peserta seleksi.Lulus SMA pada tahun 1987, ia mengkuti seleksi mahasiswa negeri National Higher Education Entrance Examnination dan meraih nilai terbaik dari semua peserta dari Yangquan. Prestasi itu membawanya kuliah di Peking University dengan mengambil bidang studi manajemen informatika perpustakaan dan lulus empat tahun kemudian.

Pergi ke Amerika

Selepas kuliah tahun 1991, Li sempat kerja serabutan sambil menunggu lamarannya diterima di universitas di Amerika Serikat. “Saya memang mendambakan bisa melanjutkan pendidikan ke Amerika karena di China saat itu situasinya sedang kurang baik (akibat peristiwa demo berdarah mahasiswa tahun 1989 di Tiananmen),” katanya.

Ia mengajukan berpuluh-puluh lamaran ke berbagai universitas di AS dengan harapan salah satunya bisa menerimanya. Akhirnya di penghujung tahun 1991 sebuah panggilan datang dari State University of New York, Buffalo. Di sanalah ia menempuh pendidikan ilmu komputer yang ia selesaikan tahun 1994 dengan meraih gelar master.

Kemudian, Li bekerja sebagai konsultan IDD Information Services di Dow Jones and Company. Sambil bekerja, ia membantu mengembangkan edisi online The Wall Street Journal (mulai tahun 1996). Ia juga mengembangkan search engine dengan sistem algoritma. Setahun kemudian, ia pindah ke Infoseek, sebuah perusahaan search engine milik Disney. Sayangnya di sini ia malah merasa frustrasi karena komitmen Disney untuk mengembang Infoseek kemudian memudar!

Di tengah ketidakyakinan itu, pada tahun 1998 ia mengunjungi Silicon Valley untuk menyelesaikan bukunya berjudul Silicon Valley Business War (tentang persaingan bisnis di industri Internet terutama dalam hal pengembangan dan komersialisasi “pencarian di Internet”).

Dari penelusuran itu, timbul keinginan Li untuk membangun website search engine sendiri. Lalu ia mencari pendanaannya di Amerika dan pulang ke China pada tahun 1999 untuk mewujudkan mimpinya itu.

Li yang Jeli

Li adalah pengusaha yang jeli. Ia tahu benar, China memiliki penduduk 1,3 miliar dan sepertiganya adalah pengguna internet. Jadi, potensi pasar dalam negerinya sangat besar.

Untuk website search engine yang dibangunnya, ia memberi nama “Baidu”. Nama ini terinspirasi oleh sebuah puisi yang ditulis lebih dari 800 tahun silam di China, tepatnya pada masa Dinasti Song (960-1279 Masehi).

Nama “Baidu”, yang secara literal berarti “ratusan kali”, bagi Li memiliki makna “pencarian yang gigih terhadap apa yang dicita-citakan”.

“Secara garis besar, misi kami adalah memberikan cara-cara terbaik bagi orang banyak untuk mendapatkan informasi. Untuk melakukan ini, kami terlebih dahulu mendengarkan dengan cermat setiap kebutuhan dan keinginan para pengguna,” sebut Li dalam sebuah kesempatan.

Sebagai layanan bagi para pengguna Baidu, Li dan timnya terus melakukan perbaikan produk dan layanannya. “Sebagai contoh, kami memperkenalkan pencarian yang memungkinkan para pengguna Baidu untuk mengetik kata kunci dalam bahasa China, namun menggunakan abjad Inggris (pin yin),” paparnya.

“Hingga kini, Baidu telah bekerja dengan baik. Traffic/lalu lintasnya juga terus meningkat,” pungkas Li bangga. “Sekarang Baidu adalah mesin pencari nomor satu di China. Dari 420 juta pengguna internet di China, 70 persen di antaranya adalah para pengunjung Baidu! Nilai pasar Baidu telah mencapai 3 miliar dollar AS.”

Sungguh, melalui kisah Robin Li di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa sifat-sifat kaya mental seperti kreatif, inovatif, dan kerja keraslah yang bisa membawa kita menuju puncak kesuksesan.

Semoga menginspirasi. (andriewongso.com)

Robin Li, Taipan Muda Terkaya Kedua Penantang Raksasa Google

Forbes baru saja merilis 400 orang kaya dari negeri China. Total kekayaan ke-400 orang tersebut mencapai US$423 miliar atau melonjak dibandingkan tahun sebelumnya US$314 miliar.

Orang terkaya nomor satu China dipegang oleh Zong Qinghiu, seorang pengusaha makanan Wahaha Group. Total kekayaan pengusaha berusia 65 tahun ini mencapai US$8 miliar.

Yang menarik justru posisi nomor dua. Peringkat ini malah dipegang oleh pengusaha muda yang namanya melejit di industri teknologi informasi. Dialah Robin Li, pendiri mesin pencari Baidu Inc., sang penantang raksasa Google.

Maklum, selain usianya paling muda yakni 42 tahun, Robin juga dinilai mendapatkan keuntungan dari hengkangnya mesin pencari raksasa Google dari China. Kondisi ini berbuah positif bagi pendapatan Baidu sehingga tidak mengherankan jika kekayaan pribadi Robin terkerek dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Baidu bahkan diperkirakan terus tumbuh setelah mereka berencana mengambil alih situs belanja online Taobao. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Hurun Rich List yang melakukan survei sejak 1993 memasukkan orang terkaya di China mulai usia 34 tahun. Angka ini 15 tahun lebih muda dibanding usia orang terkaya yang disurvei di Eropa dan Amerika Serikat.

Kekayaan Robin Li melejit US$4 miliar dalam setahun menjadi US$7,2 miliar. Lonjakan kekayaan pengusaha berusia 42 tahun ini didorong oleh pesatnya pertumbuhan pengguna internet di China. Saham Baidu melonjak 143 persen dalam setahun ini.

Robin Li memang bukan kali ini saja masuk daftar pengusaha kaya versi Forbes. Bahkan, tahun lalu dia masuk dalam daftar orang terkaya dunia di urutan ke 258.

Kekayaan Li bersama istrinya Melissa Ma, naik dua kali lipat dalam setahun. Harga saham Baidu terus melejit, berkat kinerjanya yang kinclong, serta sukses menghadapi persaingan ketat melawan Google.

Li dikenal bukan saja sebagai pendiri, kini ia juga menjadi chairman dan chief executive officer Baidu, Inc. Dia menjadi sosok pengendali perusahaan internet asal negeri Tirai Bambu ini secara menyeluruh, termasuk soal strategi dan operasi bisnis.

Dalam tempo sembilan tahun sejak Baidu berdiri pada Januari 2000, Li telah sukses membawa Baidu menjadi mesin pencari terbesar di China, yang menguasai lebih dari 70 persen pangsa pasar. Baidu juga menjadi mesin pencari independen terbesar ketiga di dunia.

Pada 2005, Baidu berhasil menyelesaikan IPO di bursa NASDAQ. Pada 2007 pula, Baidu menjadi perusahaan China pertama yang masuk jajaran NASDAQ-100 Indeks.

Sebelum mendirikan Baidu, Li merupakan salah satu pakar mesin pencari di dunia. Analisis hyperlink miliknya yang dipatenkan pada 1996, merupakan salah satu temuan yang menjadi dasar pembentukan Baidu teknologi mesin pencari.

Awalnya, dia bekerja sebagai staf insinyur untuk Infoseek di Silicon Valley, pelopor perusahaan mesin pencari internet, dari Juli 1997 hingga Desember 1999, kemudian sebagai konsultan senior untuk Layanan Informasi IDD dari Mei 1994 sampai Juni 1997.

Li meraih gelar Bachelor of Science Degree dalam bidang Manajemen Informasi dari Peking University pada 1991, serta memperoleh gelar Master of Science Degree di bidang Computer Science dari State University of New York pada 1994.

“China bisa jadi kini memiliki jumlah orang terkaya terbanyak di dunia,”ujar Hoogwerf. Berdasarkan data yang diberitakan dari situs Hurun Report,orang terkaya di China terbanyak bermarga Wang (103), Zhang (95), Li (92), Chen (89), Liu (59), Huang 47, dan Wu (40). (suaramedia.com)

Kisah Sukses Lakshmi Mittal


Lakshmi MittalTahukah Anda perusahaan baja terbesar dunia saat ini? Pemiliknya, konon adalah salah satu dari orang terkaya di dunia. Beberapa kali, ia masuk lima besar orang terkaya dengan nilai miliaran dolar Amerika. Orang tersebut adalah Lakshmi Mittal atau juga dikenal sebagai Lakshmi Niwas Mittal. Pria asli India namun kini bermukin di London Inggris ini bahkan mendapat predikat sebagai orang terkaya di daratan Inggris. Simbolisasi kesuksesan Lakshmi dalam bisnis tercatat melalui kisahnya saat membeli rumah termahal dalam sejarah, Kensington Mansion, yakni senilai US$128 juta. Ia juga menikahkan putrinya, Vanisha, dengan sebuah pesta pernikahan paling mewah di abad 20. Konon untuk pesta itu, ia menghabiskan dana US$50 juta lebih.

Nilai kekayaan Lakshmi memang sangat menyilaukan. Tapi, sebenarnya, itu semua didapatnya dari perjuangan keras puluhan tahun. Sebab, awalnya, ia yang terlahir di Sadulpur, Churu, sebuah bagian dari Rajashtan India, adalah seorang yang sangat miskin. Saat kecil, ia dan keluarganya tinggal di sebuah rumah yang dihuni oleh 20 orang. Mereka hanya tidur di lantai, yang kadang beralaskan rotan. Untuk memasak, mereka membuat perapian dari tumpukan batu bata di belakang rumah yang dibangun oleh kakeknya.

Beruntung, ia dan keluarganya tak mau selamanya menderita. Mereka bertekad untuk bisa mengubah nasibnya. Karena itu, ia kemudian ikut ayah dan keluarganya pindah ke Calcutta India. Di sana – ayahnya – Mohan, mendapat peluang mengubah nasib setelah bermitra dengan salah satu rekan membuat sebuah usaha di bidang baja. Dan, inilah, rupanya awal Lakshmi berhubungan dengan sebuah usaha yang kini membesarkan namanya.

Ia pun kemudian berkesempatan untuk menyelesaikan pendidikan Bachelor of Commerce degree di St. Xavier’s College Calcutta. Di sinilah, kemudian Lakshmi berupaya membuktikan bahwa pendidikannya tak sekadar teori. Ia pun lantas terlibat lebih jauh dengan usaha keluarganya di bisnis baja. Dengan pengetahuan dan pergaulannya yang luas, ia pun berupaya mengembangkan usaha keluarganya bukan hanya di India, melainkan menjangkau wilayah internasional.

Pada tahun 1976, Lakshmi kemudian mencoba membeli sebuah perusahaan yang nyaris bangkrut di Indonesia. Dari sini, tangan dinginnya mampu membuat usahanya terus berkembang. Sayang, pada tahun 1994, saat di mana usaha keluarga itu makin menanjak, sebuah perbedaan, membuat usaha itu pecah. Lakshmi lantas memilih jalan membesarkan usahanya sendiri, tanpa melibatkan keluarga. Ia kemudian dibantu oleh istrinya, Usha.

Terbukti, larinya justru makin kencang. Ia berhasil mengembangkan Mittal Steel hingga merambah belasan negara dan empat benua. Ia juga menemukan sejumlah inovasi pengembangan usaha baja yang membuat pabriknya menjadi yang terbesar di dunia dengan jutaan ton produksi. Karena itu, tak heran jika ia kemudian dianugerahi berbagai predikat dari berbagai lembaga dan media di dunia. Dari Majalah Fortune Eropa, ia diberi predikat European Businessman of the Year 2004. Selain itu, ia juga digelari the Willy Korf Steel Vision Award di 1998 oleh American Metal Market and PaineWeber’s World Steel Dynamics atas dedikasinya dalam industri baja.

Saat ditanya kunci suksesnya, Lakhsmi hanya mengatakan bahwa itu semua adalah hasil sebuah kerja keras. “Banyak orang bekerja keras. Karena itu, jika ingin sukses kita harus bekerja lebih keras dan mendedikasikan diri pada tujuan yang ingin kita capai,” sebut Lakshmi.

Dengan kekayaan itu, Lakshmi tak lupa pada masa-masa sulitnya. Karena itu, meski tinggal di Inggris, ia tak lupa pada negaranya. Salah satu bentuk kepeduliannya yaitu dengan mengembangkan olahragawan di India agar bisa berprestasi internasional. Ia membuat Mittal Champions Trust dan menghibahkan dana US$9 juta untuk mendukung sejumlah atlet India agar bisa berprestasi dan mengharumkan nama bangsa. Selain itu, ia juga mengembangkan kepedulian pada negara tertinggal, seperti Kazahkstan dan Afrika Selatan, dengan menanamkan investasi di sana.

***Sukses memang hak siapa saja yang mau berjuang meraihnya. Lakhsmi Mittal adalah salah satu contoh orang yang mampu merubah nasib dengan perjuangan keras dalam hidupnya. Namun, setelah sukses, ia pun tak melupakan negaranya. Tak hanya itu, ia pun peduli pada negara lain yang tertinggal. Sebuah kesuksesan, memang akan jauh lebih bermakna, jika kita bisa berbagi kepada sesama.

Sumber : andriewongso.com

Sameer Gehlaut dari Kantor Kecil dan Dua Komputer


Sameer GehlautSameer Gehlaut, 35, dinobatkan sebagai pengusaha kaya dan termuda di India, yang diperolehnya melalui keringatnya sendiri.

Dalam kiprahnya sebagai pebisnis, Sameer menggebrak bisnis di India dengan menelurkan Indiabulls, sebuah perusahaan layanan finansial online pertama di India.

Gebrakannya itu menjadikan dirinya sebagai pengusaha muda serta mendatangkan banyak keuntungan baginya. Ameer, panggilan akrab Sameer, banyak disebut sebagai pengusaha yang memiliki tampang bak aktor Bollywood.Wajahnya tampan, gayanya yang percaya diri, langkahnya tegap ke depan, tidak ketinggalan kekayaan melimpah, menjadikan dia selalu dipandang dan dihormati.

Majalah Forbes pada tahun ini menempatkannya pada peringkat ke-962 sebagai pengusaha terkaya di dunia. Di India,Sameer menjadi pengusaha terkaya dengan peringkat ke-45. Dalam hitungan Forbes, kekayaan Sameer mencapai USD1,2 miliar (Rp11,16 triliun). Indiabulls makin menggeliat dari tahun ke tahun.

Perusahaan yang didirikan pada 2000 ketika Sameer berusia 26 tahun, kini telah menjadi perusahaan yang sangat dipertimbangkan dalam bisnis keuangan di India. Padahal, awalnya perusahaannya bisnis keuangan online di India. Berkat kejelian dan pandai melihat peluang, Indiabulls makin melebarkan sayapnya di berbagai sektor bisnis.

Awalnya, perusahaan itu didirikan setelah mengakuisisi perusahaan Inorbit Sekuritas, sebuah perusahaan broker saham di New Delhi. Hanya dengan memiliki kantor di sebuah ruko kecil di dekat Terminal Bus Hauz Khas, New Delhi, Sameer tetap percaya diri menjalankan bisnis. Ketika itu, kantornya hanya memiliki dua buah komputer.

Pada 2004, perusahaannya terus melebarkan sayapnya serta menyediakan layanan kredit bagi masyarakat. Pada 2005, sektor bisnis pegadaian juga diincarnya.

Pada 2008 ini, dia berinvestasi pada bisnis pembangkit listrik. Bukan sampai di situ saja, Indiabulls yang memiliki Indiabulls Wholesale Service mengakuisisi 63,92 persen saham Piramyd Retail, perusahaan ritel yang memiliki 35 gerai dan tujuh toko yang menyediakan perlengkapan gaya hidup, seperti pakaian dan fesyen. Dengan akuisisi itu, tidak mengherankan, Indiabulls Wholesale pun memiliki konsep bisnis hypermarkets, lifestyle, dan toko kebutuhan rumah tangga.

Bisnis asuransi pun diliriknya. Sameer bekerja sama dengan perusahaan asuransi Sogecap. Bisnis properti pun tetap digeber. Salah satu anak perusahaannya, Indiabulls Real Estate, mengembangkan 50.000 apartemen di seluruh India. Saat ini dia membangun Indiabulls Centre One seluas 130.000 m2.

“Semua bisnis yang menguntungkan akan saya geluti,” tuturnya dikutip Indiatoday. Dapat diprediksi, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, Indiabulls mampu menjadi perusahaan pelayanan finansial terdepan dan perusahaan properti terdepan.

Pada 2005, Indiabulls berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar USD2 miliar (Rp18,5 triliun) dengan saham senilai USD2 juta (Rp1,8 triliun). “Kita sudah mengidentifikasi bahwa bisnis pembiayaan keuangan, properti, dan ritel perusahaan kita telah tumbuh 50 kali lipat dibandingkan bisnis broker,” ujarnya dikutip Businesstoday.

Cengkeraman bisnis Indiabulls bukan di India semata. Berkat tangan dingin Sameer, bisnisnya pun mampu mendapatkan kepercayaan dari perusahaan investasi kelas dunia.

Merrill Lynch dan Goldman Sac, salah satu bank investasi telah meningkatkan kepemilikan sahamnya pada Indiabulls. Bahkan,salah satu perusahaan investasi paling prestisius di dunia,Morgan Stanley Capital International Index (MSCI), juga menanamkan sahamnya pada Indiabulls. Pengaruh perusahaan investasi itu menjadikan Indiabulls memegang 31persen bisnis perdagangan saham online.

Pengusaha kaya dunia LN Mittal dengan LNM India Internet Venture Ltd juga memiliki 8,2 persen saham di Indiabulls Credit Service, salah satu anak perusahaan Indiabulls.Ditambah dengan kepemilikan saham Farallon Capital pada Indiabulls Financial Services.

“Saya selalu membuka kesempatan pada perusahaan asing untuk terus menanamkan sahamnya pada bisnis saya,” paparnya. Sameer dengan Indiabullsnya mendapatkan penghargaan dari pemerintah India.

Penghargaan tertinggi bagi perusahaan-perusahaan di India,yang mengembangkan multiproduk pada bisnisnya. Pemerintah India menilai bahwa Indiabulls mengembangkan bisnis yang beragam dan inovatif.

“Jangan ragu untuk terbuka dengan investasi asing. Jika investor asing tertarik dengan bisnis Anda, itu merupakan kelebihan dan keberuntungan. Perusahaan Anda akan semakin besar, dan berkembang,” tuturnya. Kadang,memang pekerjaan dan bidang bisnis sangat jauh dengan ilmu di kampus yang digelutinya.

Sameer mengambil kuliah jurusan teknik mesin di Institut Teknologi India di New Delhi. Dia mendapatkan gelar sarjana pada 1995. Setelah lulus, dia langsung ke AS bekerja di Halliburton, salah satu perusahaan minyak. Walaupun sudah bergelimang uang dengan jaminan pendapatan yang tinggi ketika itu, tetap saja Sameer merupakan orang yang nasionalis.

Misi idealismenya untuk membangun negara tercinta, India, menjadikan dirinya kembali pulang. Bagi Sameer, berbisnis juga membangun negaranya. Apa yang dilakukannya tidak terlepas dari kebutuhan negaranya untuk terus berkembang menjadi negara maju. Menurut dia, kontribusi para pengusaha pada negara sangatlah besar. Negara juga bergantung pada para pengusaha.Tanpa pengusaha, penguasa tidak akan berkutik membangun negaranya.

“Kekuatan ekonomi suatu negara bukan berada di tangan pemerintah, melainkan di tangan pengusaha,” paparnya dikutip Indiatimes. Sameer juga menuturkan bahwa untuk membangun bangsa yang kuat diperlukan pemuda-pemudi yang memiliki jiwa entrepreneur,dan kemampuan untuk terus berinovasi. “Tidaklah salah jika masa depan suatu negara berada di tangan generasi muda.Pasalnya, kebanyakan negara-negara memiliki energi yang berlebih, dan kebanyakan energi itu dimiliki para pemuda dan pemudi.

Toh, rata-rata negara-negara memiliki 40 persen populasi penduduk merupakan anak muda,”paparnya. Untuk bisa maju,menurut Sameer, pemuda jangan hanya bisa beretorika, tetapi mampu mengaktualisasikan kepeduliannya pada lingkungan dan sosial.Paling mudah, dalam pandangan Sameer, adalah menuangkan ide dengan berbisnis. “Pertama, pengusaha butuh inovasi, modal nomor kedua,” katanya.

Sumber : economic.okezone.com

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 5.615 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: