Posts from the ‘Artikel Motivasi’ Category

Lima Formula Mewujudkan Impian Anda (Five Ways to Make Your Dream Come True)


Dalamkehidupaninimanusiadiberikansegalaapa yang mereka inginkan, tetapi melalui berbagai cara dan bagaimana mereka menyikapinya. Seperti yang dikatakan oleh Elizabeth Towne dalam bukunya yang berjudul “The Life Power and How to use It” pada tahun 1906, “Manusia ibarat magnet dan setiap garis dan titik serta detail berbagai pengalamannya datang karena daya tariknya sendiri.”

Dalam kehidupan terdapat banyak cara untuk mendapatkan apa yang anda inginkan, ada cara yang mudah dan ada pula cara yang susah. Terserah anda, mana yang hendak anda pilih. Seperti apa yang dikatakan oleh Lester Levenso dalam “Keys to the Ultimate Freedom” pada tahun 1993, “Jika kita tidak senang terhadap apa yang sedang terjadi kepada kita di dunia ini, yang harus kita lakukan adalah mengubah kesadaran kita – niscaya dunia diluar sana akan berubah untuk kita!”

Abraham Perrils, selaku pengarang buku ini, senang belajar hukum dan pemasaran (marketing), secara efektif dia telah menggabungkan kedua disiplin ilmu tersebut. Abraham telah melaksanakan tugas yang boleh dibilang sangat rumit dan menguras banyak tenaga serta merangkumnya dalam lima langkah sederhana. Kelima langkah yang akan dijelaskan secara garis besar dalam “Lima Formula MewujudkanImpianAndatersebutakanmembantuanda mewujudkan atau memperoleh apa saja yang sangatanda inginkan.

Meskipun anda merasa masing-masing langkah ini mudah untuk dipahami, namun untuk mengikutinya anda dituntut untuk disiplin. Paradigma lama anda, yang lebih umum disebut “pengkondisian lama” yang akan menentang anda. Sesungguhnya pengkondisian lama anda dapat mendatangkan pergulatan yang hebat.

Paradigma memang tidak mudah hilang dan senjata yang digunakan oleh paradigma-paradigma tersebut untuk mengembalikan anda pada pola kehidupan yang lama dan memiliki kekuatan yang besar. Bob Proctor sering menyebutnya sebagai trio kekuatan yang memiliki kemampuan untuk melumpuhkan…yang sesungguhnyabersifat laten dan berbahaya. Trio kekuatan tersebut adalah KERAGUAN, KETAKUTAN, dan KECEMASAN. Ketiganya memiliki kekuatan untuk menghentikan perkembangan anda secara tiba-tiba tepat pada saat anda sedang mengambil keputusan untuk melakukan sesuatu. Hubungannya adalah bila keraguan sudah ada dalam diri anda dan menyebabkan ketakutan, yang sebaliknya kemudian menyebabkan kecemasan. Ketiga hal tersebut berjalan dengan sangat cepat. Namun demikian, ketiganya dapat dan harus dihentikan. Penyebab utama ketiga faktor perusak ini adalah KEBODOHAN. Yang harus anda lakukan adalah melangkah maju dan melakukan hal-hal yang harus anda lakukan menurut desakan hati, tetapi anda harus mengetahui strategi-strategi yang diperlukan. Rad Bradbury mengatakan “Janganlah menentang bahaya jika anda tidak memiliki strategi-strategi yang jitu untuk mengatasinya.”

Landasan bagi proses Lima Langkah yang diterangkan dalam buku ini adalah tahu bahwa kehidupan dapat berubah dan tahu bahwa kehidupan itu sendiri akan mendukung anda terhadap apa saja yang anda inginkan. Caranya adalah sebagai berikut:

“Coba ingat bahwa gambar yang anda pikirkan, rasakan dan lihat tercermin ke dalam Pikiran Universal dan dengan hukum alam aksi timbal balik pasti kembali kepada anda dalam bentuk spiritual ataupun fisik,” Your Invisible Power oleh Genevieve Behrend, 1921 –

Langkah pertama, ketahuilah apa yang anda tidak inginkan. Kebanyakan orang memperlihatkan apa yang tidak mereka inginkan. Mengeluh adalah hal yang dianggap sangat wajar oleh semua orang, tetapi kita jarang mengambil proses ini dalam pandangan yang berbeda. Jarang sekali ada orang yang mau berhenti mengeluh atau berjuang cukup lama untuk terfokus pada kebalikan dari apa yang mereka alami. Hal ini dapat mendatangkan manifestasi yang mereka inginkan dan menunjukkan realitas yang ada.

Langkah kedua, pilih apa yang ingin anda miliki, lakukan, atau anda ingin jadi apa. Caranya adalah mengubah setiap keluhan anda menjadi sesuatu yang benar-benar anda inginkan. Singkirkan keluhan-keluhan itu sampai anda memiliki keyakinan yang kuat dalam diri anda. Bila anda sudah memiliki keyakinan yang kuat dalam diri anda, untuk mewujudkan apapun yang anda inginkan akan menjadi lebih mudah. Karena keyakinan itu adalah bagaimana kita menciptakan realitas. Hasil yang anda dapatkan adalah akibat-akibat langsung dari keyakinan-keyakinan yang anda pegang. Keyakinan itu juga dapat membentuk kepribadian.

Langkah ketiga, pahami semuanya. Abraham Perrils berpendapat bahwa manusia memiliki batas yang telah mereka tempatkan sendiri terhadap kebebasan yang mereka miliki. Kita sebagai manusia membutuhkan pelatihan untuk membantu kita memahami bahwa sesungguhnya kita tidak dibatasi. Caranya adalah fokus kepada apa yang kita inginkan dan percayalah keinginan tersebut dapat terwujud. Kata-kata ini terinspirasi dari buku “What Can a Man Believe?” Karya Bruce Barton. Di dalam buku itu dia menjelaskan bahwa bukti adanya surga setelah dunia ini sedikit sekali, tetapi percaya terhadap adanya surga jauh lebih arif daripada tidak percaya sama sekali. Jadi maksud buku ini adalah percaya itu lebih bijak daripada tidak percaya. Fokuskan kepada apa yang anda inginkan dan buat salah satu maksud anda untuk menemukan seseorang yang bisa membantu membebaskan anda dari keyakinan-keyakinan lama anda, sehingga anda dapat menciptakan kehidupan yang anda inginkan. Anda harus tahu bagaimana caranya mendapatkan apa yang anda inginkan sebelum anda memperolehnya. Ubahlah keyakinan-keyakinan lama anda dan bentuklah keyakinan-keyakinan yang baru. Karena keyakinan membentuk cara kita merasa, berpikir dan bertindak. Seperti yang dokatakan oleh Raymond Charles Barker dalam bukunya “Treate Yourself to Life” pada tahun 1954, “Kemakmuran adalah kemampuan untuk melakukan apa yang anda lakukan ketika anda ingin melakukannya.” Dan dengan hati yang jernih anda akan dapat memiliki, melakukan atau menjadi apa yang anda inginkan.

Langkah keempat, rasakan betapa menyenangkan dapat memiliki, melakukan, atau menjadi apa yang kita inginkan. Para spesialis pemasaran tahu bahwa orang-orang tidak bertindak karena alasan-alasan yang logis, tetapi kerena alasan-alasan emosional. Emosi memiliki kekuatan untuk menciptakan apa yang anda inginkan. Kekuatan itu juga mendatangkan energi. Salah satu energi yang paling kuat yang pernah anda alami adalah bersyukur. Sebagaimana yang ditulis oleh Joseph Murphy dalam bukunya “Your Infinite Power to be Rich” pada tahun 1996, “seluruh proses kekayaan mental, spiritual, dan material bisa dirangkum dalam satu kata: BERSYUKUR.” Rasakan rasa syukur atas apapun yang anda dapatkan dan kemudian anda akan dapat mulai memaafkan dan selanjutnya hati anda akan menjadi jernih dan anda akan dapat memiliki, melakukan atau menjadi apa yang anda inginkan.

Energi lain yang anda ingin alami adalah energi yang berasal dari membayangkan bagaimana rasanya memiliki, menjadi, atau melakukan apa yang sedang anda inginkan,untuk melakukan apa yang anda mimpikan. Bagaimanpun perasaan-perasaan itu menuntun dan mengarahkan anda untuk melakukan hal-hal yang akan membuat peristiwa-peristiwa yang bermakna.

Inti penting langkah ini adalah bahwa dengan rasa senang anda harus merasakan sesuatu energi yang ingin anda ingin lakukan, miliki, atau energi ingin jadi apa anda. Sebagaimana pernah ditulis oleh Joseph Murphy dalam buku kecilnya “How to Attract Money”, “merasa kaya menghasilkan kekayaan.” Jadi rasakan kesenangan itu niscaya anda akan mulai menariknya pada anda dan ia akan menarik anda padanya.

Langkah kelima, berserah diri. Di dalam diri manusia memiliki dua wujud yang berbeda, bukan kepribadian (personality) persis seperti aspek-aspek pikiran yang kita miliki. Gallwey dalam bukunya “The Inner Game of Tennis” menyebutnya sebagai Self One dan Self Two. Self One dapat dihubungkan dengan ego manusia, bagian diri manusia yang ingin berkuasa. Self Two dapat dikaitkan dengan guru batin dalam diri manusia, bagian diri manusia yang berkaitan dengan segala sesuatu. Tugas Self One adalah menyeleksi apa yang anda iginkan dan pasrah. Sedangkan tugas dari Self Two adalah mendatangkan apa yang anda inginkan kepada anda. Sekali lagi intinya adalah belajar bertawakal secara mutlak.

Sumber : Abraham Perrils, Lima Formula Mewujudkan Impian Anda, Five Ways to Make Your Dream Come True, 2007. Prestasi Pustaka Publisher,106 halaman.

21 MOTIvASI


Jika Anda ingin membuat sesuatu terjadi kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan orang lain adalah keterampilan yang sangat penting. Di tempat kerja, rumah, dan di mana-mana di antara, orang menggunakan motivasi untuk mendapatkan hasil. Motivasi membutuhkan keseimbangan komunikasi, struktur, dan insentif. 21 taktik ini akan membantu Anda memaksimalkan motivasi dalam diri sendiri dan orang lain.

Motivasi

1. Konsekuensi – Jangan pernah menggunakan ancaman. Mereka akan membuat orang terhadap Anda. Tapi membuat orang menyadari konsekuensi negatif tidak mendapatkan hasil (untuk semua orang yang terlibat) dapat memiliki dampak besar. Satu ini juga besar untuk motivasi diri. Jika Anda tidak mendapatkan bertindak bersama-sama, akan Anda pernah mendapatkan apa yang Anda inginkan?

2. Kesenangan – Ini adalah wortel tua pada tongkat teknik. Memberikan imbalan yang menyenangkan membuat orang bersemangat dan produktif.

3. Kinerja insentif – Seruan kepada orang egois alam. Beri mereka kesempatan untuk mendapatkan uang lebih banyak untuk diri mereka sendiri dengan penghasilan lebih bagi Anda.

4. Petunjuk rinci – Jika Anda ingin hasil tertentu, memberikan instruksi spesifik. Orang bekerja lebih baik ketika mereka tahu persis apa yang diharapkan.

5. Pendek dan tujuan jangka panjang – Gunakan kedua pendek dan tujuan jangka panjang untuk membimbing proses tindakan dan menciptakan filsafat keseluruhan.

6. Kebaikan – Dapatkan orang-orang di sisi Anda dan mereka akan ingin membantu Anda. Piss mereka dan mereka akan melakukan segala sesuatu yang mereka bisa untuk sekrup Anda selesai.

7. Tenggat waktu – Banyak orang yang paling produktif sebelum batas waktu yang besar. Mereka juga memiliki waktu sulit fokus sampai deadline is looming overhead. Gunakan ini untuk keuntungan Anda dengan menyiapkan serangkaian mini-bangunan tenggat waktu hingga hasil akhir.

8. Tim Roh – Buat lingkungan kebersamaan. Orang bekerja lebih efektif ketika mereka merasa seperti bagian dari tim – mereka tidak mau membiarkan orang lain.

10. Kenali pencapaian – Membuat jalur prestasi mengenali satu-satu dan juga dalam pengaturan grup. Orang seperti untuk melihat bahwa pekerjaan mereka tidak diabaikan.

11. Personal dipertaruhkan – Pikirkan tentang saham pribadi orang lain. Apa yang mereka butuhkan? Dengan memahami ini Anda akan bisa membuat orang bahagia dan produktif.

12. Memusatkan perhatian pada hasil – Tidak ada orang suka bekerja dengan seseorang yang berdiri di atas bahu mereka. Fokus pada hasil – membuat jelas apa yang Anda inginkan dan memotong orang-orang yang longgar untuk menyelesaikannya sendiri.

13. Trust dan Respect – Berikan orang-orang yang percaya dan menghormati mereka yang pantas dan mereka akan merespon permintaan jauh lebih menyenangkan.

14. Buat tantangan – Orang-orang bahagia ketika mereka maju menuju tujuan. Beri mereka kesempatan untuk menghadapi masalah-masalah baru dan sulit dan mereka akan lebih antusias.

15. Biarkan orang menjadi kreatif – Jangan berharap setiap orang untuk melakukan hal-hal dengan cara Anda. Memungkinkan orang untuk menjadi kreatif menciptakan lingkungan yang lebih optimis dan dapat menimbulkan ide-ide baru yang mengagumkan.

16. Kritik konstruktif – Sering kali orang tidak menyadari apa yang mereka lakukan salah. Biarkan mereka tahu. Sebagian besar orang ingin meningkatkan dan akan membuat usaha setelah mereka tahu bagaimana melakukannya.

17. Menuntut perbaikan – Jangan biarkan orang mandek. Setiap kali seseorang mengangkat kemajuan bar sedikit lebih tinggi (terutama untuk diri sendiri).

18. Membuatnya menyenangkan – Kerja adalah paling menyenangkan saat itu tidak merasa seperti bekerja sama sekali. Biarkan orang bersenang-senang dan lingkungan yang positif akan menghasilkan hasil yang lebih baik.

19. Menciptakan kesempatan – Berikan orang kesempatan untuk maju. Biarkan mereka tahu bahwa kerja keras akan memberikan hasil.

20. Komunikasi – Jaga agar saluran komunikasi terbuka. Dengan menyadari potensi masalah Anda dapat memperbaiki mereka sebelum timbul sengketa yang serius.

21. Buatlah merangsang – Mix it up. Jangan meminta orang untuk melakukan tugas-tugas membosankan yang sama sepanjang waktu. Sebuah lingkungan merangsang menciptakan antusiasme dan kesempatan untuk “gambaran besar” berpikir.

Master poin kunci ini dan Anda akan meningkatkan motivasi dengan sedikit kerja keras.

Sumber : http://futicha.blogspot.com

11 Hal penyebab kegagalan


Berikut ini adalah 11 hal yang membuat banyak orang gagal dalam mendapatkan sesuatu:

1. Arogansi : merasa diri paling benar dan yang lain salah
2. Melograma : selalu ingin menjadi pusat perhatian
3. Volatility : sulit ditebak, bersikap sesuai mood-nya
4. Excessive Caution : takut mengambil keputusan
5. Habitual Distrust : sikap yang selalu curiga kepada orang lain
6. Aloofness : sulit dihubungi dan berkomunikasi dengan orang lain
7. Mischievousness : peraturan dibuat untuk dilanggar
8. Eccentricity : selalu ingin berbeda, sehingga terkadang dianggap aneh oleh orang lain
9. Passive Resistance : tidak yakin dengan apa yang dia katakan
10.Perfectionism : kebanyakan dianggap salah, hanya sedikit yang benar
11.Eagerness to please : mengejar popularitas dalam setiap situasi

10 Perbedaan boss dan pemimpin


Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya
Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan

Seorang BOS mengatakan “saya”.
Seorang PEMIMPIN mengatakan “kita”

Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan.
Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa

Seorang BOS mengandalkan kekuasaan.
Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama.

Seorang BOS menyetir
Seorang PEMIMPIN memimpin

Seorang BOS menyalahkan
Seorang PEMIMPIN menyelesaikan masalah dan memperbaiki kesalahan

Seorang BOS menguasai 10% tenaga kerja bermasalah.
Seorang PEMIMPIN menguasai 90% tenaga kerja yang kooperatif.

Seorang BOS menyebabkan dendam bertumbuh.
Seorang PEMIMPIN memupuk antusiasme yang bertumbuh

Seorang BOS menyebabkan pekerjaan menjemukan
Seorang PEMIMPIN menyebabkan pekerjaan menyenangkan/menarik

Seorang BOS melihat masalah sebagai musibah yang akan menghancurkan perusahaan
Seorang PEMIMPIN melihat masalah sebagai kesempatan yang dapat diatasi staff yang bersatu padu, dan berubah menjadi pertumbuhan.

INGAT. SEORANG BOS BERKATA, “PERGI!”
SEORANG PEMIMPIN BERKATA, “AYO PERGI”

Sumber :   http://www.kisahinspiratif.com

Sebuah diksi sederhana…


Mengingatkan kita bahwa :

Orang CERDAS dilihat dari Jawabannya. . .
Orang BIJAK dilihat dari pertanyaannya. . .
Orang BERILMU dilihat dari Tingkah lakunya. . .
Orang BERIMAN dilihat dari Kesabarannya. . .
Orang KAYA dilihat dari Hutangnya. . .
Orang BAIK dilihat dan dirasakan Indah Manfaatnya. . .
Orang CINTA dilihat dari Ketulusan dan Pengorbanannya. . .!

5 Fakta tentang sukses


1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA ANDA !

? Nelson Mandela, jadi presiden usia 76 tahun
? Steve Jobbs, jutawan usia 21 tahun
? Kolonel Sanders (KFC), mulai bisnis umur 65 tahun
? Winston Churchill, banyak gagal dan hambatan, baru jadi PM Inggris usia 52 tahun.
? Bill Gates, terkaya di dunia usia 41 tahun

2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA,BANGSA,
WARNA KULIT DAN KETURUNAN.

? Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini
? Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
? Confusius: anak yatim di Cina
? Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.

3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN (CACAT) FISIK.

? Hellen Keller: tuna netra, tuna rungu, penulis dan pendidik terkenal dunia.
? Shakespeare: cacat kaki, penulis novel.
? F.D. Roosevelt: terkena polio, presiden 32 AS.
? Beethoven: tuna rungu, komposer musik.
? Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik, pemimpin pasukan penakluk Eropa.
? Anthony Robbins: Lulusan SMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, menjadi langsing, motivator terkenal dunia.

4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN

? Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, 2000 paten.
? Li Ka Shing: berhenti sekolah umur14 tahun, orang terkaya di Hongkong.
? Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
? The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
? Bill Gates, orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
? Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.

5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA

? Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
? Walt Disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal.
? Abrahan Lincoln lahir dari keluarga miskin
? Napolean Hill dilahirkan di keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
? Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang.

MENGAPA BANYAK ORANG GAGAL

1. Tidak ada tujuan / goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup
2. Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau Goal Visualization atau sarana apapun.
3. Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya.
4. Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana, tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO).
5. Membatasi diri : menganggap tak berhak sukses karena, terlalu tua, tak punya modal, bawaan keluarga, tempat tak memungkinkan.
6. Malas : tidak mau kerja keras, selalu berusaha menggunakan cara paling mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin mendapatkan uang paling banyak.
7. Berteman dengan teman-teman yang salah, hidup di lingkungan orang-orang yang gagal.
8. Tidak bisa mengatur waktu alias salah prioritas.
9. Salah memakai strategi atau cara bertindak, tidak mempunyai strategi yang paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
10. Kurang pengembangan diri: jarang membaca, mendengar kaset, seminar, mengumpulkan informasi baru dan lain-lain.
11. Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses: mudah putus asa atau menyerah pada waktu menghadapi rintangan.
12. Kurang menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
13. Kurangnya hubungan antar manusia yang baik.
14. Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat dan berhenti belajar.

Sumber : http://www.kisahinspiratif.com

7 dosa sosial menurut Mahatma Gandhi


Mahatma Gandhi, inilah tujuh dosa sosial yang meluluh lantakkan banyak sendi kehidupan:

1.Kekayaan tanpa kerja
2.Kenikmatan tanpa nurani
3.Ilmu tanpa kemanusiaan
4.Pengetahuan tanpa karakter
5.Politik tanpa prinsip
6.Bisnis tanpa moralitas
7.Ibadah tanpa pengorbanan.

STEPHEN COVEY : “PRINSIP 90/10″


Bagaimana prinsip 90/10 itu ?

– 10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung anda alami.
– 90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda bereaksi.

Apa maksudnya ?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang terjadi pada diri anda.

Contohnya :
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh schedule anda. Kemacetan telah menghambat seluruh rencana anda. Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini.
Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol yang 90% ini. Bagaimana caranya ? …. Dari cara reaksi anda !!
Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi anda dapat mengontrol reaksi anda.

Marilah kita lihat contoh dibawah ini :

Kondisi 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara tidak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda sehingga pakaian kerja anda tersiram kotor. Anda tidak dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi.
Reaksi anda :
Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian anda. Anak anda akhirnya menangis. Setelah membentak, anda menoleh ke istri anda dan mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir diujung meja. Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke kamar dan cepat-cepat ganti baju. Kembali ke ruang makan, anak anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya. Akhirnya anak anda ketinggalan bis. Istri anda harus secepatnya pergi kerja. Anda buru-buru ke mobil dan mengantar anak anda ke sekolah. Karena anda telat, anda laju mobil dengan kecepatan 70 km/jam padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam. Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas, akhirnya anda sampai di sekolah. Anak anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit..
Setelah tiba di kantor dimana anda telat 20 menit, anda baru ingat kalau tas anda tertinggal di rumah. Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk. Jika diteruskan maka akan semakin buruk. Pikiran anda terganggu karena kondisi di rumah.
Pada saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri dan anak anda. Mengapa ? Karena cara anda bereaksi pada pagi hari.

Mengapa anda mengalami hari yang buruk ?
1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi ?
2. Apakah penyebabnya karena anak anda ?
3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas ?
4. Apakah anda sendirilah penyebabnya ?

Jawabannya adalah No. 4 yaitu penyebabnya adalah anda sendiri !!
Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yang terjadi pada cangkir kopi. Cara anda bereaksi dalam 5 detik tersebut ternyata adalah penyebab hari buruk anda.

Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya anda sikapi.

Kondisi 2
Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan menangis, anda berkata lembut : “Tidak apa-apa sayang, lain kali hati-hati ya.” Anda ambil handuk kecil dan lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian dan mengambil tas, secepatnya anda menuju jendela ruang depan dan melihat anak anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke anda. Anda kemudian mengecup lembut pipi istri anda dan mengatakan : “Sampai jumpa makan malam nanti.”
Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan muka cerah menegur staff anda. Bos anda mengomentari semangat dan kecerahan hari anda di kantor.

Apakah anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut ?

2 (dua) skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yang sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.

Mengapa ?
Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi ! Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah terjadi. Tetapi yang 90% tergantung dari reaksi anda sendiri. Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika ada orang yang mengatakan hal buruk tentang anda, jangan cepat terpancing. Biarkan serangan tersebut mengalir seperti air di gelas. Anda jangan membiarkan komentar buruk tersebut mempengaruhi anda.
Jika beraksi seadanya atau salah reaksi maka akan menyebabkan anda: kehilangan teman, dipecat, stress dan lain-lain yang merugikan.

Bagaimana reaksi anda jika mobil anda mengalami kemacetan dan terlambat masuk kantor ? Apakah anda akan marah ? Memukul stir mobil? Memaki-maki? Apakah tekanan darah anda akan naik cepat ? Siapa yang peduli jika anda datang telat 10 detik ? Kenapa anda biarkan kondisi tersebut merusak hari anda ?

Cobalah ingat prinsip 90/10 dan jangan khawatir, masalah anda akan cepat terselesaikan.

Contoh lain :
– Anda dipecat.
Mengapa anda sampai tidak bisa tidur dan khawatir ? Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan waktu yang hilang karena kekhawatiran tersebut untuk mencari pekerjaan yang lain.

– Pesawat terlambat.
Kondisi ini merusak seluruh schedule anda. Kenapa anda marah-marah kepada petugas tiket di bandara ? Mereka tidak dapat mengendalikan terhadap apa yang terjadi. Kenapa harus stress ? Kondisi ini justru akan memperburuk kondisi anda. Gunakan waktu anda untuk mempelajari situasi, membaca buku yang anda bawa, atau mengenali penumpang lain.

Sekarang kita sudah mengetahui prinsip 90/10. Gunakanlah dalam aktivitas harian
kita dan kita akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yang hilang dan hasilnya sangat menakjubkan.

Sudah berjuta-juta orang menderita akibat stress, masalah berat, cobaan hidup dan sakit hati yang sebenarnya hal ini dapat diatasi jika kita mengerti cara menggunakan prinsip 90/10.

SUMBER : UBB

9 Teknik untuk berhenti berfikiran negatif


Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut.

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup di saat ini
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif
Ketika kita sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

sumber : Kaskus

Pemalas Mimpi Kaya


Pemalas Mimpi Kaya

Di pinggiran sebuah kota, tampak sebuah gubuk kecil yang kotor. Disana hanya terdapat dua ruangan sempit. Tampak sang istri sedang menjahit di bawah tenda di depan rumah, sedangkan sang suami hanya duduk – duduk di atas tikar yang sobek.

” Suamiku, pergilah mencari pekerjaan, di rumah sudah hampir tidak ada uang!” pinta sang istri.

“Cari pekerjaan? Itu cara mencari uang yang sangat lama, saya sedang mencari jurus ampuh?”sahut sang suami. Sang istri kembali berkata, “Kerja seberapa ya dapat seberapa, mana ada jurus ampuh segala? kamu selalu saja membaca buku dari aliran sesat yang tidak karuan itu.”

Tiba-tiba sang suami berteriak dengan gembira,”Eh . .lihat..lihat di buku ini menerangkan bahwa ada daun yang bisa membuat orang menghilang, aku segera pergi mencarinya”.Sesampainya di hutan dia mulai mencari, “Ini tidak mirip, yang ini juga tidak mirip, ah . .itu dia di atas pohon, ya ..yang ini dia dengan gambar di buku sama persis”.

Sang suami pun memanjat pohon tersebut, namun tiba-tiba ada angin kencang meniup daun yang ada di tangannya itu sehingga terbang. “Celaka, jangan lari, jangan lari”, si suami mencoba meraih daun tersebut, akhirnya daun itu terjatuh ke bawah tercampur dengan daun-daun yang lain, sehingga dia jadi bingung, “Wah bagaimana ini? Ah! lebih baik semua saya bawa pulang saja, nanti di rumah baru di cari satu persatu”. Maka dia pun membawa semua daun-daun tersebut hingga penuh satu keranjang.

Sesampainya di rumah, dicobanya daun itu satu persatu ditempelkan di wajahnya sambil bertanya pada istrinya, “Hei, istriku, apakah aku kelihatan ?”

“Kelihatan”, jawab sang istri. “Sekarang apa masih kelihatan?” tanya si suami lagi. “Kelihatan”, jawab si istri lagi. “Kalau begini apa masih kelihatan?” sambil mengganti dengan daun yang lain. “Masih kelihatan”, sahut sang istri dengan sedikit jengkel. Sekali lagi sang suami mengganti daun dan ditaruh di wajahnya, sambil bertanya lagi, “Kalau begini apa terlihat?”Sang istri saking jengkelnya diberi pertanyaan yang sama berulang-ulang, maka menjawab seenaknya, “Tidak kelihatan, tidak kelihatan.”

Sang suami berteriak dengan gembiranya, “Ha..ha..sungguh bagus, dengan daun ini kita akan segera jadi kaya”

Maka pergilah sang suami ke pasar, sampai di depan penjual perhiasan, dia menaruh daun tersebut di depan mukanya dan berkata, “Tidak terlihat, tidak terlihat”, sambil mengambil sebuah gelang emas.

Namun alangkah kagetnya, ketika sang penjual perhiasan berteriak sambil menyeret tangannya,”Hei pencuri! apa yang kamu lakukan, ayo kita ke kantor polisi.”Massa pun berusaha memukulnya, si suami yang malas itu dengan wajah babak belur berteriak dengan bingung,” kkenn . . kenapa bisa jadi begini?”

Pingin keluar dari kerjaan dengan cepat


Bingung mau di taruh di mana. moga gak repost,ya. kebetulan dapet dari data temen.
ini tips buat bro/sist yang pingin keluar dari kerjaan nya dg cara yang kurang menyenangkan.
tapi kalo gak mau di pecat ya, lakuin yang sebaliknya.

ada 10 tips yang perlu dilakukan:

1. Datang telat, jadi karyawan teladan
Datang tepat waktu itu cuma buat mereka yang gocik atau penakut saja. Apalagi klo sudah senior kan ya wajar datangnya telat. Kalau waktu mau berangkat masih masih ngantuk ya tidur lagi aja dulu ga papa. Dalam perjalanan ngantor, tak ada ruginya mampir dulu ke mana gitu untuk urusan pribadi atau yang lain.

2. Jangan lupakan kopi ama jajanannya
Bukan, bukan buat si bos, untuk diri sendiri! Lha sudah niat telat kok, kenapa ndak sekalian aja mampir ke warung kopi dalam perjalanan ke kantor? Jangan lupa jajan gorengannya, perkara nanti baju belepotan kena petis atau minyak, ya risiko, biasa lah.

3. Ngudap di meja kerja
Ini maksudnya jajanan yang tadi dah dibeli, bukan makan siang dong, ah. Klo udah waktunya makan siang, ngapain juga masih mau kerja? Dan nyantai aja, tak usah keburu-buru pengen cepet kerja.

4. Ngambil jam makan siangnya yang lama
Masa untuk makan siang cuman sejam doang? Gila apa? Sejam itu belum cukup ah buat makan sambil ngobrol-ngobrol, guyon-guyon atau pergi keluar untuk urusan pribadi.

5. Melakukan panggilan pribadi
Klo bukan di kantor, lantas mau di mana lagi bisa cari waktu untuk ngobrol? Dan mumpung pake fasilitas kantor, maka ya dipuas-puasin aja.

6. Asyik internetan
Mengirimkan email untuk urusan pribadi, untuk menyebarluaskan yang lucu-lucu seperti guyonan Ponari Sweat atau gosip-gosip miring seputar produk dan jasa di Indonesia. Oh, iya, dan itu semua menggunakan akun email kantor. Tidak lupa banyak habiskan waktu youtube-an, facebook-an, dan browsing ke mana-mana.

7. Download, download, download…
Koneksi di kantor untungnya lebih cepet ketimbang yang di rumah. Kesempatan, dipake aja buat donlod seluruh seri serial Friends, film-film terbaru dan bahkan software2 bajakan. Habis gitu dibagi-bagikan ke seluruh komputer yg ada, biar nanti kalo ada tuduhan kita bisa bilang, “Lha, ini kan bukan cuma saja aja” sambil berharap bagian IT cukup bodoh untuk bisa membaca kelicikan kita.

8. Buat teman dan terutama client Anda jengkel
Bila ada yang ngajak ngobrol, jangan pedulikan, teruskan saja ngobrol dengan teman Anda atau pura-pura sibuk dengan kerjaan. Jika dia bertanya, tak usah dijawab. Bila Anda lebih sering berbicara melalui telepon, jadikan saluran Anda terus sibuk sehingga penelpon tak bisa masuk. Bila ada yang meninggalkan pesan, jangan repot-repot untuk menelponnya. Jika ada teman yang mengajak Anda berbicara, segera teriakkan, “Lihat, di belakangmu ada apa?!” lalu segeralah berlalu meninggalkan dia.

9. Jangan pernah kerja melebihi job description Anda
Bahkan ketika sebuah proyek sedang dalam tahap kritis dan bantuan Anda sedang diharapkan, ingat-ingatlah: “Itu bukan urusan Anda”. Begitu juga manakala ada yang meminta Anda untuk melakukan sesuatu, katakan, “Itu kan bukan kerjaanku”. Ini akan jadi sangat efektif manakala, semisal saja, seseorang yang kerjanya di cleaning service dan lalu berkata seperti itu kala diminta untuk membersihkan kotoran di wastafel.

10. Pulanglah lebih cepat
Emang yang membuat aturan pulang jam lima itu siapa, sih? Kalau saja Anda pulang 15 menit saja lebih cepat, ntar kan bisa sampe rumah sebelum waktunya makan malam.

sapa tau bisa jadi pelajaran berguna

KERJA ADALAH KEHORMATAN


Seorang pemuda yang sedang lapar pergi menuju restoran jalanan dan iapun menyantap makanan yang telah dipesan. Saat pemuda itu makan datanglah seorang anak kecil laki-laki menjajakan kue kepada pemuda tersebut, “Pak mau beli kue, Pak?”

Dengan ramah pemuda yang sedang makan menjawab “Tidak, saya sedang makan”.
Anak kecil tersebut tidaklah berputus asa dengan tawaran pertama. Ia tawarkan lagi kue setelah pemuda itu selesai makan, pemuda tersebut menjawab: “Tidak dik saya sudah kenyang”.

Setelah pemuda itu membayar ke kasir dan beranjak pergi dari warung kaki lima, anak kecil penjaja kue tidak menyerah dengan usahanya yang sudah hampir seharian menjajakan kue buatan bunda. Mungkin anak kecil ini berpikir “Saya coba lagi tawarkan kue ini kepada bapak itu, siapa tahu kue ini dijadikan oleh-oleh buat orang di rumah”. Ini adalah sebuah usaha yang gigih membantu ibunda untuk menyambung kehidupan yang serba pas-pasan ini.

Saat pemuda tadi beranjak pergidari warung tersebut anak kecil penjaja kue menawarkan ketiga kali kue dagangan. “Pak mau beli kue saya?”, pemuda yang ditawarkan jadi risih juga untuk menolak yang ketiga kalinya, kemudian ia keluarkan uang Rp 2000,- dari dompet dan ia berikan sebagai sedekah saja.
“Dik ini uang saya kasih, kuenya nggak usah saya ambil, anggap saja ini sedekahan dari saya buat adik”.

Lalu uang yang diberikan pemuda itu ia ambil dan diberikan kepada pengemis yang sedang meminta-minta. Pemuda tadi jadi bingung, lho ini anak dikasih uang kok malah dikasihkan kepada orang lain. “Kenapa kamu berikan uang tersebut, kenapa tidak kamu ambil?. Anak kecil penjaja kue tersenyum lugu menjawab, “Saya sudah berjanji sama ibu di rumah,ingin menjualkan kue buatan ibu, bukan jadi pengemis, dan saya akan bangga pulang ke rumah bertemu ibu kalau kue buatan ibu terjual habis. Dan uang yang saya berikan kepada ibu hasil usaha kerja keras saya. Ibu saya tidak suka saya jadi pengemis”.

Pemuda tadi jadi terkagum dengan kata-kata yang diucapkan anak kecil penjaja kue yang masih sangat kecil buat ukuran seorang anak yang sudah punya etos kerja bahwa “kerja itu adalah sebuah kehormatan”, kalau dia tidak sukses bekerja menjajakan kue, ia berpikir kehormatan kerja di hadapan ibunya mempunyai nilai yang kurang. Suatu pantangan bagi ibunya, bila anaknya menjadi pengemis, ia ingin setiap ia pulang ke rumah melihat ibu tersenyum menyambut kedatangannya dan senyuman bunda yang tulus ia balas dengan kerja yang terbaik dan menghasilkan uang.

Kemudian pemuda tadi memborong semua kue yang dijajakan lelaki kecil, bukan karena ia kasihan, bukan karena ia lapar tapi karena prinsip yang dimiliki oleh anak kecil itu “kerja adalah sebuah kehormatan”, ia akan mendapatkan uang kalau ia sudah bekerja dengan baik.

Makna yang bisa diambil :
Kerja bukanlah masalah uang semata, namun lebih mendalam mempunyai sesuatu arti bagi hidup kita. Kadang mata kita menjadi “hijau” melihat uang, sampai akhirnya melupakan apa arti pentingnya kebanggaan profesi yg kita miliki.

Bukan masalah tinggi rendah atau besar kecilnya suatu profesi, namun yang lebih penting adalah etos kerja, dalam arti penghargaan terhadap apa yang kita kerjakan. Sekecil apapun yang kita kerjakan, sejauh itu memberikan rasa bangga di dalam diri, maka itu akan memberikan arti besar.

BEBAN HIDUP


Beban hidup……??? Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut.

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: “Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?”

Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr.”Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya.” kata Covey. “Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit.

Dan jika saya memegangnya selama 1hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. “Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.”

“Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi.
Beban itu akan meningkat beratnya.” lanjut Covey. “Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut,istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi”.

Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.

Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya…!!

Hal terindah dan terbaik di dunia ini:
tak dapat dilihat, tak dapat disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.

Start the day with smile and have a good day everyday……..

IMPIAN DAN HARAPAN


Kedua hal tersebut di atas adalah sumber semangat yang amat sangat tidak terbatas. Bila pada suatu saat kita merasa kehilangan semangat, hendaklah kita kembali ke awal dan mengingat lagi harapan serta impian kita.

Bila kita pikirkan, di dalam hidup ini kita selalu mengharapkan sesuatu; dengan berharap menjadi orang yang pintar maka kita bersekolah, dengan mengharapkan mendapatkan cinta dari si X maka kita selalu berbuat yang menarik perhatiannya, dsb.

Sebagai manusia, kita di berikan juga akal pikiran yang akal pikiran tersebut sering kali kita salah gunakan. Namun kita juga harus sadar bahwa dengan akal pikiran tersebut kita dapat membuat impian dan harapan kita menjadi kenyataan.

Namun kita juga harus menyadari bahwa kita adalah seorang manusia yang mempunyai keterbatasan dan ketergantungan. Jadi walaupun terkadang impian dan harapan kita tidaklah terwujud menjadi kenyataan, kita harus puas dengan hasil yang kita dapatkan dari “usaha secara maksimal”.

Kita harus sadar bahwa di suatu tempat di sana ada suatu Zat yang maha berkehendak dan kita tak boleh berputus asa kepadaNya. Sebagai seorang manusia berakal beserta segala keterbatasan dan ketergantungannya, yang dapat kita lakukan adalah berharap, dan memperjuangkan harapan kita agar menjadi kenyataan.

Tanpa harapan dan impian kita adalah makhluk tanpa tujuan, dan jika kita tidak mempunyai tujuan, maka kita bisa disamakan dengan benda mati, karena “seekor binatang pun mempunyai tujuan di dalam hidupnya”.

Dunia tidaklah akan seindah seperti sekarang ini bila tidak ada seorang pemimpi. Namun Pemimpi akan tetap menjadi pemimpi jika dia tidak memperjuangkan impiannya menjadi sebuah kenyataan. Hal itu lah yang membedakan antara seorang pemimpi dan seorang penemu.

Jadi, mulai sekarang, marilah kita mengingat kembali impian dan harapan kita, dan memperjuangkannya menjadi sebuah kenyataan. Dan ada satu hal lagi yang kita tidak boleh lupakan dari awal hingga akhir usaha kita dalam mewujudkan impian kita, yaitu tetap berdoa kepada Zat yang maha berkuasa atas segala sesuatu.

PERNAHKAH ANDA BERADA DISINI


Pernahkah Anda berada disini? jawaban itu seperti ditanyakan oleh hatiku padaku pada saat aku merasa begitu kecewa dengan keputusan pencabutan pekerjaan dariku, sesuatu yang telah kukerjakan setengah jalan, sesuatu yang telah memancing begitu banyak ide gila untuk menghasilkan desain-desain baru untuk proyek ini.. semuanya tertahan sesaat. Sperti klimaks tak kesampean, semua itu membuatku gila dan semua itu harus kuredam dengan keterbatasan selintas nilai kesabaran yang kumiliki..

Lain waktu, si hati bertanya : pernahkah Anda Disini sebelumnya? .. itu ditanyakan saat aku merasa begitu jemu dengan pembicaraan dari relasi lama yang hanya mulu mengenai pentingnya waktu dan ingin waktu yang lebih untuk mengembangkan kariernya,,, -.-” Aku terjebak didalam pembicaraan monolog itu tanpa bisa menghindar.

Pernah juga si hati bertanya hal yang sama, “pernahkah anda disini?” ketika itu aku sedang begitu terpukul dengan mangkatnya almarhum bapak… Aku yang sedih dan tak bisa menangis harus menahan cercaan teman dan sahabat yang datang melayat.. “kau tak berbakti, anak apaan yang tak bisa meneteskan air mata kesedihan didepan altar bapakmu???” Tahukah mereka bahwa sejak hari itu 23 Januari 98 hingga detik aku mengenang kembali hari itu.. Hatiku masih terus menangis? -apakah dunia ini begitu penting menilai apa yang tampak dibanding proses yang dialami?-

“Hey wen, pernahkah kamu disini?” tanya hati waktu aku akhirnya dinyatakan lulus sidang Tugas Akhir.. “yah belonlah.. kayanya dah bertahun-tahun aku ga pernah merasa sebahagia itu atas suatu pencapaian yang memuaskan setelah dua bulanan nonstop hanya hidup dengan misi utama menyelesaikan Tugas Akhir” itu jawabku.

“Nah, kalo ini? pernah ga Kamu disini?” Saat mama begitu bahagia mengangkat gagang telepon dan menerima kabar dariku bahwa si bungsu dah lulus.. Never before and it’s unforgetable.

Have u ever been here? hatiku nanya lagi waktu aku akhirnya memutuskan harus mengakhiri perjalananku dengan si X itu? … let this Q left out with no answer declared here

Masih ada berjuta pertanyaan yang sama yang pernah ditanyakan padaku didalam hidup ini.. tapi semua peristiwa itu terjadi dan tak pernah terulang.. pahit getir manis indah hidup ini dan segudang misteri tak terjawab terus menunggu

Haruskah kita berhenti disini? tanyakan pada diri kita sendiri tentang smua ini.. menurutku sih yang penting pengalamannya

%d blogger menyukai ini: