Peta jalan penelitian memberikan gambaran yang jelas tentang sPETA+JALAN+(ROADMAP)+PENELITIANtatus kegiatan yang diusulkan oleh ketua tim, terhadap hasil kegiatan sebelumnya (dari pustaka dan karya sendiri) dan terhadap kemungkinan pengembangan kegiatan tersebut di masa depan dan diakhiri dengan tujuan yang ingin dicapai.  Rekam jejak kerjasama penelitian yang sudah berlangsung selama ini dan hasilnya (bila sudah ada) serta peta jalan (road map) penelitian kerjasama tersebut secara garis besar.

A.Definisi Roadmap .

Peta pemikiran dan hasil penelitian yang ada terkait tema penelitian (jurnal) (state of the art), hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti sebelumnya dan posisinya dalam peta pemikiran, rencana pengembangan luaran ke depan, rencana dan tahapan riset yang akan dialakukan mendukung luaran yang akan dicapai

B. Isi dari Roadmap Penelitian.

Roadmap mencakup kegiatan penelitian yang telah dilakukan pengusul beberapa tahun sebelumnya dalam topik ini, penelitian yang direncanakan dalam usulan ini, serta rencana arah penelitian setelah kegiatan yang diusulkan ini selesai. Road map penelitian atau peta jalan penelitian memiliki tiga komponen penting yang harus saling terkait satu dengan yang lainnya.  Ketiga komponen tersebut adalah:

  1. Aktifitas penelitian yang telah dilakukan,
  2. Aktifitas penelitian yang pada periode ini akan dilakukan, dan
  3. Aktifitas penelitian pada periode berikutnya yang akan menuntun seorang peneliti mencapai tujuan akhirnya.

Dengan demikian jelas bahwa peta jalan akan dapat memperlihatkan keterkaitan antara aktifitas penelitian yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh seorang peneliti. sedangkan berdasarkan Standar kemenristekdikti tentang roadmap adalah :

  1. Mile stones kegiatan penelitian dalam ruang waktu tertentu (5-20 tahun) yang dilakukan oleh peneliti (mono disiplin) dan atau kelompok peneliti baik secara multidispliner atau intra/inter disiplin atau industri R&D
  2. Peta jalan R & D (Research & pengembangan), peta jalan teknologi dan peta jalan produk.
  3. Satu peta jalan penelitian dapat mencakup 3 bagian sekaligus: risetdasar (R & D), riset terapan (Teknologi) dan riset pengembangan (produk).
  4. Peta jalan sebaiknya ditampilkan sebagai bentuk grafik (sumbu x sebagai waktu, dan sumbu y (sumbu kegiatan penelitian) atau diagram fishbone. Atau bentuk lain diagram, dengan tujuan untuk memudahkan dalam visualisasi peta jalan
  5. Peta jalan penelitian bukan alur penelitian atau metoda
  6. Luaran (outcome) peta jalan dapat berupa hak Kekayaan intelektual (HKI)

Salah satu kekeliruan yang umum terjadi adalah pada saat seorang peneliti membangun road map penelitiannya maka seringkali yang diletakkan pada bagian penelitian terdahulu adalah milik peneliti lain. Hal ini kurang tepat, karena sepatutnya road map penelitian memang menggambarkan aktifitas perseorangan dari seorang peneliti. Road map penelitian dapat dibuat dalam berbagai bentuk diagram seperti misalnya fishbone diagram ataupun diagram dalam bentuk lainnya selama substansinya tetap tersampaikan.

C. Unsur-unsur dalam penyusunan roadmap.

Roadmap  harus menampilkan dalam rencana penelitian antara lain berhubungan dengan unsur-unsur :

  1. Data SDM, judul, fokus, tema/topik, luaran dan hilirisasi
  2. Proyeksi tantangan dan peluang swot
  3. Pemilihan keunggulan
  4. Proyeksi tahun dan tahapan
  5. Alokasi anggaran, sarana, dan organsiasi
  6. Penetapan tinjauan mutu

Demikianlah semoga bermanfaat bagi semua.

Iklan