• SIKAP YANG BENAR

Belajar dari kesalahan hanya dapat dimulai dari cara berfikir yang positif. Cara mengubah kesalahan menjadi sesuatu yang benar dengan cara:
1. Sikap yang tidak menyalahkan
Apabila terdapat suatu masalah di dalam suatu manajemen perusahaan bukan berarti perusahaan tersebut melakukan hal yang gagal, justru dengan tim dari perusahaan tersebut melakukan kesalahan, sejujurnya itu merupakan pembelajaran. Sehingga masing masing anggota tahu bahwa hal tersebut tidak harus menyalahkan satu sama lain, karena tidak ada sistem yang di buat manusia yang terbebas dari kesalahan. Dari hal tersebut kita dapat mengira hal hal yang menyebabkan suatu masalah, di antaranya:
1. Selalu menganggap gampang
2. Karena rapat yang salah
3. Kesalahan yang bukan disebabkan karena rapat
4. Karena ada dari partai luar
5. Kesalahan mekanik
6. Mis-komunikasi
7. Kehendak tuhan.
Hal tersebut bisa digunakan sebagai alat untuk menganalisa suatu permasalahan. Dalam hal ini manajer akan mengambil tindakan yang sesuai prosedur yang berlaku, tidak juga mengambil pintas, tapi membutuhkan pelajaran yang expert  di bidang ini. Seorang menejer bisa mengambil langkah yang tepat untuk karyawannya ini:
• Di latih
• Di kompensasi
• Di  toleransi
• Di netralisir.

2. Sisi yang cemerelang

Dengan selalu menggunakan uang apabila mendapati masalah adalah hal yang tidak patut untuk dilakukan, serta membiarkan kebencian antar karyawan karena apa yang diduga keras kadang kali yang benar benar salah karena terjadinya hal yang tidak benar. Kadang kali tidak adanya transfaransi dalam menyampaikan suatu berita yang terjadi sehingga akan berujung negative thinking di antara para pegawai. Selain itu adanya rasa pesimis, ini yang kadang kala sulit diatasi karena rasa ini sulit untuk dicadangi.
3.Tindakan yang menyerang
Menjadi penyerang dapat dilakukan dengan mudah oleh kebanyakan orang, demikian juga untuk bertahan. Apabila seorang manajer tidak adil terhadap bawahannya, tidak menutup kemungkinan adanya penyerangan dari bawahan.
4. Biarkan berlalu
Apabila ada seorang melakukan kesalahan, maka tidak harus di judge secara terus terus an, maksudnya diperlakukan berbeda, maka ini akan menyebabkan stress nya seorang karyawan tersebut, hokum lah ia lalu perlakuakan seperti hal nya sebelumnya.
5.Buatlah pengecualian
Manajemen dengan pengecualian mengansumsikan sebagian tugas dilakukan dengan benar dan tepat waktu, menejer hanya boleh cemas dengan sesuatu yang tidak dan tidak akan. Ini merupakan prinsip yang sederhana dan efektif.
6.Lama dan pendeknya
Salah satu perbedaan menyolok antara menejer dengan pegawai yang lain adalah menejer dibayar untuk melihat hasil jauh kedepan dan memiliki pandangan lebih luas terhadap kegiatan perusahaan.
7.Keberuntungan
Pemimpin sering disebut orang yang beruntung, ada kecendurungan yang sama dalam industry. Pegawai, pers, dan pemilik saham mengembangkan perasaan yang hangat terhadap menejer senior dan direktur yang secara konsisten memiliki sikap menyenakngkan, biasanya menereka menampilkan sikap yang merasa orang beruntung.
8.Meja yang bersih
Pernyataan dari meja bersih ini maksudnya, pencerminan pada pendekatan yang meningkatkan gairah kerja.

  • ORANG YANG TEPAT

Bisnis melibatkan uang dan orang, sumber daya manusia biasanya sama pentingnya dengan keuangan, dan menejer perlu untuk memiliki keahlian untuk mengatur orang juga keahlian menangani keuangan.
Mengatur orang memang ada dan nyata, banyak yang dituntut di sini. Memahami kebutuhan sudah merupakan lebih dari separuh pertarungan.dengan memiliki orang orang yang tepat berarti memiliki pendekatan yang tepat dalam penyeleksian staf.

Hasil penelitian tentang penyeleksian terhadap sebuah organisasi, dan mereka mendapatkan rata rata kesalahan yang paling buruk diantara perusahaan yang profesional.

  • Hindari seleksi

1. Anggap saja lowongan ada tanpa beban kerja yang akan datang yang mungkin akan merusak.
2. Pilihlah pegawai tetap di saat puncak beban kerja sedang tidak tetap dan dapat diduga sebelumnya.
3. Kegagalan dalam memeriksa sepenuhnya .
4. Kegagalan bahwa setiap orang sesungguhnya butuh pekerjaan,

  • Analisa pekerjaan

1. Kesalahan untuk memperoleh keseimbangan yang benar antara timbal balik calon yang dibutuhkan dan daya muat pekerjaan
2. Kelompokan calon yang ideal daripada kebutuhan minimum
3. Kegagalan untuk mengenali pada langkah ini bahwa kompromi dari keidealan memang perlu.

  •  Iklan, dan sejenisnya

1. penulisan iklan yang menggugah minat yang tidak dapat didukung dalam wawancara.
2. Keyakinan sepenuhnya bahwa hokum alam tidak menempatkan iklan menjadi milik seseorang.
3. Rubahlah iklan , melawan nasehat dan kemudian salahkan penasehat akan kesalahannya.
4. Catat dalam media lawan nasehat dan menyalahkan penasehat
5. Menuntut kelengkapan dari bentuk aplikasi ketika daftar riwayat hidup yang baik tersedia.

  • Pemilihan dan penggunaan sumber

1. Pemberian nomor kontak tanpa memberikan informasi yang cukup bagi calon yang potensial untuk mengetahui mereka tidak sedang menulis untuk dirinya sendiri,
2. Penggunaan sumber saingan tanpa menasehatkan bahwa mereka sedang bersaing.
3. Menjalankan pasar dengan iklan yang buruk.
4. Penggantian konsultan penyelidik dalam bidang khusus yang erat hubungannya.
5. Pemansangan iklan suatu pekerjaan yang dapat di identifikasi untuk mengetes pasar.

  • Orang yang di proses wawancara penutupan penjualan

Langsung
1. Jawaban yang lambat dari suatu lamaran berarti kehilangan calon pegawai
2. Inisiatif yang lambat dari program wawancara berarti akan kehilangan orang
3. Waktu wawancara yang tidak tepat akan mengakibatkan kehilangan orang
4. Menganggap bahwa calon tidak tertarik jika mereka tidak datang pada saat wawancara.
Melalui konsultan
1. Tolaklah orang yang disarankan untuk wawancara tanpa berbicara dengan sumbernya.
2. Penolakan orang dari agen ya g berada dalam jajaran penggambaran agen yang berasal dari agen lain.

  • Wawancara

1. Pertanyaan bagi jawaban yang berbelit belit untuk mengesahkan pertanyaan calon
2. Datang terlambat, mabok, atau pemarah dalam wawancara
3. Menggunakan pewawancara pengganti yang tidak ada kaitannya,
4. Gagal untuk mengecek pada akhir wwancara apakah calon masih berminat
5. Menganggap calon yang diajukan oleh konsultan kurang memuaskan
6. Lupa menjelaskan bahwa bungalow indah yang ditawarkan telah dilengkapi dengan pelindung dari peluru
7. Memberikan data dan menawarkan data.
8. Menggambarkan keadaan gaji.

  • Penutupan penjualan

1. Anggaplah bahwa karena calon mengatakan suka pada anda, pekerjaan dan perusahaan, mereka akan menunggu dengan waktu yang tak tentu, bagi penawaran tersebut.
2. Tawaran yang dingin, acuh dan formal akan kehilangan calon sering untk mrreka yang kurang cerdas .
3. Penawaran dibuat tanpa pemikiran atau pembicaraan, yang cukup mengenai gaji,
4. Menjadi gusar untuk pertanyaan pertanyaan terakhir
5. Gagal dalam mengecek izin pekerjaan cukuo tepat,
6. Mengenali bahwa calon yang lebih dulu dapat melakukan pekerjaan namun mennggu dan mengharapkan yang lebih.

  • Pelantikan

Pelamar datang menemukan:
1. Ruangan tidak ada
2. Meja, mobil, pegawai, pekerjaan dsb tdk ada
3. Tidak ada lowongan
4. Yang mendahului msh ada disana
5. Boss/susunan/lokasi/perusahaan induk yang baru
6. Tak seorangpun yang mengharapkannya
7. Tidak ada bayaran
8. Tidak ada program induksi
9. Tidak ada perusahaan

  •  Persewaan untuk mendapatkan keuntungan

Terlalu banyak keputusan menyewa dilakukan tanpa memperhitungkan keuntungan yang ppotensial untuk dicapai dari penampilan pekerjaan, lebih buruk lagi biaya yang potensial juga di abaikan, mungkindi sebabkan beberapa masalah seperti apakah kedepannya akan terus berguna, memikirkan keuntungan dan tanggung jawab akan baliknya suatu modal, maka untuk permasalahan ini harus di adakan anggran biaya ektra,

  • Menjaga pegawai

Pengerahan tenaga adalah mahal, bahkan bila mengurangi biaya langsung sampai yng terendahpun biaya yang tak langsung dan lain sebgainya. Ada salasatu alternative yaitu dengan berusaha lebih keras dalam menjaga pegawai. Menjalankan bisnis dengan pegawai yang memiliki masa jabatan rata rata lima tahun, maka perusahaan bisa menghemat seperlima dari biaya pengerahan tenaga yang diperlukan untuk tiap tahun.

  • Calon adalah pelanggan

perusahaan harus benar benar selektif dalam memilih pegawai baru, ini berlaku bagi perekrutan dalam posisi bawah sampai posisi atas dalam perusahaan.

  • Penandaan

Perusahaan harus memiiki dokumentasi bagi setiap keputusan atau aksi yang dilakukan perusahaan, entah aksi yang biasa aja, semacam olahraga bareng antar pegawai atau lain lain nya.

  • Keberhasilan melalui pergantian

Setiap perusahaan mempunyai rules rules tersendiri, tetapi kadang kala ada rules yang mungkin dilupakan dan tidak tertulis di SOP perusahaan, sehingga rules tersebut sebenarnya berjalan tetapi tidak tertulis, ini biasa nya rules yang di anggap sepele oleh setiap anggota pegawai. Makanyua di adakan training khusus bagi pekerja baru, seperti pengenalan lingkungan dan cara kerja.

  • Angan-angan untuk menduduki jabatan direktur

Setiap perusahaan mempunyai tujuan yang pasti ingin menjadi perusahaan yang maju, begitupun dengan para pegawainya, mereka ingin menapaki karirnya, adakala seorang yang dari posisi bawah bisa menduduki seorang manajer. Atau kadang kala ada yang sudah menduduki posisi atas, dan melakukan kesalahan sehingga perusahaan tidak memecatnya tapi di down grade, atau penurunan level jabatan.

  • Anggaran yang paling penting

Manajer yang baik yaitu manajer yang dapat melihat secara menyeluruh dari bawahan sampai atasan, dalam hal ini pun manajer harus memperhatikan bagian personalia, yang merekrut pekerja baru, biasa nya ada manajer yang tidak mau tahu masalah pembiayaan perekrutan karyawan baru, padahal SDM bukan sepenuhnya tanggung jawab personalia,
 sekretaris
bagi kebanyakan orang menganggap bahwa keberhasilan seorang manajer di sebabkan adanya sekretaris yang membantu kerja sang manajer, padahal ini tidak sepenuhya benar, karena manajer yang mengendalikan sekretaris juga.

MENDATANGKAN UANG
Pekerjaan yang dapat menciptakan keuangan
Tanggung jawab dan kewajiban utama dari pegawai adalah untuk memaksimalkan keuntungan dan kefisienan perusahaan, sebagai alat untuk mencapai tujuan, pegawai ini tentu saja juga termasuk dalam pendanaan, dsb. Tidak ada keuntungan otomatis dalam menjamin keselamatan, kesanggupan melunasi utang, kelangsungan hidup pekerjaan, kelangsungan hidup perusahaan, hubungan industrial yang baikterhadap pelanggan, produk yang baik, informasi menejemen yang baik dan menurut aturan hokum. Semua itu merupakan bagian dari alat untuk mencapai tujuan. Kesnggupan melunasi utang adalah penting namun ini bukan tujuan akhir, atau bisa memberikan injeksi modal.
Ungkapan semua
Apabila ada permasalahan dalam perusahaan hendaknya semua tahu dari kalangan bawahan hingga atasan, contoh permasalahan nya yang harus di ungkapkan antara lain:
1. berapa banyak pengeluaran yang tidak di izinkan untuk tujuan pajak dan dimana kepentingannya.
2. Bagaimana rata rata perusahaan dibandingkan dengan yang harus dicapai didalam pasar uang periode tersebut.
3. Bagaimana hubungannya dengan gerakan harga dibanding indeks FT.
4. Gaji rata rata untuk setiap pegawai dan upah rata rata nasional
5. Pergantian pada laba tiap tiap pegawai.
6. Presentasi pergantian dilakukan oleh 10% pelanggan
Obsesi penetrasi
Beberapa dari manajer yang terbaik terobsesi dengan penetrasi pasar. Mereka tahu ukuran pasar dari tiap tiap produk mereka. Mereka tahu penetrasi mereka terhadap pasar. Terkadang mereka tahu juga figure pesaing yang lain. Staff Penjual sering beranggapan bahwa kebutuhan untuk meningkatkan penjualan didalam pasar yang agak terbatas adalah masalah mereka ya g terbesar. Dalam hal ini ada tiga kasus yang perlu diperhatikan:
1. Juallah kepada orang yang tidak membeli produk atau jasa tersebut sebelumnya.
2. Eksporlah yang lebih banyak
3. Jual kepada mereka dimana penjualan ini tidak di anggap bagian dari pasar resmi.
Pertahanan harga
Masalah harga merupakan persoalan yang buta bagi banyak menejer keuangan dan sebagainya, sebagian besar takut terhadap kolega penjual mereka dan pandangan nya terhadap sensitif ke pasar. Staf keuangan biasanya ingin meningkatkan harga dan staff penjual bilang bahwa ini tidak mungkin karena perhitungan kunci akan dihilangkan.
Banyak manajer yang membayangkan bahwa mereka sudah terlibat dalam latihan pemberian harga produk di saat mereka adalah:
1. Bertahan secara acak ditingkat batas kasar
2. Menjaga proposal pemotongan harga yang di ajukan oleh staf penjual
3. Pemberian harga, melawan harga yang dilakukan oleh pesaing yang produknya tidak menyeluruh atau bahkan tidak kompetitif.
Factor penting yang mempengaruhi keputusan harga meliputi:
1. Tersedianya kapasitas
2. Biaya produksi
3. Harga yang bersaing
4. Penerimaan persaingan pasar
5. Pengaruh pasar yang ada
6. Kebutuhan pasar dalam hal kualitas.

Pergantian kerugian pembayaran
Ada hal yang dapat dilakukan agar bisa bersikap manis terhadap pelanggan. Di dalam bisnis terdapat batas kasar, bagus dan persaingan berapi api, sehingga harus mengumpulkan pelanggan dengan penilaian sangat ketat.

Penderitaan yang timbul
Akusisi adalah pembelian bisnis lain, perusahaan firma atau asset, hak, hak paten, peralatan dan merk dan sebagainya. Dorongan tersebut sebaiknya dilakukan dengan beberapa pertimbangan yang tidak emosional, misalnya:
1. Biaya investigasi sekalipun gagal dapat di pertimbangkan, baik di ukur secara ekternal maupun internal.
2. Aliran uang tunai jangka pendek tidak sesuai dengan anggaran.
3. Kerugian yang tidak diharapkan melebihi keuntungan yang tidak diduga
4. Masalah integrasi selalu di sepelekan
5. Orang yang di inginkan pergi dan orang yang tidak di inginkan tetap bekerja.
6. Penyimpangan antara kedua asset keuntungan pegawai merupakan masalah IR dan menambah biaya
7. Pemegang saham, pers dan perubahan stock biasanya salah mengerti.
8. Masalah kesatuan

Tetap jauhkan perusahaan
Bila muncul keadaan yang berlawanan dengan keinginan untuk tetap tumbuh, hal itu merupakan situasi yang membutuhkan adanya doctor perusahaan. Ini dibutuhkan saat situasi:
1. Situasi kas yang kritis
2. Situasi keuntungan yang kritis
3. Kebutuhan akan adanya penyusunan kembali ataupun rasionalisasi, sering untuk membangunkan tawaran untuk mencegah tawaran yang akan datang.

Manajemen didalam kerugian.
kondisi rugi memiliki keuntungan, mereka menuntut dan mendesak tindakan manajemen dengan cara sama bagusnya dengan kehadirannya, memberikan catatan ancaman. Lebih jelasnya bahwa kebanyakan menejer disaat perusahaan nya mulai goyah, lebih baik melakukan langkah langkah ini:
o Berkonsentrasi
o Menanggulangi bersama
o Janji poliitik
o Taksiran prioritas
o Mencari tujuan kunci
o Melakukan pengorbanan
o Singkirkan hal hal yang sepele
o Membuat keputusan yang tidak menyenangkan
Jika mengerjakan langkah langkah di atas dapat menciptakan ancaman kerugian sebagai senjata taktik didalam gudang menejemen perusahaan.

Panik
Panik potensial melahirkan dorongan untuk bertindak, dan harus bersiap untuk mengambil keputusan dan mengambil keuntungan dari situasi seperti itu, dan menjadikannya sebagai alat untuk membantu langkah berikutnya. Tugas menejer adalah mengambil analisa maslah bawahan yang bimbang dan memanggil mereka kemudian memberikan pengarahan meyakinkan solusi maupun jalan keluar yang meringankan.

Terlalu banyak melakukannya
Apabila seorang menejer melakukan tindakan yang berlebihan , maka akan menyebabkan:

  • Mengambil tindakan terhadap harga
  • Mengambil tidakan terhadap produk
  • Meningkatkan pemasaran.

Ketidakharusan suatu kebutuhan
Proyek berdasarkan pada kebutuhan yang biasanya sudah diduga sebelumnya. Dengan suatu pembatasan menejer dapat memutuskan tujuan alternative dan alat alternative. Menejer yang baik harus mempertegas langkah berjuang keras dan siap menentukan alternative yang membahayakan sekalipun.

Praktek yang terbaik
Bila ada syarat untuk praktek modal yang berdasarkan pada kebutuhan maka aka nada maslah serupa dengan semua pengeluaran berdasarkan pada tujuan yang diduaga keras sebagai praktek modern terbaik. Praktek yang terbaik dapat digunakan sebagai batasan utama yang benar. Bila semuanya baik, praktek yang terbaik seharusnya sebagian besar akan membawa keberhasilan. Namun dua keuntungan ekstra akan didapatkan dari disiplin dan pembatasan yang lebih penuh.

Pelaksanaan tanpa perhitungan
Manajemen modern adalah untuk menjadikan banyak kebutuhan agar lebih baik. Produk dan jasa baru tetap menjaga perusahaan untuk sehat dan antusias, prinsip nya kita harus setuju dengan hal itu. Masalah nya adalah bahwa perubahan dapat menjadi lebih menarik untuk tujuan tertentu. perusahaan harus terus membuat inovasi agar terus bisa bersaing dengan kompetitor yang yang terus mengembangkan inovasi juga.

Perencanaan yang negative
Ada satu alternative bila menejer tidak dapat memutuskan apa yang sedang terjadi, menejer akan mampu merencanakan untuk menghindarinya. Latihan ini dapat menjadi sangat berguna dalam studi akusisi. Jumah waktu yang dihabiskan untuk mencapai akusisi yang mungkin diperoleh berubah menjadi tidak diharapkan bagi d ewan pengurus bila aslasan lama diketahui dan tidak pernah di kodifikasi. Satu analogi yang datang segera untuk menanganinya adalah kawat arus uang. Kawat ini dalam terowongan menyembunyikan alarm ketika ia menyentuh dinding terowongan. Ini untuk mengetahui apakah konsep rencana yang negative melakukan untuk masalah keuntungan untuk bersiul ketika area yng tidak di inginkan justru berhasil di capai.s

Kelambanan
Alternative paling jarang mempertimbangkan rencana untuk tidak melakukan apapun, sekali suasana hati berubah telah mencekam menejemen akan sangat sulit menjadi seseorang yang mengatakan “siapa disana?” dan mulai ragu bagaimana status quo dapat diserasikan dari pada menghabiskan semua uang itu.

Pensiunan polisi dan seekor anjing
Jika perusahaan telah mengembangkan pendekatan yang benar untuk mendapatkan uang, maka seharusnya tidak lalu dibuang semua. Adakala nya sebagian perusahaan berada dalam kondisi tidak aman. Apa yangi belum berubah adalah penerimaan manajemen keamanan sebagai salah satu kunci dari fungsi dalam perusahaan umum. Beban resiko dan keputusan untuk tujuan berjaga jaga yang total adalah menyalahkan asuransi plus, asuransi diri dan mengendalikan kepanikan.
Kerugian langsung

  • Pemindahan kas
  • Produk
  • Asset tetap
  • Simpanan yang bisa dikonsumsi
  • Harta milik pegawai
  • Data rahasia

 

Kerugian lain
a) Spionase industry
b) Penculikan
c) Penutupan tiba tiba data rahasia
d) Serangan kepada pegawai atau bahkan pelanggan
e) Radiasi
f) Keracunan
g) Sesak nafas
h) Luka bakar
i) banjir

Kejahatan yang sempurna
Manajemen yang buruk adalah penyebab adanya kejahatan murni dan banyak perusahaan besar telah melahirkannya. Criteria dari perfeksionis yang harus ditemui adalah:

  • Tak seorang pun yang merasa menjadi korban
  • Tidak ada bukti
  • Kejahatan tidak ditemukan
  • Tidak ada penyelesaian
  • Jumlah yang terlibat cukup kacau untuk membatasi usaha dan resiko.

ATURAN KOMUNIKASI
OK
Dengan sikap tepat, orang tepat dan pendekatan yang tepat dalam mendatangkan uang, komunikasi yang baik adalah kebutuhan terakhir yang diperlukan dalam manajemen yang baik. Namun masalah diagnosa komunikasi tidak akan menjamin perbaikan, untuk tiga alasan
1. Beberapa manajer tidak cukup memiliki pemahaman dan tidak mampu mempraktekkan komunikasi yang baik, karena mereka telah menghabiskan seluruh kehidupannya dengan langkah langkah yang salah.
2. Beberapa manajer dapat memahami komunikasi yang baik namun mereka memutuskan ada alasan yang baik untuk menghindarinya, pada semua pembiayaan atau mereka tidak punya waktu.
3. Banyak manajer yang kompeten dan ingin dapat berkomunikasi dengan baik, namun mereka bekerja untuk manajer yang tidak faham.

Gosip membenci kekosongan
Di beberapa kasus sering digunakan bahasa inisiatif, perhitungan atau analisa mereka mengenai apa yang sedang terjadi dan mengapa terjadi. Dalam suatu perusahaan saat ini walaupun sudah melakukan pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk berkomunikasi dengan tim menejernya yang di undang menghadiri rapat tetap diharuskan mendengar rencana perusahaan , maka semua ada komunikasi satu sama lain.

Tulisan yang efektif
Setiap orang yang telah dihadapkan pada perhitungan masa dari daftar riwayat hidup, bahkan untuk tingkat senior akan merasa heran mengapa orang tidak memberikan persiapan data profesinya namun ambilah pandangan yang lebih dekat kita mungkin memberikan standar yang sama terhadap daftar riwayat hidup yang kita tempatkan untuk dokumen lain itulah sebabnya keduanya sering mempunyai nama buruk, aturan dasar yang sama harus menerapkan semua dokumentasi.

Keringkasan adalah segalanya
Pelajaran dasar komunikasi yang perlu diperhatikan adalah kesalahan komunikasi meningkatkan proporsi lagsung terhadap volume bahan yang dikomunikasikan, mungkin setiap manajer tahu fungsi dari komunikasi, contoh penjelasan sederhana komunikasi:
• Kata kata biasanya lebih memaksa daripada sederet angka
• Sebuah ungkapan kata yang kuat dan meyakinkan lebih baik dari pada beberapa paragrap
• Sebuah gambar diduga keras lebih berharga dari pada seribu kata.

Empat kata huruf
Kata kata singkat akan selalu jelas , yang panjang cenderung kurang jelas, banyak dari mereka yang ingin cepat memahami secara jelas dan enggan membaca, contohnya baca The Times, mereka baca The sun. bila terlalu banyak kata yang panjang lebar, mereka tidak akan membaca pengumuman /memo/ iklan perusahaan.
Contohnya pengumuman laporan tahunan biasanya :

  • Menjemukan
  • Memakan banyak biaya
  • Tidak dapat dimegerti
  • Mencemooh
  • Tujuan yang salah

Sebaiknya seorang manajer memperhatikan:

  • Bahasa
  • Sikap
  • Laporan penjualan
  • Sampah yang menurut undang undang
  • Laporan berkala
  • Bantuan

MIS (management information system)
Merupakan sintem informasi minimum yang di berikan oleh manajer kepada bawahannya, jadi perusahaan pun harus memiliki sistem informasi yang jelas, karena terkadang seorang manajer tidak bisa memanggil satu persatu dalam hal kenaikan gaji misalnya, maka di adakan MIS ini.
Pos kelas tiga
Tujuan ini bertujuan untuk:
a) Mengelompokan alamat
b) Disusun menurut namanya
c) Mendorong mereka untuk segera membuka informasi
d) Merangsang mereka untuk mau baca situasi
e) Mendorong mereka agar mau bertindak
f) Agar mudah dalam bertindak

Bentuk yang buruk
Satu cara untuk mengetes manajemen yang buruk di dalam organisasi  adalah dengan melihat pada bentuk yang di terbitkan untuk orang lain. Bentuk internal hampir sama baiknya dengan suatu indikator namun memiliki lebih banyak kelonggaran untuk ketidak cakapan mereka, bentuk ekternal yang baik adalah PR yang berhasil.

Gangguan telepon
Untuk menangani masalah telepon di perusahaan atau percakapan dan kadang sebagai orang kantor tidak dapat menghapal percakapan yang penting di telepon atau tidak dapat menghafal angka, maka bagi menejer yang baik kesalahan tersebut adalah fatal dan tidak professional. Setiap deringan telepon dapat memiliki keindahan susunan tertentu yang dapat bekerja bagi pekerja kantor nya. Secara teoritis ini suatu yang sederhana. Masing masing kelompok berhubungan, menentukan diri mereka sendiri, pokok permasalahan, mendiskusikan, mencari penyeleseian atau meminta informasi lebih jauh, kesalahan muncul karena orang tidak memelihara aturannya.
Untuk memulainya sangat sederhana, bisa memutar nomor orang yang dituju dan tunggulah telepon itu dijawab, jika kita sedang menjawab telepon jawab dengan nama kita, dan nama perusahaan, bisa juga dengan menyebut nomor telepon, jangan sampai ada nada yang mencemooh penelpon, lalu giliran penelpon yang menyebut namanya, jati diri yang lebih lengkap, tanyakan siapa yang di tuju dan untuk urusan apa.

Kata penutup
Akhirnya pesan yang paling konstruktif, buku ini tempat belajar dari kesalahan, walaupun bukan konsep yang negative tetapi buku ini telah memaksa kita untuk meerima pandangan yang agak banyak dan berlebihan mengenai contoh contoh kesalahan.
Bila komunikasi menjadi titik perhatian yang utama, hal ini tentu tidak cukup. Bagi menejer yang sukses “bravo”
Sebagai menejer komunikator yang berhasilseharusnya mencapai dan melewati penghalang penghalang ketidak jelasan dan ketidak mengertian. Jembatanilah jurang pemisah tersebut, sambutlah dan cari jalan keluar. Berilah pada tanda nama atau masalah tertentu untuk menjamin bahwa pesan yang masuk ke perusahaan adalah benar.

Iklan