1. Langkah Kaya Melalui Franchise

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemui seorang pekerja yang bermimpi, keluar dari rutinitas hariannya mulai jam 9 pagi sampai jam 5 sore, untuk menjadi self employee atau membangun bisnis.

Pertanyaannya, bisnis apa yang dapat dengan cepat merubah Anda menjadi kaya?
Penulis buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kyosaki mengatakan, ada 4 bisnis yang bisa mengantarkan Anda menjadi kaya. Keempat bisnis itu adalah, bisnis properti, saham,multi level marketing, dan franchise (waralaba). Bisnis waralaba direkomendasikan Robert Kyosaki karena menguntungkan dan pasti relatif lebih rendah resiko. Melalui waralaba, Anda berinvestasi dalam sebuah sistem yang mapan, teruji dan bahkan terbukti keberhasilannya. Akan tetapi, sebelum Anda berinvestasi dibisnis waralaba, alangkah baiknnya mengerti dengan baik konsep bisnis waralaba.

Secara sederhana, business oppertunity (BO) merupakan cikal bakal usaha waralaba. Umumnya BO adalah usaha yang baru berjalan dibawah 3 tahun tetapi sudah menggunakan konsep franchise dalam ekspansi usahanya.

Dari sisi hukum formal, waralaba di Indonesia diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 42 Tahun 2007. Dalam PP tersebut, usaha franchise wajib memenuhi 6 kriteria waralaba, yaitu:
1. Memiliki ciri khas usaha
2. Terbukti sudah memberikan keuntungan
3. Memiliki standard atas pelayanan dan barang atau jasa yang di tawarkan dan dibuat secara tertulis
4. Mudah diajarkan dan diaplikasikan
5. Adanya dukungan yang berkesinambungan
6. Hak Kekayaan Intelektual yang telah terdaftar

2. Alasan Membeli Franchise
Membeli waralaba menjadi pilihan bisnis yang menarik dibanding membuka usaha sendiri. Dalam bisnis franchise, resiko kegagalan dapat ditekan sebab pemilik merek (franchisor) sudah menyiapkan segala sesuatu. Mulai dari survei lokasi, produk, pemakaian merek, promosi, perizinan, SOP, dan lain segalanya.

Ada 6 keuntungan ketika Anda membeli usaha waralaba.
1. Anda berhak menggunakan merek yang sudah dikenal oleh publik.
2. Sistem bisnis yang sudah teruji
3. Adanya support berkelanjutan
4. Sharing experience franchisor
5. Promosi bersama
6. Suplai produk

3. Investigasi Sebelum Membeli
Kejelian dalam menentukan usaha waralaba yang akan dipilih perlu dimiliki oleh calon franchisee. Secara instan, ada dua hal yang perlu menjadi perhatian para franchisee sebelum membeli sebuah usaha franchise. Pertama, usaha yang difranchisekan harus sudah terbukti sukses, dibuktikan secara kasat mata lewat jumlah customer. Kedua, pastikan bahwa usaha tersebut memiliki keunikan (differensiasi)

Terdapat beberapa point penting dalam melakukan investigasi bisnis franchise, yaitu:
 Kesatu, kredibilitas dan akuntabilitas franchisor serta bisnis franchisernya
 Kedua, franchisee juga perlu mengetahui secara jeli struktur organisasi dari perusahaan franchise dan fungsi dari masing-masing bidang.
 Ketiga, jangan hanya mengendalkan investigasi dari luar, tapi lakukan juga dari dalam perusahaan franchisor.
 Keempat, cari tahu siapa saja para franchisee usaha franchise tersebut, kemudian lakukan dialog dengan mereka.
 Kelima, bandingkan dengan dua atau tiga usaha franchise sejenis atau kompetitornya guna mendapatkan perbandingan yang lebih objektif.
 Terakhir, cari second opinion dari para ahli atau pakar franchise sebelum memutuskan membeli waralaba.

Melakukan invetigasi sebelum berinvestasi (investigate before investing) merupakan langkah awal kesuksesan Anda sebagai franchisee.

4. Menguji Kesiapan Sebelum Membeli Franchise

Beberapa point penting untuk menilai kesiapan Anda sebelum membeli franchise, antara lain :
 Apakah Anda siap menjadi seorang wirausaha?
 Apakah Anda menyukai cara berbisnis dengan sistem waralaba?
 Apakah Anda mampu membina hubungan dan berinteraksi dengan banyak orang?
 Apakah Anda memiliki kemampuan leadership untuk mengelola karyawan dengan berbagai latar belakang?
 Apakah Anda memiliki modal yang cukup untuk membeli hak waralaba?
 Apakah Anda sudah mendapat persetujuan dari keluarga untuk berbisnis franchise?

5. Tips Memilih Franchise & Lokasi Usaha
Membeli franchise bukan hanya sekedar membeli sistem, tetapi juga merek dan pengalaman. Dengan membeli franchise, berarti Anda menduplikasi secara keseluruhan bisnis yang sudah terbukti berhasil milik franchisor.
Pastikan juga bahwa franchise yang Anda minati telah mempunyai proven system berbentuk manual SOP (standard operational procedure) maupun manual training.

Selain itu, siapa dibalik (pemilik) nama franchise yang dijual juga penting. Kemudian yang juga harus di perhatikan, lokasi usaha kita pilih. Lokasi usaha mutlak harus strategis, ramai, dan mudah diakses dari mana saja.

Pastikan Anda melihat peluang pada bidang bisnis yang akan di jalankan. Pastikan waralaba tersebut memiliki bimbingan berkelanjutan dalam pengelolaan merek, pengawasan mutu, manajemen kepegawaian, bimbingan administrasi, dan petunjuk teknis lainnya.

Hindari memilih waralaba karena faktor trend semata. Yang tidak kalah penting, pastikan bahwa Anda tidak kekurangan modal usaha.

Adapun beberepa hal penting yang dapat menjadi pertimbangan Anda dalam memilih lokasi usaha, antara lain :
1. Kepadatan penduduk disekitar wilayah tersebut.
2. Penghasilan penduduk
3. Jumlah usaha
4. Jenis tempat usaha
5. Kepadatan traffic
6. Akses karyawan
7. Zona wilayah
8. Kompetisi
9. Lingkungan

6. Beberapa Mitos Sebelum Membeli Franchise
Terry O. Powell, seorang veteran dalam industri waralaba selama 25 tahun pada berbagai merek franchisor, dalam tulisannya di entrepreneur.com menyampaikan delapan mitos terkait bisnis franchise sebelum menjadi mitra franchise.
 Saya akan berhasil jika menemukan bisnis yang tepat
 Saya hanya dapat berhasil jika saya melakukan sesuatu yang saya cintai
 Saya akan mengetahui kesempatan yang tepat ketika saya melihat
 Saya tidak bisa masuk ke dalam bisnis yang saya tidak tahu
 Tidak ada kebebasan dalam franchise
 Bisnis franchise lumpuhkan kreativitas
 Saya tidak mampu berbisnis franchise
 Saya harus keluar dari pekerjaan saya untuk menjadi franchisee

7. Menjadi Franchisee Sukses

Sejumlah faktor umum yang terdapat pada franchisee sukses menjalankan bisnisnya antara lain sebagai berikut :
 Memiliki semangat belajar
 Mau bekerja keras
 Punya kemampuan menjua
 Tahan stres
 Mau menerima arahan, dan
 Memiliki sumber keuangan yang baik

8. Menjadi Franchisee Idaman Franchisor

Dalam pandangan franchisor, franchisee yang hebat dan bisa meraih sukses adalah mereka yang fokus menjalankan unit bisnis franchisenya, atau setidaknya mampu mendelegasikan kepada seseorang yang mampu menjalankannya dan dapat dipercaya.

Intinya, Franchisee yang diharapkan oleh franchisor adalah mereka yang mau all out menjalankan bisnis franchisenya.

9. Kesalahan Umum yang Dilakukan Franchisee

Ada 4 kesalahan besar yang umum dilakukan dan bisa berbahaya bagi franchisee.
1. Kurangnya Informasi Bisnis
2. Semuanya Diserahkan ke Franchisor
3. Terlalu Mengikuti Perasaan
4. Tidak Ada Kemampuandi Kategori yang Dipilih

Persaingan ketat yang terus memburu tiap pemain untuk saling berlomba menguasai pasar serta pelanggan. Terkait hal itu, ada beberapa poin yang berguna untuk menghindari sebuah kesalahan.
a. Cermat Memilih Lokasi
b. Belajar Dari Pengalaman Franchisor
c. Cermat Memilih Unit Usaha
d. Fokus, Disiplin, dan Berpihak Kepada Pelanggan
e. Tidak Menyerahkan Nasib Bisnis Kepada Franchisor
f. Hindari Konflik Dengan Franchisor
g. Cermat Meneliti Perjanjian Waralaba (Franchise Agreement)

10. Faktor Kepuasan Franchisor

Faktor kepuasan dalam bisnin franchise harus dimulai dari kesadaran franchisor – franchisee sebagai sebuah tim ynag saling melengkapi.
Harapan ideal franchisor terhadap franchiseenya adalah sebagai berikut:
1. Franchisor mengharapkan franchisee yang tidak pasif.
2. Mengikuti sistem
3. Sales yang terus meningkat
4. Ketetapan membayar royalti dan piutang lainnya
5. Tidak menyimpang dari perjanjian yang ada

11. Kunci Sukses Franchisee

Berikut ini adalah kunci sukses bagi franchisee dalam menjalankan bisnis franchisenya:
1. Menyukai bisnis yang dipilihnya
2. Mengerti karakteristik pasar (konsumen)
3. Memiliki kemampuan leadership yang baik
4. Memiliki kemampuan managerial
5. Fokus dan konsentrasi terhadap usaha
6. Memiliki komitmen yang tinggi terhadap usahanya
7. Menekuni usahanya dengan serius
8. Terlibat secara penuh
9. Punya semangat belajar
10. Punya kesabaran
11. Aktif melakukan kontrol langsung
12. Tidak bergantung sepenuhnya kepada franchisor
13. Kreatif menciptakan inovasi
14. Mengerti bisnis yang digeluti
15. Mampu mengelola SDM
16. Mau menuruti panduan yang diberikan franchisor
17. Patuh dan disiplin
18. Mau bekerja keras
19. Punya kemampuan menjual
20. Punya hubungan baik dengan franchisor

TIPS SUKSES

1. Tips Menghindari Kegagalan
Ada hal-hal lain yang dapat Anda lakukan guna menghindari kegagalan dalam menjalankan bisnis franchise sebagai franchisee, yaitu:
1. Buang jauh-jauh paradigma bahwa, memiliki bisnis franchise berarti Anda sebagai franchisee tinggal ongkang-ongkang kaki, kemudian dengan sendirinya gerai franchisee Anda mendapatkan keuntungan.
2. Sebagai franchisee Anda harus memiliki jiwa seorang entrepreneur.
3. Franchisee harus menghormati perjanjian waralaba (franchise agreement) dengan franchisor.
4. Lakukan promosi untuk meningkatkan penjualan perusahaan Anda.
5. Buatlah suatu program serta undang semua teman, relasi, kenalan, saudara bahkanlingkungan di sekitar gerai Anda ketika grand opening.
6. Ingat, pelanggan adalah raja.
7. Buat pelanggan selalu ingat dengan perusahaan Anda melalui berbagai macam cara.
8. Didik karyawan Anda agar cakap dalam melayani konsumen.
9. Bila terjadi komplain, selesaikan dengan cara kekeluargaan.
10. Karyawan adalah aset berharga dari perusahaan Anda.
11. Ikuti SOP dari franchisor dengan sebaik baiknya terutama dalam hal kontrol keuangan perusahaan Anda.
12. Relasi dengan franchisor sangat penting dalam rangaka mendukung keberlanjutan perusahaan Anda.
13. Relasi

2. Tips Pemasaran
Berikut beberapa tips marketing franchisee yang perlu Anda simak:
1. Menyebarkan brosur ke target market Anda di dalam wilayah pemasaran franchise Anda.
2. Melakukan pemasangan iklan di media masa khususnya media kawasan.
3. Memasang beberapa titik spanduk di tempat-tempat yang strategis.
4. Buatlah penawaran untuk menggarap pasar corporate atau perkantoran.
5. Mengikuti berbagai bazar
6. Informasikan kepada pelanggan Anda terkait produk-produk atau layanan terkini.
7. Memberikan program yang menarik.
8. Ikuti program-program dari franchisor untuk meningkatkan penjualan.
9. Pengguna member card juga penting
10. Pemberian hadiah khusus kepada pelanggan.
11. Buat design iklan baliho semenarik mungkin.
12. Anda juga bisa melakukan karnaval
13. Melakukkan customer call harian
14. Lakukan promosi di gerai Anda
15. Lakukan promosi online secara rutin.

3. Tips Umum
a. Harus paham kriteria kelayakan berita dan segmen medianya.
b. Harus paham segmen pembaca media yang bersangkutan

4. Tips Khusus
a. Harus bisa membuat berita yang unik untuk menarik perhatian media.
b. Menggandeng artis
c. Membuat surat undangan ke pemimpin redaksi sebanyak-banyaknya
d. Undangan sebaiknya di fax ke kantor redaksi
e. Anda juga bisa membuat press release
f. Jalin relationship dengan wartawan.

5. Tips Mengelola Pelanggan
Berikut ini beberapa tips untuk mengelola customer :
1. Anda harus ingat bahwa pembeli adalah raja.
2. Bertemu langsung dengan pelanggan bila ada komplain.
3. Melakukan komunikasi secara langsung denga pelanggan.
4. Menggali dan mengerti permasalahan konsumen dan cari win-win solution bila terjadi komplain.
5. Pahami kebutuhan konsumen dan berikan rekomendasi terbaik.
6. Pelayanan adalah segalanya dalam bidang jasa.
7. Segera respon keluhan pelanggan dengan baik.
8. Jadalah mutu produk Anda.
9. Outlet Anda harus bersih.
10. Konsisten pada pelayanan konsumen.
11. Komplain adalah feedback bahwa konsumen memberi tahu kita untuk bekerja lebih baik lagi.
12. Selalu memotivasi karyawan.
13. Meningkatkan penampilan.
14. Pelayanan yang ramah
15. Andah harus memiliki data pelanggan yang real.
16. Membantu customer baru dalam memilih produk Anda

6. Tips Khusus

Tahap pertama

Pertama, Kelayakan bisnis yang akan dipilihnya untuk terus tumbuh, salah satu kriteria usaha layak franchise adalah, bisnis tersebut sudah berjalan sekitar 4 – 5 tahun sebelum difranchisekan.

Sebuah bisnis mengalami ketidakberhasilan di tahun pertama sangat besar. Dari 100 bisnis yang muncul, 80% mengalami kegagalan di tahun pertama. Sisanya pun (20%) tidak 100% akan berhasil.
Kedua, lakukan pengamatan terhadap outlet franchisor sehari penuh.
Ketiga, perhatikan juga sistem marketingnya

Tahap kedua
Tahap kedua yaitu setelah Anda terlanjur membeli franchise. Dalam melaukan marketing revolution ini pelaku usaha harus fokus pada tida hal yang di sederhanakan menjadi USP, yakni:
a. Unlimited advanted (nilai tambah). Nilai tambah bisa berupa harga murah.
b. Sensational offer. Yakni tawaran yang lebih menggiurkan kepada konsumen.
c. Powerful promise. Misalnya dengan memberikan garansi yang luar biasa.

7. Tips Mengelola SDM

Selain pelanggan, karyawan (sumber daya manusia) yang Anda miliki merupakan aset perusahaan Anda. Jangan abaikan SDM.

Karyawan harus diapresiasi dengan penggajian yang adil sesuai dengan standar UMP atau standar yang sudah tertuang dalam SOP franchisor.
Berikut ini beberapa tips untuk mengelola SDM :
1. Sistem pengupahan biasanya mengikuti standar UMP serta SOP franchisor.
2. Perhatikan juga pembinaan, arahan, serta penjelasan terhadap karyawan.
3. Jika ada masalah dengan karyawan Anda, bicarakan dengan baik sehingga tercapai win-win solution.
4. Berikan hak karyawan yang seadil-adilnya.
5. Penguatan team work bagi karyawan merupakan hal penting dalam rangka mencapai tujuan bersama di perusahaan.
6. Anda sudah siap berjalan denga karyawan yang memang sudah memiliki skill.
7. Pendidikan (training) karyawan tidak melulu pada peningkatan skill
8. Jangan lupa mengikuti saran dan kebijakan franchisor dalam mendidik karyawan anda.
9. Anda juga perlu mencatat perkembangan kinerja karyawan.
10. Menyediakan sarana dan prasarana demi kenyamanan kerja karyawan.
11. Menanamkan rasa memiliki bisnis anda dalam diri karyawan.
12. Anda juga harus intensif memotivasi dan memberikan passion kepada karyawan.

8. Langkah Sukses Sang Juara

Sejak tahun 2007, Indonesia telah memiliki awarding bagi franchisee terbaik dari berbagai merek franchise. Ajang kompetisi franchisee indonesia tersebut
beranama Indonesiaberanama Indonesia Franchisee of The Year (IFO).

IFO merupakan potret keberhasilan industri franchise di Indonesia. Dari ajang ini diharapkan muncul pola pikir baru (new mind set) terkait kesuksesan di bisnis franchise khususnya bagi franchisee.

Ada 8 kesamaan yang dilakukan finalis IFO dalam mengelola gerai bisnis franchisenya.
1. Mencurahkan perhation total terhadap bisnisnya, mengontrol serta memonitoring gerai semaksimal mungkin dan dilakukan secara berkala.
2. Memandang karyawan sebagai aset perusahaan.
3. Besikap positif dalam menghadapi kompetisi
4. Melakukan creative promotion dengan biaya yang ringan
5. Mengenal dan menguasai target market
6. Mengedepankan pelayanan prima bagi pelanggan
7. Memastikan dan menjaga kualitas produk / jasa yang dijual sesuai standarisasi franchisor
8. Menekankan efisiensi dan mengatur keuangan secara profesional.

SIMPULAN

Penulis buku kenamaan Robert Kyosaki menyebut bisnis franchise merupakan salah satu dari empat bisnis yang bisa mengantarkan Anda menjadi kaya. Risikonya juga lebih rendah dibanding dengan membuka bisnis secara mandiri.

Booming bisnis franchise juga membuat para pengusaha tertarik memfranchisekan bisnisnya, karena memang tidak ada batasan bagi bidang bisnis tertentu untuk dapat di franchisekan. Pada dasarnya, semua bisnis dapat di franchisekan. Seorang calon franchise harus jeli dalam memilih bisnis yang dapat memberikan keuntungan dan tahan lama. Investigate before investing! Menjadi sebuah keharusan bagi calon franchise.

Akhirnya, semoga setelah membaca buku ini Anda dapat menjadi lebih cermat dalam memilih bisnis franchise yang di minati. Selain itu, wawasan Anda terhadap dunia franchise juga akan semakin bertambah.
.

Iklan