Selama liburan tahun baru 2010 ini, saya sempat jalan-jalan di sebuah mall dan mampir ke sebuah toko buku. Pada sebuah rak majalah di toko buku tersebut, saya menemukan sebuah majalah, dengan judul, “10 must reads from HBR” yang dibuat oleh Harvard Business Review (HBR) OnPoint – lihat foto. Karena sangat gemar membaca tulisan-tulisan karya HBR, dan juga relatif sering menerapkan kiat-kiatnya dalam pengelolaan perusahaan, maka hampir sebagian besar dari artikel-artikel “klasik” tersebut, saya agak kenal isinya dan juga sangat menyukainya. Sehingga timbul rasa keinginan saya untuk membeli rangkuman artikel-artikel klasik, yang telah disusun menjadi sebuah buku (majalah) oleh HBR.

Tapi sewaktu melihat harga buku, yang ternyata Rp 275.000, maka timbul rasa “sayang uang”, untuk membelinya. Namun karena bagusnya tulisan-tulisan klasik tersebut, maka di hari-hari libur ini, saya mencoba mencari kesepuluh artikel tersebut di internet.

Sebagai sebuah hadiah tahun baru dari saya, bersama ini saya tuliskan “download links” kesepuluh artikel “klasik dan abadi” karya HBR, yang menurut saya sangat baik bila disempatkan untuk dibaca oleh para sahabat. Saya yakin artikel-artikel tersebut, telah membuat banyak perusahaan-perusahaan di seluruh dunia menjadi lebih baik. Saya juga mencoba memberikan ulasan sedikit tentang artikel-artikel tersebut dengan iringan doa semoga bermanfaat, khususnya bagi kalangan yang ingin mengembangkan dirinya, perusahaannya maupun institusi tempat ia bekerja.

Berikut “10 must reads” dari HBR, yang saya susun berdasarkan kronologi tahun terbitnya dengan lokasi untuk men-download-nya :

1.Marketing Myopia,by Theodore Levitt yang ditulis pada bulan Oktober 1975. Download disini.

Artikel bersejarah ini memperkenalkan konsep perubahan yang mendasar, supaya kita jangan terlalu fokus pada “penjualan produk” tetapi justru “melayani keinginan customer”. Selama bermitra dan bersaing, saya sering melihat banyak perusahaan di Indonesia, yang hampir seluruh jajaran organisasinya, hanya terpaku pada produksi dan penjualan produk. Mereka tidak pernah berusaha mencari tahu, apa keinginan dari para pelanggan (customer) mereka.

2. The Core Competence of the Corporation, by C.K. Prahalad and Gary Hamel yang ditulis pada bulan Mei 1990. Download disini.

Inilah tulisan pertama yang membahas tentang “core competence”. Apa definisinya dan bagaimana menerapkannya agar sebuah perusahaan bisa tumbuh dengan mengandalkan core competence-nya. Diperkenalkan juga tentang perbedaan dari istilah core competence, core products dan end products. Great article.

3.What Is Strategy? by Michael E. Porter yang ditulis pada bulan November 1996. Download disini

Sewaktu pertama kali membaca artikel ini, saya sempat tertarik pada caption, “Hampir sebagian besar perusahaan Jepang, jarang yang mempunyai strategi”. Tulisan ini bila semakin dibaca, akan semakin merubah pemikiran kita tentang perlunya strategi dan bukan hanya fokus pada operational effectiveness saja.

4. Putting the Balanced Scorecard to Work,by Robert S. Kaplan and David P. Norton ditulis pada bulan Februari 1996. Download disini.

Siapa yang tidak mengenal 4 (empat) perspective financial, customer, business process, learning and growth, yang diperkenalkan oleh kedua penulis legendaris ini. Keempat perspective ini kemudian menjadi mantra bagi banyak perusahaan di dunia, untuk melakukan pengembangan perusahaan secara berimbang (balanced).

5. What Makes a Leader?“by Daniel Goleman yang ditulis pada tahun 1998. Download disini.

Daniel Goleman adalah seseorang yang memperkenalkan kita pada kata “Emotional inteligence“. Saya sangat terkesan dengan cara Daniel mengulas tentang peran motivasi pada diri seseorang. Inilah salah satu artikel terbaik untuk pengembangan diri dan tentunya juga bisa dipakai untuk mengevaluasi anak buah anda.

6.Managing Oneself,” by Peter F. Drucker ditulis pada tahun 1999. Download disini

Semakin kita berumur, seharusnya kita semakin mudah untuk menjawab 5 (lima) pertanyaan dari Peter Drucker, seorang management guru. “What are my strengths ?’, “How do I perform?”, “What are my values ?”, “Where do I belong ?”, “What can I contribute ?”. Sebuah tulisan klasik yang mengingatkan kita untuk “me-manage” diri kita sendiri.

7. Competing on Analytics by Thomas H Davenport ditulis pada bulan April 2000. Download disini

Sebuah konsep untuk merubah IT dari hanya sebagai alat pendukung, menjadi sebuah senjata persaingan yang ampuh. Banyak sekali contoh-contoh yang diulas pada artikel ini, yang pasti akan merubah cara pengelolaan perusahaan anda, bila anda telah selesai membacanya.

8.Meeting the Challenge of Disruptive Change,” by Clayton M. Christensen and Michael Overdorf ditulis pada bulan Januari 2006 . Download disini

Kenapa ada sebagian perusahaan yang tampaknya mampu berinovasi terus menerus, namun banyak juga perusahaan yang mempunyai dana serta sumber daya yang cukup, tetapi gagal ber-inovasi. Artikel ini mengulas cara menyusun team dalam sebuah organisasi untuk melakukan inovasi. Simple guidelines.

9. “Innovation: The Classic Traps,” by Rosabeth Moss Kanter yang ditulis pada November 2006. Download disini

Strategi Inovasi terkadang datang dan pergi dalam sebuah perusahaan. Rosabeth Moss Kanter mencoba menyelidiki kenapa banyak inisiatif-inisiatif gagal dalam perusahaan. Ia kemudian menjadi salah seorang pembicara terkenal dalam bidang kegagalan inovasi. Seminarnya sangat mahal untuk mengikutinya.

10. Leading Change: Why Transformation Efforts Fail,” by John P. Kotter yang ditulis pada Januari 2007. Download disini.

John Kotter menyederhanakan 8 (delapan) tahapan transformasi dan beberapa contoh-contoh yang bisa menyebabkan transformasi gagal pada setiap tahapan.

Itulah hadiah tahun baru dari saya. Selamat membaca dan juga selamat mencobanya (bila belum) di tahun 2010. Percayalah bila diterapkan dengan baik, maka kinerja anda, ataupun perusahaan anda, ataupun institusi tempat anda bekerja akan menjadi lebih baik di tahun 2010. 

Sumber : http://www.triharyo.com/

Iklan