Penulis : Andrew Smith.
Penerbit : Prestasi Pustakaraya.
Cetakan : 1 (Pertama), 2007.
Tebal : 155 Halaman.

Didalam buku yang ditulis oleh Andrew Smith ini dia telah mengemukakan beberapa hal penting, diantaranya adalah:

Apa yang dimaksud dengan pemberdayaan dan bagaimana hal tersebut memberikan keuntungan terhadap organisasi dan individu.

Pemberdayaan orang artinya mendorong mereka untuk lebih melibatkan diri dalam keputusan dan aktifitas yang mempengaruhi kerja mereka. Memberikan mereka kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka bisa memunculkan ide-ide yang brilian dan mempraktekkan ide tersebut dengan berbekal skill yang mereka miliki.

Konsep Pemberdayaan

  • Mendorong orang untuk memainkan peranan yang lebih aktif dalam pekerjaan mereka
  • Dengan jalan melibatkan mereka dalam mengambil tanggung-jawab untuk mengembangkan cara-cara dalam mengerjakan sesuatu.
  • Memungkinkan mereka untuk membuat keputusan-keputusan yang lebih banyak dan lebih besar tanpa campur tangan seseorang yang lebih senior.

Dalam sebuah organisasi, anda mungkin memiliki beberapa kelompok atau individu-individu yang telah diberdayakan. Bagi sebagian orang beranggapan bahwa pembedayaan membuka jalan hidup baru. Orang-orang dan tim-tim tersebut adalah yang mau menerima sebuah tanggung-jawab yang berangkat di luar pekerjaan mereka yang dilakukan dalam waktu dekat dan menyumbangkan hal tersebut demi keberhasilan organisasi yang lebih baik secara keseluruhan. Mereka aktif dalam menyelesaikan permasalahan dan mudah melakukan kerjasama dengan individu atau kelompok lain. Sebelum anda memberdayakan orang lain, maka anda harus memberdayakan diri anda terlebih dulu.

Pemberdayaan bukanlah suatu hal yang sekedar main-main, akan tetapi dibutuhkan konsistensi. Hal ini sangat penting untuk segera dilakukan karena merupakan dasar pengembangan-pengembangan bisnis saat ini. Poin pentingnya adalah ketika pemberdayan terjadi di tempat kerja, maka keuntungannya:

  • Untuk organisasi, karena bakat individual adalah suatu manfaat yang maksimal.
  • Untuk departemen atau tim, karena hal tersebut menjadikan departemen atau tim lebih antusias,aktif dan berhasil.
  • Untuk setiap individu, karena hal tersebut akan memperlunak pemikiran mereka sebelumnya mengenai apa yang mereka capai.

Untuk memberdayakan orang lain, para menejer harus percaya pada kemampuan dan komitmen karyawannya. Untuk berkomitmen pada diri mereka dan menumbuhkan rasa memiliki atas tujuan-tujuan organisasi, para karyawan juga harus mempercayai dan menghormati para menejernya. Sebelum hal tersebut terjadi, para menejer harus mempercayai bahwasanya pemberdayaan memberikan keuntungan dan kemungkinan.

Tipe budaya dimana pemberdayaan akan tumbuh subur.

Pembahasan mengenai lingkungan dimana anda membutuhkan karyawan yang diberdayakan, dengan menekankan pada konstribusi yang bisa anda buat dengan jalan mempengaruhi budaya yang ada, dengan jalan menciptakan hubungan yang sesuai dan membangun hubungan yang terberdayakan.

Pada tahun-tahun ini orang mulai menyadari bahwasanya organisasi-organisasi juga memiliki budaya-budaya mereka sendiri. Bisnis memiliki cara-cara yang berbeda ketika mereka mengerjakan sesuatu, perbedaan tipe personalitas yang cenderung melakukan sesuatu yang baik, bermacam-macam hubungan yang berbeda yang didukung. Budaya-budaya organisasional dibentuk oleh tipe pekerjaan yang dilakukan orang, apa yang sudah terjadi pada masa lalu dan oleh bermacam-macam orang yang bekerja di sana. Divisi-divisi, bagian-bagian atau tim-tim juga cenderung memiliki pola keunikan mereka tersendiri. Budaya local tersebut baik yang mempengaruhi atau yang dipengaruhi oleh budaya organisasi yang lebih besar.

  • Nilai-nilai dan budaya organisasi tersebut mempengaruhi bagaimana orang lain bertingkah laku.
  • Bagaimana orang bertingkah laku mempengaruhi kebudayaan tersebut

Wujud hubungan-hubungan pemberdayaan.

Untuk mengembangkan hubungan kerja yang efektif anda harus:

1.Menghargai mereka

2.Tunjukkan sikap Empati

3.Bersikap Tulus

Hubungan kerja yang baik akan memberdayakan orang lain karena hal tersebut:

  • Mendorong komunikasi yang reguler dan terbuka
  • Memastikan bahwa gagasan siapapun akan didengarkan dan dipertimbangkan
  • Menyadari akan kekurangan keahlian orang lain, namun memberikan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menutupi kelemahan tersebut.

Hubungan kerja yang buruk akan mengganggu pemberdayaan karena hal tersebut menyebabkan:

  • Keengganan dalam memberikan informasi mengenai perkembangan dan kemajuan yang dicapai kepada orang lain.
  • Permusuhan dan ketidak percayaan masing-masing individu yang bisa menyebabkan terrsingkirnya orang yang tepat dari kerja sama.
  • Kesulitan dalam membuat keputusan-keputusan karena konflik yang tidak terslesaikan.
  • Frustasi dan kehilangan moralitas.

Bagaimana cara anda memberdayakan orang dengan berkomunikasi secara sederhana dengan mereka.

Untuk memberdayakan orang lain maka anda harus berkomunikasi seakan-akan anda tidak pernah berkomunikasi sebelumnya yang artinya anda bertanya dan mendengarkan untuk mendapatkan informasi yang berguna bagi anda. Orang lain tidak bisa diberdayakan kecuali mereka mengetahui seperti apa mereka inginkan untuk ikut terlibat.

Menyediakan informasi yang berkualitas kepada orang lain adalah salah satu kunci untuk membantu mereka mengembangkan kebebasannya. Seringkali atas informasi yang anda berikan akan membantu orang lain dalam membuat keputusan-keputusan.

Bagaimanapun bagusnya informasi yang anda miliki, namun hal tersebut akan tidak berguna sama sekali jika anda tidak menyampaikannya dengan cara yang efektif.

Meskipun sudah tersedianya memo, laporan-laporan, catatan, surat, presentasi dan briefing ‘manajemen’ semua tersebut berada dalam jaringan kerja atau network komunikasi organisasi, bentuk sistem-sistem ini hanyalah separuh dari proses penting ini. Organisasi saat ini telah memperkenalkan sejumlah perlengkapan untuk memastikan bahwasanya komunikasi tetap dengan proses dua arah.

Mendengarkan bukan berarti hanya mendengarkan kata-kat atau kalimat-kalimat saja, akan tetapi berusaha untuk memahami apa yang sedang dikatakan orang lain kepada anda. Dari semua skill yang anda gunakan dalam berkomunikasi, skill mendengarkan mungkin yang paling penting dari semuanya. Sayangnya sebagian besar kita bukanlah seorang pendengar yang alamiah; kita memahami outputnya lebih mudah dari pada inputnya. Tanda-tanda seorang pendengar yang buruk adalah ingin langsung pada konklusinya, suka menginterupsi orang lain, hanya mengira-ngira dari kalimat yang diucapkan oleh lawan bicaranya. Suatu cara cmerlang untuk memastikan bahwasanya anda benar-benar mendengarkan lawan bicara anda adalah dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang efektif.

Mendengarkan jawaban pertanyaan-pertanyaan anda tidak boleh dengan hanya diam saja, akan tetapi anda harus benar-benar berkonsentrasi atas hal tersebut, jadi anda tidak hanya mendengarkan apa yang diucapkan oleh lawan bicara anda, akn tetapi mendengarkan bagaimana dia mengucapkannya. Dengan menunjukan bahwa benar-benar memperhatikan dengan menampakan bahasa tubuh yang positif maka lawan bicara anda akan merasa dihargai.

Pertemuan adalah alat yang penting untuk menginformasikan dan memberdayakan orang lain. Sayangnya kalau itu juga bisa membuang-buang waktu dan akn menggagalkan semua perhatian kita, kecuali jika hal tersebut dipertimbangkan dan direncanakan dahulu.

Briefing hampir sama seperti rapat-rapat bisa, hanya saja briefing cenderung terfokus pada berbagi informasi dari pada penyelesaian permasalahan dan membuat keputusan-keputusan. Briefing yang dilakukan seharusnya tidak hanya sekedar memberiakan informasi. Akan tetapi hal tersebut merupaka sebuah kesempatan yang sangat baik untuk melibatkan orang lain , berbagi tanggung-jawab dan meningkatkan antusias dan komitmen mereka.

Menjalani pekerjaan merupakan sebuah alat yang sangat kuat dalam melakukan komunikasi informal dengan para tenaga kerja dan untuk membuat semua orang merasa menjadi bagian dari bisnis yang lebih luas. Ini sangat penting untuk anda lakukan dalam kegiatan rutin anda, khususnya ketika anda menemukan pendekatan personal yang sulit.

Peranan pengembangan dalam memberdayakan orang.

Orang perlu dikembangkan jika mereka mampu menerima tugas-tugas dan tanggung jawab yang baru. Namun, pengembangan yang anda lakukan harus sesuai, fleksibel dan disampaikan pada saat yang tepat. Seseorang tidak akan berkembang dengan sukses jika anda mengirimnya pada kursus belajar yang tidak ada relevansinya terhadap pekerjaan mereka dalam waktu dekat.

Metode pengembangan yang paling kita kenal adalah metode program pelatihan, biasanya jauh dari masalah pekerjaan. Umumnya, orang akan lebih terberdayakan oleh pengembangan yang terjadi ‘dalam pekerjaan’ divbanding yang mereka dapatkan dalam kursus. Salah satu jalan yang paling efisien agar anggota tim anda benar-benar berhasil adalah dengan jalan melakukan pembinaan.

Pentingnya pengembangan diri anda pribadi.

Sebagai seorang menejer yang terus mencari jalan untuk memberdayakan orang lain, sangatlah vital bagi anda untuk mengatasi segala perlawanan sehingga membuat pengembangan personal professional anda sebagai prioritas. Anda tentu saja tidak bisa mengajar orang lain kecuali anda belajar pada diri anda sebelumnya.

Anda harus memberikan motivasi kepada orang-orang yang bekerja pada anda untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dari kesempatan-kesempatan pengembangan yang terjadi secara alamiah di tempat kerja mereka. Pada saat yang bersamaan anda juga bisa melatih diri anda sendiri untuk belajar dari pengalaman-pengalaman yang baik dan buruk yang terjadi setiap hari selama anda memimpin.

Seorang pengembang diri professional cenderung menggunakan beberapa poin yang ada di bawah ini untuk membuat pengembangan mereka kurang istimewa.

  • Menggunakan seorang mentor
  • Sebuah network pendukung
  • Menyusun sebuah portfolio pengembangan
  • Terus belajar denga sistem Learning log

Bagaimana cara mendapatkan komitmen orang.

Anda tidak bisa memberdayakan orang lain kecuali mereka ingin terberdayakan dan mereka tidak akan memberiakan yang terbaik kecuali mereka termotivasi untuk melakukannya. Dalam bab ini dibahas mengenai bagaimana mendapatkan komitmen orang lain dan menjelajahi cara-cara di mana anda bisa memproduksi banyak pemenang. Diantaranya adalah:

  • Mendorong orang lain untuk lebih berkomitmen
  • Membuang sistem memberi hadiah dan menghukum
  • Hal yang menggerakan orang lain untuk melakukan sesuatu
  • Motivasi melalui penghargaan
  • Penguatan yang positif
  • Memberikan timbal balik
  • Timbal balik yang positif
  • Timbal balik yang negative
  • Pengakuan
  • Belajar mencintai konflik

Beberapa hal praktis yang bisa anda lakukan untuk memberdayakan orang.

Ada beberapa ide-ide praktis yang bisa anda praktekkan saat ini juga. Dimulai dari sebuah disskusi cara-cara yang yang bisa mempengaruhi orang-orang yang ada di organisasi anda sehingga mereka akan mendukung anda dalam melaksanakan aktivitas pemberdayaan. Dan kemudian diakhiri dengan rencana tindakan yang akan membantu anda menjadikan pemberdayaan sebagai sebuah jalan hidup.

Hal-hal yang perlu anda lakukan adalah:

  • Mempengaruhi : Ketika pengaruh anda dibutuhkan
  • Memilih strategi yang jitu Strategi menekan dan Strategi menarik
  • Meletakkan jari kaki di atas air
  • Mengembangkan tim kerja
  • Melibatkan orang lain dalam membuat keputusan : Analisa yang logis dan Proses-proses yang kreatif
  • Quality circles
  • Pemberdayaan sebagai jalan hidup
  • Melibatkan orang lain dalam evaluasi

Membaca buku ini hanya merupakan satu langkah dalam memberdayakan orang lain, sekarang sangat penting untuk menata tujuan-tujuan anda, membuat perencanaan, menentukan pendukung anda dan bertindak.

Namun demikian seberapa banyak semangat anda untuk menjadi seorang menejer pemberdayaan, jangan lupa kalau anda akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berhasil jika anda mendapatkan dukungan menejer yang lain dan organisasi secara menyeluruh. Berhati-hatilah dalam melibatkan orang-orang kunci sejak dini bangun akan kemampuan yang berpengaruh yang anda miliki untuk mendapatkan komitmen dan dukungan mereka.