Archive for April, 2012

“Siapa Bilang Jadi Karyawan Nggak Bisa Kaya?”


 5 Kiat Praktis Mengelola Gaji agar Bisa KaYA,  Safir Senduk, PT Elex Media Komputindo

Karyawan memang memiliki keterbatasan dalam hal penghasilan. Namun, untuk menjadi kaya seorang karyawan tidak perlu harus menunggu sampai punya penghasilan besar. Seorang karyawan tetap bisa kaya berapa pun penghasilannya karena mempunyai kemampuan mengumpulkan kekayaan tidak dilihat dari berapa besarnya penghasilan, tapi dari bagaimana mengelola penghasilan itu.

Rahasia menjadi karyawan yang kaya adalah dengan memaksimalkan penghasilan yang didapatkan, diputar sedemikian rupa sehingga nantinya bisa menjadi aset. Aset di sini maksudnya tentu saja aset yang kelak nantinya bisa memberikan penghasilan pasif, yaitu penghasilan yang bisa didapatkan walaupun diam dan tidak lagi bekerja.

Kiat no.1

Beli dan miliki sebanyak mungkin harta produktif

Harta produktif adalah harta yang bisa memberikan penghasilan. Ada 4 kelompok yang tergolong ke dalam harta produktif, yaitu :

  1. Produk investasi, yaitu salah satu jenis harta yang bisa memberikan penghasilan, baik penghasilan rutin maupun penghasilan yang hanya sesekali atau bahkan sekali saja memberikan keuntungan. Contoh : deposito dan emas.
  2. Bisnis, dengan menyisihkan sebagian gaji setiap bulan untuk dijadikan modal bisnis. Bisnis jasa tidak begitu membutuhkan modal besar, yang menjadi permasalahan adalah waktu memulai bisnis. Seseorang tidak akan pernah tahu bagaimana sebuah bisa bisa berjalan kecuali dengan memulainya.
  3. Harta yang disewakan, yaitu sebuah harta konsumtif bila kita menyewakannya bisa mendapatkan penghasilan dari harta tersebut. Contoh : sepeda motor yang bisa disewakan harian, mingguan atau bulanan untuk diojek.
  4. Barang ciptaan, yaitu salah satu harta produktif yang bisa dibuat sendiri. Contoh : menulis buku untuk diproduksi secara massal, menjualnya dan mendapatkan royalty dari penjualan buku tersebut.

Kiat no.2

Atur pengeluaran Anda

Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam mengatur pengeluaran, yaitu :

  1. Bedakan kebutuhan dan keinginan, kebutuhan adalah sesuatu yang harus dilakukan karena memang ‘”dibutuhkan” sedangkan keinginan lebih kearah tindakan menginginkan sesuatu walaupun tidak membutuhkannya.
  2. Pilihlah prioritas terlebih dahulu. Prioritaskan untuk pembayaran utang, lalu premi asuransi, kemudian biaya hidup.
  3. Ketahui cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran.

Kiat no.3

Hati-hati dengan utanG

Perbedaan nabung dengan ngutang, menabung berarti bersusah-susah dahulu, bersantai-santai kemudian, artinya bekerja keras di depan setelah itu merasakan nikmatnya di belakang. Kalau ngutang berarti berarti bersantai-santai dahulu, barumerasakn susahnya dibelakang.Seseorang baru boleh berutang jika memenuhi kriteria berikut ini :

  1. Ketika utang itu digunakan untuk sesuatu yang produktif, misalnya untuk modal bisnis.
  2. Ketika utang itu akan dibelikan barang yang nilainya  hampir pasti akan naik, misalnya Kredit Pembelian Rumah.
  3. Ketika tidak punya cukup uangtunai untuk membeli barang-barang yang benar-benar dibutuhkan, walaupun nilai barang itu menurun.

Ada beberapa tip bila ingin membeli sesuatu dengan cara berutang :

  1. Pilih dengan siapa Anda berutang
  2. Ambil cicilan utang yang sesuai dengan penghasilan
  3. Perhatikan prosedur pembayaran utang

Kiat no.4

Sisihkan untuk pos-pos pengeluaran di masa yang akan dating

Ada 5 pos pengeluaran yang paling sering dibutuhkan, antara lain :

  1. Pendidikan anak
  2. Pensiun
  3. Properti dan Kepemilikan lain
  4. Bisnis
  5. Liburan dan perjalanan ibadah

Cara melakukan penyisihan pos-pos pengeluaran antara lain :

  1. Tulis pos pengeluaran yang pelu dipersiapkan untuk masa yang akan datang.
  2. Tulis alternative yang akan ditempuh agar bisa mempersiapkan dana untuk masing-masing pos pengeluaran.
  3. Sisihkan gaji dan bonus-bonus mulai dari sekarang.

Kiat no.5

Miliki proteksi

Proteksi adalah perlindungan keuangan bila terjadi satu risiko pada diri maupun keluarga. Ada 3 proteksi untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko-risiko, yaitu:

  1. Miliki asuransi, baik asuransi jiwa, asuransi kesehatan maupun asuransi kerugian.
  2. Miliki dana cadangan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran selama belum mendapatkan pekerjaan.
  3. Miliki sumber penghasilan di luar gaji yang kalau bisa didapat secara terus menerus sebagai proteksi jangka panjang dari gaji yang sewaktu-waktu bisa saja terancam berhenti.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

MODUL 3 # FUNGSI ORGANIZING DALAM MANAJEMEN (PERTEMUAN 4)


A. DEFINISI

Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon – alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah unt tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen.[1] Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisa organisasi (organization analysis).

Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda.[1] Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan) , sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi  serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarkat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran

Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus.Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup.Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

“Inti organisasi belajar adalah kemampuan organisasi untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi”
(Nancy Dixon, 1994)

“Organisasi di mana orang-orangnya secara terus-menerus mengembangkan kapasitasnya guna menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, di mana pola-pola berpikir baru dan berkembang dipupuk, di mana aspirasi kelompok diberi kebebasan, dan di mana orang-orang secara terus-menerus belajar mempelajari (learning to learn) sesuatu secara bersama” (Peter Senge, 1990)

”Organisasi belajar adalah organisasi yang mampu melaksanakan proses transformasi pengetahuan secara siklikal-berkelanjutan, dari pengetahuan pekerja sebagai hasil belajar mandiri menjadi pengetahuan organisasi sebagai hasil belajar organisasional, untuk menumbuh kembangkan modal organisasi”. (diana siregar, ITB)

Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan “organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.”

Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakan “organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.”
Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakan “organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

James D Mooney berpendapat bahwa “Organization is the form of every human, association for the assignment of common purpose” atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama.

Chester L Bernard (1938) mengatakan bahwa “Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih ( Define organization as a system of cooperative of two or more persons) yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama.

Paul Preston dan Thomas Zimmerer mengatakan bahwa “Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.” (Organization is a collection people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives).

Sebuah kesatuan yang terdiri dari sekelompok orang yang bertindak secara bersama-sama dalam rangka mencapai tujuan bersama (Burky dan Perry, 1998).

Menurut Dimock, organisasi adalah : “Organization is the systematic bringing together of interdependent part to form a unified whole through which authority, coordination and control may be exercised to achive a given purpose” (organisasi adalah perpaduan secara sistematis daripada bagian-bagian yang saling ketergantungan/berkaitan untuk membentuk suatu kesatuan yang bulat melalui kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditentukan).

Dalam arti badan, organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu, dalam arti bagan, organisasi adalah gambaran skematis tentang hubungan kerjasama antara orang-orang yang terdapat dalam suatu badan untuk mencapai suatu tujuan dan dalam arti dinamis, organisasi adalah suatu proses penetapan dan pembaian pekerjaan, pembatasan tugas dan tanggungjawab serta penetapan hbungan antara unsur-unsur organisasi sehingga memungkinkan orang bekerjasama secara efektif untuk mencapai tujuan (M. Fuad, 2001:102)

Istilah organisasi yang didefinisikan secara statis diartikan sebagai suatu gambaran secara skematis tentang bagian-bagian tugas dan tanggungjawab dan hbungan bagian yang terdapat dalam sesautu badan atau suatu lembaga sedangkan secara dinamis diartikan sebagai suatu proses penetapan dan pembagian pekerjaan yang akan dialkukan, pembatasan tugas-tugas atau tangungjawab serta wewenang dan penetapan hbungan antara unsure organisasi sehingga memungkinkan orang-orang dapat bekerja bersama-sama sefektif mungkin untuk pencapaian tujuan. (Manulang, 1971:49)

Organisasi sebagai wadah berkumpulnya sekelompok orang yang memiliki tujuan bersama, kemudian mengorganisasikan diri dengan bekerja bersama-sama untuk merealisasikan tujuannya (B.S. Wibowo, 202:315)

Organisasi diartikan sebagai a consciously coordinated social entity, with a relatively identifiable boundary that functions on a relatively continuous basis to achive a common goal or set of goals (stphen P. Robbins, 1990:4)

Organization are relatively permanent social entities characterized by goal-oriented behavior, specialization and structure (Warren B. brown, 1980:2)

Pengorganisasian diartikan sebagai suatu tindakan mengusahakan hubungan kelakukan yang efektif antara orang-orang, hingga mereka dapat bekerjasama secara efisien dan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam hal melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam kondisi lingkungan tertentu guna mencapai tujuan atau sasaran tertentu.(George R.Terry, 2006:233)

Menurut Kochler, organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu.

Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya.

Menurut W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur.

Definisi Organisasi Perusahaan (Kast & Rosenzweig) :
1. Suatu subsistem dari lingkungannya yang lebih luas.
2. Terdiri dari orang-orang yang berorientasi pada tujuan.
3. Suatu subsistem teknik, yaitu orang-orang yang menggunakan pengetahuan, teknik, peralatan & fasilitas.
4. Suatu subsistem struktural, yaitu orang-orang yang bekerja bersama dalam berbagai kegiatan yang terpadu.
5. Suatu subsistem psikososial, yaitu orang-orang yang terlibat dalam hubungan sosial
6. Suatu subsistem manajerial yang merencanakan & mengendalikan semua usaha.

Organisasi Belajar adalah organisasi dimana sekumpulan orang secara berkelanjutan mengembangkan kapasitas mereka untuk membuat hasil yang benar-benar mereka inginkan, dimana pola pikir yang baru dan telah diperluas kemudian dipelihara, dimana aspirasi kolektif dibebaskan, dan dimana semua orang secara berkelanjutan belajar untuk melihat secara keseluruhan bersama-sama (Peter Senge).

Definisi Organisasi Perusahaan (Kast & Rosenzweig) :
1. Suatu subsistem dari lingkungannya yang lebih luas.
2. Terdiri dari orang-orang yang berorientasi pada tujuan.
3. Suatu subsistem teknik, yaitu orang-orang yang menggunakan pengetahuan, teknik, peralatan & fasilitas.
4. Suatu subsistem struktural, yaitu orang-orang yang bekerja bersama dalam berbagai kegiatan yang terpadu.
5. Suatu subsistem psikososial, yaitu orang-orang yang terlibat dalam hubungan sosial
6. Suatu subsistem manajerial yang merencanakan & mengendalikan semua usaha.

Organisasi adalah seluruh orang-orang yang melaksanakan fungsi-fungsi yang berbeda tetapi saling berhubungan dengan yang dikoordinasikan agar sebuah tugas dapat diselesaikan.

Dengan demikian diantara ketiga macam pandangan tentang pengertian organisasi, pandangan yang tepat adalah yang menganggap organisasi sebagai suatu sistem kerjasama, sistem hubungan, sistem sosial. Guna memudahkan penangkapan pengertian, dapatlah kiranya disusun suatu definisi organisasi secara sederhana dan dapat diterapkan dalam praktek sebagai berikut :

 organisasi

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengorganisasian.

Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

Struktur Organisasi

Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

B. PRINSIP ORGANISASI

  1. Principle of objective, Tiap organisasi harus mempunyai tujuan yang tertentu dan jelas
  2. The principle of functional organization, Suatu organisasi harus didirikan diatas fungsi-fungsi utama yang diperlukan untuk mencapai tujuan efisien
  3. The principle of balance, Berbagai bagian dari organisasi harus mempunyai kebutuhan yang berimbang sesuai dengan fungsi bagian tersebut dalam mencapai tujuan organisasi
  4. The principle of specialization, Organisasi harus dibagi sehingga aktiftas seseorang anggota organisasi sedapat mungkin dibatasi pada pelaksanaan satu fungsi saja.
  5. The principle of continuity, Organisasi harus mengambarkan jenjang kenaikan tingkat dalam strukturnya agar suplai kemampuan manajerial yang sangat diperlukan untuk menjamin kelangsungan hidupnya dapat terlaksana secara berkeinambungan
  6. The principle of flexibility, Organisasi dan rencana kerjanya harus lentur untuk menghadapi keadaan usaha yang terus menerus berubaha, persaingan, pengaruh luas, perluasan.
  7. The principle of simplicity, Rencana organisasi harus sederhana sedemikian rupa agar dapat mencpai tujuan organisasi dengan efektif dan efisien
  8. The principle of unity of command, Setiap organisasi memerlukan seorang pemimpin tunggal dan setiap bawahan harus mempunyai haya seorang atasan
  9. The principle of span of control, Kemapuan seseorang untuk mengendalikan bawahan dengan efektif dan efisien, karena itu perlu ada jumlah bawahan seseorang
  10. The principle supervisory channels, Suatu organisasi harus diperlengkapi dengan garis kepengawsan secara tegas dari pucuk pimpinan sampai kepada para pelaksana
  11. The principle of communication, Oprganisai harus memungkinkan hubungan yang baik untuk pelaksnaan tiap tugas
  12. The principle of coordination, Organisasi harus memungkinkan koordinasi yang baik dari tiap fungsi agar dicapai efisiensi uyang maksimal
  13. The principle of effectiveness, Organisasi harus memungkinkan efisiensi yang maksimum disertai dengan minimum usaha dan pengeluaran-pengeluaran lainnya dalam mencapai tujuannya

C. STRUKTUR ORGANISASI

Struktur organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara formal.
Ada enam elemen kunci yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika hendak mendesain struktur, antara lain:[1]

  • Spesialisasi pekerjaan. Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.
  • Departementalisasi. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan pelanggan.
  • Rantai komando. Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.
  • Rentang kendali. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif.
  • Sentralisasi dan Desentralisasi. Sentralisasi mengacu pada sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi.
  • Formalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan.

Desain organisasi
Struktur sederhana
Struktur sederhana adalah sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah, rentang kendali yang luas, wewenang yang terpusat pada seseorang saja, dan sedikit formalisasi.[1] Struktur sederhana paling banyak dipraktikkan dalam usaha-usaha kecil di mana manajer dan pemilik adalah orang yang satu dan sama.[1] Kekuatan dari struktur ini adalah kesederhanaannya yang terce== rmin dalam kecepatan, kefleksibelan, ketidakmahalan dalam pengelolaan, dan kejelasan akuntabilitas.[1] Satu kelemahan utamanya adalah struktur ini sulit untuk dijalankan di mana pun selain di organisasi kecil karena struktur sederhana menjadi tidak memadai tatkala sebuah organisasi berkembang karena formalisasinya yang rendah dan sentralisasinya yang tinggi cenderung menciptakan kelebihan beban (overload) di puncak.[1]

Birokrasi
Birokrasi adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai melalui spesialisasi, aturan dan ketentuan yang sangat formal, tugas-tugas yang dikelompokkan ke dalam berbagai departemen fungsional, wewenang terpusat, rentang kendali yang sempit, dan pengambilan keputusan yang mengikuti rantai komando.[1]
Kekuatan utama birokrasi ada kemampuannya menjalankan kegiatan-kegiatan yang terstandar secara sangat efisien, sedangkan kelemahannya adalah dengan spesialisasi yang diciptakan bisa menimbulkan konflik-konflik subunit, karena tujuan-tujuan unit fungsional dapat mengalahkan tujuan keseluruhan organisasi.[1] Kelemahan besar lainnnya adalah ketika ada kasus yang tidak sesuai sedikit saja dengan aturan, tidak ada ruang untuk modifikasi karena birokrasi hanya efisien sepanjang karyawan menghadapi masalah yang sebelumnya telah mereka hadapi dan sudah ada aturan keputusan terprogram yang mapan.[1

 Struktur matriks
Struktur matriks adalah sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk.[1] Struktur matriks dapat ditemukan di agen-agen periklanan, perusahaan pesawat terbang, laboratorium penelitian dan pengembangan, perusahaan konstruksi, rumah sakit, lembaga-lembaga pemerintah, universitas, perusahaan konsultan manajemen, dan perusahaan hiburan.[2]
Pada hakikatnya, struktur matriks menggabungkan dua bentuk departementalisasi: fungsional dan produk[1] Kekuatan departementalisasi fungsional terletak, misalnya, pada penyatuan para spesialis, yang meminimalkan jumlah yang diperlukan sembari memungkinkan pengumpulan dan pembagian sumber daya khusus untuk keseluruhan produk.[1] Kelemahan terbesarnya adalah sulitnya mengoordinasi tugas para spesialis fungsional yang beragam agar kegiatan mereka rampung tepat waktu dan sesuai anggaran.[1] Departementalisasi produk, di lain pihak, memiliki keuntungan dan kerugian yang berlawanan.[1] Departementalisasi ini memudahkan koordinasi di antara para spesialis untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memenuhi target anggaran.[1] Lebih jauh, departementalisasi ini memberikan tanggung jawab yang jelas atas semua kegiatan yang terkait dengan sebuah produk, tetapi dengan duplikasi biaya dan kegiatan.[1] Matriks berupaya menarik kekuatan tersebut sembari menghindarkan kelemahan-kelemahan mereka.[1]
Karakteristik struktural paling nyata dari matriks adalah bahwa ia mematahkan konsep kesatuan komando sehingga karyawan dalam struktur matriks memiliki dua atasan –manajer departemen fungsional dan manajer produk.[1] Karena itulah matriks memiliki rantai komando ganda.[1]

Desain Struktur Organisasi Modern

Struktur tim
Struktur tim adalah pemanfaatan tim sebagai perangkat sentral untuk mengoordinasikan kegiatan-kegiatan kerja.[3] Karakteristik utama struktur tim adalah bahwa struktr ini meniadakan kendala-kendala departemental dan mendesentralisasi pengambilan keputusan ke tingkat tim kerja.[1] Struktur tim juga mendorong karyawan untuk menjadi generalis sekaligus spesialis.[4]

Organisasi virtual
Organisasi virtual adalah organisasi inti kecil yang menyubkontrakkan fungsi-fungsi utama bisnis secara detail.[5]

Organisasi Nirbatas
Organisasi nirbatas adalah sebuah organisasi yang berusaha menghapuskan rantai komando, memiliki rentang kendali tak terbatas, dan mengganti departemen dengan tim yang diberdayakan.[1]
Desain struktur organisasi formal.
Pada bab-bab sebelumnya telah dibahas berbagai alasan mengapa orang-orang membentuk dan bergabung dengan suatu organisasi. Yaitu alasannya adalah untuk mencapai tujuan –tujuan secara bersama.
Organisasi formal dapat diibaratkan sebagai sebuah “kendaraan”untuk mencapai tujuan secara bersama. Lebih jelasnya organisasi formal (menurut teori organisasi klasik) adalah sistem kegiatan yang terkoordinasi dari kelompok orang yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan dibawah kekuasaan dan kepemimpinan. Organisasi formal ini merupakan organisasi yang dengan sengaja direncanakan dan strukturnya secara tegas disusun.

Struktur organisasi formal disusun adalah untuk membantu pencapaian tujuan organisasi dengan lebih efektif. Organisasi format harus memiliki tujuan atau sasaran supaya tahu bagaimana menjalankan organisasi untuk mencapai tujuannya. Tanpa tujuan organisasi tidak mungkin membuat perencanaan, Dan bila organisasi tidak memiliki perencanaan maka tidak ada ketentuan tentang jalannya organisasi tersebut.
Struktur organisasi formal mempunyai dua muka yaitu:
 Model struktur (mempergunakan prinsip-prinsip teori organisasi).
 Dimensi-dimensi dasar struktur ( ini menentukan kegiatan –kegiatan dan hubungan –hubungan yang harus dilakukan dantingkat spesialisasi yang dapat di berikan).

Variabel strurktur organisasi formal
A). Strategi dan struktur organisasi
Dalam pemilihan suatu strategi dan struktur untuk mengimplementasikan para manajer harus mempertimbangkan pengaruh lingkungan eksternal terhadap organisasi.
Strategi akan mempengaruhi struktur suatu organisasi dengan penjelasan sebagai berikut :
a. Strategi menentukan kegiatan-kegiatan organisasional,yang merupakan basis pokok bagi desain organisasi.
b. Strategi mempengaruhi pemilihan teknologi dan orang – orang yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan – kegiatan tersebut.
c. Strategi menentukan lingkungan spesifik dimana organisasi akan dioperasikan.

 Desain struktur organisasi formal
Berikut ini akan di uraikan dan di analisa berbagai model struktural lebih baru yang telah di rancang dan diimplementasikan untuk menghadapi tantangan-tantangan kedepannya.
1. Organisasi Proyek
Bentuk organisasi proyek umumnya dipakai dalam industri ruang angkasa dan juga menjadi semakin luas dipergunakan dalam organisasi-organisasi bisnis,pemerintah dan militer lainnya.
Ada beberapa macam bentuk struktur proyek antara lain :
a. Organisasi proyek individual
Hanya terdiri dari manajer proyek,yang tidak mempunyai kegiatan-kegiatan atau personalia yang secara langsung melapor kepadanya.
b. Organisasi proyek staf
manajer proyek sudah mempunyai staf pendukung yang disediakan untuk setiap kegiatan-kegiatan proyek.
c. Organisasi proyek “intermix”
Didalamnya manajer proyek mempunyai personalia staf dan dipilih kepala-kepala fungsional utama yang melapor secara langsung kepadanya.
d. Organisasi proyek agregat
Manajer mempunyai semua personalia yang diperlukan untuk proyek staf dan lini fungsional yang melaporkan secara langsung kepadanya.peranan manajer proyek adalah mengatur waktu, kualitas, dan standar biaya proyek agar sesuai dengan rencana.

2. Organisasi Matriks
Organisasi matriks sangat terkenal dalam industri ruang angkasa dan organisasi-organisasi yang memerluhkan koordinasi karena banyaknya hubungan-hubungan yang terjadi atau yang memerlukan prestasi teknis tinggi,seperti perusahaan-perusahaan kontraktor,lembaga-lembaga konsultasi,serta penelitian dan pengembangan.
Bentuk Organisasi matriks ini akan sangat bermanfaat bila:
a. Kegiatan mempunyai waktu penyelesaian yang terbatas dan skedul waktu harus ditepati.
b. Pengendalian biaya merupakan faktor kritis
c. Banyak ketrampilan atau keahlian khusus yang membutuhkan koordinasi bagi penyelesaian proyek.
d. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan banyak yang baru dan belum dikenal para anggota tim proyek.

3. Organisasi Bentuk Bebas
Dengan konsep bentuk bebas ini tidak ada satu cara pengorganisasian, tetapi struktur dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan tertentu pada suatu waktu tertentu.
Ada 2 karakteristik umum tipe organisasi ini yaitu:
1. Organisasi bentuk bebas menggunakan secara ektensif sistem informasi yang dikomputerisasikan,terutama untuk mengevaluasi satuan-satuan kerja organisasional.
2. Organisasi bentuk bebas biasanya beranggotakan dan dikelola para manajer muda dan dinamis yang berani mengambil resiko yang telah diperhitungkan.

Model struktur organisasi
Ada dua model ekstrem dari desain organisasi.[1]

  • Model mekanistis, yaitu sebuah struktur yang dicirikan oleh departementalisasi yang luas, formalisasi yang tinggi, jaringan informasi yang terbatas, dan sentralisasi.[1]
  • Model organik, yaitu sebuah struktur yang rata, menggunakan tim lintas hierarki dan lintas fungsi, memiliki formalisasi yang rendah, memiliki jaringan informasi yang komprehensif, dan mengandalkan pengambilan keputusan secara partisipatif.[1]
  • Model Piramid,model ini di buat persis sebuah piramida.
  • Model Horizontal,Model ini dibuat dengan manarik garis lurus secara horizontal dengan pembagian funsional masing-masing bersama tugasnya masi-masing

Struktur organisasi merupakan perwujudan yang menunjukan hubungan diantara fungsi-fungsi dalam suatu organisasi serta wewenang dan tanggung jawab setiap anggota organisasi yang menjalankan masing-masing tugasnya.

Berikut ini tiga model struktur organisasi yang di kenal sebagai berikut:
1. Model tradisional
struktur tradisional dirancang terutama untuk lingkungan yang stabil dan perubahan-perubahan yang terjadi didalamnya dapat diperkirakan.
Organisasi seperti ini efesien atau tidaknya tergantung pada 2 faktor yaitu:
a. Jumlah energi organisasional total yang diperlukan untuk menjaga struktur dalam menghadapi,tekanan-tekanan internal dan eksternal
b. Derajat penggunaan kemampuan berbagai sumber daya oleh struktur yang mencakup kemampuan semua anggotanya.

2. Model hubungan manusiawi
Model ini lebih mengusulkan bermacam-macam penyesuaian,teknik-teknik dan perilaku-perilaku struktur “off line”.
1) Model hubungan manusiawi mempersilahkan para manajer untuk mempergunakan kemampuan kepemimpinannya untuk mengurangi friksi-friksi diantara orang-orang dan jabatan-jabatan mereka dalam organisasi,serta mengembangankan hubungan-hubungan kerja sama yang baik antar para anggota organisasiyang bertanggung jawab kepadanya.
2) Pendekatan hubungan manusiawi menyarankan manajer memanfaatkan organisasi informal dalam departemennya yang menunjukan bahwa ia member tanggapan kooperatif dan bukannya malah menentang.
3) Pendekatan hubungan manusiawi ditunjukkan dengan sejumlah teknik atau program yang biasanya di bawah yurisdiksi atau kewenangan departemen personalia,yang dirancang untuk melayani kebutuhan-kebutuhan seluruh anggota organisasi.
Intinya konsep hubungan manusiawi tidak berurusan langsung dengan struktur organisasi.struktur diterima sebagai sesuatu pemberian yang sudah tertentu suatu lingkungan dimana didalamnya tampak sikap dan perilaku antar pribadi.

3. Model sumber daya manusia
Konsep model sumber daya manusia ini mencoba memaksimumkan fleksibilitas baik di dalam maupun di antara posisi-posisi yang berinteraksi.
Hal ini mengharuskan anggota-anggota organisasi mempunyai:
A. Suatu tujuan tingkat operasional yang telah disetujuin bersama
B. Jalur yang memperoleh sumber informasi vertikal dan horizontal yang relevan.
C. Kemampuan untuk memberikan tanggapan terhadap informasi dengan keputusan dan perilaku yang mengarahkan pencapaian tujuan dengan efesien.

Faktor penentu struktur organisasi
Sebagian organisasi terstruktur pada garis yang lebih mekanistis sedangkan sebagian yang lain mengikuti karakteristik organik.[1] Berikut adalah faktor-faktor utama yang diidentifikasi menjadi penyebab atau penentu struktur suatu organisasi:[6]

Strategi
Struktur organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasarannya.[6] Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi secara keseluruhan, logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat.[6] tepatnya, struktur harus mengikuti strategi.[6] Jika manajemen melakukan perubahan signifikan dalam strategi organisasinya, struktur pun perlu dimodifikasi untuk menampung dan mendukung perubahan ini.[6] Sebagian besar kerangka strategi dewasa ini terfokus pada tiga dimensi -inovasi, minimalisasi biaya, dan imitasi- dan pada desain struktur yang berfungsi dengan baik untuk masing-masing dimensi.[6]
Strategi inovasi adalah strategi yang menekankan diperkenalkannya produk dan jasa baru yang menjadi andalan.[6] Strategi minimalisasi biaya adalah strategi yang menekankan pengendalian biaya secara ketat, menghindari pengeluaran untuk inovasi dan pemasaran yang tidak perlu, dan pemotongan harga.[6] Strategi imitasi adalah strategi yang mencoba masuk ke produk-produk atau pasar-pasar baru hanya setelah viabilitas terbukti.[6]

Ukuran organisasi
Terdapat banyak bukti yang mendukung ide bahwa ukuran sebuah organisasi secara signifikan memengaruhi strukturnya.[6] Sebagai contoh, organisasi-organisasi besar yang mempekerjakan 2.000 orang atau lebih cenderung memiliki banyak spesialisasi, departementalisasi, tingkatan vertikal, serta aturan dan ketentuan daripada organisasi kecil.[6] Namun, hubungan itu tidak bersifat linier.[6] Alih-alih, ukuran memengaruhi struktur dengan kadar yang semakin menurun. Dampak ukuran menjadi kurang penting saat organisasi meluas.[6]

Teknologi
Istilah teknologi mengacu pada cara sebuah organisasi mengubah input menjadi output.[6] Setiap organisasi paling tidak memiliki satu teknologi untuk mengubah sumber daya finansial, SDM, dan sumber daya fisik menjadi produk atau jasa.[6]

Lingkungan
Lingkungan sebuah organisasi terbentuk dari lembaga-lembaga atau kekuatan-kekuatan di luar organisasi yang berpotensi memengaruhi kinerja organisasi.[6] Kekuatan-kekuatan ini biasanya meliputi pemasok, pelanggan, pesaing, badan peraturan pemerintah, kelompok-kelompok tekanan publik, dan sebagainya.[6]
Struktur organisasi dipengaruhi oleh lingkungannya karena lingkungan selalu berubah.[6] Beberapa organisasi menghadapi lingkungan yang relatif statis -tak banyak kekuatan di lingkungan mereka yang berubah.[6] Misalnya, tidak muncul pesaing baru, tidak ada terobosan teknologi baru oleh pesaing saat ini, atau tidak banyak aktivitas dari kelompok-kelompok tekanan publik yang mungkin memengaruhi organisasi.[6] Organisasi-organisasi lain menghadapi lingkungan yang sangat dinamis -peraturan pemerintah cepat berubah dan memengaruhi bisnis mereka, pesaing baru, kesulitan dalam mendapatkan bahan baku, preferensi pelanggan yang terus berubah terhadap produk, dan semacamnya. Secara signifikan, lingkungan yang statis memberi lebih sedikit ketidakpastian bagi para manajer dibanding lingkungan yang dinamis.[6] Karena ketidakpastian adalah sebuah ancaman bagi keefektifan sebuah organisasi, manajemen akan menocba meminimalkannya.[6] Salah satu cara untuk mengurangi ketidakpastian lingkungan adalah melalui penyesuaian struktur organisasi. [6]

  Berbagai fungsi yang melekat pada struktur organisasi
Kegiatan-kegiatan dan hubungan-hubungan serta fungsi-fungsi structural yang terjadi secara garis besar dapat di perinci sebagai berikut:

1. Wewenang
Wewenang adalah hak melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untukmelakukan sesuatu.

2. Kekuasaan
Kekuasaan adalah kemampuan untuk melakukan wewenang tersebut.

3. Tanggungjawab
Tanggungjawab adalah kewajiban untuk melakukan sesuatu.

4. Akuntabilitas
Adalah factor diluar individu dan perasaan pribadinya.

5. Komunikasi dalam organisasi
Komunikasi ini seperti pemberian perintah,permintaan akan suatu informasi,dan penerangan tentang keputusan manajemen sering mengalir dari atas ke bawah melalui struktur tingkatan organisasi.

6. Hubungan lini dan staf
Merupakan pendekatan yang berbeda untuk menentukan deskripsi wewenang dalam organisasi.
Wewenang lini adalah memberikan perintah-perintah atau melaksanakan kegiatan .
Wewenang staf adalah memberi bantuan dan nasehat,tetapi tidak memberikan perintah.

7. Rentang kendali
Adalah beberapa orang jumlah bawahan yang dapat di kendalikan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan.

8. Struktur flat dan tall
Flat (dasar), tall (tinggi) digunakan untuk menggambarkan pola menyeluruh rentang kendali dan tingkatan manajemen.

9. Sentralisasi dan desentralisasi.

10. Rantai wewenang kalar.
Ini bersangkutan dengan jumlah tingkatan dalam suatu organisasi dan secara otomatis pada kapan sajaseorang individu dijadikan bawahan pada seorang atasan.

11. Kesatuan perintah.
Kesatuan perintah terutama dimaksudkan untuk memudahkan koordinasi.

Departementasi
Ini bersangkutan dengan proses penentuan cara pengelompokan kegiatan-kegiatan organisasi.
Departementasi yang lebih khusus,secara ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Waktu
2. Pelayanan ( service )
3. Langganan
4. Peralatan
5. Urutan angka(digunakan untuk pelayanan telepon).

Ada tiga tipe Departementasi yaitu antara lain:

a). Departementasi fungsional
Pendekatan ini untuk pengelompokan kegiatan-kegiatan organisasi ini mungkin merupakan tipe departementasi yang paling umum dan luas digunakan dalam rancangan struktur organisasi.
Kebaikan utama departementasi fungsional yaitu berkaitan dengan aspek-aspek positif spesialisasi karena akan meningkatkan efesiensi dan memungkinkan pemanfaatan karyawan dan peralatan yang ekonomis.
Kekurangan departementasi fungsional yaitu :
1. Mempersulit koordinasi
2. Dapat menciptakan konflik antar fungsi
3. Kurangnya kontak antar fungsi yang mengakibatkan para anggota berpandangan lebih sempit dan kurang inovatif
4. Kurang tanggap terhadap perubahan lingkungan.

b). Departementasi wilayah
Organisasi beroperasi diwilayah-wilayah tersebar maka departementasi atas dasar wilayah akan diperlukan. Departementasi wilayah jika dihubungkan dengan tipe organisasi divisional memiliki kebaikan dan kelemahan antara lain:

Kebaikan:
1. Pengambilan keputusan lebih cepat dan dengan kemungkitan kualitas lebih baik
2. Koordinasi tugas lebih mudah dilaksanakan,karena ada pemusatan kegiatan.
3. Beban manajemen pusat menjadi lebih ringan,karena ada pendelegasian.

Kelemahan:
1. Kepentingn seluruh organisasi kurang diperhatikan,karena kepentingan terpusat pada ukuran prestasi devisi
2. Meningkatnya biaya operasional organisasi,karena cenderung terjadinya kelebihan staf,duplikasi sumber daya dan peralatan
3. Mempersulit alokasi sumber daya dan konsistensi kebijaksanaan

c). Departementasi produk
Berhubungan dengan suatu produk dalam organisasi tersebut.

Teknologi dan struktur
Menurut Woodward ada sejumlah hubungan antara proses teknologi dan struktur organisasi,yang dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Semakin kompleks teknologi semakin besar jumlah manajer dan tingkatan manajemen.
2. Rentang manajemen para manajer lini pertama meningkat dari produksi unit ke massa dan kemudian turun dari produksi massa ke proses.
3. Semakin tinggi kompleksitas teknologi perusahaan, semakin besar jumlah staf adminisratif dan klerikal.
Artinya ini adalah bahwa setiap tipe teknologi ada aspek-aspek struktur organisasional spesifik yang berkaitan dengan pelaksanaan kerja yang lebih berhasil.

Orang dan struktur (orang yang terlibat dalam organisasi)
Antara lain:
a. Manajer dan struktur ini mempengaruhi pemilihan strategi secara langsung melalui preferensi mereka.
Struktur organisasi dipengaruhi secara langsung oleh preferensi pribadi manajer terhadap berbagai tipe organisasi tertentu.
b. Karyawan dan struktur
Faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, latar belakang, derajat minat pada pekerjaan para karyawan,dan ketersediaan berbagai alternatif di luar organisasi merupakan penentu-penentu penting struktur organisasi.

Dimensi struktur organisasi
A. Pembagian kerja
Para anggota organisasi dihadapkan pada 2 perhatian pokok:
1. Pembagian kerja yang dilaksanakan
2. Penentuan basis yang tepat untuk pengelompokan kegiatan-kegiatan agar menghasilkan satuan-satuan kerja yang efesien dan menguntungkan bagi organisasisecara keseluruhan.

D. LINGKUNGAN ORGANISASI

  •   Lingkungan eksternal dan struktur

Dalam pembahasan pengaruh lingkungan pada desain organisasi secara terperinci kita perlu membedakan tipe-tipe lingkungan sebagai berikut:
1. Lingkungan stabil
Yaitu lingkungan dengan sedikit atau tanpa perubahan yang tidak diperkirakan atau tiba-tiba.
Ciri –ciri lingkungan ini antara lain :
a. Perubahan produk tidak sering terjadi
b. Modifikasi dapat direncanakan dengan baik.
c. Permintaan pasar tidak begitu berfluktuasi.
d. Perubahan hukum organisasi atau produk tidak sering terjadi.
e. Perkembangan teknologi baru dapat diramalkan.

2. Lingkungan berubah
Yaitu lingkungan dimana inovasi mungkin terjadi dalam setiap atau semua bidang yang telah disebut di atas produk,pasar,hukum atau teknologi.

3. Lingkungan bergejolak
Terjadi apabila para pesaing melempar produk baru dan tak terduga ke pasaran,hukum sering terganti,kemajuan teknologi berubah secara drastic, desain produk dan metode – metode produksi organisasi ada dalam lingkungan bergejolak.
Organisasi dalam lingkungan berubah mungkin dapat menggunakan kombinasi dua sistem yaitu:
a. Sistem mekanistik berarti bahwa kegiatan-kegiatan organisasi terperinci menjadi tugas-tugas yang terpisah dan terspesialisasi.
b. Sistem organik berarti individu-individu lebih cenderung berkerja dalam suatu kelompok dari pada berkerja sendiri.

E. TEORI ORGANISASI

  • Teori Organisasi Klasik

Konsep tentang organisasi sebenarnya telah berkembang mulai tahun. 1800an dan konsep-konsep ini sekarang dikenal sebagai teori klasi (classical theory) atau kadang-kadang disebut juga teori tradisional. Dampak teori klasik pada organisasi telah dan masih dirasakan sangat besar. Sebagai contoh organisasi yang didasarkan birokrasi dan banyak bagian dari teori klasik.

Karakteritik Organisasi Weberian (Organisasi Formal)
Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.

Menurut Weber bentuk organisasi birokratik adalah bentuk yang paling efisien. Oleh karena itu Weber berpendapat bahwa masyarakat. Perlu membentuk organisasi, “baru” selain masyarakat. tradisional.

10 Ciri organisasi atas karya Weber:

  1. Suatu organissi terdiri dari hubungan-hubungan yang ditetapkan antara jabatan-jabatan. Blok-blok bangunan dasar dari org. formal adalah jabatan-jabatan.
  2. Tujuan atau rencana organisasi terbagi ke dalam tugas-tugas, tugas-tugas org. disalurkan diantara berbagai jabatan sebagai kewajiban resmi.
  3. Kewenangan: melaksanakan kewajiban diberikan kepada jabatan.
  4. Garis kewenangan dan jabatan diatur menurut suatu tatanan hirarkis.
  5. Sistem aturan dan regulasi yang umum tetapi tegas yang ditetapkan secara formal, mengatur tindakan-tindakan dan fungsi-fungsi jabatan dalam organisasi.
  6. Prosedur bersifat formal dan impersonal. Perlu adanya catt. Tertulis demi kontinuitas, keseragaman (uniformitas), dan untuk maksud-maksud transaksi.
  7. Disiplin
  8. Anggota organisasi harus memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan org.
  9. Pegawai yang dipilih utk bekerja berdasarkan kualifikasi teknis
  10. Kenaikan jabatan berdasarkan senioritas dan prestasi kerja.

Implikasi teori Weber pada komunikasi organisasi:
suatu fenomena yang disebut komunikasi jabatan (positional communication). Hubungan dibentuk antara jabatan-jabatan, bukan antara orang-orang.

  • Manajemen Ilmiah Taylor

Pendekatan Taylor terhadap manajemen dilakukan di sekitar 4 unsur fungsi: pembagian kerja, proses skalar dan fungsional, struktur dan rentang kekuasaan.

  1. Pembagian kerja: menyangkut bagaimana tugas, kewajiban dan pekerjaan organisasi didistribusikan. Pekerjaan setiap orang dlm org. hrs terbatas pada pelaksanaan suatu fungsi.
  2. Proses Skalar dan fungsional. Berkaitan dengan pertumbuhan vertikal dan horizontal organisasi.
  3. Struktur. Berkaitan dengan hubungan-hubungan logis antaraberbagai fungsi yang ada dlm organiasasi. Lini: kewenangan terakhir terletak pada jabatan-jabatan dalam struktur itu. Staf: memberi nasihat dan jasa untuk membantu lini. Struktur tinggi dan struktur datar. Struktur tinggi mempunyai banyak tingkat kewenangan dengan manajernya yang mempnuayai rentang pengawasan yang sempit. Organisasi berstrutur datar ditandai dengan aktivitas individualistik dan usaha pemberdayaan.
  4. Rentang pengawasan. Jumlah bawahan yang berada di bawah pengawasan seorang atasan

Anatomi organisasi formal

Teori organisasi klasik hampir sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Hal ini tercermin dalam teori-teori di muka antara lain Weber dan Taylor.

Ada 3 unsur organisasi formal:

  1. Sistem kegiatan yang terkoordinasi. Organisasi dalam kenyatanyya selalu terdiri dari bagian-bagian dan hubungan-hubungan. Bagian-bagian organisasi merupakan kegiatan-kegiatan atau fungsi-fungsi yang dilaksanakan dan saling berhubungan.
  2. Kelompok orang
  3. Kerjsama utk mencapai tujuan

Dasar-dasar organisasi klasik

  1. Kekuasaan, bisa demokratis atau otokratis
  2. Saling melayani-merupakan legitimasi sosial pada organisasi. Setiap organisasi ada dan diakui oleh masyarakat umum
  3. Doktrin-rumusan tujuan organisasi
  4. Disiplin- perilaku yang ditentukan oleh perintah atau pengendalian diri.
  • Teori neo-klasik

Hugo Munsterberg
Munsterberg menekankan adanya perbedaan-perbedaan karakteristi individu dalam organisasi-organisasi. Sebagai tambahan Munsterberg mengingatkan adanya pengaruh faktor-faktor sosial dan budaya thd organisasi.

Percobaan Hawthorne
Percobaan Hawthorne merupakan kristalisasi teori neoklasik
Percobaan pertama: meneliti pengaruh perbedaan tingkat penerangan (cahaya) dalam pekerjaan thd produktivitas kerja atau efisiensi para karyawan.

Percobaan kedua: April 1927, percobaan ini melibatkan kelompok kecil pekerja, yang terdiri di enam orang gadis pekerja pada perakitan listrik.

Dari hasil penelitian: hubungan sosial atau manusiawi diantara peneliti dan penyelia lebih penting dlm menentukan produktivitas.

Kontribusi penting studi Hawthorne:
Organisasi adalah suatu sistem terbuka di mana segmen-segmen teknis dan manusiawi saling berkaitan erat. Studi tsb juga menekankan pentingnya sikap karyawan.

Pembagian Kerja (Division of Labor)
Teori neoklasik mengemukakan perlunya:

  1. partisipasi atau melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan
  2. perluasan kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari spesialisasi
  3. manajemen bottmom up: memberi kesempatan bagi junior untuk berpartisipasi

Struktur Organisasi
Struktur merupakan penyebab terjadinya pergeseran-pergeseran (frictions)

Pandangan neoklasik terhadap organisasi formal
Titik tekanan teori neoklasik adalah pada 2 elemen pokok dlm organisasi: perilaku individu dan kelompok pekerja.

-fenomena organisasi informal: orang-orang yang bergabung menjadi suatu kelompok; kelompok alamiah yang terbentuk sbg hasil interaksi diantar para karyawan.
Faktor-faktor yang menentukan munculnya org. formal:

  1. Lokasi
  2. Jenis Pekerjaan
  3. Minat (Interests)
  4. Masalah-masalah khusus
  • Teori organisasi modern

Aliran besar ketiga dalam teori organisasi adalah teori modern, ygkadang-kadang disebut juga analisa sistem.
Teori modern adalah multidisiplin dengan sumbangan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Interaksi dinamis antar proses, bagian dan fungsi dlm suatu org, maupun dg org. lain dan dengan lingkungan

Teori modern mengemukakan bahwa organisasi bukanlah sistem tertutup yg berkaitan dengan lingk. Yang stabil, ttp org.merupakan ssistem terbuka yg harus menyesuaikan diri dg lingk.nya.

Teori org. modern dan teori sistem umum:

  1. Bagian-bagian (individu) dalam sistem keseluruhan dan pergerakan individu di dalam dan di luar sistem
  2. Interaksi individu dengan lingkungan yang terjadi dalam sistem.
  3. Masalah-masalah pertumbuhan dan stabilitas sistem.
  4. Masalah pertumbuhan dan stabilitas sistem.

Bagian-bagian dari sistem dan saling ketergantungannya

  1. sistem adl individu dan struktur kepribadiannya yang diberikan kepada organisasi. Unsur utama kepribadian adalah motif.
  2. Penentuan fungsi-fungsi formal yang biasa disebut org. formal.
  3. Organisasi informal: individu mempunyai harapan untuk memuaskan kebutuhannya mell kontaknya dg o.l
  4. Struktur status dan peranan
  5. Lingkungan fisik

Proses hubungan dalam sistem:

  1. Komunikasi: mempelajari jaringan kom. dlm sistem.
  2. Konsep keseimbangan: penyeimbangan mekanisme yang dicapai dg jln menjaga hub. Struktural yang harmonis.
  3. Proses pengambilan keputusan: variabel internal dlm suatu organisasi yg tergantung pada pekerjaan2, harapan-harapan individu, motivasi dan struktur org.

 

Referensi

Robbins, Stephen P.; Judge, Timothy A. (2008). Perilaku Organisasi Buku 2, Jakarta: Salemba Empat. Hal. 214-224
Knight, K. “Matrix Organization: A Review,” Journal of Management Studies, Mei 1976, hal. 111-130.
Mohrman, S. A. Designing Team-Based Organizations, San Fransisco: Jossey Bass, 1995, hal. 36-49.
Kaeter, M. (Inggris)”The Age of the Specialized Generalist,” Training, desember 1993, hal. 48-53.
Davis, D. D. (Inggris)”Form, Function and Strategy in Boundaryless Organization,” The Changing Nature of Work, San Fransisco: Jossey Bass, 1995, hal. 112-138.
Pennings, J. M. (Inggris)Research in Organizational Behavior, vol. 14, Greenwich, CT: JAI Press, 1992, hal. 267-309.
Sukanto R & T. Hani Handoko. Organisasi Perusahaan. BPFE,Yogyakarta:1990.

How Come You Can’t Identify Your Key Customers ?


Cheverton, Peter (2002) If You’re So Brilliant … How Come You Can’t Identify Your Key Customers ?

“Anda tidak memilih pelanggan berpotensi, merekalah yang memilih Anda.”

Si pelanggan harus menghendaki dan bersikap sukarela terhadap tujuan ekstra. Praktik manajemen Key Account Management menuntut kesepahaman antara pemasok dan pelanggan dan pada tingkatan ini pelanggan memiliki kesempatan besar untuk memilih. Ada 2 masalah dengan pendekatan ini :

  1. Dalam kegiatan persaingan yang ketat, para pelanggan mungkin tidak sekedar berkeliling untuk memanggil.
  2. Mereka yang memang memanggil mungkin bukan yang diinginkan.

Mendapatkan sumber daya yang tepat

Key Account Management hampir selalu melibatkan pencurahan sumber daya yang terbatas dalam porsi yang berbeda bagi konsumen yang jumlahnya relatif kecil.

Pendekatan ‘campur aduk’ mungkin lebih aman. Memperlakukan semua konsumen secara sama dalam hal waktu dan perhatian yang diberikan. Ada pendekatan ‘pemburu-pembunuh’ yang lebih agresif. Caranya, memandang kesuksesan jangka pendek untuk menentukan masa depan.

Membuat semua orang menyetujui

Dalam Key Account Management semuanya harus berbagi objektif, memberikan kontribusi sumber daya, dan menyalurkan keahlian fungsionalnya untuk mencapai tujuan utama, yaitu kepuasan pelanggan.

Pentingnya perencanaan yaitu semakin sedikit waktu yang diberikan untuk melakukan perencanaan, semakin banyak waktu yang diperluakan untuk memikirkan kembali jika segalanya berjalan salah. Garis besarnya adalah gagal merencanakan sama dengan merencanakan gagal.

Berikut ini adalah 10 langkah yang akan membawa kembali ke langkah satu dari manapun titik awalnya :

  1. Ketahui objek Anda
  2. Pahami sumber daya Anda
  3. Bentuk tim seleksi
  4. Petakan kesempatan yang nyata
  5. Bentuk rencana segmentasi dan pemasaran
  6. Gunakan matriks seleksi pelanggan paling berpotensi
  7. Identifikasikan factor ketertarikan pelanggan
  8. Ketahui kekuatan relative Anda
  9. Fokuskan pada seleksi dan komunikasi
  10. Kaji ulang

LANGKAH 1 # OBJEKTIF ANDA

Apa yang Anda kehendaki dari Manajemen Pelanggan Paling Berpotensi-Key Account Management (KAM) ? Key Account adalah investasi waktu dan sumber daya bisnis Anda yang perlu dipandu dan dipelihara terhadap serangan dari dalam maupun luar. Intinya adalah Key Account merupakan investasi besar yang imbal baliknya adalah suatu komponen penting dalam kesuksesan bisnis. ( Investasi besar = Bisnis sukses )

Definisi luasnya adalah jika tidak berniat melakukannya maka jangan dilakukan sejak awal, karena membangkitkan harapan pelanggan hanya untuk mengecewakan biasanya akan lebih buruk.

  1. Kembangkan hubungan yang dalam dan luas yang berjalan baik melebihi hubungan penjual dan pembeli pada kelompok pelanggan yang dipilih secara hati-hati.
  2. Gunakan hubungan permata untuk mencapai suatu pemahaman menyeluruh mengenai bisnis pelanggan, pasar mereka, objektif mereka, yang mengendalikan mereka dan tantangan mereka.
  3. Ciptakan proporsi nilai tambah yang berdampak positif pada objektif, pemicu dan tantangan pelanggan.
  4. Selaraskan seluruh bisnis dalam mengimplementasikan proporsi ini, sehingga memperbaiki kualitas bisnis secara total.

Mengapa KAM penting, dan mengapa sekarang ? Karena KAM berfungsi untuk menata kembali pergeseran dalam ‘keseimbangan kekuatan’ yang tujuannya untuk menemukan dasar bagi partnership dan bukan konfrontasi karena partnership akan tampak seperti omong kosong dalam sudut pandang satu sisi dan dianggap tidak penting dari sisi lainnya, sehingga dalam praktiknya sulit diharapkan menjadi suatu partnership yang seimbang.

Dalam kemungkinan objektif, objektif harus mengandung akronim SMART yaitu Specific / khusus, Measurable / terukur, Achievable / dapat dicapai, Relevant / berkaitan, Timed / terjadwal.

Ada 6 objektif tertentu yang dapat diterapkan dalam KAM yang dapat mempengaruhi bisnis untuk setiap kasus :

  • Mempertahankan atau meretensi bisnis dan pelanggan yang telah ada. Misalnya dengan membangun penghalang untuk mengurangi tingkat kerusakan dari bisnis yang telah ada dengan pelanggan paling berpotensi, diukur dengan produk atau proyek yang dimiliki namun kalah dalam persaingan.
  • Memenangkan jalan masuk ke pelanggan baru dengan pertumbuhan. Misalnya menemukan cara mengatasi hambatan atau rintangan untuk dapat masuk melalui supplier yang ada sekarang.
  • Mengelola pelanggan global atau regional dengan gaya yang konsisten dan penempatan yang layak atau dari puncak menurun.
  • Konsistensi multi-bisnis. Dengan mengelola layanan pelanggan dengan melintasi lini bisnis atau yang ingin bertransaksi dengan lebih dari satu unit bisnis.
  • Membentuk suatu bisnis yang akrab pelanggan (cutomer intimate) dari semua fungsi dan departemen.
  • Pencapaian keadalan operasional melalui pengelompokan dan pengelolaan pelanggan yang memiliki persyaratan dagang yang sama dalam mengejar keuntungan kompetitif.

LANGKAH 2 # SUMBER DAYA ANDA

Menurut Peter Cheverton, berapapun jumlah key account yang menurut bisnis dapat diatasi ternyata hampir selalu terbukti terlalu banyak-biasanya dua kali lebih banyak daripada yang seharusnya dapat mereka kelola. Dengan kata lain sedikit yang vital.

Pada langkah 2, mengidentifikasikan sasaran dari penggunaan sumber daya atau bagaimana cara mengelolanya guna membantu dalam proses pemilihan.

TIGA MODE ‘PENJUALAN’

Mode 1 – The Milk Round

Inti dari pendekatan ini adalah bahwa dunia bertumbuh dari keteraturan dan efisiensi. Keteraturan dan efisiensi dapat lebih mudah dicapai misalnya dengan cara memasuki pusat layanan, tim telesales, dan e-commerce. Keuntungan utama : sejumlah besar pelanggan dapat dikelola dengan standar pelayanan yang amat seragam. Kelemahan utama : ketidakmampuan relatif untuk mengenali pelanggan yang memiliki potensi ekstra dan untuk melakukan sesuatu setelah mengenalinya.

Mode 2 – The Hunter

Keuntungan dan kerugian utama :

  • Penjual hanya memiliki satu hubungan dengan pelanggan, mereka dapat masuk dan keluar kapan saja.
  • Efektif dalam jangka pendek, terutama dengan tenaga penjual yang agresif, yang muda usia, dan dikendalikan paket komisi yang baik.
  • Pendekatan pemburu itu menyenangkan. Bila sukses, tanpa membanting tulang pun akan menerima yang layak.
  • Sisi jeleknya, terlihat jelek dalam ingatan pelangan bila tidak begitu serius ketika bisnis sedang memuncak. Sebaliknya, jika kesempatan pasar telah sampai tingkat matang akan mendapat banyak perhatian.
  • Adanya masalah yang berkaitan dengan pengembangan hubungan dengan seorang pelanggan di luar transaksi sederhana penjualan produk harga tertentu.
  • Bertahan sesaat, maksudnya seorang key account sedikit konsekuensinya berkonsentrasi pada komisi hari ini saja dan mungkin tidak berencana ikut dalam tim tahun depan.
  • Tidak membeda-bedakan.
  • Komunikasi dengan pelanggan disalurkan melalui satu titik, misalnya bagus dalam control namun kurang memahami bisnis pelanggan.

Mode 3 – The Farmer

Merupakan pendekatan penjualan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi pelanggan selang beberapa waktu. Bentuk hubungan ini mewakili pendekatan seorang petani atau farmer dan jelas merupakan pendekatan KAM. Biasanya hubungan ini disebut juga hubungan permata (the diamond relationship).

Hal yang dapat bertentangan dengan hubungan petani, antara lain :

  • Target jangka pendek ditetapkan dari atas.
  • Tingkat penghasilan berdasar penjualan hari ini atau komisi tidak layak.
  • Manajemen penjualan yang lebih menyukai efesiensi dibanding efektifitas.
  • Pelanggan itu sama.

LANGKAH 3 # MERAKIT TIM PEMILIH

Merupakan salah satu langkah terpanjang yang harus diselesaikan. Artinya dapat mempertemukan tim yang terdiri atas manusia yang tepat untuk mendiskusikan dan menyepakati salah satu keputusan yang paling penting dalam bisnis.

Mengapa butuh sebuah tim ?

  1. Tidak mungkin menjalankan langkah 3 sendirian. Artinya sebuah tim selalu tahu lebih banyak.
  2. Mungkin senang melakukannya sendirian, namun segera sadar bahwa lusinan orang tidak menyetujuinya.

TIM YANG IDEAL

Tujuan tim ideal dibentuk :

  • Mengidentifikasi dan memilih key account berdasarkan kombinasi pengetahuan keakraban dengan pelanggan dan pandangan yang jernih mengenai strategi dan sasaran masa depan.
  • Memberikan kekuasaan sepantasnya pada tim, agar tim memiliki arti dalam bisnis.

Tiga persyaratan umum yang akan dikembangkan :

  • Pastikan wewenang yang cukup untuk mengambil keputusan. Wewenang datang dari status, rasa hormat yang layak diterima atas opini seseorang atau tim.
  • Kombinasi visi dan pengetahuan yang benar.
  • Semua fungsi dalam mengelola dan melayanni pelanggan terwakili. Cobalah untuk tidak mengabaikan siapapun, namun yang paling penting jangan melupakan orang yang paling sering tidak setuju dengan orang lain, alasannya jika mereka tidak dilibatkan akan dapat menghancurkan segera setelah keputusan dibuat.

Untuk Seberapa senior, maka sisihkan waktu dan carilah orang yang tepat. Untuk Pengetahuan atau visi, tim yang ideal harus meletakkan sasaran yang memadukan visi dan pengetahuan.

Tim dalam praktik

Menurut Dr. Meredith Belbin, ada peran tim 9 kunci diantaranya adalah Tim worker, Coordinator, Resource Investigator, Implementer, Plant, Specialist, Completer Finisher, Shaper, Monitor Evaluator.

Ada beberapa peran penting dalam tim ini :

  1. Koordinator membutuhkan pengetahuan dan keahlian lintas fungsi, bisnis dan wilayah.
  2. Investigator sumber daya adalah orang yang keluar mencari suatu informasi, para ahli, dan asisten.
  3. Monitor Evaluator adalah orang yang menjaga kejujuran , memeriksa dan menyeimbangkan dan tidak membiarkan diambilnya keputusan terburu-buru.
  4. Implementer adalah orang yang merangkum dan mengelola
  • Shaper sebagai pembentuk dan pemberi arah.
  • Completer finisher sebagai yang memastikan penyelesaian tugas.
  • Plant akan menjaga tetap pada realitas menerima tantangan, menerima kebijaksanaan.
  • Spesialis akan memberikan pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan.
  • Team workers akan menjaga kebersamaan ketika tim terancam pecah.

Ukuran tim

Harus menghindari membentuk tim yang beranggota banyak jika tidak ingin usaha sia-sia. Jumlah yang ideal mungkin terdiri atas tiga atau empat orang, dalam tim dsapat merangkap peran tim. Tim ada bukan hanya untuk melakukan pilihan, namun harus memiliki wewenang yang layak untuk melakukan seleksi yang punaya arti bagi bisnis secara keseluruhan.

Kejelasan tujuan

Setiap anggota tim harus memahami masalah dan tantangan yang ada. Dapat dengan membaca buku yang baik, melatih keterampilan yang lebih baik, merancang lokakarya agar tugas tersebut dapat dijalankan.

Time table

Penetapan waktu yang tepat hanya dapat didasarkan pada lingkungan , ukuran perusahaan, sifat alami bisnis, kompleksitas pasar, tingkat pengetahuan dan pentingnya penghasilan.

LANGKAH 4 # MEMETAKAN KESEMPATAN

Kesempatan biasanya ada dihadapan, atau di daerah tak terencana. Langkah 4 adalah tempat utuk memperluas pandangan yang membutuhkan penyempitan fokus untuk menentukan siapa ‘pemenang sejati’. Karena itu sangat penting untuk memandang kembali pasar, meyakinkan bahwa segala sesuatu belum berpindah ke arah yang tidak diperkirakan. Peta pasar adalah alat analisis pemasaran yang akan digunakan.

PETA PASAR

Digunakan untuk melihat kesempatan hari esok atau mendatang, berupa diagram yang menunjukkan saluran (channel) ke pasar bagi produk atau jasa. Dengan pandangan pasar seperti ini tidaklah mengejutkan jika menemukan di mana key account yang dicari-cari sejak awal. Yang penting adalah telusurilah peta tersebut sampai ke pelanggan akhir walau betapapun jauh letak mereka. Ketika memetakan saluran ke pasar, tenaga penjual cenderung berfokus pada saluran yang mewakili volume terbesar dan merupakan saluran paling signifikan dalam transaksi terakhir. Peta pasar itu seharusnya selalu turun ke pelanggan akhir, namun bila masih belum lengkap tambahkan pihak yang juga banyak memberikan pengaruh. Ketika membuat peta, key account tidak harus merupakan pelanggan langsung si supplier juga dipertimbangkan sebagai salah satu kandidat meskipun beberapa orang mungkin lebih suka membedakannya dengan istilah key influencer atau pemberi pengaruh paling berpotensi dari pada key account atau pelanggan paling berpotensi.

The battle of the first call’-pertempuran pada jumpa pertama

Mempengaruhi pelanggan akhir melalui alur ini akan jauh lebih sulit. Namun jika dapat diselesaikan bayangkan tingkat loyalitas yang dibangun sulit untuk dipengaruhi dan baik sekali saat sudah terikat.

Rantai kesempatan

Yaitu alur pengaruh dan pendapatan tertentu yang dapat menjadi sasaran dan dieksploitasi. Rantai ini seharusnya selalu diikuti sampai ke pelanggan akhir, karena sering kali terhampar kesempatan besar.

Di manakah key account-nya sekarang

Rantai-rantai kesempatan yang mana yang memberikan masa depan paling baik merupakan key account-nya. Tanpa menarik kesimpulan perusahaan, lihatlah secara tradisional dan tanyailah pada diri sendiri apakah itu masih sesuai.

LANGKAH 5 # RENCANA PEMASARAN DAN SEGMENTASI PASAR

Rencana bisnis akan menentukan objektif rencana pemasaran yang nantinya akan dijabarkan dalam segmentasi pasar dan key account-nya terletak diantara rencana- rencana segmen tersebut

SEGMEN PASAR

Adalah pengelompokan pelanggan yang memiliki kebutuhan, sikap, dan perilaku membeli yang sama. Jika hanya melihat pada kebutuhan, artinya membatasi pilihan. Maka, penting untuk menekankan dua kata akhir, perilaku dan sikap. Jalan untuk menyatukan semua segmen mikro untuk mendapatkan apa ynag disebut segmen yang dapat hidup.

Segmen yang ‘viable’

Dapat dijawab dengan pertanyaan :

  • Apakah cukup besar untuk menyesuaikan focus perhatian ?
  • Apakah kebutuhan, sikap, dan perilaku pelanggan cukup spesifik dibedakan dengan segmen lain ?
  • Mungkinkah merancang bauran pemasaran yang layak bagi segmen tersebut ?
  • Apakah segmen tersebut dapat diraih, diidentifikasi, diukur, dianalisis, dikomunikasikan dan dijual bila dibandingkan segmen yang lain ?

SEGMENTASI DAN BAURAN PEMASARAN

Segmentasi terdiri dari 3 proses :

  1. Menentukan apa dasar potongan / slice pasar segmen tersebut.
  2. Memilih segmen yang ingan dimasuki.
  3. Menetapkan sasaran padas setiap segmen yang aktif dengan bauran pemasaran yang unik.

Supplier bertujuan mempengaruhi permintaan dan meraih keuntungan kompetitif melalui penerapan bauran pemasaran yang sering dikenal sebagai 4P yaitu : Product (produk), Price (harga), Promotion (promosi), Place (tempat).

Bauran pemasaran (marketing mix) yang berbeda dan spesifik untuk setiap segmen akan dapat memenuhi kebutuhan setiap pelanggan dengan cara yang lebih terfokus, dan itu akan membantu memastikan keunggulan kompetitif dan juga keuntungan yang lebih besar.

KEUNTUNGAN SEGMENTASI

Keuntungan yang diperoleh dari segmentasi yang baik :

  • Makin baik memahami dinamisasi pasar, terutama pengertian mengenai rantai kesempatan yang mengalir sampai ke pelanggan akhir.
  • Makin baik memahami kekuatan pesaing dan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan kompetitif.
  • Makin baik memahami kebutuhan, perilaku, dan sikap pelanggan.
  • Mempunyai kesempatan melihat cara mengembangkan kemampuan bisnis untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Dasar mengorganisasi dan membentuk struktur bisnis untuk fokus pada seluruh rantai pasokan untuk pelanggan.
  • Memperbaiki kemampuan mengelola bauran pemasaran, dari sudut pandang pelanggan.
  • Meningkatkan kesempatan untuk menambah nilai, meraih keunggulan kompetitif dan membangun penghalang bagi masuknya pesaing atau pengganti.
  • Meningkatkan peluang untuk menciptakan, memelihara, dan mempertahankan premi harga.

Tujuan segmentasi ini meletakkan fokus sumber daya yang terbatas pada kesempatan yang akan membawa ke tempat tujuan busnis yang diinginkan dan menggambarkan kesempatan terbaik untuk keunggulan kompetitif.

SEGMENTASI DAN KEY ACCOUNT

Segmentasi dan KAM menpunyai tujuan yang sama yaitu memfokuskan sumber daya yang terbatas pada kesempatan yang terbaik. Keduanya juga menghadapi tantangan yang sama yaitu harus memilih.

Mengapa segmentasi penting ? tanpa segmentasi, pemilihan key account akan cenderung salah dalam ‘ukuran (seizm)’. Artinya kebanyakan pasar terlalu besar dan terlalu beragam sehingga sulit digarap dan karenanya skala usaha menjadi satu-satunya faktor yang dapat diperbandingkan.

Setiap pelanggan punya segmen sendiri

Segmentasi dapat memberikan solusi dengan mengidentifikasikan dan mengacak pelanggan berdasarkan kesamaan kebutuhan, perilaku, dan sikap yang cocok bagi beberapa orang.

Membantu dalam memilih key account

Bergantung pada sifat alami segmen pasar.

CARA MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR

Faktor penting yang harus dipertimbangkan :

  • Apakah keputusannya dilakukan secara global, regional, atau lokal ?
  • Apakah pengecer dan distributor memilih menampilkan produk di pasar atau hanya melayani permintaan ?
  • Apakah saluran yang membuat keputusan penting atau pelanggan akhir ?
  • Di manakah persaingan berlangsung amat keras ?
  • Siapa yang membeli, apa, bagaimana, kapan, dan di mana ?
  • Apakah sikap dan perilaku kuncinya, yaitu apakah keputusan didasari uang, keputusan mengenai prestasi, atau keputusan berdasarkan kesan ?

LANGKAH 6

MATRIKS PENYELEKSI DAN PENGIDENTIFIKASI

PELANGGAN PALING BERPOTENSI

  • Lakukan ujian tepat pada diri sendiri

Ciri dari banyak pasar dewasa (mature) di mana bisnis sering kali tumbuh sebanyak dua digit adalah mereka menjadi orang kaya yang banyak uang tapi tidk tahuh harus diapakan.

  • Demi hari ini ataukah esok

Jangan bunuh investasi key account dengan pengharapan jangka pendek.

  • Siapa yang memilih siapa

Harus perlakukan pelanggan dengan membiarkan sebagai seorang key account jika tidak pertaruhan itu akan berakhir dengan rassa frustasi yang mahal.  

PENJELASAN KAISM

Tujuan matriks KAISM atau matriks penyeleksi dan pengidentifikasi key account adalah untuk memberikan suatu puna menangani dua dilema, yaitu demi hari ini ataukah esok dan siapa yang memilih siapa selain masalah lain. KAISM bertujuan untuk menggunakan otak dan bukan menggantikannya. Kekuatan relatif adalah apa yang membuat Anda tertarik pada pelanggan jika dibandingkan dengan pesaing.  

TUJUAN DAN MANFAAT KAISM

  • Untuk mengindikasikan di mana ada key account.
  • Untuk menimbulkan perdebatan mengenai kriteria pengidetifikasian key account.
  • Mengidentifikasikan kriteria ambisi jangka panjang.
  • Agar dapat persetujuan bisnis yang luas atas kriteria tersebut.
  • Untuk mengidentifikasikan pelanggan potensial.
  • Memahami persepsi pelanggan mengenai kekuatan kompetitif Anda.
  • Mengidentifikasi riset tntang kekuatan pesaing.
  • Mengidentifikasikan penelitian apa yang diperlukan pada kebutuhan dan persepsi pelanggan.
  • Mendapatkan dukungan bisnis dari key account.
  • Mendorong munculnya perdebatan cara mengelola dan melayani pelanggan kategori lain.
  • Menediakan metodologi yang memungkinkan munculnya analisis dan pembaruan sederhana dan berkala.

RENCANA YANG TEPAT

Key account

Yang terpenting adalah unsur orang dan waktunya, tim key account dapat memperbaiki pemahaman mengenai kebutuhan pelanggan dan menyesuaikan bisnis agar tidak semau mereka.

Key development account

Intinya adalah ekspolasi yaitu meneliti kebutuhan dan persepsi, dan dapat jalan masuk. Dan juga eksperimentasi untuk mencoba dan untuk mengalokasikan sumber daya.

Maintenance account

Menarik sumber daya dan energi dari konsumen yang baik.Kesuksesan atau kegagalan bertransaksi dengan pelanggan ini, terletak pada bagaimana menangani transisinya.

Opportunistic account

Adalah pelanggan yang secara sukarela dilayani dan jika cocok dengan prioritas. Karena setiap orang biasanya merasa senang dengan ucapan selamat, maka yang paling penting jangan biarkan pelanggan ini mencuri sumber daya.  

PAKET PERANGKAT LUNAK

Yang paling baik adalah menerima perangkat lunak (software) sebagai alat yang pandai berhitung dan membantu melakukan presentasi data lebih profesional, namun bukan sebagai pengganti system debat dan penerapan kekuatan otak.

LANGKAH 7

DAYA TARIK PELANGGAN

Berkaitan dengan identifikasi faktor yang digunakan untuk menilai daya tarik pelanggan.

JENIS FAKTOR DAYA TARIK

Dapat terbantu mencarinya melalui lima pertimbangan :

  • Mewakili daya tarik murni.
  • Mengindikasikan kemungkinan sukses yang besar.
  • Berkaitan dengan objektif jangka panjang bisnis.
  • Membantu mmengidentifikasikan peluang tertentu
  • Berdasarkan pendekatan realistis sumber daya dan kemampuan

PROSES

Ada beberapa prosedur dalam langkah 7, yaitu :

  • Identifikasikan serangkaian kriteria daya tarik pelanggan.
  •  Ringkas menjadi 6 faktor daya tarik pelanggan.
  •  Beri bobot untuk mengidentifikasikan tingkat kepentingannya.
  •  Beri peringkat semua pelanggan berdasarkan faktor-faktor tersebut.
  • Lipat gandakan peringkatnya dengan pemberian bobot.
  • Posisikan pelanggan berdasarkan daya tarik mereka di sepanjang sumbu vertikal KAISM.

MENJALANKAN PROSES

  1.  Mulai dengan membentuk tim.
  2. Minta anggota mencatat kriteria favorit mereka.
  3. Tempatkan mereka pada posisi bagian yang lain.
  4. Minta kolega untuk saling berpasangan dan menyerahkan daftar yang setidaknya terdiri atas 20 kriteria.
  5. Kumpulkan seluruh anggota tim dan kumpulkan semua kriteria, untuk menghindari duplikasi .
  6. Sekarang dan hanya sekarang saatnya, dengan membiarkan adanya pemikiran bebas tanpa batasan apa yang dikatakan atasan.
  7.  Menjabarkannya menjadi enam. Yang paling penting adalah ini tidak digunakan sebagai saluran pikiran siapa pun.

MEMILIH ENAM FAKTOR

Mulai dengan menghilangkan hal yang tidak dapat dikerjakan. Menggabungkan faktor, namun jangan kehilangan perbedaan yang penting. Kemudian fokus pada orientasi masa depan. Juga berhati-hatilah pada terlalu banyaknya pemberian (given). Pemilihan dari sudut pandang yang vital membutuhkan seorang yang dapat membedakan (differentiator).

BENCHMARKING

Adalah memberi nilai pada setiap pelanggan berdasarkan seberapa aktraktifnya. Untuk setiap faktor daya tarik tetapkan satu tanda atau benchmarking tentang apa yang baik, yang rata-rata, dan apa yang jelek sebelum mulai memberikan peringkat pada pelanggan.

PEMBERIAN BOBOT

Memberikan bobot pada setiap faktor adalah cara untuk mengenali sesuatu yang lebih bernilai dibandingkan yang lain. Manfaat signifikannya adalah pemberian bobot membuat diri dapat bekerja di dunia nyata dengan memainkan objektif jangka panjang melalui kesempatan jangka pendek.

LANGKAH 8

KEKUATAN RELATIF

Seberapa banyak berhasil mengumpulkan kekuatan, dan apa yang sebaiknya diketahui. Manfaat dari proses ini adalah akan membantu melihat ke mana hasil usaha. Yang penting jika tidak tahu maka berusahalah mencari tahu.

Rating Vendor (penjual)

Mencari tahu rating ini bukan hanya untuk pelaksanaan namun juga bagi seluruh hubungan bisnis dengan pelanggan. Misalnya melalui harga yang tepat, tepat waktu dalam pengiriman, dan rabat tahunan.  

PROSESNYA

  1. Mengidentifikasi serangkaian faktor rating suplier yang biasa digunakan untuk membandingkan kekuatan relatif dari suplier.
  2. Mengidentifikasi seperangkat faktor peringkat suplier yang unik dan khusus yang digunakan sebagai dasar pertimbangan pelanggan.
  3. Beri bobot untuk mengindikasikan tingkat kepentingannya.
  4. Posisikan diri diantara pesaing berdasar pemahaman terbaik mengenai persepsi pelanggan.
  5. Mengalikan peringkat dengan bobot untuk mengidentifikasikan kekuatan relatif supplier.
  6. Tempatkan pelanggan di sepanjang sumbu horisontal KAISM.

MENGIDENTIFIKASI KRITERIA RATING SUPLIER

Lima hal utama yang menjadi pertimbangan pelanggan adalah masalah keuangan, kinerja, pelayanan, hubungan dan keunggulan kompetitif. Berikut ada beberapa faktor tertentu digunakan untuk menilai supplier :

  • Harga supplier.
  • Biaya dalam mengkalkulasi.
  • Total biaya akuisisi.
  • Kualitas yang mana meliputi efektifitas produk, keandalan produk dan recall.
  • Nilai dalam pemakaian yang mana meliputi nilai dalam rantai pasokan, pengurangan biaya, pengurangan resiko, nilai pemasaran atau promosi, kredibilitas dan nama merek supplier.
  • Tingkat inovasi teknis yang mana meliputi kecepatan, keunikan, paten dan sebagainya.
  • Tingkat pelayanan, meliputi On Time In Full (OTIF) dilakukan penuh dan tepat waktu, just in time, dan sebagainya.
  • Kecepatan respon.
  •  Investasi dalam industri.
  • Ketahanan jangka panjang.
  • Apakah suplier enak diajak kerjasama.
  • Kemampuan membangun hubungan setara.
  • Masalah kepercayaan dan keyakinan, meliputi keandalan, catatan masa lalu, standar dan perilaku etis.
  • Apakah suplier memberi keuntungan kompetitif.
  • Apakah suplier bekerja sama dengan pesaing.
  • Perilaku pelanggan pada kesepakatan eksklusif.

Mengidentifikasi faktor rating keunikan suplier yang dikeluarkan pelanggan

Adapun caranya, tugasnya adalah untuk membuat sebuah daftar faktor yang kita yakini dapat digunakan pelanggan untuk membuat peringkat suplier.

Mengapa hal ini begitu penting

Pengetahuan minim atau salah penilaian akan membawa kepenggunaan sumber daya berharga secara minim atau salah juga. Ingatlah key development account lbih sulit ditangani, membutuhkan waktu lama untuk ditangani, lebih banyak daripada yang dapat ditangani, pelaksanaan KAM akan sangat berbeda dalam setiap kasus, gagal membedakan key account dan key development account membuat tidak dapat dihindarkan jatuh diantara dua tumpukan tadi.

Memukul paku yang tepat.

Tugas ini tidak hanya membantu mengidentifikasi key account, tetapi juga dapat digunakan untuk mengembangkan focus pada pelanggan yang lebih besar dalam dunia usaha dan untuk mengendalikan program perbaikan kinerja. Sukses dengan pelanggan muncul karena menguasai apa yang berarti bagi pelanggan, dan kegagalan muncul karena tidak paham hal tersebut.

Kesulitan

Kesempurnaan tidak penting atau tidak mungkin, yaitu persepsi yang mempunyai arti. Jadi cobalah untuk memahaminya.

Tantangan

Mengidentifikasikan faktor rating suplier membutuhkan kejujuran besar. Godaan memilih hal yang baik cukup besar. Dan biasanya lebih senang dengan hasil yang bagus-bagus, padahal itu semua tidak berguna. Tim multifungsional sulit diwujudkan, namun mereka mewujudkan pendekatan yang lebih jujur.

Pemberian bobot dapat digunakan untuk merefleksikan pandangan-pandangan tentang kelompok yang berbeda diantara pelanggan.

Sumber : http://catatan-malam3.blogspot.com

Incar Karier Industri Kreatif Sedari Dini


OLEH : Rifa Nadia Nurfuadah 

Dunia kini sedang gandrung pada ekonomi kreatif, yaitu perekonomian yang menjadikan kreativitas dan kemampuan intelektual muda sebagai dagangan utama. Akibatnya, tren industri pun bergeser menjadi industri kreatif, termasuk di Indonesia.

Sebagai anak muda, kamu bisa memilih sektor mana saja sesuai dengan jurusan kuliahmu. Sehingga, ketika lulus kuliah, kamu sudah rencana yang matang apa yang harus dilakukan.

Agung Bawantara dalam buku Most Wanted Creative JobsIndonesia Design Power 2006-2010 untuk menggarap industri ini. “Pada 2016, diperkirakan industri kreatif yang sekarang masih bergerak di sektor seni, musik, fashion, periklanan, kuliner, dan kerajinan ini bakal menyumbang pendapatan negara sebesar 10 persen!” tulis Agung.

Mau tau apa saja profesi yang menjanjikan dalam tren industri kreatif? Simak daftar berikut.

1. Periklanan. Kegiatan ini berkaitan dengan kreasi dan produksi iklan seperti riset pasar, perencanaan komunikasi iklan, iklan luar ruang, produksi material iklan, promosi, kampanye relasi publik, serta tampilan iklan di media cetak dan elektronik.

2. Arsitektur. Kegiatan kreatif pada bidang ini berkaitan dengan cetak biru bangunan dan informasi produksi. Beberapa spesifikasi dalam arsitektur di antaranya perencanaan taman, kota, konservasi bangunan warisan budaya, dna lain-lain.

3. Pasar seni dan barang antik. Profesi dalam bidang ini melibatkan kreasi dan perdagangan melalui lelang, galeri, maupun internet.

4. Kerajinan. Pegiat kerajinan umumnya memproduksi dan memasarkan karyanya yang dibuat dari berbagai material seperti batu berharga, logam, kayu, kaca, porselin, atau kain.

5. Desain. Ada beberapa kekhususan dalam bidang ini seperti desain grafis, interior, produk, industri, pengemasan, dan konsultasi identitas perusahaan.

6. Desain fashion. Nah, yang ini bisa dicoba bagi kamu pecinta fashion dan mode. Sebab, industri desain fashion mengulik segala hal tentang sandang mulai dari pakaian, alas kaki, hingga aksesorinya. Tidak hanya itu, industri ini juga termasuk konsultasi lini produk fashion serta distribusinya.

7. Video, film, dan fotografi. Di sini kamu bisa ngulik banyak hal tentang video, film, dan fotografi. Termasuk juga soal penulisan naskah, dubbing film, sinematografi, sinetron, dan ekshibisi film.

8. Permainan interaktif. Kalau kamu suka game komputer, enggak ada salahnya mengembangkan kesukaanmu menjadi sebuah profesi yang menjanjikan. Bidang ini meliputi kreasi, produksi, dan distribusi permainan komputer yang bisa bersifat hiburan, ketangkasan, atau bahkan pendidikan.

9. Musik. Jangan cuma asik ngeband di studio sewaan doang. Kembangkan bakat dan kemampuanmu dengan menjadi pegiat industri musik. Kamu akan bergelut degan kreasi, produksi, distribusi, dan ritel rekaman suara, hak cipta rekaman, promosi musik, penulisan lirik, penciptaan lagu atau musik, pertunjukan musik, penyanyi, dan komposisi musik.

10. Seni pertunjukan. Biasanya yang termasuk seni pertunjukan adalah balet, tarian tradisional, tarian kontemporer, drama, musik tradisional, teater, opera. Banyak yang bisa digali di bidang ini. Misalnya bagaimana menciptakan sebuah pertunjukkan yang bagus dengan mempersiapkan desain kostum, panggung, dan pencahayaan secara maksimal.

11. Penerbitan dan percetakan. Kamu bisa membantu para penulis menerbitkan karya-karya mereka. Bidang ini tidak hanya meliputi penerbitan buku secara spesifik, tetapi juga kegiatan penerbitan koran, majalah, konten digital, serta kegiatan kantor berita.

12. Layanan komputer dan piranti lunak. Ini pas banget buat kamu yang hobi ngulik teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Profesi yang bisa kamu tekuni di antaranya programmer, web designer, dan analis piranti lunak.

13. Televisi dan radio. Di sini kamu bisa mengembangkan kreativitas dan imajinasimu dengan merencanakan, memproduksi, dan menyiarkan suatu program yang menarik di televisi dan radio.

14. Riset dan pengembangan. Bidang ini juga tak kalah menarik karena menawarkan penemuan ilmu dan teknologi serta penerapannya untuk perbaikan suatu produk atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Nah, apa yang kamu pilih?

“7 Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Prospek Anda.”


Informasi yang sama tentu penting untuk mengetahui tentang pelanggan Anda juga. Tapi BIOS pelanggan Anda harus sedikit lebih luas. Berikut adalah 7 hal Anda harus tahu tentang pelanggan Anda:

1. Nama mereka-Tidak ada yang berbicara kepada seseorang lebih cepat daripada nama pertama mereka. Gunakan untuk membangun hubungan Anda dengan pelanggan Anda.

2. Apa Mereka sudah membeli-Jika Anda tahu apa yang pelanggan Anda membeli di masa lalu, Anda memiliki ide yang baik apa yang mereka akan membeli lagi. (Dan tidak akan membuang-buang waktu Anda mempromosikan produk sedikit bunga.)

3. Seberapa Sering Mereka membeli-Individu yang membeli jarang dari Anda mungkin perlu tambahan encouragementâ € | pemasaran lebih. Sedangkan, pelanggan yang konsisten mungkin tidak perlu tambahan pitches penjualan, tapi mungkin manfaat dari newsletter atau kupon.

4. Berapa Banyak Mereka Habiskan (rata-rata) uang mereka – Mengapa menghabiskan waktu berharga pitching produk kepada pelanggan bahwa mereka tidak mampu? Ini bisa membuat malu pelanggan anda, menunjukkan kurangnya minat Anda pribadi, dan dapat menyebabkan pelanggan untuk kehilangan minat.

5. Waktu Terakhir Mereka membeli-Apakah Anda kehilangan pelanggan tanpa menyadarinya? Siapa yang masih setia? Siapa yang tersesat (dan harus dibawa kembali)?

6. Setiap Interaksi Anda konsumen yang membuat mereka merasa diperhatikan-Dokumentasi adalah penting untuk alasan yang jelas. Tetapi bisa “ingat” percakapan sebelumnya akan membuat pelanggan Anda merasa penting dan dihargai.

7. Bagaimana Mereka Merasa tenang dengan bisnis anda-Komentar Bisnis Anda dari pelanggan Anda adalah cara terbaik untuk meningkatkan produk / jasa, memenuhi kebutuhan pelanggan, dan menarik lebih banyak pelanggan.

Catatan: Mengingat setiap pelanggan Anda dan semua rincian tentang mereka adalah mustahil. Pastikan untuk menjaga database yang akurat yang dapat dengan mudah menyimpan dan mengambil informasi ini untuk Anda – dan membuat Anda terlihat seperti bintang kepada pelanggan Anda!

Jurus Marketing Dahsyat: Ada,Bisa,Boleh


BAGI Anda yang mempunyai bisnis yang menawarkan produk atau jasa dengan pembelian secara kredit/cicilan, Anda bisa mempraktikkan jurus ”Ada,Bisa,Boleh” supaya semakin banyak calon konsumen atau konsumen Anda yang tertarik dan membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. 

New Folger BPR

New Folger BPR (Photo credit: neptunecanada)

Sebagai contoh,misalkan Anda bergerak dalam bank perkreditan rakyat (BPR) yang menawarkan kredit motor. Setelah Anda mengadakan suatu penawaran/promosi kredit motor, maka saat calon konsumen datang tentu akan diajukan sejumlah pertanyaan. Jika tiba-tiba ada calon konsumen yang menanyakan, ”Apakah syarat kreditnya harus mengambil waktu cicilan selama dua tahun? Dan apakah uang mukanya harus Rp2 juta? Kalau saya hanya memberikan uang muka Rp1 juta, bisa atau tidak?”

Maka, karyawan kita yang menangani hal tersebut harus dilatih agar cepat menjawab, ”Bisa!”Tetapi tentunya diikuti perubahan persyaratan,seperti waktu peminjamannya mundur menjadi tiga tahun. Sedangkan jika ada yang menanyakan, ”Kalau tidak pakai uang muka, boleh tidak?” Maka,pertanyaan itu harus segera dijawab, ”Boleh! Namun kalau tidak memakai uang muka, maka tidak bisa memakai cicilan uang harian. Caranya,Anda bisa mengangsur 12 kali dan setiap bulannya mencicil Rp1 juta, bisa kan, Pak?

Jika bisa,cukup dengan membayar angsuran pertama sebesar Rp1 juta, sepeda motor boleh dibawa pulang.” Tapi jika calon konsumen itu menjawab, ”Wah, tetapi saat ini saya belum punya uangnya.” Kita harus bisa memberikan alternatif, misalnya seperti ini,”Tetapi Bapak nantinya bisa mengangsur Rp1 juta setiap bulan, kan? Kalau memang bisa, silakan Bapak tanda tangani formulir ini lebih dulu agar ketika nanti Bapak membayar angsuran pertamanya, sepeda motor akan segera kami kirim.”

Apabila ada calon konsumen yang mempunyai perhitungan sangat mendetail bertanya, ”Bunganya 38% ya? Wah,menurut saya ini terlalu tinggi.” Memang, sebenarnya dengan 12% pun sudah untung. Namun,pihak BPR harus mempertimbangkan penambahan biaya yang cukup besar untuk membayar para karyawan yang ditugaskan untuk melakukan penarikan cicilan per harinya beserta biaya-biaya teknis lainnya.

Dengan demikian, jika masih ada orang yang bertanya, ”Saya tidak mau bunganya terlalu tinggi,saya mau yang bunga yang rendah.Apa ada?”Pertanyaan itu harus segera dijawab,”Ada.” Namun, kita tidak perlu memberitahukan kepada semua orang kalau penawaran seperti itu memang ada. Pertanyaan tersebut bisa dijawab demikian,”Ada,Pak, bunga yang rendah, yaitu 12%.

Jika dibandingkan dengan bankbank swasta lainnya, itu merupakan bunga termurah di seluruh Indonesia, tapi cicilannya harus per bulan dengan uang muka tertentu.” Sebuah BPR telah mempraktikkan jurus tersebut. Ternyata dari program penawaran seperti itu, 95% orang bersedia mengambil program cicilan Rp19.900 per harinya.Hanya 2,5% di antaranya ingin mengambil kredit sepeda motornya tanpa uang muka, sedangkan 2,5% lainnya mengambil dengan perhitungan bunga yang lebih murah.

Dengan sistem seperti itu,kita tidak perlu melakukan persaingan harga secara habis-habisan untuk meningkatkan penjualan. Oleh karena itu, jurus ”Ada, Bisa,Boleh”tersebut bisa anda modifikasi sesuai dengan bidang usaha Anda. Berikan beberapa alternatif kemudahan bagi para calon konsumen atau konsumen Anda untuk mendapatkan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Saya yakin, jika Anda mempraktikkan dan terus mengukur tingkat efektivitasnya, maka jurus ini akan mampu membantu Anda dalam peningkatan program marketing Anda.Selamat mencoba! Dan jika Anda mempunyai kisah kesuksesan karena telah membaca dan mempraktikkan ilmu yang saya ajarkan dalam bukubuku saya atau karena hasil mengikuti seminar- seminar saya,segera kirim cerita kesuksesan Anda ke: tungdw@dahsyat.com.Untuk kisah sukses yang inspirasional akan saya tampilkan di buku saya selanjutnya.

Dan ini merupakan kesempatan emas Anda pula untuk sekaligus mempromosikan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Anda sudah membeli buku Marketing Revolution saya di tokotoko buku terdekat? Jangan sampai kehabisan dan jangan sampai kompetitor Anda terlebih dahulu memiliki buku tentang revolusi pemasaran yang sangat dahsyat ini.Dengan bonus spesial: 5.CDAudio ”Marketing Revolution” Series: (senilai Rp320.000). – Bagaimana Menjual Produk dan Jasa Anda dalam 3 Detik/ Kurang. – Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Produk dan Jasa hingga 31.000% tanpa biaya tambahan. – Teknik Monitoring yang Dahsyat untuk Meningkatkan Produktivitas. – Rahasia 12 Pilar Marketing Revolution. – FokusMarketingRevolutionyang Meningkatkan Penjualan Anda 2.000% Kurang dari 6 Bulan.

Beli sekarang juga, atau hubungi: 021-5476677 untuk mendapatkan informasi lengkapnya. Untuk Informasi buku Marketing Revolution, Financial Revolution, CD, VCD dan seminar atau pelatihan yang saya adakan untuk meningkatkan kinerja pemasaran perusahaan Anda, bisa menghubungi nomor telelpon: 021-5476677 (hunting) atau SMS ke 0811-163- 873 atau klik: http://www.dahsyat.com.
(Koran SI/Koran SI/ade)

Manajemen Komunikasi Pemasaran


PUBLICity

PUBLICity (Photo credit: spDuchamp)

Kehadiran media cetak dan elektronik telah menimbulkan sikap keseriusan bagi para pengusaha,untuk selalu memperbaiki kualitas produk;Stategi komunikasi pemasaran (marketing communition) yang dapat menghindari perusahaan kerugian yang disebabkan oleh promosi.yang tidak efisen dapat dimasukkan sebagai bagian dari konsep bauran komunikasi pemasaran(marketing communication mix)

Adapun pemasaran didefinisikan sebagai “Asocietal process by which individual and grup, dapat dikatakan bahwa proses yang membentuk hubungan antara komunikasi induvidu atau grup dalam menyanpaikan jenis-jenis produk;barang dan jasa.

Inti Dari Komunikasi Pemasaran

Komunikasi pemasaran membahas beberapa masalah yang memiliki kaitan erat dengan komunikasi dalam pemasaran, pokok kajian pembahasan komunikasi pemasaran antara lain

  • Strategi Komunikasi
  • Segmentasi Potensial
  • Perencanaan Media
  • Kreatif pesan dan Visual
  • Biaya Komunikasi dan Belanja Iklan
  • Riset Komunikasi Pemasaran
  • Konsep Bisnis Masa Depan

Proses Perencanan Komunikasi Pemasaran

Komunikasi pemasaran dapat diidentifikasikan sebagai hal berikut:

  1. Mengidentifikasikan pasar dan kebutuhan konsuman atau persepsi konsumen.
  2. menggambarkan dan mengoperasionalkan gambar atau persepsi tujuan target group.
  3. Mengvaluasikan sejumlah perilaku yamh tergambar diyakini dapat mencapai tujuan.

Strategi mempromosikan sebuah produk atau perusahan merupakan strategi pembangunanatribut yang akan dan terus dikenal oleh konsumen.

Analis Situasi ,Taktik,dan Strategi

Perusahaan yang memikili dia atau lebih konsep strategi ,memungkinkan perusaahn tersebut bertahan dalam persaingan yang semakin keras.Perusahan yang tidak memiliki kerangak dan strategi cadangan dalam menghadapi para pesaing naru justeru akan mengacam posisi produk mereka yang telah ada.

Tujuan lain dari analis situasi,teknik dan strategi dalam komunikasi pemasaran adalah untuk memperoleh dari konsumen (sebagai sumber utama).dimana pespon tersebut merupakan langkah awal yang perusahan untuk bersikap positif.

Perencanaan Komunikasi Penasaran

Perencanaan komunikasi dalam komunikasi pemasran merupakan panduan mendasr yang penting untuk membentuk kita dalam menyusun sebuah perencanaan strategi berdasarkan pandangan komunikasi pemasaran. Perencanaan mungkin lebih penting dari sebuah dokumen yang kita miliki. Setiap perencanaan dan eksekusi periklanan memilikinilai yang kecil jika kita tidak menjaga di hadapan konsumen .

PEMASARAN DAN PROMOSI

Pemasaran Pada Era Informasi.

Kondisi saat ini menempatkan kita ke dalam sebuah persaingan diantara dua paradikma yang saling tarik menarik,yaitu era industeri disnis dan era informasi bisnis.

Terdapat tujuh Aspek Dasar yang harus dicapai oleh organisai bisnis agar dapat bartahan dalam kompetisi yang ketat saat ini:

  1. Konsumen tepat sasaran
  2. Kualitas penciptaan produk yang terbaik melalui perusahan teknologi terbaru
  3. Adanya diferentasi produk yang ditawarkan dengan pesaing .
  4. Positioning produk dan perusahaan sebagai penggerak pasar .
  5. Kacapatan dalam penetrasi pasr (local maupun interlokal)
  6. Sumbrt daya manusia dengan kualitas tertinggi dan mampu bekerja secara tim
  7. Kepentingan yang mamapu beradap tasi dalam kondisi yang selalu berubah –ubah

Perusahaan yang memliki ke tujuh aspek tersebut dapat digolongkan kepada perusahan yang memiliki kemampuan untuk bertahan pada masa saat ini.

Dukungan Media (Media Support

Dukungan media (Media support) selalu dihubungkan dengan peluang keberhasialan bisnis,biaya dan audience.dukungan media dapat juga disebut sebagai media alternative,media yang tidak dapat diukur serta merupakan non traditional media .dukungan media –media tersebut antara lain:

  • Out Of Home Media
  • Promotional Product marketing
  • Yellow Pages
  • Produt Placement
  • Inflight Adertising dan
  • Miscellaneous Media.

Publicity dan Corporate Advertising

Publicity

Publicity (publisitas) merupakan salah satu teknik yang sering digunakan dalam program publicity relation,karena mampu menjangkau opini public yang dapat mendukung produk/jasa serta membentuk suatu perceived quality dalam benak konsumen.

Untuk mempromosikan produk special yang dapat membangkitkan kepercayaan terhadap produk ,dan memperkuat imagenilai dari suatu produk kepada pelangan khusus.publicity itu sendiri pada dasrnya merupakan pengembangan dari konsep berita, yaitu:5 W +1 H(Who,What,Where,Why,What,dan How) hanya dalam pemasarannya saja yang berbeda .penulisan berita 5W dijabarkan secara singkat maka dalam publicity cenderung disajiakn lebih kompeleks dan detil.

Diret Marketing adalah :bagian dari program komunikasi pemasran .pasar tidak dapat dicapai apabila kita hanya menggunakan salah satu cara atau medium saja. Kehadiran media masssa dalam memenuhi keinginan industeri perlu diperoleh kesempatan untuk meraih targert market sebesar-besarnya.dan menjangkau target yang tidak terjangkau melalui metode atau teknuk markering.

Personnel Selling

Personnel selling adalah:improvisiasi dari penjualan dengan menggunakan komunikasi a person to person communicatiom.Dalam marketing communication,personal selling merupakan mitra penting dan tidak dapat digantiakn dengan elemen promosi lainnya.

STRATEGI KOMUNIKASI

Kehidupan manusia tidak terlepas dari ruang lingkup komunikasi,manusia sebagai mahluk social,maka dengan komunikasi tidak saja sebagai alat untuk kontak hubungan dengan antara individu,namun komunikasi juga merupakan alat bagi manusia untuk bertahan hidup.komunikasi memiliki kekuatan untuk melakukan seleksi terhadap berbagai stimuli yang ada disekitarnya,stimuli yang akan dipilih dan stimuli tersebut dapat memberikan rangsangan yang labih kuat.

Bentuk –Bentuk Komunikasi

Komunikasi pemasaran mix antara lain adalah:

Dalam komunikasi dibagi menjadi tiga bagian yaitu:Massa,Kelompok,dan Personal .masing –masing kimunikasi dalam lingkup massa tersebut dianggap tidak saling mengenal satu sama lainnya.sedangkan karekteritis personal adalh: pribadi dari satu orang komunikasi yang langsung dan berinteraksi dengan komunikasi.komunikasi dibagi menjadi dua bagian yaitu:

  • Komunikasi massa
  • Komunikasi kekompok

Bentuk –Bentuk Media Komunikasi

Media Komunikasi Antar personal

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah memunculkan jenis media komunikasi yang mempu berinteraksi secara personal atau kelompol.komunikasi dapat melakuakanpenelusuran berbagai informasi yang menarik .

Tujuan Komunikasi

Perubahan Pengetahuan

Setiap tindakan yang kita lakuakan diasdari atau tidak disadari memiliki tujuan tertentu dalam ari adanya keinginan untuk memperoleh kepuasan yang ingin segeran dicapai secepatnya.

Otak manusia bekerja dan berkembang sesuai rangsangan (stimuli) dari luar yang dihubungkan dengan kebutuhan yang ada dalam diri seseorang.pentingnya perubahan pengetahuan dalam strategi komunikasi pada tahap awal merupakan langkah positif dari sebuah presesuntuk mengubah pengetahuan konsumen dimaksudkan untuk mengubah pengetahuan komsumen yang yang dimaksud adalah:

  • Mempekenalkan adanya penemuan baru.
  • Mengiformasikan cara baru dalam memenuhi kebutuhan.
  • Menggambarkan bagimana kepuasan tersebut dapat terpenuhi.

Tujuan Komunikasi Pemasaran

Komunikasi pemasaran bertujuan untuk mencapai tiga tahap perubahan yang ditunjukan kapada konsumen.tahap pertama yang ingin dicapai dari strategi komunikasi pemasaran adalah tapan perubahan khowledge(pengetahuan),dalam perubahan ini konsumen mengetahui adanya keberadaan sebuah produk,tahapan kedua adalah perubahan sikap dalam consumer behavior perubahan sikap ini ditentukan oleh tiga unsure yang disebut oleh Sciffman dan Kanuk menunjukkan bahwa tahapan perubahan sikap ditentukan dan conation(perilaku),jika tiga komponen ini menunjukkan adanya kecenderungan terhadap sebuah perubahan (kognitif,afektif,dan konatif)

Konsemen Indonesia setip saat berubah sedikit dengan sedit menuju sebuh tahapan yang disebut”knowledge social”lebih berbahaya lagi setip perancang iklan yang bermaksud membodoh-bodohi konsumen.perlu disadari bahwa batas-batasan etika ini sebenarnya tidak bermaksud membatasi keratifitas ide,bankan memotivasi terjadinya inovasi dan kreatifitas iklan yang lebih tinggi dan memantu para kteatif untuk memberikan sebuah iklan.

STRATEGI DAN PERENCANAAN KOMUNIKASI PEMASARAN

Segmentasi Potensial

Sebuah produk diciptakan untuk memenuhi sebuah kebutuhan atau mungkin mengangkat sebuah keinginan menjadi sebuah kebutuhan baru.Beberapa perusahaan ,mengalami kegagalan ketika menetapkan strategi segmentasi pasar,yang disebabkan oleh tidak adanya hubungan yang cukup kuat antara produk yang ditawarkan dengan sasaran produk (konsumen).

Fase Kegiatan Komunikasi Pemasaran

Fase-fase kegiatan komunikasi pemasaran merupakan acuan penting dalam menyusun strategi promosi,terhadap tiga tahapan dari markering komunikasi yaitu:

  • Pertama:segmentasi pasar
  • Kedua:menentukan segmentasi (satu atau lebih) dengan produk yang spesifikasi atau bentuk promosi.
  • Ketiga :Menentukan posisi produk sebagai suatau produk yang mampu memuasakan konsumen dengan cara yang berbeda (diferensasi)dari competitor yang diwujudkan dalam bentuk pesan yang khusus.

Segmentasi

Segmentasi pasar dihubungkan bagi pengembang sebuah market melalui cara pemuasan yang berbeda,kemampuan komunikasi pemasaran dalam pembagian segmentasi berpengaruh terhadap media yang memiliki kedekatan.segmentasi diperoleh beberapa asumsi-asumsi penting.khususnya dalam mementukan bentuk stimulasi yang kuat.

Sciffman dan Knuk membagi komunikasi pemasaran dalam berbagai segmen ,yaitu sebagai berikut:

  • Geografis
  • Demografis
  • Psikologi

Hubungan Antara Asumsi Komunikasi dengan Kebutuhan ,Keinginan,dan Permintaan.

Need(keburuhan)

Needs, Maslow menyebutkan adanya hirarki kebituhan yang terdiri dari lima tingkatan yang dimulai dari kebutuhan yang paling utama,yaitu:kebutuhan phisik seperti:makan,minum,pakaian dan tempat tinggal,kebutuhan yang harus dipenuhi segara.kebutuhan lanjutan yangbterdiri dari kebutuhan akan rasa aman ,bersosalisasi,penghargaan diri,dan cinta,hingga pada kebutuhan yang terakhir yaitu:akualisasi diri.

Wants(keinginan)

Wants adalah:sebuah kebutuhan yang dijadikan referensi bagi konsumen.karena produk tersebut memilik padanan produk pengganti,sebagai contoh:nasi merupakan cara orang Indonesia menyelesaikan kebutuhan akan rasa lapar dan orang Amerika makan burger untuk menyelesaikan rasa laper dan karean orang Amerika dan orang Indonesia ,maka burger pun dapat dijadiaknan alat penyelesaian rasa laper.

Demand (Permintaan)

Daya beli ternyata bagian terkhir dari sebuah strategi marketing,mampun sebuah produk didapakan sangat kuat,namun jika tidak didukung daya beli,produk tersebut seperti mengawang-awang,tentunya hal ini telah dipertimbangkan oleh perusahaan .

PELUANG PROMOSI DI MEDIA

Teori-teori Media

Harlod D.Laswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi ialah dengan menjawab pertanyaan who says what,in which channel to whom,whit what effect,and in which,channel,menunjukkan sebuah kegiatan komunikasi yang menggunakan saluran –saluran komunikasi.Dalam proses komunikasi primer,komunikator dan komunikan berharap langsung tanpa disela oleh objek lainnya atau tanpa media ,dan efek dari komunikasi dapat dengan diperoleh secara langsung.

Komunikasi Non Media

Komunikasi non media merupakan kegiatan komunikasi yang dijalankan oleh personal selling yaitu antara sales dengan konsumen yang biasa terjadi secara tatap muka.komunikasi non media merupakan proses komunikasi yang bersifat primer yang berlangsung secara tatap muka komunikator dengan komunikakan.dalam konumikasi pemasaran yang perlu diamati adalah sejuuh mana komunikasi primer ini memberikan efek secara langsung atau tidak langsung terhadap tujuan dari markerting.

Komunikasi Bermedia

Komunikasi bermedia dalam lingkup komunikasi pemasaran seperti yang telah diungkapkan sebelum nya bahwa media terbagi atas dua jenis media yaitu media massa dan nirmassa.kegiata komuniksai membagi pengelompokan media atas tiga bagian yang ditunjukan kepada massa,kelompok dan personal yaitu:

  • Media massa:yang kemudian dibagi menjadi media massa elektonik dan media cetak
  • Media Kelompok,dan
  • Media Antar personal

Karakteritis Media

  • Mesia massa
  • Media Elektronik
  • Media Cetak
  • Media Out of Home
  • Media Komunikasi Kelompok
  • Media Komunikasi personal

Dukungan Biaya Promosi

Kaitannya dengan efesiensi biaya marketing communication bahwa harus dperhatikan ,jika perencanaan komunikasi pemasaran hanya terfokus kepada prioritas penggunaan media sebagai saran promosi utama.perencanaan sebuah aktifitas komunikasi pemasaran harus disesuakan dengan kemampun pembiayaan dan anggran yang disediakan.anggaran komunikasi pemasaran akan menentukan apa saj yang akan dibiayakan,segmentasi mana saja yang akan dituju.

Marketing Information System (MIS) Data Base

Sumber informasi lain yang berguana bagi seorang manaer dalam melakukan perencanaan kegiatan dan biata mengacu kepada marketing information system(MSI) masalah penyebab turunyan penjualan yang disebabkan oleh factor internal,aksesibilitas,kualitas,produk,dan pesaing perusahaan.

Sales Report,merupakan data penting yang harus diolah dengan melakukan suatau perbandingan kegitan kimunikasi pemasaran yang dilakuakan sebelumnya.

MANAJEMEN BRAND

Pengertian Dari Brand

Brand dapat kita sebut dengan pelabelan,brand memiliki kekuatan untuk membentuk penjualan.istilah brand muncul ketika persaingan produk semakin tajam menyebabkan perlunya pengutan peran labek untuk mengelompokan produk-produk dan jasa yang memiliki nya dalam satu kesatuan.

Brand dan Mitos kepuasa

Tidak semua merek-merek terkenal diluar negari mamapu menguasai pasar Indonesia,khususnya di Indonesia bahwa setip produk yang memikili label berbahasa asing dengan tulisan MADE IN…..selalu dinggap merek yang mampu memberikan jaminan kepuasan dengan alas an produk rumit dan hati-hati sehinga memberiakan hasil yang lebih baik dan lebih kuat.

Manajemen Brand

  • Brand Campaign
  • Brand Recognition
  • Brand Preference
  • Brand Insistance
  • Lovely Brand/Brand Satift.

Kreatifitas pesan dan visual

Aplikasi Komunikasi Pemasaran

Dengan menggunakan media inti bahwa (below the line) maupun lini atas (above the line)ditentukan oleh strategi pesan dan visual yang disajiakn .Tujuan promosi ditunjukan untuk:

  • Awareness,merupakan kesadaran keberadaan sebuah produk atau jasa baru.
  • Khowledge,memberikan informasi yang dibutuhkan atas pengguanaan sebuah produk atau jasa.
  • Likeability,menumbuhkan kesatuan terhadap penampilan pesan

Proses penyanpaian pesan dalam komunikasi kedelapan tujuan promosi dibagi dalam tiga tahapan perubahan sikap,yaitu:

  • Conative(awareness,dan knowledge)
  • Attitude(likeability ,beriveing,dan image)
  • Cognitive(motivation,remembering,dan loyality)

Keberadaan sebuah produk atau jasa dan juga fungsi sebuah produk /jasa perubahaan sikap ditunjukan untuk merubah sikap.

Stimulasi Pesan

Stimulasi pesan dibagi menjadi beberapa karakter yaitu:

  • Like or Dislike
  • Sensation
  • Intensity
  • Absolut Threshold dan Differentisl Threshold(J. N.D)
  • Perceptual Selection

Strategi Menarik Perhatian Konsumen dan Persepsi Konsumen Terhadap Sajian Iklan

Seperti dikatakan sebelumnya bahwa sebuah iklan yang efektif memiliki kemungkinan terbesar terjadi sebuah pembelian ,stimulasi yang akan direncanakan dengan melakukan berbagai penelaahan dan pemilihan bentuk advertising seperti:

  • Pesan Verbal dan non verbal
  • Bahasa dalam Periklanan
  • Soun Efek dan Visual Efek
  • Habituate
  • Teknik membangkitkan Motivikasi Konsumen

Simbol warna Dalam Visual Komunikasi

Dalam beberapa kasus ,sebuah produk atau brand diasosiasiakn ke dalam warna spesifikai dalam kerangak konotasi kesukaan individi/pribadi.maka tidak heran jika warna ini akan berbeda antara sat kelompok dengan kelompok lainnya.namun juga memberikan cirri-ciri kemakmuran atau harapan akan munculnya rezeki yang berlimpah.negitu banyak persepsi individu terhadap asosiasi warna menyebabkan penggunaan warna pada elemen visual menjadi penting.

PERENCANAAN BIAYA KOMUNIKASI PEMASARAN

Biaya Komunikasi

Dalam kegiatan bisnis sebagaimana kegiatan ekonomi dikenal adanya konsep biaya operasioanal (opportunity cost).konsep tersebut menjelaskan bahwa terdapat lebih dari satu penggunaan atau pemanfaatan sumberdaya perusahaan.

Sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan antara lain:uang(money),manusia (man),kemapuan manajemen (managerial skill) ,dan waktu(time).artinya bila sumberdaya unang dipakai untuk kegiatan x (promosi ,misalnya)maka uang tersebtu sesungguhnya dapt dimafaatkan tidak hanya ditunjukan bagi kegiatan promosi saja.

Inti dari konsep biaya opportunitas adalh pemanfaatan secara optimal,efektif dan efisien dari seluruh sumber daya perusahaan.

Strategi Penentuan Komunikasi Pemasaran Budget

Jenis–jenis Anggaran

Dalam penetapan anggaran biaya promosi ,beberapa item yang harus tersedia adalah:

  • Personal
  • Aktifitas
  • Quality Control

Strategi Kampanye

Perencanaan Kampanya Periklanan

Tujuan penyampaian pesan pada strategi kampanye dalam komunikasi pemasaran adalah untuk memberikan informasi mengenai new performance,new service,new product dan benefit.penyampaian pesan informasi tersebut diharapkan dapat merubah pengetahuan dan refensi public terhadap produk dan perusahaan.

RISET KOMUNIKASI PEMASARAN

Riset Pemasaran Sebagai Dasara Dari Perencanaan Komunikasi Pemasaran

Sebuah perusahaan besar biasanya memilki departemen yang menangani riset marketing.mereka bertugas untuk memeperoleh sejumlah informasi penting yang dibutuhkan seperti riset pasar yang meliputi informasi tentang tingkat kepentingan konsumen terhadap produk,

Riset Dalam Komunikasi Pemasaran

Perencanaan riset dalam komunikasi pemasaran ditujikan untuk memberikan gambaran atau sebuah proyeksi mengenai sesuatu kejadian atau ramalan terhadap suatu perubahaan yang akan muncul pada massa yang akan datang .Dalam Komunikasi pemasaran ,riset yang dibutuhkan terbagi dalam empat kelompok riset yaitu:

  1. Riset Perilaku
  2. Riset Media
  3. Riset Efektifikasi Iklan ,dan
  4. Riset Kompetitif

Competitive Intellignt dalam Strategi Memposisikan Brand

Fungsi intelijen adalah mengkaji kekuatan para pesaing dan kekuatan ekstetnal dengan maksud untuk menyampaikan perusahaan menghadapi keadaan dan kondisi dikemudian hari.strategi pesan merupakan penciptaan pontensi keuntungan masa dapan (igon anshoff)pentingnya intelijen kompetitif ini adalah untuk membentuk komunikasi pemasran untuk menganalisa perkembangan lingkungan bisnis yang ada disekitarnya.

Monitoring Kegiatan Direct Selling Dan Event Management

Monitoring Kegiatan Promosi

Ketika manajer,komunikasi pemasran ,wajib melaksanakan kegiatan monitoring terhadap berbagai kegiatan promosi yang telah dijalankan .monitoring direct selling khususnya dalam penggunaan media-media komunikasi personal (marketing kits)ditunjikan untuk memperoleh informasi dari salesengenai kendala-kendala dalam menjelaskan produk kepada konsumen atau ada beberapa informasi yang dibutuhkan oleh konsumen.pengambilan keputusan atas beberapa masalh yang dihadapi tersebut,biasanya disediakan anggaran 10% hingga 20%untuk mengatasi berbagai masalah atau kendala,perusahaan maupun oleh pesaing ,dan jika dana anggaran cadangan tidak tersedia atau tidak teranggarakan,hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa perusahaan bias terjadi ka[pan saja,ketidaktanggapan manajer berakibatkan fatal yaitu kehilangan sebagian pangsa pasarnya.

KOMUNIKASI PEMASARAN MASA DEPAN

Dampak Promosi Terhadap Pengembangan Pasar

Strategi pengembangan pasar dan penciptan peluang pasar membutuhkan sedikit pemikiran yang berbeda.Konsemen sangat tertarik pada harga dan kualitas barang.sterategi pencipta peluang pasr merupakan strategi yang berbeda. Hubungan timbal Balik antara komunikasi

 Pemasaran dan Relationship Marketing

Perlunya penerapan konsep relationship marketing yang dipadukan dengan konsep marketing communication ditunjukan untuk memperkuat pemposisian perusahaan dan produk/servis yang dimiliki oleh perusahaan dengan grup-grup bisnis.Relationship marketing commucation hanya dapat berjalan mulus jika dengan standarilasi product,behavior dan atmosphere dalam lingkungan perusahaan lebih baik .untuk membangun posisi tertinggi dipasar ,pertama:perusahaan harus membanguan hubungan yang kuat,kedua mereka harus mendapatkan keuntungan dari industeri infastruktur dimana kuncinya adalah orang-orang dan perusahaan yang telah menjadikan industeri itu menjadi lebih kuat.

Tujuan dari relationship Marketing ini adalah untuk membangun infrastuktur pasar yang kuat,membangun suasana keakrapan dan terjalinnya hubungan yang lebih luas, menstransfer pengetahuan tentang produk dan perusahaan (positioning a product and corporate),pemasaran yang lebih sederhan (simple)untuk mempermudah pendistribusian,efesien,dan konsentarasi pemasaran yang lebih efektif.

Hubungan Masyarakat (Public Relations)

Setiap individu memiliki needs and wants,untuk memenuhinya dibutuhkan sebuah interaksi ,dan interaksi ini pun dipenuhi oleh berbagai kepentingan yang mungkin berbeda.jika hal ini berlaku pada hubungan antara dua individu maka akibat yang dihasilkannya (baik positif dan negatif)berpengaruh pada dua individu dan jika hubungan ini berlaku pada individu dengan organisasi atau antara organisasi maka akibat yang dihasilakn akan mempengaruhi individu lainnya.

Dukungan Publisitas Terhadap Penguatan Citra Brand

Publisitas (publicity)merupakan alat komunikasi milik profesi public relations karena awal berdirinya profesi profesi public relations diawali oleh publicity.untuk menjatuhkan profile dari produk pesaing yang tanpa disadari dapat mengiring konsumen lain untuk meninggalkan produkpesaing dan beralih kepada produk yang kita milik.

Sumber : http://catatan-malam3.blogspot.com

 

%d blogger menyukai ini: