By Ahmad Kurnia, SPd,MM*

  •  Semua serba tercatat

Langkah penataan diri diawali dari sebuah catatan yang merekam prilaku anda, karier, aktiftas organisasi dan banyak orang besar dalam sejarah yang mencatatkan seluruh aktiftas hidupnya dengan sebuah tulisan pribadi yang tidak bermaksud dipublikasikan seperti diary, atau bisa juga melaui website pribadi seperti weblog tapi setelah sekian lama mereka publikasikan dan menjadi sebuah catatan sejarah yang luar biasa dan berguna bagi pengembangan eksistensi anda.

Hampir semua orang membutuhkan adanya eksistensi sebagai wujud pengakuan dari masyarakat, kenapa banyak orang yang ingin menuliskan catatan hariannya dan membuat biogrfinya kalau bukan sebuah pengakuan dan tidak ada yang melarang berbagi kesuksesan dengan orang lain. Dan catatan tak terduga anda yang anda tulis dalam keadaan kalut, prustasi, marah, bahagia dan tanpa sadar anda telah mencoba merekam kehidupan anda. Masalahnya banyak orang yang malas untuk menuliskannya dengan anggapannya itu pekerjaan anak kecil atau ABG saja.

Bisa saja catatan anda itu sebagai sebuah dreamlife yang ingin anda wujudkan dalam goresal kecil kartu anda setelah sekian lama memendam dalam hati dan sesuatu waktu terbaca oleh sahabat dan keluarga kita. Suatu waktu keinginan anda justru diwujudkan oleh keluarga anda sebagai sesuatu yang surfrise dalam hidup anda. Banyak hal-hal kecil yang hanya sekedar hayalan semata, seperti anda ingin menjadi seorang fotografer dan menghayalkan memiliki handycamp tercanggih yang suatu waktu bisa merekam perjalanan bisnis dan pekerjaan anda bisa melalui HP anda lalu anda salurkan kedalam weblog yang sedang trend akhir-akhir ini. Hanya sekedar curahan hati anda, tapi suatu waktu tulisan anda meningkat menjadi isi pemikiran anda yang lebih intelek sehingga bisa mempromosikan ide, pikiran dan keinginan anda terhadap dunia, karier dan bisnis yang sedang anda geluti.

Sekali lagi seandainya anda punya ide catatlah dengan baik dan kumpulkan catatan anda sehingga bisa mengisi pundi-pundi intelektual anda selain koleksi buku anda dan saya rasa masih langka ada yang mau mencatat seluruh idenya dalam sebuah catatan rapi sehingga ikuti bagaimana biar catatan kita bisa efektif dan mudah terbaca.

  • Mencatat dengan efektif

Bagaimana cara mencatat yang efektif bukan sekedar goresan semata yang suatu akan anda baca kembali, coba kita tengok pendapat Dr. C.C. Crawford, prof psikologi dari Universitas California Selatan dalam bukunya How to study mengungkapkan langkah-langkah mencatat yang ekfektif  antara lain :

  1. Mulailah sekarang dengan sistem catatan yang pasti, kalau anda belum memulainya.
  2. Menggunakan buku catatan dengan halaman lepas (loose-leaf notebook)
  3. Pakailah buku catatan yang berukuran besar
  4. Rencanakan sebuah system filing bersama dengan system pencatatan anda
  5. Unit kecil
  6. Berilah tiap halaman suatu jdul untuk menunjukan sumbernya dan subjeknya
  7. Bubuhi pada setiap catata itu nomor atau huruf untuk mengetahui status dan garis besarnya.
  8. Gunakan banyak identitas
  9. Indent melampaui garis-garis agak lebih dari awal garis pertama
  10. Berilah sisi (tepi) yang cukup lebar
  11. Hindari alenia panjang dalam membuat catatan
  12. Membuat catatan dalam bentuk kutipan hanya baik untuk tujuan tertentu
  13. Menyatakan poin secara ringkas dan pendek
  14. Pelajari dan terapkan teknik meringkas
  15. Susun poin-poin dalam hubngan logis dan gnakan kata-kata transisi
  16. Usahakan upaya kecepatan anda untk membuat catatan meningkat
  17. Buatlah catatan dalam bentuk yang sebaik mungkin, seringlah anda revisi actatan anda
  18. Jangan gunakan steno
  19. Bersikpalah tepat dalam membuiat catatan
  • Haluskan fikiran anda dengan menulis.

Menulis bukan dominasi para penulis tapi hampir semua orang bisa melakukannya, hampir sama dengan para remaja yang mendadak jadi penyair cinta saat mereka kasamaran, begitu juga nada bisa menyalurkan keterampilan alami ini dalam berbagai hal. Mungkin sarana yang dicoba penulis adalah menyalurkannya dalam sebuah blog di internet dan anda dengan bebas meluangkan seluruh keluh kesah dan kemarahan anda melalui tulisan yang mungkin kualitas tulisan anda semakin meningkat bukan sekedar ungkapan hati semata tapi jauh lebih ilmiah. Dan cara yang lebih praktis ketika anda punya niat untuk menulis adalah paksakan anda untuk menulis walau sekedar

* Penulisa dosen manajemen STBA JIA Bekasi dan STIE Cikarang.