Untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, sebuah perusahaan harus mempunyai  strategi dan tehnik penjualan yang prefesional, di samping MeningkatKan efektifitas kerja tim penjualan. Sebelum mereka mendirikan sebuah perusahaan, seorang produsen harus bisa melihat kebiasaan, kebudayaan serta norma yang dianut oleh komunitas setempat. Supaya mudah untuk mencari pangsa pasar.

MENJUAL

Menjual adalah suatu proses untuk membantu pelanggan berubah dari keadaan sekarang menjadi keadaan yang di inginkan. Dari perubahan itu customer menginginkan sebuah kepuasan. Tugas juru jual adalah mencermati kebutuhan dan situasi yang di inginkan pelanggan.

Salah satu tujuan utama seorang produsen memproduksi barang adalah memasarkan barang. Juru jual bisa kebanjiran order, kalau mereka bisa bekerja yang lebih efektif, memfokuskan seluruh usaha dan perhatiannya kepada calon pembeli yang menjanjikan hasil penjualan yang banyak dalam waktu yang panjang. Produsen  yang gagal  cenderung bekerja lebih keras, namun cara pendekatanya kurang efektif.

  Mencari dan menemukan calon pembeli yang mempunyai potensi besar di sebut “ prospecting “. Calon pembeli di sebut “ prospek “. Prospecting yang sempurna akan mempunyai dampak yang sangat besar pada revenue penjualan. Dalam prospecting  juru jual harus focus pada kwalitas bukan kwantitas, pada prospek yang ideal yang mempunyai motivasi untuk membeli.

 Prospecting bisa menemukan prospek melalui referensi dari pelanggan,, informasi dari principle, industry handbook, majalah, surat kabar dll.

KONTAK PERTAMA

Setelah mengidentifikasi prospek, juru jual harus medapatkan informasi prospek untuk memenuhi kwalifikasi dan mengadakan pertemuan. Cara yang paling efektif untuk menjual produk adalah pertemuan secara langsung. Salah satu alat bantu yang bisa memikat hati prospek adalah naskah.

Naskah yang di siapkan dengan baik perlu di komunikasikan dengan tepat dan ekpresi yang baik, supaya prospek tertarik untuk bertemu. Dengan cara membangun suanana interaksi yang bersifat pribadi, menciptakan keakraban, dan mengarahkan prospek kearah yang dikehendaki.

MEMBANGUN HUBUNGAN

Setelah anda bertatap muka, anda harus membangun hubungan baik, suasana akrap, menunjukkan  sikap prefesional supaya prospek tetap loyal kepada anda. Sehingga anda bisa mengetahui apa kebutuhan mereka. Dan anda situlah bisa memulai mempresentasikan produk perusahaan anda.

Dengan suasana keakraban, akan mudah untuk menggali apa kebutuhan customer. Karena itu akan sangat membantu dalam proses penjualan. Untuk mendekati calon pelanggan anda bisa melakukan dengan cara wancara dan mendengarkan.

Berarapa manfaat yang di peroleh jika hubungan itu terus berlangsung dengan baik: Kemungkinan memperoleh pembelian ulang, memperoleh referensi, pelanggan akan menyebarkan berita yang baik kepada konsumen lain.

MEMBERI SOLUSI

Setelah anda mendapatkan prospek yang ideal, meramu formula solusi dan persiapan yang sistematis, terstructur dengan baik merupakan tahap yang menentukan keberhasilan dalam menyampaikan presentasi, sehingga mudah dipahami oleh prospek. Susunan isi presentasi anda harus bisa menstranformasikan masalah klien menjadi sebuah solusi yang terbaik yang anda jual. Dalam memformulasikan solusi yang akan anda jual , hubungan antara kebutuhan prospek dan manfaat dari solusi itu harus jelas. Untuk mencapai tujuan tersebut produsen dapat menggunakan beberapa langkah: Menguraikan satu persatu masalah klien dengan menunjukkan potensi kerugianya kalau tidak terselesaikan, solusi anda harus bisa menjawab semua kebutuhan klien, rangkum solusi dan rencana tindak lanjut yang telah di setujui.

MEMINTA  ORDER

Setelah produsen berhasil meyakinkan prospek bahwa solusi anda dapat menjawab semua kebutuhan dan mendapatkan sinyal persetujuan, waktu yang tepat untuk meminta order.

Apa yang harus di lakukan juru jual untuk menjaga hubungan pelanggan supaya tetap baik?  Memberikan rasa aman, memberikan kepuasan kepada pembeli, menanggapi kekhawatiran, sanggahan, dan keberatan.

Setelah anda berhasil menjual, memuaskan, membina dan menjaga hubungan baik kepada pelanggan, maka kemungkinan besar anda akan memperoleh order pembelian ulang dan pelanggan bisa mereferensikan kepada orang lain. Dengan demikian maka omset penjualan akan meningkat dari yang merindukan order hingga kebanjiran order.

Iklan