Kreatifitas penggunaan komunikasi pemasaran merupakan kunci untuk semua kesuksesan kampanye pemasaran. Anda harus tepat dalam hal penulisan pesan dan pilihan media penyampaiannya atau Anda akan rugi waktu dan biaya. 

Teknik-teknik ini memang sangat penting untuk Anda entah Anda tengah memasarkan merek, produk, jasa atau ide.Dilengkapi dengan teknik-teknik yang terbukti andal, buku ini merupakan pedoman langkah demi langkah untuk meningkatkan keterampilan Anda di bidang:

  •  Perencanaan dan teknik-teknik brifing
  • Penciptaan dampak
  • Penulisan teks untuk media pers, cetak, dan penyiaran
  • Penulisan judul dan teks isi
  • Teknik-teknik desain
  • Persiapan news release dan foto
  • Penilaian karya kreatif

Daniel L. Yadin mengetuai sebuah tim spesialis kreatif yang menulis, mendesain, dan memproduksi kampanye-kampanye dan bahan-bahan untuk semua jenis kegiatan pemasaran. Ia mengajar di banyak tempat dan menjabat sebagai Course Director di The Chartered Institute of Marketing.

TEKNIK-TEKNIK PERENCANAAN PRAKTIS

Teknik-teknik Perencanaan Kreatif

Perencanaan kreatif adalah tahap yang selalu Anda perlukan namun masalahnya Anda hampir-hampir tak punya waktu untuk melakukannya.

Inspirasi memang terkadang muncul ke dalam marketing creatives (kreatif pemasaran) namun ini tidak dapat diandalkan. Mungkin merupakan kebohongan kalau ada seseorang yang berkata kepada Anda bahwa serangkaian kampanye yang besar dapat digagas di dalam kamar mandi. Untuk memenuhi dead-line, Anda memerlukan perencanaan yang lebih profesional, lebih tersusun, dan sistematis.

Perencanaan kreatif dimulai dengan rencana pemasaran. Ini merupakan dokumen kerja yang komprehensif, yang merinci pendekatan total tim pemasaran bagi kampanye yang akan datang. Perhatikan dan kuasailah isinya. Banyak inspirasi dapat ditemukan di dalamnya. Dengan mempelajari sedikit saja, gagasan-gagasan dapat langsung bermunculan.

Apabila tim pemasaran telah melaksanakan tugasnya dengan baik, dan biasanya demikian, perencanaan kreatif dapat menghemat waktu sekaligus mengorganisasi kreatifitas Anda.

Manajemen merek merupakan posisi ideal untuk menganalisis rencana pemasaran. Seorang manajer merek akan mendalami rencana tersebut dan akan mengabstraksikan elemen-elemen yang diperlukan untuk mempersiapkan usulan-usulan kreatif secara terintegrasi. Para account manager biro iklan biasanya melakukan hal ini untuk tim kreatif mereka.

Jika Anda bekerja di bagian pemasaran dan dilimpahi tugas kreatif, Anda harus dapat memanfaatkan elemen-elemen kreatif dari rencana pemasaran untuk diri Anda sendiri.

URAIAN PEDOMAN

Uraian pedoman merupakan daftar periksa (check-list) praktis, yang membantu pengorganisasian pikiran Anda bagi komunikasi pemasaran yang efektif, dan menjadi model untuk menilai hasil-hasilnya.

Ini bukan pengganti pemikiran, melainkan suatu alat bantu yang penting untuk perencanaan yang terorganisasi dengan lebih baik guna memenuhi tujuan-tujuan komunikasi secara lebih cepat dan cermat.

Berikut daftar pedoman tersebut:

1.    Siapa yang menjadi sasaran komunikasi?

2.    Media dan metode penyampaian apa yang digunakan?

3.    Apa tujuan khusus komunikasi?

4.    Informasi apa yang akan disampaikan?

5.    Manfaat utama apa yang akan diperoleh?

6.    Seberapa jauh kepuasan yang harus dicapai? Bagaimana cara memenuhinya?

7.    Respons bagaiamana yang dikehendaki dari komunikasi ini?

8.    Tujuan komunikasi akan tercapai jika pelanggan berpikir, percaya, atau yakin bahwa .

Brifing Kreatif

Daftar brifing di bawah ini merupakan daftar brifing praktis yang kita gunakan dalam bisnis sehari-hari. Daftar ini tidak ditujukan untuk menggantikan proses pemikiran kreatif tetapi untuk membantu agar proses pemikiran kreatif tetapi untuk membantu agar proses tersebut dapat berjalan lebih teratur. Ini juga merupakan pedoman penting bagi Anda dalam memberikan brifing kepada rekan-rekan Anda atau, sebaliknya, bagi mereka yang memberikan brifing kepada Anda.

Pedoman ini membantu Anda untuk merumuskan pesan-pesan yang tepat, dengan penyempurnaan seperlunya, dan mengurangi waktu yang terbuang untuk hal-hal yang keliru.

Yang dimuat di sini hanyalah keperluan minimal Anda dalam memulai penyusunan suatu teks. Sudah barang tentu, Anda dapat menambhkan unsur-unsur pilihan Anda sendiri sebagai hasil pengalaman profesional Anda. Suatu cara belajar yang sulit.

Berikut daftar brifing tersebut:

1.    Nomor pekerjaan, tanggal, dan nama merek

2.    Latar Belakang

3.    Sikap konsumen

4.    Khalayak sasaran

a.    Pemakai baru

b.    Pemakai lama

c.    Pemakai berganti-ganti

5.    Sasaran

6.    Proposisi pokok

7.    Janji judul dan manfaatnya

8.    Keistimewaan dan manfaat

9.    Manfaat terkait dan manfaat tambahan

10.Pesan-pesan lain, motivasi, penawaran, dan proposisi lainnya yang perlu dipertimbangkan.

11.Merek yang digunakan

12.Mengapa konsumen harus mencoba dan membeli merek ini?

13.Nada suara: misalnya hangat dan ramah, konservatif dan resmi

14.Tindakan konsumen yang diharapkan

15.Unsur-unsur tindakan/jawaban

16.Hal-hal yang wajib dicantumkan

17.Respons yang diinginkan. Tujuan kreatif (iklan) saya akan tercapai apabila, setelah membaca teks ini, khalayak sasaran saya yakin bahwa…

18.Media: Lihat brifing dan jadwal media terlampir

19.Waktu: Tanggal teks, visual, presentasi, revisi, artwork.

MENINGKATKAN KETRAMPILAN KREATIF ANDA

Teknik Penulisan Teks untuk Iklan dan Cetak yang Unggul Jual

Sampai di sini Anda harus sudah mempelajari rencana promosi untuk kampanye yang akan Anda ciptakan. Pastikan juga bahwa semua informasi yang Anda perlukan sudah Anda peroleh.Anda harus sudah menentukan tujuan-tujuan komunikasi, dengan menggunakan daftar periksa di Bab I, dan sudah mempelajari brifing kreatif, berdasarkan daftar periksa di Bab 2.

Anda juga harus sudah mengidentifikasi khalayak sasaran Anda dan menentukan bentuk teks Anda — apa yang akan Anda sampaikan.Saat ini yang perlu Anda lakukan ialah mulai menulis dan merancang. Untuk itu, Anda memerlukan sebuah piranti penting lainnya: disiplin kreatif.

Ada beberapa teknik yang terkenal. Salah satu di antaranya yang telah kami gunakan dengan sukses selama ini ialah AIDA. Kalau Anda pernah menjadi wiraniaga, AIDA merupakan suatu disiplin yang terdiri dari rangkaian langkah dalam proses penjualan.

AIDA adalah sebuah disiplin komunikasi, sebuah piranti intelektual yang membantu Anda untuk mencapai:

1.    Tingkat-tingkat pemahaman yang Anda perlukan dalam menulis teks yang efektif.

2.    Tingkat pemahaman yang Anda inginkan dari khalayak sasaran agar dapat memberikan respons sesuai dengan harapan Anda.

AIDA adalah singkatan dari

Attension (perhatian)

Interest (minat)

Desire (keinginan)

Action (tindakan)

Ini merupakan urutan yang masuk akal dan berlaku dalam seluruh aspek komunikasi pemasaran:

  •  Pertama-tama Anda harus merebut perhatian pembaca Anda.
  • Beritahukan kepadanya hal-hal yang menarik bagi kepentingan pribadinya.
  • Timbulkan keinginan yang kuat untuk mencoba, membeli, atau mencermati produk Anda, untuk meminta brosur, atau minta dihubungi oleh bagian penjualan.
  • Desak pembaca Anda untuk bertindak sesuai dengan yang Anda inginkan.

MEREBUT PERHATIAN

Cara menarik / merebut perhatian : berikan janji yang meyakinkan

MEMBANGKITKAN MINAT

Hasil karya kreatif Anda dalam memproduksi iklan dan cetak harus memenuhi tiga kriteria sebagai berikut:

1.    Harus menarik bagi pembaca

2.    Harus tampak menarik

3.    Harus mudah dibaca dan dimengerti

MEMBUAT TEKS TAMPAK MENARIK

  • Bagilah teks Anda dalam paragraf-paragraf yang pendek dan mudah dimengerti, namun jangan terlalu pendek.
  •  Buatlah panjang paragraf bervariasi.
  • Batasilah isi setiap paragraf dengan dua atau tiga gagasan yang berkaitan.
  • Tandailah teks Anda dengan sub-subjudul dan judul-judul silang, yang akan mempermudah dan mempercepat pelacakan suatu hal dalam teks.
  • Gunakan tipografi yang baik.

MEMBUAT TEKS MUDAH DIMENGERTI

  • Kalimat-kalimat yang pendek biasanya lebih mudah dicerna daripada yang panjang. Jangan memuat lebih dari satu gagasan dalam satu kalimat.
  • Gunakan kata-kata dan ungkapan-ungkapan yang sederhana.
  • Panjang paragraf: gunakan prinsip-prinsip yang sama.

MEMBANGKITKAN KEINGINAN PEMBACA

Anda perlu berbuat lebih daripada sekadar menciptakan keinginan akan merek Anda.

  • Sebelum ada tindakan, selalu ada keputusan.
  • Sasaran Anda harus tergerak untuk mempunyai keinginan yang sangat besar, hasrat yang sangat tinggi terhadap merek Anda, dan rasa ketidaksabaran untuk memilikinya, untuk mengujinya, untuk dapat mencobanya.
  • Untuk melakukannya, Anda harus menanamkan gagasan dalam diri sasaran Anda untuk menggunakan dan memetik keuntungan produk Anda.
  • Yakinkan bahwa merek Andalah yang diperlukan oleh pembaca.

Bagaimana Menulis Judul yang Efektif

Apa yang menjadikan sebuah judul efektif? Tergantung siapa Anda. Apabila Anda seorang manajer produk, sarana promosilah yang akan membantu penjualan merek Anda. Bagi Anda yang menjabat direktur pemasaran, judul yang efektiflah yang Anda anggap akan membantu mempercepat produk Anda keluar dari pabrik. Sebagai seorang akuntan perusahaan, Anda mungkin menganggap judul sebagai sesuatu yang dapat memperbesar laba bersih setelah pajak.

Sebaliknya, apabila Anda seorang penulis teks, judul yang efektif adalah sebaris teks motivatif yang Anda ciptakan dengan sungguh-sungguh. Dalam iklan, judul ditempatkan pada posisi paling atas dan dibuat mencolok sehingga melalui pandangan sekilas, mata dapat langsung tertuju pada iklan tersebut. Judul membantu Anda karena dapat mendorong calon pelanggan untuk mengambil keputusan yang menguntungkan merek Anda.

Jika Anda seorang calon pelanggan, apakah judul merupakan sesuatu yang mendorong Anda untuk berpikir “saya suka ini, saya akan mencobanya?”Kontroversi lebih banyak terjadi dalam pembahasan mengenai judul daripada aspek-aspek komunikasi pemasaran lainnya.

David Ogilvy dan beberapa orang lainnya berpesan agar jangan menulis judul yang berwarna putih dengan latar belakang hitam. Mereke juga menganjurkan agar judul tidak seluruhnya ditulis dalam huruf-huruf kapital karena akan mengganggu pelanggan untuk membacanya.

Pedoman praktis dibawah ini dapat digunakan sebagai acuan untuk memecahkan masalah apapun yang berkaitan dengan judul:

  • Cantumkan janji dalam judul Anda. Buat konsumen agar merasa memiliki manfaat ata keuntungan bila membeli produk Anda.
  • Gunakan merek yang kuat.
  • Bedakan merek Anda dengan merek lainnya. Tunjukkan keunikannya.
  • Gunakan proposisi yang positif. Tawarkan solusi.
  •  Tarik minat pribadi pembaca Anda. Gunakan bahasanya.
  • Buatlah judul Anda relevan.
  • Jangan sekali-sekali menggunakan lelucon yang tidak ada hubungannya.
  •  Jangan membesar-besarkan secara berlebihan. Hindarkan hal-hal yang superlatif, kecuali jika memang benar-benar demikian adanya.
  • Visualisasikan. Timbulkan gambar visual dalam pikiran pembaca Anda.
  • Gunakan kata-kata pencetus, yang menyentuh perasaan, yang menarik, yang memotivasi.
  •  Hindarkan penggunaan kata-kata yang panjang apabila ada kata-kata pendek dengan arti sama.
  • Jagalah keringkasan judul
  •  Pikat, bujuk, dan arahkan agar pelanggan membaca terus. Sering gunakan kata “Anda”
  • Libatkan pembaca Anda.

Cara Menulis Teks yang Efektif

Pedoman praktis dibawah ini dapat digunakan sebagai acuan:

  •  Kalimat dan paragraf pertama teks Anda harus berkaitan erat dengan judulnya.
  • Apabila judul Anda mengandung pertanyaan, jawablah segera.
  •  Bangkitkan minat pribadi pelanggan Anda.
  • Tonjolkan manfaat atau keuntungan, fakta, maupun keistimewaannya.
  • Pertahankan kekuatan tema merek.
  • Nyatakanlah gagasan-gagasan Anda dalam kalimat-kalimat yang saling berhubungan secara logis dan mengalir secara lancar.
  • Gunakan bahasan pembaca Anda.
  • Tulislah dengan jelas, gunakan untuk membujuk.
  • Jagalah keringkasan teks Anda. Jangan memboroskan kata-kata.
  • Hindari pengulangan, kecuali untuk penekanan.
  • Gunakan kata-kata yang pendek, kecuali apabila yang panjang lebih berdampak positif dan baku.
  • Gunakan subjudul, judul silang, huruf miring, huruf tebal, huruf kecil, dan tipografi lainnya.
  • Cantumkan setiap gagasan yang berbeda dalam kalimat yang terpisah.
  •  Desaklah pelanggan untuk merespons secara aktif.

Menulis Direct Mail yang Efektif

Karena direct mail sangat selektif, Anda dapat menggunakannya sebagai sarana komunikasi personal. Keuntungan yang bisa diperoleh dari sarana ini antara lain adalah langsungnya (directness) dan keakrabannya (intimacy).

Hampir segala sesuatu yang berhubungan dengan direct mail dapat Anda atur. Misalnya:

Warna                        Amplop                      Ukuran

Isi                       Frekuensi                             Cap

Daftar isi           Daftar alamat                       Waktu

Teks                  Teknik produksi                   Tipografi

Kreativitas        Unsur jawaban                     Volume

Desain              Sampel                                 Bobot

Memang terdapat keterbatasan di bidang kreatif. Namun, selain yang menyangkut hukum, kejujuran, dan kesopanan, tidak ada pembatasan dalam hal panjang teks dan desain.

Prinsip-prinsip dalam membuat surat penawaran, liflet, dan brosur sama dengan prinsip-prinsip yang berlaku untuk iklan di surat kabar.

  • Rebut perhatian pembaca Anda.
  • Dorong ia untuk membuka halaman pertama.
  •   Tunjukkan manfaat merek Anda baginya.
  • Pengaruhi keinginannya untuk mencoba, membeli, atau memiliki.
  •    Laksanakan.

Apabila Anda mengirimkan brosur Anda tanpa kesungguhan, sudah hampir pasti demikian pulalah respons yang akan Anda terima. Kotak-kotak sampah di seluruh penjuru kota akan penuh dengan mail yang tidak memperoleh perhatian.

Sebaliknya, brosur yang Anda susun secara profesional, yang menggoda penerima surat dengan pesan yang bersifat personal, akan membawa pengaruh kuat dan positif untuk meningkatkan respons.

Meningkatkan Mutu Brosur dan Liflet Anda

Berikut pedoman yang dapat dipakai untuk meningkatkan mutu brosur dan liflet Anda:

UMUM

  •  Buatlah brosur Anda informatif, motivatif, dan atraktif.
  • Buatlah brosur Anda menarik, tampak menarik, serta mudah dibaca dan dipahami.
  • Tunjukkan bahwa merek Anda memberikan manfaat dan sesuai dengan minat pribadi pembaca Anda.
  •  Perlihatkan kinerja merek Anda.
  • Bangkitkan keinginan pembaca Anda untuk membaca, membeli, atau mempelajari merek Anda. 
  • Berilah contoh.

SAMPUL DEPAN

  • Rebut perhatian pembaca Anda.
  • Buatlah sampul depan terbuka — buatlah ini sebagai tujuan utama.
  •  Janjikan sesuai: tunjukkan manfaatnya.
  • Dorong pembaca Anda agar membaca halaman-halaman selanjutnya.

HALAMAN ISI

  • Tulislah judul yang berhubungan langsung dengan janji yang dimuat pada sampul depan.
  • Gunakan AIDA.
  • Sebagaimana biasanya, sesuaikan teknik dengan sasaran.
  •  Alirkan teks dan rancangan Anda secara logis sampai kepada kesimpulan yang Anda inginkan.
  • Yakini bahwa teks Anda mudah dibawa dan dimengerti.
  •  Gunakan sub-subjudul dan judul-judul silang.
  • Selang-selingkan panjang kalimat dan paragraf.
  • Gunakan sarana visual.
  •  Untuk menekankan sesuatu, gunakan huruf tebal, huruf miring, huruf kecil, warna.
  • Gunakan tipografi secara kreatif, tanpa menjadi aneh.
  • Jangan terlalu banyak menggunakan jenis dan ukuran huruf.
  • Buatlah rancangan tampak ramai, atraktif, menarik, tetapi tanpa mengurangi kejelasannya.
  • Apabila menggunakan format 6 halaman, jadikan halaman 5 yang paling efektif.

UNSUR JAWABAN

  • Usahakan agar tampak jelas.
  • Tulis dan rancanglah sebagaimana layaknya sebuah promosi.
  •  Ciptakan judul: masukkan janji ke dalamnya.
  • Muatlah intisari penawaran, pemenuhan janji, dan bujukan untuk bertindak.
  • Buatlah menarik, tampak menarik, dan mudah dibaca serta dimengerti.
  • Apabila mungkin, alamatkan secara langsung: yakini bahwa informasinya akurat.

Cara Penulisan News Release yang Efektif

Dalam menciptakan teks berita untuk press release, Anda perlu memusatkan pikiran Anda pada hal-hal sebagai berikut:

  • Tujuan
  • Format
  •  Isi
  • Cara Penyajian
  •   Pemeriksaan akhir

TUJUAN

Tujuan Anda menyusun press release ialah untuk mensuplai berita dan informasi untuk media dengan mana Anda mempublikasikan berita dan informasi itu.

Khalayak sasaran khusus Humas Anda bukanlah masyarakat secara umum tetapi para redaktur dan wartawan. Mereka adalah orang-orang yang dapat menjembatani Anda untuk masuk ke dalam berbagai macam publik. Anda harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan profesional mereka.

FORMAT

Teks harus dapat bersaing dengan teks yang dipublikasikan oleh perusahaan-perusahaan lain. Dengan demikian, berita anda harus Anda sajikan dalam format yang profesional dan dapat diterima.

ISI

  •  Beri judul untuk teks Anda.
  • Mulailah dengan paragraf pembuka yang singkat; padatilah dengan seluruh poin utama isi teks Anda.
  • Lanjutkan paragraf pertama ini dengan berita yang lengkap dalam paragraf-paragraf selanjutnya.
  • Masukkan kutipan-kutipan secara efektif tetapi hemat.
  • Akhiri dengan memberitahukan sumber yang dapat dihubunig.

CARA PENYAJIAN

  • Tentukan jenis teks yang akan Anda tulis
  • Terapkan teknik W6H: What? Who? When? Where? Why? Which? dan How?
  •   Sesuaikan panjang teks dengan bobot berita
  • Gunakan bahasa yang dapat dimengerti oleh para redaktur
  • Tulislah secara ringkas, dalam bahasa yang jelas dan sederhana
  •  Tentukan panjang kalimat dan paragraf secara wajar
  • Jagalah fakta yang telah Anda tentukan
  •  Sajikan penekanan secara hemat dan hanya pada bagian yang benar-benar memerlukan.
  •  Gunakan ejaan dan tanda baca yang benar
  • Hindari penilain pribadi dan pernyataan yang berlebihan

PEMERIKSAAN AKHIR

  •  Periksalah ejaan, tanda baca, dan tata bahasa
  • Hilangkan pemborosan dan pengulangan kata serta ungkapan
  • Periksalah akurasi fakta dan pernyataan Anda
  •  Bacalah kembali dan rasakan alur berita Anda secara keseluruhan
  • Yakini bahwa gambar dan caption-nya relevan

Meningkatkan Citra Foto dan Ilustrasi Anda

  •  Usahakan agar gambar/foto dalam publikasi Anda hidup

Orang-orang yang dimuat dalam foto harus tampak hidup dan aktif, kecuali apabila Anda memang sedang mempromosikan manekin untuk memeragakan pakaian.

Hakikat teknik penyajian foto (baik untuk periklanan maupun humas) ialah menyajikan foto yang menampilkan:

  1.  sesuatu yang akan terjadi; atau
  2. sesuatu yang benar-benar sedang terjadi; atau
  3.   sesuatu yang baru saja terjadi.
  •   Usahakan agar foto publikasi Anda memotivasi.

Setiap foto dan gambar ilustrasi yang Anda siapkan dan gunakan mempunyai tujuan untuk mempromosikan apa yang tengah Anda ciptakan. Saya terperangah dengan banyaknya brosur mahal yang dikirimkan kepada saya menggunakan fotografi hanya untuk desain – bukannya untuk mempromosikan dan memotivasi.

Konsentrasikan diri Anda untuk menarik minat pribadi pembaca – lagi-lagi, ini berkaitan dengan unsur daya tarik. Apa yang Anda tunjukkan harus relevan, relevan dengan apa yang dibeli pelanggan maupun dengan apa yang Anda promosikan. Harus selalu Anda ingat bahwa motif seseorang dengan yang lainnya mungkin tidak sama.

Foto-foto yang dimuat dalam press release harus menarik baik bagi para redaktur maupun para pembaca mereka. Redaktur tidak tertarik pada fotografi periklanan; mereka akan membuang foto yang berbau iklan.

  •   Lengkapilah gambar/foto Anda dengan caption yang efektif

Walaupun menunjukkan sesuatu yang memikat, foto dalam iklan surat kabar dan brosur akan membosankan kalau tidak dilengkapi dengan caption. Membuat pelanggan bosan pasti bukanlah keinginan Anda.

Dalam keredaksian humas, sebuah foto tanpa caption akan langsung mati di tangan redaktur.

  • Optimalkan reproduksinya

Ada dua pertimbangan pokok, yaitu:

a.    Apakah foto tersebut untuk periklanan, foto cetak, atau humas

b.    Apakah foto tersebut harus dicetak hitam-putih atau berwarna

  • Hindari pemuatan foto-foto yang bermasalah dan meragukan.

Bicarakanlah bersama dengan para pemasok Anda: fotografer, penata ulang, pembuat pelat, pencetak. Mereka adalah sekutu Anda yang terbaik; jelaskan dengan hati-hati dan dengarkan nasihat mereka.

Cara Membaca dan Mengoreksi Proof

Berikut pedoman-pedoman yang dapat dipakai menurut buku ini:

  • Pastikan bahwa seluruh halaman sudah ada

Untuk jangka panjang hal ini menghemat waktu; tidak ada alasan untuk menundanya sampai pada akhir proses. Anda dapat kehilangan jejak sampai di mana Anda sudah membaca proof bila Anda menunggu lengkapnya halaman-halaman yang hilang, dan akan ada sesuatu yang hilang bila Anda kembali membaca. Proof harus disertai dengan teks asli, bersama dengan tataletaknya yang jelas, apabila ada.

  • Teliti apakah semua petunjuk Anda sudah dilaksanakan

Apabila belum, segera hubungi percetakan.

  • Pakailah bolpoin/pena merah untuk mengoreksi

Setiap korektor memiliki warna koreksian tersendiri. Penulis teks biasanya memakai warna merah; percetakan pada umumnya hijau. Ini bukanlah ketentuan yang ketat, hanya konvensi. Klien biasanya menggunakan darah.

  • Gunakan sistem yang diterapkan oleh industri percetakan dan penerbitan

Ada standard Inggris untuk koreksi proof: BS5216: Bagian 2, 1976. Para penulis teks, pengarang, pencetak, dan penerbit dianjurkan untuk menggunakan simbol-simbol dalam sistem ini.

Sistem ini sedikit-banyak merupakan standard internasional, sebab tidak menggunakan kata-kata dalam menggambarkan koreksian yang harus dilakukan. Apabila Anda lebih menyukai perintah dengan kata-kata, Anda dapat menggunakan standard sebelumnya, BS1219; hasilnya kurang-lebih sama.

  • Tandailah kesalahan-kesalahan dalam teks dari kiri ke kanan

Gunakan sistem tertentu: tandailah kesalahan-kesalahan dalam teks sesuai dengan alur pembacaan Anda.

  •  Bubuhkan koreksian dalam margin, juga dari kiri ke kanan

Apabila hanya ada satu koreksi dalam satu baris teks, gunakan margin kiri untuk menunjukkan koreksian tersebut. Apabila ada beberapa koreksian dalam satu baris, gunakan urutan dari kiri ke kanan. Apabila margin kiri penuh, gunakan margin kanan.

  • Setidaknya proof dibaca dan dikoreksi setidak-tidaknya oleh dua orang

Ajaklah seorang rekan yang dapat diandalkan. Apabila proof dibaca oleh dua orang hasilnya pasti lebih baik.

Apabila Anda terpaksa membaca proof sendiri, lakukan dengan perlahan-lahan dan berhati-hati.

  • Telitilah ejaan, tanda baca, nama-nama, dan nomor-nomor

Cara yng paling aman ialah dengan melafalkan apa pun yang ada pada proof tersebut, termasuk huruf kapital, koma, titik, dan tanda hubung. Perhatikan juga pengucapan kata-kata yang dicetak tebal, miring, dan huruf kecil.

Secara khusus, perhatikan penulisan nama, eja secara hati-hati – demikian juga nomor telepon.

  • Jangan mencampuradukkan antara huruf ‘O’ dan angka ‘0’

Bedakah huruf ‘O’ dan angka ‘0’, yang diucapkan ‘nol’ atau ‘kosong’.

  • Untuk sisipan teks yang panjang buatlah dalam lembar terpisah

Jangan menjejalkn koreksian yang panjang, terutama teks baru atau yang hilang ke dalam margin karena akan sulit dibaca. Koreksiann yang tidak terbaca dapat menimbulkan kesalahan lagi, yang kemudian akan Anda koreksi dan kembalikan kepada pencetak.

  • Teliti dan koreksi pemotongan kata (hyphenation) dan rata tepi (justification)

Apabila pemotongan kata pada akhir baris tampak tidak sedap atau indah dilihat, atau tidak dapat diterima karena berbagai alasan, koreksilah segera.

Concise Oxford Dictionary dan Kamus Besar Bahasa Indonesia menyajikan cara-cara pemotongan kata yang baku; inilah sahabat-sahabat terbaik Anda untuk mengoreksi proof.

  • Teliti tataletak, spasi, widow dan orphan

Widow adalah sebuah kata yang pindah ke halaman atau kolom berikutnya, berada di sana sendirian terpisah dengan paragraf induknya. Hal ini selalu tidak diinginkan.

Orphan adalah satu baris awal suatu paragraf yang tertahan di kaki halaman, sedangkan paragraf induknya berada pada halaman berikutnya. Hal ini biasanya tidak diinginkan, tetapi tidak selalu. Apabila Anda menginginkan orphan tetap ada, yakini bahwa hal ini memang disengaja dan bukan merupakan kesalahan saat membaca proof.

  • Biasakanlah menggunakan simbol atau tanda baku untuk koreksi proof

Dibuku ini di sajikan pemilihan tanda atau simbol baku koreksi proof.  Rincian mendetail mengenai simbol atau tanda baku dan alamat BSI bisa Anda temukan dalam Bab 15.

Menulis Iklan Televisi yang Efektif

Menciptakan iklan televisi merupakan subjek yang luas, tidak cukup hanya dibahas dalam buku-buku dan media khusus.

Bab ini merupakan tonggak awal bagi Anda. Secara garis besar, akan disampaikan uraian mengenai situasi persaingan iklan yang akan Anda masuki dan teknikteknik pembuatan pesan penjualan untuk medium yang mengagumkan dan kuat ini.

Berikut uraian pedoman untuk :

A.   Lingkungan TV:

          Pesan Anda cepat berlalu

Kedipkan mata dua kali, iklan Anda akan selesai dan lenyap. Apabila para pemirsa Anda tidak sempat melihatnya, uang Anda hilang percuma.

Usaha Anda terutama harus Anda tujukan untuk memperoleh dampak maksimum sejak awal iklan muncul, lalu mempertahankan perhatian para pemirsa sampai selesai, dan merampungkannya dengan pesan yang demikian menarik sehingga para pemirsa akan mengingat dan bermaksud untuk melakukan suatu tindakan.

          Pertimbangkan biaya produksi TV yang tinggi

Apabila Anda memang sungguh-sungguh memerlukan televisi untuk mengiklankan merek Anda, pertimbangkan dengan saksama, termasuk anggaran yang tersedia untuk itu.

          Ingatlah ukuran layar

Layar TV sangat jauh lebih kecil daripada kehidupan nyata. Tujuan Anda harus Anda tekankan pada pemanfaatan layar TV, walaupun kecil, untuk memasukkan gambar-gambar dan gagasan-gagasan yang lebih luas daripada kenyataannya ke dalam benak para pelanggan Anda. Jika Anda tidak bisa melakukannya, silakan mencari medium yang lain.

          Manfaatkan lingkungan program

Televisi merupakan medium yang menyampaikan hiburan, berita, dan bahan-bahan serta aspek-aspek tentang pendidikan di bidang khusus tertentu. Dalam merencanakan sebuah iklan, pertimbangkanlah kondisi program yang cocok untuk iklan Anda, dan para pemirsa yang akan melihat penayangannya pada waktunya.

          Jangan menulis teks yang mendetail dan berat untuk TV

Karena pesan-pesan TV bergerak dengan cepat, dan muncul silih berganti secara cepat di antara  iklan-iklan yang berbeda, Anda tidak dapat memaksakan konsentrasi para pemirsa kepada iklan Anda. Disamping itu, penyiaran iklan sangat mahal, Anda harus mempunyai kesempatan yang benar-benar singkat untuk sejumlah uang yang Anda bayarkan.

          Usahakan memperoleh dampak yang besar sejak awal

Orang menonton TV bukan hanya untuk melihat iklan-iklan. Iklan Anda akan berada di antara hiburan, berita, orang-orang terkenal, dan iklan-iklan lain yang agresif serta bersaing. Sewaktu iklan Anda muncul di layar, segeralah beraksi.

          Perubahan adegan yang terlalu banyak akan membingungkan dan mengganggu

Pada saat melihat sesuatu secara pasif, seperti menonton TV, otak manusia cukup lamban dalam menerjemahkan apa yang dilihat oleh mata. Perubahan-perubahan adegan yang berlangsung cepat cenderung membingungkan pemirsa, yang mungkin akan mengubah minat terhadap pesan-pesan Anda. Jagalah agar adegan-adegan dalam iklan Anda hanya berubah sesedikit mungkin.

          Jangan terlalu memampatkan teks sehingga terlalu pendek untuk masa siarannya

Pada umumnya, Anda tidak dapat meminta tambahan masa siaran tanpa memusingkan staf anggaran iklan Anda. Anggaran untuk media biasanya sudah ditentukan. Dari sebab itu, dalam menulis sebuah iklan, Anda harus menaati jadwal media Anda; mengubahnya menurut kehendak Anda dapat mengurangi sesuatu di tempat lain. Setiap jadwal media memang dapat diatur bersama, tetapi adanya perubahan mencerminkan perencanaan kampanye promosi yang kurang baik.

Di pihak lain, apa yang dapat Anda lakukan apabila direktur pemasaran Anda ingin agar segala sesuatu dimuat dalam sebuah iklan tetapi terlalu panjang untuk waktu yang tersedia? Dalam buku ini dijelaskan langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mengatasi hal tersebut.

          Hitunglah waktu iklan Anda secara akurat

Bukan hanya setiap kata dalam skrip yang harus dihitung tetapi juga waktu jeda antara kata-kata dan ungkapan-ungkapan. Efek suara juga memakan waktu, termasuk juga jeda di antaranya.

Jangan sampai tergoda untuk menjejalkan kata-kata atau suara masing-masing, dan Anda harus berusaha mencapainya. Pengaturan kecepatan juga harus memperhitungkan waktu.

          Teks dan produksi Anda harus aman

Anda wajib mengirimkan semua skrip dan teks iklan Anda ke biro periklanan negara untuk diperiksa apakah dalam iklan Anda mengandung materi-materi yang mengandung pelanggaran terhadap Undang-Undang yang berlaku. Biro ini adalah pelindung terkuat Anda apabila terjadi pelanggaran hukum, khususnya Undang-undang Siaran.

B.   Menciptakan Iklan

          Pertama-tama, tulislah kata-kata yang sederhana untuk suatu tindakan.

          Tulislah skrip awal dalam format dua kolom yang sederhana.

          Ciptakan gambar-gambar yang mudah diingat.

          Gunakan daya tarik emosi yang tinggi.

          Awali dengan penangkap perhatian.

          Usahakan untuk tampak dan terdengar unik.

          Tinggalkan bayangan promosi penjualan yang unik.

          Gunakan gerakan, warna, suara, pertunjukan, hiburan, humor.

          Manfaatkan teknik-teknik televisi dan film.

          Bekerjalah cepat dalam waktu yang terbatas.

          Gunakan orang yang dikenal oleh para pemirsa Anda.

          Orang-orang yang Anda gunakan harus relean dengan produk dan proporsi Anda.

          Gunakan sajak (jingles) untuk menjual merek Anda.

          Sinkronisasikan gerakan dengan suara atau lagu pengiring.

          Respons yang Anda inginkan harus benar-benar jelas.

          Sajikan sebuah paket adegan.

          Berikan waktu jeda pada setiap akhir adegan.

          Ulangi/diamkan gambar (freeze-frame) selama sepuluh detik menjelang penutupan iklan.

          Hubungi ahli storyboard Anda.

Menulis Iklan Radio yang Efektif

Berikut pedoman dalam menulis iklan radio yang efekif:

  •       Tuangkan gambar iklan Anda ke dalam kata-kata

Ajukan gagasan yang baru kepada direktur Anda mengenai wujud yang seharusnya akan tercetak dalam benak pendengar Anda setelah mendengar iklan merek Anda.

  •       Sajikan uraian singkat mengenai setiap peran.

Uraian ini membantu para aktor untuk menyadari peran yang mereka mainkan. Jangan melupakan peran pengisi suara. Kalau memang akan membantu, berilah nama pada setiap peran.

  •       Jagalah kesederhanaan teks

Kekacaubalauan akan merusak telinga dan konsentrasi para pendengar, yang mendorong mereka untuk segera memindahkan gelombang atau mematikan radio.

      Apabila mungkin, gunakan hanya satu suara; paling banyak dua

  •       Sajikan dialog yang benar

Untuk mengadakan wawancara diperlukan alasan-alasan yang jelas. Kemudian, sajikan teks Anda sebagaimana dialog yang nyata, daripada monolog untuk dua peran. Adalah tidak meyakinkan kalau ada dua aktor yang berlagak sebagai kawan lama tetapi cara mereka bercakap-cakap seperti dua orang baru saja bertemu.

  •       Sajikan dialog yang nyata

Cara para pendengar Anda berbicara mungkin tidak sama dengan Anda. Pelajarilah sasaran Anda dan sajikan teks Anda untuk mereka, bukan untuk diri Anda sendiri.

  •       Ciptakan hubungan antar-peran yang jelas

Dalam menyusun teks untuk mempengaruhi mitra dagang atau yang berhubungan dengan rumah tangga, pelajarilah cara orang-orang tersebut berbicara antara yang satu dengan yang lainnya. Agar tugas Anda sukses, Anda harus mengutarakan hubungan antar-peran yang jelas kepada para pendengarnya.

  •       Hindarkan pergantian adegan yang terlalu banyak

Pergantian adegan yang terlalu banyak akan membingunkan dan merusak konsentrasi pendengar sehingga mereka akan merasa bosan dan segera memindahkan gelombang radio sebelum Anda sempat mengungkapkan keistimewaan merek Anda.

  •       Sediakan waktu sesaat yang netral pada setiap akhir iklan

Waktu sesat ini dapat berisi efek suara untuk mengambil perhatian, misalnya beberapa penggal musik, sesuatu yang remeh tetapi menyegarkan suasana.

      Jangan memotong teks sehingga menjadi terlalu pendek untuk waktu penyiarannya

  •       Amankan teks melalu biro iklan negara

Penyiaran teks harus mendapat persetujuan dari biro iklan negara. Dengan demikian Anda yakin bahwa siaran Anda resmi dan aman dari pelanggaran Undang-undang penyiaran.

Teknik-teknik Desain untuk Pers dan Cetak

Selain bidang-bidang pengetahuan yang telah saya sajikan di muka, bidang ini termasuk bidang yang sangat luas dan telah dibahs di sejumlah besar literatur.

Perlu selalu Anda ingat bahwa teknologi komunikasi terus berubah dengan sangat cepat. Bila Anda tidak mengikutinya dalam beberapa bulan saja, Anda telah ketinggalan zaman. Oleh sebab itu, Anda harus selalu beusaha untuk mengikuti informasi setiap saat.

Bab ini mencakup seluruh bidang pengetahuan desain dan tipografi dalam komunikasi pemasaran. Yang diuraikan hanya garis besar teknik yang Anda perlukan sebagai permulaan. Ini juga membantu Anda untuk membina hubungan dengan para art director, ahli visual, perancang, penerbit, dan pencetak.

SIAPKAN BRIFING DESAIN YANG EFEKTIF

  •       Tujuan

Sebelum memberikan brifing kepada perancang, terlebih dahulu Anda harus benar-benar yakin akan segala sesuatu yang Anda kehendaki. Seluruh peserta brifing harus mempunyai pandangan yang sama. Perbedaan pendapat akan membuang waktu dan uang.

  •       Ruang lingkup tugas

Susunlah ruang lingkup dasar, batasan-batasan, dan fakta mengenai tugas-tugas yang ada. Hal ini berlaku baik untuk pers maupun cetak.

  •       Daftar pelaksanaan

Siapkan daftar pelaksanaan yang mencakup semua kegiatan; jangan sampai ada yang terlewatkan. Sangat bijaksana apabila seluruh tugas yang ada dapat Anda sampaikan dalam brifing tersebut.

  •       Rencana kerja

Susunlah rencana kerja untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut. Rencana kerja harus memuat setiap tahap pelaksanaan tugas, sejak pertemuan awal sampai dengan penyerahan hasil akhir. Di dalamnya harus tercatat siapa yang terlibat dalam setiap kegiatan. Jangan lupa menyediakan waktu untuk pengurusan persetujuan dari yang berwenang. Edarkan rencana kerja tersebut kepada setiap orang yang terlibat. Jangan sampai ada keragu-raguan mengenai tugas masing-masing, siapa melakukan apa, dan kapan.

RANCANGLAH DAFTAR PELAKSANAAN

  •       Lakukan segala sesuatunya secara tertulis

Catatan ini ditujukan untuk mengurangi resiko adanya kesalahan dan kesalahpahaman. Jangan bekerja hanya berdasarkan ingatan, baik ingatan Anda sendiri maupun orang lain. Jangan segera mempercayai dan mengikuti erintah untuk melakukan perubahan.

  •       Nomor tugas

Dari tahap ke tahap, nomor tugas harus selalu menempel pada tugasnya. Dengan demikian, anggaran, pembayaran, dan kegiatan-kegiatan administrasi hanya dapat dilaksanakan secara efisien. Perencanaan, penghubungan, dan penulisan teks yang sudah selesai harus segera mempunyai lembartugas (job sheet) dan nomor tugas.

  •       Uraian tugas

Uraian tugas sangat diperlukan; mesti dicantumkan pada setiap kepala lembar tugas. Diperlukan adanya judul tugas (tag-line).

  •       Anggaran dan pembiayaan

Setelah anggaran produksi disetujui, Anda dapat mengabstraksikan dan menyajikan desain. Kalau belum, susunlah sekarang juga. Perancangnya hendaknya tidak terikat kerja dengan Anda (freelance), tentukan harga dan tunjukkan. Lebihkan anggaran untuk cadangan apabila ada perubahan dalam spesifikasi tugas.

  •       Tahap-tahap desain

Apabila mungkin, tahap-tahap desain yang ingin Anda laksanakan harus sudah Anda putuskan sejak awal. Ini akan menghemat waktu dan uang serta mempermudah pemberi keputusan untuk mengatur pembatasan-pembatasannya.

Ada empat tahap dasar dalam pembuatan desain, yaitu:

a.    Seadanya. Sketsa-sketsa dasar di atas kertas tataletak.

b.    Kasar. Gambar dengan kualitas yang lebih baik tetapi masih dikerjakan secara kasar.

c.    Kasar jadi. Sudah cukup baik untuk disajikan kepada pengambil keputusan.

d.    Visual presentasi. Bagi para pengambil keputusan setingkat direksi, atau mereka yang membaca teks tanpa imaginasi, bahan kasar jadi sudah dianggap sebagai produksi yang sudah siap.

  •       Fotografi dan ilustrasi

Dua hal ini dapat mengurangi anggaran dalam jumlah yang besar. Tempatkan di sini baik daftar gambar maupun ilustrasi yang telah disetujui maupun pedoman untuk pengembangan selanjutnya.

  •       Proses pencetakan

Tetapkan proses-proses yang akan diperlukan. Hal ini biasanya ditentukan oleh kualitas hasil pekerjaan dan lamanya pelaksanaan pencetakan. Daripada membiarkannya sampai percetakan diminta mengajukan biaya, lebih baik konsultasikan dengan perancang, manajer produksi, dan percetakan pada tahap ini.

Mintalah formulir spesifikasi cetak; ini akan membantu Anda untuk memberitahukan semua informasi yang diperlukan kepada atasan Anda. Siapa tahu dia perlu menambahkan atau memperkirakan sesuatu.

HALAMAN CETAK

  •       Paragraf

Paragraf-paragraf merupakan sarana yang sangat penting untuk membantu pemahaman. Hindarkan penulisan paragaraf yang panjang dan seragam; tekas akan tampak membosankan dan melelahkan bila dibaca. Dalam keadaan yang paling jelek, paragraf-paragraf yang seragam tampak bagaikan tembok batu bata yang terdiri dari kata-kata. Mengapa membuat pembaca bosan sebelum Anda sempat menyampaikan sesuatu kepadanya?

  •       Kalimat-kalimat

Susunlah teks Anda dengan panjang kalimat yang mudah dibaca. Riset menunjukkan bahwa agar mudah dibaca, sebuah kalimat sebaiknya hanya memuat antara 12 sampai 17 kata. Ketentuan ini memang masih sangat mungkin untuk diperdebatkan. Walaupun demikian, ketentuan ini dapat digunakan sebagai pedoman praktis.

Selang-selingkan panjang kalimat-kalimat Anda, untuk menghindarkan monotonitas, baik dalam penyusunan maupun pembacaannya. Apabila semua kalimat Anda pendek, isi halaman akan tampak acak-acakan.

Ketentuan-ketentuan penulisan kalimat:

a.    Jagalah agar satu kalimat memuat hanya satu gagasan. Memadatkan beberapa gagasan ke dalam satu kalimat berarti menciptakan sebuah jalan buntu dalam benak pembaca. Tulisan Anda menjadi sulit dibaca. Jangan memaksa pembaca Anda  untuk melakukan sesuatu yang seharusnya tidak ia lakukan.

b.    Satu kalimat yang memiliki lebih dari dua tanda baca koma adalah terlalu panjang. Anda tidak akan menemukannya dalam buku ini.

      Sub-subjudul dan judul-judul silang

Sebuah subjudul menandai pemisahan di antara dua paragraf. Penulisan subjudul untuk iklan pers dan cetak memiliki empat tujuan sebagai berikut:

a.    Untuk memberitahukan kepada pembaca Anda bahwa sekelompok gagasan lain akan datang.

b.    Untuk memikat pembaca agar terus membaca teks Anda.

c.    Untuk memberitahukan bahwa yang dibacanya akan memberikan keuntungan di kemudian hari.

d.    Untuk mempermudah pembaca memasuki teks dari arah manapun yang ia pilih. Dengan pecahnya tembok kata-kata, usaha masuk ke dalam teks Anda akan menjadi lebih mudah.

      Ukuran (measure)

Di dunia percetakan, yang dimaksud dengan ukuran adalah lebar/panjang sebuah garis cetak atau sebuah kolom.

Desain sebuah halaman iklan atau cetak biasanya ditentukan bersama. Apabila ukuran terlalu lebar, pembaca merasa tidak ada gunanya membaca ulang baris-baris yang telah dibacanya. Apabila terlalu pendek, pembaca barangkali harus membacanya kembali maju-mundur dengan cepat. Kedua-duanya sulit dibaca; kedua-duanya mematikan minat pembaca.

Sewaktu mendesain pastikan dapat dibaca dengan mudah.

      Penspasian (leading)

Hal-hal yang perlu diingat:

a.    Susunan cetakan tanpa spasi di antara baris-baris disebut ‘set solid’. Ketebalan spasi di antara baris-baris diukur dalam ‘poin’ (salah satu peninggalan sejarah percetakan).

b.    Jarak antara puncak huruf kecil ‘x’ dan kakinya disebut ‘x-height’.

c.    Sebagai ketentuan kasar: Semakin lebar ukuran, semakin besar huruf, semakin tinggi x-height, semakin lebih spasi yang diperlukan oleh teks Anda.

d.    Semakin lebar ukuran lebih baik menggunakan huruf yang semakin besar.

      Pengaturan tepi dan indensi (justification & indention)

Agar tulisan Anda mudah dibaca, dan untuk menghindarikan efek temobk bata, pertimbangkan penampilan tepi teks Anda.

Pertimbangan-pertimbangan untuk pengaturan tepi dan indensi:

a.    Tepi kanan yang tidak diluruskan mempermudah mata pembaca untuk melompat dari satu baris ke baris yang lain.

b.    Baris pendek di akhir paragraf membantu mata untuk melompati sela-sela ke paragraf berikutnya.

c.    Indensi membantu mata untuk masuk ke dalam suatu paragraf.

      Tipografi

Dewasa ini typographer memiliki puluhan ribu pilihan jenis huruf cetak. Jenis-jenis huruf dikelompokkan ke dalam empat klasifikasi utama, yaitu dengan serif, tanpa serif, banyak hiasan, dan desain khusus.

Bantulah pembaca Anda untuk mencerna dan memahami komunikasi pemasaran Anda dengan mudah dan cepat. Anda beberapa pedoman sebagai berikut:

a.    Untuk huruf-huruf yang besarnya sampai dengan 12 pt, jenis huruf berserif lebih mudah dibaca daripada yang tanpa serif.

b.    Huruf-huruf tanpa serif yang kecil-kecil sulit dibaca. Yang terbaik untuk jenis huruf ini ialah yang berukuran display 18 pt atau lebih besar.

c.    Untuk meningkatkan daya baca suatu huruf, cocokkan jenis huruf dengan kertas dan cara pencetakannya.

d.    Dalam hal pencetakan terbalik (putih di atas hitam atau berwarna), ukuran huruf harus cukup besar dan cukup padat/tebal agar mudah dibaca.

e.    Ukuran huruf yang kecil-kecil apabila dicetak di atas 4 colour halftone background dapat menjadi malapetaka. Perbedaan kecil dalam registrasi warna dapat merusak daya bacanya.

Menilai Karya Kreatif

Inilah pedoman yang sangat praktis untuk menganalisis hasil kreatif. Pedoman ini memiliki tiga kegunaan, yaitu:

a.    Sebagai sarana untuk menguji perkembangan, akurasi, dan kekuatan karya kreatif Anda sendiri.

b.    Sebagai sarana untuk menilai hasil karya kolega, agen, dan pemasok Anda.

c.    Sebagai senjata untuk menghadapi penilaian kritis atas karya Anda oleh atasan dan kolega Anda.

Jangan meremehkan kemampuan analisis Anda sendiri. Pengujian harus dilaksanakan tidak hanya pada saat proses kreatif berakhir tetapi juga pada saat masih berlangsung, dengan penuh kejujuran dan intelektualitas.

Berikut pedoman-pedomannya:

PESAN

a.    Apakah pesan menjawab brifing kreatif?

b.    Apakah pesan berkembang melalui AIDA?

c.    Adakah pesan memberi janji dalam judulnya? Apakah janji itu?

d.    Adakah manfaat bagi konsumen di dalamnya? Apakah manfaat itu?

e.    Apakah pesan dapat merebut perhatian?

f.     Apa yang membuat pesan dapat merebut perhatian?

g.    Apakah pesan mendorong pembaca untuk masuk ke dalam teks?

h.    Jangan sampai ada keragu-raguan mengenai tawaran.

i.      Dalam bentuk apakah USP-nya?

j.      Apakah pesan jelas dan tidak membingungkan?

k.    Apakah pesan meninggalkan gambaran yang dapat diingat?

l.      Apakah teks berbicara terlalu banyak? Tidak cukup?

m.  Apakah pesan meyakinkan?

n.    Apakah pesan menarik minat pribadi pembaca?

o.    Di mana letak daya tarik tersebut secara tepat dalam teks Anda?

p.    Apakah daya tarik mendesak pembaca untuk mengambil keputusan yang menguntungkan merek Anda?

q.    Apakah daya tarik jelas-jelas mengarahkan pembaca untuk bertindak?

r.     Apakah ilustrasinya dilengkapi dengan caption?

s.    Apakah merek dan manfaat bagi konsumen mudah diingat?

t.      Bagaimana pelanggan dapat menghubungi kalau memerlukan, apakah pesan dapat menciptakan jembatan yang kuat antara pelanggan dan perusahaan Anda?

GAYA

a.    Apakah tulisan padat dan langsung kepada pokok masalah?

b.    Apakah teknik kreatif memburamkan merek?

c.    Apakah gaya membuat merek cerah?

d.    Apakah gagasan kreatif melekat kuat pada merek?

e.    Apakah gaya mengandung ‘gagasan yang besar’?

f.     Apakah tipografinya membuat teks lebih mudah dibaca?

g.    Ataukah tipografi bahkan membuat teks lebih sulit dipahami?

h.    Apakah tipografi memiliki karakter yang sama dengan merek?

i.      Apakah tataletak jelas atau berantakan?

j.      Apakah semua ilustrasi menjalankan peranan mereka secara penuh dalam proses penjualan?

k.    Apakah ilustrasi dilengkapi dengan caption yang efektif?

l.      Apakah ada keseimbangan yang baik antara teks dan ilustrasi, dengan benar-benar memanfaatkan keistimewaan media?

Dengan demikian, Anda telah memanfaatkan waktu Anda dengan baik. Sangat banyak waktu, pekerjaan, dan ketegangan perasaan yang akan dapat Anda hemat. Ia dapat pula membantu Anda untuk menghindari perbaikan pesan-pesan yang salah.

Ada tiga manfaat penting, yaitu:

  1.  Membantu Anda untuk menciptakan pesan yang benar dan menghindarkan yang salah.
  2. Menghindarkan rasa frustasi dalam menyempurnakan pesan yang salah dan, dengan demikian,…
  3. Menghindarkan agar Anda tidak memulainya lagi dari awal.

Sumber :

 CREATING EFFECTIVE MARKETING COMMUNICATIONS MENCIPTAKAN KOMUNIKASI PEMASARAN YANG EFEKTIF, Daniel L Yadin, PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta, Cetakan  I, 1999.

Iklan