Dalam hal mengatur waktu penulis membagi manajemen waktu menjadi 2 kriteria yaitu:

  • Manajemen waktu sebagai manajemen kecepatan yaitu merupakan sebuah faktor strategis berharga berkaitan dengan kompetisi ketika perusahaan mempunyai teknik-teknik manajemen kecepatannya sendiri yang tepat,hal itu bisa mengatur struktur-struktur dan proses bisnisnya sendiri terhadap kondisi saat ini dan demikian akan bereaksi lebih cepat dan fleksibel terhadap perubahan-perubahan pada pasar.
  • Manajemen waktu sebagai kepemilikan waktu yaitu dimana seseorang hidup dalam keseimbangan waktu,memindahkan secara halus antara masa-masa beraktifitas dan masa-masa istirahat,ritme-ritme tubuh kita terbentuk secara alamiah membentuk ’’jam pribadi’’tiap-tiap orang.

Tipe manajemen waktu dibagi menjadi 2 yaitu:

  • Monochromic time manager yaitu jika seseorang hidup berdasarkan jam.Jam adalah standar utama seseorang dan mengatur waktu tersebut secara efisien berdasakan jadwal.
  • Polychromic time manajer yaitu jadwal harian seseorang cenderung ditentukan oleh faktor-faktor yang tidak bisa direncanakan seperti instuisi,kesempatan-kesempatan yang bersifat spontan dan emosi-emosi.

4 langkah untuk kepemilikan waktu pribadi dan keefektifan

1.Mengembangkan pertanyaan misi dan tujuan-tujuan hidup

Sebuah pertanyaan tentang misi dan visi anda akan membantu seseorang menjadi jelas tentang apa arti hidupnya dan arah manakah yang ingin dituju:

  • Mengerti benar apa yang benar-benar pentig untuk hidup orang itu sendiri.
  • Memprogram ”software” otak anda untuk meraih cita-cita hidup anda.
  • Mengorganisir perencanaan harian dan mingguan hingga dapat menggabungkan visi pribadi dengan sebuah cara yang konkrit ke dalam kehidupan profsional dan pribadi.

2.Mengenali peran-peran yang anda mainkan

  • Dalam kehidupan pribadi, yaitu peranan seseorang dalam kehiduan profesionalnya baik itu dengan atasan,rekan kerja, bawahan pelanggan dan lain-lain.
  • Dalm kehidupan pribadi ,yaitu peranan sseorang dalm kehidupan pribadinya baik itu dalam keluarga, lingkungan, sosial,spiritual dan peranan dalam organisasi-organisasi sosial.

Setiap orang harus bisa memposisikan diri dalm peran–peran yang sedang dijalaninya dan harus menyeimbangkan keduanya secara seimbang dengan memperhatikan visi dan misi hidup sebagai acuannya.

3.Perencanaan efektif untuk prioritas-prioritas mingguan

Dibagi menjadi beberapa urutan prioritas yaitu:

  • Penting dan mendesak
  • Penting tidak mendesak
  • Tidak penting dan mendesak
  • Tidak penting dan tidak mendesak

4.Mengurus tugas-tugas harian dengan efisien

Ada 7 langakah untuk merencanakan tuga-tugas harian anda:

  1. Mencatatnya,yaitu mencaat seluruh aktifitas ,tugas,janji-janji ke dalam perenanaan waktu anda supaya anda teap dengan apa yang terjadi dan menghabiskan waktu untuk hal yang benar-benar penting. .
  2. Merencanakan hari kerja semalam sebelumnya,ini memudahkan talenta-talenta krweatif dalm diri anda serta menghindari ketakutan dan ketidak tahuan tentang apa yang apa yang akan anda lakukan besok.
  3. Atur waqktu dan batasi waktu anda,aturlah waktu secara hati-hati seperti halnya mengatur keuangan sehingga akn memperolah keseimbangan waktu yang baik dan terhindar dari waktu yang sia-sia.
  4. Jangan merencanakan hari-hari anda disaat-saat terakhir,anda harus memastikan bahwa anda mempunyai waktu yang cukup untuk melakukan kegiatan-kegiatan salah satunya dengan menerapkan pola 60-20-20,60 persen untuk aktifitas anda,20 persen untuk pengembangan dan 20 persen lagi untuk sosial.
  5. Menggabungkan tugas-tugas yang saling berkaitan kedalam satu waktu yang sudah anda sediakan.gabungkan tugas-tugas yang bisa digabungkan namun haru tetap memperhatikan sisi fleksibilitas waktunya.
  6. Fokus dengan prioritas anda,selalu memulai sesuatu yang penting terlebih dahulu bukan yang mendesak ,selalu tanyakan pada diri anda sendiri sebelum melakukannya.
  7. Konsentrasi pada hal-hal positif,jangan lupa dengan keceriaan-keceriaan yang harus ada disetiap harinya. Kesuksesan akan bertahan lama jika terjadi keseimbangan antara pekerjaan dengan kegiatan di luar pekerjaan.

Kunci untuk keseimbangan pekerjaan dan hidup

Hidup dalam kefokusan terhadap diri sendiri dan yang seimbang

Siapapun yang dapat memfokuska terhadap diri sendiri maka akan terhindar dari kegilaan kecepatan dunia saat ini dan berani mengambil langkah manajemen untuk hidup yang seimbang.untuk memfokuskan diri,anda harus mempunyai dorongan-dorongan yang di gabungkan dalam aktifitas hidup anda:

  • Hadapi hidup anda saat ini dan jangan menunda-nunda mimpi anda.
  • Temukan visi dan misi hidup anda
  • Ambil inisiatif dengan mengabaikan penilaian orang lain dan lakukan apa yang baik buat anda
  • Berikan perhatian pada kesehatan anda karena merupakan aspek terpenting dalam kehidupan anda.
  • Sediakan waktu untuk keluarga dan teman-teman anda.
  • Hidup dalam kehidupan dengan kecepatan anda sendiri.

LOTHAR J. SEIWERT &Ann McGee-Cooper, Slow down to speed up