Pernahkah Anda berada disini? jawaban itu seperti ditanyakan oleh hatiku padaku pada saat aku merasa begitu kecewa dengan keputusan pencabutan pekerjaan dariku, sesuatu yang telah kukerjakan setengah jalan, sesuatu yang telah memancing begitu banyak ide gila untuk menghasilkan desain-desain baru untuk proyek ini.. semuanya tertahan sesaat. Sperti klimaks tak kesampean, semua itu membuatku gila dan semua itu harus kuredam dengan keterbatasan selintas nilai kesabaran yang kumiliki..

Lain waktu, si hati bertanya : pernahkah Anda Disini sebelumnya? .. itu ditanyakan saat aku merasa begitu jemu dengan pembicaraan dari relasi lama yang hanya mulu mengenai pentingnya waktu dan ingin waktu yang lebih untuk mengembangkan kariernya,,, -.-” Aku terjebak didalam pembicaraan monolog itu tanpa bisa menghindar.

Pernah juga si hati bertanya hal yang sama, “pernahkah anda disini?” ketika itu aku sedang begitu terpukul dengan mangkatnya almarhum bapak… Aku yang sedih dan tak bisa menangis harus menahan cercaan teman dan sahabat yang datang melayat.. “kau tak berbakti, anak apaan yang tak bisa meneteskan air mata kesedihan didepan altar bapakmu???” Tahukah mereka bahwa sejak hari itu 23 Januari 98 hingga detik aku mengenang kembali hari itu.. Hatiku masih terus menangis? -apakah dunia ini begitu penting menilai apa yang tampak dibanding proses yang dialami?-

“Hey wen, pernahkah kamu disini?” tanya hati waktu aku akhirnya dinyatakan lulus sidang Tugas Akhir.. “yah belonlah.. kayanya dah bertahun-tahun aku ga pernah merasa sebahagia itu atas suatu pencapaian yang memuaskan setelah dua bulanan nonstop hanya hidup dengan misi utama menyelesaikan Tugas Akhir” itu jawabku.

“Nah, kalo ini? pernah ga Kamu disini?” Saat mama begitu bahagia mengangkat gagang telepon dan menerima kabar dariku bahwa si bungsu dah lulus.. Never before and it’s unforgetable.

Have u ever been here? hatiku nanya lagi waktu aku akhirnya memutuskan harus mengakhiri perjalananku dengan si X itu? … let this Q left out with no answer declared here

Masih ada berjuta pertanyaan yang sama yang pernah ditanyakan padaku didalam hidup ini.. tapi semua peristiwa itu terjadi dan tak pernah terulang.. pahit getir manis indah hidup ini dan segudang misteri tak terjawab terus menunggu

Haruskah kita berhenti disini? tanyakan pada diri kita sendiri tentang smua ini.. menurutku sih yang penting pengalamannya

Iklan