Proses perubahan umat manusia bermula dalam diri kita. Kita semua memiliki potensi raksasa. Kita semua ingin medapatkan hasil yg baik dari usaha kita. Kebanyakan mau bekerja keras dan membayar harganya untuk hal-hal yg dipersyaratkan oleh sebuah sukses dan kebahagiaan.

Masing-masing kita mampu meletakkan potensi manusiawi kita yg unik menjadi tindakan yg diperlukan untuk memperoleh hasil yg diinginkan. Nanum satu hal yg menentukan tingkat potensi kita, yang menghasilkan intensitas kegiatan kita, dan menetapkan mutu dari hasil yg kita terima adalah sikap kita.

Sikap menentukan seberapa banyak masa depan kita dapat kita lihat. Sikap itu menentukan besarnya cita-cita kita dan mempengaruhi ketetapan hati kita ketika kita menghadapi tantangan- tantangan. Tak ada orang lain di muka bumi ini yg dapat menjajah sikap kita. Orang dapat mempengaruhi sikap kita dengan mengajarkan kita ttg kebiasaan-kebiasaan berpikiran rendah atau secara tidak sengaja memberikan informasi yg salah atau memberikan sumber-sumber pengaruh yg negatif, namun tak seorangpun yg dapat mengendalikan sikap kita kecuali jika kita dengan rela menyerah pada kendali tersebut.

Tak ada orang lain yg “membuat kita marah.” Kita membuat diri sendiri marah ketika kita menyerahkan kendali sikap kita. Apa yg telah dilakukan orang lain tidaklah relevan. Kitlah yg memilih, bukan mereka. Mereka hanya menguji sikap kita. Jika kita memilih sikap meledak-ledak dengan menjadi bermusuhan, marah, cemburu atau curiga, maka kita gagal dalam ujian itu.
Jika kita menyalahkan diri sendiri dengan mempercayai bahwa diri kita tak ada harganya, lagi-lagi, kita gagal dalam ujian.

Apabila kita peduli terhadap segala hal mengenai diri kita sendiri, maka kita harus menerima tanggung jawab sepenuhnya terhadap perasaan kita sendiri. Kita mesti belajar menjaga terhadap perasaan-perasaan yg akan menjerumuskan sikap kita ke jalan yang salah dan harus memperkuat perasaan-perasaan yg akan mengarahkan dengan pasti ke masa depan kita yg lebih baik.

Jika kita ingin menerima imbalan masa depan dengan pasti bagi diri kita, maka kita harus melaksanakan pilihan terpenting yg diberikan pada kita sebagai bagian dari umat manusia dengan menjaga semua wilayah sikap kita.
Sikap kita adalah sebuah asset, harta karun yg tak ternilai harganya, yg harus dilindungi benar-benar dengan semestinya. Hati-hatilah pada perusak dan pencuri yg ada di antara kita yg akan merusak sikap positif kita atau berusaha mencurinya.

Memiliki sikap yg benar adalah salah satu dari hal dasar yg dipersayaratkan tercapainya keberhasilan atau sukses. Kombinasi dari filosofi pribadi dan sikap yg positif mengenai diri sendiri serta terhadap dunia di sekitar kita akan memberikan tenaga dalam serta ketetapan kuat yg akan mempengaruhi hal-hal lain dalam hidup eksistensi kita.

Iklan