Bagaimana jadinya jika seekor kelinci yang lucu dan imut-imut menggunakan tuxedo, itulah yang terjadi pada logo Playboy, seekor kelinci yang menggunakan tuxedo. Kelinci memiliki konotasi humor seksual yang tinggi, kelinci mempunyai kesan priang,suka bermain-main, menggelitik, menggemaskan dan menggoda perhatian siapa saja yang menatapnya.
.
Bagaimana jadinya jika konotasi itu melekat pada diri seorang pria…, saya tidak bilang bahwa pria yang didirinya melekat konotasi kelinci seperti tersebut diatas adalah Playboy. Namun peluang terbesar bagi pria untuk sukses dalam urusan asmara jika konotasi yang terdapat pada kelinci melekat pada dirinya, oke-lah bukan itu yang akan kita bahas.
.
Konotasi kelinci tersebut dipakai untuk membangun citra menarik dan maskulin majalah Playboy. Kenapa tidak menggunakan sosok seorang pria keren, macho dan tampan untuk logonya, …menurut saya itu kurang menjual.
.
Majalah yang satu ini selalu menjadi fenomenal sekaligus kontroversial dengan manampilkan foto-foto sensual gadis-gadis cantik berusia antara 18-28 tahun. Majalah Playboy pertama kali diterbitkan pada Desember 1953, pendiri sekaligus pemilik Playboy Enterprise Incorporation adalah Hugh Marston Hefner. Awalnya pria kelahiran Chicago, 9 April 1926 ini pernah kesulitan menyewa model-model cantik untuk ditampilkan di majalahnya, jalan keluarnya Hefner membayar hak cipta foto-foto model cantik yang ditampilkan di kalender untuk dimuat di majalahnya.
.
Memang apapun yang kita inginkan dengan niat dan kemauan yang keras untuk mewujudkan ide-ide kita meskipun kadang kontroversial tidak boleh tidak harus diwujudkan. Model pertama yang disewa Hefner adalah Marilyn Monroe yang terpampang pada edisi perdana majalah Playboy. Dalam hal ini Hefner membaca peluang dibalik kepopuleran Marilyn Monroe yang kita tahu dalam sejarah pada masa itu sangat populer, hasilnya tidak hanya menggemparkan publik Amerika tapi juga Dunia dan majalah Hefner laris manis terjual.
.
Kemampuan mewujudkan ide menjadi impian dengan cara yang unik dilakukan Hefner untuk berpromosi pada Agustus 1959 dengan menggelar festival Jazz di stadion Chicago, dan acara tersebut cukup sukses. Pada tahun 1979 Hefner mengulangi promosi yang serupa kali ini di Hollywood Bowl yang dipandu oleh Bill Cosby.
.
Setiap ide pertama pasti akan diikuti oleh ide-ide berikutnya, apalagi jika ternyata ide yang diwujudkan tersebut membuahkan hasil. Pada tahun 1960-an Playboy menelurkan ide-ide barunya dengan memiliki program acara sendiri yang digemari masyarakat Amerika seperti Playboy’s Penthaouse, Playboy After Dark dan Laugh-In yang kemudian dilanjutkan dengan mengembangkan bisnisnya pada tempat kongko-kongko yang diberi nama Playboy Club.
.
Menurut Anda apa kepanjangan dari BOS (bekas orang sinting), terlepas dari konotasi negatif tentang sinting terdapat rata-rata kesamaan yang dimiliki oleh orang-orang sukses yang pernah kita kenal, yaitu kemampuan mewujudkan ide, meskipun betapa berat dan hebatnya tekanan yang dialami bahkan tak jarang hampir menyentuh gelar sinting/ gila (mohon maaf tidak bermaksud kasar).
.
Hefner sendiri memang menjalankan usahanya dengan ide-ide gila, bayangkan saja majalah kontroversial yang menjual sensualitas ini pada tahun 1971 didaftarkannya di bursa efek New York sebagai perusahaan publik. Pada tahun yang sama pula Majalah Playboy dilaporkan telah mencetak sekitar 7 juta eksemplar yang tersebar diseluruh dunia per bulannnya.
.
Tak pelak lagi bahwa daya tarik uang dan wanita memang selalu menjadi komoditi yang paling menarik perhatian orang.Ada aksi pasti ada reaksi, apalagi untuk majalah yang jelas-jelas menjual foto-foto panas ini, lalu apa yang dilakukan Hefner untuk mematahkan bahwa Playboy selalu mempertontonkan foto-foto panas wanita, dalam satu kesempatan majalah Playboy pernah secara tuntas membahas tokoh paling kontroversial di Amerika, Malcom-X. Tokoh lain yang pernah diulas tuntas adalah Yasser Arafat, Donald Trump, Muhammad Ali, Jimmy Carter dan Steve Martin. Bagaimanapun Playboy hanya tertarik kepada wanita. Namanya aja Playboy.
.
Ngomong-ngomong berapa-sih honor yang dibayarkan untuk berpose di majalah Playboy, sangat menggiurkan apalagi jika ditawarkan pada saat krisis global seperti saat ini. Pada tahun 1996 Playboy membayar model Ursula Andress dengan honor US$ 250.000, padahal wanita ini pada saat berpose di majalah Playboy berusia 60 tahun.
.
Salah satu keahlian yang wajib dimiliki oleh seorang marketing adalah “mengemas produk dengan baik”. tidak peduli apakah produk tersebut bagus atau tidak masalahnya adalah bagaimana mengemas produk tersebut agar mempunyai nilai jual yang tinggi, jadi permasalahannya bukan pada produk tapi bagaimana memasarkan produk tersebut.
.
Honor di atas belum seberapa dari yang dikeluarkan Playboy, pada bulan Mei tahun 2000 majalah Playboy mengeluarkan dana US$ 1,6 Juta untuk membayar foto bugil pasangan penyanyi Victoria Adams dari kelompok Spice Girl dan bintang sepak bola inggris, David Beckham.
.
Setujukan Anda jika saya katakan bahwa letak kelemahan seorang pria adalah secara visual, pada majalah Playboy setiap pria bisa memuaskan visualisasinya. Bagian manapun dari tubuh wanita selalu menjadi daya tarik pria apalagi jika dikemas dengan sangat menarik, sudah bisa dipastikan akan mempunyai nilai jual yang tinggi. Itulah yang di lakukan Playboy. 🙂
.
Di Amerika majalah Playboy meraih 10 juta pembaca, belum termasuk yang diterbitkan di 20 negara termasuk Indonesia, seluruh tirasnya mencapai 15 juta eksemplar per bulan. Tidak puas hanya berbisnis majalah, Playboy Enterprise Incorporation merambah ke bisnis Multimedia, termasuk membuat situs Playboy.com yang sangat terkenal itu. Dan ternyata situs tersebut di disain oleh Christie Hefner anak Hugh Hefner hasil pernikahan pertamanya dengan Millie Williams yang kemudian bercerai pada tahun 1959. Lalu Hefner menikah lagi pada tahun 1989 dengan seorang gadis “pilihan Playboy 1989”, Kimberly Conrad.
.
Selalu akan muncul ide-ide baru untuk diaktualisikan, dan hanya dengan kretifitas dan kemauan untuk terus belajar-lah yang akan menghantarkan pada ide-ide baru, tidak harus dengan ide yang kontroversial untuk mendatangkan uang. Masih banyak sekali ide-ide segar yang bisa diaktualisasikan untuk kemudian dijadikan lahan bisnis yang menguntungkan dan dapat “di-konsumsi” pasar dengan cara yang baik.
.
Terkadang saya suka menyempatkan diri “main” ke toko buku, ketika berada dalam toko buku saya melihat banyak sekali judul buku yang saya jumpai baik yang di-discount maupun tidak. Saya yakin bahwa buku-buku yang dipajang di-rak-rak buku adalah hasil dari ide/ gagasan seseorang. Dan jumlah judul buku yang bisa ditemukan di toko buku saja bisa ratusan bahkan ribuan (biasanya bisa di-cek pada komputer toko tersebut) bagaimana dengan seluruh buku yang ada di dunia?…, itu berarti bahwa terdapat ribu-an, juta-an bahkan milyar-an ide.
.
Apakah masih ada tempat untuk ide-ide baru?. Masih akan selalu ada ide-ide baru untuk membawa seseorang terbang tinggi menuju kemanapun yang dia suka. Hal yang jauh lebih penting dari memiliki ide adalah keberanian bertindak untuk mewujudkan ide tersebut.
.
Sampai saat ini Hugh Hefner belum juga bersedia turun tahta meskipun usianya yang terbilang senja. Menurutnya kesibukan mengelola Playboy Enterprise Incorporation membuatnya tetap awet muda.
.
Apalagi selalu dikelilingi wanita-wanita cantik dan sexy. 🙂

Iklan