Setiap bisnis harus memiliki business plan, begitu juga bisnis rumahan. Pertumbuhan teknologi dan telekomunikasi telah memungkinkan bisnis rumahan menjadi lebih dipertimbangkan sebagai bagian dari dunia bisnis modern. Bisnis tidak lagi dipandang sebagai hobi. Banyak usaha sukses yang dimulai dari kantor-rumah, meja dapur ,atau garasi. Umumnya, business plan untuk bisnis rumahan tidak jauh berbeda dari bisnis lainnya, dengan sedikit pengecualian.
Ada beberapa area yang mungkin menjadi perhatian Anda.

Dalam pembahasan mengenai marketing dan promosi, misalnya, Anda mungkin ingin lebih fokus pada rencana dengan menggunakan teknologi untuk mempromosikan dan menjual produk dan jasa pada konsumen. Seperti halnya yang diilustrasikan dalam operasional bisnis dimana lingkungan rumah tidak akan mengganggu bisnis dalam hal apapun, malah ada keuntungan tertentu yang didapat, seperti biaya overhead dan startup yang rendah.

Tergantung pada sifat bisnis Anda, Anda mungkin ingin lebih detil di beberapa area business plan. Misalnya, mengelola bisnis jasa pernikahan dari rumah, Anda harus menjelaskan rencana pertemuan dengan klien. Namun jika Anda menjalankan bisnis yang memerlukan inventori yang besar, Anda harus menjelaskan rencana manajemen inventori dan strategi keamanan serta pengiriman.

Detail lain yang dicantumkan dalam business plan atau ditanyakan oleh investor adalah kemampuan teknis Anda atau pemenuhan hukum atau legal setempat dalam menjalankan usaha. Bahas hal ini dalam rencana Anda dan siapkan jawaban. Jika Anda berencana memulainya dari rumah dan kelak akan memindahkannya di perkantoran, Anda harus menyebutkannya sebagai bagian dari rencana jangka panjang.

Sumber: http://www.allbusiness,com

Iklan