Direct Mail merupakan suatu teknik komunikasi yang mengalami pertumbuhan sangat pesat sejak abad ke 18. Mengapa? Karena bagi sebagian besar pelaku pasar, Direct Mail merupakan teknik komunikasi yang paling mudah diukur ketimbang teknik-teknik lainnya. Kita bisa langsung ‘menghitung jumlah yang dikirim dan jumlah yang kembali’. Dengan menggunakan teknik ini, relatif lebih mudah untuk membuat suatu sistem cacatan total biaya pengiriman dari bagian tertentu pasar sasaran. Cara ini juga hampir sama mudahnya seperti menganalisis respons yang di terima dan dengan menggunakan jenis software ‘contact’ yang ada saat ini, bisa membawa respons tersebut ke bagian penjualan akhir. Dalam kaitannya dengan biaya direct mail ini kita bisa mengetahui sacara pasti berapa besar biaya setiap penjualaan. Kita juga bisa menghitung laba atas investasi secara langsung dan lebih berarti.

Peranan Direct Mail
Direct mail sangat bermanfaat bagi perusahaan terutama ketika menghadapi audiens dalam jumlah yang relatif kecil. Disini, direct mail bisa menjadi satu-satunya media penghubung secara teratur.
Direct mail juga menjadi teknik pendukung yang sangat baik untuk kampanye periklanan dan Humas. Direct mail dapat menyampaikan pesan secara panjang lebar dan terperinci yang akan dibaca dan diserap jika target sasarannya tepat dan solusi kreatifnya dirancang dengan baik.
Direct mail merupak media yang sangat baik untuk membangkitkan respons. Kita sering mendapatkannya baik dalam kehidupan pribadi atau bisnis. Meskipun ‘junk mail’ tersebut cocok, sebagian besar dari kita harus membuang tumpukannya beberapa kali dalam setahun. Jika isinya sesuai dengan keinginan audiens sasaran maka kemungkinan besar mereka akan merespons. Oleh karena itu, direct mail memainkan peranan sentral dalam banyak kampanye bisiness-to-business.
Melalui serangkaian pengiriman, direct mail juga bisa digunakan untuk memecah suatu pesan yang kompleks menjadi sejumlah unsure dan mengirimkannya dalam ukuran yang lebih kecil. Cara ini menjadi penting ketika pengiriman direct mail ditujukan untuk mendidik audiens atau sebagai media peringatan misalnya mengenai AIDS, bahaya merokok dan kesehatan, isu tentang lingkunagn dan sebagainya.

Iklan