Etika marketer
Tip 1 # Cring ! Cring!Keindahan Musik Para Marketer

Cring merupakan sebuah sinonim untuk mendapatkan pendapatan. Ia adalah suara yang didengar penghasil keuntungan manakala transaksi dilakukan. Cring merupakan apa yang diharapkan penjual ketika hendak memasang iklan. Cring merupakan apa yang didengar oleh pengecer, pembuat film, promoter konser di atas keriuhan desakan orang.
Supermarketer mengetahui kata-kata, menyanyikan dan menari mengikuti irama lagu favorit para marketer….“Saya tidak pernah menganggapnya serius apapun bila tidak menghasilkan bunyi cring, cring, cring….”

Tip 2 # Pahami Betul Definisi Pemasaran

Pengertian yang cukup panjang tentang pemasaran adalah identifikasi, daya tarik, mendapatkan dan memelihara hubungan yang baik dengan para konsumen secara saling menguntungkan.
Identifikasi, daya tarik dan mendapatkan sesuatu merupakan fungsi pra penjualan. Sebagai contoh, penelitian pemasaran merupakan kegiatan yang bersifat identifikasi. Pengiklanan, pengemasan dan tata ruang yang rapid an bersih merupakan kegiatan yang bersifat memikat dan memberikan daya tarik. Penjualan, pendistribusian, penentuan harga, kualitas produk, senyuman pramu niaga merupakan kegiatan untuk mendapatkan. Fungsi – fungsi pasca penjualan, seperti pengiriman, pengajuan rekening, penagihan, layanan konsumen, jaminan perbaikan dan sapaan terima kasih merupakan fungsi untuk memelihara dan mempertahankan hubungan.
Pengertian tentang pemasaran cukup sederhana. Melakukan pemasaran itu sendiri yang sulit.

Tip 3 # Perusahaan Pemasaran No. 1

Perusahaan pemasaran mengetahui semua nilai uang konsumen. Mereka menempatkan nilai waktu dalam hubungan dengan konsumen. Sebagai contoh, jika seorang wanita atau pria menghabiskan $45 setiap tiga minggu di salon kecantikan dan jika konsumen ditangani dengan baik dan puas tentu bisa diharapkan konsumen bertahan selama tiga tahun, maka nilai keuntungan pemilik salon yang diperoleh dari wanita tersebut sebesar $ 2,340 setiap kali ia melayani konsumen. Itulah mengapa toko grosir yang mungil, dealer mobil, perusahaan penerbangan, pabrik perlengkapan mesin, pialang saham dan penghasil baja dengan gembira dan penuh semangat menaruh perhatian terhadap para konsumen mereka. Dealer mobil yang nekad dan pembuat lemari dapur yang ceroboh melihat penjualan sebagai tujuan akhir hubungan dengan konsumen.
Perusahaan – perusahaan pemasaran ternama yang mengejar saham pasar yang diperolehnya dengan gigih dan ulet serta berkesinambungan. Namun mereka mengetahui bahwa saham pasar merupakan fungsi pemasaran yang dapat ditembus dan meyakinkan. Saham pasar merupakan titik masuk ke dalam papan angka.

Tip 4 # Gunakan Tujuh Pemacu Pertumbuhan

Terdapat tujuh pemacu yang mengembangkan jalur utama yang mengembangkan pendapatan, yang membuat berderingnya mesin register kas. Antara lain:
1. Kenalilah produk – produk baru dan lakukan inovasi.
2. Tambahkan konsumen pemakai akhir yang baru dalam pasar yang berlangsung saat ini, dalam pasar – pasar baru dan dalam wilayah geografi yang baru.
3. Lakukan penjualan aplikasi – aplikasi baru dari produk-produk yang ada kepada para konsumen saat ini.
4. Batasi pengurangan konsumen.
5. Tingkatkan harga.
6. Antisipasi bagi meningkatnya permintaan pasar.
7. Lakukan akuisisi perusahaan.

Tip 5 # Anda Harus Mencintai Merek Anda

Supermarketer adalah pengawal merek dagang. Anda mengawal dan memelihara image merek danga, modal, harapan dan masa depan. Anda harus percaya dengan bagaimana merek dagang anda berarti bagi para konsumen. Anda harus memahami dan menghargai warisan merek dagang anda.

Tip 6 # Jangan Obral Nomor Telepon Anda

Adalah lebih efektif untuk menandai nama perusahaan anda, kota dan Negara anda dan jalur iklan yang baik Terdapat pengecualian terhadap ketentuan ini. Jika kendaraan anda memberikan layanan konsumen setiap hari atau secara teratur dan layanan yang diberikan secara local, seperti layanan taksi, adalah benar.

Tip 7 # Jangan Terseret Permainan Trio Yang Buruk

Slogan iklan menggunakan 3 kata yang buruk :
1. “Kita. “ siapa “kita”? suatu perusahaan di dunia bisa menjadi pengiklan. Tidaka ada nama merek dagang yang dicantumkan. Tidak ada pengakuan merek dagang.
2. “Kita semua.” Apakah “Kita semua” digunakan sebagai pengganti dari “ sebagian dari kita”? atau apakah perusahaan yang tidak dikenal(“kita”) menerima sebagian dari kita (“kita semua’) membuka diri bagi kontribusi mereka ( “perbedaan”) dengan umat manusia?
3. “Buatlah perubahan.” Dan apakah, oh Tuhan, berikan kami kekuatan, menghasilkan perbedaan “ yang kami semua lakukan?” dan apa yang harus dilakukan terhadap produk perusahaan?

Tip 8 # Jangan Kirimkan Catatan Tebusan

Tempelkan setiap sample atau foto atau pengulangan kata yang sangat berdekatan terhadap satu sama lain pada papan-papan poster yang besar. Seperti apa susunan tersebut yang bisa dilihat secara visual? Apakah terdapat warna – warni, ilustrasi, gambar-gambar, tipe, tata -letak, pesan-pesan , corak salinan dan logo-logo sesuai dan harmonis, yang menggambarkan pandangan yang terpadu? Atau apakah papan poster anda tampak seperti catatan tebusan yang masih amatiran; pesan bisa dipahami, namun orang berkomunikasi campur aduk antara huruf dan grafik?

Tip 9 # Jangan Pernah Menggunakan Kata – Kata Jelek Dalam Periklanan atau Penjualan

Setiap orang mengetahui kata-kata yang baik untuk digunakan dalam iklan: “ Baru, bebas, cobalah, anda, temukan, memperkenalkan, kini.” Namun tidak setiap orang mengetahui kata –kata yang buruk dalam iklan maupun penjualan atau mereka tidak akan menggunakannya. Sembilan puluh sembilan persen dari waktu di saat kata-kata yang buruk digunakan, tidak memiliki arti sama sekali.

Tip 10 # Jangan Pernah Menggunakan Iklan – Tiga – Halaman Lebar atau Bagaimana Menghabiskan Uang Pemegang Saham

Disaat anda baca surat kabar atau majalah ternama dan berhadapan dengan tiga halaman iklan lebar yang disponsori oleh perusahaan pemasaran usaha skala besar, aroma yang anda rasakan bukanlah kertas koran yang segar; melainkan aroma uang dihamburkan. Para pengiklan ini menghamburkan dana pemegang saham. Tak seorang pun yang membaca iklan demikian. Dana yang diinvestasikan dalam membuat iklan dan membeli media masuk ke tempat sampah…bersama surat kabar lama.
Ada satu pengecualian. Sebagian konsumen akan membaca iklan tiga halaman bagi pendirian toko ritel, dimana iklan mencantumkan sejumlah produk yang dijual.

Keahlian seorang Marketer.

Tip 11 # Milikilah Selalu Saluran Utama

Inovasi yang tiada hentinya, dalam setiap sudut dan celah – celah usaha, sangat penting bagi perusahaan untuk mengubah, menyesuaikan diri dan bergerak maju. Saluran utama informasi diisi dengan kegiatan – kegiatan inovatif; ide – ide tentang produk baruf, paket-paket baru, nama –nama merek baru, cara – cara baru untuk menjual, pasar baru untuk dimasuki dan sebagainya. Saluran utama informasi bukan diisi dengan ide-ide penting melainkan diisi dengan ide – ide organisasi.

Tip 12 # Lima Belas Hal Yang Harus Diketahui Supermarketer

Ada 15 hal yang harus diketahui oleh seorang supermarketer, yaitu:

1. Pelihara hubungan baik dengan konsumen.
2. Upayakan konsumen merasa nyaman.
3. Orang bukan membeli produk melainkan apa yang mereka dapatkan dari produk itu.
4. Tanggung jawab pemasaran untuk menghasilkan nilai keuntungan dari setiap produk yang bermanfaat dan setiap tingkat perbedaan produk.
5. Setiap strategi pemasaran harus menjangkau tiga unsur: siapa yang beli, apa yang dibeli dan mengapa mereka beli.
6. Cara bijak untuk mengorganisasikan dan menentukan segmen konsumen bagi arah pemasaran adalah mengelompokkannya.
7. Kualitas produk tanggung jawab pemasaran.
8. Arah penelitian dan pengembangan merupakan tanggung jawab pemasaran.
9. Penjualan adalah tanggung jawab pemasaran
10. Melatih tenaga penjualan.
11. Selalu memperlihatkan pada konsumennya dengan nilai keuntungan yang diperoleh dari manfaat produk terhadap seluruh rentang penggunaan produk dan pada setiap kunjungan penjualan, tanyakan pesanan atau komitmen bagi tindakan yang secara langsung mengarah kepada sebuah pesanan.
12. Tiga kata yang paling penting dalam strategi pemasaran adalah pelaksanaan, pelaksanaan dan pelaksanaan.
13. Gunakan nama-nama merk dagang yang terkenal.
14. Gunakan selalu nama-nama merek dagang yang baik, yang sudah teruji konsumen dan bersifat strategis.
15. Teknologi tidak melakukan penjualan; pemasaranlah yang menjualnya.

Tip 13 # Lima Belas Langkah Cepat

Di bawah ini adalah ketentuan yang perlu diingat oleh para supermarketer.

1. Iklan yang menggoda tidak memiliki nilai.
2. Sajikan makanan panas dengan yang panas dan dingin dengan yang dingin.
3. Saluran bukanlah konsumen. Saluran, misalnya distributor dan ritel dan dimana para konsumen pergi untuk membeli produk.
4. Produk –produk yang menghasilkan uang merupakan produk-produk yang disukai dan dibeli konsumen.
5. Ketahuilah apa biaya yang dihasilkan dalam organisasi anda.
6. Tempatkan penjualan pada landasannya, bukan pada tekanan penjualan.
7. Jika sebuah iklan tidak menjual, berarti ini sebuah pemborosan uang.
8. Jangan jalankan iklan-iklan gambar. Jalankan iklan yang menjual produk anda.
9. Supermarketer dengan konsumen akan merasa saling kehilangan.
10. Akhir dari sebuah peristiwa jauh lebih diingat daripada awal. Selalu akhiri dengan pengalaman dari konsumen anda sehingga mereka merasa lebih puas.
11. Juallah wine bukan pembuat wine.
12. Rangsanglah para konsumen untuk menginvestasikan sesuatu ke dalam proses penjualan dan pembelian.
13. Gantilah ungkapan iklan yang lama yang memiliki “unigue selling proposition” dengan falsafah penjualan yang mendatangkan keuntungan.
14. Para konsumen lebih suka berhubungan dengan orang yang mengingat nama-nama mereka daripada yang tidak mengingatkan nama mereka.
15. Pernyataan-pernyataan misi harus diungkapkan dalam kata –kata yang penuh gambaran.

Tip 14 # Supermarketer Menyukai Resesi

Selama kemerosotan ekonomi para supermarketer tampak menggunakan strategi-strategi kontra intuisi untuk mendapatkan para konsumen dan menumbuhkembangkan andil pasar. Di bawah ini beberapa pendekatan pengembangan yang digunakan, antara lain:

1. Mempekerjakan tenaga baru berbakat yang ada.
2. Menggeser tenaga yang kurang inkonsisten.
3. Memelihara atau meningkatkan pelatihan para staf.
4. Menyebarkan kembali orang – orang yang mampu dalam bidang penjualan.
5. Memangkas biaya – biaya konsumen.
6. Bermitra dengan pelanggan untuk mengembangkan dan meluncurkan produk.
7. Mendorong produk baru untuk dilempar ke pasar.
8. Menginvestasikan kegiatan website guna memangkas biaya administrasi dan mengurangi birokrasi.

Tip 15 # Jangan Pernah Mengambil Keju dari Pizza

Jangan sekali-kali menurunkan kualitas produk anda untuk menghemat biaya.

Tip 16 # Pahami Teori Konstelasi Pemasaran

Banyak perusahaan mengembangkan strategi pemasaran dengan cara sepeti orang-orang Yunani memahami konstelasi. Mereka bekerja di kegelapan. Mereka kerjakan tanpa data, tanpa fakta pasar. Para pelaku pasar tidak bicara tentang bintang. Mereka yakin dengan diri mereka sendiri. Mereka gunakan sedikit pengalaman, dari dugaan, dari mitos – mitos perusahaan dan mereka gunakan nalar mengapa harus menjual produk baru atau seberapa kreatifkah iklan itu.

Tip 17 # Pertanyaan Yang Tidak Bisa Dijawab Oleh Penjual Yang Malas dan Bermasalah, Tapi Tidak Dengan Supermarketer.

A. Produk
1. Mengapa produk dikembangkan?
2. Apa alasan keberadaan produk itu?
3. Apa alasan pemasaran di balik produk itu?
4. Seberapa besarkah pasar yang ada?
5. Seperti apa pemakaian produk itu; bagaimana dan di mana produk itu bisa digunakan?

B. Konsumen
1. Mengapa konsumen harus beli produk itu?
2. Kebutuhan apa yang belum terpenuhi dari produk yang digunakan sekarang?
3. Keberatan apa yang ingin disampaikan konsumen berkenaan dengan produk ini?
4. Strategi penjualan apa yang harus digunakan petugas pemasaran untuk mengatasi setiap keberatan?

C. Manfaat Produk
1. Untuk setiap ciri khusus, jawablah pertanyaan “ Jadi bagaimana?” Mengapa konsumen harus peduli?
2. Manfaat apa yang akan didapat konsumen dari setiap ciri tersebut?
3. Dalam pengertian jumlah tertentu, bagaimana hubungan dengan konsumen akan diperbaiki dan bagaimana pribadi konsumen akan diperbaiki dengan baik atau kedua – duanya?

D. Persaingan
1. Apa yan dipakai konsumen sekarang?
2. Mengapa konsumen beli produk lain?
3. Apa kelemahan produk yang dipakai konsumen saat ini atau cara di mana produk baru ini diatasi?
4. Apa poin – poin perbedaan di antara produk baru ini dengan penawaran saingan?

E. Nilai
1. Dalam dolar dan sen apakah ini yang mengukur nilai konsumen untuk berhubungan tanpa adanya produk?
2. Bagaimana perhitungan – perhitungan dijumlahkan?
3. Berdasarkan nilai keuntungan produk ini, bagaimana produk ini dihargai dan perbedaan apa yang menggambarkan perlawanan dengan produk saingan?
4. Apa keuntungan uang konsumen yang diinvestasi?

F. Kesaksian
1. Siapa saja yang berhasil memakai produk, kini ataupun di waktu lalu? Bagaimana uraian kesuksesannya?
2. Bukti apa yang ada untuk memperlihatkan kepada konsumen bahwa klaim – klaim produk tersebut benar?

Tip 18 # Jawaban Pertanyaan – Pertanyaan

Anda harus mampu menjawab pertanyaan – pertanyaan di bawah ini dengan benar, obyektif dan lengkap.

1. Mengapa konsumen membeli produk anda?
2. Mengapa sebagian konsumen potensial memilih tidak membeli produk anda?
3. Mengapa konsumen membeli produk dari pesaing anda?
4. Tindakanapa yang akan anda ambil untuk mendapatkan semua hubungan dengan konsumen?
5. Tindakan apa yang akan anda ambil terhadap pesaing anda untuk mendapatkan hubungan dengan konsumen?
6. Siapa pemasok yang paling baik bagi konsumen anda dan mengapa?
7. Tanyakan kepada konsumen, “ Jika anda direktur perusahaan kami, apa yang anda akan rubah dan mengapa?”

Tip 19 # Bersainglah Setapak Demi Setapak

Pasar penuh dengan persaingan. Para konsumen menginginkan lebih banyak produk yang terbatas. Tidak ada sesuatu yang statis. Segala sesuatu bisa berubah. Manakala konsumen masuk ke sebuah toko dan mengambil produk pesaing atas produk anda maka sirnalah nilai jual produk anda selamanya.
Terdapat beberapa cara yang tak terhitung manfaatnya dalam bersaing setapak demi setapak:

1. Adakan sebuah kunjungan pemasaran lanjutan setiap minggunya.
2. Adakan wawancara kembali dengan konsumen.
3. Dapatkan media cetak untuk menambah iklan bebas.
4. Bukalah toko anda lebih pagi.
5. Hasilkan setiap kunjungan.
6. Tanyakan komitmen pada setiap kunjungan penjualan.
7. Dapatkan produk ada ditempatkan lebih dari satu toko.
8. Dapatkan produk anda yang ditempatkan lebih dari satu etalase.
9. Kirimkan produk baru yang diluncurkan ke lima majalah baru.
10. Latihlah lebih dari satu tenaga pemasaran dan distributor untuk memasarkan pada hari selasa atau rabu atau beberapa hari dalam seminggu.
11. Mintalah setiap orang di dalam perusahaan anda untuk menceritakan apa yang mereka sedang lakukan, akan lakukan atau yang telah dilakukan hari itu untuk mendapatkan konsumen.
12. Janganlah buang – buang waktu.
13. Janganlah sekali – kali membiarkan peluang berlalu.
14. Lakukanlah semua ini kembali setiap pagi.

Tip 20 # Sepuhlah Uang Perak Anda

Seperti halnya sepuhan perak nenek yang memiliki daya tarik baru, begitu pula hanya dengan promosi, produk dan iklan lama yang bisa dimodifikasi. Para pelaku pasar harus mencari arsip – arsip dan menghidupkan kembali promosi – promosi di masa lalu yang sukses untuk melihat jika ide dasar itu mungkin masih sesuai. Jika ide itu memang masih sesuai, perbaharuilah dengan kreatif, segarkan konsepnya dan uji pelaksanaannya; jika ide tersebut memikat dan membangkitkan kembali konsumennya.

Nilai Pemasaran

Tip 21 # Tidurlah Lebih Awal, Bangunlah Lebih Dahulu, Rajinlah, Rajinlah Menjual dan Keruklah Dolar

Supermarketer dalam menghasilkan uang dibantu dengan hal hal berikut:

1. Menentukan peluang / tanpa peluang pada produk – produk yang baru.
2. Segmentasi pasar.
3. Menentukan posisi produk.
4. Menentukan harga ( dengan nilai).
5. Mengembangkan klaim –klaim produk dalam iklan.
6. Memungkinkan para konsumen untuk memahami pembayaran kembali mereka dan keuntungan investasi terhadap sesuatu produk.

Tip 22 # Selalu Menghargai Nilai

Penentuan harga dengan nilai merupakan suatu strategi pemasaran. Strategi ini dijadikan landasan dalam memahami konsumen. Penentuan harga ke arah target keuntungan kotor merupakan strategi pemulihan biaya fabrikasi dan tidak menghasilkan sesuatu yang dilakukan terhadap konsumen atau terhadap pangsa pasar. Dalam menentukan harga terhadap nilai, biaya fabrikasi agaknya tidak sesuai. Tidak ada salahnya jika anda menciptakan produk dengan biaya nol. Anda menentukan harga terhadap nilai. Jika harga anda yang dinilai lebih rendah daripada biaya fabrikasi, kurangi produk darilini produk anda. Jika ini merupakan suatu produk baru dan biayanya melebihi nilai produk, jangan luncurkan dan tolak produk tersebut.

Tip 23 # Memangkas Harga, Tindakan Yang Tidak Bijaksana

Pesaing yang baik tidak bersaing dengan harga. Mereka bersaing dengan kualitas produk, inovasi produk, perbedaan layanan, kreativitas iklan, pemasaran, jasa teknis, lokasi toko, keterampilan dalam menjual dan sikap karyawan. Pesaing yang baik berusaha memberikan nilai dan keyakinan dalam penentuan harga. Pesaing yang baik menjual produk – produk yang berbeda dalam hal nilai dan harganya, namunmereka tidak berpikiran untuk memangkas harga.

Tip 25 # Selalu Menjual Dengan Konsekuensi

Sebagai contoh, sebuah pabrik etalase yang mempromosikan etalase kaca jendela ganda “ Akan menghemat anda $ 2.00 per hari dengan berkurangnya pemakaian energi.” Jenis ini lebih efektif, lebih mengesankan dan lebih terdorong untuk dikatakan, “ Anda kehilangan $720 setahun dengan etalase kaca jendela tunggal. Cobalah dengan etalase kaca jendela ganda ABC.”

Tip 26 # Kebutuhan Yang Diperoleh Bukanlah Kebutuhan Langsung

Permintaan merupakan ukuran tentang seberapa banyak produk anda diinginkan oleh perusahaan. ( penawaran merupakan ukuran kemampuan produk untuk memenuhi permintaan pasar). Permintaan langsung digerakkan oleh para konsumen akhir yang memakai produk dan tidak menggunakannya pada jenis produk yang dijual kembali. Keluarga yang membeli serpihan jagung dan memakan serpihan jagung tersebut merupakan bagian dari permintaan langsung yang dibutuhkan oleh perusahaan – perusahaan sereal. Permintaan yang didapat merupakan kebutuhan pembelian dari para konsumen yang menggunakan produk sebagai komponen atau sebagai bagian dari pemrosesan atau pengolahan suatu produk untuk dijual kembali. Sebagai contoh, pabrik mesin potong rumput lapangan yang membeli roda dan motor serta tangkai pegangan ( untuk menciptakan mesin potong rumput lapangan) menggambarkan permintaan yang diperoleh bagi para pembuat roda.

Tip 27 # Kaidah Memilih Nama Merek

Berikut ini beberapa petunjuk yang mungkin bisa digunakan ketika menyusun dan menamakan produk dan jasa yang baru.

1. Pada akhirnya setiap produk memiliki nama, mungkin berupa angka atau sebuah kode, namun tetap sebuah nama, karena itu mengapa tidak anda berikan dengan nama yang baik, yakni nama yang membantu anda mendapatkan dan memelihara hubungan dengan konsumen anda.
2. Jangan menggunakan penggolongan produk atau barang dan jasa sebagai nama merek dagang. Sebagai contoh “ televisi resolusi tinggi”
3. Jangan menamakan produk dengan huruf – huruf awal ( inisial) terutama singkatan atau penggalan kata.
4. Apakah anda suka atau tidak dengan nama merek dagang bukanlah suatu syarat untuk memilih nama.
5. Syarat utama bagi sebuah nama merek dagang adalah penentuan posisi produk. Penentuan posisi produk itu sendiri merupakan penerapan pemasaran intelektual bagi pemesanan yang luas. Penentuan posisi ini dimulai dengan mengetahui target segmen.
6. Sebagai konsekwensinya, ketika menilai apakah nama merek dagang yang diusulkan berada “ di dalam atau di luar strategi,” anda benar – benar menilai nama terhadap penentuan posisi statement yang terbentuk dengan sangat cermat dan teruji oleh konsumen.
7. Nama – nama merek dagang yang menghubungkan sebuah dengan golongan produk atau manfaatnya baik.
8. Nama – nama merek dagang yang konsisten dengan manfaat produk utama dan yang dianggap baik.
9. Nama – nama yang memperkuat kepribadian merek dan dagang dan sifatnya baik.
10. Beberapa merek dagang dengan pemasaran yang luas menghasilkan nama panggilan yang dijuluki oleh para konsumen sehinggah dijadikan nama –nama merek dagang.
11. Kadang – kadang suatu nama merek dagang yang bersifat non tradisional bagi suatu golongan produk atau industri akan terkenal luas dan mengurangi biaya dalam membangun kesadaran konsumen.
12. Nama –nama merek dagang tidak harus berarti sesuatu
13. Nama – nama merek dagang harus bisa diingat.
14. Lakukan selalu pengujian terhadap nama merek dagang tersebut terhadap kemungkinan sisi negatifnya.
15. Nama merek dagang yang bagus tidak akan menjual produk atau barang yang jelek.

Tip 28 # Tempatkan Selalu Nama Merek di Headline

Supermarketer mencintai merek dagang; ia merupakan pengawal merek dagang. Tempatkan nama merek dagang pada judul berita anda. Merek dagang anda membutuhkan penguatan yang tetap. Jika anda mengubur nama merek dagang anda, anda akan mengubur produk anda.

Tip 29 # Apakah Permohonan Yang Disampaikan Berbeda?

Pelaku pasar yang canggih mengetahui bagaimana produknya berbeda dan menyatakan perbedaan tersebut. Jika perbedaan produk tersebut berupa lebih banyak kacang dalam sebuah batang lilin, iklan tidak mungkin mengatakan, “ Kunyahlah perbedaan ini” atau “ Gigitlah perbedaan ini.” Iklan –iklan supermarketer, buku – buku tentang kisah pemasaran, pengemasan dan penjualan semuanya mengatakan, “ Batang lilin Chunk a Choc memiliki 14 persen lebih banyak kacangnya daripada batang lilin coklat lainnya.”

Tip 30  # Iklankan dan Juallah dengan Jumlah, Bukan dengan Kata-Kata

Sebagai ganti dari kata-kata sifat yang hampa untuk menjual produk anda, gunakan angka – angka. Gunakan fakta dan data. Biarkan fakta berbicara bagi diri mereka. Konsumen akan memahami.

Tip 31 # Singkirkan Rintangan Pembelian

Jangan ambil posisi seperti perusahaan jasa pencucian di New Hampshire. Para petugas jasa pencucian memasang tanda yang bertuliskan : “ Kami tidak bertanggung jawab atas risleting, manset, kancing biasa, alas bahu dan manik-manik.” Perusahaan ini juga membuat tanda yang menyolok, berbunyi, “ Kami tidak menerima kartu kredi” dan “ Kami tidak menerima cek pribadi.” Bayangkan konsumen disuruh untuk membayar senilai $224 untuk jasa pencucian yang ditagih karena ia tidak punya cukup uang tunai. Setelah mendapatkan uang tunai yang cukup, ia kembali dan memberikan kepada petugas jasa pencucian tiga lembar uang kertas $100, hanya sekedar menantang, “ Anda tidak punya uang yang lebih kecil?” Mengherankan, konsumen tersebut menjawab, “ Anda terima kartu kredit. Anda tidak terima cek. Dan anda tidak terima uang kontan! Bagaimana saya bisa berkonsumen dengan anda?

Tip 32 # Juallah Lebih Dulu Kepiawaian Anda

Sebagian besar orang, terutama perusahaan, tidak suka dengan perubahan. Perusahaan takut dan jauh dari perubahan. Orang sulit menghadapi ketidakpastian dan perbedaan. Mereka lebih suka dengan keadaan yang normal dan yang bisa diprediksi. Pandangan perusahaan dan organisasi seperti ini merupakan tantangan bagi seorang supermarketer. Supermarketer bertanggung-jawab memacu perubahan yang hati-hati sehinggah memungkinkan perusahaan beradaptasi dengan perkembangan pasar yang terus menerus dan dengan konsumen yang berubah –ubah.

Tip 33 # Jangan Biarkan Lawan Menjadi Lebih Baik dan Sempurna

Jika anda mempunyai produk baru yang siap untuk diluncurkan yang belum sempurna sama sekali namun masih lebih baik dari yang ada di pasar, luncurkanlah. Jangan tunda peluncurannya hinggah setiap hal-hal kecil diperbaiki. Jangan tunggu hingga anda punya produk yang sempurna. Jika produk baru yang diluncurkan sedikit lebih baik, sebagian konsumen coba membeli penampilannya. Luncrukanlah produk-produk baru tersebut ke dalam pasar dengan segera. Hadapilah persaingan dan dapatkan hasilnya.

Tip 34 # Milikilah Pasar, Jangan Penggilingan

Perusahaan penggilingan ( pabrik-pabrik produksi) tidak menjual barang atau produk; mereka hanya menghasilkan produk. Jika tak seorang pun yang menjual apa yang dihasilkan perusahaan penggilingan dan tak seorangpun membeli apa yang dihasilkan perusahaan penggilingan, maka dipastikan perusahaan penggilingan akan berhenti beroperasi. Pasar adalah konsumen atau jumlah konsumen yang membeli, meminjam, menyewa atau mengontrak suatu barang atau produk. Pasar adalah sumber pendapatan. Perusahaan penggilingan butuh pasar untuk bertahan.

Tip 35 # Manajer Yang Gagal Hanya Bagi Pecundang

Manajer yang rugi sesungguhnya diartikan sebagai satu atau lebih dari beberapa hal berikut:
1. Aktor pasar telah membiarkan pendekatan keuntungan menipis.
2. Biaya-biaya produksi telah berkembang lebih cepat daripada peningkatan harga.
3. Konsumen lebih suka dengan produk lain.
4. Kualitas atau kinerja produk tidak mencukupi.
5. Produk salah tempat.
6. Para penjual tidak mengetahui bagaimana menghasilkan nilai produk.
7. Sudah ada pemasaran yang jelek, iklan yang lemah atau hampa, petugas pemasaran yang tidak terlatih, nama merek dagang yang membingungkan, kemasan yang buruk.

Tip 36 # Surut Untuk Berkembang

Akuisi yang lemah dan gagal sangat menyerap sumber daya dan waktu pihak manajemen, jika dibiarkan, akan menyurutkan pendapatan perusahaan namun akan melepaskan asset asset untuk diinvestasikan dalam peluang yang berkembang itu. Kurangi birokrasi. Investasikan penghematan dalam pertumbuhan. Kurangi segmen pasar ke dalam pangsa pasar baru, tempat –tempat baru atas produk –produk anda untuk melayani kebutuhan – kebutuhan konsumen tertentu. Pangkas rumpun pohon bunga mawar untuk mendorong pertumbuhan di masa depan. Pangkas para konsumen yang tidak menguntungkan dan juga produk – produk yang tidak menguntungkan.

Tip 37 # Ledakkan Pukulan Anda

Supermarketer tidak pernah kendor kinerjanya. Supermarketer selalu bertanding, selalu berkomunikasi, selalu menjual, selalu berhubungan dan seterusnya. Supermarketer bekerja untuk membangun kesadaran positip terhadap merek dagang dan mewujudkan bahwa konsumen itu sama, memanfaatkan semua waktu, sumber daya, kreatifitas dan tenaga yang ada, guna menjangkau dan membujuk para konsumen.
Kuasailah kesadaran konsumen dan anda akan lebih dekat mendapatkan konsumen dan memelihara hubungan dengannya. Komunikasi mengarah kepada pengakuan merek dagang. Pengakuan terhadap merek dagang mengarah kepada kesadaran akan merek dagang. Kesadaran terhadap merek dagang mengarah kepada hak monopoli. Berkomunikasilah. Isilah udara dengan pukulan kepalan tangan. Anda pasti bisa memukul apa saja.

Tip 38 # Mengenang Jimmy Durante

Pelawak almarhum Jimmy Durante pernah tampil di televisi dimana ia menggerutu, “ Saya dikelilingi oleh para pembunuh.” Tema ini atau hal lain yang sama, selalu berlangsung melalui pemikiran supermarketer. Supermarketer tahu bahwa para pesaing ada yang tampak dan ada yang tidak. Supermarketer tahu bahwa dimana pun orang punya rencana untuk menculik para konsumennya; membuat teknologinya menjadi ketinggalan; menggantikan produk dari etalasenya. Supermarketer tahu bahwa perusahaan lain inginkan andil pasarnya, lokasi tokonya dan juga asset merek dagangnya. Supermarketer tahu ia dikelilingi oleh para pembunuh dan ia bekerja setiap untuk menghindari pembunuhan.

Tip 39 # Mengevaluasi Gagasan dan Menjalankannya

Menjalankan sesuatu tidaklah mudah. Bekerja untuk sebuah kesuksesan lebih beresiko. Namun dengan tidak melakukan apa-apa anda juga tidak mendapatkan sesuatu apapun. Supermarketer mengevaluasi gagasan, pra-test gagasan dan menjalankan gagasan dengan sangat teliti. Di sinilah, mengapa Supermarketer memenangkan….dan berbicara tidak bertele –tele tanpa tujuan.

FOKUS KONSUMEN

Tip 40 # “Ini Uang Konsumen, Bung!”

Setiap orang dibayarkan gajinya oleh konsumen. Kenaikan gaji, bonus-bonus, promosi jabatan dan keuntungan lain yang diterima para karyawan adalah dibayar oleh para konsumen.
Para supermarketer dan perusahaan – perusahaan pemasaran terkemuka tidak pernah lupa, bukan untuk sesaat, bahwa keberadaan mereka sangat bergantung pada konsumen.

Tip 41 # Konsumen Memecat Karyawan Setiap hari

Jika para konsumen memutuskan mereka tidak mendapatkan nilai yang pantas dari uang mereka dan mereka menggunakan uang mereka dimana – mana, perusahaan yang menjual produk tersebut akan terbatas uangnya untuk membayar gaji karyawannya atau untuk membayar kebutuhan lainnya. Jika perusahaan kehilangan pendapatan , ia akan terdesak untuk memangkas biaya – biaya agar bisa tetap bertahan. Jika seorang karyawan atau kelompok karyawan tidak menciptakan keuntungan ekonomis yang lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan perusahaan, maka biaya tersebut akan dipangkas dan para karyawan akan di PHK. Pemutusan hubungan kerja ini merupakan akibat langsung dari hilangnya para konsumen.

Tip 42 # Kelompokkan Konsumen Anda

Sekali anda telah melakukan segmentasi konsumen, kemungkinannya, anda bisa menyusun rencana tentang bagaimana menjual produk-produk anda, bagaimana memberikan layanan, bagaimana menetapkan syarat – syarat penagihan, bagaimana menempatkan orang, dan sebagainya.

Tip 44 # Jadilah Konsumen

Baca setiap dan semua pengaduan konsumen. Baca pengaduan yang berlalu. Hubungi konsumen. Kunjungi toko, dealer atau outlet yang menjual produk anda. Cek penentuan harga, peragaan dan literature produk anda. Ajukan beberapa pertanyaan kepada petugas administrasi. Belilah produk, biayai produk, persis seperti konsumen anda.

Tip 45 # Selalu Ucapkan Terima Kasih Kepada Konsumen

Para konsumen anda sangat bijak. Mereka memutuskan untuk tetap berhubungan dengan anda. Berikan sapaan terima kasih yang tulus. Pujilah mereka. Jika anda tampak tidak santun, konsumen akan merasa ini sebagai sebuah sinisme, bukan ketulusan hati.

Tip 46 # Jangan Pernah Gunakan “ Kami”

Jangan gunakan kata “kami “ atau “kita “ dalam judul berita. Iklan bukan untuk diri anda, iklan menyangkut manfaat dari produk- produk anda dengan konsumen anda.

FOKUS TANTANGAN MARKETER

Tip 47 # Tantangan Instan Supermarketer 1

Produk anda tidak jelas, wine pembasuh mulut (dessert wine) yang sulit dilafalkan namanya, Muscat de Frontignan. Kategori wine jenis ini tidak populer. Apa yang akan anda lakukan untuk membuat dering cring kas?

Tip 48 # Jawaban Tantangan Instant Supermarketer 1

Pelaku pasar wine Muscat de Frontignan menulis informasi di etalase :

Muscat de Frontignan yang langka
100% varietas pilihan
Hanya satu botol untuk satu konsumen, silahkan !

Langka diartikan sebagai “tidak umum” dan karena itu wine merupakan sebuah “ penemuan” pernyataan “100% varietas pilihan berarti memiliki kualitas terbaik. “ Satu botol untuk satu konsumen” memberikan isyarat kelangkaan, sedikit masuk akal. Etika info singkat di etalase menawarkan formula yang tepat untuk menarik perhatian pembeli wine yang “ pertama kali mengetahui atau membacanya.”

Tip 49 # Tantangan Instan Supermarketer 2

Saat hari hujan di kota New York, anda sedang naik taksi. Meskipun hujan banyak orang berjalan kaki di trotoar. Teman anda menunjuk ke sebuah toko reperasi sepatu dan toko semir sepatu. Toko ini benar benar sepi. Teman anda berkata, “ Bagaimana caranya membantu pemilik toko itu? Tak seorangpun yang ingin sepatunya disemir karena hari sedang hujan.” Apa yang akan anda lakukan?

Tip 50 # Jawaban Tantangan Instan Supermarketer 2

Penjaga toko sepatu yang kemilau menempatkan dengan tergesa – gesa papan iklan dengan tulisan buruk disamping jalan. Tulisan itu mengingatkan para konsumen akan konsentrasi melewati tokonya tanpa mendapatkan layanan. Pesan pada etiket tersebut juga menawarkan manfaat langsung bagi konsumen. Papan iklan itu berbunyi:

Hujan asam!
Selamatkan sepatu anda
Dapatkan kemilaunya.

Tip 51 # Tantangan Instan Supermarketer 3

Hampir setiap hari sejumlah konsumen dengan berbagai alasan, mengadu karena rusaknya kaca mobil samping mereka, bumper dan antenna mobil. Para konsumen tersebut mengklaim kerusakan terjadi ketika mobil mereka dicuci dalam terowongan cuci. Ini mengganggu anda karena anda ingin para konsumen senang, bukan sedih. Selain itu pada jalan masuk ke cucian mobil ditempatkan dengan menonjol beberapa tanda yang dicat dengan jelas yang mengingatkan konsumen bahwa perusahaan tidak bertanggung jawab atas bumper yang bergantungan; dimana mobil tertentu dicuci dengan risiko ditanggung oleh pemiliknya. Apa yang bisa anda lakukan untuk mengurangi keluhan konsumen?

Tip 52 # Jawaban Tantangan Instan Supermarketer 3

Jika dibutuhkan tanda petunjuk, nadanya telah berubah dari negative menjadi positip. Sebagai contoh, “ dilarang berhenti disini” diganti menjadi “ mohon jaga jarak.” Tanda baru yang menonjol tampak pada ujung jalan masuk ke cucian mobil, persis di depan konsumen dihiasi dengan banyak statement. Dikatakan, “ Jika anda kecewa dengan mobil yang kami cuci, Loondance dengan senang hati akan mencuci kembali.”

Tip 53 # Tantangan Instan Supermarketer 4

Hari ini malam sabtu. Anda sedang berkendara pulang ke rumah. Karena setiap malam sabtu selalu ada masalah, anda mengingatkan gadis-gadis penjual kembang di pinggir jalan yang berdiri persis di depan. Seperti biasanya, gadis – gadis penjual kembang ini tampak akrab. Anda tidak pernah berhenti. Anda mengetahui bahwa, seperti halnya anda, beberapa mobil lainnya pun turut berhenti. Tiba – tiba suara yang keras dari almarhum Phil Ochs yang terkenal terdengar di radio. Lagu Phil yang pilu, “namun tak seorang pun yang beli kembang dari gadis kembang….”Untuk membeli sebuah karangan bunga, apa ide cemerlang anda untuk menghasilkan menjadikan bunga sebagai bisnis?

Tip 54 # Jawaban Tantangan Instan Supermarketer 4
Tiga tanda di papan poster ditempatkan pada sisi jalan yang cukup jauh untuk memberikan waktu bagi pengemudi melihat tanda dan berhenti. Tanda tersebut berbunyi:

Kenanglah dia malam ini dengan bunga!
Malam sabtu malam penuh bunga
Bunga yang hebat dijual!

Sebuah tanda tambahan dipaku pada stand yang goyang: GADIS BUNGA

Tip 55 # Tantangan Instan Supermarketer 5

Ketika memikirkan tentang ide – ide orang yang terkenal dalam hal pemasaran, anda harus mengetahui alasan pertama dari semua ide itu menjadi terkenal karena orang sesungguhnya menerapkannya! Jangan banyak bicara, tapi lakukanlah.

Iklan