Siapa orang jenius selain Albert Einstein, penemu teori relativitas E = MC2 (E: energi, M: massa, dan C: kecepatan)? Robert P. Miles, penulis buku asal Amerika Serikat, tak akan ragu menjawabnya: Warren Buffett. Ya, Buffett. Dia investor ulung yang mampu meroketkan duit US$ 3.700 (Rp 36 juta) pada 1965 menjadi US$ 100 miliar (sekitar Rp 920 triliun) pada 2006.
Buffett, kata dia, juga punya rumus E = MC2. E atau earning, yang artinya investasi harus untung; M atau management (investasi harus dikelola dengan benar); dan C atau character (karakter). “Investasi tanpa manajemen ibarat Menara Eiffel tanpa elevator (tangga berjalan),” ujarnya mengutip prinsip Buffett dalam seminar yang digelar Danareksa Sekuritas di Jakarta kemarin.
Miles, yang juga sahabat Buffett, sudah menulis tiga buku tentang orang terkaya di dunia saat ini. Ketiga buku itu adalah The Warren Buffett CEO: Secrets from the Berkshire Hathaway Managers, 101 Reason to Own the Greatest Investment: Warren Buffett’s Berkshire Hathaway, dan Warren Buffett Wealth: Principles and Practical Method Used by the World Greatest Investor. “Dia bijaksana dan tidak emosional dalam berinvestasi,” ujarnya