Periklanan merupakan bagian tak terpisahkan dari bagian pemasaran. Kata iklan (advertising) berasal dari bahasa Yunani. Kemudian iklan diartikan sebagai semua bentuk aktivitas untuk menghadirkan dan mempromosikan ide, barang, atau jasa berwujud penyajian informasi nonpersonal tentang suatu produk, merek, perusahaan, atau toko yang dijalankan dengan kompensasi biaya tertentu. Sebagai sebuah proses komunikasi, iklan bertujuan untuk membujuk atau menggiring orang untuk mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pengiklan.

Namun bila bicara iklan, istilah ini identik dengan image biaya besar yang harus dikeluarkan oleh pengiklannya. Image ini seringkali membuat pebisnis baru dalam skalanya yang masih kecil menjadi ‘kikuk’ begitu mendengar kata iklan. Padahal jika didalami, tersedia berbagai alat iklan efektif yang bisa jadi pilihan. Namun tentu saja pengiklan tetap harus mengetahui beberapa hal agar memilih jalan terbaik dalam beriklan.

Score, sebuah organisasi yang bergerak di bidang pemberi nasihat kepada bisnis kecil di Amerika Serikat, dalam websitenya (score.org) memberikan 5 tips bagaimana bisa beriklan dengan murah. Berikut tips yang diberik

  1. Beriklan itu mahal. Sehingga Anda harus mengetahui terlebih dahulu mengapa Anda beriklan dan apa yang ingin diselesaikan. Anda perlu mengevaluasikan iklan secara hati-hati dan mengukur tingkat efektifita
  2. Mengembangkan alat-alat promosi dan penjualan yang tepat seperti percobaan pilot , brosur dan tanda-tanda . Berhati-hati me-review setiap item untuk keefektifitasannya dan mengevaluasi apa yang dikatakan item-item tersebut tentang bisnis Anda.
  3. Signage (komunikasi berarah langsung) seharusnya menjadi bagian yang mayor dari strategi pemasaran Anda. Signage bagian vital dari bisnis kecil dan dapat menjadi paling efisien, efektif dan alat konsisten untuk menghasilkan pend
  4. Setiap bisnis kecil seharusnya didaftarkan di bawah pemimpin yang tepat pada yellow pages, namun tidak semua binis butuh untuk membeli mahal iklan display. Jadilah bijaksana.
  5. Terlibat dalam komunitas Anda. Bergabung di kamar dagang, organisasi bisnis, atau badan amal. Kembangkan jaringan Anda dan terus jaga. (SH)
Iklan