Posted on 30 Mei 2009 by Ahmad Elqorni
Di negara demokrasi barat seperti Australia , Inggris dan Amerika Serikat para eksekutif korporasi dan organisasi besar tidak dapat lagi bersembunyi dari wartawan dibelakang kata “no comment” . Media spesialis dam umum memeriksa seluruh wilayah bisnis, perdagangan, industri dan profesi. Diam hanya melahirkan kecurigaan.
Jika anda tidak memberitahukan sisi anda terhadap suatu cerita,bagaimanapun juga, media akan [...]
DIarsipkan di bawah: Manajemen komunikasi, Strategi Komunikasi | Leave a Comment »
Posted on 25 Mei 2009 by Ahmad Elqorni
Apa yang Harus Diketahui Sebelum Memulai
Pebisnis Restoran Adalah Enterpreneur Sekaligus Entertainer
Pengusaha restoran yang sukses adalah gabungan dari karakter seorang pengusaha handal dengan penghibur jempolan. Selain menyuguhkan makanan yang lezat, pebisnis restoran juga dituntut untuk melayani dan menghibur konsumen.
Kemampuan Diri
Di dunia ini sudah banyak bisnis yang sudah dan terus berkembang, tetapi banyak juga yang mengalami kegagalan. [...]
DIarsipkan di bawah: Manajemen Diri | Leave a Comment »
Posted on 21 Mei 2009 by Ahmad Elqorni
Produk menurut J. Stanton diartikan sebagai “…Is a set of tangible and tangible attributes, including packaging, color, price, manufacturer’s prestige and manufacturer’s and retailer which the buyer may accept as offering want-satisfaction” (W.J.Stanton, 1981:192).
(Produk adalah seperangkat atribut baik berwujud maupun tidak berwujud termasuk didalamnya masalah warna, harga, nama baik pabrik, nama baik toko yang [...]
DIarsipkan di bawah: Manajemen Diri | Leave a Comment »
Posted on 3 Mei 2009 by Ahmad Elqorni
Peter F. Drucker dikenal sebagai pencipta dan penemu dari manajemen modern.
“Dunia tahu dia yang paling besar dari manajemen pemikir abad terakhir,” Jack Welch, mantan ketua dari General Electric Co
Dia adalah sebagian dari kontribusi ia dibuat untuk manajemen
Dimulai pada 1940 dari
Memperkenalkan gagasan tentang desentralisasi, yang menjadi prinsip untuk [...]
DIarsipkan di bawah: Tokoh Manajemen | Leave a Comment »
Posted on 3 Mei 2009 by Ahmad Elqorni
Setelah peneliti menentukan bidang penelitian (problem area) yang diminatinya, kegiatan berikutnya adalah menemukan permasalahan (problem finding atau problem generation). Penemuan permasalahan merupakan salah satu tahap penting dalam penelitian. Situasinya jelas: bila permasalahan tidak ditemukan, maka penelitian tidak perlu dilakukan. Pentingnya penemuan permasalahan juga dinyatakkan oleh ungkapan: “Berhasilnya perumusan permasalahan merupakan setengah dari pekerjaan [...]
DIarsipkan di bawah: Manajemen penelitian, Metodologi penelitian | 2 Komentar »