Dalam era globalisasi yang sangat berpengaruh pada pengembangan sumber daya manusia, maka disini Perusahaan Dunia Sketsa akan mempersiapkan sejak dini mungkin menghadapi tantangan yang semakin berat khususnya dari pemimpinnya itu sendiri bagaimana fungsi manajemen mengenai kepemimpinan dalam mengelola sumber daya manusia.Akibat kurangnya perhatian khusus dengan karyawannya maka akibat yang timbul karyawannya akan bertindak semena-mena terhadap tugas yang diberikan dan memanfaatkan waktu untuk bermain game, baca Koran, bercanda dengan kerabat kerjanya. Maka Pimpinan perusahaan ini akan melakukan langkah-langkah tersebut agar dapat memperhatikan tugas yang diembannya. Dengan adanya memotivasi dan mempengaruhi bawahanya untuk bertanggung jawab atas tugas yang diembannya atau diberikan agar tercapai suatu tujuan dengan menyelesaikan berbagai masalah yang ada pada sumber daya manusia atau karyawannya dan dalam meningkatkan SDM-nya yang berprodukrivitas.
Pimpinan dapat melakukan tindakan yang dapat membuat bawahan merasa berharga yaitu dengan:
• Dengan memonitor pekerjaan tiap bawahan secara teratur.
• Dengan berbagi minat dalam kehidupan dan apapun yang mereka yang dianggap penting.
• Denganmembuat suasana persetujuan dan kerjasama.
• Dengan menyaksikan bawahannya akan sumbangan individual mereka pada sasaran organisasi
• Dengan memastikan bahwa setiap orang mengerti fungsi dan mengapa kerja tiap anggota tim sangat berarti. (Drs.H.Malayu dan S.K. Hasibuan)
2. Menyediakan kesempatan untuk pengembangan
• Dengan menyusun standar dan target untuk semua bawahan
• Dengan menyediakan pelatihan kerja di dalam dan diluar lapangan
• Dengan menyediakan kontak internal dan eksternal yang diperlukan
• Dengan menggunakan bawahan untuk melatih yang lain dalam keahlian khusus yang mereka miliki
• Dengan membuat struktur dan pengelompokan tugas untuk mengunakan keahlian dan bakat bawahan sepenuhnya (Personalia)
3. Menyakini prestasi
• Dengan memuji kesukseskan individu dan menceritakan kepada yang lain
• Dengan melapor secara teratur kemajuan tim
• Dengan menerapkan hasil dan prestasi kerja
• Dengan mengadakan pertemuan teratur untuk memonitor dan memberi nasihat atas kemajuan individu kearah tugas
4. Menyediakan waktu bertanya
• Dengan menyusun dan menyampaikan sasaran
• Dengan menyediakan kesempatan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
• Mendorong ide-ide jika memungkinkan memberi bawahan tanggung jawab untuk melaksanakannya.

Untuk meningkatkan sumber daya manusia pada karyawanya maka pemimpin itu harus memotivasi. Motivasi adalah membuat orang mengerjakan apa yang dikerjakan dengan rela dan baik
Adapun metode-metode yang harus dilakukan yaitu:
• Metode langsung :Motivasi yang berikan secara langsung kepada setiap individu karyawan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasannya. Contohnya: memberikan pujian, bonus, penghargaan.
• Metode tidak langsung : Memotivasi yang diberikan hanya merupakan fasilitas yang mendukung serta menunjang arah kerja /kelancaran tugas sehingga para karyawan betah dan bersemangat dalam melakukan pekerjaan. Seperti : kursi yang empuk, mesin-mesin yang baik, ruang kerja yang terang dan nyaman, suasana lingkungan pekerjaan yang baik, penempatan kerja yang tepat.( .John R. Sehermerhern, Jr)

Menurut Mintzberg, bahwa para manajer sebagai pelaku didalam manajemen adalah :
A. Peran interpersonal., yaitu seorang manajer dapat berperan sebagai tokoh, sebagai pemimpin yang memberikan dorongan dan motivasi kepada karyawan dan peran lain sebagai jembatan penghubung tentang informasi yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari
B. Pesan informasi manajer memperoleh informasi dari lingkungan luar organisasi melalui kontak dengan orang lain atau media masa, menyalurkan informasi itu kepada pihak -pihak lain yang memerlukan,dan bertindak sebagai juru bicara yang membawa informasi (sumber pembahasan dan perubahan) itu ke dalam organisasi.
C. Peran keputusan, manajemen berperan dalam menyelesaikan kemelut yang mungkin terjadi. Manajer juga menjadi penentu alokasi sumber daya dan manajer dapat bertindak sebagai negosiator.
Untuk itu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang manajer dalam menjalankan fungsi dan perannya adalah :
Keterampilan teknis yaitu kemampuan menerapkan pengetahuan yang khusus atau spesialisasi, keterampilan teknis ini dapat diperoleh pada waktu melaksanakan tugas dan kariernya kemampuan teknis ini bisa saja diperoleh pada kurun waktu seseorang yang bekerja.
Keterampilan hubungan antar manusia (humaniora) yaitu kemampuan seseorang bekerja dengan orang lain mengerti orang,mendorong dan memotivasi orang lain baik secara perseorangan maupun berkelompok.
Keterampilan konseptual yaitu kemampuan berfikir dari seorang manajer untuk membuat analisis atau diagnosis dari situasi kompleks sehingga akhirnya setiap persoalan yang timbul dapat diselesaikan dengan baik.

Kurangnya komunikasi antara pemimpin dengan karyawan mengakibatkan penyelesaian pekerjaan tidak tepat waktu dan produktivitas kerja.menurun.
Kami mengambil definisi dari Lyman Porter dan karlene Robert komunikasi sebagai proses dengan mana orang berusaha untuk memberikan pengertian melalui pengiriman pesan dengan mempergunakan simbul-simbul definisi ini menyangkut tiga hal :
a. Komunikasi menyangkut manusia, yaitu bagaimana orang berhubungan satu sama lain.
b. Komunikasi menyangkut pemberian pengertian sehingga yang bersangkutan harus mempunyai kesamaan dalam definisi istilah yang dipergunakan.
c. Komunikasi berupa simbul, seperti gerakan tangan, suara, huruf, angka, dan kata -kata.

Komunikasi antar manusia merupakan problem utama bagi bisnis, industri dan setiap organisasi. Adanya kesalahan komunikasi dapat mengakibatkan kerugian berjuta -juta rupiah. Oleh karena sebagaian besar waktu dipergunakan oleh pemimpin untuk memotivasi, pemberi instruksi, berbicara dan mendengarkan orang, keterampilan (skill) utama baginya ialah kemampuan berkomunikasi secara efektif, “membaca”orang dan mengetahui bagaimana melaksanakan sesuatu dengan baik melalui manusia-manusia. Maka pimpinan harus
memperhatikan agar keadaan tersebut dapat dikontrol dan diarahkan keperubahan yang diinginkan.
Tetapi tidak selamanya ketegangan dan keadaan tidak seimbang ini akan mengarah pada perubahan yang diinginkan, karena dapat memperlihatkan resistensi. Agar efektif, kita perlu mengetahui resistensi ini :
1. Penolakan : artinya bawahan menolak perubahan-perubahan yang kita usulkan.
2. Distorsi : artinya memutar balikan pesan, sehingga bukan menyerupai pesan aslinya melainkan selaras apa yang mereka kehendaki.
Penghindaran : artinya menghindari atau tidak mau mendengar hal-hal yang dapat mengakibatkan keadaan tidak seimbang.
Komunikasi berarti menyakinkan orang agar menerima perubahan yang telah diputuskan atas dasar pilihan maupun keharusan. Ini berarti bahwa pimpinan mengambil keputusan dan tanggung jawab atas terlaksananya keputusan tersebut. Dalam hal ini perlu pula mengikutsertakan karyawan dalam membahas persoalan-persoalan sebelum keputusan terakhir diambil. Hal ini menunjukan adanya kemauan mendengarkan karyawan atau bawahan dan menambah pula kepercayaan.

Sumber : http://www.duniasketsa.com

.fullpost{display:none;}
About these ads